BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
1. Perencanaan
Ide awal penelitian ini untuk memperbaiki dan meningkatkan motivasi, partisipasi dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di kelas XI IPS 1 SMA Stella Duce 2 Yogyakarta. Hal ini dilatarbelakangi rendahnya motivasi, partisipasi, dan prestasi belajar
sebagian siswa kelas XI IPS 1 SMA Stella Duce 2 pada mata pelajaran ekonomi.
b. Temuan Awal
Dari hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti, proses belajar yang dilakukan oleh guru menggunakan metode ceramah, pada saat guru menerangkan materi dengan menggunakan metode ceramah beberapa siswa kurang memperhatikan, sebagian besar siswi melamun, bericara dan berbisik-bisik dengan teman sebelah dan ada beberapa siswi yang kurang fokus dalam pelajaran karena mengantuk. Dari hasi temuan tersebut tingkat partisipasi siswi masih cukup rendah, karena metode ceramah yang digunakan guru cenderung membuat siswi bosan, dan kebanyakan partisipasi siswi pasif dalam proses pembelajaran, siswi hanya berpartisipasi dalam mencatat materi yang ditulis guru dipapan tulis sedangkan untuk menjawab pertanyaan dari guru atau bertanya ke guru siswi cenderung pasif.
Sedangkan untuk hasil temuan motivasi, tingkat motivasi siswi diukur dengan kuesioner yang dibagikan kepada siswi. Untuk siswi yang memiliki motivasi sangat tinggi sebanyak 16 siswi (55,17%), dan siswi yang memiliki motivasi tinggi sebanyak 9 siswi (31,03%). Untuk tingkat prestasi siswi diukur dengan menggunakan nilai ulangan harian siswi. Berdasarkan nilai ulangan harian terakhir prestasi siswi sangat rendah, siswi yang tuntas belajar sebanyak 17 siswi (56,67 %)
sedangkan untuk siswi yang tidak tuntas belajar sebanyak 13 siswi (43,33 %).
c. Hipotesis
Hipotesis dalam penelitian tindakan kelas dilakukan untuk mengukur tingkat motivasi, partisipasi dan prestasi belajar siswa pada pelajaran ekonomi. Tingkat motivasi di ukur dengan mengunakan kuesioner yang diisi oleh para siswa kelas XI IPS 1 SMA Stella Duce 2 Yogyakarta, Tingkat partisipasi di ukur dengan menggunakan lembar pengamatan ( check list) mengenai kegiatan belajar siswa selama di kelas. Sedangkan untuk prestasi diukur dengan menggunakan nilai hasil ulangan siswa yang diberikan oleh guru.
Data yang diperoleh dari kuesioner, pengamatan (check list partisipasi), dan ulangan harian digunakan sebagai based line.
TABEL V.1
Hasi Kuesioner Motivasi Sebelum Tindakan (Based Line)
Kelas Kriteria Motivasi Belajar Jumlah Siswi
Dalam % 81 - 100 Motivasi Sangat tinggi 16 siswi 55,17% 66 - 80 Motivasi Tinggi 9 siswi 31,03% 56 - 65 Motivasi Cukup 4 siswi 13,80%
46 - 55 Motivasi Rendah -
Dibawah 46 Motivasi Sangat rendah
Total 29 100%
Dari tabel motivasi sebelum tindakan (Based Line) diatas, diketahui bahwa 16 siswi (55,17%) memiliki tingkat motivasi sangat tinggi, 9 siswi (31,03%) memiliki tingkat motivasi tinggi, dan 4 siswi (13,80%) memiliki mitivasi cukup.
Dari data yang diperoleh diharapkan tingkat motivasi siswa kelas XI IPS1 dapat meningkat setelah menggunakan metode Active Learning Tipe Poster Session pada mata pelajaran ekonomi. Motivasi siswa yang semula sangat tinggi sebanyak 16 siswi (55,17%) diharapkan dapat mengalami peningkatan.
Untuk mengetahui tingkat partisipasi sebelum tindakan (based line). Peneliti melakukan observasi. Hasil observasi untuk mengukur tingkat partisipasi sebelum menggunakan metode Active Learning Tipe Poster Session. Hasil dari observasi partisipasi siswa sebelum tindakan dapat dilihat tabel dibawah ini:
TABEL V.2
Hasil Partisipasi Sebelum Tindakan (Based Line)
Indikator No Hal Yang Diamati Ya Tdk Frekuensi
Kesiapan siswa dalam mengikuti pelajaran.
1 Siswa masuk kelas tepat waktu agar siswa tidak ketinggalan pelajaran √ 27 siswi (93,1% dari 29 siswi ) 2 Siswa sudah mengeluarkan buku pelajaran dan alat tulisnya. √ 25 siswi (86,2% dari 29 Perhatian siswa terhadap penjelasan guru.
3 Siswa tidak bermain HP dan berbicara dengan teman ketika pelajaran berlangsung. √ 20 siswi (68,96% dari 29 siswi ) Tanggapan siswa pada pembahasan pembelajaran.
4 Siswa bertanya ketika belum memahami materi yang diterangkan. √ 0% (Tidak ada siswi yang bertanya) 5 Siswa selalu menjawab pertanyaan dari guru √ 24 siswa (82,76% dari 29 siswi )
Indikator No Hal Yang Diamati Ya Tdk Frekuensi Pencatatan pada hal-hal yang dianggap penting
6 Siswa mencatat hal-hal penting mengenai materi pelajaran berdasarkan inisiatif sendiri. √ 26 siswi (89,66% dari 29 siswi) 7 Siswa mencatat
materi pelajaran yang di tulis guru di papan tulis.
√ 26 siswi
(89,66% dari 29 siswi) 8 Siswa mencatat materi
pelajaran yang didektekan oleh guru.
√ Guru tidak mendektekan materi pelajaran Pengerjaan tugas dengan baik
9 Siswa mau bergabung dengan siswa lain sesuai dengan kelompoknya
masing-masing, sesuai yang dibagi oleh guru
√ tidak ada pembagian kelompok 10 Setiap kelompok berpartisipasi aktif dalam mengerjakan tugas. √ tidak ada pembagian kelompok 11 Siswa memecahkan masalah dengan seminimal mungkin meminta bantuan guru dan kelompok lain.
√ tidak ada pembagian kelompok Siswa ribut di kelas 12 Guru tidak meninggalkan kelas untuk beberapa menit.
√ 29 siswi
(100% dari 29 siswi) 13 Suasana kelas tidak
gaduh.
√ 29 siswi
(100% dari 29 siswi)
Dari tabel tersebut dapat dilihat bahwa hasil dari observasi pada indikator kesiapan siswa dalam mengikuti pelajaran 27 siswi (93,1%) siap mengikuti pelajaran dengan masuk kelas tidak terlambat dan 25 siswi (86,2%) sudah siap dengan buku pelajaran ekonomi. Namun, masih dan 2 siswi terlambat ketika masuk kelas karena mereka ke toilet.
Hasil observasi pada indikator perhatian siswa terhadap penjelasan guru, diperoleh 20 siswi (69,96%) serius memperhatikan penjelasan guru dan mencatat hal-hal penting yang dijelaskan oleh guru. Namun, ada 9siswi (31,04%) kurang memperhatikan guru, mereka ada yang kipasan, berbicara dengan teman.
Hasil observasi pada indikator tanggapan siswa pada pembahasan pembelajaran, diperoleh bahwa siswa masih kurang aktif dalam mengajukan pertanyaan. Namun, dalam menjawab pertanyaan dari guru 24 siswa (82,76%) sudah aktif karena sejak awal mereka sudah memperhatikan penjelasan guru.
Hasil observasi pada indikator pencatatan pada hal-hal yang dianggap penting. Diperoleh hasil observasi bahwa 26 siswa (89,66%) mencatat hal-hal penting mengenai materi pelajaran berdasarkan inisiatif sendiri dan mencatat materi yang ditulis guru dipapan tulis.
Hasil observasi pada indikator pengerjaan tugas dengan baik.Diperoleh hasil observsi bahwa 29 siswi (100%) tidak tergabung dalam kelompok. 29 siswi (100%) tidak berpartisipasi dalam kelompok, 29 (100%) siswi tidak memecahkan masalah dalam kelompok. Hal ini dikarenakan dalam pembelajaran guru tidak membagi siswi dalam kelompok
Hasil observasi pada indikator siswi ribut dikelas, diperoleh bahwa pada saat pelajaran berlangsung semua siswa diam (100%) karena guru tidak meninggalkan kelas saat pelajaran berlangsung.
Prestasi belajar siswi sebelum tindakan (based line) dilihat dari hasil ulangan terakhir siswi kelas XI IPS I. Hasil ulangan siswi kelas XI IPS I adalah sebagai berikut :
TABEL V.3
Ulangan Harian Ekonomi Sebelum Tindakan (Based Line)
No Urut No Induk Nilai Ketuntasan
Ya Tidak 1 2944 - - - 2 3020 - - - 3 3021 50 √ 4 3023 55 √ 5 3024 65 √ 6 3026 50 √ 7 3027 60 √ 8 3028 75 √ 9 3029 65 √ 10 3030 70 √ 11 3031 65 √ 12 3032 55 √ 13 3035 70 √ 14 3036 65 √ 15 3038 73 √ 16 3039 80 √ 17 3040 70 √ 18 3041 55 √ 19 3043 70 √ 20 3045 98 √ 21 3046 75 √ 22 3047 45 √ 23 3048 55 √ 24 3050 70 √ 25 3051 60 √ 26 3054 83 √ 27 3055 55 √ 28 3057 55 √ 29 3058 78 √ 30 3060 50 √ 31 3061 60 √ 32 3063 78 √
Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk mata pelajaran ekonomi kelas XI IPS di SMA Stella Duce 2 Yogyakarta adalah 65. Berdasarkan table di atas siswi yang tuntas belajar sebanyak 17 siswi (56,67 %) sedangkan untuk siswi yang tidak tuntas belajar sebanyak 13 siswi (43,33 %). Dengan menggunakan metode Active Learning Tipe Poster Session diharapkan prestasi belajar dapat meningkat.
Pada tahap perencanaan, peneliti menyusun Rancangan Pelaksanaan Pengajaran (RPP) bersama guru dan membuat poster yang digunakan untuk media pembelajaran, membuat hand out, membagi siswi dalam kelompok.
a. Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Sebelum melaksanakan penelitian peneliti menyusun RPP sesuai dengan meteri yang diberikan oleh guru pengampu pelajaran ekonomi kelas XI IPS I, materi yang di dapat mengenai neraca pembayaran. Setelah RPP selesai dibuat, RPP didiskusikan dengan guru pengampu, dan guru member beberapa tambahan. Setelah semua selesai RPP diberikan kepada guru untuk dipelajari.
b. Membuat Media Pembelajaran (Poster)
Setelah membuat RPP, peneliti membuat media pembelajaran berupa poster dengan materi yang ada dalam neraca pembayaran, yakni neraca pembayaran defisit. Poster dibuat dan didiskusikan dengan guru pengampu. Penggunaan media poster ditujukan untuk membuat para
siswi lebih aktif dalam proses kegiatan belajar serta agar siswi lebih mudah memahami materi pelajaran.
c. Membuat Hand Out
Setelah membuat poster peneliti membuat handout mengenai neraca pembayaran, yang kemudian di diskusikan dengan guru pengampu. Hand out dibuat agar siswi-siswi lebih mudah mempelajari materi yang disampaikan oleh guru, karena materi mengenai neraca pembayaran termasuk materi yang sulit.
d. Membagi siswi dalam kelompok
Dalam membagi kelompok peneliti menggunakan sistem berhitung 1-6, dan 1 kelas akan terbentuk 6 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 5 orang. Masing-masing kelompok akan mendapat 1 poster dan didiskusikan bersama untuk dianalisi dan kemudian dipresentasikan di depan kelas. Setelah kegiatan analisis poster dan presentasi dari hasil analisis poster,perwakilan dari masing-masing kelompok maju untuk mengambil undian mengenai tema dan bahan-bahan untuk membuat poster, dan masing-masing dari kelompok tersebut mendapat tugas untuk membuat poster sesuai dengan tema yang di dapat, yang kemudian dari hasil pembuatan poster masing-masing kelompok mempresentasikan hasil poster yang telah mereka buat.