Bab ini berisi tentang simpulan umum atas capaian kinerja organisasi serta langkah di masa mendatang untuk meningkatkan kinerjanya, termasuk tinjauan umum capaian kinerja, permasalahan/kendala, serta strategi peningkatan kinerja di masa datang.
16
BAB II
PERENCANAAN KINERJA
2.1. Perencanaan Strategis
Perencanaan Strategis merupakan suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu satu sampai dengan lima tahun dengan memperhitungkan potensi, peluang, kendala dan ancaman yang mungkin terjadi. Dalam penyelenggaraan tugas dan fungsinya untuk menyelaraskan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kebumen, Dinas komunikasi dan Informatika berpedoman pada dokumen perencanaan Dinas Komunikasi dan Informatika antara lain : Renstra 2016–2021 dan Perjanjian Kinerja Tahun 2021.
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah merupaka laporan pertaggungjawaban terhadap keberhasilan/kegagalan atas target sasaran kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika yang telah ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja. Untuk efektivitas pencapaian target sasaran kinerja, disusun prioritas kinerja berupa program yang memiliki daya dukung dengan capaian sasaran pembangunan daerah sebagai langkah strategis dalam suatu sistem dan proses penyelenggaraan pemerintah dalam menerapkan visi dan misi Kepala Daerah yang telah ditetapkan.
2.1.1. Rencana Strategis
Untuk mencapai tujuan suatu perencanaan, diperlukan suatu pendekatan kinerja dengan menerapkan prinsip perencanaan yaitu peningkatan mutu dan akuntabilitas perencanaan. Dengan menerapkan prinsip perencanaan tersebut, diharapkan akan dapat dicapai optimalisasi pencapaian tujuan dan sasaran Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kebumen periode 2016-2021. Terkait penganggaran bagi kegiatan-kegiatan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kebumen selama kurun waktu tersebut, akan selalu berpedoman pada kemampuan keuangan daerah dan disesuaikan dengan sasaran yang akan dicapai pada tahun berjalan seperti telah ditetapkan dalam RPJMD Kabupaten Kebumen Tahun 2016-2021.
17
2. 1. 1. 1. Reviu terhadap Visi Misi a) Visi
Visi adalah suatu pandangan jauh tentang organisasi, tujuan-tujuan organisasi dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut pada masa yang akan datang. Visi juga merupakan suatu pernyataan tentang gambaran keadaan dan karakteristik yang ingin dicapai oleh suatu lembaga pada jauh dimasa yang akan datang. Dalam rangka melaksanakan amanat RPJMD Kabupaten Kebumen Tahun 2016-2021 Visi Kabupaten Kebumen adalah “Bersama Menuju Masyarakat Kebumen yang Sejahtera, Unggul, Berdaya, Agamis dan Berkelanjutan". Makna yang terkandung dalam visi tersebut dijabarkan sebagai berikut :
1. Bersama : bermakna bahwa dalam rangka mencapai tujuan pembangunan, seluruh komponen masyarakat dan pemerintah bergerak bersama-sama dan saling menguatkan sebagai sebuah kesatuan yang kokoh dan sinergis;
2. Menuju : bermakna bahwa dalam melaksanakan pembangunan senantiasa memiliki arah dan tujuan yang jelas dan terukur;
3. Sejahtera : bermakna bahwa pembangunan harus diorientasikan untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa pangan, sandang, papan (perumahan), kesehatan, pendidikan dan sosial sehingga tercipta kemanusiaan yang adil dan beradab;
18
4. Unggul : bermakna bahwa pembangunan yang dilaksanakan harus mampu menciptakan masyarakat yang kuat, tangguh dan utam aserta mampu menghadapi dan menyelesaikan segala persoalan yang dihadapi;
5. Berdaya : bermakna bahwa pembangunan yang dilaksanakan harus mampu menciptakan masyarakat yang memiliki kekuatan, kemampuan dan tenaga serta memiliki solusi terbaik dalam menyelesaikan segala persoalan yang dihadapi;
6. Agamis : bermakna bahwa pembangunan yang dilaksanakan harus mampu menciptakan masyarakat yang sempurna bukan hanya pada aspek/dimensi jasad/fisiknya saja, melainkan juga dari segi pengembangan potensi intelektual, rohaniah, intuisi, kata hati, akal sehat, fitrah dan yang bersifat batin lainnya, yang dicirikan dengan sifat-sifat keimanan, ketakwaan, keadaban, keilmuan, kemahiran, ketertiban, kegigihan dalam kebaikan dan kebenaran, persaudaraan, persepakatan dalam hidup dan perpaduan dalam umat;
b) Misi
Dalam rangka pencapaian visi yang telah ditetapkan dengan tetap memperhatikan kondisi dan permasalahan yang ada, tantangan ke depan, serta memperhitungkan peluang yang dimiliki, maka ditetapkan 6 (enam) misi sebagai berikut:
19
1. Membangun sumberdaya manusia yang memiliki wawasan luas, tangguh serta berkemajuan melalui pendidikan dan kesehatan yang berkualitas;
2. Peningkatan kesejahteraan dan perlindungan sosial masyarakat dengan melakukan pemerataan dan penyeimbangan pembangunan secara berkelanjutan untuk mengurangi kesenjangan ekonomi, sosial, politik dan budaya serta melakukan pembangunan yang bukan terfokus hanya pada aspek fisik saja tetapi juga aspek non fisik berupa pengembangan potensi intelektual, rohaniah, intuisi, kata hati, akal sehat, fitrah dan yang bersifat batin lainnya dalam bingkai kebersamaan dan sinergitas antar elemen masyarakat;
3. Mengembangkan kemandirian perekonomian daerah yang bertumpu pada pengembangan potensi lokal unggulan melalui sinergi fungsi-fungsi pertanian, industri, pariwisata dan sektor lainnya, dengan penekanan pada peningkatan pendapatan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja serta berwawasan lingkungan;
4. Meningkatkan perekonomian daerah uang memiliki daya saing tinggi berbasis pertanian, industri, perikanan, pariwisata dan budaya melalui proses pembangunan ekonomi yang berkesinambungan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kemiskinan;
20
5. Menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang baik, meningkatkan nilai kualitas pendidikan serta membuka akses kesehatan yang maksimal dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat; dan
6. Memperkuat sekaligus meningkatkan tata kelola kepemerintahan yang baik dan bersih serta mampu menciptakan iklim pelayanan publik yang maksimal (Good and Clean Government) dengan jalan menciptakan kualitas pelayanan publik, sistem kelembagaan dan ketatalaksanaan pemerintah daerah yang bersih, efisien, efektif, profesional, transparan dan akuntabel, yang didukung dengan sistem pengawasan yang efektif guna menekan perilaku korupsi, kolusi serta meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan pendalaman agama.
Dari keenam Misi Bupati Kebumen Tahun 2016-2021 tersebut, Misi yang terkait dengan tugas, pokok, dan fungsi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kebumen yaitu Misi Kepala Daerah yang ke-6 yaitu Memperkuat sekaligus meningkatkan tata kelola kepemerintahan yang baik dan bersih serta mampu menciptakan iklim pelayanan publik yang maksimal (Good and Clean Government) dengan jalan menciptakan kualitas pelayanan publik, sistem kelembagaan dan ketatalaksanaan pemerintah daerah yang bersih, efisien, efektif, profesional, transparan dan akuntabel, yang didukung
21
dengan sistem pengawasan yang efektif guna menekan perilaku korupsi, kolusi serta meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan pendalaman agama.
Tujuan :
Meningkatnya infrastruktur yang mendukung pelayanan Komunikasi dan Informasi Masyarakat.
Meningkatnya kapasitas kelembagaan dan aparatur pemerintah.
Sasaran :
Meningkatnya kualitas layanan komunikasi.
Meningkatnya pelayanan perangkat daerah
2.1.1.2. Rencana Program, Kegiatan , dan Sub Kegiatan
Berdasarkan tujuan dan sasaran Renstra Dinas Komunikasi dan Informatika Tahun 2016-2021, maka ditetapkan rencana program dan kegiatan yang akan dilaksanakan selama tahun 2016 – 2021 sebagai berikut :
a) Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah/Kota;
1) Kegiatan Perencanaan, Penganggaran, dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah.
- Sub-Kegiatan Penyusunan Dokumen Perencanaan Perangkat Daerah.
2) Sub-Kegiatan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah. Kegiatan Administrasi Keuangan Perangkat Daerah.
- Sub-Kegiatan Penyediaan Gaji dan Tunjangan ASN.
22
- Sub-Kegiatan Pelaksanaan
Penatausahan dan
Pengujian/Verifikasi Keuangan Perangkat Daerah.
3) Kegiatan Administrasi Umum Perangkat Daerah.
- Sub-Kegiatan Penyediaan
Komponen Instalasi
Listrik/Penerangan Bangunan Kantor.
- Sub-Kegiatan Penyediaan Bahan Logistik Kantor.
- Sub-Kegiatan Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan.
- Sub-Kegiatan Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-Undangan.
- Sub-Kegiatan Penyediaan Bahan/Material.
- Sub-Kegiatan Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultasi Perangkat Daerah.
4) Kegiatan Pengadaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintah Daerah.
- Sub-Kegiatan Pengadaan Mebel.
- Sub-Kegiatan Pengadaan Peralatan dan Mesin Lainnya.
5) Kegiatan Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintah Daerah.
- Sub-Kegiatan Penyediaan Jasa Surat Menyurat.
- Sub-Kegiatan Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik.
- Sub-Kegiatan Penyediaan Jasa Pelayanan Umum Kantor.
23
6) Kegiatan Pemeliharaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintah Daerah.
- Sub-Kegiatan Penyediaan Jasa Pemeliharaan, Biaya Pemeliharaan, Pajak, dan Perizinan Kendaraan Dinas Operasional atau Lapangan.
- Sub-Kegiatan Pemeliharaan Mebel.
- Sub-Kegiatan Pemeliharan Peralatan dan Mesin Lainnya.
- Sub-Kegiatan Pemeliharaan/
Rehabilitasi Gedung Kantor dan Bangunan Lainnya.
b) Program Informasi dan Komunikasi Publik;
1) Kegiatan Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.
- Sub-Kegiatan Pengelolaan Media Komunikasi Publik.
- Sub-Kegiatan Pelayanan Informasi Publik.
- Sub-Kegiatan Penyelenggaraan Hubungan Masyarakat, Media dan Kemitraan Komunitas.
c) Program Aplikasi Informatika;
1) Kegiatan Pengelolaan Nama Domain yang Telah Ditetapkan Oleh Pemerintah Pusat dan Sub Domain Di Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.
- Sub-Kegiatan Penyelenggaraan Sistem Jaringan Intra Pemerintah Daerah.
2) Kegiatan Pengelolaan e-government Di Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.
24
- Sub-Kegiatan Pengembangan Aplikasi dan Proses Bisnis Pemerintahan Berbasis Elektronik.
- Sub-Kegiatan Pengembangan dan Pengelolaan Sumber Daya Teknologi Informasi dan Komunikasi Pemerintah Daerah.
d) Program Penyelenggaraan Statistik Sektoral 1) Kegiatan Penyelenggaraan Statistik
Sektoral di Lingkup Daerah Kabupaten/Kota.
Sub-Kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Pengumpulan, Pengolahan, Analisis dan diseminasi Data Statistik Sektoral.
e) Program Penyelenggaraan Persandian Untuk Pengamanan Informasi
1) Kegiatan Penyelenggaraan Persandian Untuk Pengamanan Informasi Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.
- Sub-Kegiatan Pelaksanaan Keamanan Informasi Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota Berbasis Elektronik dan Non Elektronik.
- Sub-Kegiatan Penyediaan Layanan Keamanan Informasi Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.
2.1.2. Indikator Kinerja Utama
Indikator Kinerja Utama adalah ukuran keberhasilan dari suatu tujuan dan sasaran strategis operasional. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kebumen telah menetapkan Indikator Kinerja Utama (IKU) sebagai ukuran keberhasilan dalam mencapai sasaran strategis. Dengan ditetapkannya RPJMD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen Tahun 2016–2021, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kebumen menetapkan Indikator Kinerja Utama Capaian Layanan Komunikasi.
25
2.1.3. Target Indikator Kinerja Sasaran Strategis
Sasaran strategis Dinas Komunikasi dan Informatika berdasarkan RPJMD Kabupaten Kebumen Tahun 2016-2021 adalah meningkatnya kualitas layanan komunikasi. Target Indikator Kinerja Sasaran Strategis periode Tahun 2016-2021 adalah sebagai berikut :
26
Tabel 2.1. Indikator kinerja Utama (IKU) SKPD yang mendukung capaiana IKU daerah dalam RPJMD Kabupaten Kebumen Tahun 2016-2021
Misi Tujuan Indikator
Tujuan Sasaran
Indikator
Target kinerja Kondisi akhir
RPJMD(Akhir (Good and Clean Government) yang efektis guna menekan perilaku yang mendukung pelayanan transportasi dan komunikasi
27
2.2. Perjanjian Kinerja
Perjanjian kinerja adalah lembar/dokumen yang berisikan penugasan dari pimpinan instansi yang lebih tinggi kepada pimpinan instansi yang lebih rendah untuk melaksanakan program kegiatan yang disertai dengan indikator kinerja yang merupakan amanat dari Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 dan peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. Perjanjian kinerja pada dasarnya adalah pernyataan komitmen yang mempresentasikan tekad dan janji untuk mencapai kinerja yang jelas dan terukur dalam rentang waktu satu tahun tertentu dengan mempertimbangkan sumber daya yang dikelolanya. Dalam menyusun Perjanjian Kinerja, indikator kinerja dan target yang diperjanjikan adalah Indikator Kinerja Utama Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kebumen yang telah ditetapkan dan diintegrasikan dalam Rencana Strategis Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kebumen 2016-2021.
28
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
3.1 CAPAIANKINERJAORGANISASI
Pada bab ini akan diuraikan capaian kinerja dari sasaran strategis sesuai dengan kegiatan dan program yang ada di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kebumen Tahun Anggaran 2021 yang Mengacu pada Rencana strategis (Renstra) Tahun 2016-2021.
3.1.1. Pengukuran Capaian Kinerja
Pengukuran capaian kinerja Dinas Komunkasi dan Informatika Kabupaten Kebumen tahun 2021 dilakukan dengan cara membandingkan antara target pencapaian indikator sasaran yang telah ditetapkan dalam perjanjian kinerja tahun 2021 dengan realisasinya. Tingkat capaian kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kebumen tahun 2021 berdasarkan pengukurannya dapat dilihat pada tabel 3.1 sebagai berikut :
29
Tabel 3.1. Pengukuran Kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kebumen Tahun 2021
No Sasaran Strategis Indikator
Kinerja Satuan
Tahun 2020 Tahun 2021
Target Realisasi Capaian
Kinerja Target Realisasi Capaian Kinerja
1 Meningkatnya kualitas layanan komunikasi
Capaian Layanan Komunikasi
% 90,38 100 110,64 100 100 100
2
Meningkatnya
pelayanan perangkat daerah
Prosentase capaian kinerja
pelayanan perangkat
daerah
% 100 100 100 100 100 100
30
3.1.2. Analisis Capaian Kinerja
Agar dapat menginterprestasikan realisasi pelaksanaan program dan kegiatan, diperlukan analisis terhadap hasil pengukuran pencapaian tujuan yang dijabarkan dalam keberhasilan dari sasaran berdasarkan indikator kinerja yang mendukung. Analisis atas pencapaian kinerja pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2021 sesuai dengan perjanjian kinerja yang ditetapkan, berupa dokumen Perjanjian Kinerja, Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Renstra Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kebumen tahun 2016 – 2021. Hasil analisis tujuan, sasaran dan indikator sasaran urusan komunikasi dan informatika secara rinci dapat diuraikan sebagai berikut:
Sasaran 1: Meningkatnya kualitas layanan komunikasi.
Sasaran 1 yaitu meningkatnya kualitas layanan komunikasi secara terdiri dari 1 (satu) alat ukur yaitu indikator capaian layanan komunikasi.
Rumus perhitungan indikator kinerja capaian layanan komunikasi adalah jumlah zona layanan komunikasi yang ada/jumlah zona layanan telekomunikasi yang seharusnya ada x 100%. Berdasarkan Tabel 3.1.
realisasi indikator kinerja capaian layanan komunikasi sudah mencapai 100% dari target 100% dengan capaian kinerja 100% atau dengan kategori sangat baik. Jumlah zona layanan komunikasi yang ada sebanyak 460 desa/kelurahan dari seluruh total 460 desa/kelurahan di Kabupaten Kebumen sudah terjangkau sinyal (tidak ada wilayah blank spot).
Untuk mencapai indikator tersebut, dilakukan melalui 4 (empat) program yaitu : (1) Program Aplikasi Informatika, (2) Program Informasi dan Komunikasi Publik, (3) Program Penyelenggaraan Statistik Sektoral, dan (4) Program Penyelenggaraan Persandian untuk Pengamanan Informasi. Adapun kegiatannya meliputi: (1) Pengelolaan Nama Domain yang Telah Ditetapkan Oleh Pemerintah Pusat dan Sub Domain di Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota; (2) Pengelolaan e-government di Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota; (3) Penyelenggaraan
31
Statistik Sektoral di Lingkup Daerah Kabupaten/Kota; dan (4) Penyelenggaraan Persandian Untuk Pengamanan Informasi Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Alokasi anggaran untuk mencapai sasaran meningkatnya kualitas layanan komunikasi bersumber dari APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021, sebesar Rp7.091.691.000,- terealisasi sebesar Rp6.721.609.132,- (penyerapan anggaran 94,80%).
Keberhasilan pencapaian target bukan berarti tidak ada hambatan atau tantangan dalam mencapai target, adapun hambatan dalam pencapian target antara lain: (1) perlunya koneksi inetrnet yang stabil untuk layanan SPBE namun di beberapa lokasi (dikarenakan kondisi geografisnya) koneksi internetnya belum stabil sehingga menghambat layanan. Adapun alternatif solusi yang telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah menggunakan sewa jalur metronet (jasa pihak ketiga), dan sudah dilakukan di 5 kecamatan yaitu Ayah, Rowokele, Karanggayam, Sadang, dan Karangsambung). (2) Rendahnya pemahaman masyarakat dan perangkat daerah akan pentingnya data dan informasi. Adapun alternatif solusi yang telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah menyediakan portal satu data. (3) Kurangnya pemahaman Desa terhadap pentingnya Tanda Tangan Elektronik bagi keamanan informasi. Adapun alternatif solusi yang telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah sosialisasi awarness keamanan informasi.
Sasaran 2: Meningkatnya pelayanan perangkat daerah.
Indikator kinerja kedua yaitu Prosentase capaian kinerja pelayanan perangkat daerah; didukung oleh satu program dan enam kegiatan. Capaian indikator kinerja ini berhasil tercapai sesuai target, yaitu 100% karena semua kebutuhan sarana prasarana penunjang urusan pemerintahan daerah kabupaten/kota dapat dilaksanakan dan dipenuhi dengan sangat baik. Alokasi anggaran untuk mencapai indikator kinerja sasaran kedua bersumber dari APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021 sebesar
32
Rp5.315.811.000,- terealisasi sebesar Rp4.813.180.831,- (penyerapan anggaran 90,50%).
Berdasarkan Tabel 3.1 realisasi indikator kinerja sasaran meningkatnya pelayanan perangkat daerah sudah mencapai 100% dari target 100% dengan capaian kinerja 100% atau dengan kategori sangat baik.
Keberhasilan pencapaian target bukan berarti tidak ada hambatan atau tantangan dalam mencapai target, adapun hambatan dalam pencapian target adalah rasionalisasi anggaran (refocussing anggaran) yang berjilid-jilid karena adanya pandemi covid 19. Berkurangnya anggaran berdampak pada tertundanya pelaksanaan beberapa kegiatan seperti gagalnya pengadaan mebel dan pemeliharaan/rehabilitasi gedung kantor dan bangunan.
Adapun alternatif solusi yang telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melakukan efisiensi anggaran sehingga kegiatan operasional dapat berjalan dengan baik dan lancar.
3.2. REALISASIANGGARAN
Anggaran Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kebumen tahun 2021 merupakan salah satu aspek yang memberikan kontribusi terhadap pencapaian kinerja utama untuk mencapai sasaran strategis yang telah ditetapkan. Alokasi anggaran melalui APBD tahun 2021 untuk Dinas Komunikasi dan Informatika sebesar Rp12.407.502.000,- dengan realisasi sebesar Rp11.534.789.963,-.
Alokasi anggaran dan realisasi dari masing- masing program dan kegiatan untuk pencapaian sasaran strategis Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Kebumen Tahun 2021 sebagaimana tabel 3.2.
berikut :
33
Tabel 3.2.
Data Penyerapan Anggaran Per Kegiatan TA. 2021
No Nama
Program/Kegiatan/Subkegiatan
Pagu Anggaran Penyerapan
Anggaran Prosent ase
(Rp) (Rp) (%)
(1) (2) (3) (4) (5)
Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota Kegiatan Perencanaan, Penganggaran, dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah 1 Penyusunan Dokumen
Perencanaan Perangkat Daerah 46.235.000,- 43.533.320,- 94,16 Kegiatan Administrasi Keuangan
Perangkat Daerah
2 Penyediaan Gaji dan Tunjangan ASN 3.765.806.000,- 3.430.519.525,- 91,10 3 Pelaksanaan Penatausahaan dan
Pengujian/Verifikasi Keuangan
SKPD 141.222.000,- 135.744.000,- 96,12
Kegiatan Administrasi Umum 4 Penyediaan Komponen Instalasi
Listrik/Penerangan Bangunan Kantor
5.880.000,- 5.863.000,- 99,71
5 Penyediaan Bahan Logistik Kantor 35.000.000,- 3.4947.950,- 99,85 6 Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan 19.250.000,- 19.250.000,- 100,00 7 Penyediaan Bahan Bacaan dan
Peraturan Perundang-undangan 20.000.000,- 17.025.400,- 85,13 8 Penyediaan Bahan/Material 108.876.000,- 108.444.500,- 99,60 9 Penyelenggaraan Rapat
Koordinasi dan Konsultasi SKPD 52.155.000,- 47.741.000,- 91,54 Kegiatan Pengadaan Barang Milik
Daerah Penunjang Urusan Pemerintah Daerah
10 Pengadaan Mebel 0 0 0
11 Pengadaan Peralatan dan Mesin
Lainnya 261.010.000,- 237.793.200,- 91,11
Kegiatan Penyediaan Jasa
Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah
12 Penyediaan Jasa Surat Menyurat 1.750.000,- 1.719.500,- 98,26 13 Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik 570.881.000,- 477.394.741,- 83,62 14 Penyediaan Jasa Pelayanan Umum Kantor 70.000.000,- 69.422.100,- 99,17
Kegiatan Pemeliharaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah
15 Penyediaan Jasa Pemeliharaan, Biaya Pemeliharaan, Pajak dan 125.000.000,- 111.884.695,- 89,51
34 Perizinan Kendaraan Dinas
Operasional atau Lapangan
16 Pemeliharaan Mebel 3.500.000,- 3.500.000,- 100,00 17 Pemeliharaan Peralatan dan Mesin Lainnya 89.246.000,- 68.397.900,- 76,64 18
Pemeliharaan/Rehabilitasi Gedung Kantor dan Bangunan
Lainnya 0 0 0
Program Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik
Kegiatan Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik
Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota
19 Pengelolaan Media Komunikasi
Publik 1.440.871.000,- 1.398.631.092,- 97,07
20 Pelayanan Informasi Publik 392.905.000,- 326.020.357,- 82,98 21 Penyelenggaraan Hubungan
Masyarakat, Media dan
Kemitraan Komunitas 302.928.000,- 298.350.494,- 98,49 Program Pengelolaan Aplikasi
Informatika
Kegiatan Pengelolaan Nama Domain yang telah Ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dan Sub Domain di Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota
22 Penyelenggaraan Sistem Jaringan
Intra Pemerintah Daerah 356.344.0000,- 3.422.404.513,- 96,04 Kegiatan Pengelolaan
e-government di Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota
23 Pengembangan Aplikasi dan Proses Bisnis Pemerintahan
Berbasis Elektronik 792.802.000,- 752.246.183,- 94,88 24
Pengembangan dan Pengelolaan Sumber Daya Teknologi
Informasi dan Komunikasi Pemerintah Daerah
207.440.000,- 193.875.905,- 93,46
Program Penyelenggaraan Statistik Sektoral
Kegiatan Penyelenggaraan Statistik Sektoral di Lingkup Daerah Kabupaten/Kota 25
Koordinasi dan Sinkronisasi Pengumpulan, Pengolahan, Analisis dan diseminasi Data Statistik Sektoral
91.929.000,- 86.016.000,- 93,57 Program Penyelenggaraan
Persandian Untuk Pengamanan Informasi
Kegiatan Penyelenggaraan Persandian untuk Pengamanan Informasi Pemerintah Daerah
35 Kabupaten/Kota
26
Pelaksanaan Keamanan
Informasi Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota Berbasis Elektronik dan Non Elektronik
29.906.000,- 25.587.338,- 85,56
27 Penyediaan Layanan Keamanan Informasi Pemerintah Daerah
Kabupaten/Kota 26.9470.000,- 218.477.250,- 81,08
Jumlah 12.407.502.000,- 11.534.789.963,- 92,97
Dinas Komunikasi dan Informatika terdiri dari 5 program, 11 kegiatan dan 27 sub kegiatan, 2 sub kegiatan di-refocussing yaitu sub kegiatan pengadaan mebel dan sub kegiatan Pemeliharaan/Rehabilitasi Gedung Kantor dan Bangunan Lainnya. Dari tabel 3.2. terdapat efisiensi anggaran sebesar Rp872.712.037,-. Penyerapan anggaran di tahun 2021 sebesar 92,97%.
36
BAB IV PENUTUP
4.1 KESIMPULAN
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) merupakan suatu hal yang sangat penting dalam mengaplikasikan berbagai persoalan pembangunan sebagai wujud nyata tanggung jawab pemerintah dalam menghadapi berbagai kebutuhan masyarakat yang mengedepankan transparansi sebagai nafas setiap gerak dan aktivitas pembangunan dalam upaya menciptakan Good Governance sesuai dengan tuntutan paradigma baru.
4.1.1. Tinjauan umum Capaian Kinerja
Dilihat dari Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kebumen Tahun 2021 dapat disimpulkan sebagai berikut :
No Sasaran Strategis
Indikator
Kinerja Satuan
Tahun 2021
Target Realisasi Capaian Kinerja
37
Alokasi anggaran Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kebumen tahun 2021 merupakan salah satu aspek yang memberikan kontribusi terhadap pencapaian kinerja utama untuk mencapai sasaran strategis yang telah ditetapkan. Alokasi anggaran melalui APBD tahun 2021 untuk Dinas Komunikasi dan Informatika sebesar Rp12.407.502.000,- dengan realisasi sebesar Rp11.534.789.963,- atau sekitar 92,97%.
4.1.2. Permasalahan dan Kendala
a. Perlunya koneksi internet yang stabil untuk layanan SPBE namun di beberapa lokasi (dikarenakan kondisi geografisnya) koneksi internetnya belum stabil sehingga menghambat layanan;
b. Rendahnya pemahaman masyarakat dan perangkat daerah akan pentingnya data dan informasi.
c. Kurangnya pemahaman Desa terhadap pentingnya Tanda Tangan Elektronik bagi keamanan informasi.
4.1.3. Strategi Peningkatan Kinerja di Masa Datang
a. Mengembangkan prasarana telekomunikasi untuk meningkatkan jangkauan dan integrasi wilayah;
b. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan penyesuaian teknologi dan informasi perlu ditingkatkan.
4.2. SARAN
Dengan Laporan Akuntabilitas ini maka dapat diketahui tingkat keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas kedinasan berkaitan dengan urusan Komunikasi dan Informatika pada Dinas Komunikasi dan Informatika di Wilayah Kabupaten Kebumen.
Langkah-langkah yang perlu diambil untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi dapat dirumuskan dengan saran-saran/rencana aksi sebagai berikut:
1. Masih perlu adanya peningkatan penyediaan infrastruktur dan fasilitas teknologi informasi bagi ketersediaan dan penyebaran informasi publik dikarenakan masih banyaknya titik lokasi instansi Pemda Kebumen yang belum terkoneksi dengan jaringan Fiber Optic.