5. Perilaku positif yang sangat berbeda dari biasanya
3.1.4.4 Perhitungan Turnover
Tingkat turnover bisa dinyatakan dengan berbagai rumusan. Umumnya laju turnoverdinyatakan dalam persentase yang mencakup jangka waktu tertentu. Andaikata suatu perusahaan memiliki rata-rata 1000 (seribu) tenaga kerja per bulan, di mana selama itu terjadi 75 (tujuh puluh lima) kali karyawan keluar (accession) dan 25 (dua puluh lima) kali pemecatan (separation). Maka accession rate adalah 75/1000 x 100% = 7,5% (tujuh koma lima persen), sedang separation rate adalah 25/1000 x 100% = 2,5% (dua koma lima persen). Dengan demikian tingkat replacement (penggantian) atau
replacement rate adalah sama dengan accession rate yakni 7,5% (tujuh koma
lima persen). Sebab replacement (penggatian) atau replacement rate selalu harus seimbang dengan accession rate-nya. Hal ini berarti bahwa dengan keluarnya seorang pegawai/karyawan misalnya, harus segera diganti dengan seorang pegawai/karyawan baru sebagai penggantian (replacement). Tingkat replacement tersebut sering pula disebut net labour turnover, yang menekankan pada biaya perputaran tenaga kerja untuk menarik dan melatih karyawan pengganti.
Sedangkan tingkat turnover-nya adalah (75 + 25)/1000 x 100% = 10%. Dengan menghitung jumlah orang yang keluar karena mengundurkan diri dan di PHK maka total turnover adalah 10% (sepuluh persen).
57 3.2.Penelitian Terdahulu
Penelitian terdahulu dengan variabel yang sama persis dengan judul tesis ini belum bisa ditemukan oleh penulis. Itu juga menjadi salah satu alasan penulis untuk melakukan penelitian dengan variabel-variabel yang berbeda dengan peneliti terdahulu. Peneliti menemukan penelitian terdahuluh yang sebagian isinya mirip dengan penelitian ini baik berupa tesis maupun jurnal ilmiah dari dalam dan luar negeri yaitu sebagai berikut:
Tabel 3.1 Data penelitian terdahulu
No Peneliti Judul Penelitian Hasil Penelitian 1 Alfian Malik (2014),
eJurnal Psikologi
Pengaruh Budaya Organisasi dan
Loyalitas kerja dengan Intensi Turnover pada karawan PT Cipaganti Heavy Equipment Samarinda
Terdapat pengaruh yang sangat signifikan antara budaya organisasi dengan intensi turnover pada karyawan di PT Cipaganti Heavy Equipment Samarinda 2 Ferdiansyah Ritonga
dan Fitri Apriliyani Zein (2012)
Hubungan antara gaya kepemimpinan,
kepuasan kerja dengan intensi keluar auditor yang bekerja di kantor akuntan publik
Gaya kepemimpinan consideration memiliki pangaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, Kepuasan kerja memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap turn over intention 3 F. Cosme de Sousa Gama (2013) Pengaruh Budaya Organisasi, Peluang Karir Sistem Kompensasi dan Komitment Organisasi terhadap turnover intention Budaya organisasi berpengaruh terhadap turnover intention, Budaya organisasi dan komitment kerja karyawan bersama-sama berpengaruh positif terhadap turnover intention
58
Lanjutan Tabel 3.1 Data penelitian terdahulu
No Peneliti Judul Penelitian Hasil Penelitian 4 Wahyu Setyaningsih
dan Andre Dwijanto Witjaksono (2014)
Pengaruh Learning Organization dan Kepemimpinan
terhadap kepuasan kerja karyawan yang berdampak pada turnover intention
Ada pengaruh signifikan
positif antara
kepemimpinan terhadap turnover intention di PT Boma Bima Indra Surabaya 5 Syarief Iskandar (2013) Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Turnover Intention Karyawan Departemen Front Office di Hotel Ibis Bandung Trans Studio
Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan variabel Kepemimpinan terhadap turnover intention 6 Aditya yanuar Nugraha (2014) Pengaruh kepemimpinan, Karekteristik pekerjaan dan budaya organsisasi terhadap Keinginan Pindah Kerja Karyaan Koperasi Agrobisnis Tarutama Nusantara Jember
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifkan antara Kepemimpinan terhadap keinginan pindah kerja karyawan, Terdapat pengaruh yang signifikan antara budaya organisasi terhadap keinginan pindah kerja karyawan
7 Anak Agung Ketut Sri Asih dan Yanti Kusdewi (2012) Pengaruh Kepemimpinan dan Budaya Perusahaan terhadap turnover Kepemimpinan dan Budaya perusahaan memiliki pengaruh negatif dan signigikan terhadap turnover
8. Wahyu Setyaningsih dan Andre Dwijanto Witjaksono (2013)
Pengaruh Learning dan Kepemimpinan
terhadap Kepuasan Kerja Karyawan yang berdampak pada Turnover Intention – Surabaya
Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan dan posifit antara Kepemimpinan dan Turnover Intention
59
Lanjutan Tabel 3.1 Data penelitian terdahulu
No. Peneliti Judul Penelitian Hasil Penelitian 9. Rifqattur
Maulidah (2012)
Pengaruh Budaya
Organisasi, Stess Kerja terhadap Turnover Intention pada PT BTN (Persero) kantor cabang Syariah Malang
Budaya organisasi berpe-ngaruh terhadap Turn over Intention dengan hasil pe-nelitian yang menunjukkan F hitung > (lebih besar da-ri) F tabel dan t hitung > (lebih besar dari) t tabel. Buda-ya organisasi sebagai va-riabel yang dominan berpengaruh dengan nilai sig 0,033
10. Akbar Ginda Yogatama (2013)
Analisa pengaruh Bu-daya Organisasi, Ke-puasan Kerja dan Ko-mitmen Organisasi ter-hadap Intensi Turnover karyawan di PT Suzuki Indomobil Motor plant Cakung Jakarta
Budaya organisasi tidak signifikan dan mempunyai pengaruh tidak searah denan intensi turnover
11. Idzil Muttaqin (2011)
Pengaruh Budaya Orga nisasi & Kepuasan Ker-ja terhadap Turn over Intention karya-wan pada PT Frisian Flag Indonesia Pontianak
Budaya Organisasi dan Kepuasan kerja berpengaruh secara signigikan terhadap Turnover Intention 12. Muhammad Aksan, Alimin Maidin, Sudriati Sudirman (2013)
Pengaruh Kepuasan Ker-ja, Stress Kerja, Variabel Organisasi dan Kepemim-pinan terha-dap Turnover Intention karyawan pada Rumah Sakit Pertamina Balikpapan
Hasil penelitian
menunjukkan bahwa
Organisasi dan
Kepemimpinan berpengaruh positif terhadap turnover intention
13. Kadiman dan Rr. Dian Indriana (2012)
Pengaruh Budaya Or-ganisasi, Komitmen Or-ganisasi dan Kepu-asan Kerja terhadap Turn over Intention karya-wan di PT Nyonya Meneer Semarang
Budaya Organisasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap turnover intention sebesar 61,4%
60
Lanjutan Tabel 3.1 Data penelitian terdahulu
No. Peneliti Judul Penelitian Hasil Penelitian 14 Siti Zulaikha Safi’i Pengaruh Budaya
Organisasi dan Komitmen Organisasi terhadap Turnover Intention karyawan PT Masindo Sinar Pratama, tbk Manado
Budaya organisasi dan komitmen organisasi
secara simulan
berpengaruh secara signifikan terhadap turnover intention
15 Ferry Novliadi S.psi, Msi (2007) USU Medan
Intensi Turnover karywan dipengaruhi Budaya Organisasi dan Kepuasan Kerja
Terdapat hubungan bersifat negatif antara Budaya Organisasi dan Turnover Intention yang berarti bahwa semakin tinggi Budaya Organisasi menurunkan tingkat turnover intention 16 Syarif Iskandar (2013) Pengaruh Kepemimpinan terhadap turnover intention di departemen front office Hotel IBIS Trans Studio Bandung
Terdapat pengaruh yang signifikan antara kepemimpinan terhadap turnover intention karyawan. 17. Ladelsky Limor Hessler (2013) The effect of Organization Culture on IT employees turnover intention in Israel
Penelitian yang dilaku-kan pada karyawan ba-gian IT di perusahaan IT ber teknologi tinggi di Israel menunjukkan bah-wa ada pengaruh yang positif antara budaya organisasi terhadap turnover intention. 18. Sulakshua Dwivedi
dan Sanjay Kaushik Luxmi (2013)
Impact of Organization cultura on turnover Intention in BPO sector India
Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 15 unit BPO di India me-nunjukkan bahwa Bu-daya Organisasi dan Ko-mitment organisasi tidak berpengaruh terhadap turnover intention.
61
Lanjutan Tabel 3.1 Data penelitian terdahulu
No Peneliti Judul Penelitian Hasil Penelitian 19. Suhartini Lestalia
dan Muti Sumarno (2003) Dampak restrukturisasi perusahaan terhadap turnover intention karyawan di Yogyakarta Restrukturisasi perusahaan atau perubahan organisasi berpengaruh terhadap turnover intention 20. Ramesh Kumar, Cheles Ramendran, Peter Yacob (2012) A Study a turnover intention in Fast Food Industry Kuala Lumpur Malaysia; Employees fit to the organization cultura and the important of their commitment
Penelitian yang dilakukan kepada karyawan restoran cepat saji di Kuala Lumpur Malaysia menunjukkan bahwa budaya organisasi memberikan
impact/pengaruh
terhadap komitmen karyawan untuk tetap tinggal diperusahaa. Sumber data : Berbagai sumber (Tesis, Jurnal dll).
3.3. Kerangka Pemikiran
Merujuk pada kajian pustaka serta penelitan yang telah dilakukan terdahulu maka dibuatlah kerangka pemikiran yang merupakan alur pikir dari gagasan penelitian yang terdiri terdiri dari 3 (tiga) variabel independen yaitu: Budaya Organisasi (X1), Perubahan Organisasi (X2), Kepemimpinan (X3) serta 1 (satu) variable dependen yaitu Turnover Intention.
Variabel independent secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama mempengaruhi variable dependen. Kerangka pemikiran yang merupakan hubungan mempengaruhi dan dipengaruhi seperti tergambar di bawah ini
62 Sumber data : Pengolahan data primer
Gambar 3.1 Kerangka Pemikiran
3.4. Hipotesis
Berdasarkan kerangka pemikiran di atas maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
H1 : Budaya Organisasi berpengaruh terhadap turnover intention karyawan di PT Panasonic Gobel Indonesia.
H2 : Perubahan Organisasi berpengaruh terhadap turnover intention karyawan di PT Panasonic Gobel Indonesia.
H3 : Kepemimpinan berpengaruh terhadap turnover intention karyawan di PT Panasonic Gobel Indonesia.
Budaya Organisasi (X1) Perubahan Organisasi (X2) Gaya Kepemimpinan (X3) Turn over Intention
(Y) H1
H2
H3
63
H4 : Budaya Organisasi, Perubahan Organisasi dan kepemimpinan secara bersama-sama berpengaruh terhadap turnover intention karyawan di PT Panasonic Gobel Indonesia.
Empat hipotesa tersebut akan diuji dan dibuktikan lebih lanjut dalam penelitian ini berdasarkan data-data yang dikumpulkan.