GAMBARAN UMUM
3.7 Perhubungan Dan Pariwisata 1 Transportas
Sarana perhubungan merupakan salah satu prasyarat vital bagi suatu daerah untuk maju dan berkembang. Kabupaten Karimun mengandalkan transportasi laut untuk menjangkau setiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Karimun. Saat ini transportasi laut di Kabupaten Karimun semakin maju dengan banyaknya pelayaran rakyat yang sangat membantu pihak pemerintah untuk membuka akses antar Kecamatan.
44 3.7.2 Pos dan Telekomunikasi
Dampak datangnya teknologi internet dalam kehidupan masyarakat diperkirakan sebagai salah satu penyebab rurunnya aktivitas kantor pos. Pada tahun 2010 jumlah surat tercatat yang dikirim melalui kantor pos hanya sebanyak 308 buah. Fungsinya sekarang lebih banyak digantikan dalam kiriman berupa surat kilat atau paket pos yang jumlahnya terus mengalami peningkatan setiap tahun. Sambungan telepon yang tercatat di Telkom Tanjung Balai Karimun pada Maret 2011 sebanyak 12.618 sambungan, menurun dibandingkan Maret 2010.
3.7.3 Pariwisata
Karimun pada saat ini merupakan daerah tujuan wisata dari negara–negara lain khususnya bagi masyarakat Singapura dan Malaysia. Jumlah turis yang cukup besar ini memberikan peluang untuk dikembangkannya objek objek wisata serta fasilitas wisata lainnya. Sebagai daerah tujuan wisata maka pariwisata merupakan peluang bisnis / usaha yang sangat baik untuk dikembangkan. Pemda Kabupaten Karimun akan menata sarana kepariwisataan yang dialokasikan di wilayah pantai sehingga menjadi zona pariwisata laut beserta sarana penunjang lainnya. Potensi objek wisata di Kabupaten Karimun terdiri dari objek wisata religius, objek wisata budaya atau sejarah, objek wisata alam, objek wisata pantai, dan agrowisata. Dalam peta pariwisata yang dikeluarkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karimun, The Tourist Map of Karimun Regency, salah satu obyek wisata penting yang menjadi tujuan wisata di Karimun adalah Air Terjun Pongkar.
Sebagai salah satu daerah tujuan wisata, pada tahun 2010 Kabupaten Karimun tercatat dikunjungi oleh 100.908 orang wisatawan asing. Jumlah ini menurun sekitar 0,71 persen dari jumlah wisatawan tahun 2009 yang mencapai 101.632 orang. Sedangkan akomodasi yang tercatat pada Dinas Pariwisata terdapat 68 hotel/penginapan ditahun 2010, menurun dibandingkan tahun 2009 yang tercatat 71 hotel.
Tabel 3.9
Jenis Objek Wisata Kabupaten Karimun
No. Jenis Objek Wisata Objek Wisata
1 Objek Wisata Religius
Mesjid Tua R. Abdul Gani
Mesjid Al Mubarak Meral
45
No. Jenis Objek Wisata Objek Wisata
Geraja
2 Objek Wisata Budaya/Sejarah
Prasasti Pasir Panjang Makam Badang
Keramat Tanjung Gelam Adat Perkawinan Barongsai Reog
Mandi Syafar Sampan Layar Jong Kesenian Kompang
3 Objek Wisata Alam
Air Terjun Pongkar Air Panas Tanjung Utan Air Terjun Bukit Tembaga
4 Objek Wisata Pantai
Pantai Pongkar Pantai Pelawan Pantai Lubuk Pantai Gading Resort Telunas Pantai Sugi Moro Pantai Pulau Tulang Pantai Timun 5 Agro Wisata Agrowisata Durian Agrowisata Nenas Agrowisata Rambutan Agrowisata Cempedak 1 7 - 6 6 2343 3.9 Keuangan 3.9.1 Keuangan Pemerintah
Pada tahun 2010, pemerintah daerah Kabupaten Karimun menargetkan penerimaan anggaran pendapatan sebesar Rp 442.306.264.580, . Nilai tersebut kemudian mengalami perubahan sebesar 28,42 persen menjadi Rp 568.012.568.268, . Pada akhir tahun, realisasi penerimaan pemerintah daerah Kabupaten Karimun mencapai Rp 673.073.559.816,37, atau hampir mencapai 118,50 persen dari target. Sementara itu dari target anggaran belanja sebesar Rp 835.904.476.409, , pada akhir tahun terealisasi sebesar Rp 740.612.011.488, atau mencapai 88,60 persen dari target.
46 3.9.2 Pembiayaan Pembangunan
Dalam pelaksanaan program investasi, hal utama yang perlu diperhatikan adalah masalah pembiayaan. Program yang pelaksanaannya oleh pemerintah sumber sumber pendanaannya dapat langsung dari APBN, APBD I, APBD II (Undang Undang Nomor 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan antara
Pemerintah Pusat dan Daerah) :
1. Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2. Dana Perimbangan
3. Pinjaman Daerah
4. Lain lain penerimaan yang sah
Adapun sumber pendapatan asli daerah adalah berasal dari :
1. Hasil pajak daerah 2. Hasil retribusi daerah
3. Hasil perusahaan milik daerah dan hasil pengelolaan kekayaan daerah lainnya yang dipisahkan
4. Lain lain pendapatan asli daerah yang sah
Sedangkan dana perimbangan yang dimaksudkan adalah :
1. Bagian daerah dari hasil penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan, Bea Perolehan Hak atas tanah dan Bangunan, dan penerimaan dari sumber daya alam
2. Dana Alokasi Umum 3. Dana Alokasi Khusus
3.9.2.1 Pendapatan Asli Daerah
Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Karimun pada tahun 2010 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2009, PAD Kabupaten Karimun berada pada level Rp. 296.771.411.917,45 dan pada tahun 2010 mecapai Rp. 233.218.459.163,53. Melihat penurunan PAD yang cukup signifikan ini terjadi pada penurunan pendapatan pajak daerah yang pada tahun 2009 Rp.
47
mengetahui rincian Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Karimun tahun 2005 2006 dapat dilihat pada Tabel 3.12
Tabel 3.10
PAD Kabupaten Karimun Tahun 2005 > 2006
PENDAPATAN ASLI DAERAH 2009 2010
Pendapatan Pajak Daerah 241.330.744.506,30 177.715.686.788 Pendapatan Retribusi Daerah 19.512.604.663,15 29.414.413.640,46 Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan
Daerah Yang Dipisahkan 2.327.113.640 4.508.482.967,04 Lain lain Pendapatan Asli Daerah yang
Sah 2.327.113.640 4.508.482.967,04
Total 296.771.411.917,45 233.218.459.163,53
1 6 6 6 2343
3.9.2.2 Dana Perimbangan
Dana Perimbangan Kabupaten Karimun pada tahun 2010 mengalami
penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2009, Dana Perimbangan Kabupaten Karimun berada pada level Rp. 430.576.831.574 dan pada tahun 2010 mecapaiRp. 410.223.968.420,00. Melihat penurunan DanaPerimbangan yang cukup signifikan ini dipengaruhi oleh meurunnya dana alokasi khusus dan dana alokasi umum.. Untuk mengetahui rincian Dana Perimbangan Kabupaten Karimun tahun 2009 2010 dapat dilihat pada Tabel 3.13
Tabel 3.11
Dana Perimbangan Kabupaten Karimun Tahun 2009 – 2010 Transfer Pemerintah Pusat>Dana
Perimbangan 2009 2010
Dana Bagi Hasil Pajak 48.591.916.497 66.803.268.371
Dana Bagi Hasil Bukan Pajak (Sumber
Daya Alam) 158.276.335.077 263.627.219.049
Dana Alokasi Umum 190.457.580.000 77.105.581.000
Dana Alokasi Khusus 33.251.000.000 2.687.900.000
Total 430.576.831.574 410.223.968.420,00
1 6 6 6 2343
3.9.2.3 Lain – Lain Penerimaan yang Sah
Lain – lain penerimaan yang sah Kabupaten Karimun pada tahun 2010 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2009, Lain – lain penerimaan yang sah Kabupaten Karimunberada pada level Rp. 21.568.309.007 dan padatahun 2010 mecapai Rp. 16.966.473.432,84. Untukmengetahui rincian lain
48
lain penerimaan yang sahKabupaten Karimun tahun 2009 2010 dapat dilihatpada Tabel 3.14
Tabel 3.12
Lain > Lain Penerimaan yang Sah Kabupaten Karimun Tahun 2009>2010
Lain>lain Penerimaan yang Sah 2009 2010
Transfer Pemerintah Pusat
Lainnya 0 0
Transfer Pemerintah Provinsi 21.568.309.007 16.966.473.432,84
1 6 6 6 2343