Perusahaan telah mengikat kontrak konstruksi dengan berbagai pihak. Kontrak ini mengikat kedua belah pihak untuk memenuhi Liabilitasnya dalam jangka waktu kontrak. Perusahaan memiliki komitmen untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi dengan nilai kontrak, diantaranya sebagai Berikut:
Remark
Mulai Selesai
1 Bandara Djuanda BA.440/TK.10/2012/DOT Rp 461,654,147,900 PT Angkasa Pura I 9-Sep-11 5-Nov-13 Belum Jatuh Tempo
2
Pembangunan Jalan Tol Nusa Dua - Ngurah Rai - Benoa Paket 4 - Bali
004/SPP-JBT/2012 Rp 459,637,148,000 PT Jasamarga Bali Tol (Persero) 8-Feb-12 3-Apr-13 Belum Jatuh Tempo
3 Woodland Residence SPK/MAINCON/IX/2012030/PWS- Rp 391,465,000,000 PT Pardika Wisthi Sarana 12-Sep-12 11-Sep-14 Belum Jatuh Tempo
4 Pekerjaan Kali Pesanggrahan Paket 1
HK.02.03/PPKSP-SNVT
PJSACC/X/1888 Rp 342,038,156,000 SNVT Pelaksanaan Jaringan 27-Oct-11 12-Aug-14
Belum Jatuh Tempo
5
Pembangunan Jalan Tol Nusa Dua - Ngurah Rai - Benoa Paket 2 - Bali
002/SPP-JBT/2012 Rp 313,747,274,000 PT Jasamarga Bali Tol 1-Mar-12 25-Apr-13 Belum Jatuh Tempo
7 Pembangunan Jalan Habema - Mugi (MYC) KU.08.08/PJN-WIL.IV/PPK-19/145 Rp 288,166,732,000 Direktorat Jendral Binamarga 2-Oct-12 30-Nov-14 Belum Jatuh Tempo
8 Pelabuhan Laut Sangata 552.3/239/Hubkominfo.03 Rp 271,999,903,000 Komunikasi dan InformatikaDinas Perhubungan 8-Dec-11 12-Dec-13 Belum Jatuh Tempo
9
Pembangunan Jalan Tol Semarang - Bawen - Solo Paket 6
TMJ.KJP/XI/2011/012 Rp 213,079,460,000 PT. Trans Marga Jateng 22-Nov-11 13-Apr-13 Belum Jatuh Tempo
10 Manhattan Square 041/SMR/VI/12 Rp 163,250,000,000 Kismet Chandra (Direktur PT. Sumber Mesin Raya) 8-Jun-12 1-Oct-13 Belum Jatuh Tempo
11 Jln Dalam Kota Sofifi 602.604/PA-TJ/02 Rp 162,457,000,000 Pemerintah Provinsi Maluku Dinas Pekerjaan Umum Utara
18-Nov-12 8-Nov-14 Belum Jatuh Tempo 12 Basko Green City 046/Amd.1/BASKO-BGT/II/2012 Rp 130,000,000,000 PT Basko Green Tower 1-Oct-12 30-Nov-13 Belum Jatuh Tempo
13 Kantor PU Pekanbaru
641.6/PU-CK/ADD-II-SPK-
AK/FSK-KDPU-MY/XI/2012.13
Rp 209,901,397,000
Pejabat Pembuat Kegiatan Pembangunan Kantor Dinas
Pekerjaan Umum Provinsi Riau
6-Dec-11 6-Jun-13 Belum Jatuh Tempo 14 Bandar Udara Samarinda BaruSPK.005/P2-BSB/VII/2012 Rp 208,881,000,000 Dinas Perhubungan
Kalimantan Timur 25-Jul-12 16-Dec-13
Belum Jatuh Tempo
66
Remark
Mulai Selesai
No Nama Proyek Nomor Kontrak Nilai Kontrak Pemberi Kerja Jangka Waktu
15 Rehabilitasi Tambak Garam IndramayuHK.02.03/At-3/12/01-07/2012 Rp 184,558,675,000 SNVT PJPA Cimanuk Cisanggarung 28-Aug-12 15-Dec-14 Belum Jatuh Tempo 16 Pelebaran Jln. Bulu-Tuban KU.03.01/4136/498631.23/2012 Rp 178,624,341,000 Pemerintah Republik Indonesia cq. Dirjen Bina Marga, Kementrian PU1-Oct-2012 28-Feb-15 Belum Jatuh Tempo 17 Pembangunan
Jalan dan Jembatan
02/SP/COASTAL-THP
II/BM-MY/DPU/2013 Rp 107,882,848,679 DPU Karimun 8-Feb-13 2-Aug-14 Belum Jatuh Tempo 18 Pekerjaan Pembangunan Jalur Ganda Blambanganumpu - Giham, Sumsel
Rp 54,385,676,506 PT Kereta Api Indonesia 25-Feb-13 24-Feb-14 Belum Jatuh Tempo
19
Pembangunan Gedung Arsip Data Elektronik di Rempoa – Tangerang Selatan
0022/SPP/TFS.PFA.RE
P/2013 Rp 68,181,818,182 PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk 15-Jan-13 30-Dec-13 Belum Jatuh Tempo 20 Penanganan Longsoran di Wilayah Sekitar Waduk Jatigede HK.02.03/At-4/16/SAL/01-13/2013 Rp 80,863,639,091
DPU Dirjen SDA BBWS Cimanuk Sisanggarung
18-Mar-13 13-Nov-13 Belum Jatuh Tempo
44. Manajemen Risiko Keuangan
Dalam pengelolaan keuangan, Perusahaan telah melakukan analisa risiko terhadap persaingan dan ketidakpastian yang dapat berpengaruh pada aset keuangan dan Liabilitas keuangan sebagai berikut: a. Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan
Perbedaan antara nilai wajar dengan nilai tercatat pada 31 Maret 2013 dan 31 Desember 2012 tidak signifikan.
31-Mar-13 31-Dec-12
Rp Rp
Aset Keuangan
Kas dan Setara Kas 698,371,214,341 2,183,783,098,228
Piutang Usaha dan Retensi 1,330,696,844,306 1,939,658,806,543
Jumlah 2,029,068,058,646 4,123,441,904,771
b. Kebijakan Manajemen Risiko
Bisnis Perusahaan mencakup aktivitas pengambilan risiko dengan sasaran tertentu dengan pengelolaan yang profesional. Fungsi utama dari manajemen risiko Perusahaan adalah untuk mengidentifikasi seluruh risiko kunci, mengukur risiko-risiko ini dan mengelola posisi risiko. Perusahaan secara rutin menelaah kebijakan dan sistem manajemen risiko untuk menyesuaikan dengan perubahan di pasar, produk dan praktek pasar terbaik.
Perusahaan mendefinisikan risiko keuangan sebagai kemungkinan atau laba yang hilang, yang disebabkan oleh faktor internal maupun faktor eksternal yang berpotensi negatif terhadap pencapaian tujuan Perusahaan.
Tujuan Perusahaan dalam mengelola risiko keuangan adalah untuk mencapai keseimbangan yang sesuai antara risiko dan tingkat pengembalian serta meminimalisasi potensi efek memburuknya kinerja keuangan Perusahaan.
Risiko keuangan utama yang dihadapi Perusahaan adalah risiko kredit, risiko suku bunga, risiko likuiditas, risiko nilai tukar mata uang asing dan risiko perubahan kebijakan pemerintah, kondisi ekonomi dan sosial politik. Perhatian atas pengelolaan risiko ini telah meningkat secara signifikan dengan mempertimbangan perubahan dan volatilitas pasar keuangan di Indonesia dan internasional.
67 (i) Risiko Kredit
Risiko kredit adalah yang timbul dari pelanggan yang gagal memenuhi kewajiban kontraktual mereka.
Instrumen keuangan Perusahaan yang mempunyai potensi atas risiko kredit terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha, piutang retensi dan piutang lain-lain. Jumlah eksposur risiko kredit maksimum sama dengan nilai tercatat atas akun-akun tersebut. Rincian umur piutang usaha dapat dilihat pada Catatan dalam Laporan Keuangan.
Pada tanggal 31 Maret 2013 piutang usaha Perusahaan tidak terkonsentrasi pada pelanggan tertentu.
Perusahaan mengelola risiko kredit dengan menetapkan batasan jumlah risiko yang dapat diterima untuk masing-masing pelanggan dan lebih selektif dalam pemilihan bank dan institusi keuangan, yaitu hanya bank-bank dan institusi keuangan ternama dan yang berpredikat baik yang dipilih. (ii) Risiko Suku Bunga
Risiko tingkat bunga arus kas adalah risiko dimana arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan berfluktuasi karena perubahan suku bunga pasar.
Perusahaan memiliki pinjaman jangka pendek dengan bunga mengambang. Tingkat suku bunga yang cukup tinggi dan terjadi secara tiba-tiba dapat berpengaruh terhadap menurunnya laba Perusahaan.
Berikut ini merupakan rincian dari kewajiban keuangan berdasarkan jenis tingkat suku bunga:
31-Mar-13 31-Dec-12
Rp Rp
Liabilitas Keuangan
Suku bunga mengambang 646,678,721,986 1,171,853,481,615
Dampak dari pergerakan suku bunga di pasar tidak signifikan. Perusahaan mengelola risiko suku bunga dan melalui pengawasan terhadap dampak pergerakan suku bunga untuk meminimalisasi dampak negatif terhadap Perusahaan. Perusahaan akan mengawasi secara ketat pergerakan suku bunga dipasar dan apabila suku bunga mengalami kenaikan yang signifikan maka Perusahaan akan menegosiasikan suku bunga tersebut dengan para lender.
(iii) Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko di mana posisi arus kas menunjukkan pendapatan jangka pendek tidak cukup untuk menutupi pengeluaran jangka pendek.
Eksposur risiko likuiditas berupa kesulitan Perusahaan dalam memenuhi kewajiban keuangan yang harus dibayar dengan kas atau aset keuangan lainnya. Perusahaan diharapkan dapat membayar seluruh kewajibannya sesuai dengan jatuh tempo kontraktual. Dalam memenuhi kewajiban tersebut, maka Perusahaan harus menghasilkan arus kas masuk yang cukup.
Berikut ini merupakan Liabilitas keuangan non-derivatif berdasarkan nilai sisa jatuh tempo yang tidak didiskonto:
68
Jatuh Tempo Nilai Tercatat < 1 Tahun >1-2 Tahun >2-3 Tahun >3 Tahun Total Biaya Emisi 31 Maret 2013
Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
Utang Usaha 1,724,482,240,453 -- -- -- 1,724,482,240,453 -- 1,724,482,240,453 Pinjaman Bank Jangka Pendek 646,678,721,986 -- -- -- 646,678,721,986 -- 646,678,721,986 Liabilitas Jangka Pendek Lainnya 24,854,199,074 -- -- -- 24,854,199,074 -- 24,854,199,074
Jumlah Liabilitas Keuangan 2,396,015,161,513 -- -- -- 2,396,015,161,513 -- 2,396,015,161,513 Jatuh Tempo Nilai Tercatat < 1 Tahun >1-2 Tahun >2-3 Tahun >3 Tahun Total Biaya Emisi 31 Des 2012
Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
Utang Usaha 2,002,815,417,409 -- -- -- 2,002,815,417,409 -- 2,002,815,417,409 Pinjaman Bank Jangka Pendek 1,171,853,481,615 -- -- -- 1,171,853,481,615 -- 1,171,853,481,615 Liabilitas Jangka Pendek Lainnya 23,951,446,633 -- -- -- 23,951,446,633 -- 23,951,446,633
Jumlah Liabilitas Keuangan 3,198,620,345,657 -- -- -- 3,198,620,345,657 -- 3,198,620,345,657
Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan mempertahankan kas dan setara kas yang mencukupi dalam memenuhi komitmen Perusahaan untuk operasi normal dan secara rutin mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual, serta jadwal tanggal jatuh tempo aset dan Liabilitas keuangan.
(iv) Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing
Eksposur risiko nilai tukar mata uang asing merupakan bagian dari kegiatan operasi normal Perusahaan dan cabang Luar Negeri
Dengan demikian pengaruh dari selisih nilai tukar mata uang asing tidak signifikan. (v) Risiko Perubahan Kebijakan Pemerintah, Kondisi Ekonomi dan Sosial Politik
Kebijakan pemerintah baik yang menyangkut ekonomi dan moneter, serta kondisi sosial dan politik yang kurang kondusif akan berakibat menurunnya investasi dan pembangunan. Hal ini dapat mengakibatkan tertundanya proyek-proyek yang telah maupun akan diperoleh Perusahaan. Risiko ini merupakan risiko yang bersifat sistemik (Systematic Risk) dimana bila risiko ini terjadi maka akan mempengaruhi secara negatif seluruh variable yang terlibat, sehingga membuat kinerja Perusahaan menurun risiko ini bahkan diversifikasi pun belum mampu menghilangkan risiko ini.