PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA
B. PERJANJIAN KINERJA
Perjanjian kinerja di KKP Kelas II Probolinggo didasarkan pada hasil revisi RKA-KL tahun 2015. Adapun hasil perjanjian kinerja pada tahun ini terdiri dari beberapa sasaran strategis dan indikator, yaitu : a. Perjanjian Kinerja Seksi Pengendalian Karantina dan
Surveilans Epidemiologi
Sasaran strategisnya adalah menurunkan angka kesakitan akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, peningkatan surveilans, karantina kesehatan, dengan indikator :
1) Persentase upaya pengendalian faktor risiko pada wilayah dengan kondisi matra sebesar 85,5% di tahun 2015. Beberapa kegiatan untuk mencapai indikator tersebut antara lain :
a) Melakukan analisis situasi matra dengan target 5 (lima) lokasi;
b) Melaksanakan pelayanan kesehatan haji embarkasi luar kota dengan target 144 (seratus empat puluh empat) hari.
LAKIP KKP Kelas II Probolinggo Tahun 2015 23 2) Alat angkut yang diperiksa sesuai dengan standar kekarantinaan
sebesar 100% pada tahun 2015. Kegiatan dalam rangka mencapai indikator tersebut adalah :
a) Penerbitan dokumen Certificate of Pratique sebesar 100 (seratus) dokumen ;
b) Penerbitan dokumen SSCC sebesar 8 (delapan) dokumen c) Penerbitan dokumen SSCEC sebesar 530 (lima ratus
tigapuluh) dokumen ;
d) Penerbitan dokumen rujukan orang sakit sebesar 1 (satu) dokumen ;
e) Penyusunan dokumen sistem kewaspadaan dini di fasilitas pelayanan kesehatan sebesar 3 (tiga) dokumen ;
f) Pelaksanaan tindakan penyehatan kapal sebesar 8 (delapan) kali ;
g) Peningkatan tenaga terlatih bidang simkarkesma sebesar 9 (sembilan) orang.
3) Persentase lingkungan sehat, aman, dan terkendali dari faktor risiko KKM di pintu masuk negara sebesar 100% pada tahun 2015. Kegiatan dalam rangka mencapai indikator tersebut adalah melaksanakan survei kesehatan masyarakat di perimeter dan buffer area pelabuhan dengan target 6 (enam) lokasi.
4) Persentase rencana kontinjensi kedaruratan kesehatan masyarakat di pintu masuk dan wilayah sebesar 17% pada tahun 2015. Kegiatan dalam rangka mencapai indikator tersebut adalah :
a) Pelaksanaan table top exercise renkon penanggulangan PHEIC dengan target 1 (satu) dokumen ;
b) Pelaksanaan rapat koordinasi dan informasi lintas sektor dengan target 1 (satu) dokumen.
LAKIP KKP Kelas II Probolinggo Tahun 2015 24 b. Perjanjian Kinerja Seksi Upaya Kesehatan dan Lintas Wilayah
Sasaran strategis pada seksi Upaya Kesehatan dan Lintas Wilayah adalah :
1) Menurunnya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit menular langsung dengan indikator :
a) Persentase angka penemuan baru kasus HIV dan pengobatan sesuai standar, target pada tahun 2015 sebesar 16,5%.
Kegiatan untuk mencapai indikator tersebut adalah :
i. Melakukan deteksi dini HIV dengan VCT dengan target 1 (satu) lokasi ;
ii. Melakukan sosialisasi HIV-AIDS dalam rangka hari AIDS sedunia dengan target 1 (satu) lokasi ;
iii. Peningkatan kemampuan tenaga kesehatan terlatih bidang PML dengan target 2 (dua) orang.
b) Persentase cakupan skrining penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) pada populasi berisiko, target pada tahun 2015 sebesar 33,3%. Kegiatan untuk mencapai indikator tersebut adalah melakukan pemeriksaan IMS pada komunitas risiko tinggi di pelabuhan dengan target 1 (satu) lokasi.
c) Cakupan kab/kota dengan angka keberhasilan pengobatan TB paru BTA positif (SR) minimal 85%, target pada tahun 2015 sebesar 25%. Kegiatan untuk mencapai indikator tersebut adalah melaksanakan penyuluhan TB di pelabuhan dengan target 25%.
d) Persentase Kabupaten/Kota yang melaksanakan kegiatan pemantauan tifoid pada kelompok masyarakat paling berisiko, target pada tahun 2015 sebesar 28 orang. Kegiatan untuk mencapai indikator tersebut adalah melakukan sosialisasi tifoid dan pemeriksaan penjamah makanan di pelabuhan dengan target 70 (tujuh puluh) orang;
LAKIP KKP Kelas II Probolinggo Tahun 2015 25 2) Menurunnya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit
tidak menular dengan indikator :
a) Persentase desa yang melaksanakan kegiatan posbindu PTM dan cedera, target pada tahun 2015 sebesar 100%.
Kegiatan untuk mencapai indikator tersebut adalah melaksanakan pelatihan kader Posbindu PTM dengan target 6 (enam) lokasi / wilayah kerja.
b) Persentase jumlah perempuan usia 30-50 tahun yang dideteksi dini kanker servik dan payudara (IVA dan atau Pap smear untuk CA Serviks dan CBE untuk Ca Payudara), target pada tahun 2015 sebesar 60%. Kegiatan untuk mencapai indikator tersebut adalah melakukan deteksi dini kanker serviks dan payudara pada perempuan usia 30 – 50 tahun dengan target 100 (seratus) orang.
c) Persentase fasyankes primer yang melaksanakan upaya deteksi dini, tindak lanjut dini, rehabilitasi dan atau paliatif PTM dan cedera, target pada tahun 2015 sebesar 80%.
Kegiatan untuk mencapai indikator tersebut adalah :
i. Melakukan deteksi dini faktor risiko PTM pada ABK kapal dengan target 3 (tiga) lokasi ;
ii. Pemeriksaan kesehatan pengemudi pada situasi khusus dengan target 1 (satu) lokasi ;
iii. Melakukan deteksi dini penyakit metabolik dan pembuluh darah pada masyarakat pelabuhan dengan target 3 (tiga) lokasi ;
iv. Pemeriksaan kesehatan pekerja dan pembinaan K3 di Paiton dengan target 1 (satu) lokasi.
d) Persentase fasyankes primer melaksanakan layanan upaya berhenti merokok, target pada tahun 2015 sebesar 33,3%.
Kegiatan untuk mencapai indikator tersebut adalah
LAKIP KKP Kelas II Probolinggo Tahun 2015 26 penyebaran KIE tentang bahaya rokok dengan target 2 (dua) lokasi.
c. Perjanjian Kinerja Seksi Pengendalian Risiko Lingkungan Sasaran strategis pada seksi Pengendalian Risiko Lingkungan adalah :
1) Meningkatnya pencegahan dan penanggulangan penyakit bersumber binatang dengan indikator :
a) Persentase Kab/Kota yang melakukan pengendalian vektor terpadu, target pada tahun 2015 sebesar 100%. Kegiatan untuk mencapai indikator tersebut adalah :
i. Pemetaan luas wilayah bebas vektor pes dengan target 1 (satu) dokumen;
ii. Pemasangan perangkap dengan target buah;
iii. Identifikasi tikus dan pinjal dengan target 1 (satu) laporan;
iv. Survei vektor DBD dengan target 6 (enam) lokasi;
v. Survei vektor diare dengan target 6 (enam) lokasi;
vi. Pelaksanaan spraying dengan target 6 (enam) lokasi.
b) Jumlah Kab / Kota dengan API <1/1000 penduduk pada tahun 2019, target pada tahun 2015 sebesar 100%. Kegiatan untuk mencapai indikator tersebut adalah :
i. Survei jentik malaria dengan target 6 (enam) lokasi;
ii. Survei nyamuk malaria dengan target 6 (enam) lokasi.
c) Persentase Kab / Kota dengan IR DBD kurang dari target nasional, target pada tahun 2015 sebesar 100%. Kegiatan untuk mencapai indikator tersebut adalah :
i. Pelaksanaan larvasida dengan target 6 (enam) lokasi;
ii. Pelaksanaan fogging dengan target 6 (enam) lokasi.
2) Meningkatnya penyehatan dan pengawasan kualitas lingkungan dengan indikator :
a) Persentase pengawasan kualitas air minum, target pada tahun 2015 sebesar 100%. Kegiatan untuk mencapai indikator
LAKIP KKP Kelas II Probolinggo Tahun 2015 27 tersebut adalah pemetaan kualitas air minum di pelabuhan dengan target 1 (satu) laporan.
b) Persentase tempat-tempat umum yang memenuhi syarat kesehatan, target pada tahun 2015 sebesar 100%. Kegiatan untuk mencapai indikator tersebut adalah :
i. Pembinaan dan pengawasan TTU dengan target 6 (enam) lokasi;
ii. Pengadaan alat uji kualitas air dengan target 1 (satu) buah.
c) Jumlah Kab / Kota yang menyelenggarakan kawasan sehat, target pada tahun 2015 sebesar 33,3%. Kegiatan untuk mencapai indikator tersebut adalah :
i. Advokasi dan sosialisasi program pelabuhan sehat dengan target 2 (dua) lokasi;
ii. Fasilitasi pembentukan pokja pelabuhan sehat dengan target 2 (dua) lokasi.
d) Persentase tempat pengelolaan makanan yang memenuhi syarat kesehatan, target pada tahun 2015 sebesar 66,6%.
Kegiatan untuk mencapai indikator tersebut adalah :
i. Pemeriksaan sampel makanan ke laboratorium dengan target 6 (enam) lokasi ;
ii. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan penjamah makanan dengan target 60 (enam puluh) orang.
e) Jumlah rekomendasi kajian analisis dampak kesehatan lingkungan, target pada tahun 2015 sebesar 100%. Kegiatan untuk mencapai indikator tersebut adalah pengambilan dan pemeriksaan sampel udara, air laut dan tanah dengan target 6 (enam) lokasi.
d. Perjanjian Kinerja Sub Bagian Tata Usaha
Sasaran strategisnya adalah meningkatnya dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya pada program pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan, dengan indikator :
LAKIP KKP Kelas II Probolinggo Tahun 2015 28 1) Persentase Satker Program PP dan PL yang memperoleh
penilaian SAKIP dengan hasil minimal AA, target pada tahun 2015 sebesar 80%. Kegiatan untuk mencapai indikator tersebut adalah :
a) Penyusunan dokumen perencanaan dan anggaran dengan target 3 (tiga) dokumen;
b) Penyusunan dokumen evaluasi dan pelaporan dengan target 2 (dua) dokumen;
c) Penyusunan laporan keuangan dengan target 2 (dua) dokumen;
d) Penyusunan target dan pagu PNBP dengan target 3 (tiga) dokumen;
e) Penyusunan tindak lanjut LHP dengan target 2 (dua) dokumen;
f) Penyusunan laporan aset Negara (BMN) dengan target 2 (dua) dokumen;
g) Layanan administrasi kepegawaian dengan target 1 (satu) dokumen;
h) Pelaksanaan pembinaan SDM dengan target 66 (enampuluh enam) orang;
i) Penyusunan Laporan Akuntabilitas Pemerintah dengan target 1 (satu) dokumen.
2) Persentase Satker Pusat dan Daerah yang ditingkatkan sarana / prasarananya untuk memenuhi standar, target pada tahun 2015 sebesar . Kegiatan untuk mencapai indikator tersebut adalah :
a) Kalibrasi alat kesehatan dan laboratorium dengan target 85 (delapanpuluh lima) unit;
b) Pelaksanaan layanan perkantoran dengan target 12 (duabelas) bulan;
c) Pengadaan pengolah data dan komunikasi dengan target 57 (limapuluh tujuh) unit;
LAKIP KKP Kelas II Probolinggo Tahun 2015 29 d) Pengadaan peralatan dan fasilitas perkantoran dengan
target 46 (empatpuluh enam) unit;
e) Penambahan sarana gedung/bangunan dengan target 300 m2.
LAKIP KKP Kelas II Probolinggo Tahun 2015 30 BAB III