Program yang dilakukan untuk mendukung strategi tersebut adalah:
a. Pengembangan Bus Rapid Transit (BRT)
1). Pengadaan 47 Unit Bus Sedang AC untuk sarana BRT yang diberikan kepada Pemerintah Daerah masing-masing 27 unit untuk Kota Manado (No. : SK 3473/UM.303/DRJD/2008 tanggal 16 Desember 2008) dan 20 unit untuk Propinsi DI. Yogyakarta (No. : SK 3475/UM.303/DRJD/2008 tanggal 24 Desember 2008)
2). Pengadaan 40 Unit Bus Ukuran Besar (EURO II Engine) dialokasikan sebanyak 20 Unit untuk Kota Pekanbaru dan 20 Unit Kota Semarang (No. : SK 3286/UM.303/DRJD/2008 tanggal 5 Desember 2008) Bus Bantuan Angkutan Pelajar/Masiswa Kota Manado.
Bus BRT Kota Semarang Bus BRT Kota Pakanbaru
Bus Bantuan Angkutan
Pelajar/Masiswa Kota Manado Bus BRT Kota Yogyakarta
3). Pengadaan 75 Bus Ukuran Sedang Non AC yang diberikan kepada Pemerintah Kota/Kabupaten/Perguruan Tinggi, sebagaimana SK Dirjen Nomor. SK.3285/UM.303/DRJD/2008 tanggal 05 Desember 2008 yang didistribusikan sebagaimana terdapat dalam tabel berikut ini:
Tabel 2.30
Jumlah Pengadaan Bus Ukuran Sedang Non AC untuk Pemerintah Kota/Kabupaten/Perguruan Tinggi
NO. PENERIMA LOKASI PERUNTUKAN
1 NAD
Kota Langsa 2 Sekolah
2 SUMUT
Kota Tebing Tinggi 2 Sekolah
Kota Sibolga 2 Sekolah
3 SUMBAR
Kab. Pasaman 2 Sekolah
Kab. Pesisir Selatan 2 Sekolah
Kab. Pasaman Barat 2 Umum
4 SUMSEL
Kab. Ogan Ilir (Indralaya) 2 Umum
Univ. Sriwijaya 2 Kampus
5 JAMBI
Kab. Kerinci 2 Sekolah
Kab. Tanjung Jabung Barat 1 Sekolah
Kab. Tebo/Muara Tebo 2 Umum
6 LAMPUNG
Kab. Lampung Barat 2 Sekolah
7 RIAU
Kab. Kampar 2 Sekolah
Kota Dumai 2 Umum
Kab. Rokan Hilir 2 Umum
8 BALI
Univ. Ganesha 1 Kampus
NO. PENERIMA LOKASI PERUNTUKAN 9 JATENG
STAIN Purwokerto 1 Kampus
10 JATIM
Kab. Pacitan 2 Sekolah
UNISKA Kediri 1 Kampus
11 NTB
Kab. Lombok Tengah 2 Umum
Kab. Sumbawa 2 Umum
12 NTT
Kab. Nagekeo 2 Umum
13 KALBAR
Kab. Sintang 2 Sekolah
14 KALSEL
Kab. Tapin 2 Umum
Kab. Tanah Bumbu 2 Umum
15 KALTENG
Kab. Lamandau 2 Umum
16 GORONTALO
Kab. Bone Bolango 2 Umum
Kab. Gorontalo Utara 2 Umum
17 SULUT
Kab. Minahasa Selatan 2 Sekolah
18 SULSEL
Kab. Luwu Timur 2 Sekolah
Kab. Bantaeng 2 Sekolah
19 SULTENG
Kab. Morowali 2 Sekolah
Kab. Poso 2 Sekolah
Kab. Tojo Una-una 2 Umum
20 SULTRA
Kab. Buton 2 Umum
21 BENGKULU
Kab. Rejang Lebong 2 Umum
22 MALUKU
Kab. Seram Bagian Barat 2 Umum
23 IRIAN JAYA BARAT
Kab. Teluk Wondama 2 Sekolah
24 PAPUA
Kab. Yahukimo 2 Sekolah
Univ. Cenderawasih 1
TOTAL 75
b. Penyusunan draft pedoman Standart Pelayanan Minimal Angkutan Umum.
c. Pembangunan Urban Transport Information Center (UTIC).
d. Penilaian Kinerja Pelayanan Angkutan Umum di Wilayah Perkotaan
e. Pelaksanaan kegiatan konsolidasi penanganan masalah angkutan umum perkotaan tahun 2008.
f. Penyuluhan Dampak Transportasi Perkotaan di lakukan di 5 Propinsi g. Worshop pemanfaatan bahan bakar nabati di 5 Kota.
h. Penyusunan draft pedoman tata cara transportasi sepeda.
i. Evaluasi Kinerja Pelayanan Angkutan di Wilayah Perkotaan, hal ini dilakukan di Kota Manado, Denpasar, Kupang, Malang dan Jambi
j. Sedangkan kegiatan Konsolidasi Penanganan Masalah Transportasi di Wilayah Perkotaan yaitu Penyusunan Pra Studi Kelayakan Angkutan Massal pada Jalan Tol Jabodetabek; dan Penyusunan Standar Pelayanan Minimal Angkutan Umum Berbasis Jalan di Wilayah Perkotaan.
k. Pemantauan Kinerja Identifikasi Fasilitas Angkutan Taksi dilakukan di 10 (sepuluh) wilayah Kota di Indonesia yang meliputi: Kota Aceh, Kota Medan, Kota Batam, Kota Pangkal Pinang, Kota Pekanbaru, Kota Jambi, Kota Padang, Kota Palembang, Kota Bengkulu, dan Kota Bandar Lampung
l. Monitoring Kinerja Pelayanan Angkutan dengan Fasilitas Pemadu Moda 4 (empat) wilayah Kota di Indonesia yang meliputi: Kota Aceh, Kota Palembang, Kota Padang dan Kota Surabaya.
m. Kajian Teknis Pengoperasian Angkutan Bus Pemadu Moda Bandar Udara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh-NAD
n. Sosialisasi Kebijakan Pemadu Moda Transportasi Perkotaan;
o. Pemantauan Kinerja Lalu Lintas pada Jalan Nasional di Wilayah Perkotaan yang dilakukan di Kota Cirebon.
p. Survey Monitoring Pelayanan Angkutan Umum di Wilayah Perkotaan pada Masa angkutan Lebaran
q. Perencanaan Teknis Park And Ride Di Jabodetabek
r. Perencanaan Teknis Manajemen dan Rekayasa Lalin Jalan Nasional di Jabodetabek
s. Analisis pemanfaatan bahan bakar gas terkait dengan jaringan trayek angkutan umum di Kota Cirebon;
t. Evaluasi dampak lalu lintas pada kawasan jalan nasional perkotaan di Kota Yogyakarta.
u. Kegiatan konservasi energi yang telah dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat pada Tahun 2008 adalah kegiatan tahap ke II yang telah dilakukan, dan kegiatan ini dilakukan pada kegiatan pengadaan Converter Cit sebanyak 820 unit dan dibagikan kepada perusahaan taksi sebanyak 9 perusahaan dengan jumlah 820 unit, melalui No. SK Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor: 3145/UM.303/DRJD/2008, tanggal 14 Nopember 2008;
v. Penyelenggaraan kegiatan lomba tertib lalu lintas dan angkutan kota tahun 2008, yang meliputi Kegiatan evaluasi dan monotoring terhadap kinerja ruas jalan di kawasan perkotaan, sekaligus lomba tertib lalu litas dan angkutan jalan yang telah dilakukan tahun 2008 yang terbagi dalam klasifikasi kota yaitu :
1). Kota Metropolitan
Kota Surabaya (Kota Surabaya, Propinsi Jawa Timur); Kota Bandung (Provinsi Jawa Barat); Kota Makassar (Provinsi Sulawesi Selatan); Kota Medan (Provinsi Sumatera Utara); Kota Palembang (Provinsi Sumatera Selatan); Kota Semarang (Provinsi Jawa Tengah)
2). Kota Besar
Kota Pekanbaru (Kota Pekanbaru, Propinsi Riau); Kota Balikpapan (Provinsi Kalimantan Timur); Kota Bogor (Provinsi Jawa Barat)Kota Denpasar (Provinsi Bali); Kota Malang (Provinsi Jawa Timur); Kota Manado (Provinsi Sulawesi Utara); Kota Padang (Provinsi Sumatera Barat); Kota Samarinda (Provinsi Kalimantan Timur); Kota Surakarta (Provinsi Jawa Tengah); Kota Tasikmalaya (Provinsi Jawa Barat)
3). Kota Sedang
Kota Binjai (ProvinsiSumatera Utara); Kota Kuta, Kabupaten Badung (Provinsi Bali); Kota Lumajang (Provinsi Jawa Timur); Kota Madiun (Provinsi Jawa Timur); Kota Mojokerto (Provinsi Jawa Timur); Kota Probolinggo (Provinsi Jawa Timur); Kota Sukabumi (Provinsi Jawa Barat)Kota Tarakan (Provinsi Kalimantan Timur); Kota Watampone, Kabupaten Bone (Provinsi Sulawesi Selatan); Kota Banjarbaru (Provinsi Kalimantan Selatan); Kota Barru, Kabupaten Barru (Provinsi Sulawesi Selatan); Kota Blitar (Provinsi Jawa Timur); Kota Bontang (Provinsi Kalimantan Timur); Kota Bukittinggi (Provinsi Sumatera Barat); Kota Cianjur, Kabupaten Cianjur (Provinsi Jawa Barat); Kota Cimahi (Provinsi Jawa Barat); Kota Cirebon (Provinsi Jawa Barat); Kota Dumai (Provinsi Riau); Kota Jepara, Kabupaten Jepara (Provinsi Jawa Tengah); Kota Palopo (Provinsi Sulawesi Selatan); Kota Parepare (Provinsi Sulawesi Selatan); Kota Payakumbuh (Provinsi Sumatera Barat); Kota Pematang Siantar (Provinsi Sumatera Utara); Kota Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo (Provinsi Jawa Timur); Kota Tanjung Balai (Provinsi Sumatera Utara); Kota Tebing Tinggi (Provinsi Sumatera Utara)
4). Kota Kecil
Kota Amlapura, Kabupaten Karang Asem (Provinsi Bali); Kota Ciamis, Kabupaten Ciamis (Provinsi Jawa Barat). Kota Padang Panjang (Provinsi Sumatera Barat); Kota Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Provinsi Sumatera Barat); Kota Semarapura, Kabupaten Klungkung (Provinsi Bali); Kota Sengkang, Kabupaten Wajo (Provinsi Sulawesi Selatan); Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng (Provinsi Bali); Kota Sragen, Kabupaten Sragen (Provinsi Jawa Tengah); Kota Stabat, Kabupaten Langkat (Provinsi Sumatera Utara);
Kota Tulungagung (Provinsi Jawa Timur); Kota Balangnipa, Kabupaten Sinjai (Provinsi Sulawesi Selatan); Kota Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (Provinsi Sumatera Selatan); Kota Batu Sangkar, Kabupaten Tanah Datar (Provinsi Sumatera Barat); Kota Gianyar, Kabupaten Gianyar (Provinsi Bali);
Kota Klaten, Kabupaten Klaten (Provinsi Jawa Tengah); Kota Kolaka, Kabupaten Kolaka (Provinsi Sulawesi Tenggara); Kota Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman (Provinsi Sumatera Barat); Kota Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul (Provinsi D.I Yogyakarta); Kota Magetan, Kabupaten Magetan (Provinsi Jawa Timur); Kota Mojosari, Kabupaten Mojokerto (Provinsi Jawa Timur); Kota Muara Bungo, Kabupaten Muara Bungo (Provinsi Jambi); Kota Muara Enim, Kabupaten Muara Enim (Provinsi Sumatera Selatan); Kota Pariaman (Provinsi Sumatera Barat); Kota Sibolga (Provinsi Sumatera Utara);
Kota Solok (Provinsi Sumatera Barat); Kota Sumbawa Besar, Kabupaten Sumbawa (Provinsi Nusa Tenggara Barat); Kota Sungguminasa, Kab.Gowa (Provinsi Sulawesi Selatan); Kota Tomohon (Provinsi Sulawesi Utara); Kota Tuban, Kabupaten Tuban (Provinsi Jawa Timur); Kota Balangnipa, Kabupaten Sinjai (Provinsi Sulawesi Selatan); Kota Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (Provinsi Sumatera Selatan); Kota Gianyar, Kabupaten Gianyar (Provinsi Bali); Kota Batu Sangkar, Kabupaten Tanah Datar (Provinsi Sumatera Barat);
Kota Klaten, Kabupaten Klaten (Provinsi Jawa Tengah); Kota Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman (Provinsi Sumatera Barat); Kota Magetan, Kabupaten Magetan (Provinsi Jawa Timur); Kota Mojosari, Kabupaten Mojokerto (Provinsi Jawa Timur); Kota Tanjung, Kabupaten Tabalong (Provinsi Kalimantan Timur); Kota Bitung (Provinsi Sulawesi Utara); Kota Tomohon (Provinsi Sulawesi Utara); Kota Batu (Provinsi Jawa Timur); Kota Demak (Provinsi Jawa Tengah); Kota Selong, Kabupaten Lombok Timur (Provinsi NTB); Kota Pangkajene, Kabupaten Pangkep (Provinsi Sulawesi Selatan);
Kota Ekke, Kabupaten Ende (Provinsi NTT); Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai (Provinsi NTT); Kota Maumere, Kabupaten Sikka (Provinsi NTT);