• Tidak ada hasil yang ditemukan

perlu keluar dari kamar

Dalam dokumen PRABASVARA seni meditasi relaksasi (Halaman 27-91)

Meditasi Relaksasi adalah sebuah ketrampilan, ini harus dipelajari dan dilatih secara teratur maka ketrampilan ini akan kita kuasai dengan baik dan

WHAT ?

Saya belajar meditasi secara otodidak dan bertanya kepada orang orang yang telah bermeditasi. Semakin saya pelajari, ternyata jenis meditasi itu banyak sekali. Semakin banyak mengetahui tanpa berpraktik malah akan membuat kita bingung, karena saya sendiri pernah mengalami masa kebingungan memilih metode yang cocok. Oleh karena itu saya akan berbagi sebuah metode yang mudah dan sederhana untuk dilakukan.

Meditasi bagi saya adalah seni mengolah batin. batin adalah pikiran dan perasaan. Tujuan meditasi adalah agar memiliki batin yang tenang dan damai. Manfaat praktis meditasi bisa di gunakan untuk menetralisir stres dan meningkatkan kesehatan.

Seorang guru spiritual Tibet bernama Lama Zopa Rinpoche dalam bukunya yang berjudul How To Be

Happy , beliau memberi pengertian tentang meditasi.

bhavana adalah tehnik psikologi yang mendalam

untuk menghentikan konsep konsep keliru dan untuk memulai cara pikir yang benar yang mengarah pada kedamaian, kebahagiaan dan harmoni. Meditasi atau

bhavana kedengarannya seperti sejenis istilah yang

berhubungan dengan keagamaan, namun sesungguhnya merupakan latihan yang paling mendalam dari psikologi jiwa.

Sebelum berlatih tehnik meditasi, anda perlu memahami tentang susunan tubuh menurut ilmu yoga yang saya pelajari. Ini pengetahuan sederhana namun sebagian orang tidak terlalu peduli sehingga keliru memahami dirinya sendiri. Manusia adalah susunan tubuh yang berlapis dimulai dari tubuh kasar sampai tubuh halus.

Ibarat sebuah mobil yang berjalan, pasti memiliki bagian bagian yang tersusun rapi sehingga disebut mobil dan ketika sebuah mobil berjalan, pastilah di dalam mobil tersebut ada pengemudinya.

Lapisan paling luar dari tubuh manusia adalah raga atau tubuh fisik yang terdiri dari kulit sampai tulang sumsun dan sel, ini lapisan pertama. Lapisan kedua adalah pikiran sebagai alat yang membantu manusia memahami lingkungan sekitarnya, dalam bahasa lain di sebut kecerdasan intelektual.

Lapisan ketiga adalah perasaan sebagai alat yang membantu manusia merasakan berbagai pengalaman dalam hidupnya. Perasaan baik seperti senang, lega, kangen, cinta sedangkan perasaan buruk seperti sedih, khawatir, marah, benci dan lain lain.

Lapisan keempat adalah jiwa. Jiwa merupakan cahaya kehidupan yang dibungkus sifat sifat manusia termasuk potensi kelebihan dan kekurangan. Cahaya kehidupan sebagai inti yang dibungkus disebut nyawa. Nyawa merupakan daya hidup pemberian Tuhan yang menyebabkan jiwa kita hidup. Nyawa inilah yang keluar bersama jiwa ketika manusia mati. Nyawa inilah yang masuk ke dalam janin di dalam kandungan ibu sehingga janin di nyatakan hidup. Ketika bayi baru lahir lapisan tubuh yang paling aktif menggerakkan tubuhnya adalah jiwa dan perasaan karena pikirannya belum berkembang dan kemampuan panca indra dan fisiknya juga belum berkembang. Perasaannya yang dituntun oleh jiwanya mengarahkan dia ketika lapar untuk menangis sebagai tanda kepada orang disekitarnya. Bayi juga akan tertawa ketika merasa gembira.

Jika kita memperhatikan bayi usia satu hari sampai seminggu. watak atau sifat sifat bawaan bayi tersebut akan terlihat jelas seperti mudah tersenyum, sering menangis, mudah marah, tenang. Ada bayi yang suka tidur adapula yang mau tidur ketika di gendong saja. Ada bayi yang suka menyusu kepada ibunya lama

atau bahkan ada yang suka menyusu sebentar. Lapisan jiwa dan perasaan sangat mendominasi pada bayi berusia sampai 40 hari.

Pada usia dibawah lima tahun, organ organ tubuhnya mulai berkembang. Pikirannya mulai berkembang namun perasaannya lebih dominan. Memasuki usia remaja, organ tubuhnya mendekati masa transisi perubahan fisik menjadi dewasa, fungsi hormon seksualnya mulai berkembang. fase pertumbuhan fisiknya dari anak anak menjadi remaja semakin terlihat jelas. Pikirannya mulai berkembang seiring pendidikan dari keluarga dan lingkungan yang diperolehnya. Memasuki usia 20 tahun, manusia remaja mulai menjadi manusia dewasa secara fisik. Semua hormon di tubuhnya sudah aktif sempurna terutama hormon sex. Semakin tumbuh dewasa sebagian manusia menganggap dia adalah tubuhnya saja dan melupakan lapisan tubuh lainnya. Dari penjelasan diatas, kita memahami tentang lapisan tubuh manusia yang terdiri atas:

1. Raga 2. Pikiran 3. Perasaan

4 . Jiwa , dimana di dalamnya terdapat Nyawa.

Jiwa dalam sebagian tradisi lain di sebut roh sedangkan ilmu tentang roh disebut ilmu rohani. Ketika ilmu rohani dilembagakan / diorganisasi lahirlah Agama. Jiwa dalam bahasa inggris di sebut

spirit, maka spiritual adalah tentang jiwa. Ajaran olah spiritual adalah ajaran tentang mengolah jiwa.

Banyak dari kita keliru memahami perbedaan dari spiritual dan supranatural. Spiritual adalah ilmu mengolah jiwa. Jiwa adalah nyawa yang dibungkus sifat sifat, sehingga ilmu spiritual adalah ilmu mengolah sifat sifat dasar manusia yang berhubungan dengan nyawa atau daya hidup / cahaya hidup pemberian Tuhan. Makanya ilmu spiritual mengajak manusia mengingat Tuhan atau apapun sebutan kita kepada sumber energi pemberi kehidupan atau nyawa pada manusia.

Makna supranatural, terdiri atas kata supra yang artinya melebihi dan natural artinya alami. Supranatural adalah melebihi kebiasaan alami manusia. Pelajaran supranatural mengajarkan kemampuan yang melebihi kewajaran manusia pada umumnya. Sebagian tradisi menyebut pelajaran supranatutal sebagai kesaktian. Sakti atau Siddi adalah kemampuan supranatural sehingga menjadi jelas pemahaman kita tentang perbedaan antara spiritual dan supranatural.

Semua lapisan tubuh manusia dihubungkan oleh sebuah aliran energi kehidupan yang disebut aliran energi prana. Prana dalam bahasa sansekerta artinya daya hidup, mirip energi listrik yang mengaliri seluruh kota. Begitu rumit jaringannya hingga sampai ke rumah kita dan aliran listrik tersebut

menghidupkan lampu di rumah yang kita pasang serta memenuhi kebutuhan listrik untuk alat elektronik yang kita miliki.

Energi kehidupan atau prana bisa didapat dari sumber energi di bumi seperti makanan, minuman, udara yang berisi oksigen, cahaya matahari. Semua bahan makanan yang kita konsumsi dan diolah tubuh kita menjadi energi sehingga membuat kita menjadi bertenaga. Energi inilah yang serupa dengan prana. Prana adalah sebutan energi kehidupan dalam bahasa sansekerta, dalam budaya China disebut Chi sedangkan dalam budaya Jepang disebut Ki. Budaya hawaii memberi nama energi ini dengan sebutan

Mana.

Setiap pergerakan fisik kita mengeluarkan prana seperti berjalan, memandang lewat mata, berbicara lewat mulut, bahkan pemborosan prana paling besar adalah ketika orang dewasa berhubungan sex dan ejakulasi atau mengeluarkan cairan yang berisi benih kehidupan dari organ kelaminnya. Wanita yang sedang menstruasi akan banyak mengeluarkan prana melalui organ kewanitaannya. Kegiatan berpikir juga mengeluarkan energi prana.

Setiap jenis aktivitas harian manusia melepaskan energi prana, ini mirip seperti kita mengeluarkan uang dari rekening / tabungan untuk berbagai keperluan. Manusia yang kebutuhan prananya tidak

terpenuhi alias defisit, dia menjadi mudah kelelahan dan lesu. Munculah vitamin atau suplemen kesehatan atau jamu untuk menambah stamina. Berbagai ramuan tersebut merupakan energi prana yang berasal dari tumbuhan atau hewan berkasiat. Sejarah manusia sejak jaman kuno menciptakan cara agar bisa mengisi kembali cadangan prana didalam tubuhnya selain dari sumber makan, minum dan bernafas. Ada yang berlatih senam pernafasan untuk menyerap prana dari matahari, udara dan bumi. Ada yang berlatih meditasi menyerap energi prana dari pohon dan udara. Sesungguhnya berdoa dan ritual keagamaan tertentu bisa menghasilkan prana yang mengisi tubuh kita.

Mendengarkan musik lembut yang indah berisi pesan pesan keindahan, perdamaian, persaudaraan dan cinta akan membuat hati kita bahagia. Sebuah cara bagi manusia untuk mengisi cadangan prana di tubuhnya melalui musik. Jika setelah mendengar sebuah musik atau menonton konser musik, energi kita menjadi berlipat, kita merasa bersemangat dan segar maka itu tanda musik yang telah kita nikmati bisa mengisi cadangan prana di tubuh. Jika setelah mendengar / menikmati musik tertentu namun kita merasa kelelahan, itu tanda musik yang kita dengarkan tidak mengisi cadangan prana tetapi memboroskan prana kita. Hal ini berkaitan dengan getaran suara yang di pancarkan oleh musik tersebut yang mengandung energi. Alat musik di bunyikan dengan tenaga manusia dan menyerap listrik.

Dimainkan dengan energi musisinya, sehingga permainan musik memancarkan energi .

Ketika mata kita memandang panorama alam yang indah dan itu menyegarkan diri kita, itu tanda kita terisi energi prana dari panorama alam tersebut. Banyak dari kita senang berwisata melihat panorama alam yang indah, secara kesehatan alternatif hal ini baik untuk mengisi cadangan prana di dalam tubuh. Melihat sesuatu yang tegang, menakutkan, menyedihkan akan menguras cadangan prana anda lewat mata. Contoh jika kita melihat korban kecelakaan mobil di jalan raya yang darahnya berceceran dan tubuhnya tergilas ban mobil, ini sangat tidak dianjurkan karena akan memboroskan energi prana kecuali tugas anda sebagai paramedis atau ahli otopsi.

Kegiatan window shopping di mall, melihat barang barang yang menarik mata dan merangsang hasrat untuk membeli juga akan memboroskan prana, cobalah sesekali untuk membuktikannya. Melihat film porno yang berisi adegan sex juga memboroskan prana lewat mata. Menjadi berbeda ketika kita melihat tayangan tentang kebaikan manusia yang membantu warga miskin, berbagi cinta kasih lewat pemberian santunan baik berupa uang, memberi barang dan perhatian , tayangan seperti ini akan membuat energi prana anda terisi.

Melihat lukisan atau patung rohaniawan yang memancarkan kedamaian bisa mengisi cadangan energi prana di tubuh kita. Banyak orang suka berlama lama berdoa di depan patung yesus atau bermeditasi di depan patung budha atau lukisan orang orang suci dari tradisi agama manapun. Keteduhan dan ketenangan yang di pancarkan lewat wajah dan rupa orang orang suci ini baik untuk mengisi cadangan prana di tubuh kita. Alasan tersembunyi di balik tempat ibadah di bangun dengan arsitektur yang indah, yang menyejukkan mata dan memberi kesan menenangkan bagi siapapun yang berkunjung ke dalamnya agar banyak orang suka berkunjung ke tempat tersebut yang bisa memberi efek tenang dan damai.

Pada prinsipnya aliran prana bisa keluar dan masuk melalui jalan panca indra, lubang di tubuh, dari aktivitas fisik, aktvitas pikiran dan aktivitas perasaan. Perasaan khawatir dan takut sangat memboroskan cadangan prana di tubuh kita. Orang yang sering khawatir dan takut, mudah sekali lelah walaupun dia tidak melakukan apa apa. Kemarahan dan kesedihan juga akan memboroskan energi prana. Lain halnya dengan rasa bersyukur, rasa memaafkan, rasa cinta kasih, itu semua memancarkan prana sekaligus mengisi cadangan prana di tubuh kita.

Aliran energi prana yang menembus lapisan tubuh kita sangat rumit namun ada bagian bagian tertentu dari jaringan aliran energi prana ini yang mirip gardu

gardu listrik utama yang ada di bagian dari sebuah kota, ini sebut cakra mayor. Cakra adalah istilah untuk pusat energi yang menyalurkan prana dan mengatur fungsi tubuh. Cakra mayor bertugas membawahi cakra cakra minor atau semacam gardu listrik yang lebih kecil. Sebagai contoh adalah fungsi ginjal dan pencernaan di suplai energi prana melalui cakra mayor tertentu, ini mirip bagian kota seperti taman kota di suplai listrik dari gardu listrik tertentu. Aliran energi prana yang rumit ini dipelajari oleh ahli kesehatan dari china kuno, mereka menyebutnya aliran chi dalam tubuh manusia. Cakra minor di sebut titik meridian. Para ahli akupuntur sampai dengan saat ini masih menggunakan sistem aliran chi tersebut.

Ketika kita di foto aura, hasil foto akan menunjukkan tubuh kita terlihat memancarkan warna tertentu. Sumber warna ini berasal dari gelombang energi prana yang di pancarkan oleh organ organ tubuh kita dan cakra cakra di tubuh kita. Para ahli fisika menyebut energi prana yang mengalir di tubuh kita sebagi listrik tubuh yang di pancarkan oleh setiap sel dan organ tubuh, karena setiap sel tubuh bergetar memancarkan gelombang elektromagnetik atau listik kimiawi .

Jantung yang berdetak memancarkan gelombang energi. Jika tanpa suplai aliran prana yang cukup ke jantung maka fungsi jantung akan menurun. Detak jantung bisa di monitor dengan alat yang bisa kita

lihat di rumah sakit, layar monitor alat tersebut akan menggambarkan bentuk gelombang yang naik turun. Semakin dewasa, kita menjadi lupa lapisan tubuh halus dan melupakan sumber kecerdasan yang mengaliri janin di dalam kandungan dan mengarahkan pembentukan otak dan setiap organ tubuh dengan tepat tanpa keliru posisi mata, posisi rambut, semuanya tertata dengan pas. Kecerdasan ini adalah daya kekuatan jiwa yang juga membuat jantung janin berdetak dan dari detak jantung janin tersebut, dokter bisa memastikan adanya kehidupan di dalam kandungan ibu.

Ayah kita menyumbang sperma yang bentuknya mirip kecebong atau bayi dari telur katak yang baru menetas dan ibu kita menyumbang sel telur. Ayah dan ibu kita tidak berkuasa atas kecerdasan kita dan tidak bisa memastikan bentuk wajah kita. Mereka tidak bisa memastikan jenis kelamin kita, warna kulit kita, tidak bisa memastikan sifat sifat kita. Mereka tidak bisa memastikan formasi susunan sel otak kita, tidak bisa memastikan kita akan bertahan 9 bulan sampai lahir atau tidak. Mereka hanya bisa merawat dari luar, selebihnya adalah daya kekuatan jiwa yang mengarahkan janin membentuk tubuhnya, dari bentuk cairan menjadi daging lalu berisi daya hidup yang disebut jiwa. Kekuatan jiwa inilah yang membentuk tubuh janin yang sempurna ataupun tidak sempurna. Jika kekuatan jiwa ini melemah dan tidak mampu menghidupkan jantung janin, maka janin

akan mati di dalam kandungan karena tidak ada daya hidup jiwa yang mengaliri janin.

Sperma dan ovum hanyalah alat bantu fisik pembentuk tubuh janin. Namun nyawa yang ada di dalam jiwa janin bukan kuasa ayah ibu kita untuk menciptakan. Jika ayah ibu kita mampu menciptakan jiwa atau roh maka setiap janin yang mati di dalam kandungan bisa di hidupkan oleh mereka, bahkan orang yang baru meninggal dunia juga bisa di hidupkan lagi oleh mereka jika mereka memiliki kekuasaan atas jiwa atau roh.

Sekali lagi ayah ibu kita, tidak mampu berbuat untuk menghidupkan jiwa apalagi memproduksi jiwa. Jiwa yang didalamnya berisi nyawa atau cahaya kehidupan adalah pemberian dari Tuhan. Manusia sepintar apapun bahkan profesor sebotak apapun tidak bisa menciptakan jiwa.

Apakah kita ingat ketika menjadi janin atau bayi ? saat itu kita tidak mampu berbuat apa apa tetapi ketika dewasa kita sering lupa diri dan merasa bisa mengalahkan Tuhan bahkan ada orang yang mengingkari kuasa Tuhan dengan mengatakan Tuhan tidak ada atu Tuhan sudah mati. Sebagian golongan tersebut bahkan mengejek orang yang mendekatkan diri kepada Tuhan dan memberi pendapat negatif kepada orang yang melakukan latihan olah jiwa seperti meditasi.

Kalau seseorang begitu hebat, dia tidak akan di lahirkan melalui kandungan ibu berupa bayi yang lemah dan menyusu. Dia akan tercipta dari cahaya dan tidak berwujud bayi, tidak perlu melalui cairan berupa sperma dan ovum yang di keluarkan ayah dan ibu ketika berhubungan sex. Dia akan langsung besar dan bisa bicara dan melakukan apa saja penuh dengan pengetahuan.

Sayangnya orang orang yang takabur dan sombong, menganggap Tuhan tidak ada, meremehkan ajaran spiritual, dia masih lahir dalam bentuk janin dan bayi yang lemah. Itu tanda dia melupakan jati dirinya. Kita lanjutkan tentang cakra mayor atau cakra utama. Di dalam tubuh kita ada tujuh cakra mayor dan banyak sekali cakra minor. Cakra mayor tersebut dalam ilmu yoga di beri nama dan lokasi serta fungsinya. Saya akan menjelaskan lokasi daerah yang mendekati cakra mayor tersebut agar anda mudah memahaminya.

Pertama kita harus memperhatikan tulang punggung, di dalam tulang punggung ada rongga. rongga di dalam tulang sepanjang punggung kita adalah salah satu jalur aliran energi prana utama. Saya menyebut jalur aliran prana utama yang lurus dari tulang ekor sampai leher dan otak dan ubun ubun adalah jalan utama. Dalam ilmu yoga disebut sebagai jalur Sushumna.

Kemudian kita bayangkan jalan utama tersebut diapit oleh dua aliran selokan kecil di bagian kanan kiri dari bawah keatas dan jalur selokan tersebut bertemu di kening dan bermuara di ubun ubun. Jadi ada jalan utama diapit dua selokan dikanan kirinya. Dalam ilmu yoga dua selokan ini disebut jalur ida dan jalur pingala.

Gambar. Jalur Sushumna, ida , pingala.

Ini adalah perumpamaan tiga jalur utama energi prana di tubuh manusia yang terhubung dengan 7 cakra mayor. Sedangkan cakra minor jumlahnya terlalu banyak dari telapak kaki, telapak tangan sampai rambut di kepala.

Jika kita melihat film tentang pendekar samurai jepang atau film mafia jepang, kita kadang melihat lelaki yang punggungnya memiliki tato gambar naga dari tulang ekor sampai leher. Tepat memanjang di garis tulang punggung meliuk liuk, itu simbol jalur energi prana yang saya gambarkan kepada anda. Dalam ilmu yoga jalur tersebut yaitu jalan utama dan dua selokan dikanan kiri adalah jalur energi yang disebut jalur kundalini.

Gambar. Kundalini

Kundalini adalah kekuatan sakti tubuh manusia yang di gambarkan sebagai naga yang tertidur atau ular kobra yang tertidur di ujung tulang ekor. Ketika kekuatan naga tersebut dibangunkan maka naga yang tertidur itu akan bangun dan naik melalui jalan utama sampai ke ubun ubun. Simbol naga ini disebut kundalini.

Selama kundalini tidak di bangkitkan atau tertidur, maka dia akan menetap di cakra di ujung tulang ekor diantara dubur dan alat kelamin dan kekuatan naga tertidur ini hanya aktif mempengaruhi organ sex. Sehingga orang yang sudah dewasa kecenderungan hanya mengumbar sex, tidak ada puas puasnya. Setiap hari bercinta, selama berpuluh puluh tahun namun tidak juga tidak puas. Kundalini orang tersebut hanya di pakai untuk bereproduksi dan energinya mengalir di dalam sperma dan ovum. Maka dari itu, ketika sperma dan ovum bersatu akan mewarisi energi kundalini dari ayah dan ibu. Membekali calon janin dengan kecerdasan untuk berkembang sambil menunggu turunnya jiwa yang berisi nyawa atau daya kehidupan ke dalam segumpal daging di perut ibu sebagai proses pembentukan janin. Warisan kundalini ini tetap tidur sampai bayi lahir, berkembang dan dewasa. Jika tidak di latih dan dikembangkan, kundalini ini hanya menjadi agen kekuatan yang mensuplai energi reproduksi manusia. Tujuan dari semua latihan yoga pada puncaknya adalah membangkitkan naga yang tertidur alias kundalini untuk tujuan pengembangan kesadaran spiritual agar manusia bisa mengolah kemampuan jiwanya dengan maksimal.

Kundalini adalah bahan bakar terkuat yang mampu memotivasi manusia secara mandiri untuk menempuh latihan spiritual sepanjang hidupnya tanpa

bergantung pada motivasi dari guru dan teman temannya. Aktifnya kundalini sebagai energi penggerak utama manusia menyebabkan kita tidak lagi bergantung pada motivasi dari luar yang akan lenyap seiring orang yang memotivasi kita meninggal dunia atau berpisah dengan kita.

Posisi cakra mayor di dalam tubuh kita yang sudah ada sejak kita sempurna berbentuk janin dan terlahir menjadi bayi. Cakra cakra ini membantu mengarahkan energi prana untuk menyusun organ organ tubuh dan menjadikannya berkembang dengan baik. Ketika kita dewasa, cakra cakra tersebut tetap ada baik kita mengetahuinya ataupun tidak tahu tentang hal itu. Cakra mayor itu tetap di sana sebagai pusat pusat pengaturan energi prana di tubuh dan menembus lapisan lapisan tubuh yang lebih dalam sampai jiwa.

Letak tujuh cakra mayor .

Pertama : terletak di area di dekat lobang anus kedua : terletak di area dekat organ sex kita

ketiga : terletak di area di dekat tali pusar kita, saluran tempat nutrisi janin yang di tutup ketika kita bayi.

keempat : terletak di dekat area jantung kita berdetak, di tengah dada.

keenam : terletak di atas alis kita , di tengah kening . dimana orang india memberi tanda merah di keningnya.

ketujuh : terletak di atas ubun ubun kita. Gambar. Tujuh cakra mayor

Menurut buku Anatomy of the spirit karya Carolyn

Myss Ph D. Penulisnya adalah seorang wanita yang

memberi konsultasi berkaitan dengan kesehatan dari sudut pandang energi manusia. Dia bisa membaca energi manusia melalui pendeteksian pada cakra mayor. Dia menuliskan dalam bukunya bahwa

Dalam dokumen PRABASVARA seni meditasi relaksasi (Halaman 27-91)

Dokumen terkait