BAB II TINJAUAN PUSTAKA
F. Permintaan dan Penawaran
1. Permintaan
a. Pengertian Permintaan
Permintaan adalah sejumlah barang yang akan dibeli atau yang
diminta pada tingkat harga tertentu dalam waktu tertentu.
Masyarakat selaku konsumen harus membeli barang atau jasa
keperluannya di pasar. Keadaan ini mengandaikan bahwa barang
atau jasa itu memiliki tingkat harga tertentu. Adanya berbagai
macam harga di pasar selanjutnya mengandaikan adanya kondisi
permintaan yakni barang atau jasa, harga dan kondisi yang
mempengaruhi. Jadi permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang
dibeli dalam berbagai situasi dan tingkat harga.
b. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan (Demand) 1. Konsumen atau Selera Konsumen
Apabila selera konsumen terhadap suatu barang dan jasa
tinggi maka akan diikuti dengan jumlah barang dan jasa yang
diminta akan mengalami peningkatan, demikian sebaliknya.
Contohnya : permintaan terhadap telepon genggam. Saat ini
handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi
beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap
kuno.
2. Ketersediaan dan Harga Barang Pengganti
Konsumen akan cenderung mencari barang atau jasa yang
harganya relatif lebih murah untuk dijadikan alternatif
penggunaan. Contohnya : bila harga tiket pesawat Jakarta-
Surabaya sama harganya dengan tiket kereta api, maka
konsumen cenderung akan memilih pesawat sebagai alat
transportasi. Contoh lain : untuk seorang pelajar bila harga
pulpen lebih mahal dari pensil, maka ia akan cenderung untuk
3. Ketersediaan dan Harga Barang Pelengkap
Keduanya merupakan kombinasi barang yang sifatnya
saling melengkapi. Contoh : kompor dengan minyak tanah,
karena harga minyak tanah mengalami kenaikan maka orang
beralih menggunakan bahan bakar minyak tanah dan beralih ke
bahan bakar gas.
4. Pendapatan atau Penghasilan Konsumen
Apabila pendapatan konsumen semakin tinggi akan diikuti
daya beli konsumen yang kuat dan mampu untuk membeli
barang dan jasa dalam jumlah yang lebih besar, demikian
sebaliknya.
5. Perkiraan Harga Di Masa Depan
Apabila konsumen menduga harga barang akan terus
mengalami kenaikan di masa datang, maka konsumen
cenderung untuk menambah jumlah barang yang dibelinya.
Contoh : Pada saat krisis ekonomi, ketika konsumen
memperkirakan harga-harga sembako esok hari akan
melambung tinggi, maka mereka akan memborong sembako
tersebut hari ini.
6. Banyaknya atau Intensitas Kebutuhan Konsumen
Bila suatu barang atau jasa sangat dibutuhkan secara
mendesak dan dirasakan pokok oleh konsumen, maka jumlah
akan bahan pokok beras, konsumen bersedia membeli dalam
jumlah harga tinggi, walaupun pemerintah sudah menetapkan
harga pokok.
c. Kurva Permintaan
Permintaan di tempatkan sebagai fungsi yang dipengaruhi oleh
beberapa faktor. Faktor yang di maksud adalah harga, barang, atau
jasa, selera dan pendapatan. Dalam kaitannya dengan faktor ekonomi
pada masalah permintaan ini berlaku ceteris paribus. Dalam kondisi
seperti ini harga merupakan faktor dominan dalam permintaan,
sementara faktor yang lain dianggap tidak berubah.
a. Pada harga yang tinggi, banyak pembeli yang tidak mampu
membeli atau mungkin cenderung mencari barang substitusi
dengan harga terjangkau. Sedangkan pada harga rendah,
pembeli yang tadinya kurang mammpu menjadi mampu untuk
membeli.
b. Bagi pembeli perorangan, kenaikan harga akan memperkecil
daya beli pembeli atau akan mengurangi anggaran untuk alat
pemuas kebutuhan yang lainnya (dengan catatan pendapatan
tetap).
c. Adanya harga barang substitusi yang harganya jauh lebih rendah
akan lebih menarik apabila harga suatu barang atau jasa semakin
tinggi. Akibatnya pembeli akan beralih dari barang atau jasa
Bentuk kurva seperti ini menunjukkan bahwa semakin rendah
harga barang dipasar barang yang dapat dibeli oleh masyarakat
semakin banyak
Kurva Permintaan adalah kurva yang menunjukkan hubungan
berbagai jumlah barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen pada
berbagai tingkat harga. Kurva ini akan menghubungkan titik-titik
koordinat pada sumbu harga (sumbu Y) dengan sumbu jumlah
barang (sumbu X).
Contoh : Seorang ibu yang hendak membeli beras berdasarkan
tingkat harga yang ada, ini dapat terilustrasikan dalam tabel dan
grafik 2200 2300 2400 2500 2600 2700 2800 0 20 40 60 80 100
Permintaan
Harga per Kg (Rp) Jumlah (Kg)
2700 50
2600 60
2500 70
2400 80
Kurva permintaan akan bergerak dari kiri atas ke kanan bawah,
maksudnya apabila harga mengalami penurunan, maka jumlah
barang dan jasa yang diminta akan mengalami kenaikan. Dari contoh
diatas dapat dilihat, bila si ibu membeli beras dari 50 kg menjadi 70
kg karena harganya turun menjadi Rp. 2500, maka kita tidak
menyebutnya sebagai kenaikan permintaan tetapi kenaikan jumlah
barang yang diminta, karena kenaikan masih berada pada pada satu
kurva permintaan yang sama
2. Penawaran
a. Pengertian Penawaran
Penawaran adalah sejumlah barang yang ditawarkan pada
tingkat harga tertentu dan waktu tertentu.
Dalam rangka menjawab kebutuhan konsumen, pihak
produsen menyediakan berbagai barang dan jasa. Barang dan jasa
hasil produksi ini kemudian dijual kepada konsumen di pasar
menurut tingkat harga tertentu. permintaan bersangkut paut dengan
pembelian dan pemakainan sedangkan penawaran bersangkut paut
dengan peneyediaan dan penjualan. Jadi penawaran adalah jumlah
barang dan jasa yang tersedia untuk dijual pada berbagai tingkat
harga dan situasi.
b. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran (Supply) 1. Biaya Produksi dan Teknologi Yang Digunakan
Biaya pembuatan atau produksi suatu produk sangat tinggi
maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan
harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing
dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan
adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan
biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.
2. Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-
besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan
marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi.
Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar
maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat
keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk
menarik minat konsumen.
3. Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih
tinggi sehingga perusahaan menawarkan lebih sedikit produk
akibat permintaan konsumen yang turun.
4. Ketersediaan dan Harga Barang Pengganti atau Pelengkap
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga
yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk
yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan,
5. Prediksi atau Perkiraan Harga Dimasa Depan
Ketika harga jual akan naik dimasa mendatang perusahaan
akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output
produksi dengan harapan bisa menawarkan menjual lebih
banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.
c. Kurva Penawaran
Penjual biasanya ingin menjual barang atau jasa yang
diproduksinya dengan harga tinggi. Walaupun resikonya adalah
barang yang terjual akan relative sedikit. Untuk menjual pada tingkat
harga yang diinginkan, seorang penjual harus mempunyai
pengamatan yang cermat terhadap perilaku pasar.
Contoh : Penjual buah-buahan ingin menjual buah dengan
harga yang tinggi dipasar. Sayangnya keinginan itu bertepatan
dengan musim panen raya. Akibatnya dipasar akan berkerumunan
penjual buah-buahan sehingga harga buah-buahan pun jatuh.
Harga Jumlah yang dijual (Kg)
1000 20
2000 30
3000 40
4000 50
Kurva penawaran adalah kurva yang menunjukkan hubungan
berbagai jumlah barang dan jasa yang ditawarkan oleh produsen
pada berbagai tingkat harga. Kurva ini akan menghubungkan titik-
titik koordinat pada sumbu harga (sumbu Y) dengan sumbu jumlah
barang (sumbu X). Contoh : jumlah pakaian batik yang ditawarkan
Ibu Nina pada berbagai tingkat harga.
3. Pergeseran Kurva Permintaan dan Penawaran
Di dalam ini, terdapat faktor-faktor yang dapat mempengaruhi
permintaan dan penawaran, antara lain :
1. Perubahan Tingkat Pendapatan Penduduk
Perubahan pendapatan penduduk (masyarakat) dapat
mengubah pola dan jumlah permintaan yang sekaligus mendorong
perubahan pada penawaran oleh para produsen penjual. Bila
pendapat penduduk bertambah dan harga baranng masih tetap, ada
kemungkinan permintaan terhadap barang atau jasa meningkat.
Kemudian, pertambahan permintaan itu juga akan mengakibatkan
berubahnya penawaran, jika barang atau jasa yang ditawarkan
0 1000 2000 3000 4000 5000 6000 0 10 20 30 40 50 60 70 Penawaran
persediannya menjadi kurang, maka harga barang atau jasa akan
naik. Pada saat harga akan naik, permintaan kembali menurun dan
begitu seterusnya.
2. Perubahan Jumlah Penduduk
Pertambahan penduduk merupakan faktor yang sangat
dominan terhadap perubahan permintaan dan penawaran.
Bertambahnya penduduk akan menimbulkan bertambahnya
kebutuhan berbagai macam barang atau jasa, sehingga permintaan
akan bertambah. Naiknya permintaan berpengaruh langsung
terhadap penawaran barang atau jasa. Banyaknya permintaan itu
akan menaikkan harga barang atau jasa yang ditawarkan, sehingga
pada suatu saat permintaan akan menurun kembali, ketika
permintaan turun produsen atau penjual yang masih memiliki banyak
barang atau jasa akan menaikkan penjualan dengan menurunkan
harga
3. Selera Konsumen
Selera masyarakat sering kali berubah-ubah pada saat tertentu,
mereka suka akan mode A dan pada waktu lain menyukai mode B.
Begitu juga terhadap makanan, pada musim panas menyukai
makanan X dan pada musim lainnya cenderung mengkonsumsi
barang Y. Pergeseran permintaan dari satu barang ke barang lain
akan mengakibatkan naik dan turunnya permintaan, serta naik
turunnya harga barng atau jasa yang ditawarkan.
4. Faktor Lain (Harapan, Hubungan Sosial, dan Politik)
Harapan masa, pengaruh hubungan sosial dan keadaan politik,
pada saat stabil mengarah pada kemakmuran sehingga masyarakat
mampu meningkatkan pendapatan yang pada akhirnya mendorong
pada peningkatan permintaan barang atau jasa.
5. Harga Subsitusi
Adanya barang pengganti (subsitusi) dari suatu barang atau
jasa dapat mengubah jumlah permintaan, kemudian berpengaruh
pada harga dan penawaran. Munculnya barang pengganti yang lebih
murah, kemungkinan besar akan mendorong sebagian besar
konsumen untuk memilih barang subsitusi tersebut.
Terjadinya pergeseran (kurva) permintaan dan penawaran,
disamping karena perubahan-perubahan dari berbagai faktor diatas juga
mungkin terjadi karena adanya berbagai hal sebagai berikut :
1. Perubahan Teknologi Produksi
Tingkat kemajuan teknologi perusahaan menentukan
kemampuan cara-cara baru untuk memproduksi dan kemungkinan
melakukan efesiensi biaya produksi. Dan teknologi baru produksi
barang dapat di tingkatkan, sehingga menyebabkan penawaran
2. Munculnya Produsen atau Penjual Baru
Setiap saat akan muncul perusahaan (produsen atau penjual
baru) akan bertambah.
3. Perubahan Harga Sumber-sumber Produksi
Fluktusi harga sumber-sumber produksi kemungkinan akan
mangakibatkan naik dan turunnya biaya produksi. Hal ini akan
mempengaruhi tingkat harga barang yang ditawarkan.
Berdasarkan kurva diatas. Dapat kita simpulkan bahwa pergaseran
kurva permintaan dan penawaran disuatu pasar terjadi karena
berbagai faktor diluar harga.
a. Pergeseran Permintaan
Pergeseran permintaan adalah perubahan jumlah barang
atau jasa yang dibeli lebih banyak atau lebih sedikit yang terjadi
sebagai akibat pengaruh berbagai faktor lain selain harga.
Kenaikan permintaan adalah meningkatnya jumlah barang
atau jasa yang dibeli sebagai akibat turunnya harga, sedangkan
penurunan permintaan adalah penurunan pembelian akibat
kenaikan harga.
1) Apabila permintaan mengalami peningkatan, maka kurva
2) Apabila permintaan mengalami penurunan, maka kurva
bergeser ke kiri bawah
Contohnya : Pergeseran kurva permintaan konsumen
membeli beras berdasarkan tingkat harga yang ada, ini dapat
terilustrasikan dalam tabel dan grafik.
b. Pergeseran Penawaran
Pergeseran penawaran adalah perubahan kuantitas barang
atau jasa yang ditawarkan atau di jual, ber (+) atau ber (-),
Harga per Kg (Rp)
Jumlah yang diminta (Kg)
Jumlah Baru yang diminta (Kg) 2700 50 0 2600 60 10 2500 70 20 2400 80 30 2300 90 40
Kenaikan penawaran adalah bertambahnya jumlah barang
atau jasa yang dijual sebagai akibat penurunan harga.
1) Apabila penawaran mengalami peningkatan, maka kurva
bergeser ke kanan bawah
2) Apabila penawaran mengalami penurunan, maka kurva
bergeser ke kiri atas
Contohnya : Pergeseran Kurva Penawaran penjual buah-
buahan ingin menjual buah dengan harga yang tinggi dipasar
berikut ini tabel dan grafiknya.
Harga (Rp) Jumlah yang dijual (Kg) Jumla yang dijual baru (Kg) 1000 20 15 2000 30 25 3000 40 35 4000 50 45