SOSIAL DAN BUDAYA
2.5. Perpustakaan / Kearasipan
Pada awalnya lembaga yang mengelola perpustakaan di Kota Tegal, bernama Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Perpustakaan di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Tegal.
Pada saat itu UPTD Perpustakaan Kota Tegal, belum memiliki gedung tersendiri, sehingga harus beberapa kali berpindah menempati bangunan milik pihak lain, yakni:
a. (2001 s.d. 2006)
Bangunan Perpustakaan Kelurahan Tegalsari; Jalan Cinde.
Betapa ironis pada kala itu; sebuah lembaga perpustakaan kota, malah meminjam tempat pada kantor kelurahan untuk menjalankan manajerial pengelolaan perpustakaan tingkat kota;
b. (2001 s.d. Oktober 2008)
Gedung PPIB (milik Dinas Perdagangan dan Perindustrian)l; Jalan Kolonel Soegiyono Nomor 152;
Pada tahun 2008, berdasarkan Peraturan Daerah Kota Tegal Nomor 12 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat, Badan Perencana Pembangunan Daerah, Lembaga Teknis Daerah dan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Tegal, terbentuklah lembaga baru pengelola perpustakaan kota, yang semula bernama UPTD Perpustakaan, di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Tegal, menjadi Kantor Arsip dan Perpustakaan Daearh Kota Tegal (berdiri sendiri, namun segala aktifitas masih menggunakan Gedung PPIB).
Pada tahun 2009, Kantor Arpusda mendapat kucuran Dana APBD Kota Tegal untuk Kegiatan Pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah (2-lantai) yang beralamat di Jalan K.H. Ahmad Dahlan Nomor 12 Kelurahan Mangkukusuman, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal 52123.
Oleh salah satu Tokoh Perpustakaan Daerah Kota Tegal yang juga Pegiat Sastra, Penulis sekaligus Pejabat Struktural di Kantor Arpusda; Y.Y. Haryo Guritno, mengusulkan kepada Pemerintah Kota Tegal (Walikota) agar nama gedung perpusda diambil dari salah walikota yang memiliki reputasi nasional dan internasional. Akhirnya disepakati, bahwa nama Mister Besar Martokoesoemo (Walikota Tegal Pertama) menjadi nama Perpustakaan Daerah Kota Tegal.
Pada 03 Pebruari 2010 Kota Tegal, memiliki gedung perpustakan daerah tersendiri yang representatif. Gedung tersebut sekaligus sebagai Kantor Arsip dan Perpustakaan Daearah Kota Tegal, yang diresmikan oleh Walikota Tegal saat itu;
H. Ikmal Jaya, S.E. Ak.
Gedung Perpustakaan Daerah Kota Tegal ”Mr. Besar Martokoesoemo” beralamat di Jalan K.H. Ahmad Dahlan Nomor 12, Kelurahan Mangkukusuman, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal 52123, memiliki 2-lantai. Lantai-1 difungsikan untuk Ruang Pustaka Anak dan Ruang Pustaka Referensi. Lantai-2 digunakan untuk Ruang Pustaka Dewasa, Ruang Audio Visual dan Ruang Pengolahan Barang Pustaka.
Selama kurang lebih 6-tahun Perpusda Kota Tegal “Mr. Besar Martokoesoemo”
dikelola oleh Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah. Terdapat beberapa kendala, terutama terkait dengan Pejabat Struktural (Kepala Seksi) yang ada. Betapa
peliknya seorang pejabat setingkat kepala seksi (eselon IV-a) harus mengelola persoalan Arsip dan sekaligus Perpustakaan tingkat kota dan langsung berada di bawah komando kepala kantor (eselon III-a).
Kendala lain adalah minimnya SDM, terutama yang hendak ditugasi untuk menyelenggarakan pelayanan perpustakaan di sekolah-sekolah, menggunakan mobil dan motor perpustakaan keliling. Kendala lain, adalah jumlah tenaga pustakawan yang hanya 2-orang dan harus mengampu 4-kecamatan, 27- kelurahan.
Selama dekade itu, perpusda hanya mengandalkan kunjungan publik (pelayanan pasif).
Seiring dengan diimplementasikannya Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, Pemerintah Kota Tegal melalui Peraturan Daerah Kota Tegal Nomor 4 Tahun 2004 melakukan penataan kelembagaan dengan menetapkan format baru lembaga penyelenggara teknis pemerintahan.
Nama/sebutan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) berubah menjadi Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
Kantor Arpusda menjadi salah satu yang berubah formasi, yakni naik level, dari kantor (eselon-III) menjadi dinas (eselon-II).
Perubahan dari Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Tegal, menjadi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Tegal, otomatis mengubah konstruksi segala hal di dalamnya, baik menyangkut jabatan struktural, mau pun beban tugasnya.
Pemerintah Kota Tegal menetapkan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan sebagai Organisasi Perangkat Daerah “Type-C” terdiri dari:
a. Pejabat Eselon II-b - Kepala Dinas b. Pejabat Eselon III-a - Sekretaris Dinas
c. Pejabat Eselon III-b - Kepala Bidang Kearsipan - Kepala Bidang Perpustakaan
d. Pejabat Eselon IV-a - Kasi Kearsipan (2) dan Kasubag Sekretariat (2) - Kepala Seksi Bidang Perpustakaan (2-orang)
a). Kepala Seksi Pelayanan dan Informasi Pustaka;
b). Kepala Seksi Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan;
2.5.1 TUGAS POKOK DAN FUNGSI 1. TUGAS POKOK
a. Mengumpulkan, menyimpan, memelihara, mengatur dan mendayagunakan bahan pustaka untuk kepentingan pendidikan,
penerangan, penelitian, pelestarian suatu perkembangan kebudayaan dan rekreasi seluruh lapisan masyarakat.
b. Membantu merumuskan kebijakan Walikota Tegal bidang perpustakaan.
2. FUNGSI
a. Menyediakan bahan-bahan pustaka pendidikan (Fungsi Edukatif);
b. Menyediakan dan menyebarluaskan bahan-bahan pustaka informasi (Fungsi Informatif);
c. Menyediakan bahan-bahan pustaka yang bersifat menghibur (Fungsi Rekreatif );
d. Menyediakan bahan-bahan pustaka dan hasil budaya bangsa, termasuk budaya regional dan budya lokal untuk dapat dimanfaatkan masyarakat (Fungsi Kultur)
e. Menyediakan layanan dan bahan-bahan pustaka penelitian (Fungsi Riset).
Tabel 2.5
Banyaknya Armada Perpustakaan Keliling di Kota Tegal Tahun 2020
NO JENIS KENDARAAN JUMLAH
(1) (2) (3)
1 1-Mobil Pintar, 3-Mobil Pustaka keliling 4unit
2 Motor Roda Tiga (Motor Pintar) 1 unit
Total armada Perpustakaan keliling 5 unit
Sumber Data : Dinas Arpusda Kota Tegal
2.5.1 Kegiatan Perpustakaan ”Mr.Besar Martokoesoemo”
KEGIATAN Perpusda Kota Tegal ”Mr. Besar Martokoesoemo” dilaksanakan secara implementatif dan riil, demi kepentingan dan kebutuhan publik. Jenis kegiatannya sangat variatif:
1. Pelayanan peminjaman buku bacaan kepada masyarakat umum segala profesi dan pelajar serta mahasiswa;
2. Pelayanan konseling terkait hal-hal seputar penyelenggaraan, tata- kelola/manajerial hingga persoalan teknis perpustakaan lainnya;
3. Selaku Pembina Perpustakaan di Daerah, perpusda juga melakukan pembinaan, baik terjadwal, mau pun berdasarkan permintaan/kebutuhan pihak lain;
4. Menjalin kemitraan dengan berbagai pihak lain untuk penyelenggaran event non komersiil atau non profit;
5. Mengoperasikan Mobil dan Motor Pusling, dengan jenis pelayanan:
a. Senin sampai dengan Sabtu (09.00 s.d. 11.00 WIB):
Sekolah (S.D. sampai dengan SLTA, baik negeri mau pun swasta);
b. Sabtu (16.00 sampai dengan 17.30 WIB):
Perumahan-perumahan Masyarakat;
c. Setiap Minggu (06.00 sampai dengan 09.00 WIB)
Pelayanan bertajuk “Sunday Pusling At Public Area” (SP@PA) dan
“Gazebo Pintar Alun-alun” (Gazpal) Yakni pelayanan pusling kepada masyarakat umum, pelajar SD/MI, SLTP/MTS, SLTA/MA dan MAHASISWA juga Pegawai Negeri atau Pegawai Swasta se Kota Tegal di area publik.
6. Merawat dan melestarikan dan merawat karya sastra dan karya ilmiah dan benda-benda lain terkait dengan budaya bangsa, mau pun budaya lokal.
Kegiatan-kegiatan perpusda ditopang oleh APBD Kota Tegal melalui Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Tegal.
Tabel 2.5
Jumlah Koleksi Bahan Pustaka di Perpustakaan Daerah Kota Tegal “Mr. Besar Martokoesoemo”, Tahun 2019/2020
NO JENIS BARANG PUSTAKA JUMLAH
(1) (2) (3)
1 Pustaka Buku: 35.975 Eksemplar
a. Kondisi Baik 35.002 Eksemplar
b. Kondisi Rusak 973 Eksemplar
2 Pustaka Non Buku: 1.356 Eksemplar
a. C.D. 295 Keping
b. Kaset Audio 48 Eksemplar
c. Majalah / Tabloit 635 Eksemplar
d. Karya Tulis Ilmiah 335 Eksemplar
e. Katalog Pustaka Lukis 18 Buah
f. Pustaka Lukis 25 Buah
Total Koleksi Pustaka Kondisi Baik 36.358 Eks/Kpng/buah
Sumber Data : Dinas Arpusda Kota Tegal
STATISTIK SEKTORAL PEMERINTAH KOTA TEGAL 2021 90