BAB II KAJIAN TEORI
2.3. Pemanfaatan Koleksi
2.3.5. Sarana Penelusuran Koleksi
Untuk menemukan koleksi yang disimpan dirak, maka diperlukan alat bantu penelusuran. Alat bantu penelusuran koleksi sering disebut sebagai sistem
temu kembali, dengan adanya sistem temu kembali pada perpustakaan sangat membantu penggunanya dan menghemat waktu dalam pencarian koleksi di rak.
Alat telusur dalam perpustakaan yang dapat digunakan antara lain:
1) Katalog Perpustakaan, yang terdiri dari nama pengarang, kata pertama judul buku, subjek atau isi buku.
2) Indeks Artikel Majalah.
Katalog berasal dari bahasa Latin “catalogus” yang berarti daftar barang atau benda yang disusun untuk tujuan tertentu. Dalam Piliang (2013, 2) menguraikan defenisi katalog menurut beberapa ahli ilmu perpustakaan, antara lain:
1) Katalog adalah daftar buku dalam sebuah perpustakaan atau dalam sebuah koleksi yang disusun menurut prinsip tertentu. Sulostyo-Basuki (1991, 315).
2) Katalog perpustakaan adalah susunan yang sistematis dari seperangkat cantuman bibliografis yang mempresentasikan kumpulan dari suatu koleksi tertentu. Koleksi tersebut terdiri dari berbagai jenis bahan, seperti buku, terbitan berkala, peta, rekaman suara, gambar, notasi musik, dan sebagainya. Taylor (1992, 6).
3) Katalog perpustakaan adalah suatu daftar dari, dan indeks ke, suatu koleksi buku dan bahan lainnya. Hunter (1991, 1).
4) Katalog perpustakaan adalah suatu daftar yang sistematis dari buku dan bahan lain dalam suatu perpustakaan, dengan informasi deskriptif mengenai pengarang, judul, penerbit, tahun terbit, bentuk fisik, subjek, ciri khas bahan dan tempatnya. Gates (1989, 62).
Dari defenisi di atas, bahwa katalog perpustakaan merupakan daftar yang disusun secara rinci dan tersistematis yang digunakan pengguna sebagai alat telusur untuk menemukan kembali informasi yang diinginkan.
Menurut Yusup yang dikutip oleh Hendra Gunawan (2014, 51) fungsi umum katalog adalah sebagai berikut:
1) Menunjukkan tempat suatu buku atau bahan-bahan lain dengan menggunakan lambang-lambang angka klasifikasi dalam bentuk nomor panggil (call number).
2) Mendaftarkan semua buku dan bahan-bahan lain dengan susunan alfabetis nama pengarang, judul buku,atau subjek buku yang bersangkutan ke dalam suatu tempat khusus di perpustakaan untuk memudahkan pencarian entri-entri atau informasi yang diperlukan.
3) Memberikan kemudahan untuk mencari suatu buku atau bahan lain di perpustakaan dengan hanya mengetahui salah satu dari daftar buku yang bersangkutan.
Pada perpustakaan perguruan tinggi alat bantu telusur yang sering digunakan adalah Online Public Access Catalogue (OPAC). OPAC merupakan sarana penelusuran informasi berbasis teknologi atau komputer. Menurut Sulistyo-Basuki yang dikutip oleh Bakhtaruddin (2013, 436) OPAC dibuat dengan menggunakan katalog Machine Readable Catalogue (MARC), yaitu berupa format katalog dimana data bibliografi dimasukkan ke dalam tengara (tag). OPAC yang tersedia pada perpustakaan adalah sebagai sarana untuk membantu pengguna dalam menemukan koleksi pada perpustakaan secara efektif dan efisien yaitu dengan teknologi yang telah terhubung ke sistem jaringan sehingga pengguna dapat mengakses melalui web perpustakaan terkait.
BAB III
METODE PENELITIAN
Menurut Juliansyah Noor (2011, 254) “Metode penelitian adalah anggapan dasar tentang suatu hal yang dijadikan pijakan berpikir dan bertindak dalam melaksanakan penelitian”. Metode penelitian dapat diartikan sebagai landasan atau tahapan-tahapan yang diterapkan dalam penelitian untuk mendapatkan jawaban dari penelitian yang dilakukan.
3.1. Metode Penelitian
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Menurut Juliansyah Noor (2011, 34) “Penelitian deskriptif adalah penelitian yang berusaha mendeskripsikan suatu gejala, peristiwa, kejadian yang terjadi saat sekarang”. Penelitian deskriptif yaitu peneliti berusaha
menggambarkan karakteristik dari suatu peristiwa sebagaimana adanya pada saat penelitian berlangsung.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kolerasional. Menurut Juliansyah Noor (2011, 40) “Studi kolerasi adalah studi yang mempelajari hubungan dua variabel atau lebih, yakni sejauh mana variasi dalam satu variabel berhubungan dengan variabel lain”. Data yang dibutuhkan menyangkut ketersediaan koleksi dengan pemanfaatan koleksi.
3.2. Lokasi Penelitian
Penelitian ini berlokasi di Perpustakaan Universitas Sumatera Utara, beralamat di Jl. Perpustakaan No.1, Kampus USU, Padang Bulan, Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara.
3.3. Populasi
Populasi dalam sebuah penelitian merupakan subjek dengan karakteristik tertentu yang ditetapkan yang berkaitan dengan masalah penelitian. Menurut Ridwan & Kuncoro yang dikutip oleh Erlina (2011, 80), “Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari objek atau subjek yang menjadi kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari kemudian ditarik kesimpulannya”.
Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Kehutanan USU yang aktif yaitu 680 orang.
3.4. Sampel
Apabila penelitian sensus atau keseluruhan populasi tidak memungkinkan, maka penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan sebahagian dari elemen
populasi atau mengambil sampel sebagai objek penelitian. Sampel adalah bagian populasi yang digunakan untuk memperkirakan karakteristik populasi (Erlina 2011, 81).
Untuk menentukan sampel dalam penelitian ini, penulis menggunakan rumus Slovin yaitu :
𝑛 = 𝑁
1 + 𝑁𝑒2
Keterangan:
n = ukuran sampel N = ukuran populasi
e = taraf kesalahan sebesar 10%
Sesuai dengan rumus diatas, maka sampel penelitian ini adalah:
𝑛 = 𝑁
1 + 𝑁𝑒2
𝑛 = 680
1 + 680(0,1)2
𝑛 = 680
1 + 680(0,01)
𝑛 = 680
1 + 6,80 𝑛 = 680
7,80 𝑛 = 87,17 𝑛 = 87
Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode simple random sampling yaitu ”Setiap elemen populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai sampel” (Erlina 2011, 89).
3.5. Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
1. Angket, yaitu memberikan daftar pernyataan yang berkaitan dengan masalah penelitian kepada responden yaitu mahasiswa Fakultas Kehutanan USU.
2. Studi kepustakaan dan dokumentasi, yaitu mengumpulkan data melalui bahan perpustakaan dan jurnal yang berhubungan dengan masalah yang diteliti untuk dijadikan sebagai sumber informasi.
3.6. Jenis dan Sumber Data
Data penelitian ini bersumber dari:
1. Data Primer, yaitu data yang langsung diperoleh dari responden melalui angket.
2. Data Sekunder, adalah data yang mendukung data primer diperoleh melalui Laporan Akuntabilitas Perpustakaan USU tahun 2016-2017.
3.7. Instrumen Penelitian
Setiap penelitian memerlukan instrumen penelitian yaitu alat untuk mengumpulkan data . Menurut Sugiyanto (2001) “Instrumen penelitian adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur fenomena alam maupun sosial yang diamati”. Dalam penelitian ini penulis memilih untuk menggunakan angket sebagai instrumen penelitian.
3.8. Defenisi Operasional Variabel
Penelitian ini mempunyai dua jenis variabel, yaitu variabel yang mempengaruhi disebut juga variabel bebas atau variabel independen (X) dan variabel yang dipengaruhi disebut juga variabel terikat atau variabel dependen (Y).
1. Variabel Bebas (X)
Variabel bebas dalam penelitian ini adalah ketersediaan koleksi.
Indikator dari variabel X adalah:
a. Koleksi
a) Jenis koleksi b) Jumlah koleksi c) Kemutakhiran b. Relevansi
a) Penyelesaian tugas b) Pengembangan ilmu c) Rekreasi
2. Variabel Terikat (Y)
Variabel terikat dalam penelitian ini adalah pemanfaatan koleksi.
Indikator dari variabel Y adalah:
a. Frekuensi pemanfaatan perpustakaan b. Penggunaan koleksi perpustakaan c. Pelayanan perpustakaan
3.9. Kisi-Kisi Angket
Penelitian ini menggunakan angket untuk mengumpulkan data-data yang dibutuhkan. Menurut Fathoni (2006, 121) “Kuesioner merupakan alat ukur dalam teknik wawancara maupun angket”.
Pada penelitian ini angket disusun dalam bentuk pertanyaan dimana setiap pertanyaan akan berpedoman pada kisi-kisi angket.
Tabel 3.1.
Kisi-kisi angket
No Variabel Indikator No.Item Jumlah
Item
3.10.1. Metode Pengukuran Instrumen
Metode pengukuran instrumen menggunakan Skala Likert yang sudah dimodifikasi menjadi empat alternatif jawaban. Hal ini bertujuan untuk menghindari banyaknya jawaban responden yang memilih jawaban netral jika menggunakan lima alternatif jawaban.
Adapun skor alternative jawaban yang dimaksud sebagai berikut:
a. Jawaban “sangat setuju” mempunyai Skor 4
b. Jawaban “setuju” mempunyai Skor 3
c. Jawaban “kurang setuju” mempunyai Skor 2 d. Jawaban “tidak setuju” mempunyai Skor 1 3.10.2. Analisis Kolerasi
Untuk mengetahui hubungan antara ketersediaan koleksi dengan penggunaan koleksi di Perpustakaan USU digunakan korelasi Product Moment dengan ketentuan apabila nilai r hitung ≥ nilai r tabel maka korelasinya signifikan, dan sebaliknya apabila nilai r hitung ≤ nilai r tabel maka korelasinya tidak signifikan.
Adapun rumus Product Moment adalah sebagai berikut:
𝑟𝑥𝑦 = 𝑁 ∑ 𝑋𝑌 − (∑ 𝑋)(∑ 𝑌)
√{𝑁𝑋2 − (∑ 𝑋)2}{𝑁 ∑ 𝑌2 − (∑ 𝑌)2} Keterangan:
𝑟𝑥𝑦 : Koefisien korelasi antara variabel X dengan variabel Y
∑ 𝑋 : Jumlah skor variabel X
∑ 𝑌 : Jumlah skor variabel Y
∑ 𝑋2 : Jumlah kuadrat skor variabel X
∑ 𝑌2 : Jumlah kuadrat skor variabel Y
∑ 𝑋𝑌 : Jumlah hasil perkalian skor variabel butir dengan skor total N : Jumlah subjek dalam penelitian
(Suharsimi Arikunto, 2005, 327)
Hasil perhitungan korelasi bergerak -1 sampai +1. Jadi, kalau ada perhitungan yang korelasi lebih besar dari 1 atau kurang dari -1, itu tandanya ada kesalahan dalam perhitungan. Untuk mengukur pendekatan korelasi antara variabel ketersediaan koleksi dengan penggunaan koleksi, digunakan koefisien korelasi disimbolkan “r” dengan kategori sebagai berikut:
Interval Koefisien Tingkat Hubungan
0,00-0,199 Sangat rendah
0,20-0,399 Rendah
0,40-0,599 Sedang
0,60-0,799 Kuat
0,80-1,000 Sangat kuat sekali
3.10.3. Pengujian Hipotesis
Untuk pengujian hipotesis dalam penelitian adalah pengujian data secara statistik dimana tujuannya untuk mengetahui apakah hipotesis yang diajukan diterima atau ditolak.
Kriteria pengujian hipotesis adalah sebagai berikut :
Ho : β1 = 0 tidak terdapat hubungan yang signifikan dari ketersediaan koleksi terhadap pemanfaatan koleksi.
Ha : β1 ≠ 0 terdapat hubungan yang signifikan dari ketersediaan koleksi terhadap pemanfaatan koleksi.
Untuk menguji apakah hipotesis yang diajukan diterima atau ditolak dilakukan uji signifikan yaitu dengan cara mengkonsultasikan nilai r hitung dengan nilai r tabel pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Untuk itu hipotesis teoritis harus dijadikan sebagai hipotesis kerja, yaitu:
1. Ho diterima jika rhitung > rtabel pada α = 0.05 2. Ha diterima jika rhitung > rtabel pada α = 0.05
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Uji Validitas dan Reliabilitas 4.1.1 Uji Validitas Data
Validitas data dilakukan untuk mengetahui sejauh mana keakuratan data setiap variabel yang diteliti. Dalam hal ini penulis menggunakan angket yang terdiri dari 10 butir (item) pernyataan tentang ketersediaan koleksi perpustakaan dan 10 butir (item) pernyataan tentang pemanfaatan koleksi perpustakaan. Untuk setiap pernyataan disiapkan 4 interval jawaban. Jawaban tertinggi diberi skor 4 dan jawaban terendah diberi skor 1. Pengujian validitas data dalam penelitian ini dilakukan pada 30 responden yang menjadi sampel. Dalam pengujian validitas, peneliti melakukannya secara bersama-sama antara konstruk variabel X dan
konstruk variabel Y. Pengujian validitas tiap butir pernyataan digunakan analisis item, yaitu mengkorelasikan nilai skor butir pernyataan dengan skor total.
Untuk mengetahui apakah setiap butir pernyataan dapat dinyatakan valid atau tidak adalah dengan mengkonversikan nilai Corrected Item-Total Correlation dengan r tabel. Apabila nilai Corrected Item-Total Correlation > r tabel maka butir pernyataan dinyatakan valid. Dengan jumlah responden sebanyak 30 orang, diperoleh nilai rtabel signifikan 5 % adalah 0,361.
Hasil pengujian validitas instrumen dari setiap variabel dalam penelitian ini dapat diketahui dari tabel berikut:
Tabel 4.1 Hasil Uji Validitas Instrumen Ketersediaan Koleksi perpustakaan (Variabel X)
No Butir Correlated Item –
Total Correlation
Keterangan
1 Pernyataan 1 0,565 Valid
2 Pernyataan 2 0,478 Valid
3 Pernyataan 3 0,605 Valid
4 Pernyataan 4 0,440 Valid
5 Pernyataan 5 0,649 Valid
6 Pernyataan 6 0,654 Valid
7 Pernyataan 7 0,623 Valid
8 Pernyataan 8 0,617 Valid
9 Pernyataan 9 0,679 Valid
10 Pernyataan 10 0,525 Valid
Sumber: Hasil Pengolahan SPSS versi 16.0
Dari tabel 4.1 di atas diketahui nilai Correlated Item – Total Correlation (rhitung) pada setiap butir pernyataan untuk variabel ketersediaan koleksi perpustakaan. Nilai Correlated Item – Total Correlation (rhitung) > rtabel (0,361) untuk degree of freedom (df) = 30 dan Alpha (α) = 5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa seluruh butir pernyataan pada variabel ketersediaan koleksi valid.
Tabel 4.2 Hasil Uji Validitas Instrumen Pemanfaatan Koleksi perpustakaan (Variabel Y)
No Butir Correlated Item –
Total Correlation
Keterangan
1 Pernyataan 11 0,677 Valid
2 Pernyataan 12 0,639 Valid
3 Pernyataan 13 0,616 Valid
4 Pernyataan 14 0,614 Valid
5 Pernyataan 15 0,430 Valid
6 Pernyataan 16 0,522 Valid
7 Pernyataan 17 0,445 Valid
8 Pernyataan 18 0,340 Tidak Valid
9 Pernyataan 19 0,344 Tidak Valid
10 Pernyataan 20 0,476 Valid
Sumber: Hasil Perhitungan SPSS versi 16.0
Dari tabel 4.2 di atas dapat diketahui bahwa dari 10 pernyataan variabel Y dinyatakan 8 butir pernyataan yang valid yaitu pernyataan 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17 dan 20. Sedangkan 2 butir pernyataan yaitu pernyataan 18 dan 19 dinyatakan tidak valid.
4.1.2 Uji Reliabilitas Data
Setelah semua butir pernyataan dinyatakan valid, maka selanjutnya adalah menguji reliabilitas (kehandalan) data. Reliabilitas data digunakan untuk melihat apakah alat ukur yang digunakan menunjukkan konsistensi di dalam mengukur gejala yang sama. Uji validitas dapat dilakukan secara bersama-sama terhadap seluruh butir pernyataan untuk lebih dari satu variabel, namun sebaliknya uji reliabilitas dilakukan pada masing masing variabel sehingga dapat diketahui konstruk variabel mana yang tidak reliabel. Pada penelitian ini untuk mengukur reliabilitas data berpedoman pada Cronbach’s Alpha, yaitu reliabilitas suatu konstruk variabel dikatakan baik jika memiliki nilai Cronbach’s Alpha >0,60.
Hasil uji realibilitas instrumen dari setiap variabel dapat diketahui dari tabel berikut:
Tabel 4.3 Uji Reliabilitas Instrumen Variabel Ketersediaan Koleksi (X)
Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
.818 10
Sumber: Hasil Perhitungan SPSS versi 16.0
Dari tabel 4.3 di atas diketahui bahwa nilai Cronbach's Alpha dari setiap instrumen variabel pada penelitian memiliki nilai > 0,60. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa setiap instrumen variabel ketersediaan koleksi adalah reliabel.
Tabel 4.4 Uji Reliabilitas Instrumen Variabel Pemanfaatan Koleksi (Y)
Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
.731 8
Sumber: Hasil Perhitungan SPSS versi 16.0
Dari tabel 4.4 di atas diketahui bahwa nilai Cronbach's Alpha dari setiap instrumen variabel pada penelitian memiliki nilai > 0,60. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa setiap instrumen variabel pemanfaatan koleksi adalah reliabel.
4.2 Analisis Deskriptif
4.2.1 Tanggapan Responden Terhadap Ketersediaan Koleksi
Ketersediaan koleksi adalah kesiapan sarana koleksi untuk dapat digunakan oleh pemakai pada waktu yang telah ditentukan sesuai dengan aturan perpustakaan. Variabel ketersediaan koleksi diukur berdasarkan indikator-indikator yaitu (1) koleksi perpustakaan (2) relevansi koleksi. Untuk mengetahui tanggapan responden terhadap ketersediaan koleksi dapat diketahui melalui jawaban responden pada pernyataan angket nomor 1 (satu) sampai 10 (sepuluh).
4.2.1.1 Jenis Koleksi Perpustakaan
Untuk mengetahui pendapat responden terhadap pernyataan 1 “Koleksi perpustakaan USU bervariasi dan sudah lengkap (buku teks, buku fiksi, terbitan berkala, referensi, dan audiovisual)” dapat diketahui dari tabel 4.5 berikut:
Tabel 4.5 Jenis Koleksi Perpustakaan
Pernyataan Tanggapan Responden Total %
Sangat Setuju
Setuju Kurang Setuju
Tidak Setuju
F % F % F % F %
1 9 10,34 41 47,12 35 40,22 2 2,29 87 100
Pada tabel 4.5 di atas dapat diketahui bahwa dari 87 responden, 9 (10,34%) responden menyatakan sangat setuju koleksi perpustakaan USU bervariasi dan sudah lengkap (buku teks, buku fiksi, terbitan berkala, referensi, dan audiovisual), 41 (47,12%) responden menyatakan setuju, 35 (40,22%) responden menyatakan kurang setuju, dan 2 (2,29%) responden menyatakan tidak setuju. Berdasarkan persentase di atas dapat diinterpretasikan bahwa pada umumnya 50 (57,47%) responden menyatakan setuju bahwa koleksi perpustakaan USU bervariasi dan sudah lengkap, dan sebagiannya lagi menyatakan koleksi perpustakaan USU kurang bervariasi dan belum lengkap.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pada umumnya mahasiswa fakultas kehutanan menyatakan setuju koleksi yang tersedia di perpustakaan Universitas Sumatera Utara bervariasi dan lengkap baik buku teks, buku fiksi, terbitan berkala, referensi, dan audiovisual.
4.2.1.2 Jumlah Koleksi Perpustakaan
Untuk mengetahui pendapat responden terhadapat pernyataan 2
“Jumlah koleksi yang tersedia di perpustakaan USU mencukupi kebutuhan informasi saya”dapat diketahui dari Tabel 4.6 berikut:
Tabel 4.6: Jumlah Koleksi Perpustakaan
Pernyataan Tanggapan Responden Total %
Sangat Setuju
Setuju Kurang Setuju
Tidak Setuju
F % F % F % F %
2 7 8,04 61 70,11 19 21,83 0 0 87 100
Data pada tabel 4.6 di atas mengindikasikan bahwa dari 87 responden, 7 (8,04%) responden menyatakan sangat setuju jumlah koleksi yang tersedia di perpustakaan Universitas Sumatera Utara memenuhi kebutuhan informasi mereka, 61 (70,11%) responden menyatakan setuju, 19 (21,83%) responden menyatakan kurang setuju, dan tidak seorang pun responden yang menyatakan tidak setuju.
Berdasarkan persentase di atas dapat diinterpretasikan bahwa 68 (78,16%) responden menyatakan setuju jumlah koleksi yang tersedia di perpustakaan Universitas Sumatera Utara memenuhi kebutuhan informasi mahasiswa fakultas kehutanan, dan hanya sebagian kecil responden menyatakan bahwa jumlah koleksi yang tersedia di perpustakaan kurang memenuhi kebutuhan informasi mahasiswa fakultas kehutanan. Dari data tersebut dapat diketahui bahwa jumlah koleksi yang tesedia di perpustakaan Universitas Sumatera Utara memenuhi kebutuhan informasi mahasiswa fakultas kehutanan.
4.2.1.3 Relevansi koleksi
Tanggapan responden terhadap pernyataan 3 “Koleksi perpustakaan USU sesuai dengan kebutuhan informasi yang saya butuhkan” dapat diketahui dari tabel 4.7 berikut:
Tabel 4.7 Kesesuaian Koleksi terhadap Kebutuhan Informasi
Pernyataan Tanggapan Responden Total %
Sangat Setuju
Setuju Kurang Setuju
Tidak Setuju
F % F % F % F %
3 33 37,93 35 40,22 18 20,68 1 1,14 87 100
Dari tabel 4.7 di atas dapat diketahui bahwa dari 87 responden, 33 (37,93%) responden menyatakan sangat setuju koleksi perpustakaan USU sesuai dengan kebutuhan informasi mereka, 35 (40,22%) responden menyatakan setuju, 18 (20,68%) responden menyatakan kurang setuju, dan 1 (1,14%) responden menyatakan tidak setuju.
Berdasarkan persentase di atas dapat diinterpretasikan bahwa 68 (78,16%) responden menyatakan setuju bahwa koleksi perpustakaan USU sesuai dengan kebutuhan informasi mahasiswa fakultas kehutanan.
4.2.1.4 Kemuktahiran Koleksi
Pendapat responden terhadap pernyataan 4 “Kondisi fisik koleksi perpustakaan USU baik” dapat diketahui dari tabel 4.8 berikut:
Tabel 4.8 Kondisi Fisik Koleksi Perpustakaan USU
Pernyataan Tanggapan Responden Total %
Sangat
Data pada tabel 4.8 di atas mengindikasikan bahwa dari 87 responden, 41 (47,12%) responden menyatakan sangat setuju koleksi perpustakaan USU baik dan layak digunakan, 37 (42,52%) responden menyatakan setuju, 9 (10,34%) responden menyatakan kurang setuju, dan tidak seorang responden pun yang menyatakan tidak setuju.
Berdasarkan uraian di atas bahwa 78 (89,65%) responden menyatakan setuju koleksi perpustakaan Universitas Sumatera Utara baik dan layak digunakan, dan hanya sebagian kecil responden yang menyatakan koleksi perpustakaan USU kurang baik dan kurang layak untuk digunakan.
Tanggapan responden terhadap pernyataan 5 “Koleksi perpustakaan USU up to date/mutakhir” dapat diketahui dari tabel 4.9 berikut:
Tabel 4.9 Kemuktahiran Koleksi Perpustakaan
Pernyataan Tanggapan Responden Total %
Sangat
Data pada tabel 4.9 di atas dapat diketahui bahwa dari 87 responden, 10 (11,49%) responden menyatakan sangat setuju bahwa koleksi perpustakaan USU up to date/muktahir, 51 (58,62%) responden menyatakan setuju, 24 (27,58%) responden menyatakan kurang setuju, dan 2 (2,29%) responden menyatakan sangat tidak setuju.
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju bahwa koleksi perpustakaan USU up to date/muktahir.
4.2.1.5 Penyelesaian Tugas
Tanggapan responden terhadap pernyataan 6 “Koleksi perpustakaan USU membantu saya dalam menyelesaikan tugas kuliah” dapat diketahui dari tabel 4.10 berikut:
Tabel 4.10 Koleksi Perpustakaan dalam Menyelesaikan Tugas
Pernyataan Tanggapan Responden Total %
Sangat Setuju
Setuju Kurang Setuju
Tidak Setuju
F % F % F % F %
6 43 49,42 41 47,12 2 2,29 1 1,14 87 100
Data pada tabel 4.10 di atas diketahui bahwa dari 87 responden, 43 (49,42%) responden menyatakan sangat setuju dengan pernyataan koleksi perpustakaan USU membantu saya dalam menyelesaikan tugas kuliah, 41 (47,12%) responden menyatakan setuju, 2 (2,29%) responden menyatakan kurang setuju, dan 1 (1,14%) responden menyatakan sangat tidak setuju.
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pada umumnya responden menyatakan koleksi perpustakaan USU membantu dalam menyelesaikan tugas kuliah.
Tanggapan responden terhadap pernyataan 7 “Koleksi perpustakaan USU memenuhi kebutuhan informasi saya baik segi edukatif, informatif, dan rekreatif” dapat diketahui dari tabel 4.11 berikut:
Tabel 4.11 Koleksi Perpustakaan dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi
Pernyataan Tanggapan Responden Total %
Sangat Setuju
Setuju Kurang Setuju
Tidak Setuju
F % F % F % F %
7 22 29,88 37 42,52 27 31,03 1 1,14 87 100
Dari data tabel 4.11 di atas dapat diketahui bahwa dari 87 responden, 22 (29,88%) responden menyatakan sangat setuju dengan pernyataan koleksi perpustakaan USU memenuhi kebutuhan informasi baik segi edukatif, informatif, dan rekreatif, 37 (42,52%) responden menyatakan setuju, 27 (31,03%) responden menyatakan kurang setuju, dan 1 (1,14%) responden menyatakan tidak setuju.
Tanggapan responden terhadap pernyataan 8 “Koleksi yang saya perlukan selalu tersedia di Perpustakaan USU” dapat diketahui dari tabel 4.12 berikut:
Tabel 4.12 Ketersediaan Koleksi yang Diperlukan
Pernyataan Tanggapan Responden Total %
Sangat
Data pada tabel 4.12 di atas dapat diketahui bahwa dari 87 responden, 26 (29,88%) responden menyatakan sangat setuju bahwa koleksi yang diperlukan selalu tersedia di perpustakaan USU, 32 (36,78%) responden menyatakan setuju, 26 (29,88%) responden menyatakan kurang setuju, dan 3 (3,44%) responden menyatakan tidak setuju.
Tanggapan responden pernyataan 9 “Koleksi perpustakaan USU relevan dan sesuai dengan perkembangan ilmu saat ini” dapat diketahui dari tabel 4.13 berikut:
Tabel 4.13 Relevansi Koleksi Perpustakaan
Pernyataan Tanggapan Responden Total %
Sangat responden, 14 (16,09%) responden menyatakan sangat setuju dengan pernyataan koleksi perpustakaan USU relevan dan sesuai dengan perkembangan ilmu
pengetahuan saat ini, 51 (58,62%) responden menyatakan setuju, 21 (24,13%) menyatakan kurang setuju, dan 1 (1,14%) responden menyatakan tidak setuju.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa 65 (74,71%) responden menyatakan setuju bahwa koleksi perpustakaan USU bidang ilmu kehutanan relevan dan sesuai dengan perkembangan ilmu saat ini.
4.2.1.6 Rekreasi
Tanggapan responden terhadap pernyataan 10 “Dengan adanya koleksi fiksi yang tersedia di perpustakaan USU membuat saya tertarik datang ke Perpustakaan” dapat diketahui dari tabel 4.10 berikut:
Tabel 4.14 Koleksi Perpustakaan sebagai Rekreasi
Pernyataan Tanggapan Responden Total %
Sangat Setuju
Setuju Kurang Setuju
Tidak Setuju
F % F % F % F %
10 7 8,04 41 47,12 32 36,78 7 8,04 87 100
Berdasarkan tabel 4.14 di atas dapat diketahui bahwa dari 87 responden, 7 (8,04%) responden menyatakan sangat setuju dengan adanya koleksi fiksi yang tersedia di perpustakaan membuat mahasiswa tertarik datang keperpustakaan, 41 (47,12%) responden menyatakan setuju, 32 (36,78%) responden menyatakan kurang setuju, dan 7 (8,04%) responden menyatakan tidak setuju.
4.2.2 Pemanfaatan Koleksi
Pemanfaatan koleksi adalah aktivitas menggunakan sumber informasi untuk kegiatan belajar. Variabel pemanfaatan koleksi diukur berdasarkan indikator-indikator yaitu (1) frekuensi pemanfaatan perpustakaan (2) penggunaan koleksi perpustakaan (3) pelayanan perpustakaan. Untuk mengetahui tanggapan responden terhadap pemanfaatan koleksi perpustakaan dapat diketahui melalui angket nomor 11 (sebelas) sampai 18 (delapanbelas).
4.2.2.1 Frekuensi pemanfaatan perpustakaan
Tanggapan responden terhadap pernyataan 11 “Dalam seminggu saya memanfaatkan perpustakaan USU lebih dari dua kali” dapat diketahui dari tabel 4.15 berikut:
Tabel 4.15 Frekuensi Pemanfaatan Perpustakaan
Pernyataan Tanggapan Responden Total %
Sangat Setuju
Setuju Kurang Setuju
Tidak Setuju
F % F % F % F %
11 8 9,19 30 34,48 37 42,52 12 13,79 87 100
Berdasarkan tabel 4.15 di atas dapat diketahui bahwa dari 87 responden, 8 (9,19%) responden menyatakan sangat setuju dalam seminggu memanfaatkan perpustakaan USU lebih dari dua kali, 30 (34,48%) responden menyatakan setuju, 37 (42,52%) responden menyatakan kurang setuju, dan 12 (13,79%) responden menyatakan tidak setuju.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa 38 (43,67%) responden mahasiswa fakultas kehutanan menyatakan setuju dalam seminggu memanfaatkan perpustakaan USU lebih dari dua kali dan 49 (56,32%) responden menyatakan tidak setuju memanfaatkan perpustakaan lebih dari dua kali dalam seminggu.
Tanggapan responden terhadap pernyataan 12 “Saya selalu memanfaatkan koleksi perpustakaan USU untuk persiapan menghadapi ujian tengah semester dan ujian semester” dapat diketahui dari tabel 4.16 berikut:
Tabel 4.16 Pemanfaatan Koleksi dalam Persiapan Menghadapi Ujian Tengah Semester dan Ujian Semester
Pernyataan Tanggapan Responden Total %
Sangat Setuju
Setuju Kurang Setuju
Tidak Setuju
F % F % F % F %
12 17 19,54 47 54,02 19 21,83 4 4,59 87 100
Berdasarkan data pada tabel 4.16 di atas dapat diketahui bahwa dari 87 responden, 17 (19,54%) responden menyatakan sangat setuju selalu memanfaatkan koleksi perpustakaan USU untuk persiapan menghadapi ujian tengah semester dan ujian semester, 47 (54,02%) responden menyatakan setuju, 19 (21,83%) responden menyatakan kurang setuju, dan 4 (4,59%) responden menyatakan tidak setuju.
Tanggapan responden terhadap pernyataan 13 “Saya selalu memanfaatkan koleksi perpustakaan dalam menyelesaikan tugas kuliah” dapat
Tanggapan responden terhadap pernyataan 13 “Saya selalu memanfaatkan koleksi perpustakaan dalam menyelesaikan tugas kuliah” dapat