BAB III AKUNTABILITAS KINERJA
SS 1.1. Meningkatnya Perencanaan Program dan Kegiatan BPS yang Terpadu
1.1.2. Persentase Realisasi Anggaran terhadap Pagu
Satu indikator yang masih harus ditingkatkan capaian kinerjanya adalah indikator Persentase Realisasi Anggaran terhadap Pagu. Peningkatan realisasi anggaran harus melibatkan semua pihak, tidak hanya dilakukan oleh Biro Perencanaan saja serta melibatkan peran semua lini proses di BPS mulai dari perbaikan perencanaan, pengadaan barang dan jasa, implementasi kegiatan dan anggaran, peran monitoring dan tindak lanjut dengan memegang prinsip Efisien, Efektif dan Ekonomis.
Gambar 9. Capaian Kinerja Indikator Persentase Realisasi Anggaran terhadap Pagu Tahun 2015-2020
Sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden No 4 Tahun 2020 tentang Refocussing kegiatan, realokasi anggaran serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) BPS telah melakukan refocussing anggaran dari pagu awal sebesar Rp. 7.927,75 miliar menjadi sekitar Rp. 4.644,89 miliar atau dengan kata lain melakukan pengalihan anggaran sebesar Rp. 3.282,86 miliar atau 41.41 persen dari pagu awal. Namun demikian, setelah dilakukan refocussing, capaian realisasi anggaran BPS masih tidak dapat memenuhi target. Beberapa hal yang mempengaruhi realisasi anggaran tahun 2020 diantaranya :
1. Dalam alokasi anggaran masih terdapat alokasi untuk pembayaran gaji dan tunjangan kinerja ke-13 dan ke-14, namun realisasinya hanya gaji ke-13 dan ke-14 yang dibayarkan sedangkan tunjangan kinerja ke-13 dan ke-14 tidak dapat
92,49
100,66
95,38 95,93
99,79
96,63
2015 2016 2017 2018 2019 2020
2. Pembatasan kegiatan Perjalanan dinas, paket meeting, kegiatan rapat di luar jam kerja (RDJK) sebagai antisipasi penyebarluasan Covid-19.
3. Adanya sisa hasil pengadaan barang dan jasa.
4. Beberapa pengadaan komputer supplies tidak terealisasi dikarenakan kebutuhan akan komputer supplies tahun 2020 masih bisa terpenuhi dengan pengadaan yang sudah ada/dilaksanakan.
5. Beberapa alokasi anggaran belanja nara sumber, jasa profesi, belanja jasa lainnya tidak terealisasi karena adanya pandemi Covid-19
6. Cukup banyak anggaran pencetakan publikasi tidak direalisasikan karena dilakukan pencetakan di Biro Umum.
SS2. Peningkatan Birokrasi yang Akuntabel
Sejak tahun 2020, hanya ada satu indikator yang digunakan untuk mengukur capaian kinerja sasaran peningkatan birokrasi yang akuntabel yaitu Hasil Penilaian SAKIP oleh Kementerian PAN & RB. Berbeda dengan periode renstra sebelumnya dimana terdapat 2 (dua) indikator yang digunakan sebagai ukuran pencapaian kinerja sasaran yaitu indikator Hasil Penilaian SAKIP oleh Kementerian PAN & RB dan indikator Jumlah Laporan Monitoring, dan Evaluasi yang Terbit Tepat Waktu. Indikator Jumlah Laporan Monitoring, dan Evaluasi yang Terbit Tepat Waktu tidak lagi digunakan sebagai indikator utama sebagai bentuk upaya penajaman dan efisiensi indikator yang digunakan.
Pada tahun 2020 BPS telah memiliki aplikasi untuk pemantauan kinerja tiap satuan kerja (SiMonev ) serta melakukan evaluasi SAKIP kepada seluruh satuan kerja dengan menggunakan metode field dan desk evaluation.
Capaian kinerja sasaran peningkatan birokrasi yang akuntabel tahun 2020 sebesar 97,31 persen. Pencapaian yang tidak mencapai 100 persen ini dikarenakan indikator hasil penilaian SAKIP oleh Kementerian PAN & RB masih belum mencapai target yang telah ditetapkan. Pada tahun 2020 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN dan RB) memberikan skor sebesar 75,9 atas pelaksanaan AKIP BPS (sementara menggunakan hasil penilaian tahun 2019, karena hasil penilaian SAKIP tahun 2020 sampai dengan penyusunan laporan ini belum keluar). Penilaian tersebut masih lebih rendah dari target 2020 yang sebesar 78,00 poin atau dengan kata lain capaian kinerja BPS untuk indikator tersebut sebesar 97,31 persen.
Tabel 7. Tingkat Pencapaian Kinerja Sasaran Peningkatan Birokrasi yang Akuntabel Biro Perencanaan Tahun 2020
Indikator Target
2020
Realisasi 2020
Capaian (%)
Realisasi 2019
Perubahan (%)
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Hasil Penilaian SAKIP oleh Kementerian PAN & RB
78 75,9 97,31 75,9 -
Jumlah Laporan Monitoring, dan Evaluasi yang terbit tepat waktu
*) *) *) 25 -
Rata rata Capaian Kinerja 97,31 -
Keterangan : *) Indikator tersebut merupakan Indikator Kinerja Sasaran di tahun 2019 tetapi di tahun 2020 tidak lagi digunakan sebagai Indikator Kinerja Sasaran
Sejak awal periode Renstra BPS 2015-2019, sampai dengan tahun pertama periode renstra BPS 2020-2024 capaian kinerja Sasaran Meningkatnya Birokrasi yang Akuntabel belum dapat memenuhi target dikarenakan Hasil penilaian SAKIP belum dapat memenuhi target yang ditetapkan. Target dan hasil penilaian SAKIP dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar 10. Target dan Hasil Penilaian SAKIP oleh Kementerian PAN & RB Tahun 2015-2020*)
Ket : *) Masih menggunakan hasil penilain tahun 2019, karena hasil penilaian tahun 2020 belum ada.
75
78 78 78 78 78
73,86
74,72 74,96 75,01
75,9 75,9
2015 2016 2017 2018 2019 2020
Target Nilai SAKIP
Banyak hal yang masih harus dibenahi oleh BPS dalam upaya peningkatan SAKIP sebagaimana catatan dari Kementerian PAN & RB, diantaranya adalah :
x Cascading kinerja dari level instansi sampai dengan unit organisasi paling bawah belum seluruhnya sesuai dengan proses bisnis dalam mewujudkan kinerja instansi dan belum disusun berdasarkan keterkaitan hasil proses.
x Secara umum, penetapan rumusan kinerja pada level Lembaga dan Eselon I sebagian besar sudah berorientasi pada hasil. Namun, masih terdapat Indikator Sasaran pada level Eselon I yang belum berorientasi hasil. BPS agar mereviu kembali Indikator secara berjenjang dan memperhatikan formulasi perhitungan dari Indikator Kinerja untuk mereduksi perbedaan perumusan Indikator Kinerja. Selain itu, perlu dilakukan reviu terhadap target indikator kinerja agar dapat dibandingkan/comparable pada seluruh unit kerja.
x BPS telah membangun aplikasi untuk pemantauan kinerja tiap satuan kerja (SiMonev), namun belum berfungsi secara optimal untuk mendorong perbaikan kinerja. Melalui aplikasi tersebut monitoring yang dilakukan masih berupa pemenuhan dokumen dan ketepatan waktu penyampaian dokumen saja, belum sepenuhnya memonitor capaian kinerja secara real time.
Gambar 11. Capaian Kinerja Indikator Capaian Kinerja Indikator Hasil Penilaian SAKIP oleh Kementerian PAN & RB Tahun 2015-2020
98,48
95,79
96,10 96,17
97,31 97,31
2015 2016 2017 2018 2019 2020
SS3. 3.1. Terlaksananya Transformasi Statistik BPS
Sasaran Terlaksananya Transformasi Statistik BPS merupakan sasaran yang baru di periode renstra 2020-2024. Pada periode renstra 2015-2020, indikator kegiatan transformasi statistik masih tergabung dalam indikator Jumlah Laporan Reformasi Birokrasi dan Statcap Cerdas yang Terbit Tepat Waktu yang digunakan untuk mengukur sasaran Terlaksananya Reformasi Birokrasi Aparatur BPS. Penggunaan Sasaran Terlaksananya Transformasi Statistik BPS pada periode renstra 2020-2024 diharapkan dapat lebih menajamkan output Biro Perencanaan mengingat pentingnya program Statcap Cerdas sebagai booster pelaksanaan reformasi birokrasi. Indikator yang digunakan untuk mengukur sasaran Terlaksananya Transformasi Statistik BPS adalah Jumlah Laporan Transformasi Statistik.
Gambar 12. Capaian Kinerja Indikator Jumlah Laporan Transformasi Statistik Tahun 2020
Beberapa capaian kegiatan yang dilaksanakan Program Statcap Cerdas tahun 2020:
x Penyusunan Kajian Beban Responden Survei Berbasis Usaha Tahun 2019.
x Penyusunan BPR untuk Pengumpulan Data Adminsitratif x Update SOP beberapa kegiatan Statistik
x Cognitive Test Economy Wide Survey (EWS). Penyusunan draft kuesioner dan pelaksanaan Focus Grup Discussion (FGD)
x Pengembangan Sistem Informasi Statistik Terintegrasi x Dukungan untuk Sensus Penduduk 2020
x Penyusunan Draft Peraturan Manajemen Kinerja, Draft Peraturan Manajemen Karir, Draft Peraturan Manajemen Talenta, Draft Peraturan Assessment Center, Draft
1 1
100
Target Realisasi Capaian Kinerja (%)