• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERSEROAN TERBATAS (PT)

Dalam dokumen Pengantar Akuntansi I (Halaman 31-34)

Sebagaimana telah disinggung sebelumnya, di lihat dari sisi legalitas perusahaan dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, antara lain: perusahaan perseora- ngan, CV, persekutuan firma, dari perseroan terbatas. Bentuk hukum badan usaha yang di pilih oleh pemilik perusahaan konsekuensi yang berbeda terhadap berbagai aspek terkait.

PERUSAHAAN PERSEORANGAN

Perusahaan perseorangan adalah perusahaan yang di miliki oleh individu, di mana pemilik menginvestasikan modalnya dalam perusahaan dan bertanggung jawab penuh atas operasi kewajiban perusahaan sering kali sulit di bedakan dengan harta dan perusahaan memiliki tanggung jawab yang tidak terbatas terhadap semua kewajiban perusahaan.

PERSEKUTUAN FIRMA

Persekutuan Firma (partnership firm) adalah asosiasi antara dua atau lebih individu/ badan usaha sebagai menjalankan perusahaan dengan tujuan mendapatkan laba. Jadi, pada dasarnya persekutuan firma sangat mirip dengan perusahaan perseora ngan, di mana biasanya pemilik adalah sekaligus operator dari perusahaan ter sebut. Hanya bedanya persekutuan firma di miliki oleh lebih baik dari satu orang atau badan usaha. Namun, di samping memiliki persamaan dengan perusahaan perseorangan, firma memiliki beberapa sifat yang berbeda dengan perusahaan perseorangan. Sifat-sifat tersebut antara lain: umur yang terbatas, tanggung jawab yang tidak terbatas, pemilikan kepentingan dalam firma, hak atas laba atau rugi, dan perwakilan bersama.

CV (COMMANDITAIREVENNOOTSCHAP)

Badan usaha yang berbentuk CV (Commanditaire Vennootschap) memiliki kemiripan yang dekat dengan persekutuan firma. Seluruh karakteristik yang terdapat di dalam persekutuan firma juga di miliki oleh CV. Perbedaannya, seluruh partner (sekutu) di dalam persekutuan firma harus aktif mewakili perusahaan, sedangkan CV memiliki

sleeping partner, yaitu partner (sekutu) tidak aktif mengelola perusahaan tetapi

hanya menanamkan modalnya.

PERSEROAN TERBATAS (PT)

Perseroan Terbatas (PT) adalah perusahaan yang modalnya di pecah ke dalam bentuk lembaran saham yang dijadikan bukti kepemilikan oleh pemilik yang menginvestasi kan hartanya dalam perusahaan. Pemegang saham (pemilik perusahaan) memiliki hak dan kewajiban yang terbatas terhadap semua harta serta kewajiban perusa-haan.

Terdapat beberapa ciri yang di miliki sebuah perusahaan yang berbentuk per seroan terbatas, dan karakteristik tersebut menjadi keunggulan dari badan usaha yang berbentuk perseroan terbatas. Karakteristik tersebut antara lain:

a. Kepemilikan dalam Bentuk Saham

Bukti kepemilikan dalam sebuah badan usaha yang berbentuk perseroan ter batas di wujudkan dalam bentuk saham. Saham tersebut dapat di perjualbeli kan atau di pindah-tangankan kepada pihak lain setiap saat. Hal ini merupakan salah satu keunggulan bentuk usaha ini, di mana pemilik (pemegang saham) dapat menjual atau memindahkan kepemilikannya tanpa mengubah struktur dan status perusahaan itu sendiri.

b. Tanggung Jawab yang Terbatas

Keunggulan lain dari badan usaha yang berbentuk perseroan terbatas adalah tanggungjawab pemegang saham yang terbatas. Jika perusahaan terus meng-alami kerugian yang berujung pada kebangkrutan atau ketidakmampuan melunasi utang-utangnya kepada para kreditor, pemegang saham maksimal hanya akan kehilangan sebesar jumlah dana yang telah di investasikannya dalam bentuk saham. Kreditor tidak bisa menagih sampai kepada harta pribadi nya. Namun jika pemegang saham menjadi pengelola perseroan terbatas ter sebut, maka pemegang saham memiliki tanggung jawab yang tidak terbatas. c. Umur yang Tidak Terbatas

Perseroan terbatas di dirikan untuk jangka waktu yang tidak terbatas. Perusa-haan ini diharapkan akan terus beroperasi dalam jangka waktu yang sangat panjang. Jika salah satu atau sebagian pemegang saham tidak ingin lagi terlibat sebagai pemilik, maka badan usaha tersebut tidak perlu di bubarkan atau di likuidasi. Pemegang saham cukup menjual sahamnya (hak kepemilikannya) kepada pihak lain dengan harga yang di sepakati.

d. Pemilikan Kepentingan dalam Perusahaan

Harta yang telah di investasikan dalam perusahaan bukan lagi menjadi milik pribadi, tetapi menjadi milik perusahaan. Dengan menginvestasikan hartanya, seseorang atau suatu badan usaha memiliki kepentingan sebagai pemegang saham dalam perusahaan tersebut.

e. Hak atas Laba

Setiap pemegang saham sebuah perseroan terbatas memiliki hak atas laba yang di peroleh perusahaan tersebut selama suatu periode, sehingga berhak mem peroleh pembagian dari laba tersebut. Bagian laba yang diperoleh perusahaan yang di bagikan kepada pemegang sahamnya di sebut dengan dividen. Akan tetapi, biasanya tidak seluruh laba yang diperoleh perseroan terbatas akan di bagikan sebagai dividen.

PERTANYAAN

1. Apa tujuan dari sebagian besar perusahaan?

2. Identifikasi 10 masing-masing jenis perusahaan baik itu jenis perusahaan jasa, manufaktur maupun industri.

3. Apakah persamaan dan perbedaan antara akuntansi dan pembukuan? Jelaskanlah! 4. Di lihat dari siapa pemakai informasi keuangan yang dihasilkannya, akuntansi di bagi

menjadi dua kelompok. Sebutkan dan jelaskan perbedaan keduanya!

5. Akuntan dapat bekerja di berbagai lembaga yang ada di wilayah suatu negara. Berdasarkan tempat di mana akuntan bekerja, profesi akuntan dapat di pilah ke dalam beberapa kelompok profesi. Sebutkan jenis-jenis profesi akuntan di lihat kepada siapa mereka bekerja!

6. Akuntan dapat bekerja di berbagai lembaga yang ada di wilayah suatu negara. Berkaitan dengan lembaga di mana mereka bekerja, akuntan dapat dikelompokkan ke dalam beberapa jenis profesi yang masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda satu dengan lainnya. Sebutkan jenis profesi akuntan yang memiliki karak teristik berikut:

a. Akuntan yang memiliki posisi independen dan bekerja untuk berbagai pihak yang membutuhkan jasa mereka dalam memeriksa dan menilai kewajaran laporan keuangan perusahaan.

b. Akuntan yang bekerja untuk kepentingan berbagai lembaga, seperti Direktorat Pajak, Bea dan Cukai, Departemen Keuangan, dan lembaga sejenis lainnya. c. Akuntan yang bekerja untuk internal suatu badan usaha dan bertugas menyiapkan

informasi keuangan bagi organisasi tempat mereka bekerja.

d. Akuntan yang mengabdikan dirinya dalam suatu institusi tertentu yang ber tugas mempersiapkan, membimbing, dan melatih para anak didik untuk menjadi akuntan profesional.

7. Akuntansi dapat dikelompokkan ke dalam beberapa jenis bidang akuntansi yang lebih spesifik yang memiliki karakteristik tersendiri satu dengan lainnya. Sebutkan jenis spesialisasi bidang akuntansi yang memiliki karakteristik berikut ini:

a. Bidang akuntansi yang fungsi utamanya adalah mempersiapkan data tentang segala sesuatu yang terkait dengan kewajiban dan hak perpajakan dari setiap transaksi yang dilakukan perusahaan.

b. Bidang akuntansi yang berfokus pada pembuatan rencana kerja perusahaan di masa depan, dengan menggunakan data aktual dari masa lalu.

c. Bidang akuntansi yang berfokus pada persoalan-persoalan akuntansi yang terkait dengan transaksi internasional (transaksi yang melintasi batas negara) yang dilakukan oleh perusahaan multinasional.

d. Bidang akuntansi yang mengkhususkan diri pada pencatatan dan pelaporan transaksi dari organisasi pemerintahan serta organisasi nirlaba lainnya.

e. Bidang akuntansi yang fungsi utamanya adalah melakukan pemeriksaan (audit) atas laporan keuangan yang dihasilkan oleh suatu perusahaan.

f. Bidang akuntansi yang berfungsi untuk menyediakan data dan informasi bagi pengambilan keputusan manajemen menyangkut operasi harian dan peren-canaan operasi di masa depan.

g. Bidang akuntansi yang fungsi utamanya adalah sebagai aktivitas dan proses pengendalian biaya selama proses produksi yang dilakukan perusahaan.

h. Bidang akuntansi yang bertugas menjalankan keseluruhan proses akuntansi sehingga dapat menghasilkan informasi keuangan bagi pihak eksternal peru-sahaan, seperti laporan laba rugi, laporan perubahan laba di tahan, laporan posisi keuangan, dan laporan arus kas.

i. Bidang akuntansi yang berfokus pada aktivitas mendesain dan mengimple-mentasikan prosedur serta pengamanan data keuangan perusahaan.

8. Apakah perbedaan pokok antara badan usaha yang berbentuk: perusahaan per seorangan, persekutuan firma, dan perseroan terbatas? Jelaskanlah!

9. Jelaskanlah karakteristik dari perusahaan yang memiliki legalitas berbentuk perseroan terbatas!

BAB

STRUKTUR DASAR AKUNTANSI

Dalam dokumen Pengantar Akuntansi I (Halaman 31-34)