• Tidak ada hasil yang ditemukan

Persespi Anak-anak SDN Sawah 02 pada Sinetron Mermaid in Love di SCTV

Tabel 4.29

Persepsi terhadap Sinetron Mermaid in Love di SCTV

No Nilai Interval Frekuensi Presentase

1 Positif 62 – 91 59 80%

2 Netral 47 – 61 10 14%

3 Negatif 18 – 46 5 6%

Total 74 100%

Berdasarkan hasil dari akumulasi persepsi terhadap sinetron Mermaid in Love, di ketahui bahwa jawaban dari Anak-anak SDN Sawah 02 yang “Positif” mendapatkan 59 responden (80%). Kemudian “Netral” sebanyak 10 responden (14%), dan 5 responden (6%) untuk “Negatif”.

Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa responden terbanyak adalah yang “Positif” yaitu sebanyak 59 responden (80%).

4.4 Pembahasan

Komunikasi massa identik dengan media massa. Ini karena komunikasi massa menggunkan media massa untuk mengkomunikasikan informasi kepada masyarakat yang bersifat heterogen.

Keberadaan televisi sebagai bagian dari media komunikasi massa hingga saat ini terus menarik perhatian masyarakat dengan berbagai kelebihan yang dimilikinya. Dalam memenuhi kebutuhan khalayak akan informasi, hiburan, dan

pengetahuan, televisi juga sebagai media elektronik yang bersifat audio visual yang menciptakan berbagai jenis program acara yang dapat menarik perhatian masyarakat. Program yang dominan ditayangkan televisi adalah program seperti sinetron, drama seri, reality show, variety show, film, dan berita yang sampai saat ini menjadi kebutuhan masyarakat.

Hampir semua stasiun televisi berlomba untuk memproduksi sinetron. Hal tersebut sudah tidak asing lagi untuk kita saksikan untuk mengisi waktu luang dan hiburan. Akan tetapi banyak sinetron sedang merajalela yang tiap adegannya sebenarnya tidak pantas diperankan atau dilakukan oleh remaja di umur tersebut.

Sinetron merupakan salah satu bentuk dari sekian banyak acara hiburan televisi. Salah satunya adalah stasiun SCTV yang mengeluarkan sinetron yang berjudul Mermaid in Love. Sinetron yang tayang pada pukul 19:30 WIB dan berada pada posisi Top 5 Rating dengan TVR/Share kisaran 3,2/15%. Sinetron tersebut menyuguhkan hal baru dengan genre komedi romantis, dan mencoba menggabungkan sisi fantasi dari putri duyung. Dari uraian tersebut sinetron ini hampir mirip dengan sinetron yang sukses di MNCTV terdahulu yakni Duyung. Tentu saja sinetron ini akan menjadi pilihan bagi anak-anak remaja dalam menonton sinetron anak seusianya.

Akibat menonton dalam jumlah waktu yang lama atau tidak proporsional ada semacam perlaziman, bahwa apa yang terjadi di televisi adalah sesuatu yang wajar, normal, norma standar, bisa terjadi di kehidupan sekitar kita. Dari pengertian yang demikian timbullah peniruan sekaligus identifikasi akibat imitasi dalam waktu yang lama. Sehingga bila ada tokoh yang ditonton anak-anak dapat

ditiru dalam kehidupan nyata, setiap pada saat anak-anak dapat ditiru dalam kehidupan nyata, seperti pada saat ini menjamur baju/kostum mermaid yang mana sangat disukai anak-anak dan mereka dapat menirukan adegan-adegan dalam sinetron Mermaid in Love.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi Anak-anak SDN Sawah 02 pada Sinetron “Mermaid in Love” di SCTV, pada tahap perhatian, penafsiran, dan pengetahuan. Kemudian penulis mengkombinasikan tiga tahapan tersebut dengan 1-5 poin yang merupakan pengembangan dari sinetron “Mermaid in Love” untuk di tampilkan dalam kuesioner.

Berdasarkan hasil kuesioner dari hasil tabel penelitian mengenai terpaan media terhadap responden yang menjawab Positif sebanyak 36%, menunjukkan bahwa responden selalu menantikan atau menonton setiap hari dalam kurun waktu 7 kali dalam 1 minggu. Hal tersebut membuktikan bahwa televisi merupakan salah satu sarana hiburan masal yang selalu ditunggu-tunggu acaranya. Selanjutnya sebesar 31% responden yang menonton dalam durasi 1 jam dan dengan cara menonton Fokus mendapatkan Persepsi Positif. Hal tersebut dikarenakan jam tayang sinetron Mermaid in Love yang sering kali berubah-ubah tidak sesuai jadwal.

Berdasarkan perhitungan skala interval, hasil rata-rata dari Perhatian banyak yang memberikan nilai Positif dalam setiap indikator, sebesar 51% dikatagorikan Positif terhadap sinetron Mermaid in Love dikarenakan sinetron tersebut sebuah sinetron yang sedang dinantikan setiap harinya oleh para anak-anak.

Kemudian sebesar 46% dikatagorikan Positif terhadap sifat Ariel yang memang sebagai pemeran utama wanita, atau tokoh icon mermaid itu sendiri, sehingga anak-anak cenderung memperhatikan Ariel. Dan mendapatkan 50% dikatagorikan Positif untuk sifat Erick yang memang di pasangkan oleh Ariel sehingga anak-anak memperhatikan kedua pemeran utama tersebut.

Positif atau sebesar 49% memperhatikan lagu atau soundtrack yang digunakan dalam sinetron Mermaid in Love. Kemudian 43% dikatagorikan Positif untuk para anak-anak yang memperhatikan kostum mermaid yang digunakan di sinetron Mermaid in Love.

Dari segi Perhatiannya responden mempunyai persepsi positif sebesar 54% terhadap Sinetron Mermaid in Love di SCTV. Mereka menganggap bahwa sinetron tersebut berhasil mengajak responden ikut larut didalamnya. Selanjutnya

Berdasarkan perhitungan skala interval, hasil rata-rata dari Penafsiran nilai tertinggi yaitu Positif dalam setiap indikator. Sebesar 55% dikatagorikan Positif terhadap gambar yang ditampilkan pada sinetron Mermaid in Love dikarenakan menurut mereka sinetron tersebut memberikan fantasi imajinasi yang lebih dan menarik. Kemudian terdapat 3% atau dikatagorikan Negatif terhadap lagu yang digunakan dalam sinetron Mermaid in Love, hal tersebut dikarenakan menurut mereka lagu atau soundtrack yang digunakan yaitu lagu untuk orang dewasa sehingga tidak sesuai dengan usia mereka.

Lalu yang ketiga mendapat 53% dikatagorikan Positif untuk sifat Erick di sinetron Mermaid in Love dikarenakan Erick dapat beradegan dengan baik dan

dengan tampang rupawan dapat membuat mereka yang menonton menjadi senang terhadap tokoh dan sifat tersebut.

Dari perhitungan skala interval, hasil rata-rata dari Pengetahuan banyak yang memberikan nilai Positif dalam setiap indikator. Sebanyak 96% dikatagorikan Sangat Positif terhadap stasiun televisi yang menayangkan sinetron Mermaid in Love, dikarenakan logo SCTV selalu ada dalam setiap awal acara dan akhir acara sehingga mereka dapat mengingat dengan baik hal tersebut.

Kemudian, dari perhitungan Persepsi Anak-anak pada SInetron Mermaid in Love di SCTV mendapatkan nilai sebanyak 80% dikatagorikan Positif. Hal tersebut menunjukkan bahwa Anak-anak SDN Sawah 02 tertarik atau menyukai sinetron Mermaid in Love.

Dokumen terkait