• Tidak ada hasil yang ditemukan

Personal Selling 1. Perencanaan

Dalam dokumen BAB 4 HASIL & PEMBAHASAN (Halaman 59-66)

Kegiatan Personal Selling yang dilakukan Kompas TV adalah lebih banyak menggunakan peran Media Non TV untuk pelakasaannya. Dimanna Media Non TV melakukan kegiatan off air yang bertujuan mengenalkan program-program Kompas TV kepada masyarakat.

Kompas TV sangat mengikuti perkembangan zaman, salah satu bentuknya adalah dengan menggunakan jejaring sosial Google+.

Dimana kegaitan ini perdana dilakukan Kompas TV pada saat “Hang Out Googe+ SUCI 3”. Dimana kegiatan Hang Out Google+ SUCI 3”

para partisipan Hang Out Google+ dapat langsung berinteraksi, tanya jawab dengan para comic kesayangan mereka.

2. Pelaksanaan Strategi

Tim pelaksana melakukan persiapan alat-alat apa saja yang dapat mendukung berjalannya kegiatan personal selling yang akan

dilakukan di tempat tapping. Namun pada acara Hang Out Google+

SUCI 3. Dimana para partisipan yang mengikuti Hang out Google+

SUCI 3 terpisah tempatnya, hanya tersambungkan oleh video call, namun begitu, para partisipan tetap bisa berinteraksi langsung. Para partisipanpun dipilih melalui kuis yang diadakan Kompas TV.

Dimana para partisipan yang paling aktif akan mendapatkan hadiah dari Kompas TV.

3. Evaluasi Strategi

Evaluasi dilakuakn dengan melihat sntusias audience dan respon di akun jejaring sosial Kompas TV, terutama akun jejaring resmi program tersebut.

4.4 Pembahasan

Kompas TV sebagai televisi baru, memiliki berbagai jurus untuk memperkenalkan produk mereka kepasar, dimana, strategi-strategi yang mereka gunakan sudah cukup baik. Adapun akan peniliti akan membahasnya lebih dalam tentang strategi-strategi yang di gunakan Kompas TV untuk mempromosikan stasiiun TV mereka dan juga acara program mereka.

4.4.1 Advertising

Pada Advertising, melihat dari hasil wawancara dan hasil observasi yang peneliti lakukan, dalam strategi ini bila digabungkan dengan strategi Komunikasi Pemasaran Terpadu, Kompas TV sebagai televisi baru, melakukan penekanan budget yang mereka keluarkan untuk

melakukan iklan. Seperti dengan melakukan sistem barter, yang disini dilakukan oleh seorang Media Planning and Relations Officer yang dimana berfungsi atau mempunyai tugas seperti seorang Public Relations.

Kompas TV mempunyai strategi beriklan seperti simbiosis mutalisme dengan melakukan kegiatan barter tersebut. Jadi tidak ada pihak manapun yang merasa di rugikan. Pada strategi Komunikasi Pemasaran Terpadu, Kompas TV sudah dapat dengan baik mengkarakteristikan setiap acara program yang mereka punya.

Kompas TV yang sudah mempunyai segmentasinya sendiri, sehingga itu memudahkan mereka untuk menjalankan setiap menjalankan kegiatan promo mereka. Kompas TV sudah dapat mengetahui bila ingin mengenai sasaran anak muda strategi apa yang aka mereka gunakan, sesuai dengan apa yang sedang berkembang dan diminati anak muda.

Untuk pemilihan media sudah sangat baik, dimana Kompas TV dalam pemilihan media, mereka mencari tahu terlebih dahulu segmenatasi, profile dan track record dari media yang akan mereka gunakan untuk jadi media mereka melakukan promosi.

4.4.2 Direct Marketing

Pada Direct Marketing, Kompas TV sudah mempunyai segmentasi untuk melakukan kegiatan door to door-nya. Dimana segmentasinya merupakan dari golongan B C D. Kegiatan Direct Marketing dalam pelaksanaan mungkin belum menyeleuruh, dikarenakan program acara ini

masih berjalan, namun didalam pelaksaannya cukup baik, karena kegiatan ini cukup menarik dengan adanya pemberian hadiah merchandise dari Kompas TV yang semakin harinya semakin dan menarik dan juga dengan menggunakan talent sehingga membuat kegitan Direct Marketing door to door menjadi lebih menarik.

Dimana kegiatan Direct Marketing door to door selain untuk menaikan jumlah penikmat Kompas TV, juga untuk sebagai proses riset langsung, berapa masyarakat yang sudah memiliki saluran Kompas TV.

4.4.3 Internet Marketing

Pada Internet Marketing, dimana kegiatan Internet Marketing, memiliki segmentasi yang dituju adalah para audience yang sudah ditentukan oleh segmentasi program acara itu sendiri. Selain itu dalam pelaksanaan kegiatan Internet Marketing ini sudah cukup rapih dengan pembuatan slot-slot yang ditujukan agar tidak ada tabarakan antar postingan untuk kegiatan promo dan news.

Dimana dalam kegiatannya, news sudah memiliki slot yang tetap, seperti pada pagi hari untuk Kompas Pagi, siang untuk Kompas Siang, Sore untuk Kompas Petang, malam untuk Kompas Malam dan untuk slot acara program style. Sedangkan pada promo, selain mereka harus melihat jam-jam mana yang sesuai dengan segmentasi acara program yang mau mereka promokan, mereka juga harus memperhatikan slot dari news. Walau news sudah memiliki slot tetap namun, ada satu kegiatan news yang tidak ditentukan, yaitu untuk acara breaking news.

Dan pada saat penyampaian beritapun, internet marketing harus memberikan kaimat atau kata yang menarik sehingga bisa menjadi alasan, kenapa audience atau followers mereka harus menonton Kompas TV terutama pada acara program yang baru saja di promosikan, hal ini untuk meningkatkan dari posisinya hanya sekedar tahu menjadi penikmat Kompas TV.

4.4.4 Promosi Penjualan

Promosi penjualan pada Kompas TV memiliki segmentasi yang dituju adalah para audience yang sudah ditentukan oleh segmentasi program acara itu sendiri. Dimana promosi penjualan yang dilakukan Kompas TV lebih berorientasi pada konsumen. Hal ini yang menjadi dasar membuat Kompas TV mengadakan kuis-kuis dan juga kontes atau lomba. Dimana lomba dan kuis diadakan secara berkala, dan juga memiliki hadiah yang menarik, yang merupakan menjadi daya tarik dari kagiatan promosi penjualan itu sendiri.

Dengan diadakannya kuis-kuis dan lomba-lomba yang menarik, bisa menjadi awal untuk menarik masyarakat menonton Kompas TV. Mungkin tadinya mereka hanya sekedar tahu Kompas TV, begitu melihat kuis dan lomba dengan hadiah yang menarik yang dapat mengasah kemampuan kreatifitas dan menunjukkan bakat mereka, mereka (masyarakat) akan tertarik untuk menonton Kompas TV.

4.4.5 Hubungan Masyarakat

Pada Hubungan Masyarakat, kegiatan Hubungan Masyarakat di pegang dan di jalankan oleh bagian Media Planning and Relations Officer. Dimana Media Planning and Relations Officer bertugas dan

bertanggung jawab dalam hal mecari relasi dengan para media. Menjalin hubungan dengan berbagai media tidak bisa asal pilih, walau semua keputusan diberikan sepenuhnya kepada Media Planning and Relations Office, namun Media Planning and Relations Officer.harus dapat

melihat dari karakter media yang akan diajak kerja sama.

Apakah media tersebut sesuai dengan karakteristik, segmentasi dan track record Kompas TV atau tidak. Walau Kompas TV merupakan media yang di bawahi oleh perushaan media terbesar dan bergengsi di Indonesia, sehingga Kompas TV memiliki banyak “saudara”, tidak berarti Kompas TV dapat dengan mudah untuk berelasi dengan media-media tersebut.

Tetap saja ada strategi-strategi khusus yang harus dilakukan agar dapat memiliki hubungan relasi yang baik, salah satunya dengan pendekatan personal. Pendekatan personal disini ditujukan untuk mengikat perasaan emosi terlebih dahulu, sehingga tercipta kepercayaan. Hal ini ditujukan untuk meminimalisir kesalah pahaman dan juga penyalahgunaan.

Sebagai Media Planner and Relations Officer harus pintar dalam mengolah kata, sehingga dapat menjual Kompas TV ke pada masyarakat.

4.4.6 Personal Selling

Pada tools Personal Selling, segmentasi yang dituju adalah para audience yang sudah ditentukan oleh segmentasi program acara itu sendiri.. Jadi untuk segmentasi, Kompas TV sudah cukup baik. Personal Selling merupakan upaya Kompas TV untuk memperkenalkan Kompas TV lebih mendalam kepada masyarakat tentang apa itu Kompas TV dan apa saja acara program yang ada di Kompas TV.

Dengan pemberian informasi yang lebih mendeatail atau yang lebih mendalam, bisa menaikan minat masyarakat untuk menonton Kompas TV.

Dimana bila dililhat dari strategi penjualan, dari yang sekedar mengetahui jadi penikmat shingga terjadinya pembelian. Pada melakukan Personal Selling-pun, Kompas TV harus mengetahui dan melihat media mana yang pas untuk melakukan personal selling.

Seperti yang sudah dilakukan Kompas TV, Personal Selling tidak harus bertemu langsung, namun dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan teknologi yang sudah maju sekarang ini, yaitu dengan menggunaka sarana Hang Out dari Google+. Ini merupakan salah satu bentuk Personal Selling terbaru yang sudah pernah di coba kompas TV

Sebagai televisi baru, Kompas TV sudah cukup bagus dalam penyaluran Komunikasi Pemasaran Terpadu. Dimana kesemua tools dimanfaatkan dengan baik sehingga proses untuk menarik minat masyarakat terhadap Kompas TV dapat ditingkatkan. Bila dilihat dari pelaksanaannya, sudah cukup matang.

Selain itu bila peneliti melihat, dari enam tools IMC yang ada, Kompas TV

lebih menitik beratkan pada saluran atau tools advertising. Hal ini dipilih karena Kompas TV masih butuh banyak pengenalan kepada masyarakat luas.

Dan tools yang baru digunakan oleh Kompas TV merupakan Direct Marekting. Dimana Direct Marekting, Kompas TV melakukan kegiatan door to door, dimana dalam pelaksanaannya masih dalam proses dan terus dalam perbaikan-perbaikan agar dapat memberikan yang terbaik kepada para penikmat Kompas TV

Pada evaluasi, dimana evaluasi yang dilakukan Kompas TV dilakukan dengan baik, dan berkala. Evaluasi dilakukan setiap melakukan acara program selesai, setelah selesai akan diadakaan evaluasi yang bertujuan untuk dapat terus meningkatkan citra Kompas TV di mata masyarakat.

Namun begitu, Kompas TV memiliki kekurangan sedikit, yaitu pada penyediaan Sumber Daya Manusia masih minim. Kekurangan Sumber Daya Manusia ini dapat menghambat terlaksananya sebuah acara program secara maksimal. Bila Sumber Daya ditambah, tidak menutup kemungkinan Kompas TV akan dapat lebih cepat maju.

Dalam dokumen BAB 4 HASIL & PEMBAHASAN (Halaman 59-66)

Dokumen terkait