5.1 Pensiun Pertama Sendiri, apabila Pegawai Negeri Sipil (PNS)/Pejabat Negara berhenti dengan mendapat hak pensiun.
a. Mengisi formulir Permintaan Pembayaran (FPP);
b. Asli dan foto copy SK Pensiun;
c. Asli SKPP yang dibuat Satuan Kerja dan disahkan oleh KPPN / Pemda;
d. Foto copy Pertimbangan Teknis dari BKN bagi PNS Golongan 4C ke atas yang SK Pensiunnya belum ditetapkan oleh Presiden;
e. Pas foto terbaru suami/istri ukuran 3x4 sebanyak 2 (dua) lembar;
f. Foto copy identitas diri (KTP / SIM / Paspor) Pemohon yang masih berlaku;
g. Foto copy nomor rekening Bank bagi pensiun melalui bank;
h. NPWP (apabila ada).
5.2 Uang Duka Wafat (UDW), apabila :
Penerima Pensiun / Tunjangan Sendiri meninggal dunia.
a. Mengisi formulir Permintaan Pembayaran (FPP);
b. Foto copy Kartu Identitas Pensiun (KARIP);
c. Foto copy Skep pensiun alm.
d. Foto copy Surat Kematian yang dilegalisir Lurah / Kepala Desa;
yang masih berlaku;
f. Foto copy Surat Nikah yang dilegalisir oleh Lurah / Kepala Desa / KUA;
g. Pas foto ukuran 3x4, sebanyak 1 (satu) lembar;
h. Foto copy Bintang Jasa (Bila ada, khusus bagi penerima pensiun TNI / POLRI).
Catatan :
• UDW dibayar sebesar 3x penghasilan tanpa potongan, khusus penerima Tunjangan Veteran ditetapkan sebesar 2 x Penghasilan pensiun
• Apabila sebagai Penerima Pensiun PNS, sekaligus dibayarkan Askem.
5.3 Pensiun Terusan sebesar hak pensiun almarhum/ almarhumah, apabila Penerima Pensiun Sendiri meninggal dunia dan mempunyai istri/suami, diberikan :
a. Selama 4 bulan, bagi penerima Pensiun PNS / Pejabat Negara / KNIL
b. Selama 2 bulan, bagi Penerima Pensiun Duta Besar;
c. Selama 6 bulan, bagi Penerima Pensiun Presiden / Wakil Presiden;
d. Selama 6 bulan, bagi Penerima Pensiun TNI / POLRI yang tidak memiliki bintang jasa/ Tunjangan Veteran yang meninggal 1 Januari 2015
e. Selama 12 bulan bagi Penerima Pensiun TNI / POLRI yang memiliki bintang jasa (Gerilya, Sewindu, Kartika Eka Paksi Nararya, Jalasena Nararya, Bhayangkara Nararya, Swa Buana Paksa Nararya);
f. Selama 18 bulan bagi Penerima Pensiun TNI / POLRI yang memiliki bintang Jasa Pahlawan
5.4 Pensiun Janda/Duda, apabila Pegawai Negeri Sipil / Pejabat Negara / Penerima Pensiun / Penerima Tunjangan meninggal dunia.
a. Mengisi Formulir Permintaan Pembayaran (FPP);
b. Asli dan foto copy SK Pensiun / Tembusan Skep Pensiun;
c. Asli SKPP yang dibuat oleh PEMDA / KPN / TASPEN;
d. Surat Pengesahan Tanda Bukti Diri (SPTB) yang disahkan oleh Lurah / Kepala Desa;
e. Foto copy identitas diri (KTP / SIM / Paspor) pemohon yang masih berlaku;
f. Pas Foto pemohon ukuran 3x4 sebanyak 2 (dua) lembar;
g. Surat Keterangan Sekolah bagi anak yang berusia 21 s/d 25 tahun;
h. Foto copy buku tabungan (apabila pembayaran melalui transfer);
i. NPWP (apabila ada).
5.5 Uang Duka Wafat, apabila Penerima Pensiun / Tunjangan Janda/Duda meninggal dunia.
a. Mengisi Formulir Permintaan Pembayaran (FPP);
b. Foto copy SK Pensiun;
c. Foto copy Kartu Identitas Pensiun (KARIP);
Kepala Desa;
e. Foto copy identitas diri (KTP / SIM / Paspor) pemohon yang masih berlaku;
f. Surat Kuasa Ahli Waris, bagi yang memiliki anak lebih dari satu;
g. Surat Keterangan Merawat alm, dari sakit sampai Penguburan bagi pemohon selain ahli waris.
Catatan :
• UDW dibayar sebesar 3 x penghasilan tanpa potongan, khusus penerima Tunjangan Janda / Duda Veteran ditetapkan sebesar 1 x Penghasilan
• Apabila sebagai Penerima Pensiun Janda / Duda PNS, sekaligus dibayarkan Askem
5.6 Pensiun / Tunjangan Yatim Piatu, apabila Pegawai Negeri Sipil / Pejabat Negara / Penerima Pensiun / Penerima Tunjangan meninggal dunia dan tidak mempunyai istri/ suami
a. Mengisi formulir Permintaan Pembayaran (FPP);
b. Asli dan foto copy SK Pensiun;
c. Asli SKPP yang dibuat oleh PEMDA / KPN / TASPEN;
d. Surat Pengesahan Tanda Bukti Diri (SPTB) yang disahkan oleh Lurah / Kepala Desa;
e. Surat Keterangan Belum Bekerja atau Belum Menikah dari Kelurahan / Kepala Desa;
f. Foto copy identitas diri (KTP / SIM / Paspor) pemohon yang masih berlaku;
h. Pas Foto pemohon uk. 3x4 sebanyak 2 (dua) lembar;
i. Surat Keterangan Sekolah bagi anak yang telah berusia 21 s/d 25 tahun (khusus untuk Yatim Piatu TNI / POLRI);
j. Foto copy nomor rekening bank bagi pensiun melalui bank;
k. NPWP (apabila ada).
5.7 Pensiun yang tidak diambil 3 bulan berturut turut. a. Mengisi formulir Permintaan Pembayaran (FPP) ;
b. Foto copy Kartu Identitas Pensiun (KARIP);
c. Surat Pengesahan Tanda Bukti Diri (SPTB) yang disahkan oleh Lurah / Kepala Desa;
d. Foto copy identitas diri (KTP / SIM / Paspor) pemohon yang masih berlaku
5.8 Uang Kekurangan Pensiun (UKP), apabila terdapat kekurangan pembayaran pensiun.
a. Mengisi formulir Permintaan Pembayaran (FPP);
b. Foto copy SK Pensiun / Ralat SK Pensiun/Impassing (apabila disebabkan perubahan SK Pensiun / Impassing);
c. Foto copy identitas diri (KTP / SIM / Paspor) pemohon yang masih berlaku;
d. Surat Pengesahan Tanda Bukti Diri (SPTB) yang disahkan oleh Lurah / Kepala Desa (apabila tunjangan keluarga berkurang karena kesalahan TASPEN)
5.9 Tunjangan Veteran, apabila Veteran RI sudah mempunyai SK Penetapan Tunjangan Veteran.
a. Mengisi Formulir Permintaan Pembayaran (FPP);
b. Asli dan foto copy SK Tunjangan Veteran;
• Foto copy Tanda Kehormatan Veteran disahkan Kanminvetcaddam;
c. Asli Surat Keterangan tidak mempunyai penghasilan dari negara (gaji / pensiun) yang disahkan serendah-rendahnya oleh Lurah / Kepala Desa;
d. Foto copy Surat Nikah / Akta Perkawinan dilegalisir oleh Lurah / Kepala Desa / KUA, Isbat Nikah dilegalisir oleh Pengadilan Agama setempat / Pejabat yang berwenang;
e. Pas photo suami istri ukuran 3x4, sebanyak 3 (tiga) Lembar;
f. Foto copy identitas diri (KTP / SIM / Paspor) pemohon yang masih berlaku;
g. Asli dan foto copy Kartu Keluarga (KK);
h. Foto copy nomor rekening bank bagi pensiun melalui bank;
i. NPWP (apabila ada).
5.10 Dana Kehormatan, bagi yang memiliki Gelar Kehormatan Veteran dan SK Pemberian Dana Kehormatan Veteran.
a. Mengisi formulir Permintaan Pembayaran (FPP);
b. Asli dan foto copy SK tentang Pemberian Dana Kehormatan;
Kanminvetcaddam;
d. Foto copy Surat Nikah / Akta Perkawinan dilegalisir oleh Lurah / Kepala Desa /KUA, Isbat Nikah dilegalisir oleh Pengadilan Agama setempat / Pejabat yang berwenang;
e. Pas photo suami / istri ukuran 3x4, sebanyak 3 (tiga) Lembar;
f. Foto copy identitas diri (KTP / SIM / Paspor) pemohon yang masih berlaku;
g. Asli dan fotocopy Kartu Keluarga (KK).
h. Foto copy nomor rekening bank bagi pensiun melalui bank;
i. NPWP (apabila ada). Catatan :
Termasuk bagi Janda / Duda dari Veteran RI yang meninggal dunia, dan yang bersangkutan telah menerima SK tentang Pemberian Dana Kehormatan atau telah mengajukan permohonan SK tentang Pemberian Dana Kehormatan.
5.11 Pensiun Lanjutan Karena Pindah Kantor Cabang TASPEN. a. Mengisi Formulir Permintaan Pembayaran (FPP) ;
b. Asli dan foto copy SK Pensiun;
c. Surat Keterangan Penghentian Pembayaran (SKPP) dari Kantor Cabang TASPEN asal;
d. Foto copy identitas diri (KTP / SIM / Paspor) pemohon yang masih berlaku;
f. Foto copy nomor rekening Bank bagi pensiun melalui bank;
g. NPWP (apabila ada);
h. Surat Pengesahan Tanda Bukti Diri yang disahkan oleh Lurah / Kepala Desa.
5.12 Pensiun Lanjutan Yatim Piatu yang Distop karena Dewasa
a. Mengisi Formulir Permintaan Pembayaran (FPP) ;
b. Asli dan foto copy SK Pensiun;
c. Surat Pengesahan Tanda Bukti Diri (SPTB) yang disahkan oleh Lurah / Kepala Desa;
d. Surat Keterangan Belum Bekerja; atau Belum Menikah yang disahkan Lurah / Kepala Desa;
e. Foto copy identitas diri (KTP / SIM / Paspor) pemohon yang masih berlaku;
f. Pas Foto pemohon ukuran 3x4 sebanyak 2 (dua) lembar;
g. Surat Ket. Sekolah bagi anak yang telah berusia 21 s/d 25 tahun (khusus untuk Yatim Piatu TNI / POLRI);
h. Foto copy nomor rekening Bank bagi pensiun melalui bank;
i. NPWP (apabila ada).
5.13 Pembayaran Kembali Pensiun / Tunjangan Janda yang Distop Karena Telah Menikah.
a. Mengisi Permintaan Pembayaran (FPP) ;
c. Surat Keterangan Kematian / Cerai dari suami terakhir, yang disahkan oleh Lurah / Kepala Desa;
d. Surat Pengesahan Tanda Bukti Diri (SPTB) yang disahkan oleh Lurah / Kepala Desa;
e. Surat Keterangan Kejandaan/Duda yang disahkan oleh Lurah/Kepala Desa;
f. Foto copy identitas diri (KTP / SIM / Paspor) pemohon yang masih berlaku;
g. Pas photo ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar;
h. Foto copy nomor rekening Bank bagi pensiun melalui bank;
i. NPWP (apabila ada).
5.14 Usul Penerbitan SK Pensiun / Janda / Duda / Yatim Piatu, apabila penerima Pensiun meninggal dunia dan SK Pensiunnya belum otomatis menetapkan hak Pensiun Janda / Duda.
a. Mengisi formulir Permintaan Pensiun Janda / Duda / Yatim-Piatu;
b. Foto copy Kartu Identitas Pensiun (KARIP);
c. Asli dan foto copy SK Pensiun almarhum/almarhumah;
d. Surat Pengesahan Tanda Bukti Diri (SPTB) yang disahkan oleh Lurah / Kepala Desa;
e. Foto copy Surat Kematian yang disahkan oleh Lurah / Kepala Desa;
f. Surat Keterangan Kejandaan/Duda yang disahkan oleh Lurah / Kepala Desa (apabila pemohon adalah istri / suami dari almarhum / almarhumah);
g. Foto copy Surat Nikah yang disahkan oleh Lurah / Kepala KUA (apabila pemohon adalah istri /suami dari almarhum / almarhumah);
h. Surat Keterangan kuliah, bagi anak yang telah berusia 21-25 tahun (apabila pemohon adalah anak dari almarhum/almarhumah);
i. Surat keterangan anak belum bekerja / belum menikah (apabila pemohon adalah anak dari almarhum / almarhumah);
j. Pas foto terbaru ukuran 4x6 sebanyak 7 (tujuh) lembar (khusus untuk TNI / POLRI sebanyak 15 lembar);
k. Foto copy identitas diri (KTP / SIM / Paspor) pemohon yang masih berlaku.
Catatan :
Persyaratan dibuat rangkap 3 (1 untuk pensiun/ Tunjangan Janda / Duda / Yatim-Piatu )
5.15 Pendaftaran Istri/Suami 5.15.1 Bagi Purnawirawan TNI
a. Mengisi formulir permintaan KPI;
b. Surat Pengesahan Tanda Bukti Diri (SPTB) dilegalisir Lurah / Kepala Desa;
c. Foto copy Surat Cerai yang disahkan KUA/ foto copy Surat Keterangan Kematian Istri/ Suami sebelumnya yang disahkan oleh Lurah/Kepala Desa
d. Foto copy Surat Nikah yang disahkan oleh Lurah / Kepala Desa / Kepala KUA;
e. Foto copy SK Pensiun
f. Foto copy Kartu Identitas Pensiun (KARIP)
g. Foto copy identitas diri (KTP / SIM / Paspor) pemohon yang masih berlaku;
h. Pas foto berdampingan suami dan istri ukuran 4x6 sebanyak 4 lembar
i. Pas photo suami dan istri ukuran 4x6 sebanyak 4 lembar
Catatan :
Masing-masing berkas dibuat rangkap 4 (empat)
5.15.2 Bagi Pensiunan PNS
a. Formulir Pendaftaran Istri/Suami;
b. Foto copy SKEP Pensiun;
c. Foto copy Surat Nikah Istri Pertama dan Kedua (Legalisir Lurah dan Camat);
d. Foto copy Surat Cerai atau Kematian Isteri Pertama (Legalisir Lurah dan Camat);
e. SPTB dilegalisir Lurah dan Camat;
f. Pas foto Suami Isteri hitam putih ukuran 4x6 cm
g. Foto copy KTP Suami Isteri yang masih berlaku
Catatan :
Masing-masing berkas dibuat rangkap 4 (empat)
5.15.3 Pendaftaran Anak
a. Mengisi Formulir Permintaan;
b. Foto copy Kartu Identitas Pensiun (KARIP);
c. Foto copy SK Pensiun;
d. Surat Pengesahan Tanda Bukti Diri (SPTB) dilegalisir Lurah / Kepala Desa;
e. Foto copy Akte Kelahiran yang disahkan oleh Lurah / Kepala Desa;
f. Foto copy identitas diri (KTP / SIM / Paspor) pemohon yang masih berlaku.
5.15.4 Permohonan Penerbitan Petikan ke 2 SK Pensiun, karena hilang/rusak.
a. Mengisi formulir Permintaan Petikan ke-2 SK Pensiun;
b. Foto copy Kartu Identitas Pensiun (KARIP);
c. Foto copy SK Pensiun yang hilang / rusak;
d. Pas foto ukuran 4 x 6 sebanyak 6 lembar;
e. Asli dan foto copy Surat Keterangan Kehilangan SK Pensiun dari Kepolisian;
f. Foto copy identitas diri (KTP / SIM / Paspor) pemohon yang masih berlaku
5.16 Permohonan Pindah Kantor Bayar Pensiun / Perubahan Alamat
a. Mengisi formulir Mutasi;
b. Foto copy Kartu Identitas Pensiun (KARIP);
c. Asli dan foto copy SK pensiun;
d. Pas foto terbaru ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar;
e. Foto copy identitas diri (KTP / SIM / Paspor) pemohon yang masih berlaku;
f. Foto copy buku tabungan bagi pensiun yang dibayarkan melalui bank
5.17 Kartu Peserta TASPEN
untuk permohonan kartu peserta TASPEN (KPT) dapat melampirkan :
a. Surat pengantar dari instansi bapak bekerja
b. Surat perintah melaksanakan tugas (SPMT)
c. Foto copy Skep pengangkatan Capeg
d. Foto copy Kenaikan Gaji berkala terakhir (KGB)
e. Foto copy Kartu Keluarga atau KP4A (daftar keluarga)
1. Pengertian
Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) adalah perlindungan atas risiko kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja berupa perawatan, santunan, dan tunjangan cacat.