• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III Analisis Strategi Pemenangan Partai Golkar dalam PEMILU

3.2 Pertarungan Partai politik dalam Pemilu 2009 d

Sesuai dengan UU No 2 tahun 2002 tentang Partai Politik, setiap Partai politik kontestan Pemilu dapat mengajukan Calon Anggota Legislatif sebanyak 120% dari jumlah kursi yang ditetapkan oleh KPU di setiap daerah Pemilihan.34

Maka pertarungan politik dengan dinamikayang cukup tinggi, dengan sendirinya terjadi di Kabupaten Mandailing Natal, dikarenakan setiap partai politik kontestan Pemilihan Umum ingin memenangkan suara terbanyak, dan menjadi partai pemenang Pemilu di Kabupaten Mandailing Natal. Sebagai usaha mewujudkan tujuan partai politiknya masing- masing, karena hanya melalui jalur parlemenlah Partai politik akan mampu mengakselerasi kehendak partainya, serta mengaregasi kepentingan konstituennya di Kabupaten Mandailing Natal. Hal ini tentu saja dimungkinkan, mengingat otoritas yang begitu besar yang dimiliki Institusi Parlemen lewat fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan kepada pemerintah.

33

Jawaban dari Wawancara penulis dengan As.Imran Khaitami di Kantor DPD II Partai Golkar, Panyabungan Mandailing Natal Tanggal 19 April 2011 ,jam 15:00 tentang keberadaan, dan perjalanan Golkar di Mandailing Natal

34

UU Partai politik No. 2 2002, Tentang susunan dan Komposisi Calon Anggota Legislatif dalam Pemilihan Umum

Mengingat begitu pentingnya kemenangan dalam Pemilu bagi setiap partai politik kontestan Pemilu, maka dengan sendiri Partai Golkar Mandailing Natal sebagai objek kajian penulis, melakukan berbagai upaya untuk tetap menjadi partai pemenang Pemilu, dengan mencalonkan beberapa Calon Anggota Legislatif dari kader terbaiknya untuk bersaing memperebutkan suara terbanyak pada Pemilu 2009 di Mandailing Natal.

Pencaleg kan pun dilakukan melalui serangkaian mekanisme politik, mulai dari proses pendaftaran Anggota Legislatif ke KPU oleh partai politik kontestan Pemilu, verifikasi data secara administratif di KPU dengan melampirkan seluruh persyaratan administratif termasuk ijasah terakhir, surat berkelakuan baik dari kepolisian, lulus tes kesehatan, dsb.

Maka bagi Caleg yang memenuhi sarat administratif, baru dapat disahkan sebagai Calon Legislatif melalui surat pengesahan oleh KPUD Mandailing Natal, dan setiap Caleg pun akan memperoleh no Urut Caleg di partainya masing-msing. Pada pemilu 2009 ini sendiri, ada 605 orang Calon Anggota Legislatif yang akan bertarung dalam Pemilu 2009 di Kabupaten Mandailing Natal, yang disahkan oleh KPUD Mandailing Nata melalui surat keputusan No.265/42/SK/KPU-MN/X/2008. 35

Dengan keluarnya surat Keputusan KPUD Mandailing Natal tersebut, Calon Anggota Legislatif yang berjumlah 605 dianggap sah untuk bertarung melalui kendaraan partainya masing-masing, untuk meraih suara di Pemilu 2009. Guna menduduki komposisi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Mandailing Natal, yang berjumlah sebanyak 40 Kursi.

Dari 605 orang Calon Anggota Dewan yang telah disahkan oleh KPUD Mandailing Natal, 34 orang diantaranya adalah Calon Anggota Legislatif dari Partai Golkar. Selanjutnya dari 605 Calon Anggota Legislatif, yang ada ini di bagi ke dalam 5 Daerah Pemilihan (DAPIL) sesuai dengan pemetaan daerah pemilihan, yang telah dilakukan oleh KPUD Mandailing Natal, bersama dengan jumlah jatah kursi yang ada di setiap daerah pemilihan, dengan Surat Keputusan KPUD Mandailing Natal

Adapun Komposisi sebaran Calon Anggota Legislatif dari Partai politik di masing- masing daerah Pemilihan adalah sbb:

No.267/42/SK/KPU-MN/X/2008.

Tabel 11

35

No. Partai Politik

Sebaran Caleg di setiap Daerah

Pemilihan Jlh caleg DP I DP II DP III DP IV DP V

1. Partai Hati Nurani Rakyat

(HANURA)

8 6 7 8 4 33

2 Partai Karya Peduli Bangsa

(PKPB)

2 1 1 2 2 8

3 Partai Pengusaha dah Pekerja Indonesia (PPDPI)

3 3 4 4 2 16

4 Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN)

6 3 4 7 6 26

5 Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA)

3 2 4 4 4 17

6 Partai Barisan Nasional (BARNAS) 6 2 4 4 5 21 7 Partai Keadilan dan Persatuan

Indonesia (PKPI)

3 2 1 4 3 13

8 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 7 6 10 6 5 34

9. Partai Amanat Nasional (PAN) 7 5 4 6 6 28

10. Partai Perjuangan Indonesia Baru (PIB)

3 1 0 3 2 9

11. Partai Kedaulatan 2 2 1 4 3 12

12. Partai Persatuan Daerah (PPD) 2 1 1 3 0 7

13. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 6 4 7 6 7 30 14. Partai Pemuda Indonesia (PPI) 3 2 3 0 2 10

15. Partai Nasional Indonesia Marhaenisme (PNI-Marhaenisme)

0 0 0 0 0 0

16. Partai Demokrasi Pembaharu (PDP)

1 2 0 1 2 6

17. Partai Karya Perjuangan 4 5 4 5 5 23

18. Partai Matahari Bangsa (PMB) 5 5 5 5 5 25

19. Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI)

0 0 0 0 0 0

20 PartaiDemokrasi Kebangsaan

(PDK)

3 2 3 2 2 12

21 Partai Republik Nusantara (Partai RepublikaN)

5 5 5 4 3 22

22. Partai Pelopor 5 3 5 5 4 22

23. Partai Golongan Karya (GOLKAR) 6 7 7 8 6 34 24. Partai Persatuan Pembangunan

(PPP)

6 6 7 4 7 30

25. Partai Damai Sejahtera (PDS) 0 0 0 2 1 3

26. Partai Nasional Banteng

Kerakyatan (PNBK)

0 1 1 2 0 4

27. Partai Bulan Bintang (PBB) 2 1 2 2 2 9

28. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)

3 4 4 5 5 21

29. Partai Bintang Reformasi (PBR) 4 5 4 4 3 20

31. Partai Demokrat 9 9 9 9 9 45 32. Partai Kasih Demokrasi Indonesia

(PKDI)

0 0 0 0 0 0

33. Partai Indonesia Sejahtera (PIS) 2 2 2 2 2 10 34. Partai Kebangkitan Nasional Ulama

(PKNU)

6 5 5 6 6 28

41 Partai Merdeka 3 2 0 1 1 7

42 Partai Persatuan Nadhatul Ummah Indonesia (PPNUI)

3 1 1 2 0 7

43 Partai Sarikat Indonesia (PSI) 0 0 0 0 0 0

44 Partai Buruh 0 0 0 0 0 0

Jumlah 130 107 119 133 116 60536

Sumber Data : KPUD Mandailing Natal

Selanjutnya, sesuai dengan Surat Keputusan Komisi pemilihan Umum Kabupaten Mandailing Natal No.267/42/SK/KPU-MN/X/2008. Tentang pembagian Daerah Pemilihan di Kabupaten Mandailing, maka sebaran daerah pemilihan di Kabupaten Mandailing Natal, yang dibagi kedalam 5 daerah Pemilihan. 37

Adapun daerah-daerah yang digolongkan ke dalam lima daerah Pemilihan tersebut bersama dengan jumlah desa/kelurahan Di setiap Kecamatan, jumlah TPS, Jumlah pemilih tetap, sesuai dengan Hasil Pemutakhiran Data yang dilakukan oleh KPUD Madina adalah sbb:

Daerah Pemilihan Satu ( Dapem I), meliputi:

1. Kecamatan Panyabungan dengan 38 Desa/Kelurahan, 140 TPS, 46.701 pemilih, terdiri dari 22.202 pemilih laki-laki, dan 24.499 pemilih perempuan.

36

Sumber Data ; KPUD Mandailing Natal tentang sebaran Calon Anggota Legislatif dalam Pemilu 2009

37

Sumber Data; KPUD Mandailing Natal tetang pembagian daerah Pemilihan (Dapem) dalam Pemilihan Umum 2009 di Kabupaten Mandailing

2. Kecamatan Panyabungan Timur dengan 15 Desa/Kelurahan, 21 TPS, 6.922 pemilih, terdiri dari 3.279 pemilih laki-laki dan 3.713 pemilih perempuan.

3. Kecamatan Panyabungan Barat dengan 10 Desa/Kelurahan, 17 TPS, 5.546 pemilih, terdiri dari 2.578 pemilih laki-laki dan 2.968 pemilih perempuan.

Maka di daerah pemilihan ini terdapat 63 Desa/ Kelurahan, 178 TPS, 59.239 pemilih, yang terdiri dari 29.059 pemilih laki-laki dan 31.180 pemilih perempuan. Ada 9 kursi yang diperebutkan, oleh 130 Calon Anggota Legislatif

Daerah Pemilihan Dua (Dapem II ), meliputi:

1. Kecamatan Puncak Sorik Marapi dengan 11 Desa/Kelurahan, 16 TPS, 5.162 pemilih, terdiri dari 2.339 pemilih laki-laki dan 2.823 pemilih perempuan

2. Kecamatan Tambangan dengan 20 Desa/Kelurahan, 16 TPS, 7.275 pemilih, terdiri dari 3.165 pemilih laki-laki dan 4.110 pemilih perempuan

3. Kecamatan Kotanopan dengan 36 Desa/Kelurahan, 61 TPS, 16.617 pemilih, terdiri dari 7.694 pemilih laki-laki dan 8.923 pemilih perempuan

4. Kecamatan Ulu Pungkut dengan 13 Desa/Kelurahan, 14 TPS, 2.923 pemilih, terdiri dari 1.438 pemilih laki-laki dan 1.499 pemilih perempuan

5. Kecamatan Pakantan dengan 8 Desa/Kelurahan, 8 TPS, 1.398 pemilih, yang terdiri dari 646 pemilih laki-laki dan 752 pemilih perempuan

6. Kecamatan Muara Sipongi dengan 13 Desa/Kelurahan, 20 TPS, 5.683 pemilih, terdiri dari 2.760 laki-laki dan 2.923 pemilih perempuan

Maka di daerah pemilihan ini terdapat 103 Desa/ Kelurahan, 146 TPS, dengan 39.072 pemilih, terdiri dari 18.042 pemilih laki-laki dan 21.030 pemilih perempuan. Ada 7 jatah Kursi, yang diprebutkan oleh 107 Calon Anggota Legislatif.

1. Kecamatan Batang Natal dengan 31 Desa/Kelurahan, 50 TPS, 13.318 pemilih, terdiri dari 6.543 pemilih laki-laki dan 6.805 pemilih perempuan

2. Kecamatan Lingga Bayu dengan 18 Desa/Kelurahan, 41 TPS, 12.600 pemilih, terdiri dari 6.264 pemilih laki-laki dan 6.336 pemilih perempuan

3. Kecamatan Ranto Baek dengan 16 Desa/Kelurahan, 23 TPS, 6.190 pemilih, terdiri dari 3.073 pemilih laki-laki dan 3.117 pemilih perempuan

4. Kecamatan Panyabungan Selatan dengan 11 Desa/Kelurahan, 22 TPS, 6.545 pemilih, terdiri dari 3.008 pemilih laki-laki dan 3.537 pemilih perempuan

5. Kecamatan Lembah Sorik Marapi dengan 9 Desa/Kelurahan, 29 TPS, dengan jumlah pemilih sebanyak 9.841 , terdiri dari 5.064 pemilih laki-laki dan 4.777 pemilih perempuan

Maka di daerah pemilihan ini, terdapat 85 Desa/Kelurahan, 165 TPS, 48.524 pemilih, yang terdiri dari 23.952 pemilih laki-laki dan 24.572 pemilih perempuan. Ada 8 kursi, yang diperebutkan oleh 119 Calon Anggota Legislatif.

Daerah Pemilihan (IV), meliputi:

1. Kecamatan Siabu dengan 23 Desa/Kelurahan, 87 TPS, 29.174 pemilih , terdiri dari 13.611 pemilih laki-laki dan 15.563 pemilih perempuan

2. Kecamatan Bukit Malintang dengan11 Desa/Kelurahan, 20 TPS, 7.191 pemilih, terdiri dari 3.409 pemilih laki-laki dan 3.782 pemilih perempuan

3. Kecamatan Naga Juang dengan 7 Desa/Kelurahan, 8 TPS, 2.511 pemilih , terdiri dari 1.238 pemilih laki-laki dan 1.273 pemilih perempuan

4. Kecamatan Huta Bargot dengan 13 Desa/Kelurahan, 14 TPS , 3.710 pemilih, terdiri dari 1.708 pemilih laki-laki dan 2.002 pemilih perempuan

5. Kecamatan Panyabungan Utara dengan 12 Desa/Kelurahan, 39 TPS, 12.030 pemilih, terdiri dari 5.656 pemilih laki-laki dan 6.374 pemilih perempuan

Maka di daerah pemilihan ini ada 66 Desa/Kelurahan, 168 TPS , 54.616 pemilih, terdiri dari 25.622 pemilih laki-laki dan 28.994 pemilih perempuan. Ada 9 kursi yang diperebutkan, oleh 133 Calon Anggota Legislatif

Daerah Pemilihan 5 (Dapil V ), meliputi:

1. Kecamatan Natal dengan Desa/Kelurahan 29, 60 TPS, 17.817 pemilih, terdiri dari 9.054 pemilih laki-laki dan 8.763 pemilih perempuan

2. Kecamatan Batahan dengan 18 Desa/Kelurahan, 4 TPS, 10.738 pemilih , terdiri dari 5.383 Pemilih laki-laki dan 5.355 pemilih perempuan

3. Kecamatan Sinunukan dengan 13 Desa/Kelurahan, 27 TPS, 9.613 pemilih , terdiri dari 4.967 pemilih laki-laki dan 4.646 pemilih perempuan

4. Kecamatan Muara Batang Gadis dengan 14 Desa/Kelurahan, 32 TPS, 9.611 pemilih , terdiri dari 5.037 pemilih laki-laki dan 4.574 pemilih perempuan

Maka di daerah pemilihan ini ada 74 Desa/Kelurahan , 158 TPS, 47.779 pemilih terdiri dari 24.441 pemilih laki-laki dan 23.338 pemilih perempuan. Ada 7 Kursi yang diperebutkan, oleh 116 Calon Anggota Legislatif

Secara Umum Pemilihan Umum di Kabupaten Mandailing Natal, di ikuti oleh 605 Calon Anggota Legislatif, untuk memperebutkan 40 Kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Mandailing Natal. Ada 5 daerah pemilihan, yang tersebar ke dalam 23 Kabupaten, 391 Desa/ Kelurahan, dengan 810 TPS. Jumlah pemilih (DPT) sebanyak 240.230 pemilih, terdiri dari 120.116 pemilih Laki-laki dan 129.114 pemilih perempuan.

3.3 Strategi Politik Partai Golkar Mandailing Natal dalam Pemilu 2009

Dokumen terkait