• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES,

ASSUMPTIONS AND JUDGMENT (continued)

Sumber Estimasi Ketidakpastian (lanjutan) Sources of Estimation Uncertainty (continued) Nilai Wajar Instrumen Keuangan (lanjutan) Fair Value of Financial Instruments (continued) Jumlah tercatat dari aset dan liabilitas keuangan pada

tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 diungkapkan dalam Catatan 43 atas laporan keuangan konsolidasian.

The carrying amount of financial assets and liabilities as of December 31, 2020 and 2019, are disclosed in Note 43 to the consolidated financial statements.

Estimasi Liabilitas Klaim Estimated Claims Liabilities Estimasi liabilitas klaim merupakan liabilitas yang

disisihkan untuk memenuhi liabilitas klaim yang terjadi dan yang masih dalam proses penyelesaian atas polis-polis asuransi yang masih berlaku (in-force policies) selama periode akuntansi. Justifikasi manajemen Grup diperlukan untuk menentukan jumlah estimasi liabilitas klaim yang dapat diakui. Jumlah tercatat estimasi liabilitas klaim pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 diungkapkan dalam Catatan 19b atas laporan keuangan konsolidasian.

Estimated claims liabilities represent amount set aside to provide for the outstanding and incurred claims arising from insurance policies in force during the accounting period. The Group’s management’s.

judgement is required to determine the amount of estimated claims liabilities. The carrying amounts of estimated claims liabilities as of December 31, 2020 and 2019 are disclosed in Note 19b to the consolidated financial statements.

Liabilitas Manfaat Polis Masa Depan Liabilities for Future Policy Benefits Kewajiban atas kontrak asuransi jiwa didasarkan pada

asumsi saat ini atau asumsi-asumsi yang ditetapkan pada awal kontrak telah mencerminkan estimasi terbaik pada saat terjadinya dengan risiko margin dan risiko pemburukan. Semua kontrak dikenakan tes kecukupan liabilitas, yang mencerminkan estimasi manajemen saat ini terhadap arus kas masa depan.

The liability for life insurance contracts is based on current assumptions or on assumptions established at inception of the contract, reflecting the best estimate at the time it occured with a margin for risk and adverse deviation. All contracts are subject to a liability adequacy test, which reflect management’s current estimate of future cash flows.

Liabilitas manfaat polis masa depan dinyatakan pada laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan perhitungan aktuaria. Kenaikan (penurunan) liabilitas manfaat polis masa depan diakui sebagai beban (pendapatan) pada tahun berjalan. Jumlah tercatat liabilitas manfaat polis masa depan pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 diungkapkan dalam Catatan 19c atas laporan keuangan konsolidasian.

Liability for future policy benefits is stated in the consolidated statement of financial position in accordance with the actuarial calculation. Increase (decrease) in liability for future policy benefits is recognized as expense (income) in the current year.

The carrying amounts of liability for future policy benefits as of December 31, 2020 and 2019 are disclosed in Note 19c to the consolidated financial statements.

Tes Kecukupan Liabilitas Liability Adequacy Test

Grup melakukan test kecukupan liabilitas kontrak asuransi dengan mengestimasi nilai kini estimasi klaim yang akan dibayarkan di masa depan ditambah dengan nilai kini beban yang akan dikeluarkan di masa depan.

The Group assesses the adequacy of its insurance contract liabilities by estimating present value of estimated claims to be paid in the future plus present value of estimated expenses incurred in the future.

Sumber Estimasi Ketidakpastian (lanjutan) Sources of Estimation Uncertainty (continued) Tes Kecukupan Liabilitas (lanjutan) Liability Adequacy Test (continued)

Beberapa asumsi harus digunakan dalam menentukan nilai kini tersebut. Asumsi-asumsi tersebut antara lain estimasi tingkat diskonto, estimasi klaim yang akan terjadi di masa depan, estimasi terbaik dan margin atas kesalahan pengukuran.

Several assumptions must be used to determine the present value amounts. Those assumptions are estimated discount rate, estimated future claims, best estimates and margin for adverse deviation.

Liabilitas Imbalan Pascakerja Post-employment Benefits Obligation Penentuan liabilitas imbalan kerja dan beban imbalan

kerja Grup bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut.

Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian.

The determination of the Group’s employee benefits liabilities and employee benefits expense is dependent on its selection of certain assumptions used by independent actuary in calculating such amounts. Those assumptions include among others, discount rates, future annual salary increase, annual employee turn-over rate, disability rate, retirement age and mortality rate.

Hasil aktual yang berbeda dengan jumlah yang diestimasi diperlakukan sesuai dengan kebijakan sebagaimana diatur dalam Catatan 2 atas laporan keuangan konsolidasian. Sementara manajemen Grup berpendapat bahwa asumsi yang digunakan adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan dari hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan secara material dapat memengaruhi perkiraan jumlah liabilitas imbalan kerja jangka panjang dan beban imbalan kerja karyawan. Jumlah tercatat liabilitas imbalan kerja jangka panjang Grup diungkapkan pada Catatan 20 atas laporan keuangan konsolidasian.

Actual results that differ from the Group’s assumptions are treated in accordance with the policies as mentioned in Note 2 to the consolidated financial statements. While the Group believes that its assumptions are reasonable and appropriate, significant differences in the Group’s actual experience or significant changes in the Group’s assumptions may materially affect its long-term employee benefits liability and employee benefits expense. The carrying amount of the Group’s long-term employee benefits liability is disclosed in Note 20 to the consolidated financial statements.

Penurunan Nilai Aset Keuangan Impairment Losses on Financial Assets PSAK 71 mensyaratkan penyertaan informasi tentang

kejadian masa lalu, kondisi saat ini dan perkiraan kondisi ekonomi masa depan. Perkiraan perubahan dalam kerugian kredit yang diharapkan harus mencerminkan, dan secara langsung konsisten dengan, perubahan dalam data terkait yang diobservasi dari periode ke periode. Perhitungan kerugian kredit ekspektasian secara kolektif atas aset keuangan membutuhkan estimasi forward looking dari Probability of Default (PD), Loss Given Default (LGD) dan Exposure at Default (EAD).

PSAK 71 requires inclusion of information about past events, current conditions and forecasts of future economic conditions. The estimates of changes in expected credit losses should reflect, and be directionally consistent with, changes in related observable data from period to period. The calculation of collective expected credit losses of financial assets requires estimation of forwardlooking Probability of Default (PD), Loss Given Default (LGD) and Exposure at Default (EAD).

kecuali dinyatakan lain)

3. PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES,

ASSUMPTIONS AND JUDGMENT (continued) Sumber Estimasi Ketidakpastian (lanjutan) Sources of Estimation Uncertainty (continued)

Penurunan Nilai Aset Keuangan Tersedia untuk Dijual

Impairment Losses on Available-for-Sale Financial Assets

Grup menelaah surat berharga yang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual pada setiap tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian untuk menilai apakah telah terjadi penurunan nilai. Untuk surat berharga yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan tersedia untuk dijual, penurunan nilai atas investasi tersebut dinilai dengan cara yang sama dengan aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Untuk surat berharga yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan tersedia untuk dijual, penurunan nilai dinilai apakah terdapat penurunan signifikan atau berkepanjangan nilai wajar dibawah nilai perolehan atau terdapat bukti objektif telah terjadi penurunan nilai. Penentuan apa yang dimaksud dengan “signifikan” dan

“berkepanjangan” membutuhkan pertimbangan dari Grup.

The Group reviews securities classified as available-for-sale financial assets at each consolidated statement of financial position date to assess whether there is an impairment in value. For bonds classified as available-for-sale financial assets, the impairment of these investments is assessed the same as financial assets measured at amortized cost. For equity securities classified as available-for-sale financial asset, impairment is assessed whether there is significant or prolonged decline in the fair value below its cost or where other objective evidence of impairment exists. The determination of what is

“significant” or “prolonged” requires judgment from the Group.

Dalam menentukan pertimbangan, Grup mengevaluasi diantaranya faktor, pergerakan harga pasar historis dan jangka waktu serta lama perpanjangan di mana nilai wajar dari investasi kurang dari biayanya.

In making this judgment, the Group evaluates, among others factors, historical market price movements and duration and the extent to which the fair value of the investment is less than the cost.

Pada tanggal 31 Maret 2021 and 31 Desember 2020 , tidak ada penurunan nilai untuk aset keuangan tersedia untuk dijual.

As of March 31, 2021 and December 31, 2020, there were no impairment losses on available-for-sale financial asset.

Akun ini terdiri dari: This account consists of:

31 Maret 2021/ 31 Desember 2020 / March 31, 2021 December 31, 2020

Kas - Rupiah 95 100 Cash on hand - Rupiah

Bank Cash in bank

Pihak ketiga Third parties

Rupiah Rupiah

PT Bank DBS Indonesia 12.520 22.614 PT Bank DBS Indonesia Deutsche Bank AG 31.626 15.343 Deutsche Bank AG PT Bank Mayapada Tbk 116 115 PT Bank Mayapada Tbk PT Bank Central Asia Tbk 2.442 3.168 PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Permata Tbk 97 385 PT Bank Permata Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 149 146 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Commonwealth 3.241 3.624 PT Bank Commonwealth PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk 184 155 PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk PT Bank KEB Hana Indonesia 242 429 PT Bank KEB Hana Indonesia PT Bank Victoria 58 32 PT Bank Victoria Citibank NA 6 93 Citibank NA PT Bank Muamalat Indonesia Tbk 16 15 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk 10 11 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk PT Bank Shinhan Indonesia - 109 PT Bank Shinhan Indonesia Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 100) 114 137 Others (each bellow Rp 100)

Dolar Amerika Serikat United States Dollar

PT Bank DBS Indonesia 3.406 2.297 PT Bank DBS Indonesia PT Bank Commonwealth 270 416 PT Bank Commonwealth Bank UBS 285 247 Bank UBS Deutsche Bank AG 5.673 258 Deutsche Bank AG PT Bank CIMB Niaga Tbk 1.904 1.806 PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank Central Asia Tbk - 1 PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Maybank Indonesia Tbk 432 461 PT Bank Maybank Indonesia Tbk PT Bank Syariah Mandiri - 544 PT Bank Syariah Mandiri PT Bank Capital Indonesia Tbk - 2 PT Bank Capital Indonesia Tbk

Dolar Australia Australian Dollar

Bank UBS 124 47 Bank UBS

Sub-total 62.915 52.455 Sub-total

Pihak berelasi Related parties

Rupiah Rupiah

PT Bank Pan Indonesia Tbk 70.934 61.953 PT Bank Pan Indonesia Tbk PT Bank Pan Dubai Syariah Tbk 2.182 3.317 PT Bank Panin Syariah Tbk

Dolar Amerika Serikat United States Dollar

PT Bank Pan Indonesia Tbk 20.631 18.422 PT Bank Pan Indonesia Tbk

Sub-jumlah 93.747 83.692 Sub-total

Sub-jumlah bank 156.662 136.147 Sub-total Cash in Banks

kecuali dinyatakan lain)

4. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan) 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS (continued)