BAB IV PENYAJIAN DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN
B. Pembahasan
1. Perubahan Sikap Siswa dalam Proses Pembelajaran
Peneliti ini menggunakan instrumen nontes pada siklus I dan siklus II untuk mengetahui peningkatan proses pembelajaran menulis paragraf deskripsi, yaitu dengan lembar observasi dan jurnal siswa. Adapun hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan sikap dalam proses pembelajaran menulis paragraf deskripsi. Hal tersebut diketahui dari peningkatan keaktifan siswa melalui lembar observasi dan jurnal siswa.
a. Siklus I
Hasil penelitian nontes pada siklus I ini, didapatkan dari hasil observasi dan jurnal siswa. Observasi dilakukan selama proses pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan menggunakan teknik objek langsung. Obsevasi dilakukan oleh guru (peneliti) dibantu oleh salah satu rekannya dan guru bahasa Indonesia kelas VIII. Hal ini dilakukan agar hasil observasi dapat lebih baik karena segala tindakan yang dilakukan oleh siswa dapat terpantau oleh observer. Hasil observasi siklus I tampak pada tabel berikut.
Tabel 5
Perubahan Sikap Siswa dalam Proses Pembelajaran Menulis Paragraf Deskripsi
dengan Teknik Objek Langsung pada Siklus I
No Aspek Pengamatan Jumlah
Presen-tase
1
Siswa memperhatikan dan merespons dengan antusias (bertanya, menanggapi,
dan membuat catatan). 26 72,2%
2
Siswa berpartisipasi secara aktif dalam
kegiatan diskusi kelompok. 17 47,2%
3
Siswa merespons positif (senang) terhadap pembelajaran dengan teknik
objek langsung. 33 91,7%
4
Siswa aktif menjawab dan selalu bertanya
apabila menemukan kesulitan. 10 27,8%
5
Siswa menulis paragraf deskripsi dengan
sikap yang baik. 27 75%
6
Siswa tidak memperhatikan penjelasan guru dan melakukan kegiatan yang tidak perlu (berbicara sendiri, mondar-mandir, tiduran, dan membuat catatan yang tidak penting).
10 27,8%
7
Siswa kurang berpartisipasi atau pasif
dalam kegiatan diskusi kelompok. 19 52,8%
8
Siswa merespons negatif (acuh) terhadap pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan teknik objek langsung yang dilakukan di luar maupun di dalam kelas.
3 8,3%
9
Siswa pasif dan malas untuk bertanya mengenai materi menulis paragraf
deskripsi yang sedang diajarkan. 26 72,2%
10
Siswa melakukan kegiatan yang tidak perlu pada saat menulis paragraf deskripsi (mencontek, tiduran, bercanda, dan sebagainya).
Dari data pada tabel di atas terlihat bahwa hasil observasi sikap siswa bahwa siswa yang memperhatikan dan merespons dengan antusias bertanya, menanggapi, dan membuat catatan sebesar 26 siswa atau 72,2%. Siswa yang tidak memperhatikan penjelasan guru dan melakukaan kegiatan yang tidak perlu seperti: berbicara sendiri, mondar-mandir, tiduran, dan membuat catatan yang tidak penting sebesar 10 siswa atau 27,8%. Kemudian, siswa yang berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan diskusi kelompok sebesar 17 siswa atau 47,2%. Siswa yang kurang berpartisipasi atau pasif dalam kegiatan diskusi kelompok sebesar 19 siswa atau 52,8%.
Saat pembelajaran berlangsung dapat diketahui bahwa siswa yang merespons positif (senang) terhadap pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan teknik objek langsung sebesar 33 siswa atau 91,7%. Siswa yang merespons negatif (acuh) terhadap pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan teknik objek langsung sebesar 3 siswa atau 8,3%. Siswa yang aktif dalam menjawab dan selalu bertanya apabila menemukan kesulitan sebesar 10 siswa atau 27,8%. Sedangkan, siswa yang pasif dalam menjawab dan malas bertanya mengenai materi menulis paragraf deskripsi yang sedang diajarkan sebesar 26 siswa atau 72,2%.
Dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru, dapat diketahui bahwa terdapat 27 siswa atau 75% yang menulis paragraf deskripsi dengan sikap yang baik dan serius serta memberikan
tanggapan baik terhadap tugas yang diberikan guru. Sedangkan, 9 siswa atau 25% melakukan kegiatan yang tidak perlu pada saat menulis paragraf deskripsi seperti: mencontek, tiduran, bercanda, dan sebagainya.
Pada pengisian jurnal siswa siklus I diperoleh data bahwa 100% dari 36 siswa menyatakan perasaan senang selama mengikuti pembelajaran menulis pargraf deskripsi dan 0% siswa menyatakan perasaan tidak senang selama mengikuti pembelajaran menulis paragraf deskripsi. 75% dari 27 siswa menyatakan bahwa mereka tidak mengalami kesulitan dalam menulis paragraf deskripsi dan 25% dari 9 siswa menyatakan kesulitan dalam menulis paragraf deskripsi. 100% dari 36 siswa yang memberikan tanggapan baik atau menyukai pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan teknik objek langsung yang digunakan oleh guru (peneliti) dan 0% siswa memberikan tanggapan kurang baik atau tidak menyukai pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan teknik objek langsung yang digunakan oleh guru (peneliti).
Pada pertanyaan nomor 4, 100% siswa memberikan kesan positif terhadap gaya mengajar yang dilakukan oleh guru (peneliti) dan 0% siswa memberikan kesan negatif terhadap gaya mengajar yang dilakukan oleh guru (peneliti). Siswa yang memberikan saran yang membangun dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan teknik objek langsung sebanyak 36 siswa atau sebesar 100% dan
siswa yang memberikan saran yang kurang membangun dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan teknik objek langsung 0% siswa. Siswa yang mengungkapkan bahwa dengan menggunakan teknik objek langsung dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi dapat membantu siswa menulis paragraf deskripsi dengan mudah sebanyak 36 siswa atau sebesar 100% dan siswa yang mengungkapkan bahwa penggunaan teknik objek langsung dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi tidak dapat membantu siswa menulis paragraf deskripsi dengan mudah justru siswa merasa kesulitan dengan teknik objek langsung sebesar 0% siswa.
b. Siklus II
Hasil penelitian nontes pada siklus II ini juga didapatkan dari hasil observasi dan jurnal siswa. Seperti pada siklus I, observasi dilakukan selama proses pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan menggunakan teknik objek langsung. Obsevasi dilakukan oleh guru (peneliti) dibantu oleh salah satu rekannya dan guru bahasa Indonesia kelas VIII. Hal ini dilakukan agar hasil observasi dapat lebih baik karena segala tindakan yang dilakukan oleh siswa dapat terpantau oleh observer. Hasil observasi siklus II tampak pada tabel berikut.
Tabel 6
Perubahan Sikap Siswa dalam Proses Pembelajaran Menulis Paragraf Deskripsi
dengan Teknik Objek Langsung pada Siklus II
No Aspek Pengamatan Jumlah
Presen-tase
1
Siswa memperhatikan dan merespons dengan antusias (bertanya, menanggapi,
dan membuat catatan). 30 83,3%
2
Siswa berpartisipasi secara aktif dalam
kegiatan diskusi kelompok. 30 83,3%
3
Siswa merespons positif (senang) terhadap pembelajaran dengan teknik
objek langsung. 36 100%
4
Siswa aktif menjawab dan selalu bertanya
apabila menemukan kesulitan. 29 80,6%
5
Siswa menulis paragraf deskripsi dengan
sikap yang baik. 36 100%
6
Siswa tidak memperhatikan penjelasan guru dan melakukan kegiatan yang tidak perlu (berbicara sendiri, mondar-mandir, tiduran, dan membuat catatan yang tidak penting).
6 16,7%
7
Siswa kurang berpartisipasi atau pasif
dalam kegiatan diskusi kelompok. 6 16,7%
8
Siswa merespons negatif (acuh) terhadap pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan teknik objek langsung yang dilakukan di luar maupun di dalam kelas.
0 0%
9
Siswa pasif dan malas untuk bertanya mengenai materi menulis paragraf
deskripsi yang sedang diajarkan. 7 19,4%
10
Siswa melakukan kegiatan yang tidak perlu pada saat menulis paragraf deskripsi (mencontek, tiduran, bercanda, dan sebagainya).
Dari data pada tabel di atas terlihat bahwa hasil observasi sikap siswa bahwa siswa yang memperhatikan dan merespons dengan antusias bertanya, menanggapi, dan membuat catatan sebesar 30 siswa atau 83,3%. Siswa yang tidak memperhatikan penjelasan guru dan melakukaan kegiatan yang tidak perlu seperti: berbicara sendiri, mondar-mandir, tiduran, dan membuat catatan yang tidak penting sebesar 6 siswa atau 16,7%. Kemudian, siswa yang berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan diskusi kelompok sebesar 30 siswa atau 83,3%. Siswa yang kurang berpartisipasi atau pasif dalam kegiatan diskusi kelompok sebesar 6 siswa atau 16,7%.
Saat pembelajaran berlangsung dapat diketahui bahwa siswa yang merespons positif (senang) terhadap pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan teknik objek langsung sebesar 36 siswa atau 100%. Siswa yang merespons negatif (acuh) terhadap pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan teknik objek langsung sebesar 0 siswa atau 0%. Siswa yang aktif dalam menjawab dan selalu bertanya apabila menemukan kesulitan sebesar 29 siswa atau 80,6%. Sedangkan, siswa yang pasif dalam menjawab dan malas bertanya mengenai materi menulis paragraf deskripsi yang sedang diajarkan sebesar 7 siswa atau 19,4%.
Dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru, dapat diketahui bahwa terdapat 36 siswa atau 100% yang menulis paragraf deskripsi dengan sikap yang baik dan serius serta memberikan
tanggapan baik terhadap tugas yang diberikan guru. 0 siswa atau 0% melakukan kegiatan yang tidak perlu pada saat menulis paragraf deskripsi seperti: mencontek, tiduran, bercanda, dan sebagainya.
Pada pengisian jurnal siswa siklus II diperoleh data bahwa 100% dari 36 siswa menyatakan perasaan senang selama mengikuti pembelajaran menulis pargraf deskripsi dan 0% siswa menyatakan perasaan tidak senang selama mengikuti pembelajaran menulis paragraf deskripsi. 88,9% dari 32 siswa menyatakan bahwa mereka tidak mengalami kesulitan dalam menulis paragraf deskripsi dan 11,1% dari 4 siswa menyatakan kesulitan dalam menulis paragraf deskripsi. 100% dari 36 siswa yang memberikan tanggapan baik atau menyukai pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan teknik objek langsung yang digunakan oleh guru (peneliti) dan 0% siswa memberikan tanggapan kurang baik atau tidak menyukai pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan teknik objek langsung yang digunakan oleh guru (peneliti).
Pada pertanyaan nomor 4, 100% siswa memberikan kesan positif terhadap gaya mengajar yang dilakukan oleh guru (peneliti) dan 0% siswa memberikan kesan negatif terhadap gaya mengajar yang dilakukan oleh guru (peneliti). Siswa yang memberikan saran yang membangun dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan teknik objek langsung sebanyak 36 siswa atau sebesar 100% dan siswa yang memberikan saran yang kurang membangun dalam
pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan teknik objek langsung 0% siswa. Siswa yang mengungkapkan bahwa dengan menggunakan teknik objek langsung dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi dapat membantu siswa menulis paragraf deskripsi dengan mudah sebanyak 36 siswa atau sebesar 100% dan siswa yang mengungkapkan bahwa penggunaan teknik objek langsung dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi tidak dapat membantu siswa menulis paragraf deskripsi dengan mudah justru siswa merasa kesulitan dengan teknik objek langsung sebesar 0% siswa.
Dari siklus I ke siklus II, siswa mengalami perubahan perilaku positif karena beberapa hal (1) menggunakan teknik objek langsung, sehingga menarik dan siswa lebih paham dalam menulis paragraf deskripsi; (2) gurunya asyik; (3) dalam menyampaikan materi pembelajaran jelas; dan (4) menambah wawasan siswa.
2. Peningkatan Kemampuan Siswa dalam Menulis Paragraf Deskripsi