• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PENYAJIAN DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN

A. Penyajian dan Hasil Penelitian

1. Sikap Siswa dalam Menulis Paragraf Deskripsi

Upaya peningkatan sikap dan keaktifan dalam proses belajar siswa dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi meliputi tiga pertemuan yaitu prasiklus, siklus I, dan siklus II.

a. Prasiklus

Sebelum dilaksanakan tindakan siklus I dan siklus II, terlebih dahulu diadakan kegiatan prasiklus. Pada tahap prasiklus, teknik objek langsung belum diterapkan. Pada kegiatan prasiklus sikap dan keaktifan siswa cenderung masih rendah. Siswa hanya sebatas mendengarkan dan mencatat hal-hal yang penting sehingga siswa tampak pasif dalam proses pembelajaran.

b. Siklus I

Pada kegiatan siklus I, peneliti mengisi lembar observasi, yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana sikap dan keaktifan siswa terhadap pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan teknik objek langsung. Peneliti dalam mengisi lembar observasi dibantu oleh seorang rekannya dan guru bahasa Indonesia kelas VIII. Hal ini dilakukan agar hasil observasi dapat lebih baik karena segala tindakan yang dilakukan oleh siswa dapat terpantau oleh observer. Adapun aspek yang diamati dalam observasi ini adalah sikap, baik sikap positif maupun negatif yang ditunjukkan siswa selama proses belajar

mengajar berlangsung. Hasil observasi pada tahap siklus I tentang sikap siswa dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya menulis paragraf deskripsi tampak dalam tabel berikut.

Tabel 2

Sikap Siswa dalam Proses Pembelajaran Menulis Paragraf Deskripsi

dengan Teknik Objek Langsung pada Siklus I

No Nama Sikap Positif Negatif 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 Ageng Pangestu 2 Agus Niswanto 3 Aldi Dwi Jayanto 4 Amar Riyanto 5 Andi Lisdianto 6 Ardi Irawan 7 Budi Arisman 8 Desi Ramadani 9 Desy Puspitarini 10 Dewi Larasati 11 Dewi Novitasari 12 Estu Saerani D. 13 Frenky Setiawan 14 Idris Kurnianto 15 Kirno 16 Mohamad Aziz 17 Monica Tarias 18 Muhammad K. 19 Nining Nur A. 20 Nunik Sulastri 21 Pebby Eka Y. 22 Rani Setianingsih 23 Rudiyono

24 Sefriyana 25 Sintia Mayawati 26 Sismono 27 Slamet Kurniadi 28 Sumarni 29 Sutio 30 Toto 31 Uma Shari’ah 32 Vinalya Bunga E 33 Wahid Riansah 34 Wigi Yuningsih 35 Winggal Saputri 36 Yuningsih Keterangan:

Check-list (√ ): sikap siswa baik sikap positif maupun negatif.

1. Siswa memperhatikan dan merespons dengan antusias (bertanya, menanggapi, dan membuat catatan).

2. Siswa berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan diskusi kelompok. 3. Siswa merespons positif (senang) terhadap pembelajaran dengan

teknik objek langsung.

4. Siswa aktif menjawab dan selalu bertanya apabila menemukan kesulitan.

5. Siswa menulis paragraf deskripsi dengan sikap yang baik.

6. Siswa tidak memperhatikan penjelasan guru dan melakukan kegiatan yang tidak perlu (berbicara sendiri, mondar-mandir, tiduran, dan membuat catatan yang tidak penting).

7. Siswa kurang berpartisipasi atau pasif dalam kegiatan diskusi kelompok.

8. Siswa merespons negatif (acuh) terhadap pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan teknik objek langsung yang dilakukan di luar maupun di dalam kelas.

9. Siswa pasif dan malas untuk bertanya mengenai materi menulis paragraf deskripsi yang sedang diajarkan.

10. Siswa melakukan kegiatan yang tidak perlu pada saat menulis paragraf deskripsi (mencontek, tiduran, bercanda, dan sebagainya).

Dari data pada tabel di atas dapat disimpulkan bahwa umumnya siswa senang dengan pembelajaran dengan menggunakan teknik objek langsung. Siswa lebih memperhatikan, aktif, dan merespons dengan atusias saat proses pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan menggunakan teknik objek langsung daripada menggunakan cara konvensional seperti pada tahap prasiklus. Selain itu, siswa dalam menulis paragraf deskripsi bersikap semakin baik.

Pada siklus I, peneliti juga membagikan jurnal siswa pada akhir pembelajaran untuk mengetahui kesan dan pesan siswa mengenai pembelajaran menulis paragraf deskripsi yang telah dilaksanakan. Siswa mengungkapkan pesan dan kesannya pada lembar jurnal siswa yang telah disiapkan oleh peneliti. Pengisian jurnal siswa ini dilakukan pada akhir pembelajran menulis paragraf deskripsi dengan menggunakan teknik objek langsung. Ada beberapa hal yang ditanyakan dalam jurnal siswa adalah sebagai berikut: bagaimanakah perasaan Anda selama mengikuti pembelajaran menulis paragraf deskripsi pada hari ini; apakah kesulitan yang Anda alami dalam menulis paragraf deskripsi; bagaimanakah tanggapan Anda mengenai teknik objek langsung yang digunakan; bagaimana kesan Anda terhadap gaya mengajar yang dilakukan oleh guru; saran apa yang dapat Anda berikan untuk pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan teknik objek langsung; jelaskan manfaat yang Anda peroleh

setelah menggunakan teknik objek langsung dalam menulis paragraf deskripsi.

Dari kesan dan pesan yang diberikan oleh siswa, masih ada beberapa siswa yang mengalmi kesulitan dalam menulis paragraf deskripsi.

c. Siklus II

Pada dasarnya, siklus II tidak jauh berbeda dengan kegiatan siklus I, pada siklus II dalam observasi peneliti masih dibantu oleh seorang rekannya dan guru bahasa Indonesia kelas VIII mengamati sikap siswa selama pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan menggunakn teknik objek langsung dengan mengisi pedoman observasi. Hasil pengisian lembar observasi tersebut tampak pada tabel berikut.

Tabel 3

Sikap Siswa dalam Proses Pembelajaran Menulis Paragraf Deskripsi

dengan Teknik Objek Langsung pada Siklus II

No Nama Sikap Positif Negatif 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 Ageng Pangestu 2 Agus Niswanto

3 Aldi Dwi Jayanto

4 Amar Riyanto 5 Andi Lisdianto 6 Ardi Irawan 7 Budi Arisman 8 Desi Ramadani 9 Desy Puspitarini

10 Dewi Larasati 11 Dewi Novitasari 12 Estu Saerani D. 13 Frenky Setiawan 14 Idris Kurnianto 15 Kirno 16 Mohamad Aziz 17 Monica Tarias 18 Muhammad K. 19 Nining Nur A. 20 Nunik Sulastri 21 Pebby Eka Y. 22 Rani Setianingsih 23 Rudiyono 24 Sefriyana 25 Sintia Mayawati 26 Sismono 27 Slamet Kurniadi 28 Sumarni 29 Sutio 30 Toto 31 Uma Shari’ah 32 Vinalya Bunga E 33 Wahid Riansah 34 Wigi Yuningsih 35 Winggal Saputri 36 Yuningsih Keterangan:

Check-list (√ ): sikap siswa baik sikap positif maupun negatif.

1. Siswa memperhatikan dan merespons dengan antusias (bertanya, menanggapi, dan membuat catatan).

3. Siswa merespons positif (senang) terhadap pembelajaran dengan teknik objek langsung.

4. Siswa aktif menjawab dan selalu bertanya apabila menemukan kesulitan.

5. Siswa menulis paragraf deskripsi dengan sikap yang baik.

6. Siswa tidak memperhatikan penjelasan guru dan melakukan kegiatan yang tidak perlu (berbicara sendiri, mondar-mandir, tiduran, dan membuat catatan yang tidak penting).

7. Siswa kurang berpartisipasi atau pasif dalam kegiatan diskusi kelompok.

8. Siswa merespons negatif (acuh) terhadap pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan teknik objek langsung yang dilakukan di luar maupun di dalam kelas.

9. Siswa pasif dan malas untuk bertanya mengenai materi menulis paragraf deskripsi yang sedang diajarkan.

10. Siswa melakukan kegiatan yang tidak perlu pada saat menulis paragraf deskripsi (mencontek, tiduran, bercanda, dan sebagainya). Format observasi yang dilakukan pada siklus II sama dengan pada siklus I, yaitu berupa check-list. Dari data pada tabel tersebut diperoleh simpulan bahwa siswa benar-benar senang, memperhatikan, merespon, dan bersikap aktif dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan menggunakan teknik objek langsung. Pembelajaran menulis pragraf deskripsi dengan menggunakan teknik objek langsung membuat siswa bersikap aktif dan baik dalam menulis paragraf deskripsi.

Pada siklus II, peneliti juga masih membagikan jurnal siswa pada akhir pembelajaran untuk mengetahui kesan dan pesan siswa mengenai pembelajaran menulis paragraf deskripsi yang telah dilaksanakan. Siswa mengungkapkan pesan dan kesannya pada lembar jurnal siswa yang telah disiapkan oleh peneliti. Pengisian jurnal siswa ini dilakukan pada akhir pembelajran menulis paragraf deskripsi

dengan menggunakan teknik objek langsung. Lembar pertanyaan yang diberikan sama dengan siklus I.

Dari kesan dan pesan yang diberikan oleh siswa, masih ada beberapa siswa yang mengalmi kesulitan dalam menulis paragraf deskripsi. Namun, pada siklus II siswa yang kesulitan dalam menulis paragraf deskripsi berkurang.

2. Tingkat Kemampuan Siswa dalam Menulis Paragraf Deskripsi

Dokumen terkait