• Tidak ada hasil yang ditemukan

Universitas Pembangunan Jaya berlokasi di perbatasan antara wilayah administrasi LL Dikti III dan IV sehingga persaingan yang dihadapi juga berasal dari perguruan tinggi lain di dua wilayah administrasi tersebut. Namun dari semua perguruan tinggi yang ada di kedua wilayah administrasi tersebut setidaknya terdapat 6 (lima) perguruan tinggi sebagai pesaing langsung dari Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Pembangunan Jaya. Keenam perguruan tinggi tersebut dianggap sebagai pesaing langsung berdasarkan penelusuran dari kaca mata calon mahasiswa pada saat mereka memilih perguruan tinggi. Adapun keenam perguruan tinggi tersebut adalah:

1. Prodi Desain Komunikasi Visual Universitas Bina Nusantara (BINUS) 2. Prodi Desain Komunikasi Visual Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 3. Prodi Desain Komunikasi Visual Tarumanegara (UNTAR)

4. Prodi Desain Komunikasi Visual Universitas Pelita Harapan (UPH) 5. Prodi Desain Komunikasi Visual Sampoerna University

6. Prodi Desain Komunikasi Visual Universitas Bunda Mulia (UBM)

Prodi DKV Universitas Bina Nusantara (BINUS) merupakan salah satu prodi DKV yang menjadi barometer di perguruan tinggi swasta. BINUS memiliki kerja sama yang baik dengan industri dan salah satu PTS yang sudah menerapkan sistem pendidikan 2+2 di mana mahasiswa memiliki kesempatan yang cukup banyak untuk magang di industri. Prodi DKV BINUS memiliki tim pengajar dalam jumlah yang besar dan tidak hanya mengandalkan dosen tetapnya saja, namun banyak memiliki dosen tidak tetap yang dengan status faculty member atau dosen home base yang memberikan kontribusi lebih di luar mengajarnya. Universitas Multimedia Nusantara (UMN) adalah universitas yang didirikan oleh Grup Kompas Gramedia (KG), salah satu perusahaan terbesar di Indonesia yang bergerak di bidang media, penerbitan, retail, dan perhotelan. Dengan latar belakang KG, Prodi DKV UMN memiliki ciri khas yang fokus di bidang multimedia dan teknologi digital. Nama KG juga menjadi daya tarik bagi calon mahasiswanya.

Selain itu dalam usia yang relatif masih muda UMN memiliki fasilitas yang cukup lengkap dan sesuai dengan kebutuhannya. Posisi UMN di daerah Gading Serpong Tangerang Selatan dikelilingi oleh beberapa sekolah berkualitas baik negeri atau swasta dalam radius kurang dari 5km. Hal tersebut memberikan kemudahan dalam akses hubungan dengan calon mahasiswanya. UMN juga memiliki jaringan kerja sama yang baik dengan sekolah-sekolah feeder dari berbagai daerah di Indonesia.

Universitas Tarumanegara (UNTAR) adalah salah satu universitas swasta yang sudah telah berdiri sejak 1995 dan memiliki Akreditasi A. Universitas Pelita Harapan (UPH) adalah universitas swasta di Tangerang yang telah berdiri sejak tahun 1994. DKV UPH merupakan bagian dari Grup Lippo dan berlokasi di daerah Lippo Village, Karawaci. Lokasi yang baik dan fasilitas yang lengkap serta berkualitas menjadikan Prodi DKV UPH sebagai salah satu pilihan favorit untuk perguruan tinggi swasta.

8

DKV Sampoerna University adalah program studi DKV yang berdiri sejak 2013 tahun. Memiliki hubungan yang cukup baik dengan media, salah satunya CNN Indonesia. Memiliki fokus di bidang media interaktif digital. Sampoerna University memiliki kurikulum yang dikembangkan bersama dengan Broward College, Amerika Serikat. Kurikulum ini sangat berpengaruh pada rencana studi mahasiswa karena dengan kurikulum ini, setelah lulus dari Sampoerna University mahasiswa akan mendapatkan U.S. Degree, sehingga mereka dapat melakukan transfer kredit dari mata kuliah yang diperoleh di Universitas Sampoerna ke berbagai universitas bergengsi di Amerika Serikat atau negara lain.

DKV Binus memiliki keunggulan pada inovasi mereka di bidang metode pembelajaran dan ikatan kerja sama dengan industri sehingga menjadikan DKV BINUS sebagai acuan bagi berbagai perguruan tinggi swasta DKV. Bagi Prodi DKV yang sudah cukup mapan seperti BINUS, UMN, UNTAR, intake mahasiswa mungkin tidak terlalu menjadi masalah karena sudah memiliki jaringan dengan sekolah pemasoknya sehingga bisa berfokus pada penguatan kekhasan masing-masing universitas. BINUS yang memiliki jaringan universitas cabang di berbagai kota bisa mengembangkan berbagai macam bentuk pembelajaran alternatif yang terkoneksi dengan industri. UMN akan semakin berkembang dengan mengeksplorasi bidang visual branding dan desain media interaktif. Kedua universitas ini juga memiliki kapasitas yang cukup untuk menjadi kampus internasional.

Hasil analisis atas keenam pesaing dari Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Pembangunan Jaya itu dapat dilihat dalam tabel sebagai berikut:

Tabel 2 Analisis Pesaing Program Studi Desain Komunikasi Visual UPJ

No Program

Studi/Universitas

Akreditasi Kekuatan Potensi

1 DKV BINUS A Fasilitas lengkap & berkualitas

Reputasi & usia universitas Standar ISO

Jaringan alumni & industri Masa studi bisa cepat

Memiliki kampus cabang di berbagai kota

terkenal dan berusia lama

Relatif mudah Jaringan dengan sekolah (SPH) Usia universitas sudah cukup lama

Relatif mudah memperoleh mahasiswa baru

5 DKV Sampoerna A Grup Sampoerna Kampus Internasional

9

Fasilitas perkuliahan lengkap, lokasi strategis, adanya US. Degree, jaringan dengan Universitas Amerika.

6 DKV UBM A Didukung grup Alfa yang

berkomitmen

Memiliki tata kelola yang cukup baik

Relatif mudah memperoleh mahasiswa baru

Dari keenam pesaing yang tertera dalam tabel, 3 pesaing yaitu Prodi DKV Universitas Bina Nusantara, Universitas Tarumanegara, dan Universitas Pelita Harapan memiliki keunggulan karena secara usia lebih dari 20 tahun dan cukup berpengalaman. Prodi DKV UMN dan Universitas Bunda Mulia memiliki usia di bawah 20 tahun. Sedangkan Prodi DKV Sampoerna University masih berusia di bawah 5 tahun. Dengan ketiga perbedaan tersebut, faktor keberhasilan akreditasi sebuah Program Studi DKV tidak ditentukan dari usia, melainkan ada dampak yang dihasilkan terhadap masyarakat selain pada aspek tata kelola dan kelengkapan fasilitas belajar.

Berdasarkan evaluasi hasil akreditasi tahun 2018, Program Studi DKV UPJ perlu menetapkan ciri khas yang menjadi keunggulannya. Hal ini penting untuk menetapkan posisi Prodi DKV dibandingkan prodi sejenis baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Kurikulum sebagai tulang punggung sebuah prodi juga harus disusun dengan ciri khas UPJ di bidang Urban Development sebagai bagian Grup Jaya. Keberadaan DKV UPJ tersebut menjadikannya memiliki potensi di bidang desain yang berkaitan dengan urban development. Peningkatan keterampilan, metode pembelajaran yang berimbang antara paktik dan teori yang dapat diimplementasikan secara langsung di masyarakat urban. Penelitian yang memiliki fokus utama pada tema urban development dengan tetap berbasis kearifan lokal. Pemanfaatan teknologi informasi komunikasi dalam praktika dan dalam proses pembelajaran

Selain itu untuk meningkatkan dampak keberadaan DKV UPJ di masyarakat, prodi DKV perlu meningkatkan bidang penelitian dan pengabdian masyarakat yang melibatkan seluruh dosen dan mahasiswa serta mendorong keterlibatan dalam kegiatan yang bersifat membangun kerja sama maupun kompetitif. Kerja sama dengan pihak lain harus diwujudkan dalam bentuk kegiatan riil yang merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kelengkapan fasilitas juga menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan dalam mencapai Akreditasi Unggul. Namun pemenuhan kebutuhan fasilitas ini harus dilakukan dengan perencanaan yang cermat dengan memperhitungkan pula optimalisasi penggunaan fasilitasnya. Hal ini sangat penting karena besarnya nilai investasi dalam fasilitas. Selain itu Prodi DKV UPJ juga perlu menyusun program perencanaan fasilitas dengan memanfaatkan potensi sumber daya dan sumber dana lain selain dari sumber internal.

10

Dokumen terkait