• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEST Analisis

Dalam dokumen BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN (Halaman 34-44)

4.2.2 Analisis Faktor Eksternal

4.2.2.1 PEST Analisis

Analisis PEST terkait dengan pengaruh lingkungan pada suatu bisnis dan merupakan suatu cara atau alat yang bermanfaat untuk meringkas lingkungan eksternal dalam operasi bisnis. PEST harus ditindaklanjuti dengan pertimbangan bagaimana bisnis harus menghadapi pengaruh dari lingkungan politik, ekonomi, sosial dan teknologi.

➢ Politik

Strategi perusahaan sangat dipengaruhi oleh perkembangan dalam politik. Lingkungan politik terdiri dari Undang-undang, kebijakan pemerintah dan tekanan dari lembaga-lembaga (LSM) yang mempengaruhi dan membatasi berbagai organisasi dan individu dalam suatu masyarakat. Segmen ini mencerminkan bagaimana perusahaan dan organisasi lainnya mempengaruhi pemerintah dan bagaimana badan pemerintah

mempengaruhi bisnis. Perusahaan harus menganalisis kebijakan-kebijakan yang berhubungan dengan bisnis.

Dalam peraturan pemerintah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Internet & Transaksi Elektronik (ITE), walaupun belum ada sebuah PP yang mengatur mengenai teknis pelaksanaannya, namun diharapkan dapat menjadi sebuah undang-undang cyber atau cyberlaw guna menjerat pelaku-pelaku cybercrime yang tidak bertanggungjawab dan menjadi sebuah payung hukum bagi masyarakat pengguna teknologi informasi guna mencapai sebuah kepastian hukum.

UU perindustrian no 03 tahun 2014, yang menyatakan tentang pedoman, peningkatan penggunaan produk dan jasa domestik dalam pengadaan pemerintah. Pemerintah telah memastikan untuk membangun industutri Indonesia agar lebih kreatif dan tumbuh setara dengan merek internasional. Mengingat jumlah konsumen meningkat "Jumlah online shopper di Indonesia terus meningkat selama beberapa tahun terakhir. Di tahun 2018, jumlah online shopper diperkirakan mencapai 11,9% (persen) dari total populasi di Indonesia," demikian keterangan tertulis dari CupoNation yang diterima Kompas.com pada Jumat (7/9/2018). Dalam perkembangannya, periklanan di Indonesia tidak hanya terbatas pada kegiatan memasarkan produk dan pemasaran sosial. Saat ini juga digunakan untuk membangun citra perusahaan atau individu, kepentingan politik dan pemerintah dalam membangun relasi dengan masyarakat. Dari aspek eksternal politik, tentang menumbuhkan produk dan jasa lokal oleh pemerintah. Perusahaan harus

memenangkan kompetisi dengan produk intrnasional yang saat ini bersaing dengan Indonesia. Dimasa mendatang, perusahaan bukan hanya melayani masyarkat tetapi juga menyediakan kebutuhan pemerintah. Dari analisis ini dapat disimpulkan bahwa aspek politik dapat memberikan peluang bagi bisnis ini dan juga ancaman yang harus di hadapi oleh diniyaan dan team. ➢ Ekonomi

Periklanan di Indonesia merupakan bagian dari ekonomi Indonesia karena merupakan hasil daya kreasi dari orang kreatif dibidang periklanan. Kekuatan ekonomi dalam lingkungan periklanan mempengaruhi keputusan dan kegiatan para pengiklan maupun konsumen. Suatu perekonomian dikatakan mengalami pertumbuhan jika tingkat ekonomi dicapai lebih tinggi dari waktu sebelumnya. Hal ini menjadi peluang besar bagi setiap investor atau perusahaan dalam meraih pasar. Karena pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan membentuk masyarakat memiliki daya beli yang tinggi pula.

Gambar 4.17 Sektor Ekonomi Kreatif

Sumber : Data Statistik dan Survey Bekraf 2016

Dengan mempertimbangkan data statistik dan hasil survey dari ekonomi kreatif tahun 2016, tampak bahwa ekonomi kreatif mampu berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional secara signifikan. Pada tahun 2016, PDB ekonomi kreatif sebesar 922,59 triliun rupiah dan memberikan kontribusi sebesar 7.44% (persen) terhadap pereknomian nasional. Dan selama tahun 2016 tumbuh sebesar 4.95% ( persen.).

Gambar 4.18

PDB dan Kontribusi Ekonomi Kreatif 2010-2016 Sumber : Data Statistik dan Survey Bekraf 2016

Dari grafik diatas dapat di simpulkan bahwa ekonomi kreatif mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun dengan nilai persentase yang selalu meningkat. Tahun 2016 mencapai Rp 922,59 triliun rupiah dengan persentase7.44% (persen) hal ini menandakan bahwa salah satu subsektor ekonomi kreatif yaitu periklanan mampu memberikan kontribusi kepada PDB nasional.

Gambar 4.19

Kontribusi PDB Subsektor Ekraf 2016 Sumber : Data Statistik dan Survey Bekraf 2016

Berdasarkan data statistik Ekonomi Kreatif, perekonomian di indonesia di dominasi oleh tiga subsektor yaitu, kuliner memiliki persentase tertinggi 41,40% (persen), fashion 18,01% (persen), Kriya 15,40% (persen). Sedangkan untuk periklanan memiliki persentase sebesar 0,81% (persen) atau berada diperingkat ke 8 dari subsektor lainnya. meskipun periklanan tidak mencapai persentase sebesar kuliner atau fashion, namun masih memiliki peluang yang besar bisa di lihat pada data pada gambar di bawah.

Gambar 4.20

Pemasaran Industri Ekonomi Kreatif Sumber : Data Statistik dan Survey Bekraf

Media promosi mempunyai nilai penting dalam ekonomi kreatif, karena promosi merupakan bagian dari bauran pemasaran. Media sosial menjadi media promosi yang mencapai persentase tertinggi yaitu 53,72% (persen). Disusul oleh website sebesar 28,25% (persen). Fenomena ekonomi digital sudah berjalan dengan baik karena sebagian besar pelaku usaha sudah menggunakan media sosial sebagai alat promosi. Hal tersebut bisa menjadi peluang besar bagi diniyaan dan team untuk mengembangkan bisnis endorsement menjadi lebih besar.

➢ Sosial

Segmen ini berhubungan dengan perilaku sosial dan nilai budaya dari masyarakat yang berbeda. Hal tersebut sering mendorong perubahan demografi, ekonomi, politik dan teknologi. Perusahaan ditantang untuk menyadari arti perubahan perilaku dan budaya dalam masyarakat global.

Faktor sosial budaya yang mempengaruhi suatu perusahaan adalah nilai, sikap, opini dan gaya hidup orang-orang di lingkungan eksternal perusahaan yang berkembang dari pengaruh kultur, ekologi, demografi, agama, pendidikan.

Endorsement sangat dipengaruhi oleh nilai, tren dan gaya hidup, konten

yang dibuat dalam iklan biasanya menyesuaikan dengan tren atau gaya hidup masyarakat supaya pesan yang disampaikan tersalurkan. Setelah itu masyarakat akan menilai dan beropini terhadap konten yang diciptakan, nilai atau opini yang di berikan bisa positif maupun negatif. Nilai negatif didapatkan biasanya konten dalam iklan bertentangan dengan nilai yang ada di masyarakat. Begitupun dengan diniyaan, mempertahankan ciri khas merupakan hal yang penting. Karena dengan memiliki ciri khas masyarakat dapat mengenal dan mengingat lebih mudah. Bisnis endirosement mungkin sangat banyak pasarnya, namun diniyaan dan tim akan tetap fokus pada segmen pasar menengah dengan tujuan membantu start-up untuk berkembang dan maju. Bagaimana posisi perusahaan dalam produksi maupun mempromosikan dirinya sendiri untuk unggul merupakan sebagai aspek besar dalam bisnis. Memperbesar portofolio dan mempromosikan diri merupakan langkah untuk membranding Paid Promote Endorsement diniyaan. Dengan harapan dapat memperbesar jumlah pelanggan nantinya. ➢ Teknologi

Perkembangan teknologi memberi banyak peluang penting bagi para pengiklan yang dapat memanfaatkan mereka untuk memuaskan

konsumen. Sebagai contoh, karena perubahan teknologi dalam berkomunikasi, para pemasar sekarang dapat menjangkau masa secara lebih effisien melalui berbagai media. Teknologi dan informasi telah berkembang sangat jauh saat ini dan telah merevolusi cara hidup kita, baik cara berkomunikasi, cara belajar, cara bekerja, cara berbisnis dan lain sebagainya. Setiap tahunnya perkembangan digital di berbagai media terus di pantau. Berdasrkan laporan Wearesocial, jumlah pengguna internet dunia telah mencapai 4,021 miliar orang. Di indonesia sendiri jumlah pengguna internet mencapa 132 juta orang, jumlah tersebut menunjukan bahwa setengah dari penduduk Indonesia telah mengakses internet. Indonesia dalam hal waktu menggunaan internet menempati peringkat keempat dunia dengan durasi rata-rata menggunakan internet selama 8 jam 51 menit setiap harinya.

Gambar 4.21 Digital di Indonesia Sumber : Wearesocial

Berdasarkan data diatas, 130 juta orang Indonesia aktif dimedia sosial. Total populasi sebesar 265.4 juta dan pengguna interet sebesar 132.7 juta

jiwa. Hal ini merupakan peluang besar bagi diniyaan untuk memperluas bisnisnya. Sedangkan sosial media yang paling banyak digunakan oleh orang Indonesia adalah Youtube. Diikuti oleh faceebok, whatsapp dan

Instagram. Keterangan lebih lengkap bisa dilihat pada gambar di bawah.

Gambar 4.22

Most Active Social Media Platform Sumber : Wearesocialmedia

Dari gambar diatas dapat kita lihat bahwa Instagram berada pada posisi ke empat sebagai media yang sering digunakan. Hak tersebut menunjukan bahwa instagram memiliki tempat dihati masyarakat Indonesia. Sosial media youtobe mencapai 43% (persen) , facebook 41% (persen), whatsapp 40% (persen) dan Instagram 38% (persen). Youtobe adalah flatform video

online dimana orang dapat melihat video secara online atau mengupload

video kapanpun. Sama dengan youtobe, facebook, whatsapp dan instagram tidak hanya digunakan sebagai sosial media tapi menjadi marketing channel bagi beberapa bisnis.

Tabel di bawah meringkas semua analisis dari politik, ekonomi, sosial, dan teknologi.

Tabel 4.9

PEST Analisis Paid Enrosement Diniyaan

Politik Ekonomi Sosial Teknologi

Undang-Undang No 11 Tahun 2008 Tentang Internet & Transaksi Elektronik (ITE) Peraturan pemerintah UU perindustrian no 03 tahun 2014, yang menyatakan tentang pedoman, peningkatan penggunaan produk dan jasa domestik dalam pengadaan pemerintah.

Pertumbuhan

kompetisi industri yang dinamis dan cepat untuk bersaing dengan kualitas internasional.

Periklanan indonesia tidak hanya untuk memasarkan produk tapi bisa untuk kepentingan politik Ekonomi kreatif memberikan kontribusi sebesar 7,44 persen terhadap PDB Indonesia Subsektor periklanan memiliki persentase 0.81 persen berada di peringkat 8 dari subsektor lain. Media sosial menjadi media promosi ekonomi kreatif yang mencapai persentase tertinggi yaitu 53,72 persen . Endorsement sangat dipengaruhi oleh nilai, tren dan gaya hidup, konten yang dibuat dalam iklan biasanya menyesuaikan dengan tren atau gaya hidup masyarakat supaya

pesan yang

disampaikan tersalurkan.

Mempertahankan ciri khas merupakan hal yang penting agar konsumen dapat lebih mudah mengenal. Reputasi yang bagus adalah hal baik bagi sebuah bisnis, dengan memperbesar

portofolio.

Teknologi dan informasi telah berkembang sangat jauh saat ini dan telah merevolusi cara hidup kita, baik cara berkomunikasi, cara belajar, cara bekerja, cara berbisnis dan lain sebagainya. Di indonesia sendiri jumlah pengguna internet mencapa 132 juta orang. 130 juta orang Indonesia aktif dimedia sosial. Instagram berada diposisi ke 4 dalam kategori sosial media yang paling sering digunakan.

Dalam dokumen BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN (Halaman 34-44)

Dokumen terkait