• Tidak ada hasil yang ditemukan

Siklus I dengan I

A. Pilihlah jawaban a, b c atau d yang paling benar

1. Mengisi waktu luang setelah pulang sekolah dengan berjualan mencerminkan sikap ….

a. Teliti b. Tekun c. Ulet d. Kerja Keras

2. Agar nilai ulangan kita bagus, sikap yang paling tepat adalah belajar dengan ….

a. Berhati lembut b. Tekun c. Ulet d. Kerja keras

3. Salah satu contoh sikap tekun adalah ….

a. Mengisi waktu kosong dengan membaca

b. Mengisi waktu jika guru tidak ada

c. Pergi ke sekretariat OSIS

d. Mencari alasan ketidak hadiran guru

4. Sikap ulet adalah sikap ….

a. Berusaha sekuat tenaga

b. Tidak mudah putus asa

c. Cermat dalam bekerja

d. Mudah menyerah

5. Keberhasilan harus ditempuh dengan ….

a. Meminta-minta

b. Kerja keras

c. Menunggu rezeki

d. Mencari kesempatan

B. Isilah titik-titik berikut ini dengan benar.

1. Bekerja keras adalah ….

2. Tekun adalah ….

3. Orang yang ulet adalah ….

4. Jelaskan pengertian teliti

5. Dalil tentang bekerja keras tercantum dalam QS. ………. Ayat ….

Kunci jawaban A. Pilihan Ganda.

1. D 2. B 3. A 4. B 5. B

B. Esai

1. Bekerja keras adalah bekerja dengan gigih, giat dan sungguh-sungguh.

2. Tekun berarti rajin, giat dan sungguh-sungguh

3. Orang yang bekerja dengan ulet akan mendapatkan hasil yang baik.

4. Teliti merupakan kehati-hatian dalam melakukan suatu hal tertentu.

5. Surah An-Najm: 39-41

3 Diana Novita Sari 88

4 Erika Dwi Susanti 100

5 Iit Sugiyanto 100

6 Irma Horiroh 100

7 Karimah 100

8 Laili Agustin 100

9 Muhammad Fadlullah 100

10 Naidatul Khoiriyah 100

11 Niatul Kholisoh 100

12 Putri Nur Azizah 100

13 Risa Umami 88

14 Riska Agustin Winda S. 100

15 Riska Alfiana 88

16 Siti Aisyah 100

17 Siti Aiszah 92

18 Siti Karimah 92

19 Sri Wahyuni 92

20 Zulfaidah -

Rata-rata 96,84

Lampiran 12

Handout siklus I 2.1 Pengertian Kerja Keras, Tekun, Ulet, Dan Teliti

Kerja keras, tekun, ulet, dan teliti merupakan empat sikap terpuji yang perlu dimiliki oleh setiap orang yang menginginkan kesuksesan dalam hidupnya. Keempat sifat tersebut harus dilakukan secara integral sebab antara yang satu dengan yang lainnya saling mendukung. Kerja keras, tekun, ulet dan teliti adalah kunci dalam mencapai kesuksesan dan tujuan yang dicita-citakan manusia.

Dengan kerja keras semua pekerjaan bisa cepat selesai. Dan disertai dengan ketekunan, ulet dan teliti sebuah pekerjaan bisa terselesaikan dengan cepat, rapi dan maksimal sesuai yang diharapkan. Tanpa adanya sifat-sifat tadi dalam menjalani sebuah pekerjaan maka manusia akan cepat merasa putus asa dan mudah menyerah. Tidak merasa puas dan bahkan bisa menjadi orang yang pesimis.

Untuk itu maka manusia dituntut untuk selalu memiliki dan menjaga sifat-sifat tersebut diatas. Agar dalam menjalani kehidupan dan melakukan pekerjaan tetap menjadi orang yang selalu optimis dan berpikiran positif. Dengan begitu semua apa yang dicita-citakan oleh manusia akan terwujud dengan baik.

A. Kerja keras

1) Konsep kerja keras

Kerja berarti berusaha atau berjuang dengan keras berarti sungguh-sungguh. Bekerja keras adalah bekerja dengan gigih dan sungguh-sungguh untuk mencapai suatu cita-cita.

Bekerja keras tidak mesti “banting tulang” dengan mengeluarkan tenaga secara fisik, akan tetapi sikap bekerja keras juga dapat dilakukan dengan berpikir sungguh-sungguh dalam melaksanakan pekerjaannya. Kerja keras yaitu bekerja dengan sungguh-sungguh untuk mencapai tujuan atau prestasi kemudian disertai dengan berserah diri (tawakkal) kepada Allah SWT baik untuk kepentingan dunia dan akhirat. Firman Allah SWT yang artinya sebagai berikut:

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (Al-Qashash “ 77)

Dengan demikian, sikap kerja keras dapat dilakukan dalam menuntut ilmu, mencari rezeki, dan menjalankan tugas sesuai dengan profesi masing-masing.

banyak rintangan yang menghadang. Sebagai seorang pelajar, harus tekun dalam belajar.

Ketekunan itu bisa diwujudkan dalam bentuk belajar dengan sungguh-sungguh dan terus-menerus. contohnya belajar setiap malam, bukan belajar hanya ketika dekat waktu ujian.

Begitu juga dalam beribadah, kita harus senantiasa berzikir kepada Allah baik dalam keadaan sempit maupun ketika lapang. Jika sifat tekun telah menjadi bagian diri kita, maka kita akan terampil dan mampuni dalam bidang yang kita tekuni. Sebagai seorang mukmin, kita harus menekuni bidang kita masing-masing. Hal ini tersirat dalam surat al-Isra’/17 ayat 84.

َدْهَأ َوُه ْهَمِب ُمَلْعَأ ْمُكُّبَرَف ِهِتَلِكاَش يَلَع ُلَمْعَي ٌّلُك ْلُق ًلايِبَس ى

Artinya: Katakanlah: "Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing". Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya.

Dengan demikian sifat tekun menjadi salah satu modal untuk mencapai kesuksesan dalam berbagai bidang sebagaimana yang dicita-citakan. Hal itu pula yang dilakukan oleh Rasulullah SAW dalam mensyi’arkan agama Islam. Ia melakukan dakwah secara terus-menerus kepada keluarga dan masyarakat di sekitarnya agar mentauhidkan Allah SWT. Ia juga melakukan pembinaan yang kontiniu kepada sahabat-sahabatnya untuk mempelajari al-Qur’an dan siap berdakwah kepada orang-orang di sekitar mereka dengan cara yang santun dan baik. Dengan kerja keras dan ketekunan mereka, Islam telah berjaya di jazirah Arab ketika itu dan menyebar ke berbagai daerah tanpa adanya paksaan.

C. Ulet

1) Konsep tentang Ulet

Ulet berarti tahan uji, tidak mudah putus asa dan menyerah jika menemui rintangan dan hambatan yang disertai kemauan kerja keras dalam berusaha mencapai tujuan dan cita-cita. Meskipun ia gagal dalam suatu urusan, tetapi ia tidak mengeluh, tidak bersedih, dan tidak pula berputus asa sehingga ia akan tetap berusaha dan mencoba lagi untuk mencapai yang diinginkannya. Baginya, kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.

Mengenai berputus asa ini, Allah melarangnya dalam surat Az-Zumar ayat 53:

“ Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Jadi, orang yang ulet tidak akan pesimis dalam hidupnya. Ia selalu optimis dalam mencapai tujuan dan cita-citanya. Meskipun sikap ulet memerlukan sikap yang optimis, tidak boleh pula optimis yang berlebihan, sebab hal itu dapat menimbulkan kesombongan. Oleh karena itu, sikap ulet hendaknya diiringi dengan sifat tawakal kepada Allah SWT. Berhasil tidaknya usaha yang kita lakukan tidak terlepas dari kehendak dan kekuasaan Allah.

D. Teliti

1) Konsep Tentang Teliti

Teliti adalah cermat atau seksama,[2] berhati-hati, penuh perhitungan dalam berpikir dan bertindak, serta tidak tergesa-gesa dan tidak ceroboh dalam melaksanakan pekerjaan.

Sikap ketelitian sangat dibutuhkan dalam mencapai hasil yang maksimal. Islam mengajarkan kepada setiap muslim untuk bersikap teliti dalam setiap pekerjaan. Allah tidak menyukai makhluknya yang bekerja dengan tergesa-gesa karena bisa menimbulkan kesalahan dan kegagalan dalam mencapai suatu tujuan. Allah SWT berfirman:

ِنوُلِجْعَتْسَت َلاَف يِتاَيآ ْمُكيِرُأَس ٍلَجَع ْهِم ُناَسوِ ْلْا َقِلُخ

Artinya: Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perIihatkan kepadamu tanda-tanda azab)-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera. (Qs. Al-Anbiya’/21: 37)

Oleh karena itu bekerjalah dengan hati-hati dan jauhilah bekerja yang tergesa-gesa.

Rasulullah SAW bersabda:

ِالله َهِم ْيِّوَأَّتلاَو ِناَطْيَّشلا َهِم ُةَلَجَعْلَا Artinya: Tergesa-gesa itu berasal dari syetan dan berhati-hati dari Allah. (H.R. Tirmidzi).

Sifat teliti juga dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Misalnya ketika menyikapi perlakuan kasar orang-orang kafir Quraisy terhadap umat Islam yang ada di Mekah, sementara nabi telah hijrah ke Madinah. Ketika itu para sahabat meminta nabi agar segera berperang melawan kezaliman kafir Quraisy. Tetapi nabi tidak tergesa-gesa. Untuk beberapa saat ia menunggu petunjuk dan perintah dari Allah lalu ia bicarakan dengan para sahabatnya tentang strategi apa yang dilakukan.

Berkat ketelitian dan usaha keras dari nabi dan para sahabat, perang Badar yang tidak seimbang itu (313 orang tentara Islam melawan 1000 tentara kafir Quraisy) akhirnya dimenangkan umat Islam. Dengan demikian, berupayalah dengan kerja keras, tekun, ulet, dan teliti sehingga hasil yang kita peroleh mengalami peningkatan dan akan lebih baik dari hari-hari sebelumnya.

sikap ….

2. Agar nilai ulangan kita bagus, sikap yang paling tepat adalah belajar dengan ...

3. Salah satu contoh sikap tekun adalah ….

4. Sikap ulet adalah sikap ….

5. Keberhasilan harus ditempuh dengan ….

6. Bekerja keras adalah ….

7. Apa yang dimaksud dengan Tekun ….

8. Orang yang ulet adalah ….

9. Jelaskan pengertian teliti

10. Dalil tentang bekerja keras tercantum dalam surah apa?

Kunci jawaban 1. Kerja Keras

2. Tekun

3. Mengisi waktu kosong dengan membaca 4. Tidak mudah putus asa

5. Kerja keras

6. Bekerja keras adalah bekerja dengan gigih, giat dan sungguh-sungguh.

7. Tekun berarti rajin, giat dan sungguh-sungguh

8. Orang yang bekerja dengan ulet akan mendapatkan hasil yang baik.

9. Teliti merupakan kehati-hatian dalam melakukan suatu hal tertentu.

10. Surah An-Najm: 39-41

Lampiran 14

Lampiran 15

LEMBAR PENGAMATAN PROSES BELAJAR MENGAJAR

RESPONDEN GURU Nama sekolah : SMP Nurul Ulum

Tahun Pelajaran : 2014/2015 Kelas / semester : VII / Genap Tanggal : 21 April 2015

Pokok Bahasan : Menjelaskan arti kerja keras, ulet, tekun dan teliti.

KETERANGAN:

SB: sangat baik (4)B: baik (3) C: Cukup (2) K: Kurang (1) Skor maksimum = 4 (skor setiap indikator) X 11 (indikator) = 44

NO Kegiatan 4 3 2 1

1 Apersepsi √

2 Penjelasan materi √

3 penjelasan metode CRH √

4 Teknik pembagian kelompok √

5 Pengelolaan kegiatan diskusi √

6 Pemberian pertanyaan atau kuis √

7 Kemampuan melakukan evaluasi √

8 Memberikan penghargaan kepada kelompok √

9 Menentukan nilai individu atau kelompok √

10 Menyimpulkan materi pelajaran √

11 Menutup pembelajaran √

Skor total 33

Peneliti Observer

Risyad Abdi Jefry Rhendra Efendy. S.Pd

Nim. 084 111 166 Nip.-

Lampiran 16

LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PAI DENGAN PENDEKATAN KOOPERATIF CRH

RESPONDEN SISWA Nama sekolah : SMP Nurul Ulum

Tahun Pelajaran : 2014/2015 Tanggal : 21 April 22015 Kelas / semester : VII / Genap

Pokok Bahasan : Menjelaskan arti kerja keras, ulet, tekun dan teliti.

klp Nama siswa Minat Perhatian Partisipasi Presentasi 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1

1 Alfiana √ √ √ √

Ali B.

Irma H.

Niatul K.

Riska Ags

2 Zulfaidah √ √ √ √

Riska Alf Putri N.

Iit S.

St. Karimah

3 St. Aisyah √ √ √ √

Diana N.

S. Wahyuni St. Aiszah Risa U.

4 Naidatul K √ √ √ √

Karimah M.Fadlullah Laili A.

Erika D.

KETERANGAN:

SB: sangat baik (4)B: baik (3) C: Cukup (2) K: Kurang (1)

Kerja keras 11 16 68.75 Tertinggi

Tekun 8 16 50 Terendah

Ulet 10 16 62.5

Teliti 11 16 68.75 Tertinggi

Rata-rata 10 16 62.5

Peneliti Observer

Risyad Abdi Jefry Rhendra Efendy S. Pd

Nim. 084 111 166 Nip.-

Lampiran 17

Nama : Nilai

Kelas :

No. Absen :

Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam (PAI) Materi : Akhlak Terpuji.

Kelas/Semester : VII/2

Tanggal :

Waktu : 50 menit

jawablah pertanyaan berikut dengan benar !

1. Melakukan suatu perbuatan dengan sungguh-sungguh disebut ….

2. Jelaskan yang dimaksud dengan Tekun...

3. Tidak mudah putus asa yang disertai dengan kemauan keras dalam berusaha disebut … 4. Apa tujuan dari sifat kerja keras !

5. Lawan dari “Tekun” adalah ….

6. Mengapa siswa harus tekun belajar ? berikan satu alasannya !

7. Apakah yang dimaksud dengan akhlak mahmudah! Berikan 3 contoh!

8. Apa pengertian “Teliti” dalam bekerja ?

9. uraikan satu contoh yang menjelaskan tentang “Ulet” ! 10. Tulislah satu ayat tentang tekun !

Sekolah : SMP Nurul Ulum Alokasi Waktu : 50 menit Mapel : PAI

Jumlah Soal : 10 butir Kelas/smt : VII/Genap Kurikulum : KTSP

NO

URUT KOMPETENSI DASAR KELAS /

SMT MATERI INDIKATOR SOAL BENTUK

TES NO

SOAL

1 2 3 4 5 6 7

1 11.1 Menjelaskan arti kerja keras, tekun, ulet, dan teliti.

7/2 Akhlak

terpuji

11.1.1 Siswa dapat menjelaskan pengertian kerja keras

Jawaban singkat

1 2 11.1 Menjelaskan arti kerja

keras, tekun, ulet, dan teliti. 7/2 Akhlak

terpuji 11.1.2 Siswa dapat menjelaskan pengertian tekun Uraian 2 3 11.1 Menjelaskan arti kerja

keras, tekun, ulet, dan teliti. 7/2 Akhlak

terpuji 11.1.3 Siswa dapat menjelaskan pengertian ulet Jawaban

singkat 3 4 11.1 Menjelaskan arti kerja

keras, tekun, ulet, dan teliti.

7/2 Akhlak

terpuji

11.1.1 Siswa dapat menjelaskan pengertian kerja keras

Uraian 4

5 11.1 Menjelaskan arti kerja keras, tekun, ulet, dan teliti.

7/2 Akhlak

terpuji

11.1.2 Siswa dapat menjelaskan pengertian tekun Jawaban singkat

5 6 11.1 Menjelaskan arti kerja

keras, tekun, ulet, dan teliti.

7/2 Akhlak

terpuji

11.1.2 Siswa dapat menjelaskan pengertian tekun Uraian 6 7 11.1 Menjelaskan arti kerja

keras, tekun, ulet, dan teliti. 7/2 Akhlak

terpuji 11.1.1 Siswa dapat menjelaskan pengertian kerja

keras Uraian 7

8 11.1 Menjelaskan arti kerja keras, tekun, ulet, dan teliti.

7/2 Akhlak

terpuji

11.1.4 Siswa dapat menjelaskan pengertian teliti Uraian 8 9 11.1 Menjelaskan arti kerja

keras, tekun, ulet, dan teliti.

7/2 Akhlak

terpuji

11.1.3 Siswa dapat menjelaskan pengertian ulet Uraian 9 10 11.1 Menjelaskan arti kerja

keras, tekun, ulet, dan teliti. 7/2 Akhlak

terpuji 11.1.2 Siswa dapat menulis ayat tentang tekun Uraian 10

Lampiran 19 KARTU SOAL

Sekolah: SMP Nurul Ulum Bentuk tes: Jawaban Singkat

Mapel: PAI Kelas/smt: VII/Genap

KOMPETENSI DASAR

11.1 Menjelaskan arti kerja keras, tekun, ulet, dan teliti.

NOMOR SOAL

1

BUKU SOAL

Teladan Utama Pendidikan Agama Islam Kelas 1

Rumusan Butir Soal

Melakukan suatu perbuatan dengan sungguh-sungguh disebut ….

MATERI

Akhlak Terpuji INDIKATOR SOAL

11.1.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian kerja keras

PEDOMAN PENSKORAN

NO KUNCI JAWABAN SKOR

1 Kerja keras 10

SKOR MAKSIMAL 10

KOMPETENSI DASAR

11.1 Menjelaskan arti kerja keras, tekun, ulet, dan teliti.

NOMOR SOAL

2

BUKU SOAL

Teladan Utama Pendidikan Agama Islam Kelas 1

Rumusan Butir Soal

Jelaskan yang dimaksud dengan Tekun...

MATERI

Akhlak Terpuji INDIKATOR SOAL

11.1.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian tekun

PEDOMAN PENSKORAN

NO KUNCI JAWABAN SKOR

1 Tekun adalah rajin, giat, sungguh sungguh dalam bekerja. 10

SKOR MAKSIMAL 10

KARTU SOAL

Sekolah: SMP Nurul Ulum Bentuk tes: Jawaban Singkat

Mapel: PAI Kelas/smt: VII/Genap

KOMPETENSI DASAR

11.1 Menjelaskan arti kerja keras, tekun, ulet, dan teliti.

NOMOR SOAL

3

BUKU SOAL

Teladan Utama Pendidikan Agama Islam Kelas 1

Rumusan Butir Soal

Tidak mudah putus asa yang disertai dengan kemauan keras dalam berusaha disebut …

MATERI

Akhlak Terpuji INDIKATOR SOAL

11.1.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian ulet

PEDOMAN PENSKORAN

NO KUNCI JAWABAN SKOR

1 Ulet 10

SKOR MAKSIMAL 10

KOMPETENSI DASAR

11.1 Menjelaskan arti kerja keras, tekun, ulet, dan teliti.

NOMOR SOAL

4

BUKU SOAL

Teladan Utama Pendidikan Agama Islam Kelas 1

Rumusan Butir Soal

Apa tujuan dari sifat kerja keras … MATERI

Akhlak Terpuji INDIKATOR SOAL

11.1.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian kerja keras

PEDOMAN PENSKORAN

NO KUNCI JAWABAN SKOR

1 Agar mencapai atau memperoleh hasil yang dicita-citakan. 10

SKOR MAKSIMAL 10

KARTU SOAL

Sekolah: SMP Nurul Ulum Bentuk tes: Jawaban Singkat

Mapel: PAI Kelas/smt: VII/Genap

KOMPETENSI DASAR

11.1 Menjelaskan arti kerja keras, tekun, ulet, dan teliti.

NOMOR SOAL

5

BUKU SOAL

Teladan Utama Pendidikan Agama Islam Kelas 1

Rumusan Butir Soal

Lawan dari “Tekun” adalah ….

MATERI

Akhlak Terpuji INDIKATOR SOAL

11.1.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian tekun

PEDOMAN PENSKORAN

NO KUNCI JAWABAN SKOR

1 Malas 10

SKOR MAKSIMAL 10

KOMPETENSI DASAR

11.1 Menjelaskan arti kerja keras, tekun, ulet, dan teliti.

NOMOR SOAL

6

BUKU SOAL

Teladan Utama Pendidikan Agama Islam Kelas 1

Rumusan Butir Soal

Mengapa siswa harus tekun belajar ? berikan satu alasannya ! MATERI

Akhlak Terpuji INDIKATOR SOAL

11.1.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian tekun

PEDOMAN PENSKORAN

NO KUNCI JAWABAN SKOR

1 Karena dengan tekun belajar bisa memperoleh hasil belajar yang baik. 10

SKOR MAKSIMAL 10

KARTU SOAL

Sekolah: SMP Nurul Ulum Bentuk tes: uraian

Mapel: PAI Kelas/smt: VII/Genap

KOMPETENSI DASAR

11.1 Menjelaskan arti kerja keras, tekun, ulet, dan teliti.

NOMOR SOAL

7

BUKU SOALT

Teladan Utama Pendidikan Agama Islam Kelas 1

Rumusan Butir Soal

Apakah yang dimaksud dengan akhlak mahmudah! Berikan 3 contoh!

MATERI

Akhlak Terpuji INDIKATOR SOAL

11.1.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian tekun

PEDOMAN PENSKORAN

NO KUNCI JAWABAN SKOR

1 Akhlak terpuji

Menyebutkan 3 contoh akhlak terpuji

5 5

SKOR MAKSIMAL 10

Mapel: PAI Kelas/smt: VII/Genap

KOMPETENSI DASAR

11.1 Menjelaskan arti kerja keras, tekun, ulet, dan teliti.

NOMOR SOAL

8

BUKU SOAL

Teladan Utama Pendidikan Agama Islam Kelas 1

Rumusan Butir Soal

Apa pengertian “Teliti” dalam bekerja ? MATERI

Akhlak Terpuji INDIKATOR SOAL

11.1.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian teliti

PEDOMAN PENSKORAN

NO KUNCI JAWABAN SKOR

1 Cermat, berhati-hati penuh perhitungan dalam berpikir. 10

SKOR MAKSIMAL 10

KARTU SOAL

Sekolah: SMP Nurul Ulum Bentuk tes: uraian

Mapel: PAI Kelas/smt: VII/Genap

KOMPETENSI DASAR

11.1 Menjelaskan arti kerja keras, tekun, ulet, dan teliti.

NOMOR SOAL

9

BUKU SOAL

Teladan Utama Pendidikan Agama Islam Kelas 1

Rumusan Butir Soal

uraikan satu contoh yang menjelaskan tentang Ulet ! MATERI

Akhlak Terpuji INDIKATOR SOAL

11.1.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian Ulet

PEDOMAN PENSKORAN

NO KUNCI JAWABAN SKOR

1 Semua contoh perilaku tentang orang yang tidak mudah putus asa 10

SKOR MAKSIMAL 10

Mapel: PAI Kelas/smt: VII/Genap

KOMPETENSI DASAR

11.1 Menjelaskan arti kerja keras, tekun, ulet, dan teliti.

NOMOR SOAL

10

BUKU SOAL

Teladan Utama Pendidikan Agama Islam Kelas 1

Rumusan Butir Soal

Tulislah satu ayat tentang tekun ! MATERI

Akhlak Terpuji INDIKATOR SOAL

11.1.1 Peserta didik dapat

menunujukkan dalil tentang tekun

PEDOMAN PENSKORAN

NO KUNCI JAWABAN SKOR

1

























10

SKOR MAKSIMAL 10

Lampiran 20 HASIL TES BELAJAR SISWA SIKLUS I

No Nama Siswa

Skor yang diperoleh

∑ skor Ketuntasan

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

10 10 10 10 10 10 10 10 10 10

1 Alfiana Nuril Laudasia 10 10 10 0 10 0 5 10 10 0 65 Belum Tuntas

2 Ali Bustomi 10 10 10 10 10 10 0 10 0 0 70 Belum Tuntas

3 Diana Novita Sari 10 10 10 0 10 0 5 10 0 0 55 Belum Tuntas

4 Erika Dwi Susanti 10 10 10 10 10 0 10 10 10 0 80 Tuntas

5 Iit Sugiyanto 0 10 10 0 10 0 0 10 0 0 40 Belum Tuntas

6 Irma Horiroh 10 10 10 10 10 10 10 10 10 0 90 Tuntas

7 Karimah 10 10 0 10 10 0 10 10 10 0 70 Belum Tuntas

8 Laili Agustin 10 0 10 10 10 10 10 10 10 0 80 Tuntas

9 Muhammad Fadlullah 10 10 10 10 10 10 10 10 0 0 80 Tuntas

10 Naidatul Khoiriyah 10 10 10 10 10 10 10 10 10 0 90 Tuntas

11 Niatul Kholisoh 10 10 10 10 10 10 10 10 0 0 80 Tuntas

12 Putri Nur Azizah 10 10 10 10 10 0 10 10 10 0 80 Tuntas

13 Risa Umami 10 10 10 10 10 10 5 10 0 0 75 Belum Tuntas

14 Riska Agustin Winda S. 10 10 10 10 10 10 10 10 10 0 90 Tuntas

15 Riska Alfiana 10 10 10 10 10 10 10 10 10 0 90 Tuntas

16 Siti Aisyah 10 0 10 0 10 10 5 10 0 0 55 Belum Tuntas

17 Siti Aiszah 10 10 10 10 10 10 10 10 0 0 80 Tuntas

18 Siti Karimah 10 10 10 10 10 10 0 10 10 0 80 Tuntas

19 Sri Wahyuni 10 10 10 10 10 10 10 10 10 0 90 Tuntas

20 Zulfaidah 10 10 10 0 10 10 10 10 0 0 70 Belum Tuntas

Rata-rata 75,5

1. KETUNTASAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SIKLUS I

Rumus:

siswa yang tidak hadir = 0 siswa siswa yang nilainya ≥ 76 = 12 siswa siswa yang nilainya < 76 = 8 siswa a) Siswa yang tuntas = 12 Siswa

Sehingga prosentase siswa yang tuntas adalah = b) Siswa yang tidak tuntas = 8 Siswa

Sehingga prosentase siswa yang tidak tuntas adalah =

Dari hasil analisis di atas, maka dapat dinyatakan hasil belajar pada siklus I belum dikatakan tuntas secara klasikal karena belum mencapai ketuntasan klasikal yang ditentukan sekolah yaitu .

Lampiran 21

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (CRH) Nama sekolah : SMP Nurul Ulum

Mata Pelajaran : PAI

Kelas/Semester : VII (satu) / 2 (Dua) Alokasi Waktu : 2 x 40 menit

Siklus ke : 2

Pelaksanaan : 12 Mei 2015 A. STANDAR KOMPETENSI

11. Membiasakan perilaku terpuji.

B. KOMPETENSI DASAR

11.2 Menampilkan contoh perilaku kerja keras, tekun, ulet, dan teliti.

C. INDIKATOR

11.2.1 Menyebutkan contoh sikap kerja keras, tekun, ulet dan teliti.

11.2.2 Mendemonstrasikan sikap kerja keras, tekun, ulet dan teliti.

D. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Siswa dapat menyebutkan contoh dari sikap kerja keras, tekun, ulet dan teliti.

2. Siswa dapat mendemonstrasikan sikap kerja keras, tekun, ulet dan teliti.

E. KARAKTER SISWA YANG DIHARAPKAN

Dokumen terkait