• Tidak ada hasil yang ditemukan

PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) LOANS (continued)

Dalam dokumen LKFS Report PHBS 31 Maret 2013 (Halaman 75-88)

h. Batas Maksimum Pemberian Kredit h. Legal lending limit

Pada tanggal 20 Januari 2005, BI mengeluarkan

peraturan No. 7/3/PBI/2005 tentang ”Batas Maksimum Pemberian Kredit (“BMPK”) Bank Umum” yang berlaku efektif sejak tanggal 20

Januari 2005. Peraturan tersebut menetapkan batas maksimum penyediaan dana kepada satu peminjam yang bukan merupakan pihak berelasi tidak melebihi 20% dari modal Bank. Peraturan tersebut juga menetapkan batas maksimum

penyediaan dana kepada satu kelompok

peminjam yang bukan pihak berelasi tidak melebihi 25% dari modal Bank. Peraturan ini

telah diubah dengan peraturan BI No.

8/13/PBI/2006 tanggal 5 Oktober 2006 tentang kriteria penyediaan dana kepada pihak berelasi yang dikecualikan dari perhitungan BMPK. Pada tanggal 31 Maret 2013 dan 31 Desember 2012, tidak terdapat pelampauan dan pelanggaran atas BMPK baik kepada pihak berelasi dan pihak tidak berelasi.

On 20 January 2005, BI issued regulation No. 7/3/PBI/2005 relating to the ”Legal Lending Limit (“LLL”) for Commercial Banks” which was effective starting 20 January 2005. This regulation requires themaximum lending limit to one non-related party borrower not to exceed 20% of the Bank‟s capital. This regulation also requires the maximum lending limit to non related party group of borrowers not to exceed 25% of Bank‟s capital. This regulation has been amended by BI regulation No. 8/13/PBI/2006 dated 5 October 2006 regarding criteria of lending to related parties which exempted from calculation of the LLL. As at 31 March 2013 dan 31 December 2012, there was no breach and no violation of the LLL requirements both to related parties and third parties.

i. Jaminan i. Collateral

Pinjaman yang diberikan biasanya dijamin dengan agunan yang diikat dengan hipotik, hak tanggungan atau surat kuasa untuk menjual, deposito berjangka dan jaminan lainnya. Pada tanggal 31 Maret 2013 dan 31 Desember 2012, jumlah pinjaman yang diberikan yang dijamin dengan jaminan tunai berupa giro dan deposito berjangka yang diblokir adalah masing-masing sebesar Rp 99,943 dan Rp 83,033.

Loans are generally collateralised by registered mortgages, powers of attorney to mortgage or sell, time deposits and other guarantees. As at 31 March 2013 dan 31 December 2012, loans collateralised by cash collateral in form of pledged current accounts and time deposit amounted to Rp 99,943 and Rp 83,033 respectively.

j. Informasi mengenai tingkat suku bunga dan jatuh

tempo diungkapkan dalam Catatan 45.

j. Information in respect of interest rates and

maturities is disclosed in Note 45.

11. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 11. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND PAYABLES

a. Berdasarkan mata uang a. By currencies

31 Maret/ March 2013 31 Desember/ December 2012

Tagihan akseptasi Acceptances receivable

Dolar Amerika Serikat 847 19,198 United States Dollar

Dikurangi : Cadangan kerugian Less : allowance for

penurunan nilai - - impairment losses

847 19,198

Liabilitas akseptasi Acceptances payable

Dolar Amerika Serikat - 19,198 United States Dollar

b. Berdasarkan kolektibilitas b. By collectibility Kolektibilitas tagihan akseptasi adalah sebagai

berikut:

The collectibility of acceptance receivables are as follows: 31 Maret/ March 2013 31 Desember/ December 2012 Lancar 847 19,198 Pass

Dikurangi : Cadangan kerugian Less : allowance for

penurunan nilai - - impairment losses

847 19,198

c. Berdasarkan transaksi dengan pihak berelasi dan pihak ketiga

c. By transactions with related party and third party

Pada tanggal 31 Maret 2013 dan 31 Desember 2012, tidak terdapat tagihan dan liabilitas akseptasi yang berasal dari pihak berelasi.

As at 31 March 2013 dan 31 December 2012, there were no acceptances receivable and payable from related party.

d. Informasi mengenai tingkat suku bunga dan jatuh

tempo diungkapkan dalam Catatan 45.

d. Information in respect of interest rates and

maturities is disclosed in Note 45.

12. PENYERTAAN SAHAM 12. INVESTMENTS IN SHARES

31 Maret/ March 2013 31 Desember/ December 2012

PT Sarana Jabar Ventura 449 449 PT Sarana Jabar Ventura

Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for

penurunan nilai - - impairment losses

449 449

Sejak tanggal 28 Oktober 1993, Bank memiliki penyertaan dalam bentuk saham pada PT Sarana Jabar Ventura, perusahaan yang bergerak dalam bidang modal ventura.

Since 28 October 1993, the Bank has an investment in shares at PT Sarana Jabar Ventura, a capital venture company.

Persentase kepemilikan Bank pada PT Sarana Jabar Ventura pada tanggal 31 Maret 2013 adalah sebesar 3.58% (31 Desember 2012: 3.58%). Bank

mencatat penyertaan tersebut dengan

menggunakan metode harga perolehan.

The percentage of ownership of the Bank in PT Sarana Jabar Ventura on 31 March 2013 is 3.58% (31 December 2012: 3.58%). The Bank records the investment with cost method.

Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan cadangan kerugian penurunan nilai untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari penyertaan saham.

Management believes that no allowance for impairment losses is required to cover possible losses arising from investments in shares.

31Maret/March 2013

1 Januari/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasikasi/ 31 Desember/

January Additions Disposals Reclassification December

Harga perolehan: Cost:

Tanah 33,278 - - - 33,278 Land

Bangunan 35,648 878 - 2,275 38,801 Buildings

Perabot dan perlengkapan 60,669 2,603 (44) - 63,228 Furniture and fixtures

Aset dalam penyelesaian 45,411 6,296 (400) (2,275) 49,032 Construction in progress

175,006 9,777 (444) - 184,339

Accumulated

Akumulasi penyusutan: depreciation:

Bangunan 7,468 596 - - 8,064 Buildings

Perabot dan perlengkapan 35,719 2,327 (30) - 38,016 Furniture and fixtures

43,187 2,923 (30) - 46,080

Nilai buku bersih 131,819 138,259 Net book value

31 Desember/December 2012

1 Januari/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasikasi/ 31 Desember/

January Additions Disposals Reclassification December

Harga perolehan: Cost:

Tanah 32,207 - - 1,071 33,278 Land

Bangunan 31,697 775 - 3,176 35,648 Buildings

Perabot dan perlengkapan 45,815 8,136 (216) 6,934 60,669 Furniture and fixtures

Aset dalam penyelesaian 11,277 48,966 (3,651) (11,181) 45,411 Construction in progress

120,996 57,877 (3,867) - 175,006

Accumulated

Akumulasi penyusutan: depreciation:

Bangunan 5,685 1,787 (4) - 7,468 Buildings

Perabot dan perlengkapan 28,090 7,917 (288) - 35,719 Furniture and fixtures

33,775 9,704 (292) - 43,187

Nilai buku bersih 87,221 131,819 Net book value

Rincian aset dalam penyelesaian adalah sebagai berikut:

Details of construction in progress is as follows:

31 Maret/Maret 2013

Rincian

Persentase penyelesaian/

Percentage of

completion Jumlah/Amount

Estimasi penyelesaian/

Completion

estimate Details

Bangunan Kantor Pusat 98% 42,809

September/

September 2013 Head Office Building

Bangunan Kantor Cabang 75% 6,223 Mei/ May 2013 Branch Office Building

Jumlah 49,032 Total 31 Desember/December 2012 Rincian Persentase penyelesaian/ Percentage of

completion Jumlah/Amount

Estimasi penyelesaian/

Completion

estimate Details

Bangunan Kantor Pusat 94.28% 38,485

September/

September 2013 Head Office Building

Bangunan Kantor Cabang 50% 6,194 Mei/ May 2013 Branch Office Building

Pusat Data 100% 732 Data Warehouse

Jumlah 45,411 Total

Hak atas tanah berupa Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) dan Hak Guna Usaha (HGU) yang dapat diperbaharui. Masa berlaku HGB dan HGU berakhir antara tahun 2015 sampai dengan 2037. Seluruh sertifikat HGB dan HGU adalah atas

nama Bank. Manajemen berpendapat tidak

terdapat masalah dengan perpanjangan hak atas tanah, karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung oleh bukti kepemilikan yang memadai.

Landrights are held under renewable “Sertifikat Hak Guna Bangunan” and “Hak Guna Usaha” titles. The landrights have expiry date ranging from 2015 until

2037. All landrights titles are under the Bank‟s

name. The management believes that there will be no difficulty in the extension of the landrights, as all the land was acquired legally and is supported by sufficience evidence of ownership.

Pada tanggal 31 Maret 2013 aset tetap kecuali

tanah telah diasuransikan terhadap risiko

kebakaran dan risiko lainnya kepada PT Asuransi Jasindo (bukan perusahaan berelasi) dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 138,867 Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian yang akan terjadi.

As at 31 March 2013, fixed asset except for land, are covered by insurance against losses by fire and other risks with PT Asuransi Jasindo (non-affiliated company) with the insurance coverage of Rp 138,867 The management believes that the amount is adequate to cover possible losses from such risks.

Manajemen berpendapat tidak terdapat indikasi penurunan nilai atas aset tetap yang dimiliki Bank.

Management believes that there is no indication of permanent impairment in the value of the Bank‟s fixed assets.

Nilai wajar tanah dan bangunan yang dimiliki oleh Bank pada 31 Maret 2013 berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) adalah masing-masing sebesar Rp 31,652 dan Rp 9,274

The fair value of the Bank‟s land and building as at 31 December 2012 based on Sales Value of Tax Object (NJOP) is amounted Rp 31,652 and Rp 9,274, respectively.

Nilai tercatat dari aset yang sudah terdepresiasi penuh yang masih digunakan adalah sebesar Rp 23,640.

The carrying amount of any fully depreciated assets that are still in use amounted Rp 23,640.

Manajemen telah mengkaji ulang estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu aset tetap pada tanggal 31 Maret 2013.

Management has reviewed the economic useful life, depreciatijon method, and residual value of fixed assets as at 31 March 2013.

14. ASET YANG DIAMBIL ALIH 14. FORECLOSED ASSETS

Agunan yang diambil alih untuk penyelesaian kredit

dicatat dalam akun “Aset yang Diambil Alih”

(AYDA). Rincian dalam akun ini adalah sebagai berikut:

Foreclosed assets in settlement of loans are included under “Foreclosed assets” account. The details in this account are as follows:

31 Maret/ March 2013 31 Desember/ December 2012

Aset yang diambil alih Foreclosed assets

Dikurangi: Cadangan kerugian 4,373 4,373 Less: Allowance for impairment

penurunan nilai (1,989) (1,989) losses

2,384 2,384

Berdasarkan Peraturan BI (PBI) No.

14/15/PBI/2012 tentang “Penilaian Kualitas Aktiva Bank Umum”, khususnya AYDA, Bank diwajibkan

untuk melakukan upaya penyelesaian terhadap AYDA yang dimiliki.

Based on BI Regulation (PBI) No. 14/15/PBI/2012 regarding the “Asset Quality Ratings for Commercial Banks” and in particular on the foreclosed assets, Bank is required to have an action plan for settlement of its foreclosed assets.

Perubahan dalam cadangan kerugian penurunan AYDA adalah sebagai berikut:

The changes in the allowance for impairment losses of foreclosed assets are as follows:

31 Maret/ March 2013 31 Desember/ December 2012

3 bulan/months 12 bulan/months

Saldo awal 1,989 1,593 Beginning balance

Pembentukan/(Pemulihan) selama Allowance/Reversal during

Selama tahun berjalan the year (refer to Note 37)

(lihat catatan 37) - 396

Penambahan/(Pengurangan) Increase/(decrease) during

Selama tahun berjalan - - the year

Saldo akhir 1,989 1,989 Ending balance

Manajemen berpendapat bahwa cadangan

kerugian penurunan nilai yang telah dibentuk cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas AYDA.

Management believes that the above allowance for impairment losses is adequate to cover possible losses on foreclosed assets.

March

2013

December

2012

Piutang bunga dari pinjaman Interest receivable from loans

yang diberikan 56,460 53,646

Piutang bunga dari Interest receivable from

efek-efek 5,306 5,922 marketable securities

61,766 59,568

16. BEBAN DIBAYAR DIMUKA 16. PREPAYMENTS

31 Maret/ March 2013 31 Desember/ December 2012

Sewa gedung 9,785 9,831 Building rental

Renovasi 4,461 4,758 Renovations

Promosi 1,027 1,105 Promotions

Biaya pemerliharaan 646 926 Maintenance

Lainnya 5,183 2,130 Others

21,102 18,750

Lain-lain terdiri antara lain implementasi sistem, premi asuransi dan instalasi gedung kantor.

Others consist of system implementation, insurance premium and office building installation.

Lihat Catatan 41 untuk rincian saldo dan transaksi dengan pihak berelasi.

Refer to Note 41 for detailed balances and transactions with related parties.

17. ASET LAIN-LAIN 17. OTHER ASSETS

31 Maret/ March 2013 31 Desember/ December 2012

Uang muka 9,968 6,010 Advance payment

Persediaan kantor 3,357 3,326 Office supplies

Tagihan terkait pengiriman uang 3,387 3,959 Receivables relating to money transfer

Beban yang ditangguhkan 605 537 Deferredexpenses

Lainnya 10,549 2,709 Others

27,866 16,541

Lain-lain terdiri antara lain tagihan transfer Artajasa dan dana jaminan.

Others consist of receivable from Artajasa and guarantee fund.

18. LIABILITAS SEGERA 18. OBLIGATIONS DUE IMMEDIATELY

31 Maret/ March 2013 31 Desember/ December 2012 Rupiah Rupiah

Hutang dividen 135 135 Dividend payable

Lainnya 7,282 2,945 Others

7,417 3,080

a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency 31 Maret/ March 2013 31 Desember/ December 2012 Rupiah: Rupiah:

Giro 192,080 274,001 Demand deposits

Tabungan 539,235 483,167 Savings

Deposito berjangka 4,600,278 4,884,249 Time deposits

5,331,593 5,641,417

Valuta asing: Foreign currency:

Giro 105,840 306,841 Demand deposits

Deposito berjangka 152,573 278,451 Time deposits

258,413 585,292

Jumlah 5,590,006 6,226,709 Total

Terdiri dari: Consist of:

Pihak berelasi 438,750 760,814 Related parties

Pihak ketiga 5,151,256 5,465,895 Third parties

Jumlah 5,590,006 6,226,709 Total

Pada tanggal 31 Maret 2013 dan 31 Desember 2012, simpanan dari nasabah sebesar Rp 99,943 dan Rp 83,033 dijadikan jaminan atas pinjaman yang diberikan Bank.

As at 31 March 2013 and 31 December 2012, customer deposits amounted to Rp 99,943 and Rp 83,033 was pledged as collateral for the loans granted by the Bank, respectively.

b. Simpanan dari nasabah dari pihak berelasi

diungkapkan pada Catatan 41.

b. Customer deposits from related parties are

disclosed in Note 41.

c. Informasi mengenai jatuh tempo dan tingkat

suku bunga diungkapkan pada Catatan 45.

c. Information with respect to maturities and

interest rates are disclosed in Note 45.

20. SIMPANAN DARI BANK LAIN 20. DEPOSITS FROM OTHER BANKS

a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency

31 Maret/ March 2013 31 Desember/ December 2012 Rupiah: Rupiah:

Giro 7,709 22,910 Demand deposits

Tabungan 3,740 3,844 Savings

Deposito berjangka 235,107 141,428 Time deposits

246,556 168,182

b. Pada tanggal 31 Maret 2013 dan 31 Desember

2012, tidak terdapat simpanan dari bank lain yang berelasi.

b. As at 31 March 2013 dan 31 December 2012,

there are no deposits from other banks which are recognised as related parties.

c. Pada tanggal 31 Maret 2013 dan 31 Desember

2012, tidak terdapat simpanan dari bank lain yang dijadikan jaminan atas pinjaman yang diberikan.

c. As at 31 March 2013 dan 31 December 2012,

there are no deposits from other banks pledged as loans collateral.

d. Informasi mengenai jatuh tempo dan tingkat

suku bunga diungkapkan pada Catatan 45.

d. Information with respect to maturities and

2012 Nilai nominal kontrak/ Nominal value of contract (Jumlah penuh/ Full amount)

Nilai wajar/Fair value

Tagihan derivatif/ Derivative Receivable Liabilitas derivatif/ Derivative payable Instrumen Instrument

Kontrak swaps valuta asing USD 5,000,000 - 40 Foreign currency swaps

- 40

Dikurangi: Less:

Cadangan kerugian Allowance for

penurunan nilai - - impairment losses

- 40

Transaksi derivatif yang belum diselesaikan per tanggal 31 Desember 2012 bukan merupakan transaksi lindung nilai.

Oustanding derivative transaction as at 31 December 2012 is not hedging transaction.

b. Pada tanggal 31 Desember 2012, tidak terdapat

liabilitas derivative yang berasal dari pihak ketiga.

b. As at 31 December 2012, there are no

derivative payable from related parties.

c. Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan

pada Catatan 45.

c. Information with respect to maturities are

31 Maret/ March 2013 31 Desember/ December 2012

Obligasi Bank Saudara I Bank Saudara Bonds I

Seri A 75,000 75,000 Series A

Seri B 175,000 175,000 Series B

Obligasi Bank Saudara Ii 100,000 100,000 Bank Saudara Bonds Ii

350,000 350,000

Dikurangi beban emisi obligasi Less unamortised bonds issuance

yang belum diamortisasi (4,236) (4,887) cost

Jumlah 345,764 345,113 Total

Obligasi Bank Saudara I Bank Saudara Bonds I

Pada tanggal 27 September 2011, Bank

menerbitkan Obligasi Bank Saudara I sebesar Rp 250.000. Wali amanat dari penerbitan obligasi ini adalah PT Bank Permata Tbk.

On 27 September 2011, the Bank issued Bank Saudara Bonds I amounting to Rp 250,000. The trustee for the bonds issued is PT Bank Permata Tbk.

Obligasi Bank Saudara I terdiri dari : Bank Saudara Bonds I consisted of:

1) Seri A dengan nilai nominal Rp 75.000, tingkat suku bunga tetap sebesar 11,25% per tahun yang dibayarkan setiap tiga bulan dengan jangka waktu selama dua tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal 1 Desember 2013. Untuk periode 31 Maret 2013 Bank telah membayar bunga Obligasi dengan jumlah sebesar Rp 10,688 secara tepat waktu. 2) Seri B dengan nilai nominal Rp 175.000,

tingkat suku bunga tetap sebesar 11,75% per tahun yang dibayarkan setiap tiga bulan dengan jangka waktu selama tiga tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal 1 Desember 2014. Untuk periode 31 Maret 2013 Bank telah membayar bunga Obligasi dengan jumlah sebesar Rp 26,046 secara tepat waktu.

1) Series A with nominal value of Rp 75,000, fixed interest rate of 11.25% per annum paid on a quarterly basis; and with a two-year term up to 1 December 2013. For the period 31 March 2013 the Bank has paid the interest of Bonds with total amount of respectively Rp 10,688 on a timely basis.

2) Series B with nominal value of Rp 175,000, fixed interest rate of 11.75% per annum due on a quarterly basis; and with a three-year term up to 1 December 2014. For the period 31 March 2013 the Bank has paid the interest of Bonds with total amount of respectively Rp 26,046 on a timely basis.

Pada tanggal 31 Desember 2012 dan 31 Desember 2011, peringkat obligasi ini menurut PT Pefindo masing-masing adalah idBBB+ dan idBBB+

As at 31 December 2012 and 31 December 2011, the rating of the bond based on PT Pefindo was idBBB+ and idBBB+, respectively.

Dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum

obligasi, seluruhnya akan digunakan untuk

meningkatkan pemberian kredit dan untuk

memperkuat struktur pendanaan jangka panjang

Bank guna mendukung pengembangan

pembiayaan Bank.

The fund from the public offering of bonds, will all be used to increase lending and to strengthen the

Bank's long-term funding to support the

development of bank financing.

Surat berharga yang diterbitkan di atas dijamin

dengan portofolio Kredit Umum Pensiunan

(KUPEN) sebesar minimal 125% dari jumlah pokok obligasi yang terhutang. Pada tanggal 31 December 2012, jumlah piutang KUPEN yang dijadikan jaminan adalah sebesar Rp 312,575 (31 Desember 2011: Rp 312.560) (lihat Catatan 10d). Bank telah memenuhi ketentuan jaminan minimal yang dipersyaratkan tersebut.

The securities issued above are secured by Kredit Umum Pensiunan (KUPEN) loans portfolio at minimum amount 125% of total outstanding bonds payable. As at 31 December 2012, total KUPEN loans portfolio which are pledged as collateral amounted to Rp 312,575 (31 December 2011: Rp 312,560) (refer to Note 10d). The Bank has fulfilled the minimum collateral as required.

Perjanjian perwaliamanatan berkaitan dengan Obligasi Bank Saudara I memuat beberapa pembatasan terhadap Bank dan memerlukan persetujuan tertulis dari wali amanat sebelum melakukan tindakan-tindakan sebagai berikut:

The trusteeship agreement related to the Bank Saudara Bonds I provide several negative covenants to the Bank and require a written approval before conducting the followings:

1. Melakukan pengurangan modal dasar, modal ditempatkan dan disetor Bank;

2. Mengubah bidang usaha utama bank;

3. Melakukan pengeluaran obligasi atau

instrumen utang lain yang sejenis yang mempunyai hak tagih yang lebih tinggi dan pembayarannya didahulukan dari Obligasi; dan 4. Melakukan penjualan atau pengalihan aset

tetap kepada pihak manapun, baik seluruhnya atau melebihi 50% dari seluruh aset tetap milik Bank dalam satu transaksi dalam 1 tahun berjalan.

1. reduce its authorised, issued and fully paid share capital;

2. change the nature and scope of its core business activity.

3. Issued similar bonds or other debt instruments which has a main payment priority from the obligation; and

4. Sale or transfer of all or excess than 50% of Bank fixed assets too any parties in single transaction in current year.

Tidak terdapat pelanggaran atas pembatasan perjanjian perwaliamanatan obligasi Bank Saudara I pada tanggal 31 Maret 2013 dan 31 Desember 2012.

There was no violation to the covenant of trusteeship agreement of Bank Saudara bonds I as at 31 March 2013 and 31 December 2012.

Obligasi Bank Saudara II Bank Saudara Bonds II

Pada tanggal 11 September 2012, Bank

menerbitkan Obligasi Bank Saudara I sebesar Rp 100.000. Wali amanat dari penerbitan obligasi ini adalah PT Bank Permata Tbk.

On 11 September 2012, the Bank issued Bank Saudara Bonds I amounting to Rp 100,000. The trustee for the bonds issued is PT Bank Permata Tbk.

Tingkat suku bunga tetap sebesar 11,75% per tahun yang dibayarkan setiap tiga bulan dengan jangka waktu selama lima tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal 29 November 2017.

Fixed interest rate of 11.75% per annum due on a quarterly basis; and with a five-year term up to 29 November 2017.

Pada tanggal 31 Desember 2012, peringkat obligasi ini menurut PT Pefindo adalah idBBB+.

As at 31 December 2012, the rating of the bond based on PT Pefindo was idBBB+.

Dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum

obligasi, seluruhnya akan digunakan untuk

meningkatkan pemberian kredit dan untuk

memperkuat struktur pendanaan jangka panjang

Bank guna mendukung pengembangan

pembiayaan Bank.

The fund from the public offering of bonds, will all be used to increase lending and to strengthen the

Bank's long-term funding to support the

development of bank financing.

Obligasi ini tidak dijamin dengan agunan khusus termasuk tidak dijamin oleh Negara Republik Indonesia atau pihak ketiga lainnya dan tidak dimasukkan dalam program penjaminan bank yang dilaksanakan oleh Lembaga Penjaminan Simpanan atau lembaga penjaminan lainnya. Bank tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Pokok Obligasi Saudara II dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil emisi sesuai dengan rencana penggunaan dana penerbitan Obligasi Saudara II.

Bonds are not secured by specific collateral, nor guaranteed by the Government of the Republic of Indonesia or other parties and not included in banks guarantee program implemented by Lembaga Penjamin Simpanan or other guarantee agency. The Bank do not set aside a fund for principle payment of Saudara Bonds II with a consideration to optimize the usage of funds in accordance with the use of funds Saudara Bonds II plan.

Obligasi Bank Saudara II (lanjutan) Bank Saudara Bonds II (continued)

Perjanjian perwaliamanatan berkaitan dengan Obligasi Bank Saudara II memuat beberapa pembatasan terhadap Bank dan memerlukan persetujuan tertulis dari wali amanat sebelum melakukan tindakan-tindakan sebagai berikut:

The trusteeship agreement related to the Bank Saudara Bonds II provide several negative covenants to the Bank and require a written approval before conducting the followings:

1. Melakukan pengurangan modal dasar, modal ditempatkan dan disetor Bank;

2. Mengubah bidang usaha utama bank;

3. Melakukan pengeluaran obligasi atau

instrumen utang lain yang sejenis yang mempunyai hak tagih yang lebih tinggi dan pembayarannya didahulukan dari Obligasi; dan 4. Melakukan penjualan atau pengalihan aset tetap kepada pihak manapun, baik seluruhnya atau melebihi 50% dari seluruh aset tetap milik Bank dalam satu transaksi dalam 1 tahun berjalan.

1. reduce its authorised, issued and fully paid

Dalam dokumen LKFS Report PHBS 31 Maret 2013 (Halaman 75-88)

Dokumen terkait