• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengujian kendaraan bermotor merupakan salah satu alasan penyebab tidak tercapainya PAD tahun 2019 selain dari alasan

B. Investasi Jangka Pendek

2. Piutang Lainnya

Piutang Lainnya per 31 Desember 2019 sebesar Rp12.842.253.653,00. Adapun rincian piutang lainnya adalah sebagai berikut:

BERTAMBAH BERKURANG

1 PIUTANG TASPEN 96.579.400,00 10.329.400,00 0,00 86.250.000,00 2 PIUTANG ASURANSI BAKRI 462.045.453,00 0,00 1.911.363.637,00 2.373.409.090,00 3 PIUTANG DENDA ASURANSI BAKRI 11.898.132.500,00 0,00 0,00 11.898.132.500,00 4 PIUTANG UANG DUKA WAFAT 385.496.300,00 0,00 0,00 385.496.300,00 5 BAGIAN LANCAR TP/TGR 0,00 53.176.800,00 106.353.599,99 53.176.799,99 12.842.253.653,00 63.506.200,00 2.017.717.236,99 14.796.464.689,99 JUMLAH

No. URAIAN 2019 PIUTANG LAINNYA 2018

a) Piutang Kelebihan Pembayaran Gaji Pensiun

Saldo awal piutang kelebihan pembayaran gaji per 1 Januari 2019 sebesar Rp86.250.000,00. Pada tahun 2019 berdasarkan perhitungan Bidang Perbendaharaan BKAD dan hasil konfirmasi ke PT. TASPEN dalam bentuk Surat Daftar Potongan Hutang Dapem Induk SPR Nomor 0009/CU.03/122019 Tanggal 06 Desember 2019. Terdapat cicilan selama Tahun 2019 sebesar Rp36.450.000,00 serta terdapat penambahan utang pegawai pensiun sebesar Rp46.779.400,00. Dengan demikian, saldo piutang per 31 Desember 2019 adalah sebesar Rp 96.579.400,00. Daftar rincian potongan PT. TASPEN terdapat pada Lampiran 13.

b) Piutang Pertanggungan PT. Asuransi Jiwa Bakrie

Piutang pertanggungan PT. Asuransi Jiwa Bakrie per 31 Desember 2019 sebesar Rp462.045.453,00 sedangkan per 31 Desember 2018 sebesar Rp2.373.409.090,00 ditambah piutang denda PT. Asuransi Jiwa Bakrie sebesar Rp11.898.132.500,00 sehingga jumlah seluruh piutang pertanggungan PT. Asuransi Jiwa Bakrie ditambah piutang denda sebesar Rp12.360.177.953,00. Adapun ikhtisar piutang pertanggungan Asuransi Jiwa Bakrie adalah sebagai berikut :

BERTAMBAH BERKURANG

1 PIUTANG ASURANSI BAKRI 462.045.453,00 0,00 1.911.363.637,00 2.373.409.090,00 2 PIUTANG DENDA ASURANSI BAKRI 11.898.132.500,00 0,00 0,00 11.898.132.500,00 12.360.177.953,00 0,00 1.911.363.637,00 14.271.541.590,00

No. URAIAN 2019 PIUTANG ASURANSI BAKRI 2018

JUMLAH

➢ Periode 2002 s.d 2016

Pada tahun 2002 Pemerintah Kabupaten Bandung melakukan kerja sama dengan PT. Bakrie Life untuk memberikan perlindungan asuransi kepada pegawai kontrak pemda sebanyak 2.049 orang sesuai dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Nomor 585/Perj.25-Huk/2002 dan Nomor PKS/243/AJB/Dir/12/2002 tanggal 31 Desember 2002. Berdasarkan surat Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung wajib membayar premi asuransi sebesar Rp5.074.000.000,00. Pemerintah Kabupaten Bandung telah memenuhi kewajibannya dengan membayar premi asuransi dalam empat tahap dengan cara transfer melalui BANK INTERNASIONAL INDONESIA (BII) Cabang Bursa Efek Jakarta dengan Nomor Rekening 2170416029 atas nama PT. ASURANSI JIWA BAKRIE sebagai berikut :

Tahun I masa asuransi 31-12-2002 sampai dengan 30-12-2003 Rp 1.024.500.000 Tahun II masa asuransi 31-12-2003 sampai dengan 30-12-2004 Rp 1.024.500.000 Tahun III masa asuransi 31-12-2004 sampai dengan 30-12-2005 Rp 1.024.500.000 Tahun IV masa asuransi 31-12-2005 sampai dengan 30-12-2010 Rp 2.000.500.000

5.074.000.000 Rp Jumlah

Berdasarkan Addendum surat kesanggupan bayar dari PT. Asuransi Jiwa Bakrie Life Nomor : S/2127/AJB/DIR/I/2011 dan Perjanjian Kerjasama

Nopember 2010, Pihak PT. Asuransi Jiwa Bakrie wajib mengembalikan uang pertanggungan kepada Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemerintah Kabupaten Bandung sebesar Rp5.082.500.000,00 di tambah bunga 1 o/oo per hari. Dengan demikian, piutang pertanggungan Asuransi Bakrie per 31 Desember 2014 menjadi sebesar Rp12.660.507.500,00, dengan rincian perhitungan sebagai berikut :

Nilai Pertanggungan Asuransi Bakrie

Pokok Rp 5.082.500.000,00 Bunga 4 Thn ( Des 2010 - 2014 ) 1 0/00 per hari Rp 7.578.007.500,00

Jumlah Rp 12.660.507.500,00

Pada Tahun 2014, Pemerintah Kabupaten Bandung melakukan konfirmasi kepada pihak PT. Asuransi Jiwa Bakrie melalui surat nomor 5844/2014/BKPP tertanggal 29 Desember 2014 perihal Pengembalian Uang Pertanggungan Asuransi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung. Dan ditanggapi oleh pihak PT. Asuransi Jiwa Bakrie dengan surat nomor Ref.S. 5322/AJB-HTG/DIR/II/2015 tertanggal 6 Februari 2015 perihal Penyampaian Penyelesaian Kewajiban Bakrie Life dan Kondisi Perusahaan. Dalam surat tersebut, PT. Asuransi Jiwa Bakrie menyatakan bahwa PT. Asuransi Jiwa Bakrie secara sah dan dijamin oleh peraturan/perundangan yang berlaku di Republik Indonesia mempunyai kewajiban kepada Pemerintah Kabupaten Bandung sebesar Rp5.082.500.000,00 berikut sanksi administrasi berupa denda tambahan atas tertundanya pengembalian uang pertanggungan sampai sebesar 1 o/oo per hari.

Berikut ini adalah perhitungan piutang pertanggungan asuransi Bakrie per 31 Desember 2016 yang masih belum diterima pembayarannya oleh Pemerintah Kabupaten Bandung :

Saldo Awal per 1 Januari 2015 Rp 12.660.507.500,00 Pengakuan Thn 2015

Denda thn 2015 :

365 hr x 1 o/oo x pokok (b) Rp 1.855.112.500,00

Jumlah penambahan Thn 2014 ( a+ b) Rp 1.855.112.500,00

Saldo Akhir Piutang Asuransi Bakrie per 31 Des 2016 Rp 14.515.620.000,00

➢ Periode 2017

Pada Tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Bandung menyerahkan urusan piutang PT. Asuransi Jiwa Bakrie ini ke Panitia Urusan Piutang Negara KPKLN Cabang Jawa Barat dengan Nomor Surat :842.2/1109/BKPPD/ tanggal 6 Juni 2017. Nilai piutang yang diserahkan sebesar Rp16.980.632.500,00, terdiri dari :

Pokok Rp 5.082.500.000,00 Denda 11.898.132.500,00 Saldo Akhir Piutang Asuransi Bakrie per 30 April 2017 Rp 16.980.632.500,00

Adapun perhitungan piutang pertanggungan asuransi Bakrie per 31 Desember 2018 adalah sebagai berikut :

Saldo Awal per 1 Januari 2016 Rp 14.515.620.000,00 Pengakuan Denda yang belum dicatat

- Denda thn 2016

365 hr x 1 o/oo x pokok (b) Rp 1.855.112.500,00 - Denda thn 2017 sp bln April

120 hr x 1 o/oo x pokok (b) Rp 609.900.000,00

245 2.465.012.500,00 Jumlah yang diserahkan ke KPKLN Rp 16.980.632.500,00 Saldo Akhir Piutang Asuransi Bakrie per 31 Des 2017 Rp 16.980.632.500,00

➢ Periode 2018

Pada Tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Bandung menerima pembayaran klaim asuransi sebesar Rp 2.709.090.910,00 dari PT. Asuransi Jiwa Bakrie sehingga saldo piutang per 31 Desember 2018 menjadi Rp14.271.541.590,00.

Saldo Piutang per 31 Desember 2017 Rp 16.980.632.500,00 Penerimaan klaim asuranasi Rp 2.709.090.910,00 Saldo Piutang Per 31 Desember 2018 Rp 14.271.541.590,00

➢ Periode 2019

Pada Tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Bandung menerima pembayaran klaim asuransi dari PT. Asuransi Jiwa Bakrie sebesar Rp1.911.363.637,00 sehingga saldo piutang per 31 Desember 2019 masih sebesar Rp12.360.177.953,00.

Pada tanggal 6 Februari 2019, PT Asuransi Jiwa Bakrie mengirimkan surat No : S.5589/DIR/AJB/II/2019 yang ditujukan kepada Bupati Bandung yang menyatakan bahwa :

1. PT. Asuransi Jiwa Bakrie mengakui tertunggaknya pembayaran klaim kepada Pemerintah Kabupaten Bandung sebesar Rp16.980.632.500,00;

2. PT. Asuransi Jiwa Bakrie menyatakan bahwa kondisi finansial perusahaan yang tidak beroperasi secara normal;

3. PT Asuransi Jiwa Bakrie melampirkan Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan tentang Pencabutan Ijin Usaha Perusahaan Asuransi atas PT Asuransi Jiwa Bakrie KEP-76/D.05/2016 tanggal 15 September 2016;

4. PT Asuransi Jiwa Bakrie telah membayar pokok klaim terhitung mulai tanggal 11 Mei 2018 sampai dengan 31 Januari 2019 sebesar Rp4.620.454.547,00;

5. PT. Asuransi meminta pertimbangan untuk memberikan penghapusan sanksi administrasi/kompensasi dan biaya-biaya lainnya yang timbul akibat tertundanya pembayaran klaim.

Adapun dokumen sebagaimana tersebut diatas dapat dilihat pada Lampiran 14.

c) Piutang Pembayaran Uang Duka Wafat Pegawai

Piutang pembayaran uang duka wafat pegawai per 31 Desember 2019 sebesar Rp385.496.300,00. Pada tahun 2019 periode bulan Januari sampai dengan Desember 2019, Bidang Perbendaharaan BKAD tidak menerima pembayaran uang duka afat pegawai, sehingga saldo Uang Duka Wafat Pegawai per 31 Desember 2019 tetap sebesar Rp385.496.300,00.

d) Bagian Lancar Tagihan Jangka Panjang

Bagian Lancar Tagihan Jangka Panjang per 31 Desember 2019 sebesar NIHIL sedangkan saldo per 31 Desember 2018 sebesar Rp53.176.799,99.