• Tidak ada hasil yang ditemukan

Arptron

VST Plugins

VST Plugin ialah alat-alat untuk memproses Wave atau suara yang ada di

Audio Track. Pada umumnya tidak ada oscilator atau penghasil suara pada VST Plugin, mungkin karena fungsi utama nya hanya mengolah suara yang masuk dari

Audio Track. Pada prinsip nya mirip dengan Fx di Synthesizer, fungsinya untuk

Finalize atau proses akhir sebelum Mixing.

Warmer, Reverb, Chorus,Delay, Virtual Amplifier(untuk Guitar dan Bass), Wave Restoration seperti Auto Tune dan Melodyne,juga termasuk Wave Processor seperti

Harmony Engine, Vocoder dan lain-lain.

Virtual Amplifier biasanya digunakan untuk Electric Guitar dan Electric Bass,

keuntungan menggunakan Virtual Amplifier adalah kita masih bisa memilih karakter sound setelah recording, dengan catatan EGuitar atau Bass tersebut tidak menggunakan Fx dari luar pada saat kita merekamnya.

Wave restoration seperti Melodyne & Auto Tune gunanya untuk memperbaiki nada yang Fals (kurang atau

Wave Processor adalah salah satu jenis VST plugin yang mempunyai Oscillator

mengambil sumber suara langsung dari luar. Dan fungsi wave processor seperti

Harmony Engine atau beberapa VST Plugin lain yang sejenis adalah untuk memproses suara dari Audio Track, seperti dari satu suara menjadi 3, 4 atau beberapa suara, sesuai dengan fasilitas yang ada pada alat tersebut. Vocoder juga termasuk dalam kategori ini, cuma uniknya Vocoder menggunakan sumber suara manusia (dari Microphone)dan nada yang keluar sesuai dengan apa yang kita mainkan dengan Keyboard Controller.

Dibawah ini akan kita lihat pola kerja Vocoder :

Vocal Microphone

Vocoder

Output

Keyboard Controller MIDI

Pa

g

e

1

Sejarah & Perkembangannya

Pada abad 18 di

Eropa banyak penemuan – penemuan yang diciptakan untuk memudah kan kehidupan manusia, terutama dimulai pada saat Revolusi Industri

dimana masyarakat dimobilisasi untuk membuat produk masal (Mass Product). Hal ini juga berpengaruh pada tempat – tempat baru seperti Amerika dan Australia yang mulai didatangi dan ditinggali imigran Eropa.

Perkembangan tehnologi semakin berkembang dimulai dengan penggunaan

tenaga Listrik pada saat itu untuk kebutuhan mesin- mesin pabrik, alat transportasi lalu berkembang lagi dengan penemuan Lampu, alat perekam suara dan alat untuk membunyikannya seperti Gramaphone, alat untuk perekam gambar yaitu Photo dan akhirnya alat untuk merekam gambar hidup yang akhirnya menjadi Film.

Dimulai pada awal abad 20 sesuai dengan perkembangan perangkat Komunikasi yang berbasis Electronic, seperti Telegram, Telephone, Radio dan pada akhirnya Televisi menghasilkan bunyi – bunyi baru yang tidak pernah dikenal sebelumnya, hal itu membuat beberapa Komposer melihat sebagai media baru. Perkembangan Musik Electronic diawali pada tahun 1948 oleh Pierre Schaeffer seorang Composer yang bekerja sebagai Broadcast Engineer pada

Radiodiffusion – Television Francaise (RTF), tehnik yang digunakan adalah Tape Manipulation atau memanipulasi suara dengan cara permainan Tape Speed ,Reverse

atau dibalik, Loop dan segala kemungkinan yang dapat dilakukan pada Tape Reel. Pada awalnya musik ini disebut sebagai Music Concrete lalu kemudian berkembang lagimenjadi Musik Electroacoustic dan Soundscape.

Sementara di tahun 1950 Homer Dudley dari Bell Telephone Laboeratories

memperkenalkan Vocoder kepada Werner Meyer-Eppler seorang ahli Fisika dan direktur dari “Institute of Phoenetic” Bon University. Vocoder pada zaman ini adalah alat mampu menganalisa Sound dan mengulangnya secara simultan. Ditahun yang sama Meyer-Eppler & Robert Beyer memberikan kuliah tambahan tentang Electronic Music di Darmstadt.disaat itu Beyer bekerja di Northwest German Radio(WDR)in

Cologne.

Pada tahun 1951 Meyer-Eppler berhasil membuat Synthesize sound electronic dengan menggunakan Melochord yang dibuat oleh Harald Bode seorang insinyur pada tahun 1949. Cara kerja Melochord adalah dengan menggunakan

Oscillator sebagai penghasil bunyi.

Pada tahun 1952 Cologne Studio beroperasi di WDR, ditahun yang sama

Beyer bekerja sama dengan Herbert Eimet membuat Komposisi Musik Electronic nya yang pertama.

Beberapa Gaya dalam Music Electronic

Seperti yang sudah kita ketahui dari ulasan sejarah Musik Electronic dari awal sudah terpecah menjadi 2 mazhab utama.

Pertama adalah mazhab Paris yang menggunakan materi bunyi yang direkam dan dimanipulasi melalui tape. Dari mazhab ini lahir Music Concrete, Music Electroacoutic dan Soundscape.

Dan yang lainnya lagi adalah mazhab Cologne yang menggunakan Tone Generator atau Oscilator sebagai sumber suara yang kemudian diproses melalui

Filter, Ring Modulator dan lain lain, dari mazhab ini lahir Electronic Music dan

Algorhythm Music yang dibuat berdasarkan deret Matematik, dan akhirnya berdampak pada Industri musik terutama setelah Keith Emerson memperkenalkan Moog Synthesizer pada Expo 70 di Tokyo, Sejak itu berkembanglah musisi dan kelompok musik yang berbasis pada Electronic Device seperti ELP, Tangerine Dream ,

Vangelis, Jean Michael Jarre, Isao Tomita dan lain lain yang dimulai pada generasi

70 an ,dan setelah itu penggunaan Synthesizer lebih merata pada semua genre

dalam Musik Industri , danpada akhir 80 an lebih mengerucut pada musik musik untuk Clubbing, seperti Techno ,House,Trance, Chill Out dan sebagainya.

Pengaruhnya terhadap pekembangan Musik

Pengaruh dari Music Electronic terhadap perkembangan Musik secara menyeluruh dapat kita bagi menjadi beberapa hal.

Ada banyak perkembangan yang baik seperti :

1. Pesatnya perkembangan tehnik dan alat alat perekaman

2. Pergeseran & perkembangan estetika dalam Musik,termasuk gaya campuran antara electronic dan live Instrument, adaptasi Instrumentalis terhadap bunyi-bunyi baru yang dapat dihasilkan oleh instrument nya.

3. Perkembangan alat-alat Musik baru dan perkembangan Sound – Sound baru. Dan ada juga pengaruh buruk yang terjadi seperti :

1. Kemudahan yang diberikan oleh alat alat tertentu, seperti pada Loop Player membuat banyak

orang yang cenderung merasa sangat mudah untuk membuat musik yang mereka suka hingga

mereka merasa tidak perlu belajar musik, dan semua pekerjaan diselesaikan oleh mesin pintar

yang mereka miliki, hal ini menjadi proses pembodohan dan penyesatan secara terus menerus

Pa

g

e

1

Penutup

Seperti pada akhir Buku I penulis hanya mengingatkan sekali lagi apa yang telah dikatakan sebelumnya, bahwa buku ini juga tidak akan menjadikan kita seorang

programming, Sound Engginer ataupun Komposer musik Electronic. Masih banyak lagi perangkat yang kita butuhkan untuk menjadi salah satu dari ketiga profesi

yang saya sebut tadi. Tapi buku ini dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk mempelajari salah satu dari disiplin yang kita minati .

Hal yang terpenting adalah : kenalilah peralatan apapun yang kita pergunakan seperti kita mengenali tangan kita sendiri. Dan juga seperti yang sudah saya katakana diatas tadi ,bahwa :”alat” adalah “alat” ,

dan yang menjadikan “alat” tersebut menghasilkan sesuatu adalah “manusia” nya atau dengan kata lain “diri kita sendiri. Kematangan seseorang tidak akan pernah didapat hanya dari membaca satu buku ini saja, tapi bisa didapat dari banyak

berlatih, mendengar dan membaca buku buku yang sesuai dengan bidang yang kita tekuni .

Selamat bekerja dan berkarya, semoga materi yang ada dalam buku ini akan dapat membantu, dan harapan penulis, semoga akan ada lagi buku buku yang dapat menjelaskan setiap bidang secara lebih terperinci baik dari para pengajar yang ada ataupun dari generasi yang sesudahnya, agar dapat melengkapi wawasan dan memberdayakan budaya berfikir pada masyarakat dan bangsa kita .

Wassalam…..Jakarta 9 – Juni 2012

Daftar Nama & Istilah

A

Ableton : salah satu Sequencer yang sering digunakan oleh para Disc Jockey .

ACID Pro : salah satu Sequencer (Sony).

Amplifier : pengeras suara .

B

Balance : (English) = Keseimbangan (Ind) .

C

Controller /Keyboard Controller : instrument seperti Piano yang biasa di gunakan untuk

Hubungkan VSTi dengan jari kita .

D

Device : alat atau instrument yang dipakai seperti Mixer ,VSTi Synth ,Reverb ,Compressor dll .atau

Berbentuk Hardware seperti Sound Card ,Mixer ,Microphone dll .

F

Finalize : (English)= penyelesaian (Ind)

FLP (Fruity Loop Producer) : salah satu Sequencer (magine Line).

FX Channel : Channel untuk menempatkan FX ,seperti Reverb ,Compressor ,Limiter dll .

G

Groove : (English) =Irama (Ind) .

H

Hard Disc : tempat penyimpanan program & Data .

Hardware : Perangkat keras .berbentuk fisik seperti Piano ,Guitar,Synthesizer ,

Amplifier dll.

I

Input : (English) masukan (Ind),tempat suara masuk .

Pa

g

e

1

yang biasa di hubungkan pada computer adalah Keyboard Controller

.

L

Layer : suara latar ,biasanya lebih halus dari suara suara instrument lainnya .

Loudspeaker : tempat suara keluar .

M

Mastering : (English) penguasaan (Ind) ,mengontrol balance dari semua musik yang akan di jadikan

Dalam satu album adalah pekerjaan Mastering .

Mixing : (English) = Mencampur (Ind)

Motherboard : induk dari computer ,tempat Processor bekerja dan juga tempat

Memory ,Hard Disc ,CD

Rom ,USB & Firewire terhubung .

N

Notater : program untuk menulis musik ,seperti Sibelius ,Finale ,Encore dll .

O

Operating System : System yang dipakai oleh computer untuk menjalankan program program yang

dibuat berdasarkan system itu sendiri .Ada beberapa

Operating System yang biasa

digunakan seperti Window ,Machintosh & Linux .Untuk kebutuhan Musik & Audio

Visual banyak program yang dibuat untuk OS Window & Machintosh ,ada beberapa

Program yang juga dibuat untuk OS Linux akan tetapi sangat terbatas dan tidak

sebanyak program untuk Window & Machintosh karena Linux

adalah freeware OS

dan dibuat setelah Window & Machintosh sudah stabil .

Oscillator : (English) gelombang (Ind),pada Synthesizer biasanya Tone Generator

menghasilkan

bang suara dan itu disebut sebagai Oscillator .

Output : (English) hasil yang keluar (Ind) ,tempat hasil suara yang sudah di proses keluar .

Overload : (English) = beban yang terlalu berat atau melebihi kapasitas (Ind).

P

Partition : pembatas ruang ,seperti kalau kita membatasi ruang yang besar menjadi dua bagian yang

lebih kecil ,dalam Hard Disc pun bisa dipecah menjadi beberapa bagian sesuai dengan

butuhan kita .

Peak : (English) =Puncak (Ind) ,peak level adalah hal yang sangat penting harus diperhatikan dalam

Rekaman (Recording) ,jika melewati peak level artinya monitor nya berwarna merah ,itu berarti

Hasil rekamannya akan pecah (Overload) .

Pierre Schaeffer : (France) salah satu tokoh yang mempelopori musik Electronic

,diantaranya melalui

memproses musik melalui material suara asli (Electroacoustic) .

Processor : adalah alat untuk memproses semua kegiatan computer .secara prinsip

Processor sama

Seperi fungsi otak pada manusia .

R

Range : jangkauan Instrument .

Reason : Sequencer buatan Propellerhead (Swedia).

Routing : susunan hubungan antara satu Device ke Device lainnya .Pada Hardware

biasanya

Kan oleh Kabel ,sedangkan pada Software dihubungkan dengan panel on-off atau virtual kabel

seperti pada program Reason (Propellerhead).

Pa

g

e

1

jika kita ingin membuat Studio Recording dalam computer kita maka kita menggantikan

Internal Sound Card dengan External Sound Card .Ada 3 pola hubungan External Sound

Card ke computer ,yaitu : PCI (di hubungkan ke Motherboard ),Fire Wire (kalau kita

punyai Fire Wire Connector pada Computer kita atau Lap Top kita ) & USB (biasanya ini

umum digunakan pada Lap Top) .

Sound Module : Tone Generator tanpa keyboard .

Steinberg : salah satu pembuat Sequencer seperti Cubase & Nuendo .

Sub Folder : folder didalam folder .

T

Tone Generator : sumber bunyi yang dapat di gerakkan melalui data MIDI ,seperti

VSTi ,Synth dll .

V

Virtual : (English) = Maya (Indonesia) .

VSTi : Virtual Synth Technology Instrument adalah Synthesizer dalam bentuk

virtual .Biasanya

digunakan sebagai Instrument untuk membuat musik tanpa harus menggunakan Instrument

dari luar lagi .Sound dari VSTi digerak kan oleh Data MIDI .

VST Plugin : hampir sama seperti VSTi ,tetapi ini bukan Instrument tapi untuk memproses sound yang

sudah jadi seperti : Delay ,Reverb ,Compressor ,Limiter dll .

W

Wave : (English) = Gelombang (Ind) ,yang membedakan antara pengertian

Oscillator dengan Wave

karena Oscillator membuat gelombang dari signal electric ,sedangkan

Wave adalah hasil akhir dari bunyi itu sendiri .

Wave Editor : program untuk mastering dan merubah format Audio .

Daftar Pustaka

FLP (Fruity Loop Producer) Manual Book (Help File ) Oscillator & Synthesizer

Google

Music of the Twentieth Century Ton de Leew

New Direction in Music David H Cope

Reason Manual Book (Help File )

Steinberg (Cubase & Nuendo)Manual Book (Help File ) Techniques of the Contemporary Composer David Cope The Acoustical Foundation of Music John

Backus

The Evolution of Electronic Music David Ernst

Dokumen terkait