SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)
K. POKOK BAHASAN
Sentilan historis mengenai eksistensi Yesus dari Nazaret yang disebut Kristus L. SUB POKOK BAHASAN
7 Catatan atau sentilan historis dari lingkungan Pagan 8 Catatan dan sentilan dari lingkungan Kristen
D. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR
TAHAP KEGIATAN PENGAJAR KEGIATAN MAHASISWA MEDIA/ALAT MENGAJAR VI. PENDA HULUAN II. PENYAJIAN III. PENUTUP
37. Mengawali dengan lagu dan doa
38. Menjelaskan TIK yang mau dicapai.
39. Mempresentasikan dokumen-dokumen historis dari lingkungan Yahudi yang menyentil eksistensi Yesus
40. Meminta setiap peserta membaca dengan cermat informasi yang tentang eksistensi Yesus yang ditegaskan dalam teks dokumen. 41. Menugaskan peserta membuat
daftar penegasan mengenai eksistensi Yesus yang ditemukan dalam dokumen-dokumen Memimpin lagu dan doa Mendengarkan Membaca Menganalisa Membandingkan Bertanya Mencatat Menilai Membuat resume Memimpin doa LCD
42. Meminta peserta membandingkan penegasan-penegasan dari dokemen yang satu dengan dokumen lainnya.
43. Meminta peserta mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan penegasan yang ditemukan dalam dokumen-dokumen
44. Menugaskan peserta membuat penilaian pribadi atas kredibilitas informasi yang diberikan dalam dokumen-dokumen
45. Proses belajar mengajar diakhiri dengan:
a. Mengulangi kembali garis besar materi yang dijelaskan.
b.Membuat kesimpulan.
d. Menutup pertemuan dengan doa
E. EVALUASI : TEST TERTULIS: setiap peserta menuliskan lima kalimat sebagai resume informasi yang ditegaskan dalam dokumen-dokumen
SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)
MATA KULIAH : Kristologi KODE MATA KULIAH : K3 TDY 34
S K S : 3
WAKTU PERTEMUAN : 3X45 MENIT PERTEMUAN KE : ketujuh
M. TUJUAN
1. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
Mengantar setiap mahasiswa kepada perjumpaan dengan peristiwa penjelmaan Allah menjadi manusia serta pengalaman personal akan karya dan tindakan-Nya yang menyelamatkan, dan bertolak dari pengalaman serta perjumpaan itu secara pribadi menemukan alasan-alasan teologis bagi pengakuan imannya bahwa Yesus adalah Kristus Tuhan, Penyelamat dunia, Jalan Kebenaran dan Hidup manusia.
2. TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS
Peserta dapat membuat daftar dokumen-dokumen dari lingkungan Yahudi yang memberi sentilan tentang eksistensi Yesus Peserta dapat menunjuk penegasan mengenai eksistensi Yesus dalam setiap dokumen yang dipresentasikan
Peserta dapat membuat perbandingan antara penegasan dari dokumen-dokumen
Peserta dapat menunjuk kesamaan dan perbedaan dari penegasan yang ditemukan dalam dokumen-dokumen Peserta dapat membuat penilaian atas informasi yang diberikan oleh setiap dokumen
Sentilan historis mengenai eksistensi Yesus dari Nazaret yang disebut Kristus O. SUB POKOK BAHASAN
9 Catatan atau sentilan historis dari lingkungan Pagan 10 Catatan dan sentilan dari lingkungan Kristen
D. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR
TAHAP KEGIATAN PENGAJAR KEGIATAN MAHASISWA MEDIA/ALAT MENGAJAR VII. PENDA HULUAN II. PENYAJIAN III. PENUTUP
46. Mengawali dengan lagu dan doa
47. Menjelaskan TIK yang mau dicapai.
48. Mempresentasikan dokumen-dokumen historis dari lingkungan Yahudi yang menyentil eksistensi Yesus
49. Meminta setiap peserta membaca dengan cermat informasi yang tentang eksistensi Yesus yang ditegaskan dalam teks dokumen. 50. Menugaskan peserta membuat
daftar penegasan mengenai eksistensi Yesus yang ditemukan dalam dokumen-dokumen Memimpin lagu dan doa Mendengarkan Membaca Menganalisa Membandingkan Bertanya Mencatat Menilai Membuat resume Memimpin doa LCD
51. Meminta peserta membandingkan penegasan-penegasan dari dokemen yang satu dengan dokumen lainnya.
52. Meminta peserta mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan penegasan yang ditemukan dalam dokumen-dokumen
53. Menugaskan peserta membuat penilaian pribadi atas kredibilitas informasi yang diberikan dalam dokumen-dokumen
54. Proses belajar mengajar diakhiri dengan:
a. Mengulangi kembali garis besar materi yang dijelaskan.
b.Membuat kesimpulan.
d. Menutup pertemuan dengan doa
E. EVALUASI : TEST TERTULIS: setiap peserta menuliskan lima kalimat sebagai resume informasi yang ditegaskan dalam dokumen-dokumen
SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)
MATA KULIAH : Kristologi KODE MATA KULIAH : K3 TDY 34
S K S : 3
WAKTU PERTEMUAN : 3X45 MENIT PERTEMUAN KE : kedelapan
P. TUJUAN
1. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
Mengantar setiap mahasiswa kepada perjumpaan dengan peristiwa penjelmaan Allah menjadi manusia serta pengalaman personal akan karya dan tindakan-Nya yang menyelamatkan, dan bertolak dari pengalaman serta perjumpaan itu secara pribadi menemukan alasan-alasan teologis bagi pengakuan imannya bahwa Yesus adalah Kristus Tuhan, Penyelamat dunia, Jalan Kebenaran dan Hidup manusia.
2. TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS
Peserta dapat membuat daftar dokumen-dokumen dari lingkungan Yahudi yang memberi sentilan tentang eksistensi Yesus Peserta dapat menunjuk penegasan mengenai eksistensi Yesus dalam setiap dokumen yang dipresentasikan
Peserta dapat membuat perbandingan antara penegasan dari dokumen-dokumen
Peserta dapat menunjuk kesamaan dan perbedaan dari penegasan yang ditemukan dalam dokumen-dokumen Peserta dapat membuat penilaian atas informasi yang diberikan oleh setiap dokumen
Sentilan historis mengenai eksistensi Yesus dari Nazaret yang disebut Kristus R. SUB POKOK BAHASAN
11 Catatan atau sentilan historis dari lingkungan Pagan 12 Catatan dan sentilan dari lingkungan Kristen
D. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR
TAHAP KEGIATAN PENGAJAR KEGIATAN MAHASISWA MEDIA/ALAT MENGAJAR VIII. PENDA HULUAN II. PENYAJIAN III. PENUTUP
55. Mengawali dengan lagu dan doa
56. Menjelaskan TIK yang mau dicapai.
57. Mempresentasikan dokumen-dokumen historis dari lingkungan Yahudi yang menyentil eksistensi Yesus
58. Meminta setiap peserta membaca dengan cermat informasi yang tentang eksistensi Yesus yang ditegaskan dalam teks dokumen. 59. Menugaskan peserta membuat
daftar penegasan mengenai eksistensi Yesus yang ditemukan dalam dokumen-dokumen Memimpin lagu dan doa Mendengarkan Membaca Menganalisa Membandingkan Bertanya Mencatat Menilai Membuat resume Memimpin doa LCD
60. Meminta peserta membandingkan penegasan-penegasan dari dokemen yang satu dengan dokumen lainnya.
61. Meminta peserta mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan penegasan yang ditemukan dalam dokumen-dokumen
62. Menugaskan peserta membuat penilaian pribadi atas kredibilitas informasi yang diberikan dalam dokumen-dokumen
63. Proses belajar mengajar diakhiri dengan:
a. Mengulangi kembali garis besar materi yang dijelaskan.
b.Membuat kesimpulan.
d. Menutup pertemuan dengan doa
E. EVALUASI : TEST TERTULIS: setiap peserta menuliskan lima kalimat sebagai resume informasi yang ditegaskan dalam dokumen-dokumen
SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)
MATA KULIAH : Kristologi KODE MATA KULIAH : K3 TDY 34
S K S : 3
WAKTU PERTEMUAN : 3X45 MENIT PERTEMUAN KE : kesembilan
S. TUJUAN
1. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
Mengantar setiap mahasiswa kepada perjumpaan dengan peristiwa penjelmaan Allah menjadi manusia serta pengalaman personal akan karya dan tindakan-Nya yang menyelamatkan, dan bertolak dari pengalaman serta perjumpaan itu secara pribadi menemukan alasan-alasan teologis bagi pengakuan imannya bahwa Yesus adalah Kristus Tuhan, Penyelamat dunia, Jalan Kebenaran dan Hidup manusia.
2. TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS
Peserta dapat membuat daftar dokumen-dokumen dari lingkungan Yahudi yang memberi sentilan tentang eksistensi Yesus Peserta dapat menunjuk penegasan mengenai eksistensi Yesus dalam setiap dokumen yang dipresentasikan
Peserta dapat membuat perbandingan antara penegasan dari dokumen-dokumen
Peserta dapat menunjuk kesamaan dan perbedaan dari penegasan yang ditemukan dalam dokumen-dokumen Peserta dapat membuat penilaian atas informasi yang diberikan oleh setiap dokumen
Sentilan historis mengenai eksistensi Yesus dari Nazaret yang disebut Kristus U. SUB POKOK BAHASAN
13 Catatan atau sentilan historis dari lingkungan Pagan 14 Catatan dan sentilan dari lingkungan Kristen
D. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR
TAHAP KEGIATAN PENGAJAR KEGIATAN MAHASISWA MEDIA/ALAT MENGAJAR IX. PENDA HULUAN II. PENYAJIAN III. PENUTUP
64. Mengawali dengan lagu dan doa
65. Menjelaskan TIK yang mau dicapai.
66. Mempresentasikan dokumen-dokumen historis dari lingkungan Yahudi yang menyentil eksistensi Yesus
67. Meminta setiap peserta membaca dengan cermat informasi yang tentang eksistensi Yesus yang ditegaskan dalam teks dokumen. 68. Menugaskan peserta membuat
daftar penegasan mengenai eksistensi Yesus yang ditemukan dalam dokumen-dokumen Memimpin lagu dan doa Mendengarkan Membaca Menganalisa Membandingkan Bertanya Mencatat Menilai Membuat resume Memimpin doa LCD
69. Meminta peserta membandingkan penegasan-penegasan dari dokemen yang satu dengan dokumen lainnya.
70. Meminta peserta mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan penegasan yang ditemukan dalam dokumen-dokumen
71. Menugaskan peserta membuat penilaian pribadi atas kredibilitas informasi yang diberikan dalam dokumen-dokumen
72. Proses belajar mengajar diakhiri dengan:
a. Mengulangi kembali garis besar materi yang dijelaskan.
b.Membuat kesimpulan.
d. Menutup pertemuan dengan doa
E. EVALUASI : TEST TERTULIS: setiap peserta menuliskan lima kalimat sebagai resume informasi yang ditegaskan dalam dokumen-dokumen
SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)
MATA KULIAH : Kristologi KODE MATA KULIAH : K3 TDY 34
S K S : 3
WAKTU PERTEMUAN : 3X45 MENIT PERTEMUAN KE : ketiga
V. TUJUAN
1. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
Mengantar setiap mahasiswa kepada perjumpaan dengan peristiwa penjelmaan Allah menjadi manusia serta pengalaman personal akan karya dan tindakan-Nya yang menyelamatkan, dan bertolak dari pengalaman serta perjumpaan itu secara pribadi menemukan alasan-alasan teologis bagi pengakuan imannya bahwa Yesus adalah Kristus Tuhan, Penyelamat dunia, Jalan Kebenaran dan Hidup manusia.
2. TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS
Peserta dapat membuat daftar dokumen-dokumen dari lingkungan Yahudi yang memberi sentilan tentang eksistensi Yesus Peserta dapat menunjuk penegasan mengenai eksistensi Yesus dalam setiap dokumen yang dipresentasikan
Peserta dapat membuat perbandingan antara penegasan dari dokumen-dokumen
Peserta dapat menunjuk kesamaan dan perbedaan dari penegasan yang ditemukan dalam dokumen-dokumen Peserta dapat membuat penilaian atas informasi yang diberikan oleh setiap dokumen
Sentilan historis mengenai eksistensi Yesus dari Nazaret yang disebut Kristus X. SUB POKOK BAHASAN
15 Catatan atau sentilan historis dari lingkungan Pagan 16 Catatan dan sentilan dari lingkungan Kristen
D. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR
TAHAP KEGIATAN PENGAJAR KEGIATAN MAHASISWA MEDIA/ALAT MENGAJAR X. PENDA HULUAN II. PENYAJIAN III. PENUTUP
73. Mengawali dengan lagu dan doa
74. Menjelaskan TIK yang mau dicapai.
75. Mempresentasikan dokumen-dokumen historis dari lingkungan Yahudi yang menyentil eksistensi Yesus
76. Meminta setiap peserta membaca dengan cermat informasi yang tentang eksistensi Yesus yang ditegaskan dalam teks dokumen. 77. Menugaskan peserta membuat
daftar penegasan mengenai eksistensi Yesus yang ditemukan dalam dokumen-dokumen Memimpin lagu dan doa Mendengarkan Membaca Menganalisa Membandingkan Bertanya Mencatat Menilai Membuat resume Memimpin doa LCD
78. Meminta peserta membandingkan penegasan-penegasan dari dokemen yang satu dengan dokumen lainnya.
79. Meminta peserta mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan penegasan yang ditemukan dalam dokumen-dokumen
80. Menugaskan peserta membuat penilaian pribadi atas kredibilitas informasi yang diberikan dalam dokumen-dokumen
81. Proses belajar mengajar diakhiri dengan:
a. Mengulangi kembali garis besar materi yang dijelaskan.
b.Membuat kesimpulan.
d. Menutup pertemuan dengan doa
E. EVALUASI : TEST TERTULIS: setiap peserta menuliskan lima kalimat sebagai resume informasi yang ditegaskan dalam dokumen-dokumen
2. JOSEPHT A. FITZMYER, Katekismus Kristologi, Kanisius, Jogyakarta 1994, hlm. 15-18
SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)
MATA KULIAH : Kristologi KODE MATA KULIAH : K3 TDY 34
S K S : 3
WAKTU PERTEMUAN : 3X45 MENIT PERTEMUAN KE : kesepuluh A. TUJUAN
1. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
Mengantar setiap mahasiswa kepada perjumpaan dengan peristiwa penjelmaan Allah menjadi manusia serta pengalaman personal akan karya dan tindakan-Nya yang menyelamatkan, dan bertolak dari pengalaman serta perjumpaan itu secara pribadi menemukan alasan-alasan teologis bagi pengakuan imannya bahwa Yesus adalah Kristus Tuhan, Penyelamat dunia, Jalan Kebenaran dan Hidup manusia.
2. TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS
Peserta dapat membuat daftar dokumen-dokumen dari lingkungan Yahudi yang memberi sentilan tentang eksistensi Yesus Peserta dapat menunjuk penegasan mengenai eksistensi Yesus dalam setiap dokumen yang dipresentasikan
Peserta dapat membuat perbandingan antara penegasan dari dokumen-dokumen
Peserta dapat membuat penilaian atas informasi yang diberikan oleh setiap dokumen
Y. POKOK BAHASAN
Sentilan historis mengenai eksistensi Yesus dari Nazaret yang disebut Kristus Z. SUB POKOK BAHASAN
i. Catatan atau sentilan historis dari lingkungan Pagan ii. Catatan dan sentilan dari lingkungan Kristen
1. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR
TAHAP KEGIATAN PENGAJAR KEGIATAN MAHASISWA MEDIA/ALAT MENGAJAR XI. PENDA HULUAN II. PENYAJIAN
82. Mengawali dengan lagu dan doa
83. Menjelaskan TIK yang mau dicapai.
84. Mempresentasikan dokumen-dokumen historis dari lingkungan Yahudi yang menyentil eksistensi Yesus
85. Meminta setiap peserta membaca dengan cermat informasi yang tentang eksistensi Yesus yang ditegaskan dalam teks dokumen. 86. Menugaskan peserta membuat
Memimpin lagu dan doa Mendengarkan Membaca Menganalisa Membandingkan Bertanya Mencatat Menilai Membuat resume Memimpin doa LCD
III. PENUTUP daftar penegasan mengenai eksistensi Yesus yang ditemukan dalam dokumen-dokumen
87. Meminta peserta membandingkan penegasan-penegasan dari dokemen yang satu dengan dokumen lainnya.
88. Meminta peserta mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan penegasan yang ditemukan dalam dokumen-dokumen
89. Menugaskan peserta membuat penilaian pribadi atas kredibilitas informasi yang diberikan dalam dokumen-dokumen
90. Proses belajar mengajar diakhiri dengan:
a. Mengulangi kembali garis besar materi yang dijelaskan.
b.Membuat kesimpulan.
E. EVALUASI : TEST TERTULIS: setiap peserta menuliskan lima kalimat sebagai resume informasi yang ditegaskan dalam dokumen-dokumen
F. REFERENSI: 1. JULIUS SALETTIA, “Jejak Historis dari Yesus Yang disebut Kristus”, dalam MEDIA (Januari 2004), 17-46 2. JOSEPHT A. FITZMYER, Katekismus Kristologi, Kanisius, Jogyakarta 1994, hlm. 15-18