• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV ISI POLIS ASURANSI UMUM SYARIAH

4.1 Deskripsi Polis Asuransi Kerugian

4.5.2 Polis Asuransi PT. Asuransi Bumiputra Muda 1967

Isi polis Asuransi Syariah ikhtisar Pertanggungan Polis Standar Asuransi kendaraan Bermotor Indonesia pada PT Bumida syariah

a. Bagian Pendahuluan

Pada bagian awal polis asuransi, dibagi menjadi sub bagian yang terdiri dari:

1) Bagian pertama terdiri dari logo perusahaan, nomor polis, nama peserta, alamat peserta, keterangan tertulis kendaraan bermotor yang dipertanggungkan, jangka waktu pertanggugan, resiko, bentuk pertanggugan, harga pertanggungan, jaminan tambahan, perlengkapan tambahan, klausla / syarat pertambahan, perhitungan premi dan tanda tangan direktur

2) Pada bagia kedua terdiri dari Lampiran / Syarat Tambahan

a) Klausula Depresiasi Suku Cadang b) Klasula Deduclible Karena Pencurian c) Klasula Ganti Rugi Kerugian Total

d) Klausla Kendaraan Completely Bult-Up (CBU) e) Klasula Penunjukan Bengkel Rekanan

61

g) Klasula Peralatan Non Standar h) polis

b. Bagian Isi.

Adapun hal-hal yang tercantum dalam polis yaitu: 1) Judul polis asuransi.

Pada bagian isi dijelaskan Syarat-syarat dan kentetuan dalam Polis Asuransi Kendaraaan Bermotor Roda Empat, PT Asuransi Umum Bumida Syariah

2) Syarat-syarat Asuransi Kendaraaan Bermotor Roda Empat, PT Asuransi Umum Bumida Syariah sebagai berikut:

a) Bab I Definisi

Pengertian tentang asauransi syariah dan kentuan polis asuransi

b) Bab II Akad

Bab II pada polis ini terdiri dari, Pasal 1 Akad dan Pasal 2 Qardh,

c) Bab III Jaminan

Pada bab III terdiri dari Pasal 3 Jaminan Terhadap Kendaraan Bermotor dan Pasal 4 Jaminan Tanggung Jawab Hukum Terhadap Pihak Ketiga. d) Bab IV Pengecualian

e) Bab V Syarat Umum

Pada Bab V terdiri dari Pasal 6 wilayah, pasal 7 Kewajiban Untuk Mengungkaokan Fakta, pasal 8 Pembayaran Kontribusi, Pasal 9 Perubahan Resiko, Pasal 10 pemeriksaan, Pasal 11 Pengalihan Kepemilikan, Pasal 12 Kewajiban Peserta Dalam Hal Terjadi Kerugian Dan Atau Kerusakan, Pasal 13 Sisa Barang, Pasal 14 Laporan Tidak Benar, Pasal 15 Dokumen Pendukung Klaim, Pasal 16 Penentuan Nilai Ganti Rugi, Pasal 17 Cara Penyelesaian Dan Penetapan Ganti Rugi, Pasal 18 Pertanggungan Dibawah Harga, Pasal 19 Biaya Yang Diganti, Pasal 20 Pertanggungan Lain, Pasal 21 Ganti Rugi Pertanggungan Rangkap, Pasal 22 Resiko Sendiri, Pasal 23 Subrigasi, Pasal 24 Pembayaran Gati Rugi, Pasal 25 Pemulihan Harga Pertanggungan, Pasal 26 Hilangnya Hak Ganti Rugi, Pasal 27 Mata Uang, Pasal 28 Penghentian Pertanggungan, Pasal 29 Pengembalian Kontribusi, Pasal 30 Perselisihan, Pasal 31 Penutup.

63

4.5.3 Polis PT. Tugu Pratama Indonesia

4.5.3.1Polis Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia

Isi polis Polis Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia Pada PT Tugu Pratama Indonesia sebagai berikut:

a. Bagian Pendahuluan

1) Bagian pertama terdiri dari logo perusahaan, nomor polis, nama peserta, alamat peserta, keterangan tertulis kendaraan bermotor yang dipertanggungkan, jangka waktu pertanggugan, resiko, bentuk pertanggugan, harga pertanggungan, jaminan tambahan, perlengkapan tambahan, klausla / syarat pertambahan, perhitungan premi dan tanda tangan direktur

2) Bagian kedua dilampirkan Pada dan Merupakan Bagian Yang Tidak Terpisahkan Dari Sertifikat TA’MIN Kenaraan Bermotor Indonesia yaitu

a) Klausul Huru-Hara, Terorisme dan Sabotase 1. Resiko yang dijamin

2. Resiko Yang Dikecualikan

3. Potongan Klaim Atau resiko Sendiri 4. Pembatalan

b) Klausul Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir dan atau Tanah Longsor yaitu

Dengan ini dicatat dan disepakati dengan pembayaran tambahan premi, pertanggungan ini diperluas dengan jamiana terhadap kerugian dana atau kerusakan pada kendaraaan bermotor yang dipertanggukan, yang disebabkan secara langsung oleh angin to[an, badai,hujan es, banjir, genangan air dan tanah longsor.

c) Klausul Kerugian Total Akibat Pencurian

Dengan ini dicatat dan disetujui antara operator dan peserta, bilamana kendaraan yang dipertanggukan dalam polis ini mengalami Kerugian Total Akibat Pencurian sebagimana disebutkan dalam Bab III Pasal 10 polis ini, maka diberlakukan Resiko Sendiri sebesar 10% dari Harga Pertanggungan Kendaraaan yang mengalami kerugian tersebut.

d) Klausul Jaminan Kerugian Total dan Tanggung Jawab Hukum Terhadap Pihak Ketiga ( Jaminan C) Dengan ini dicatat dan disepakati, bahwa pertanggungan ini hanya menjamin kerugian total atas kendaraan bermotor yang dipertanggukan sebagaimana diatur Bab IV Pasal 14 ayat 2 dan tanggung jawab hukum Tertanggung terhadap

65

pihak Ketiga, yang secera langsung disebabkan oleh kendaraaan bermotor yang dipertanggukan sebagaimana diatur dalam bab 1 pasal 2 polis ini. e) Klausul Akad

b. Bagian Isi

Adapun hal-hal yang tercantum pada bagian polis, yaitu:

a) Judul Polis Asuransi.

Pada bagian isi dijelaskan Ketentuan Umum Polis Standar Asuransi kendaraaan Bermotor Indonesia. b) Syarat-syarat Polis Asuransi Kendaraan Bermotor

Indonesia Pada PT Tugu Pratama Indonesia sebagai berikut:

1. Bab I Jaminan

Pasal 1 Jaminan Terhadap Kendaran Bermotor dan Pasal 2 Jaminan Tanggung Jawab Hukum terhadap Pihak Ketiga

2. Bab II Pengecualian

Bab II pada polis ini terdiri dari pasal 3 Pengecualian

3. Bab III devinisi

Bab III pada polis ini pasal 4 peraturan dan syarat-syarat polis

4. Bab IV Syarat Umum

Bab IV pada polis ini pasal 5 wilayah, pasal 6 Kewajiban Untuk Mengunkap Fakta, Pasal 7 Pembayaran Premi, Pasal 8 Perubahan Resiko, Pasal 9 Pemeriksa, Pasal 10 Pengalihan Kepemilikan, Pasal 11 Kewajiban Terta ggung Dalam Hal Terjadi Kerugian Dan Atau kerusakan, Pasal 12 Sisa Barang, Pasal 13 Laporan Tidak Benar, Pasal 14 Dokumen Pendukng Klaim, Pasal 15 Penentuan Nilai Ganti Rugi, Pasal 16 Cara Penyelesaian dan Penetapan Ganti Rugi, Pasal 17 Pertanggungan Dibawah Harga, Pasal 18 Biaya Ganti Rugi, Pasal 19 Pertanggungan Lain, Pasal 20 Ganti Rugi Pertanggungan Rangkap, Pasal 21 Resiko Sendiri, Pasal 22 Subrigasi, Pasal 23 Pembayaran Gati Rugi, Pasal 24 Pemulihan Harga Pertanggungan, Pasal 25 Hilangnya Hak Ganti Rugi, Pasal 26 Mata Uang, Pasal 27 Penghentian Pertanggungan, Pasal 28 Pengembalian Kontribusi, Pasal 29 Perselisihan, Pasal 30 Penutup.

67

4.5.4 Polis PT. Asuransi Takaful General 4.5.4.1Polis Asuransi Takaful Kebakaran

Isi polis Polis Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia Pada PT Asuransi Takaful general sebagai berikut:

a) Bagian Isi

1. Adapun hal-hal yang tercantum pada bagian polis, yaitu: a) Judul Polis Asuransi.

Pada bagian isi dijelaskan Ketentuan Umum Polis Takaful Kebakaran

b) Syarat-syarat ketentuan Polis Asuransi Takaful Kebakaran, sebagai berikut:

1) Bab I Definisi

Bab I, Pasal 1 membahas pengertian tentang asuransi syariah , kentuan polis asuransidan peraturan polis asauransi

2) Bab II Akad

Bab II pada polis ini Pasal 2 Ketentuan Akad Wakalah Bil Ujrah.

1. Ketentuan Akad Wakalah bil Ujroh dalam Pengelolaan Risiko

2. Ketentuan Akad Wakalah Bil Ujrah dalam Pegelolaan Investasi Dana Tabbaru

3. Ketentuan Perhitungan dan Pembagian Surplus Underwriting

Pasal 3 Ketentuan Objek Perlindungan Dengan Prisip Syariah Islam

3) Bab III Resiko Yang Dilindungi

Pada Bab III, Pasal 4 Resiko Yang Dilindungi 1. Kebakaran

2. Petir 3. Ledakan

4. Kejatuhan Pesawat Terbang 5. Asap

4) Bab IV Pengecualian

Pada bab IV, Pasal 5 Pengecualian 1. Resiko Yang Dikecualikan

2. Harta Benda Dan Kepentingan Yang Dikecualikan

5) Bab V Syarat Umum

Pada Bab V terdiri dari, pasal 6 Kewajiban Untuk Mengungkapkan Fakta, pasal 7 Pembayaran Kontribusi, Pasal 8 Perubahan Resiko, Pasal 9 Pindah Temoat Dan Oindah Tangan, Pasal 10 Kewajiban Pesertaa Dalam Hal Terjadi Kerugian Dan Atau Kerusakan, pasal 11

69

Sisa Barang, Pasal 12 Tuntutan Atau Satntunan Klaim, Pasal 13 Laporan Tidak Benar, Pasal 14 Kerugian Atas Barang Yang Dapat Dipindahkan, Pasal 15 Penentuan Harga dalam Hal Kerugian, Pasal 16 Cara Penyelesaian Dan Penetapan Santunan Klaim, Pasal 17 Julah Manfaat Takaful Dibawah Harga, Pasal 18 Biaya Yang Diganti, Pasal 19 Perlindunugan Lain , Pasal 20 Santunan Klaim Perlindungan Rangkap, Pasal 21 Subrogasi, Pasal 22 Risiko Sendiri, Pasal 23 Pembayaran Santunan Klaim, Pasal 24 Pemulihan Jumlah Manfaat Takaful, Pasal 25 Hilangnya Hak Santuan Klaim, Pasal 26 Mata Uang, Pasal 27 Penghentian Polis Takaful, Pasal 28 Pengembalian Kontribusi, Pasal 29 Perselisihan, Pasal 30 Penutup

Dokumen terkait