• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODOLOGI PENELITIAN

3.3. Populasi dan Sampel

terjadinya bias yang dapat ditemui, dibandingkan jika ada sampel dalam jumlah yang kecil. Terlebih lagi, penggunaan sam pel dalam jumlah yang besar juga akan menjadi lebih reliabel dari hasil penelitian tersebut. Namun hal tersebut tergantung setidaknya dari kemampuan peneliti yang dapat dilihat dari waktu, tenaga, dana, dan sempit luasnya wilayah pengamatan dari setiap subjek, karena hal ini menyangkut banyak sedikitnya data, serta besar kecilny resiko yang ditanggung oleh peneliti. Adapun subjek yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 33 orang.

Jumlah tersebut peneliti dapatkan berdasarkan persetujuan dengan pihak perusahaan yang memberikan proporsi angket atau kuesioner peneli an kepada peneliti sebanyak 100 kuesioner. Sebanyak 50 kuesioner digunakan untuk penelitian dan 50 kuesioner digunakan untuk penelitian lapangan. Adapun penyebaran kuesioner untuk penelitian lapangan yang berjumlah 50 kuesioner tersebut, yang terkumpul sebanyak 33 kuesioner. Sehingga jumlah angket atau kuesioner tersebut yang peneliti jadikan sampel dalam penelitian ini.

3.3.3. Teknik pengambilan sam pel

Penelitian ini dilakukan dengan mendapatkan data dari sekelompok subjek yang dianggap m ewakili populasi. Idealnya, sebuah penelitian dilakukan terhadap seluruh populasi sehingga dapat diperoleh gambaran yan akurat mengenai hasil penelitian. Nam un hal itu cukup sulit untuk dilakukan karena banyaknya kendala try out

yang dihadapi, seperti keterbatasan waktu, tenaga, dan biaya. Adapun dalam pengambilan sampel dilakukan oleh pihak HRD sendiri dan peneliti hanya menunggu hasil atau kuesioner yang terkumpul.

Dalam penelitian ini, metode pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan yakni . Pada teknik ini, instrumen penelitian atau kuesioner diberikan kepada siapa saja atau karyawan yang ditemui ada waktu itu. Teknik ini dipilih karena pengambilan sampel dilakukan oleh pihak HRD sendiri tanpa melibatkan peneliti serta berdasarkan pertimbangan akan keterbatasan waktu, tenaga, dan biaya penelitian. Namun penelitian ini tetap mempertimbangkan persoalan keakuratan data dengan m emberikan karakteristik sampel penelitian kepada pihak HRD. Adapun karakteristik tersebut adalah sebagai berikut:

Pegawai tetap (PKWTT) dan pegawai tidak tetap (PKWT).

Memiliki atasan langsung ( ).

Berusia antara 20-50 tahun.

Tingkat pendidikan terakhir minimal SLTA atau sederajat.

Instrumen penelitian

Penelitian ini menggunakan instrumen berupa skala atau kuesioner yang terdiri nonprobability sampling

accidental sampling

manager

dari:

Isian biodata subjek penelitian. Angket ini berisi pertanyaan m engenai biodata responden, seperti inisial, jenis kelamin, usia, status pekerjaan karyawan,

tingkat pendidikan, dan masa kerja.

Skala Skala ini adalah skala yang

dibuat atau disusun oleh peneliti sendiri yang mana aspek-aspek yang diukur

berdasarkan atas teori menurut

Organ dan dengan menggunakan model skala Likert. Adapun skala

terdapat dalam tabel 3.1.

1 1, 2 8, 14 4 2 4, 16, 19 3 4 3 5, 15 6, 9 4 4 7, 13, 17 10 4 5 11, 18 12, 20 4 12 8 20

Skala persepsi gaya kepemimpinan transaksional. Skala ini adalah skala yang dibuat atau disusun oleh peneliti sendiri yang mana aspek-aspek yang diukur berdasarkan atas teori kepemimpinan transaksional menurut Bass dan den an

orga nizational citizenship behavior (OCB).

organ izational citizen ship behavior (OCB)

blueprint organizational citizenship behavior (OCB)

Altruism Conscientiousness Sportsmanship Courtesy Civic Virtue Tabel 3.1 skala

No. As pek Nomor Butir Jml

F av Unfav

Jumlah

menggunakan model skala Likert. Adapun skala persepsi gaya

kepemimpinan transaksional terdapat dalam tabel 3.2.

1 Menjanjikan imbalan yang

setimpal.

Memberikan imbalan atas usaha yang telah dilakukan bawahan. Menghargai prestasi yang telah

dicapai bawahan. 1, 15 3 2 16 2 1 2 blueprint Conting ent Reward Tabel 3.2

skala perseps i gaya kepemimpinan transaks ional

No As pek Indikator Nomor Butir Jml

F av Unfav

2 Menggambarkan dengan jelas tugas yang harus dilakukan. Mengamati dan mencari

penyimpangan kinerja. Mengambil tindakan korektif

ketika terjadi penyimpangan kinerja. 4 9 6 14 5 12 2 2 2

3 Memberikan kesempatan untuk

mem perbaiki kesalahan. Melakukan intervensi setelah

terjadinya kegagalan.

11

10 7

1 2

4 Membiarkan bawahan melakukan

pekerjaannya tanpa ada pengawasan.

Memberikan tanggung jawab sepenuhnya kepada bawahan.

8

13

1

1

10 6 16

Skala persepsi gaya kepemimpinan transformasional. Skala ini adalah skala yang dibuat atau disusun oleh peneliti sendiri yang mana aspek-as ek yang diukur berdasarkan atas teori kepemimpinan transformasional menurut Bass dan dengan menggunakan model skala Likert. Adapun skala persepsi gaya kepemimpinan transformasional terdapat dalam tabel 3.3.

Managemen t By Exception-Active Managemen t By Exception-Passive Laissez Faire blueprint Jumlah Tabel 3.3

skala perseps i gaya kepemimpinan transformasional

No. As pek Indikator Nomor Butir Jml

F av Unfav

1 Rela berkorban untuk kepentingan bersam a.

Menumbuhkan rasa bangga anggota.

Mampu memperoleh kepercayaan dari bawahan.

1, 26 25 3 24 2 1 2 2 Mengkomunikasikan harapan

(visi) yang tinggi.

Menumbuhkan inspirasi pada bawahan. Memotivasi bawahan. 4, 27 23 6 5 22 2 2 2

3 Merangsang upaya bawahan

agar kreatif dan inovatif. Menumbuhkan ide baru kepada

bawahan dalam menyelesaikan permasalahan.

Mendorong bawahan agar mencari cara baru dalam melaksanakan tugas. 21, 7 8, 2 9 20 2 2 2 4 Memperhatikan kebutuhan bawahan.

Memberikan bimbingan dan saran.

10, 19

18 11

2 2

5 Menekankan akan pentingnya

keyakinan mencapai tujuan.

Mempengaruhi bawahan akan pentingnya nilai-nilai ( ) yang dianut.

Mempertimbangkan akibat moral dan etik dari keputusan yang diambil. 12, 17 16 14 13 15 2 2 2 20 7 27

Skala kepuasan kerja. Skala ini adalah skala yang peneliti adaptasi dari Spector. Adapun penelitian ini m enggunakan model skala Attributed Charisma I nspiration al Lead ership I ntellectual Stimulation I ndividualized Consideration I dealized I nfluence beliefs job satisfaction survey Jumlah

Likert dengan aspek-aspek yang diukur berdasarkan atas teori kepuasan kerja Spector. Adapun skala kepuasan kerja terdapat dalam tabel 3.4.

1 Kepuasan akan kesesuaian

gaji dan kenaikan gaji yang diterima.

1, 28 10, 19 4

2 Kepuasan akan adanya

kesempatan promosi.

11, 20, 33

2 4

3 Kepuasan akan interaksi

dengan atasan dan fungsi dari atasan.

3, 30 12, 21 4

4 Kepuasan terhadap benefit

yang diberikan perusahaan.

13, 22 4, 29 4

5 Kepuasan terhadap

penghargaan (imbalan) atas pencapaian kerja yang baik.

5 14, 23, 32

4

6 Kepuasan akan prosedur dan

peraturan (kondisi kerja) yang berada di dalam perusahaan.

15 6, 24, 31

4

7 Kepuasan akan kerja sama

dengan rekan kerja dan terhadap kompetensi yang dimiliki rekan kerja.

7, 25 16, 34 4

8 Kepuasan terhadap

kesesuaian akan jenis pekerjaan yang dilakukan.

17, 27, 35

8 4

9 Kepuasan akan komunikasi di

dalam perusahaan.

9 18, 26, 36

4

17 19 36

Pilihan jawaban untuk semua skala penelitian terdiri dari empat macam, yaitu: blueprin t Pay Pro motion Supervision Fringe Benefits Conting ent Reward s Operating Conditions Coworkers Natu re of Work Commun icatio n Tabel 3.4 Spector

No. As pek Indikator-Indikator Nomor Butir Jml

F av Unfav

Jumlah

SS, apabila subjek merasa sangat sesuai atas pernyataan yang diberikan.

S, apabila subjek merasa sesuai atas pernyataan yang diberikan.

TS, apabila subjek merasa tidak sesuai atas pernyataan yang diberikan.

STS, apabila subjek merasa sangat tidak sesuai atas pernyataan yang diberikan.

Dalam setiap jawaban, peneliti memberikan nilai atau b ot tertentu sebagaimana terdapat pada tabel 3.5 berikut ini:

(SS) Sangat Sesuai (S) Sesuai (TS) Tidak Sesuai (STS) Sangat Tidak Sesuai

4 3 2 1 1 2 3 4 Uji validitas

Validitas adalah derajat ketepatan suatu alat ukur ten g pokok isi atau arti sebenarnya yang diukur. Pengujian validitas dilakukan ntuk mengetahui apakah alat ukur dalam hal ini skala atau kuesioner mampu men asilkan data yang akurat sesuai dengan tujuan ukurnya. Uji validitas dilakukan dengan m engkorelasikan

Tabel 3.5

bobot nilai tiap jawaban semua skala Skala Uji Instrumen Favourabl e Unfavourabl e

antara skor masing-masing item dengan skor total. Penghitungannya dengan menggunakan program SPSS versi 11.5 untuk memudahkan d am proses penghitungan.

Suatu item dikatakan valid apabila korelasi Pearson yang didapatkan = 0,3.

Berdasarkan uji validitas yang dilakukan, ditemukan bahwa dari 20 item pada skala yang diujicoba terdapat 12 item yang

valid, dari 16 item pada skala persepsi gaya kepem impinan transaksional yang diujicoba terdapat 13 item yang valid, dari 27 item pada skala persepsi gaya kepemimpinan transformasional yang diujicoba terdapat 26 item yang valid,

sedangkan dari 36 item pada skala kepuasan kerja atau

Spector yang diujicoba terdapat 28 item yang valid. Berikut ini, hasil dari uji validitas terhadap empat alat ukur :

1 1, 2* 8, 14* 4 2 4, 16, 19 3 4 3 5, 15* 6*, 9* 4 4 7*, 13*, 17 10 4 5 11*, 18 12, 20 4 12 8 20

* = item yang tidak valid

organizational citizenship beh avior (OCB)

job sa tisfaction survey (JSS) Altruism Conscientiousness Sportsmanship Courtesy Civic Virtue Tabel 3.6

uji validitas skala

No. As pek Nomor Butir Jumlah

F av Unfav

Jumlah

1 Menjanjikan imbalan yang setimpal.

Memberikan imbalan atas usaha yang telah dilakukan bawahan. Menghargai prestasi yang telah

dicapai bawahan. 1, 15 3 2 16 2 1 2

2 Menggambarkan dengan jelas

tugas yang harus dilakukan. Mengamati dan mencari

penyimpangan kinerja. Mengambil tindakan korektif

ketika terjadi penyimpangan kinerja. 4 9* 6 14* 5 12* 2 2 2

3 Memberikan kesempatan untuk

mem perbaiki kesalahan. Melakukan intervensi setelah

terjadinya kegagalan.

11

10 7

1 2

4 Membiarkan bawahan melakukan

pekerjaannya tanpa ada pengawasan.

Memberikan tanggung jawab sepenuhnya kepada bawahan.

8 13 1 1 10 6 16 Tabel 3.7

uji validitas skala pers eps i gaya kepemimpinan transaks ional

No As pek Indikator Nomor Butir Jml

F av Unfav Jumlah blueprint Conting ent Reward Managemen t By Exception-Active Managemen t By Exception-Passive Laissez Faire

1 Rela berkorban untuk kepentingan bersam a. Menumbuhkan rasa bangga

anggota.

Mampu memperoleh kepercayaan dari bawahan.

1, 26 25 3 24 2 1 2 2 Mengkomunikasikan harapan

(visi) yang tinggi.

Menumbuhkan inspirasi pada bawahan. Memotivasi bawahan. 4, 27 23 6 5 22 2 2 2

3 Merangsang upaya bawahan

agar kreatif dan inovatif. Menumbuhkan ide baru kepada

bawahan dalam menyelesaikan permasalahan.

Mendorong bawahan agar mencari cara baru dalam melaksanakan tugas. 21, 7 8, 2 9 20* 2 2 2 Tabel 3.8

uji validitas skala pers eps i gaya kepemimpinan transformasional

No. As pek Indikator Nomor Butir Jml

F av Unfav blueprint Attributed Charisma I nspiration al Lead ership I ntellectual Stimulation

4 Memperhatikan kebutuhan bawahan.

Memberikan bimbingan dan saran.

10, 19

18 11

2 2

5 Menekankan akan pentingnya

keyakinan mencapai tujuan. Mempengaruhi bawahan akan

pentingnya nilai-nilai ( )

yang dianut.

Mempertimbangkan akibat moral dan etik dari keputusan yang diambil. 12, 17 16 14 13 15 2 2 2 20 7 27

* = item yang tidak valid

1 Kepuasan akan kesesuaian

gaji dan kenaikan gaji yang diterima.

1, 28 10, 19 4

2 Kepuasan akan adanya

kesempatan promosi.

11, 20, 33

2 4

3 Kepuasan akan interaksi

dengan atasan dan fungsi dari atasan.

3, 30 12, 21 4

4 Kepuasan akan benefit yang

diberikan perusahaan.

13, 22 4, 29 4

5 Kepuasan akan penghargaan

(imbalan) atas pencapaian kerja yang baik.

5 14, 23, 32

4

6 Kepuasan akan prosedur dan

peraturan (kondisi kerja) yang berada di dalam perusahaan.

15* 6*, 24, 31* 4 I ndividualized Consideration I dealized I nfluence beliefs Pay Pro motion Supervision Fringe Benefits Conting ent Reward s Operating Conditions Jumlah Tabel 3.9

uji v aliditas Spector

No. As pek Indikator-Indikator Nomor Butir Jml

F av Unfav

7 Kepuasan akan kerja sama dengan rekan kerja dan terhadap kompetensi yang dimiliki rekan kerja.

7*, 25*

16, 34 4

8 Kepuasan terhadap

kesesuaian akan jenis pekerjaan yang dilakukan.

17*,

27*,

35*

8 4

9 Kepuasan akan komunikasi di

dalam perusahaan.

9 18, 26, 36

4

17 19 36

* = item yang tidak valid

Uji reliabilitas

Reliabilitas adalah derajat ketepatan dan ketelitian atau akurasi yang ditunjukkan oleh instrumen pengukuran. Dalam penelitian ini, pengukuran reliabilitas akan dihitung dengan cara menghitung koefisien reliabilitas , dengan menggunakan rumus koefisien alpha. Penghitungannya dengan menggunakan program SPSS versi 11.5 untuk memudahkan dalam proses penghitungan.

Berdasarkan uji reliabilitas dan uji validitas melalui SPSS 11.5, didapatkan nilai koefisien pada skala

sebesar 0,7680. Uji reliabilitas untuk skala persepsi gaya kepemimpinan transaksional sebesar 0,8241. Uji reliabilitas untuk skala persepsi gaya kepemimpinan transformasional sebesar 0,9575. Sedangkan uji reliabilitas untuk

Coworkers

Natu re of Work

Commun icatio n

alph a cronbach

alpha cronbach o rganizatio nal citizenship behavior (OCB)

Spector sebesar 0,9301. Dengan begitu semua alat ukur yang terdapat dalam penelitian ini dapat dikatakan reliabel untuk mengukur skala-skala atau alat instrumen tersebut dan dapat digunakan.

Secara garis besar, penelitian ini dilakukan berdasarkan dua tahap, yaitu:

1. Tahap uji coba alat ukur ( penelitian)

Mempersiapkan alat pengumpulan data atau instrumen penelitian dengan menentukan alat ukur yang akan digunakan.

Menyusun alat ukur yang akan disebarkan kepada responden penelitian, yaitu kepada karyawan PT. Bum i Serpong Damai Tbk. Tangerang.

Penyusunan terdiri dari pengaturan tampilan huruf, halaman kuesioner atau alat ukur, penulisan kata pengantar dan petunjuk pengisian, serta pengelompokkan alat ukur menjadi lima bagian yaitu isian biodata responden, skala model Likert yang terdiri dari skala

, skala persepsi gaya kepemimpinan transaksional dan gaya kepemimpinan transformasional, dan skala

Spector.

Memohon persetujuan dan bimbingan dari dosen pembimbin perihal pelaksanaan penelitian.

job satisfaction survey (JSS)

try out

organiza tional citizensh ip behavior (OCB)

job satisfaction survey (JSS)

try out

Persiapan segala hal yang menyangkut izin penelitian.

Membuat surat izin penelitian dan meminta persetujuan tas surat izin penelitian yang telah dikeluarkan kepada pudek bagian akademik.

Memberikan surat izin penelitian dan proposal penelitian kepada pihak PT. Bumi Serpong Damai Tbk. Tangerang dan m enjelaskan peri al tujuan dari pelaksanaan penelitian kepada Ka. Sub. Dept. HR Development (Ibu V.A.G. Sandrajanti).

Memberikan penjelasan tentang proposal penelitian serta memohon untuk mengecek alat ukur yang akan digunakan kepada pihak dept. HRD.

Berdiskusi dengan pihak dept. HRD dalam m enentukan jum lah sampel dan teknik dalam pengambilan sam pel.

Menunggu persetujuan izin penelitian dan hasil pengecekan alat ukur dari pihak dept. HRD.

Memperbanyak jumlah alat ukur untuk uji coba ( ) dan m empersiapkan peralatan penunjang yang akan digunakan seperti amplop dan . Memberikan alat ukur untuk penelitian kepada staff HRD (Bpk. Arief

Wibowo) pada tanggal 1 November 2010, karena pendistribusian alat ukur kepada responden penelitian atau karyawan dilakukan oleh staf HRD sendiri. Sehingga peneliti hanya menunggu hasil alat ukur yang sudah terkumpul.

Adapun alat ukur tersebut terkumpul pada tanggal 12 November 2010. Jum lah alat ukur yang terkum pul adalah 36 dari 50 alat ukur yang diberikan dan

try out

souvenir try out

alat ukur yang sah atau valid untuk digunakan hanya sebanyak 32 karena terdapat empat alat ukur yang tidak diisi secara lengkap.

Melakukan skoring terhadap alat ukur hasil penelitian.

Memilih item-item yang valid dan reliabel dari alat ukur yang digunakan pada saat penelitian.

Mengatur tampilan alat ukur dengan menyusun kembali item-item yang valid dan reliabel untuk dijadikan alat ukur yang siap pakai dalam penelitian lapangan.

2. Tahap pelaksanaan penelitian lapangan

Memperbanyak jumlah alat ukur untuk pengambilan data dan m empersiapkan peralatan penunjang yang akan digunakan seperti amplop an . Menentukan jumlah sampel. Adapun jumlah sampel yang digunakan dalam

penelitian ini adalah sebanyak 50 orang.

Menjelaskan secara rinci kepada pihak dept. HRD perihal karakteristik responden yang berhak untuk mengisi alat ukur, karena berkaitan dengan pem batasan subjek penelitian dan agar tidak terlihat b tu m eluas.

Memberikan alat ukur untuk penelitian lapangan kepada staff HRD (Bpk.

Arief Wibowo) pada tanggal 16 November 2010, karena pendistribusian alat ukur kepada sampel penelitian atau karyawan dilakukan oleh staf HRD sendiri. Sehingga peneliti hanya menunggu hasil alat ukur yang sudah

try out

try out

terkumpul.

Adapun alat ukur tersebut terkumpul pada tanggal 13 Desem ber 2010. Jum lah

alat ukur yang terkumpul adalah 33 dari 50 alat ukur yang diberikan.

Meminta surat keterangan telah melaksanakan kegiatan penelitian kepada pihak dept. HRD dan ditandatangani langsung oleh Ka. Sub. Dept. HR Development (Ibu V.A.G. Sandrajanti).

Mengecek dan menyortir alat ukur yang telah terkumpul karena jika terdapat alat ukur yang tidak diisi secara lengkap oleh responden, m aka data yang terdapat dalam alat ukur tersebut tidak bisa digunakan untuk dianalisis dalam penelitian.

Adapun alat ukur yang sah atau valid untuk dianalisis adalah sebanyak 33 ukur dari 33 alat ukur yang terkumpul. Dengan demikian semua alat ukur yang terkum pul bisa digunakan dan selanjutnya dapat di nalisis.

Analisis data adalah proses penelaahan data agar dapat ditafsirkan. Tujuan dari penafsiran tersebut adalah untuk memberikan makna pada data yang diperole dan menjelaskan pola atau kategori, kemudian mencari h ungan antara berbagai konsep. Pengolahan data dilakukan dengan analisa data statisti ebagai cara untuk mengetahui pengaruh variabel bebas ( ), yaitu persepsi gaya

Teknik Analis is Data

kepemimpinan transaksional dan transformasional dan kepuasan kerja terhadap variabel terikat ( ), yaitu

Dalam rangka menjawab pertanyaan penelitian yaitu apakah terdapat pengaruh yang signifikan persepsi gaya kepemim pinan dan kepuasan kerja

terhadap , maka penulis menggunakan

metode statistika karena datanya berupa angka-angka ya g merupakan hasil pengukuran atau penghitungan. Dalam hal ini berdasarkan hipotesis yang aka diukur, penulis menggunakan teknik analisis atau analisis regresi berganda. Yang mana cara pengukurannya adalah dengan menggunakan program atau SPSS versi 11.5.

Dalam analisis ini dapat diperoleh beberapa informasi, yaitu :

R2 yang menunjukkan proporsi varian (presentase varian) d

(DV) yang bisa diterangkan oleh (IV).

Uji hipotesis m engenai signifikan atau tidaknya masing masing koefisien regresi. Koefisien yang signifikan menunjukkan dampak yang sign fikan dari

(IV) yang bersangkutan.

Persamaan regresi yang ditemukan bisa digunakan untuk embuat prediksi tentang berapa harga Ý jika nilai setiap (IV) diketahui.

dependent variable organiza tional citizenship behavior (OCB).

organization al citizenship behavio r (OCB)

multiple regression

software

multiple regression

d epen dent

variable independent variable

independen t variable

BAB IV

Dokumen terkait