BAB I PENDAHULUAN
1.7 Metodologi Penelitian
1.7.3 Populasi dan Sampel
Menurut Sugiono, populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari objek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya.25 Populasi adalah setiap unit analisis yang termasuk dalam hipotesis (all the units of analysis to which a hypothesis applies). Atau semua individu yang menjadi sumber dalam pengambilan sampel. Maka, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemilih pemula pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara tahun 2013 di daerah pemilihan Kecamatan Tigabinanga.
Untuk menentukan apakah seorang pemilih dikategorikan sebagai pemilih pemula atau tidak maka digunakan kriteria berikut ini :
1. WNI yang telah berusia 17 tahun atau telah pernah menikah. 2. Terdaftar sebagai pemilih.
3. Bertempat tinggal di Kecamatan Tigabinanga.
Berdasarkan keterangan di atas diketahui bahwa jumlah pemilih pemula di Kecamatan Tigabinanga adalah sebesar 20%. Maka berikut ini adalah data jumlah
25
pemilih pemula di Kecamatan Tigabinang yang merupakan populasi dalam penelitian ini, yaitu :
Tabel 1.1 Populasi Penelitian
No. Desa / Kelurahan Jumlah Pemilih Jumlah Pemilih Pemula
1 Lau Kapur 320 orang 64 orang
2 Kem - Kem 773 orang 155 orang
3 Gunung 649 orang 130 orang
4 Simpang Pergendangen 433 orang 87 orang
5 Pergendangen 935 orang 187 orang
6 Tigabinanga 1.472 orang 294 orang
7 Kutagaloh 262 orang 52 orang
8 Kutaraya 405 orang 81 orang
9 Bunga baru 331 orang 66 orang
10 Pertumbuken 437 orang 87 orang
11 Kuala 345 orang 69 orang
12 Kuta buhara 366 orang 73 orang
13 Simolap 867 orang 173 orang
14 Kuta Bangun 2.277 orang 456 orang
15 Sukajulu 981 orang 196 orang
16 Kutambaru Punti 473 orang 95 orang
17 Batu Mamak 327 orang 66 orang
18 Kutagerat 487 orang 97 orang
19 Limang 416 orang 83 orang
20 Perbesi 2.970 orang 594 orang
Jumlah 15.526 orang 3.105 orang
Sumber : KPUD Kabupaten Karo, Juni 2013
Berdasarkan tabel 1.1 diatas diketahui bahwa jumlah pemilih pemula di Kecamatan Tigabinanga ada sebanyak 3.105 orang dan inilah jumlah populasi pada penelitian ini.
2. Sampel
Menurut Sugiono, sampel merupakan bagian dari jumlah karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Bila populasi besar dari penelitian tidak mungkin mempelajari semua yang ada.26
Sampel adalah sebagian dari populasi (a portion of a population), Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Stratified Random Sampling, yang mana berarti pengambilan sampel secara probabilitas dimana setiap elemen dari satu atau lebih karakteristik dikelompokkan, dan elemen tersebut dipilih dari setiap kelompok secara proporsional dengan memperhatikan representasi setiap kelompok dari total populasi (A Probability Sample in which elements sharing one or more characteristics are grouped, and elements are selected from each group in
proportion to the group’s representation in the total population).
Untuk menentukan jumlah sampel dalam penelitian ini digunakan rumus Frank Lynck, sebagai berikut :
NZ2 . P (1 – P) n = Nd2 + Z2 (1 – P) Dimana : n = Jumlah Sampel N = Populasi
Z = Nilai variable normal (1,96) untuk tingkat kepercayaan 95% P = Harga patokan tertinggi (0,50)
D = Sampling Error = 0,10
Dari data pemilih tetap KPU bulan Juni 2013 diketahui bahwa untuk jumlah pemilih pemula di Kecamatan Tigabinanga adalah sebanyak 3.105 orang maka banyaknya pemilih pemula yang akan dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah :
26
3105 (1,96)2 . 0,5 (1 – 0,5 ) n = 3105 (0,10)2 + 1,96 . 2 . 0,5 (1 – 0,5 ) 3105 . 3,841 . 0,25 n = 3105 . 0,010 + 3,841 . 0,25 2981,57625 n = 32,01025 n = 93,14 (93 orang)
Maka jumlah sampel pada penelitian ini ialah 93 orang tapi untuk memudahkan penghitungan maka jumlah sampel penelitian digenapkan menjadi 100 orang. Berikut ini adalah perhitungan yang dilakukan untuk mengetahui banyak sampel untuk tiap desa/kelurahan di Kecamatan Tigabinangan.
1. Lau Kapur 61 x 100
= 2,062 2958
Banyak responden di Desa/Kelurahan Lau Kapur berjumlah 2 orang.
2. Kem – Kem 145 x 100
= 4,901 2958
Banyak responden di Desa/Kelurahan Kem-Kem berjumlah 5 orang.
3. Gunung 124 x 100
= 4,192 2958
4. Simpang Pergendangen 80 x 100
= 2,704 2958
Banyak responden di Desa/Kelurahan Simpang Pergendangen berjumlah 3 orang. 5. Pergendangen
178 x 100
= 6,017 2958
Banyak responden di Desa/Kelurahan Simpang Pergendangen berjumlah 6 orang. 6. Tigabinanga
290 x 100
= 9,802 2958
Banyak responden di Desa/Kelurahan Tigabinanga berjumlah 10 orang. 7. Kutagaloh
48 x 100
= 1,622 2958
Banyak responden di Desa/Kelurahan Kutagaloh berjumlah 2 orang. 8. Kutaraya
78 x 100
= 2,636 2958
Banyak responden di Desa/Kelurahan Kutaraya berjumlah 3 orang.
9. Bunga Baru 63 x 100
= 2,129 2958
10. Pertumbuken 81 x 100
= 2,738 2958
Banyak responden di Desa/Kelurahan Pertumbuken berjumlah 3 orang. 11. Kuala
63 x 100
= 2,129 2958
Banyak responden di Desa/Kelurahan Kuala berjumlah 2 orang. 12. Kuta Buhara
70 x 100
= 2,366 2958
Banyak responden di Desa/Kelurahan Kuta Buhara berjumlah 2 orang. 13. Simolap
166 x 100
= 5,611 2958
Banyak responden di Desa/Kelurahan Simolap berjumlah 5 orang.
14. Kuta Bangun 441 x 100
= 14,908 2958
Banyak responden di Desa/Kelurahan Kuta Bangun berjumlah 15 orang.
15. Sukajulu 189 x 100
= 6,389 2958
16. Kutambaru Punti 88 x 100
= 2,974 2958
Banyak responden di Desa/Kelurahan Kutambaru Punti berjumlah 3 orang. 17. Batu Mamak
61 x 100
= 2,062 2958
Banyak responden di Desa/Kelurahan Batu Mamak berjumlah 2 orang. 18. Kutagerat
77 x 100
= 2,603 2958
Banyak responden di Desa/Kelurahan Kutagerat berjumlah 3 orang. 19. Limang
74 x 100
= 2,501 2958
Banyak responden di Desa/Kelurahan Limang berjumlah 2 orang. 20. Perbesi
581 x 100
= 19,641 2958
Tabel 1.2 Jumlah Sampel Di Tiap Desa/Kelurahan
No. Desa / Kelurahan Jumlah Sampel
1 Lau Kapur 2 orang
2 Kem - Kem 5 orang
3 Gunung 4 orang
4 Simpang Pergendangen 3 orang
5 Pergendangen 6 orang
6 Tigabinanga 10 orang
7 Kutagaloh 2 orang
8 Kutaraya 3 orang
9 Bunga baru 2 orang
10 Pertumbuken 3 orang
11 Kuala 2 orang
12 Kuta buhara 2 orang
13 Simolap 5 orang
14 Kuta Bangun 15 orang
15 Sukajulu 6 orang
16 Kutambaru Punti 3 orang
17 Batu Mamak 2 orang
18 Kutagerat 3 orang
19 Limang 2 orang
20 Perbesi 20 orang
Jumlah 100 orang
3. Teknik Penarikan Sampel
Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel bertujuan (purposive sampling). Menurut Arikunto27, sampel bertujuan (purposive sampling) dilakukan dengan cara mengambil subyek bukan
27
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta. Hal. 139
didasarkan atas adanya tujuan tertentu. Teknik ini biasanya dilakukan karena beberapa pertimbangan, misalnya : alasan keterbatasan waktu, tenaga, dan dana sehingga tidak dapat mengambil sampel yang besar dan jauh. Peneliti bisa menentukan sampel berdasarkan tujuan tertentu, tetapi dengan persyaratan sebagai berikut :
a. Pengambilan sampel harus didasarkan atas ciri-ciri, sifat-sifat atau karakteristik tertentu, yang merupakan ciri-ciri pokok populasi.
b. Subyek yang diambil sebagai sampel benar-benar merupakan subyek yang paling banyak mengandung ciri-ciri yang terdapat pada populasi (key subjectis).
c. Penentuan karakteristik populasi dilakukan dengan cermat di dalam studi pendahuluan.
Kriteria yang harus dimiliki oleh responden sebagai pertimbangan dalam pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1) Responden masuk dalam kriteria para pemilih pemula.
2) Responden adalah pemilih pemula yang tinggal di Kecamatan Tigabinanga. 3) Responden adalah pemilih pemula yang mempunyai kemampuan dan
pengetahuan untuk menjawab pertanyaan.