• Tidak ada hasil yang ditemukan

POSTER ILMIAH

Dalam dokumen BIDANG PSDM KOORDINATOR BIDANG PSDM (Halaman 53-72)

1 Tita Fatimah Universitas Jember (Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jember) 2 Achmad Fuad Fahmi Universitas Islam Malang

3 Yayak Dwi H Politeknik Negeri Jakarta

k. Hambatan

- Lama dalam penentuan tema NWC karena sering ada revisi.

- Lama dalam penentuan juri karena terhambat oleh lamanya surat permohonan rekomendasi juri yang tidak segera di proses oleh LP2M.

- Kurangnya target untuk peserta esai dan poster sehingga terjadi perubahan Timeline pelaksanaan NWC IV.

- Undangan delegasi peserta tidak berjalan maksimal.

- Kurangnya pemberian pemahaman mengenai tema NWC, meskipun dari panitia sudah mempublikasikan video promosi NWC tetapi video baru dipublikasikan pada saat H-1 penutupan pendafaran NWC.

- Kurangnya pemberitahuan diawal terhadap finalis NWC mengenai buku ber-ISBN.

l. Evaluasi dan Proyeksi

 Evaluasi

- Departemen terlalu fokus dalam penyiapan konsep acara hingga kurangnya persiapan dalam hal publikasi, tempat dan hal-hal teknis lainnya yang kemudian akan diserahkan terhadap kepanitian KERTAKASI V.

- Kurangnya komunikasi dan koordinasi antara departemen dan kepanitiaan KERTAKASI V sehingga terjadi miss komunikasi atau ketidak sepemahaman.

 Proyeksi

- Departemen harus bisa lebih mempersiapkan dan memahami tema NWC yang dibuat

- Harus selalu menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik terhadap kepanitiaan KERTAKASI

- Harapannya program kerja ini dapat dilanjutkan pada periode berikutnya karena memiliki manfaat yang sangat besar dalam menunjang eksistensi Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial tidak hanya di tingkat fakultas dan universitas semata, namun juga di tingkat nasional.

 Kajian Tematik Araz Mezzo I

a. Nama Kegiatan : Kajian Tematik Araz Mezzo I b. Tujuan :

Kegiatan ini kami selenggarakan dengan maksud untuk menjalankan salah satu program kerja Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial (HIMAKES) Universitas Jember Tahun 2019 guna menciptakan suatu wahana baru yang lebih edukatif. Dengan tujuan-tujuan yang lebih spesifik antara lain:

 Meningkatkan kecerdasan intelektual mahasiswa dengan meningkatkan daya analisis, memperluas wawasan, memperkokoh idealisme, menumbuhkan semangat perubahan dan menyuburkan pemikiran kritis bagi Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial;

 Sebagai ilmu pengetahuan tambahan bagi perkuliahan di dalam kampus;

 Membangun pemahaman dan keterampilan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial khususnya dalam bidang pemberdayaan agar dapat diimplementasikan nantinya dilapang sesuai dengan permasalahan yang ada di lingkungan sekitar masyarakat

 Menumbuhkan kepeduliaan dan kepekaan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial terhadap permasalahan sosial di sekitarnya;

 Dalam rangka merealisasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri dari pendidikan dan pengabdian.

c. Waktu : Jum’at 04 Oktober 2019 pukul 13.00 WIB d. Tempat : Ruang Sidang, FISIP UNEJ

e. Penanggung Jawab : Departemen Kajian Keilmuan

f. Sasaran : Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial dan seluruh mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik g. Jumlah Peserta : 23 orang

Duan ditto Nganis navila

Mariska putri amalia Rachma oriza

Putri rinjaniatul Jannah Putri qomariah ramadhani

Nabilah septa Aang hazmi

Sukma N.K Luky tri hermawan

h. Indikator Keberhasilan:

- Terdiri setidaknya 10 mahasiswa yang berpartisipasi untuk mengikuti diskusi yang diselenggarakan

- Terjadinya dialok interaktif dalam diskusi yang diselenggarakan

- Peserta dapat memahami dan memperoleh pengetahuan mengenai materi yang dibahas dalam diskusi

i. Implementasi Kegiatan

Kajian tematik merupakan program kerja yang di inisiasi dari anggapan bahwa kehidupan mahasiswa saat ini minim rasa akan kepedulian membangun ruang-ruang diskusi dan bertukar pikiran guna kepentingan masyarakat atau sekedar untuk menambah khazanah ilmu pengetahuan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengonstruk pemikiran mahasiswa agar lebih kritis dan dan berani berpendapat didalam forum serta peka terhadap lingkungan sekitar. Adapun tema yang kami angkat dalam agenda ini adalah “Peran Mahasiswa dalam Menganalisis Masalah Sosial Melalui Pemberdayaan Lingkungan Hidup Indonesia” dengan menghadirkan dua pemantik yakni dari komunitas swayanaka dan akademisi dari dosen Ilmu Kesejahteraam Sosial. Pengisi acara dari komunitas swayanaka yaitu Holidi dan pengisi acara dari akademisi ialah Dr. Purwowibowo, M.Si. Kegiatan diskusi ini dilaksanakan di ruang sidang FISIP UNEJ dengan konsep semi informal yang sudah dipersiapkan oleh departemen dengan tujuan suasana dalam forum lebih santai sehingga peserta

Mely sofiana Billah muhammaad

Dewa made surya prabawa Muhammad lutfi Amarta sayfudin ahmad Eryka firda

Bayu wijaya Nur kholis

Evi wulandari Lilik handayani

Fiesta goneo adi Aji santoso

Rani mitha

tidak canggung dalam menyampaikan pendapatnya. Dalam proses penyampaian materi terdapat dua panel, panel pertama diisi oleh komuitas swayanaka menyampaikan terkait dengan peran kita para pemuda khususnya mahasiswa untuk peduli terhadap generasi penerus bangsa. Panel ke dua materi disampaikan oleh akademisi dosen Ilmu Kesejahteraan Sosial bertujuan memberi pemahaman konsep pemberdayaan melalui pespektif ilmu kesejahteraan sosial dan setelah pemaparan materi dari kedua sumber dibukalah prosesi tanya jawab antara audiensi dengan pembicara. Diskusi kajian tematik diakhiri dengan pemberian hadiah kepada audiensi teraktif diforum dan sesi foto bersama.

 Susunan acara yang direncanakan

No Waktu Durasi Acara Petugas Tempat

1. 09.00-10.30 WIB 90‟ Persiapan teknis acara

dan briefing

Panitia 2. 13.00-13.30 WIB 30‟ Registrasi peserta Panitia 3 13.30- 13.40 WIB 10‟ Pembukaan , Panitia

sambutan dan doa oleh moderator

13.40-13.45 WIB 5‟ Sambutan oleh ketua umum himakes

Moderator

Aula FakultasI lmu Sosial dan Ilmu Politik 13.45 – 13.55 10‟ Pembacaan cv

Universitas Jember 13. 55 – 14.25 30‟ Pemaparan materi 1

dan interaktif dengan peserta

14.25 – 14.35 10‟ Follow up

14.35- 15.05 30‟ Pemaparan materi 2 dan interaktif peserta 15.05- 15.15 10‟ Follow up

15.15 – 15.45 30‟ Penampilan contoh Panitia

kasus dan sesi argumen peserta

15.45 – 15.55 10‟ Pemaparan hasil diskusi oleh peserta 15.55 – 16.05 10‟ Penyerahan cindera

mata kepada pemateri 16.05 – 16.15 10‟ Penutupan dan doa

oleh moderator 16.15 – 16.25 10‟ Foto Bersama

 Implementasi susunan acara:

No Waktu Durasi Acara Petugas Tempat

14.50 – 30‟ Pemaparan materi 2 15.10

15. 10 – 20‟ Tanya jawab 15.30

15.30- 15‟ Penampilan contoh kasus dan

sesi argumen peserta

Panitia 15.45

15.45 – 10‟ Pemaparan hasil diskusi oleh

Moderator 15.55

15.55 – 10‟ Penyerahan cindera mata

16.05 kepada pemateri

16.05 – 5‟ Penutupan dan doa oleh

j. Hasil Kegiatan :

kegiatan kajian tematik ini dapat menghadirkan 23 peserta

No NAMA PESERTA ANGKATAN

1 Duan ditto 2017

2 Mariska putri amalia 2017

3 Putri rinjaniatul Jannah 2019

4 Nabilah septa 2019

5 Sukma N.K 2019

6 Mely sofiana 2019

7 Dewa made surya prabawa 2019

8 Amarta sayfudin ahmad 2019

9 Bayu wijaya 2019

10 Evi wulandari 2018

11 Fiesta goneo adi 2018

12 Rani mitha 2019

13 Nganis navila 2019

14 Rachma oriza 2018

15 Putri qomariah ramadhani 2019

16 Aang hazmi 2016

17 Luky tri hermawan 2019

18 Billah muhammaad 2017

19 Muhammad lutfi 2018

20 Eryka firda 2014

21 Nur kholis 2015

22 Lilik handayani 2016

23 Aji santoso 2016

Dalam agenda kajian tematik 1 ini para peserta sudah melakukan dialog interaktif yang harapannya dapat menumbuhkan rasa percaya diri serta munculnya ghiroh dalam berdisikusi. Materi yang didapatkan dalam diskusi ini dapat menjadi suplemen tambahan di bangku perkuliahan khusunya mengenai materi komunitas dan pemberdayaan.

k. Hambatan :

Hambatan utama dalam agenda kajian tematik 1 ini adalah tempat, perlunya perubahan tempat H-1 sebelum kegiatan merupakan kendala besar dalam kegiatan ini. Selain itu diipertengahan kegiatan salah satu pemateri izin meninggalkan ruangan dikarenakan ada tanggung jawab kampus yang harus ditunaikan, sehingga hal tersebut mejadi kendala kurangnya narasumber.

l. Evaluasi dan Proyeksi

 Evaluasi

Meski pelaksanaan program kerja telah terlampaui, tetapi masih banyak kekurangan yang dimiliki sehingga acara kajian tematik tidak dapat berjalan dengan sempurna. Adapun evaluasi dari kegiatan ini adalah sebagai berikut: Tema yang terlalu berat sehingga pemahaman kepada audiensi tidak sampai secara sempurna, banyak terjadi keterlambatan dari panitia dan peserta,

dalam penyampaian materi pembicara kurang menyinggung materi dari TOR yang telah diberikan, agenda kajian tematik 1 ini berbenturan dengan agenda lain dan dilaksanakan pada jam aktif kuliah sehingga peserta yang hadir tidak begitu banyak, selain itu kurangnya antusiasme mahasiswa khususnya Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial terhadap ruang-ruang diskusi.

 Proyeksi

Adapun proyeksi untuk ke depannya adalah sebagai berikut:

- Panitia harus lebih siap sebagai penyelenggara acara sehingga kesalahan-kesalahan teknis dapat diminimalisir

- Apabila kajian tematik akan dilaksanakan kembali alangkah baiknya untuk mengangkat tema yang lebih ringan agar dapat lebih mudah dimengerti oleh peserta

- persiapan dalam mengadakan kegiatan di persiapkan dijauh jauh hari agar konsep yang ditawarkan lebih matang dan penyebaran informasi kepada target sasaran dapat disebarkan secara masif

- breafing terhadap pemateri harus dilakukan secara komperhensif

 Kajian Tematik Araz Mezzo II

a. Nama Kegiatan : Kajian Tematik Araz Mezzo II b. Tujuan :

 Kegiatan ini kami selenggarakan dengan maksud untuk menjalankan salah satu program kerja Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial (HIMAKES) 2019 guna menciptakan suatu wahana baru yang lebih edukatif. Dengan. tujuan-tujuan yang ebih spesifik antara lain:

 Meningkatkan kecerdasan intelektual mahasiswa dengan meningkatkan daya anlisis, memperluas wawasan, memperkokoh idealisme, menumbuhkan semangat perubahan dan menyuburkan pemikiran kritis bagi mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Jember;

 Sebagai suplemen tambahan bagi perkuliahan di dalam kampus;

Membangun pemahaman dan keterampilan mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Jember khususnya dalam bidang pemberdayaan agar dapat diimplementasikan nantinya dilapang sesuai dengan permasalahan yang ada di lingkungan sekitar masyarakat Menumbuhkan kepeduliaan dan kepekaan mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial terhadap permasalahan sosial di sekitarnya;

 Dalam rangka merealisasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri dari pendidikan dan pengabdian.

c. Waktu : Minggu, 20 November 2019 pukul 13.00 WIB d. Tempat : Ruang 110, FISIP UNEJ

e. Penanggung Jawab : Departemen Kajian Keilmuan

f. Sasaran :Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial dan seluruh mahasiswa Fakultal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

g. Jumlah Peserta : 11 peserta

No NAMA PESERTA ANGKATAN

1 Firmansyah adiraja 2017

2 Rival izmi yoang 2017

3 Nuril hanifatuz 2018

4 Ardiah ratrie 2019

5 Oktaviana H 2018

6 Endri rela S 2017

7 Novinda ulla 2017

8 Febriana GS 2016

9 Sugma N.K 2019

10 Rosi fitrainti 2018

11 Fitra ar rasyid 2013

h. Indikator Keberhasilan

 Terdiri setidaknya 10 mahasiswa yang berpartisipasi untuk mengikuti diskusi yang diselenggarakan

 Terjadinya dialog interaktif dalam diskusi yang diselenggarakan

 Peserta dapat memahami dan memperoleh pengetahuan mengenai materi yang dibahas dalam diskusi

i. Implementasi Kegiatan

Kajian tematik merupakan program kerja yang di inisiasi dari anggapan bahwa kehidupan mahasiswa saat ini minim rasa akan kepedulian membangun ruang-ruang diskusi dan bertukar pikiran guna kepentingan masyarakat atau sekedar untuk menambah khazanah ilmu pengetahuan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengkonstruk pemikiran mahasiswa agar lebih kritis dan dan berani berpendapat didalam forum serta peka terhadap lingkungan sekitar. Adapun tema yang kami angkat dalam agenda ini adalah “Kemanusiaan, Ekspektasi dan Realita Disabilitas Jember” dengan menghadirkan dua pemantik yakni dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan dari komunitas Persatuan Penyandang Cacat (PERPENCA). Pengisi acara dari Aksi Cepat Tanggap yaitu Dani Ardissa Almizar S.Sos dan pengisi acara dari Persatuan Penyandang Cacat (PERPENCA) yaitu M. Zaenuri, SE, S.Pd. Kegiatan diskusi ini dilaksanakan di ruang 110 dengan konsep semi informal yang sudah dipersiapkan oleh departemen dengan tujuan suasana dalam forum lebih santai sehingga peserta tidak canggung dalam menyampaikan pendapatnya. Dalam proses penyampaian materi terdapat dua panel, panel pertama diisi oleh komunitas Persatuan Penyandang Cacat (PERPENCA) menyampaikan tekait dengan ekpektasi masyarakat terhadap kaum disabilitas dengan ralita yang dihadapi oleh kaum disabilitas. Panel ke dua materi disampaikan oleh Aksi Cepat Tanggap

(ACT) yang bertujuan untuk mengkonstruk asumsi audiens dalam memahami kaum disabilitas beserta dengan hak hak nya.

 Susunan acara yang direncanakan

Waktu Durasi Acara Keterangan Tempat 12.30- 30‟ Registrasi Peserta

13.00

13.00- 5‟ Pembukaan dan Doa

Oleh MC 13.05

13.05- 5‟ Sambutan Ketua

13.10 HIMAKES

13.10- 13.12

2‟ Transisi MC pada Moderator

13.12- 5‟ Pembacaan CV Peserta dan Ruang 110

13.17 Pemateri Oleh Pengurus Fakultas Ilmu

Moderator Sosial dan Ilmu

13.17- 30‟ Pemaparan Materi 1

Oleh PERPENCA

Politik

13.47 Universitas

13.47- 30‟ Pemaparan materi 2

oleh ACT

Jember 14.17

14.17- 60‟ Tanya Jawab 15.17

15.17– 20‟ Follow Up Peserta 15.27

15.27- 5‟ Kesimpulan Hasil

15.32 Diskusi Oleh

Moderator 15.32- 2‟ Transisi Moderator

15.34 pada MC

 Implementasi susunan acara :

Waktu Durasi Acar

a Keterangan Tempat

12.30-

13.45

30‟ Registrasi Peserta

13.45- 2‟ Pembukaan dan Doa

15.34- 5‟ Pemberian

15.39 Cinderamata

15.39 - 11‟ Foto Bersama 15.50

15.50- 5‟ Doa Sekaligus

15.55 Penutup Oleh MC

13.47 Oleh MC

13.47- 3‟ Sambutan Ketua

13.50 HIMAKES

13.50- 2‟ Transisi MC

pada

Moderato r 13.52

13.52- 5‟ Pembacaan CV Peserta dan Ruang 110

13.57 Pemateri Oleh Pengurus Fakultas Ilmu

Moderator Sosial dan Ilmu

13.57- 15‟ Pemaparan Materi 1

Oleh PERPENCA

Politik

14.12 Universitas

14.12- 30‟ Pemaparan materi 2

oleh ACT

Jember 14.42

14.42- 60‟ Tanya Jawab

15.42

15.42– 3‟ Follow Up Peserta

J. Hasil Kegiatan

Kegiatan kajian tematik ini dapat menghadirkan 14 peserta, sesuai dengan harapan yaitu terdapat dialog interaktif yang terbangun. Peserta yang saling menfeeback membuat kajian tematik 2 ini menjadi wadah diskusi yang hidup dan produktif. Peserta dapat memahami sudut pandang dari kaum disabilitas mengenai hak dan kewajibannya. Dalam agenda ini peserta dapat mengetahui kondisi dari kaum disabilitas yang sebenarnya. Materi ini sangat relevan dengan jurusan ilmu kesejahteraan social sehingga materi ini dapat menyokong materi di bangku perkuliahan.

 Adapun peserta yang hadir dalam agenda ini adalah :

No NAMA PESERTA ANGKATAN

1 Firmansyah adiraja 2017

2 Rival izmi yoang 2017

3 Nuril hanifatuz 2018

4 Ardiah ratrie 2019

15.45

15.45- 5‟ Kesimpulan Hasil

15.48 Diskusi Oleh

Moderator 15.48- 2‟ Transisi Moderator

15.50 pada MC

15.50- 5‟ Pemberian

15.55 Cinderamata

15.55 - 5‟ Foto Bersama

16.00

16.00- 5‟ Doa Sekaligus

10.05 Penutup Oleh MC

5 Oktaviana H 2018

6 Endri rela S 2017

7 Novinda ulla 2017

8 Febriana GS 2016

9 Sugma N.K 2019

10 Rosi fitrainti 2018

11 Fitra ar rasyid 2013

k. Hambatan

Hambatan utama dalam kegiatan ini adalah Perubahan tempat, keterlambatan pemateri serta kurang partisipan warga Ilmu Kesejahteraan Soial dalam kegiatan ini.

l. Evaluasi dan Proyeksi

 Evaluasi

Meski pelaksanaan program kerja telah terlampaui, tetapi masih banyak kekurangan yang dimiliki sehingga acara kajian tematik tidak dapat berjalan dengan sempurna. Adapun evaluasi dari kegiatan ini adalah sebagai berikut:

- Banyak terjadi keterlambatan dari panitia dan peserta serta pemateri

- Kurangnya antusiasme Mahasiswa, khususnya Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial terhadap ruang-ruang diskusi

- Perlunya pengemasan yang menarik untuk diskusi selanjutnya

 Proyeksi

Adapun proyeksi untuk ke depannya adalah sebagai berikut:

- Panitia harus lebih siap sebagai penyelenggara acara sehingga kesalahan-kesalahan teknis dapat diminimalisir

- Persiapan dalam mengadakan kegiatan di persiapkan dijauh jauh hari agar penyebaran informasi kepada target sasaran dapat disebarkan secara masif - Breafing terhadap pemateri harus dilakukan secara komperhensif

- Ide-ide segar dan inovasi-inovasi baru sangat diperlukan agar peserta tertarik mengikuti kegiatan ini.

 Akomodasi Potensi Minat Bakat (APMB)

a. Nama Kegiatan : Akomodasi Potensi Minat Bakat b. Tujuan :

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah mahasiswa aktif Ilmu Kesjehateraan Sosial dalam meningkatkan minat bakatnya pada bidang kepenulisan, seni maupun olahraga. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan bibit-bibit mahasiswa yang aktif, edukatif dan berprestasi. Dengan tujuan-tujuan yang lebih spesifik antara lain:

 Menumbuhkan minat mahasiswa aktif Ilmu Kesejahteraan Sosial dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dibidang akademik maupun non akademik.

 Menumbuhkan ketertarikan mahasiswa aktif Ilmu Kesejahteraan Sosial dalam bentuk lomba karya tulis maupun seni untuk berkompetisi dalam ranah nasional ataupun regional

 Memberikan pemahaman, wawasan serta keterampilan bagi mahasiswa aktif Ilmu Kesejahteraan Sosial dibidang akademik maupun non akademik.

 Sebagai broker dan fasilitator dalam memberikan bimbingan bagi mahasiswa aktif Ilmu Kesejahteraan Sosial yang ingin mengikuti suatu perlombaan.

 Mampu memberitahukan atau menginformasikan kegiatan-kegiatan baik berupa perlombaan maupun kegiatan lain seperti workshop dan konferensi kepada Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial.

c. Waktu : Program kerja ini aktif dilaksanakan mulai Agustus - November 2019.

Berikut adalah daftar waktu pelaksanaan perlombaan dan kegiatan yang diikuti mahasiswa melalui program kerja APMB.

No. Kegiatan Waktu Pelaksanaan

 Bimbangan lomba debat Pelaksaan kegiatan pada 29 september 2019 (November 2019) bulan November. Pelaksanaan kegiatan pada 9 november 2019

 Pembinaan lomba hafidz Pelaksanaan kegiatan pada 20 Oktober 2019

4.

4. National Welfare Compentition

(NWC)

h. Indikator Keberhasilan :

- Mahasiswa aktif ilmu kesejahteraan sosial dapat mengekspresikan minat bakatnya melalui wadah-wadah yang sudah di sediakan.

- Mampu memfasilitasi atau menghubungkan mahasiswa aktif Ilmu Kesejahteraan Sosial dengan tentor.

- Mampu mengikutsertakan mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial dalam perlombaan minimal 4 orang.

i. Implementasi Kegiatan

Dalam kegiatan APMB ini Departemen Kajian Keilmuan berhasil mengajak Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial untuk mengikuti perlombaan dalam rangka penyaluran bakat dan minat, baik berupa lomba karya tulis maupun kesenian. Mentoring dilaksanakan secara kondisional sesuai kesepakatan. Adapun data penunjang yang dimiliki oleh Departemen Kajian Keilmuan didapatkan melalui hasil kegiatan TTT yang digendakan oleh Departemen Penelitian dan Pengembangan. Data yang telah diolah oleh Departemen Penelitan dan Pengembangan diserahkan kepada Departemen Kajian Keilmuan sebagai gambaran target sasaran nantinya. APMB berhasil menarik minat teman-teman dalam membuat tulisan dalam bentuk esai, artikel maupun puisi terkait hari-hari besar Nasional di Indonesia.

Salah satu upaya dalam menjaring minat mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial dalam kepenulisan yang diadakan oleh Departemen Kajian Keilmuan yaitu memberikan wadah diskusi terkait kepenulisan dengan nama kegiatan NGOPI (Ngobrol Pintar) Kepenulisan dilaksanakan pada tgl 29 oktober 2019. Kegiatan ini dilaksanakan pada malam hari yang bertempat di pendopo FISIP UNEJ, dengan tujuan sebagai wadah diskusi bagi mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial mengenai kepenulisan. Kegiatan ini mendatangan narasumber yang berasal dari Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial yang handal dibidang kepenulisan dan berprestasi serta sudah berpengalaman dalam mengikuti lomba kepenulisan di tingkat regional maupun nasional yaitu Tiasta Arumsari, Fitria Wulan Sari dan Afifah Dwi Lestari. Dengan adanya kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan kepada Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial terkait kepenulisan yang diharapkan dapat menumbuhkan kembali minat menulis dan mengikuti lomba-lomba kepenulisan di tingkat regional maupun nasional.

 Diskusi diselenggarakan berdasarkan timeline berikut:

Waktu Durasi Kegiatan

18.00-19.00 WIB 60‟ Persiapan panitia dan briefing

19.00-19.05 WIB 5‟ Pembukaan dan doa 19.05-19.10 WIB 5‟ Pemaparan APMB 19.10-19.30 WIB 20‟ Tanya jawab 19.30-19.50 WIB 20‟ Presentasi pemateri 19.50-20.00 WIB 10‟ Tanya jawab 20.00-21.00 WIB 60‟ Diskusi perkempok 21.00-21.05 WIB 5‟ Doa dan penutup 21.05-21.10 WIB 5‟ Foto bersama j. Hasil Kegiatan :

Dalam satu periode kepengurusan HIMAKES 2019 ini, sudah terdapat beberapa mahasiswa yang telah berpartisipasi dalam kegiatan perlombaan di dalam kampus maupun di luar kampus Universitas Jember yaitu sebagai berikut:

No. Nama Delegasi Nama Kegiatan Penyelenggara 1. Iqbal Al Azami Lomba paper tingkat

nasional

Himahistra

2. Sukma Nikmatul Hasana

Lomba paper tingkat

nasional

Himahistra

3. Danisya Ersya Lomba debat STIE Mandala 4. Maya Putri

Febriyanti

Lomba debat STIE Mandala

5. Nadia Mayza Lomba debat STIE Mandala 6. Ricky Alfarisy Lomba Pekan

Kreatifitas Mahasiswa

UNEJ

7. Dharma Aji Lomba Pekan

Kreatifitas Mahasiswa

UNEJ

8. Rachma Oriza

Sativany

Lomba hafidz Qur‟an Siklus FISIP UNEJ

k. Hambatan :

Kurangnya minat mahasiswa dalam mengikuti perlombaan dikarenakan kurang percaya diri, takut akan kegagalan dan kesibukan kuliah maupun kegiatan kampus lainnya yang sering kali menjadi alasan.

l. Evaluasi dan Proyeksi :

 Evaluasi

Dalam pelaksanaan kegiatan APMB ini terdapat beberapa kendala yang tak dapat dipungkiri menjadi faktor penghambat berjalannya kegiatan. Salah satu kendala yang menjadi permasalahan utama ialah kurangnya antusiasme mahasiswa terhadap agenda perlombaan, sehingga informasi-informasi mengenai perlombaan yang telah di share oleh departemen kajian keilmuan menjadi sia-sia karena tidak dimanfaatkan dengan baik. Pendekatan secara general melalui grup yang telah dibentuk sebagai jejaring mahasiswa yang memiliki minat tinggi dibidang perlombaan dirasa kurang efektif dan efisien sehingga teman-teman departemen kajian keilmuan melakukan pendekatan secara personal. Dalam pendekatan personalpun masih terdapat celah besar yang mana departemen kajian keilmuan tidak dapat membackup semua elemen yang ada.

 Proyeksi

Proyeksi kedepannya adalah perlunya sosialisasi dan pembimbingan lebih terkait dengan program APMB ini sendiri agar Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan sosial lebih mengetahui fungsi program APMB dan harapannya bisa memanfaatkan program ini dengan semaksimal mungkin.

Sosialisasi dalam bentuk pubikasipun tidak kalah penting karena dapat mengedukasi mahasiswa secara luas terkait dengan program APMB.

Selain itu relasi juga perlu diperhatikan karena dalam sharing pengetahuan perlu adanya pihak- pihak yang sudah expert dibidang yang akan dikembangkan demi berjalannya program APMB ini.

Dalam dokumen BIDANG PSDM KOORDINATOR BIDANG PSDM (Halaman 53-72)

Dokumen terkait