BIDANG PSDM
KOORDINATOR BIDANG PSDM
KOORDINATOR BIDANG PSDM (KETUA BIDANG & SEKRETARIS BIDANG)
OLEH OKTAVIANA HAYATUN N.S. & SULISTIANA D., HIMAKES 2019
A. GAMBARAN UMUM BIDANG
Dalam struktur kepengurusan Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial (HIMAKES) terdapat tiga Bidang yang memiliki titik fokus berbeda-beda, Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa merupakan salah satu bidang yang ada didalamnya. Pegembangan Sumber Daya Mahasiswa mempunyai fungsi beserta tujuan yang berfokus kepada pengembangan potensi mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial baik di bidang akademik maupun non akademik melalui komposisi departemen yang telah ada. Dari program kerja pada setiap Departemen yang selalu melibatkan mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial, Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa mengusahakan untuk bisa mengembangkan potensi mahasiswa dan menjaga eksistensi dari Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UNEJ di kancah nasional. Jumlah keseluruhan Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa terdiri dari sepuluh orang anggota yang meliputi Ketua Bidang, Sekretaris Bidang, tiga anggota Departemen Kajian Keilmuan, tiga anggota Departemen Kewirausahaan, dan dua anggota Depertemen Seni dan Olahraga. Fokus program dari tiga Departemen didalam Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa, yakni :
Departemen Seni dan Olahraga
Departemen ini memiliki tugas utama yaitu untuk bisa memberikan wadah bagi mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial dalam penggalian serta pengembangan minat bakat ataupun potensi dalam bidang kesenian dan
olahraga. Dari Departemen Seni dan Olahraga tahun 2019, juga berusaha untuk mengembangkan kepekaan mahasiswa Ilmu Kesejahteran Sosial terhadap orang lain dengan program charity.
Departemen Kewirausahaan
Departemen ini memiliki tugas utama yaitu bisa memberikan stimulus dan mengedukasi mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial dalam menjalankan kewirausahaan sosial. Pengakomodasian minat dan bakat wirausaha mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial untuk menjadi seorang wirausaha sosial.
Departemen Kajian Keilmuan
Departemen ini memiliki tugas utama yaitu untuk bisa menumbuhkan minat dari mahasiswa aktif Ilmu Kesejahteraan Sosial dalam mengkaji suatu masalah atau hal lainnya. Minat kajian dan diskusi mahasiswa haruslah dijaga sebagai insan pembawa perubahan didalam masyarakat.
Selain itu Departemen Kajian Keilmuan memiliki suatu wadah yang sudah berkancah Nasional dan telah berkali-kali dilaksanakan merupakan suatu bentuk upaya agar mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial maupun mahasiswa lainnya dapat menyalurkan inovasi dan karyanya dalam bidang keilmuan.
B. DESKRIPSI KERJA
Ketua Bidang
Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa merupakan tangan kanan dari Ketua Umum dalam mengorganisasikan dan mengkoordinasikan segala sesuatu yang ada tentang perkembangan program kerja Departemen dalam Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa. Ketua Bidang memiliki beberapa tugas dan peranan utamanya sebagai penanggung jawab Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasuswa yang melingkupi tiga departemen didalamnya. Ketua Bidang memiliki tugas mengendalikan situasi dan kondisi didalam Bidang ataupun
Departemen. Pertanggung jawaban program kerja Departemen merupakan tanggung jawab dari Ketua Bidang selaku pengkoordinator pengambil keputusan dan arah gerak setiap departemen yang ada di dalam bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa.
Hal yang tidak kalah penting dalam poksi kerja Ketua Bidang yaitu menjaga dan selalu mengingatkan komitmen anggota Bidang dalam mengemban amanah kepengurusan Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial. Ketua Bidang harus menjaga pola komunikasi di dalam Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa, kerjasama antara Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa dengan Bidang Internal selaku Bidang yang lebih berfokus kepada internal mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UNEJ, maupun Bidang Ekternal yang berfokus kepada jaringan kerja dengan lembaga-lembaga yang ada di Indonesia, serta mengkoordinasikan hasil ataupun kendala yang ada pada Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa kepada Pengurus Harian Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial.
Sekretaris Bidang
Sekretaris Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa memiliki fungsi yaitu sebagai broker administratif antara Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa kepada Sekretaris Umum.
Sekretaris Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa menjamin kelancaran administratif Bidang. Kelancaran administratif Departemen apabila membutuhkan surat pada saat menyelenggarakan suatu acara program kerja, penyimpanan arsip administratif, maupun segala hal yang berhubungan dengan ketertiban administratif dalam Departemen maupun Bidang merupakan beberapa tugas Sekretaris Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa. Dikatakan demikian karena dalam kepengurusan Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial menerapkan pola komunikasi secara struktural.
Selain fungsi dan tugas Sekertaris Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa sebagai pengelolahan alur administratif yang mendukung segala kebutuhan Departemen pada Bidang. Sekretaris Bidang juga memiliki tugas lain yaitu sebagai “tangan kanan” dari Ketua Bidang, Sekretaris Bidang menerima dikte apabila berhalangan hadir, berperan sebagai pencatatan saat melaksanakan rapat baik itu dengan bidang dan presidium Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial. Sekretaris Bidang juga melakukan pendampingan saat rapat dengan ikut serta dalam menyalurkan informasi ataupun menyumbangkan argumnetasi pengetahuan dan inovasi yang dimiliki.
C. HAMBATAN, EVALUASI DAN PROYEKSI BIDANG
HAMBATAN
Tidak akan dapat dipungkiri dalam suatu kepengurusan sebuah organisasi pasti terdapat kendala yang menjadikan hal tersebut sebagai hambatan dalm melaksanakan program kerja, adapun hamabtan yang terdapat di Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa yaitu :
- Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa yang sejatinya berfokus kepada pengembangan sumber daya mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UNEJ, keberhasilannya tidak lagi bisa dilepaskan dari partisipasi aktif mahasiswanya sendiri. Namun pada implementasinya, kurangnya partisipasi aktif dari mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial untuk ikut andil secara aktif pada serangkaian program kerja Bidang Sekretaris Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa yang diharapkan dapat menjadi penyokong kemajuan mahasiswa,
- Rasa kepemilikan atau komitmen anggota pengurus Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa yang menurun di saat akhir kepengurusan. Bisa dilihat kurang responsifnya pengurus didalam grup media sosial Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa,
dan menurunnya semangat kerjasama dalam menyelesaikan tugas program kerja diakhir kepengurusan.
EVALUASI BIDANG
Dalam mengemban amanah selama satu periode sebagai pengurus Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa di Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial, tidak menutup kemungkinan terjadi suatu kendala yang menjadikan penghambat pengimplementasian kinerja, sehingga proses menuju tujuan awal program kerja yang kurang sempurna.
Walaupun telah tertanam pada jiwa manusia bahwa kesempurnaan hanya milik sang kuasa. Kekurang sempurnaan dapat merupakan evaluasi dari Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa.
Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa yang seharusnya menjadi bidang tempat mengakomodir pengembangan sumber daya mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial kurang bisa mendapat dukungan mahasiswanya sendiri. Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa telah berupaya membentuk wadah-wadah namun memang mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial kurang dapat memanfaatkan dengan baik dan kurangnya trust. Kepercayaan yang dimaksud dapat dicontohkan salah satunya yaitu, ketika Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa membuat suatu gagasan besar dan baru, sebagian ada sebagian mahasiswa belum menerima dan cenderung mengintervensi temannya yang ikut berpasrtisispasi aktif didalam program kerja Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial.
Dukungan dan kontribusi warga Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial sangat diperlukan dalam menyukseskan setiap kegiatan yang diadakan. Kurangnya keterikatan satu sama lain sehingga memiliki dampak yang sangat besar, yang mana tidak dapat menjadi penyokong keberhasilan kegiatan program kerja. Perlu adanya penyumbang gagasan-gagasan yang dapat membangun ketertarikan
terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan sosial suatu kebutuhan penyelenggaraan program kerja yang lebih efektif serta bermanfaat bagi warga kesejahteraan sosial.
PROYEKSI BIDANG
Adanya suatu proyeksi berangkat dari sebuah evaluasi yang diharapkan nantinya akan dapat menjadi suatu pedoman untuk dilakukannya pembenahan di periode berikutnya :
- Memiliki rasa kepedulian dan sifat gotong royong dalam menjalankan program kerja sangat dibutuhkan, karena dalam sebuah organisasi kita tidak bisa menjadi orang yang individualis, bersama-sama mencapai tujuan tidak hanya tertanam bahwa amanah yang telah diemban menjadi tanggung jawab perorangan,
- Komunikasi merupakan salah satu alat untuk kelancaran dalam melaksanakan tanggung jawab. Maka pola komunikasi bisa dimasifkan melalui pertemuan langsung, melalui grup media sosial Departemen maupun Bidang dan tidak hanya memikirkan problematika yang secara personal saja harus bersama-sama agar sepemahaman,
- Dalam melakukan suatu kegiatan membutuhkan manajemen waktu dan konsep yang lebih matang supaya acara dapat berjalan dengan lancar sesuai harapan, oleh karena itu dalam megonsep kegiatan membutuhkan waktu serta ide, inovasi atau gagasan yang dapat dilihat melalui berbagai perspektif.
D. PENUTUP
Demikianlah laporan pertanggung jawaban ini kami sampaikan. Mohon maaf kami haturkan apabila dalam periode ini kami tidak dapat menghadirkan kisah yang sanagt manis yang sempurna, namun apa yang yang kami lakukan tidak lain merupakan bentuk ikhtiar kami dalm mengemban amanah dalam satu periode kepengurusan 2019. Semoga kelak Bidang Pengembangan
Sumber Daya Mahasiswa dapat bersua kembali dalam keadaan yang lebih baik sebagai pengurus-pengurus yang visioner.
Akhir kata, kami sampaikan terimakasih kembali atas dedikasi yang telah diberikan warga Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial, sejatinya kami hanya manusia biasa yang senantiasa ingin belajar memperbaiki diri, memupuk jiwa kepemimpinan dalam diri dan berusaha yang terbaik dalam mengemban amanah mewudkan pencapaian tujuan kepengurusan Himpunan Ilmu Kesejahteraan Sosial. Untuk segala kritik dan saran dari berbagai pihak merupkan semangat bagi kami untuk selalu belajar dari kesalahan dan memperbaikinya dilain kesempatan. Semoga pengurus Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa mendatang dapat mempertahankan sesuatu yang telah benar, dan memperbaiki apa yang kurang benar dari kepengurusan kami.
Penjabaran Program Kerja
BIDANG PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MAHASISWA (PSDM)
NO. NAMA
DEPARTEMEN PROGRAM KERJA KETERANGAN
1.
Departemen
Seni dan
Olahraga
Charity Concert and Garage Shale
Tidak terlaksana Terlaksana
Wes (Welfare Sport) Terlaksana
2. Departemen Kewirausahaan
Social Interpreneurship
Thalk Show Terlaksana
Welfare Merch Terlaksana
3. Departemen Kajian Keilmuan
NWC IV (National Welfare
Competition IV) Terlaksana Kajian Tematik Terlaksana APMB (Akomodasi Potensi
Minat Bakat) Terlaksana
Catatan:
*tidak terlaksana sepenuhnya secara maksimal
STRUKTUR KEPENGURUSAN BIDANG PSDM
HIMPUNAN MAHASIWA ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL 2019
Ketua Bidang : Oktaviana Hayatun Nufus Safitri Sekretaris Bidang : Sulistiana Dewi
A. Departemen Seni dan Olahraga
Ketua Departemen : Ghina Kamilah Anggota : Zainab Najwa A B. Departemen Kewirausahaan
Ketua Departemen : Mochamad Ilham Noer S Anggota : Dinda Agista
Gabriella Dara Anabela
C. Departemen Kajian dan Keilmuan Ketua Departemen : Ricky Alfarisi
Anggota : Lavita Mumtaz Mahal
Maya Putri Febriyanti
A. Penjabaran Program Kerja
1. DEPARTEMEN SENI DAN OLAHRAGA
Charity Concert and Garage Sale
a. Nama Kegiatan : Charity Concert and Garage Sale
b. Tujuan
Mewadahi dan mengembangkan minat dan bakat mahasiswa aktif Ilmu Kesejahteraan Sosial dalam bidang seni tradisional maupun modern
Membangun sinergi antara Ilmu Kesejahteraan Sosial dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dalam bidang seni, guna menggali dan mengembangkan bakat mahasiswa aktif Ilmu Kesejahteraan Sosial di bidang kesenian
Menumbuhkan rasa kepedulian mahasiswa khususnya mahasiswa yang berpartisipasi dalam konser amal terhadap masyarakat yang kurang mampu dengan menggalang dana melalui konser amal
Memperkenalkan esensi Ilmu Kesejahteraan Sosial kepada mahasiswa ilmu kesejahteraan maupun masyarakat umum.
Menjadi wadah bagi mahasiswa ilmu kesejathteraan sosial untuk mengembangkan minat bakatnya dalam bidang kesenian.
c. Waktu :
- Kegiatan pertama pada tanggal 14 September 2019 - Kegiatan kedua pada tanggal 21 September 2019 d. Tempat : Alun-alun Jember
e. Penanggung Jawab : Departemen Seni dan Olahraga f. Sasaran
Sasaran kegiatan Charity Concert and Garage Sale adalah;
- Mahasiswa aktif Ilmu Kesejahteraan Sosial yang memiliki minat dan bakat dalam bidang kesenian
- Lembaga sosial yang menjadi tujuan donasi
- Masyarakat umum yang menonton Charity Concert g. Jumlah Peserta : -
h. Indikator Keberhasilan :
Terlaksananya kegiatan setidaknya 1-2 kali dalam kepengurusan Himpunan Mahasiwa Ilmu Kesejahteraan Sosial tahun 2019
Mampu menarik partisipasi dari mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial dan mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) kesenian FISIP untuk turut serta mengisi acara konser amal
Mampu menarik perhatian 10 orang penonton untuk menonton sekaligus berdonasi dalam konser amal musik dan terdapat masyarakat umum yang membeli garage sale
Tersalurkannya hasil donasi kepada lembaga terkait.
i. Implementasi Kegiatan
Kegiatan HIMAKES Charity Concert and Garage Sale ini merupakan konser musik yang di sajikan oleh Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial dengan persembahan lagu-lagu, dan kesenian yang akan dilaksanakan di alun-alun jember. Dari kesenian yang ditampilkan, diharapkan dapat menarik perhatian dari semua kalangan masyarakat untuk memberikan bantuan berupa dana, selain itu juga terdapat Garage Sale yang merupakan kegiatan menjual barang bekas layak pakai hasil donasi sebelumnya yang hasil penjualannya akan kita gabungkan dengan hasil Charity Concert. Sehingga dana keseluruhan hasil akan disalurkan kepada lembaga terkait. Konsep awal yang telah disepakati departemen, oleh pihak ketua jurusan mengalami perubahan kerena tidak sesuai dengan harapannya yang membuat konseramal menjadi sebuah konsepan yang besar, dengan tujuan sebagai bentuk kepedulian sosial dan memperingati Hari Disabilitas Internasional dan acara ini bertemakan kemanusiaan.
Acara yang bernama Colostrum ini merupakan konsepan yang kedua dikemas dengan berbagai live performance dari Guest Star berskala
Nasional dan berskala lokal dari Jawa Timur, serta terdapat penampilan kesenian dari teman-teman komunitas difabel, paguyuban mahasiswa Universitas Jember, penampilan mahasiswa dari Ilmu Kesejahteraan Sosial serta penampilan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kesenian Universitas Jember. Konsepan ke dua yang telah kami usung bermitra dengan ACT (Aksi Cepat Tanggap) serta telah disetujui oleh ketua jurusan. Dalam melaksanakan proses Colostrum ini terdapat mandataris yang menjadi koordinator yang telah disepakati oleh presidium Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial untuk mengatur proses dan sebagai penggerak serta tidak luput pula melibatkan departemen seni dan olahraga.
Setelah terbentukya madataris terpilih maka disepakati bersama untuk membuka volunteer dari kalangan mahasiswa ilmu kesejahteraan sosial angkatan 2017 sebagai sumber daya manusia untuk menjalankan proses acara Colostrum. Namun hal ini tidak berjalan dengan mulus melainkan terdapat suatu kendala yang harus diselesaikan yakni isu yang diangkat sebagai objek tidak berdasarkan realita kebutuhan yang ada di Kota jember sehingga harus melaksanakan forum diskusi dengan pihak Instansi yang mewadahi difabel untuk melakukan penyamaan frame, dan hal tersebut telah diupayakan akan tetapi tidak berjalan dengan semestinya. Segala usaha dan proses yang telah direncanakan seiring berjalannya waktu mendekati deadline tanggal 06 demsember 2019 pelaksanaan namun masih terdapat suatu hambatan sehinngga presidium Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial mengambil sikap untuk menurunkan grade konsepan acara yang menjadi kegiatan expo yakni dengan serangkain kegiatan didalamnya seperti jalan sehat, peampilan seni dan budaya, bazar makanan, bazar buku, garage sale serta penampilan dari warga ilmu kesejahteraan sosial. Untuk konsepan ke tiga ini masih terdapat kendala sehinga acara expo tidak dapat dilaksanakan, kendala tersebut meliputi tempat pelaksanaan didalam kampus namun alur
birokrasi yang tidak memumpuni dengan target tanggal yakni 15 desember 2019, sehingga mengusahakan untuk berkegiatan diluar kampus dan memilih untuk di Radio Republik Indonesia (RRI) akan tetapi pada tanggal pelaksanaan yang telah ditetapkan pihak Radio Republik Indonesia (RRI) memiliki acara ditanggal bersamaan sehingga tidak dapat ditembusi, kurangnya partisipasi untuk membuka bazar dan kurangnya partisipasi minat untuk menampilkan seni dan budaya di acara expo. Segala proses yang telah dipaparkan, tidak berhenti di konsepan tersebut untuk mengupayakan kegiatan Charity Concert terlaksana, namun hal ini diluar nalar yang selama ini diusahakan, yakni kegiatan dilaksanakan di panti asuhan At-tafakur pada tanggal 18 desember 2019 dengan tema santunan anak yatim. Di panti asuhan tersebut dilaksanaka dengan informal yang dihadiri oleh anggota Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial dan anak panti asuhan putra berjumlah 12 orang, serta terdapat serangkaian kegiatan yakni mulai dari pembukaan, sambutan Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial, sambutan Ketua Yayasan At-tafakur, sholawatan bersama serta diakhir acara berbagi donasi hasil dari grage sale dan sembilan bahan pokok (Sembako).
j. Hasil Kegiatan :
- Hasil kegiatan dari acara charity yakni berhasil membuka open volunteer dengan jumlah anggota 18 orang
- Mampu menarik minat kalangan masyarakat mahasiswa UNEJ untuk berdonasi garage sale
- Bermitra dengan ACT (aksi cepat Tanggap) sehingga memiliki wawasan baru terkait proses dalam penyelenggaraan event charity concert
- Melaksanakan forum diskusi dengan komunitas PERPENCA (persatuan penyandang cacat) dan ACT (aksi cepat Tanggap) untuk menyatukan frame terkait isu difabel
- Melaksanakan donasi di panti asuhan At-tafakur terkait penyaluran garage sale dan sembilan bahan pokok (Sembako)
k. Hambatan :
- Minimnya wawasan terkait penyelenggaraan suatu event cahrity concert dari kalangan volunteer
- Sumber daya manusia yang tidak memadahi
- Garage sale yang tidak terlaksana tujuan awal yakni untuk dijual - Estimasi waktu proses pelaksanaan yang kurang
- Konsepan yang tidak konsisten l. Evaluasi dan Proyeksi :
Evaluasi
Pada implementasinya kegiatan Charity Concert and Garage Sale tidak berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan sejak awal sehingga menimbulkan beberapa evaluasi :
- Waktu untuk menyiapkan kegiatan yang kurang matang membuat pelaksana harus mengubah konsep kegiatan berulangkali, sehingga tidak ada konsepan yang konsisten untuk dieksekusi. Dalam kurun waktu masa jabatan yang pendek seharusnya kegiatan ini benar- benar dipersiapkan sejak awal dan tidak mudah mengalami perubahan konsep
- Lebih bisa memahami sasaran dan tujuan kegiatan agar tetap konsisten dalam mempersiapkan pelaksanaan.
Proyeksi
Adapun proyeksi untuk ke depannya adalah sebagai berikut:
- Penyelenggara harus lebih siap sebagai penyelenggara acara sehingga kesalahan-kesalahan teknis dapat diminimalisir.
- Menciptakan trust kembali terhadap pihak-pihak yang akan diajak bekerja sama khusunya mahasiswa ilmu kesejahteraan sosial
- Penyelenggara harus mempersiapkan sejak awal dengann matang dan tidak merubah konsep terlalu signitifikan supaya acara bisa dapat terlaksana lebih konsisten dengan tujuan awal
- Kegiatan Charity Concert dan Garage Sale harap dilanjutkan dalam periode ke depan supaya manfaat yang diharapkan dalam penyusunan kegiatan ini dapat dirasakan pada kepengurusan periode ke depan. Dan tentunya harus dengan pembaharuan dan progresifitas yang ada.
- Kegiatan Charity Concert dan Garage Sale kedepannya dapat benar-benar melaksanakan sebuah konser amal yang sesungguhnya dan juga menjadi ladang amal serta ladang proses kreatifitas teman- teman volunteer yang akan membantu nantinya.
Welfare Sport
a. Nama Kegiatan : Welfare Sport
b. Tujuan :
Menjadi wadah kegiatan olaharaga mahasiswa aktif Ilmu Kesejahteraan Sosial
Menanamkan jiwa kebersamaan serta solidaritas kelompok antar mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial
Mengimplementasikan pengetahuan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial tentang Social Group Work dan mengaktualisasikannya dalam bentuk kegiatan keolahragaan
Menjalin tali silaturahmi antar angkatan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial
Melahirkan potensi Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial yang berbakat dalam kegiatan olahraga utamanya olahraga futsal
c. Waktu : Jum’at dan Minggu, 4 dan 6 Oktober 2019.
d. Tempat : Lapangan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember.
e. Penanggung Jawab : Departemen Seni dan Olahraga
f. Sasaran : Sasaran kegiatan Welfare Sport adalah mahasiswa
Ilmu Kesejahteraan Sosial.
g. Jumlah Peserta : Kurang lebih 114 Peserta - Damar
- Ahmad - Sayang - Aldi - Fahmi - Beril
- Savira - Isra’
- A’yun - Ami - Dita - Rofiatus
2016
- Yudi - Doni - Khalid - Aldo - Riski - Gusti - Adi surya
- Ghina - Riris - Tita - Crisnia - Mia - Okta
2017
- Iwan - Ali - Ais - Diyo - Arifin - Dayat - Fani - Prisma - Dimas - Fadil - Agung
- Intan - Dhira - Lintang - Fenlena - Rosi - Adinda - Putri - Dwita - Siska - Abel - Tasya
2018
- Lutfi - Guntur - Wahyu - Prisma - Ricky
- Khusnul - Ziya
- Ragil - Waris - Rafli
- Ahmad khoirul razikin
- Agung budi - Herul iskandar - Abas
- Suryadi - Euriel - Firscal
- Ferina - Putri - Ismi - Claudia - Titris
- Riska Herlin - Erlin
- Sefti - Riska
2019
h. Indikator Keberhasilan :
Mampu menarik partisipan yaitu mahasiswa aktif Ilmu Kesejahteraan Sosial baik untuk menjadi penonton ataupun peserta
Terdapat minimal 4 tim yang mendaftar pada pertandingan ini dari angkatan yang berbeda
Melahirkan mahasiswa yang potensial dalam bidang olahraga untuk dapat meningkatkan eksistensi jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Jember
i. Implementasi Kegiatan
Welfare Sport adalah Pertandingan olahraga yang diikuti oleh angkatan aktif Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Jember yang pada kegiatan perdananya ini, Welfare Sport memfokuskan pada
cabang olahraga futsal. Dikarenakan terkendala waktu dan sumber daya membuat kami hanya dapat melaksanakan pada 1 cabang olahraga saja dan dirasa pula tingkat peminat, baik dari sisi penonton maupun peserta lebih banyak tertuju pada cabang olahraga futsal dari hasil survei dilapangan. Oleh sebab itu pada kegiatan perdana ini, kami memfokuskan pada satu cabang olahraga yaitu futsal. Dalam implementasinya, Welfare Sport dilaksanakan dalam jangka waktu 2 hari, yaitu pada hari Jumat pada tanggal 4 Oktober 2019, dan pada hari Minggu tanggal 6 Oktober 2019.
Sistem peraturan pertandingan yang digunakan dalam Welfare Sport kali ini, yaitu sistem “setengah liga”. Maka pada hari pertama dilaksanakan pertandingan putaran pertama oleh seluruh angkatan yang bermain.
Kemudian dilanjutkan dihari kedua untuk putaran kedua dan juga final.
Dalam dua hari tersebut pertandingan dilaksanakan oleh nomor putra dan juga putri, sehingga tidak ada nomor olahraga yang saling menunggu.
Dihari pertama pertandingan dimulai pada pukul 19.35 malam dan diakhiri pada pukul 22.00 malam. Kemudian dihari kedua dimulai pada pukul 14.45 sore dan diakhiri pada pukul 19.35 malam. Adapun susunan acara yang kami rencanakan adalah sebagi berikut :
Susunan acara yang direncanakan Jum’at, 4 Oktober 2019
Waktu Kegiatan Acara Keterangan
18.15 – 18.30 Pembukaan - Menyanyikan lagu Indonesia Raya
- Semua peserta Dan panitia
- Sambutan - Ketua umum
HIMAKES 18.30 – 19.00 Pertandingan
futsal 1
(menunggu undian tim) PUTRA
19.00 – 19.25 Pertandingan futsal 2
(menunggu undian tim) PUTRI
19.25 – 19.55 Pertandingan futsal 3
(menunggu undian tim) PUTRA
19.55 – 20.20 Pertandingan futsal 4
(menunggu undian tim) PUTRI
20.20 – 20.50 Pertandingan futsal 5
(menunggu undian tim) PUTRA
20.50 – 21.20 Pertandingan futsal 6
(menunggu undian tim) PUTRA
Sabtu, 5 Oktober 2019
Waktu Kegiatan Acara Keterangan
19.30 – 20.00 Pertandingan futsal 1
Semi Final Tim Putra 1 PUTRA
20.00 – 20.30 Pertandingan futsal 2
Semi Final Tim Putra 2 PUTRA
20.30 – 20.55 Pertandingan futsal 3
Final Tim Putri PUTRI
20.55 – 21.25 Pertandingan futsal 4
Final Tim Putra PUTRA
Sedangkan pada pelaksanaannya terjadi beberapa perubahan, adapun rundown pelaksanaan kegiatan Welfare Sport adalah sebagai berikut:
Susunan acara pada pelaksanaan Jum’at, 4 Oktober 2019
Waktu Kegiatan Acara Keterangan
19.00 – 19.25 Pembukaan - Menyanyikan lagu Indonesia Raya
- Semua peserta - Dan panitia
- Sambutan - Ketua umum
HIMAKES 19.25 – 19.50 Pertandingan
futsal 1
KS 16 v KS 19 PUTRI
20.00 – 20.35 Pertandingan futsal 2
KS 16 v KS 19 PUTRA
20.55 – 21.15 Pertandingan futsal 3
KS 17 v KS 18 PUTRI
21.25 – 22.00 Pertandingan futsal 4
KS 17 v KS 18 PUTRA
Minggu, 6 Oktober 2019
Waktu Kegiatan Acara Keterangan
14.45 – 15.00 Pertandingan futsal 1
KS 16 V KS 17 PUTRI
15.12 – 15.42 Pertandingan futsal 2
KS 16 V KS 17 PUTRA
15.55 – 16.18 Pertandingan futsal 3
KS 18 V KS 19 PUTRI
16.28 – 17.00 Pertandingan futsal 4
KS 17 V KS 19 PUTRA
17.10 – 17.38 Pertandingan futsal 5
KS 17 V KS 19 PUTRI
17.48 – 18.18 Pertandingan futsal 6
KS 18 V KS 19 PUTRA
18.28 – 18.50 Pertandingan futsal 7
KS 16 V KS 18 PUTRI
19.00 – 19.35 Pertandingan futsal 8
KS 16 V KS 18 PUTRA
j. Hasil Kegiatan :
Program kerja Welfare Sport terealisasi dengan catatan telah berhasil mendatangkan sebanyak kurang lebih 114 peserta yang berasal dari Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial dan terdiri dari angkatan 2016 sampai 2019. Serta berhasil membentuk tim yang akan dibawa mewakili Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial dalam kompetisi Dekan Cup 2019. Adapun peserta yang hadir dalam kegiatan ini adalah sebagai berikut :
No Nama Pemain Angkatan Keterangan
1 - Damar
- Ahmad - Sayang
- Aldi - Fahmi - Beril
2016 PUTRA
2 - Savira
- Isra’
- A’yun
- Ami - Dita - Rofiatus
2016 PUTRI
3 - Yudi
- Doni - Khalid - Aldo
- Riski - Gusti - Adi surya
2017 PUTRA
4 - Ghina
- Riris - Tita
- Crisnia - Mia - Okta
2017 PUTRI
5 - Iwan
- Ali - Ais - Diyo - Arifin - Dayat - Fani
- Dimas - Fadil - Agung - Lutfi - Guntur - Wahyu - Prisma
2018 PUTRA
- Prisma - Ricky
6 - Intan
- Dhira - Lintang - Fenlena - Rosi - Adinda - Putri
- Dwita - Siska - Abel - Tasya - Khusnul - Ziya
2018 PUTRI
7 - Ragil
- Waris - Rafli - Ahmad - Khoirul - razikin - Agung
budi - Herul
- iskandar - Abas - Suryadi - Euriel - Firscal
2019 PUTRA
8 - Ferina
- Putri - Ismi - Claudia - Titris
- Riska Herlin - Erlin - Sefti - Riska
2019 PUTRI
NB : yang bertanda kuning adalah daftar pemain tetap pada saat bertanding, yaitu berjumlah 5 pemain.
k. Hambatan :
Acara Welfare Sport ini berjalan dengan cukup lancar, namun ada beberapa hambatan yang terjadi dalam pelaksanaannya seperti:
- Urutan pertandingan permainan yang baru diberitahukan dalam waktu H-1 membuat beberapa tim tidak siap dan mereka sengaja
untuk mengundurkan diri pada pertandingan tersebut. Hal itu membuat tim selanjutnya kurang siap dan begitu seterusnya.
- Perubahan urutan pertandingan menyebabkan waktu dimulainya acara menjadi tidak tepat waktu karena harus menyampaikan perubahan tersebut kepada pertandingan berikutnya (harus mengondisikan agar pertandingan berikutnya siap).
- Kurangnya persiapan terkait list barang, membuat penanggungjawab perlengkapan pada saat itu kebingungan dan kurang memahami ketersediaan serta kebutuhan barang ada dimana saat itu.
- Wasit tidak dipersiapkan (dihubungi) sejak jauh hari. Membuat pada saat pertandingan akan berlangsung, beberapa wasit tidak ada dan mengharuskan diganti oleh wasit lain. Hal tersebut membuat waktu pertandingan terlambat
- Jumlah bola yang hanya 2 buah membuat “anak gawang” atau penanggungjawab bola kewalahan ketika mengambil bola yang terlalu jauh terlempar keluar lapangan
- Kamera yang digunakan untuk mendokumentasikan kurang persiapan, sehingga terkendala baterai dan menghambat dokumentasi kegiatan
- Kurangnya pemahaman terkait jobdesk pada acara ini, membuat beberapa penanggungjawab kegiatan tidak maksimal dalam pekerjaannya
- Lokasi yang bukan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, membuat beberapa peserta dan juga pemain terkendala keberangkatan, dan lain daripada itu panitia kegiatan juga kewalahann dalam akomodasi perlengkapan yang dibutuhkan.
l. Evaluasi dan Proyeksi
Evaluasi
Meski pelaksanaan program kerja telah terlampaui, tetapi masih banyak kekurangan yang dimiliki sehingga acara Welfare Sport tidak dapat berjalan dengan sempurna. Adapun evaluasi dari kegiatan ini adalah sebagai berikut:
- Banyak terjadi keterlambatan dari peserta, yang membuat keterlambatan dimulainya pertandingan
- Dalam pelaksanaan, beberapa panitia penyelenggara terlihat kurang memahami perlengkapan yang dibutuhkan, juga tugas dari masing- masing penanggungjawab tehingga membuat kegiatan sedikit terlihat kurang persiapan.
Proyeksi
Adapun proyeksi untuk ke depannya adalah sebagai berikut:
- Panitia harus lebih siap sebagai penyelenggara acara sehingga kesalahan-kesalahan teknis dapat diminimalisir.
- Panitia yang bertugas pada saat acara, utamanya petugas protokoler sebaiknya terlebih dahulu menyiapkan diri, seperti melakukan simulasi dengan sebenar-benarnya simulasi serta menyiapkan diri sendiri sesuai dengan tugas yang diemban.
- Diharapkan jika akan melakukan acara pertandingan olahraga kembali maka harus mempersiapkan maskipun tekesan hal-hal kecil namun perlu dipersiapkan lebih matang serta melakukan persiapan dari kejauhan hari, sehingga kesalahan-kesalahan yang terjadi pada kegiatan sebelumnya dapat diminimalisir.
- Kegiatan Welfare Sport harap dilanjutkan dalam periode ke depan supaya manfaat yang diharapkan dalam penyusunan kegiatan ini dapat dirasakan pada kepengurusan periode ke depan.
- Kegiatan Welfare Sport kedepannya dapat melakukan pertandingan cabang olahraga baru sehingga tidak hanya berfokus pada futsal saja, dan lebih dapat mengajak peserta dari berbagai kalangan.
2. DEPARTEMEN KEWIRAUSAHAAN
Social Entrepeneurship Talk Show
a. Nama Kegiatan : Social Entrepreneurship Talk Show
b. Tujuan :
Memperkenalkan kewirausahaan dan kewirausahaan sosial dalam perspektif Kesejahteraan Sosial;
Menumbuhkan jiwa kewirausahaan terutama berbasis kewirausahaan sosial bagi peserta yang mengikuti kegiatan ini;
Membangun pemahaman bahwa Kewirausahaan Sosial merupakan salah satu ranah keilmuan dalam Ilmu Kesejahteraan Sosial; dan
Memberdayakan SDM (sumber daya manusia) melalui grup hasil penyaringan dari pre-test dan post-test pada acara “Social Entrepreneurship Talkshow”
c. Waktu : Sabtu, 19 Oktober 2019.
d. Tempat : Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember.
e. Penanggung Jawab : Departemen Kewirausahaan f. Sasaran :
Sasaran kegiatan Social Entrepreneurship Talk Show adalah mahasiswa aktif di Universitas Jember, khususnya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta lebih khusus lagi mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial. Kuota peserta kegiatan ini adalah sebesar 100 peserta (Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial) dan 20 peserta berasal dari jurusan lain di lingkungan Universitas Jember.
g. Jumlah Peserta : 79 peserta
No. Nama Jurusan
1. Cinta Nuraini Ilmu Kesejahteraan Sosial 2. Iva Izzatul Kamilah Ilmu Kesejahteraan Sosial 3. Liana Anggraini Ilmu Kesejahteraan Sosial
4. Triska Ayunda Risma Melati Ilmu Kesejahteraan Sosial 5. Anas Thasya Salsyabila K. Ilmu Kesejahteraan Sosial 6. Afrischal Bagaskoro Ilmu Kesejahteraan Sosial 7. Bayu Hariyanto Ilmu Kesejahteraan Sosial 8. Dwiki Wijaya Fattahillah Ilmu Kesejahteraan Sosial 9. Emilia Tri Jayanti Ilmu Kesejahteraan Sosial 10. Nuril Hanifatuz Zuhro H. Ilmu Kesejahteraan Sosial 11. Gustiastri Nurahmawati M. Ilmu Kesejahteraan Sosial 12. Ahmad Nur Arifin Ilmu Kesejahteraan Sosial 13. Amarta Syarifuddin A. Ilmu Kesejahteraan Sosial 14. Angelina Tambunan Ilmu Kesejahteraan Sosial 15. Ruli Nur Fajri Ilmu Kesejahteraan Sosial
16. Suryadi Ilmu Kesejahteraan Sosial
17. Miftachul Jannah Ilmu Kesejahteraan Sosial 18. Nurul Widyaningsih Ilmu Kesejahteraan Sosial 19. Tri Septia Ayu F. Ilmu Kesejahteraan Sosial 20. Surya Teguh Wijaya Ilmu Kesejahteraan Sosial 21. Defina Sarah M. Ilmu Kesejahteraan Sosial 22. Ardiah Ratrie Hapsari Ilmu Kesejahteraan Sosial 23. Tista Arumsari Ilmu Kesejahteraan Sosial 24. Cany Septia Yuniardi Ilmu Kesejahteraan Sosial 25. Rina Ariska Ilmu Kesejahteraan Sosial 26. Ivan Anggoro Setyowarsono Ilmu Hukum
27. Millenia La Viola Firdaus Ilmu Kesejahteraan Sosial 28. Waris Syach Alam Ilmu Kesejahteraan Sosial 29. Hafi Anshori Ramadhani Teknik Sipil
30. Riska Yunita Rahmawati Manajemen
31. Dyah Heni Safitri Ilmu Kesejahteraan Sosial 32. Anis Fila Klaudia Ilmu Kesejahteraan Sosial 33. Nanda Adlu Wicaksa Ilmu Kesejahteraan Sosial 34. Avitatul Azizah Ilmu Kesejahteraan Sosial 35. Amalliya Novita Widiyani Ilmu Kesejahteraan Sosial 36. Witri Indi Prihandisa Ilmu Kesejahteraan Sosial 37. Bidayatul Hidayah Ilmu Kesejahteraan Sosial 38. Seftianingrum Budi Prayogo Ilmu Kesejahteraan Sosial 39. Sovie Andani Ilmu Kesejahteraan Sosial 40. Ade Daffa Mahendra Ilmu Kesejahteraan Sosial 41. Novita Nur Amalia Ilmu Hukum
42. Maya Cristiana Ilmu Hukum
43. Kevin Amashya Ilmu Hukum 44. Ratih Yulia Ningtyas Ilmu Hukum 45. Mita Frida S. Administrasi Bisnis
46. Rizmawan Teknik Informatika
47. Shafira Putri Ramadhani Ilmu Kesejahteraan Sosial 48. Duan Dito Wiratmo Ilmu Kesejahteraan Sosial 49. Pungky Rahma Ayu Ilmu Kesejahteraan Sosial 50. Dimas Firdaus Nugroho Ilmu Kesejahteraan Sosial 51. EurielArdityafahri Alamsyah Ilmu Kesejahteraan Sosial 52. Mariska Putri Ilmu Kesejahteraan Sosial 53. Galang C. Ilmu Kesejahteraan Sosial 54. Nirna Dwi Septiarini Ilmu Kesejahteraan Sosial 55. Hofiatul Jannah Manajemen
56. Eka Wahyu Septiyanto Ilmu Kesejahteraan Sosial 57. Nabilah Septa Damayanti Ilmu Kesejahteraan Sosial 58. Founda Nugrah Isnina Ilmu Kesejahteraan Sosial
59. Lovea Romadhona Hukum Tata Negara 60. Putri Qomariah Ramadhani Ilmu Kesejahteraan Sosial 61. Yulius Ricky P. Ilmu Kesejahteraan Sosial 62. Mely Sofiana Ilmu Kesejahteraan Sosial 63. Dewa Made Surya P. Ilmu Kesejahteraan Sosial 64. Agata Irma Christabella Ilmu Kesejahteraan Sosial 65. Bagas Muhammad Athallah Ilmu Kesejahteraan Sosial 66. Vivin Dian Kartikasari Ilmu Kesejahteraan Sosial 67. Fiesta Geneoadi Ilmu Kesejahteraan Sosial 68. Nina Safitri Ilmu Kesejahteraan Sosial 69. Muhammad Irfan Hartadi Ilmu Kesejahteraan Sosial 70. Moh. Zadul Washil Manajemen
71. Evi Wulandari Ilmu Kesejahteraan Sosial 72. Inayah Putri Maharani Ilmu Kesejahteraan Sosial 73. Alfian Reza Fahrofi Ilmu Kesejahteraan Sosial 74. Risalatus Firdaus Pendidikan Agama Islam 75. Dwi Ayu Andini Ilmu Kesejahteraan Sosial 76. Ima Mutmainah Ilmu Kesejahteraan Sosial 77. Aldo Fredyansyah Ilmu Kesejahteraan Sosial 78. Claudya Diva E. Ilmu Kesejahteraan Sosial 79. Agus F. Ilmu Kesejahteraan Sosial
h. Indikator Keberhasilan :
Berhasil menghadirkan mahasiswa khususnya mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial untuk berpartisipasi sebanyak minimal 60 orang.
Dapat membentuk grup yang berisi 5 s/d 10 mahasiswa yang disaring melalui pre-test dan post-test (diisi sebelum dan setelah Talk Show berlangsung), dan dari grup tersebut bertujuan untuk
mengembangkan Kewirausahaan Sosial yang ada di Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial.
i. Implementasi Kegiatan
Social Entrepeneurship Talk show adalah bincang-bincang interaktif yang dihadiri oleh 2 pemateri yang telah ditentukan dan berasal dari kalangan akademisi dan praktisi dalam bidang kewirausahaan, khususnya kewirausahaan sosial. Adapun tema dari kegiatan ini adalah “Eksistensi Kewirausahaan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0”. Dari kegiatan tersebut nantinya akan dibentuk grup kewirausahaan yang disaring melalui pre-test dan post-tes yang berisikan mahasiswa aktif jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial. Program Kerja Social Entrepeneurship Talk show dilaksanakan pada hari Sabtu pukul 07.00 yang diawali dengan pembukaan oleh Master Of Ceremony dan dilanjutkan dengan sambutan ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial, Ketua Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial, dan Wakil Dekan III sekaligus membuka acara Social Entrepreneurship Talk show. Pemaparan pemateri pertama disampaikan oleh Arif, S.sos., M.AP yang menyampaikan materinya dengan sub tema
“Memahami Eksistensi Kewirausahaan Sosial dalam Konteks Revolusi Industri 4.0”. Pada materi yang pertama ini bertujuan untuk memberi pemahaman sekaligus membangun konstruksi tentang konsep kewirausahaan sosial dan membuka wawasan bahwa kewirausahaan sosial yakni merupakan salah satu potensi ranah pekerjaan bagi mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial. Adapun poin-poin materi yang disampaikan adalah:
Menjelaskan apa yang dimaksud dengan kewirausahaan sosial dan apa perbedaannya dengan kewirausahaan yang dipahami dalam perspektif Ilmu Ekonomi.
Menjelaskan aspek-aspek kewirausahaan sosial sesuai dengan literatur yang ada.
Membangun pemahaman bagaimana menjadi pekerja sosial dengan mindset dan mental kewirausahaan.
Menceritakan pengalaman beliau tentang dunia usaha yang sedang digeluti.
Dilanjutkan pemateri yang terakhir yaitu Nur Fadli, S.H yang menceritakan pengalamannya dengan sub tema Perintis 10 Sekolah Gratis dan Pemilik CV. Savana Alam Raya Sebagai Wujud Aksi Kewirausahaan Sosial. Penyampaian materi ini bertujuan untuk memberi pemahaman bagaimana aplikasi konkrit dari kewirausahaan sosial. Lebih tepatnya, mengenai bagaimana cara praktik kewirausahaan sosial yang telah dijalankan dengan berdasarkan pengalaman dalam mengelola usaha yang dijalankan sebagai kontraktor, namun mampu memberdayakan masyarakat dengan mendirikan 10 sekolah gratis berkat niat dan tekad beliau. Adapun poin-poin materi yang disampaikan adalah sebagai berikut:
Menjelaskan bagaimana latar belakang usaha yang dimilikinya yaitu CV. Savana Alam Raya.
Menceritakan pengalaman hidup dan sepak terjang yang dialami dalam mendirikan usaha hingga pada akhirnya juga berhasil mendirikan 10 sekolah gratis.
Memberi motivasi kepada mahasiswa untuk melakukan aksi nyata dan mengaplikasikan ilmu yang telah didapat di bangku kuliah.
Social Entrepreneurship Talks Show diakhiri dengan sesi foto bersama, pemberian hadiah kepada tiga peserta teraktif serta pemberian cindera mata kepada setiap pemateri. Adapun susunan acara yang telah direncakan adalah sebagai berikut:
Susunan acara yang direncanakan
No Waktu Durasi Acara Petugas Tempat 1. 05.30 – 06.30
WIB
60’ Persiapan teknis acara dan briefing final panitia
Pengurus
Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember 2. 06.30 – 07.30
WIB
60’ Presensi
pendaftaran peserta
Pengurus
3. 07.30 – 07.40 WIB
10’ Opening acara MC
4. 07.40 – 07.55 WIB
15’ Sambutan- sambutan :
Pengurus
5’ Ketua Umum
HIMAKES
Ahmad Nur
Faizal
5’ Ketua Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial (sekaligus membuka acara)
Dr. Pairan, M.Si
5’ Wakil Dekan III (sekaligus
membuka acara)
Dr. Anastasia Murdyastuti, M.Si
5. 07.55 – 08.00 WIB
5’ Pendistribusian dan Pengisian pre-test kepada peserta
Pengurus
6. 08.00 – 08.05 WIB
5’ Pembacaan CV Moderator
7. 08.05 – 08.50 WIB
45’ Pembicara sesi I Arif, S.sos.,M.AP
8. 08.50 – 09.10 WIB
20’ Tanya jawab Peserta
9. 09.10 –09.15 WIB
5’ Pembacaan CV Moderator
10. 09.15 – 10.00 WIB
45’ Pembicara sesi II Nur Fadli, S.H.
11. 10.00 – 10.30 WIB
30’ Tanya jawab Peserta
12. 10.30 – 10.35 WIB
5’ Pembacaan
kesimpulan/closing statement
Moderator Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember Universitas Jember 13. 10.35 – 10.40
WIB
5’ Penyerahan
sertifikat oleh ketua umum HIMAKES kepada pembicara I dan II
Pengurus
14. 10.40 – 10.55 WIB
15’ Hiburan dan
pengisian post-test
Peserta
15. 10.55 – 11.00 WIB
5’ Pengumuman dan penyerahan hadiah bagi 4 peserta tanya jawab
Pengurus
16. 11.00 – 11.05 WIB
5’ Penutupan MC
Sedangkan pada pelaksanaannya, terjadi beberapa perubahan, adapun rundown pelaksanaan kegiatan Social Entrepreneurship Talk Show adalah sebagai berikut:
Susunan acara pada pelaksanaan No
.
Waktu Durasi Acara Petugas Tempat
1. 05.30 – 06.30 WIB
60’ Persiapan teknis acara dan briefing final panitia
Pengurus
Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Jember 2. 06.30 – 07.30
WIB
60’ Presensi pendaftaran peserta sekaligus dibagikan pretest
Pengurus
3. 07.30 – 07.45 WIB
15’ Persiapan opening
Pengurus 4. 07.45 – 07.50
WIB
5’ Opening acara dan menyanyikan lagu Indonesia Raya
MC
5. 07.50 – 08.06 WIB
16’ Sambutan- sambutan:
5’ Ketua Umum
HIMAKES
Ahmad Nur Faizal
11’ Wakil Dekan III (sekaligus
membuka acara) Dr.
Anastasia Murdyastuti , M.Si 6. 08.06 – 08.58
WIB
52’ Pembacaan CV pembicara I dan Talk Show sesi I
Arif,
S.sos.,M.AP
7. 08.58 – 09.13 15’ Tanya jawab Arif,
WIB S.sos.,M.AP 8. 09.13-09.15
WIB
2’ Penyerahan sertifikat oleh ketua umum HIMAKES
kepada pembicara I
Ahmad Nur Faizal
9. 09.15 – 09.31 WIB
16’ Pembacaan CV pembicara II dan Talk Show sesi II
Nur Fadli, S.H.
10. 09.31– 09.59 WIB
27’ Tanya jawab Nur Fadli, S.H.
11. 09.59 – 10.01 WIB
2’ Pembacaan
Kesimpulan dan closing statement
Moderator
12. 10.01 – 10.07 WIB
6’ Pemberian
sertifikat oleh ketua umum HIMAKES
kepada pemateri II sekaligus foto dengan peserta
Ahmad Nur Faizal
13. 10.07 – 10.12 WIB
5’ Penyebaran dan pengisian post- test
Pengurus
14. 10.12-10.17 WIB
5’ Pengumuman dan penyerahan
hadiah bagi peserta tanya
Pengurus
jawab 15. 10.17 – 10.20
WIB
3’ Penutup MC
16. 10.20 – 10.40 WIB
20’ Clearing acara Pengurus
17. 10.40 - 11.30 WIB
50’ Evaluasi Pengurus
j. Hasil Kegiatan :
Program kerja Social Entrepeneurship Talk show telah berhasil mendatangkan sebanyak 79 peserta yang berasal dari Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial dan mahasiswa jurusan lain di lingkungan se- Universitas Jember dan luar Universitas Jember dan 6 tamu undangan yang berasal dari ormawa di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember. Serta berhasil mendatangkan pemateri dan praktisi untuk memaparkan materi yang akan disampaikannya dalam pembahasan tentang kewirausahaan sosial dan telah melaksanakan Tour Kewirausahaan sebanyak satu kali ke salah satu sekolah yang dibangun oleh Nur Fadli, S.H. dengan tujuan sharing dibidang kewirausahaan sosial.
Namun, kegiatan Tour Kewirausahaan ini kurang dapat terealisasikan dengan baik dikarenakan keluar dari konteks kesepakatan awal yaitu menciptakan grup guna pengembangan kewirausahaan pada Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial.
k. Hambatan :
Acara Social Entrepreneurship Talk Show ini berjalan dengan cukup lancar, namun ada beberapa hambatan yang terjadi dalam pelaksanaannya seperti:
- Adanya perubahan waktu di pamflet karena kendala tempat yang akan dipakai Jurusan Administrasi setelah acara kami berlangsung, dan membuat peserta sempat kebingungan sebelumnya.
- Adanya keterlambatan pembukaan acara selama 10 menit dikarenakan masih menunggu Dr. Anastasia Murdyastuti, M.Si selaku Wakil Dekan III yang sedang membuka acara Ospek Jurusan Administrasi.
- Dr. Pairan, M.Si selaku Kepala Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial berhalangan hadir untuk penyambutan dalam acara ini.
- Pembacaan Curriculum Vitae pembicara kedua, yaitu Nur Fadli, S.H.
dibacakan dua kali oleh moderator, pada awal sebelum pembicara I yaitu Arif, S.sos.,M.AP memaparkan materi dan sebelum pembicara II yaitu Nur Fadli, S.H memaparkan materi.
- Pemberian cinderamata kepada pemateri pertama yaitu Arif, S.sos.,M.AP tidak sesuai rundown, dan dilakukan perubahan untuk diberikan lebih awal setelah sesi tanya jawab selesai, dikarenakan beliau ada kegiatan lainnya.
Alhasil cinderamata diberikan kepada Arif, S.sos.,M.AP lebih awal dan tidak bersamaan dengan pemateri kedua yaitu bersama dengan Nur Fadli, S.H.
- Pada indikator keberhasilan dijelaskan bahwa salah satu indikator keberhasilan program kerja ini adalah dapat membentuk grup yang terdiri atas 5 – 10 mahasiswa hasil penyaringan dari pre-test dan post-test yang telah dilakukan. Kegiatan ini bernama Tour Kewirausahaan Sosial.
Namun, kegiatan ini hanya terlaksana satu kali saja, karena padatnya kegiatan-kegiatan yang harus dilaksanakan selama satu periode kepengurusan Himpunan Mahasiswa Kesejahteraan Sosial tahun 2019 ini.
Meski demikian, telah ada hasil melakukan tour ini pada kepengurusan kami. Penyaringan dari pre-test dan post-test yang telah dilakukan pada saat kegiatan Social Entrepreneurship Talk Show, yaitu sebagai berikut:
No. Nama Tahun Angkatan
1. Duan Dito 2017
2. Nina Safitri 2018
3. Dewa Made Surya 2019
4. Evi Wulandari 2018
5. Dimas Firdaus N. 2019
6. Amarta Syarifuddin A. 2019
7. Dyah Heni Safitri 2019
8. Nirna Dwi S. 2019
9. Amaliya Novita N. 2019
10. Nurul Widyanigsih 2019
Sebagai informasi, keseluruhan anggota Tour Kewirausahaan Sosial merupakan mahasiswa aktif Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial.
Karena sasaran kegiatan utama kita adalah mahasiswa aktif jurusan kesejahteraan sosial dalam pembentukan grup tersebut.
l. Evaluasi dan Proyeksi:
Evaluasi
Meski pelaksanaan program kerja telah terlampaui, tetapi masih banyak kekurangan yang dimiliki sehingga acara Sosial Entrepeneurship Talk Show tidak dapat berjalan dengan sempurna.
Adapun evaluasi dari kegiatan ini adalah sebagai berikut:
- Banyak terjadi keterlambatan dari panitia dan peserta, dan panitia yang terlambat atau berhalangan hadir tidak melakukan konfirmasi kepada koordinator lapangan yang bertugas.
- Penutupan acara berlangsung lebih cepat dari waktu yang telah direncanakan didalam rundown.
- Tidak berhasil melaksanakan grup kewirausahaan dikarenakan adanya perubahan konsep dari yang awalnya mengembangkan kewirausahaan Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial
menjadi Tour Kewirausahaan Sosial untuk sharing kewirausahaan sosial di sekolah Mas Fadli (praktisi acara Social Entrepreneurship Talk show)
Proyeksi
Adapun proyeksi untuk ke depannya adalah sebagai berikut:
- Panitia harus lebih siap sebagai penyelenggara acara dan mengkonfirmasi terlebih dahulu jika berhalangan hadir
- Panitia yang bertugas pada saat acara, utamanya petugas protokoler sebaiknya terlebih dahulu menyiapkan diri, seperti melakukan simulasi dengan sebenar-benar simulasi serta menyiapkan diri sendiri sesuai dengan tugas yang diemban.
- Diharapkan jika akan melakukan acara talkshow kembali maka harus mempersiapkan persiapan lebih matang serta melakukan persiapan dari kejauhan hari, agar kendala tempat dan waktu dapat diatasi diselesaikan dengan baik.
- Kegiatan talkshow harap dilanjutkan dalam periode ke depan supaya manfaat yang diharapkan dalam penyusunan kegiatan ini dapat dirasakan pada kepengurusan periode ke depan.
- Kegiatan pengembangan grup untuk pengembangan grup himakes harap dilanjutkan kembali dan lebih dimaksimalkan kembali.
Welfare Merchandise
a. Nama Kegiatan : Welfare Merchandise
b. Tujuan :
Membantu keuangan Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial
Sebagai wadah pengembangan diri bagi Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial yang memiliki minat dalam kewirausahaan dengan ikut serta dalam tim pengembangan departemen kewirausahaan.
c. Waktu : Pelaksanaan program ini pada bulan Agustus – Desember 2019
d. Tempat : Universitas Jember
e. Penanggung Jawab : Departemen Kewirausahaan
f. Sasaran : Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember, dan khususnya pada
Mahasiswa Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial.
g. Jumlah Peserta : - h. Indikator Keberhasilan :
Berhasil menjual sebanyak minimal 10 buah Welfare Merch dalam setiap jenisnya.
Mampu memaksimalkan grup yang sudah dibentuk untuk melakukan pengembangan dari grup kewirausahaan.
Mampu bekerjasama dengan Panitia Himakes Closer dalam menjual produk paket Welfare Merch untuk Mahasiswa Baru 2019
Tidak hanya mencari keuntungan secara materi, melainkan mampu berbagi ilmu dalam melatih grup mahasiswa untuk memperdalam pengetahuan tentang kewirausahaan sosial.
i. Implementasi Kegiatan
Welfare Mechandise merupakan salah satu program kerja yang ada pada Departemen Kewirausahaan di Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan tahun 2019. Dalam kegiatan ini, Departemen Kewirausahaan membuat produk-produk yang akan dipasarkan utamanya di Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial. Produk Welfare Merchandise berupa gantungan kunci dan stiker Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial. Produk tersebut mulai diproduksi dan dipasarkan pada bulan Agustus pada saat acara Sambut MABA (mahasisswa baru) SAMBA (sambut maba). Menyusul produksi dan pemasaran berikutnya
adalah pada saat kegiatan Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan.
Departemen Kewirausahaan telah berhasil memasarkan produknya sebanyak 42 buah gantungan kunci Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial dengan rician 27 buah gantungan kunci dari sisa kepengurusan 2018 dan 15 buah dari kepengurusan 2019 dan 218 buah stiker. Rincian harga dari setiap produknya yaitu gantungan kunci dijual dengan harga Rp.8.000.00/buah pada gantungan kunci 2019 dan Rp. 5.000.00/buah sisa kepengurusan 2018 dan untuk stiker dijual dengan harga Rp.
2.000.00/buah dan Rp. 5.000.00 untuk pembelian tiga buah, dan untuk penjualan stiker pada panitia HIMAKES Closer dijual Rp.
1.000.00/buah, pin dijual Rp. 4.000.00/buah, dan gantungan kunci dijual Rp. 8.000.00/buah dan dijual dalam 1 paket berisi 3 item tersebut sebanyak 140 paket. Serta produksi totebag yang dijual dengan harga Rp. 35.000/buah
j. Hasil Kegiatan
Adapun hasil kegiatan dari program kerja ini adalah sebagai berikut:
- Sisa Stiker dan gantungan kunci 2018 No Nama
barang
Jumlah produksi
Jumlah terjual
Modal produksi
Penghasilan
1 Gantungan kunci
28 buah 15 buah 1x 5.000 = 75.000
1 x 5.000= 120.000
2 Stiker biasa 8.000 buah 8 buah 1 x 1.000 = 8.000
1 x 1.000 = 8.000
Total Keuntungan (120.000) + (8.000) = 83.000
- Produksi pertama periode 2019 No Nama
barang
Jumlah produksi
Jumlah terjual
Modal produksi
Penghasilan
1 Gantungan 15 buah 15 buah 15 x 5.500 = 15 x 8.000 =
kunci 82.500 120.000 2 Stiker biasa 1 lembar A3
berisi 300 lembar stiker
218 lembar stiker
1 x 90.000 = 90.000
Total hasil stiker 252.000
Total Keuntungan (120.000-82.500) + (252.000-90.000) = 199.500
- Produksi kedua untuk HC (Himakes Closer) 2019 No Nama
barang
Jumlah produksi
Jumlah terjual
Modal produksi
Penghasilan
1. Pin 140 buah 140 buah 150 x 3.500 = 525.000
140 x 4.000=
560.000 2. Stiker 140 buah 140 buah 140 x 300 =
42.000
140 x 1.000 = 140.000
3. Gantungan kunci
140 buah 140 buah 140 x 7.000 = 980.000
140 x 8.000 = 1.120.000
Total keuntungan HC (560.000-525.000) + (140.000-42.000) + (1.120.000-980.000) = 273.000
- Produksi Totebag No Nama
barang
Jumlah Produksi
Jumlah terjual
Modal produksi
penghasilan
1 Totebag 8 buah 0 buah
(tidak terjual karena hilang)
Kain 75.000 x modal jahit 80.000 = 155.000
0
2 Totebag 2 5 buah 0 buah (belum terjual)
Tas polos 63.500 x sablon
50.000 = 113.500
0
3 PO Totebag 3
16 buah 16 buah Kain 150.000 x modal jahit 160.000 x sablon
160.000 = 470.000
16 x 35.000 = 560.000
Total Keuntungan 560.000 – 470.000 = 90.000
k. Hambatan
Adapun hambatan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut:
- Seluruh anggota departemen kewirausahaan ini tidak ada yang bisa menggunakan aplikasi untuk mendesign seperti corel draw ataupun photoshop, jadi kami kesulitan dalam memproduksi barang baru dikarenakan kendala anggota yang ahli pada bidang design.
- Adanya peristiwa hilangnya totebag sehingga menimbulkan kerugian pada produksi totebag pertama.
- Pada produksi totebag ke 2 mengalami kendala dari hasil sablon yang kurang bagus, sehingga tidak bisa dijual diluar pengurus.
l. Evaluasi dan Proyeksi
Evaluasi
Program kerja terkait Welfare Merchandisesudah dapat terlaksanakan secara baik, namun masih banyak berbagai kendala yang dialami sehingga kurang maksimal dalam pelaksanaannya. Adapun evaluasi dari kegiatan Welfare Merchandise ini adalah sebagai berikut:
- Kurangnya promosi terkait produk yang dimiliki.
- Hilangnya totebag pada produksi pertama menyebabkan kerugian yang cukup lumayan terhadap departemen kewirausahaan.
- Kurang bertindak jemput bola dalam penjualan dalam setiap event yang ada di HIMAKES.
Proyeksi
Adapun proyeksi apabila kegiatan ini dilaksanakan kembali pada kepengurusan selanjutnya adalah sebagai berikut:
- Lebih berhati-hati dalam mengelola barang-barang hasil produksi dari Welfare Merchandise.
- Adanya anggota dari departemen yang ahli dalam bidang design agar proses produksi dapat bermacam-macam dan tidak monoton guna menarik pembeli.
- Mencari tempat produksi atau percetakan yang berkualitas dengan harga yang murah.
- Diadakan kembali kelompok pemberdayaan guna membimbing para anggota kelompok yang berminat pada hal-hal tentang kewirausahaan terutama dalam bidang kewirausahaan sosial.
- Diharapkan program kerja ini dapat dilaksanakan pada periode kepengurusan selanjutnya, karena dari hasil penjualan Welfare Merchandise ini dapat memberikan keuntungan yang bagus jika adanya seumber daya yang memumpuni dalam bidang kewirausahaan ini terkait produksi, pemasaran, dan design.
3. DEPARTEMEN KAJIAN DAN KEILMUAN
National Welfare Competition IV (NWC IV)
a. Nama Kegiatan : National Welfare Competition IV 2019 b. Tujuan :
Sebagai kegiatan yang mewadahi kreatifitas Mahasiswa Universitas Jember dan seluruh Perguruan Tinggi Negeri maupun swasta di Indonesia
Sebagai usaha untuk menjaga eksistensi dan memperkenalkan Ilmu Kesejahteraan
Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember di seluruh Indonesia
c. Waktu
Berikut Timeline NWC IV yang direncanakan adalah:
No Kegiatan Waktu Pelaksanaan
1 Pendaftaran dan Pengumpulan Berkas 27 September - 27 Oktober 2019
2 Penjurian 29 Oktober - 2 November 2019
3 Pengumuman Finalis 4 November 2019
4 Registrasi Finalis 4-11 November 2019 5 Opening Ceremonial dan Technical
Meeting 14 November 2019
6 Presentasi 15 November 2019
7 Field Trip 16 November 2019
8 Pengumuman Juara 17 ovember 2019
Berikut Timline NWC IV yang terlaksana:
No Kegiatan Waktu Pelaksanaan
1 Pendaftaran dan Pengumpulan Berkas 27 September – 1 November 2019
2 Penjurian 2 November – 5 November 2019
3 Pengumuman Finalis 6 November 2019
4 Registrasi Finalis 7-11 November 2019
5 Opening Ceremonial dan Technical
Meeting 14 November 2019
6 Presentasi 15 November 2019
7 Pengumuman Juara 16 November 2019
8 Field Trip 17 November 2019
Pendaftaran dan pengumpulan berkas terbagi menjadi 2 gelombang yaitu:
1. Gelombang 1: 27 September - 11 Oktober 2019 2. Gelombang 2: 12 Oktober - 1 November 2019 d. Tempat
- Opening Ceremonial dan Technical Meeting NWC IV bertempat di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jember
- Presentasi finalis (ruang CDAST 1 untuk kategori esai SOSHUM, ruang CDAST 2 untuk kategori esai SAINTEK, dan ruang Aula FISIP untuk kategori poster ilmiah)
- Pengumuman juara bertempat di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jember
- Field trip (Pusat Penelitian Kopi Dan Kakao, Masjid Raudatul Muchlisin, danTempat oleh-oleh Sumber Madu)
e. Penanggung Jawab : Panitia Kegiatan Rutin Tahunan Kesejahteraan Sosial V f. Sasaran:
- Mahasiswa jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jember
- Mahasiswa Universitas Jember dan seluruh Perguruan Tinggi Negeri maupun swasta di Indonesia
g. Jumlah Peserta : KegiatanNational Welfare CompetitionIV tahun ini mendapatkan peserta sebanyak 34 peserta. Terdapat 17 peserta NWC kategori SOSHUM, 10 peserta NWC kategori SAINTEK, dan 7 peserta Poster Ilmiah.
Berikut Nama dan Asal para peserta:
SOSHUM No Nama Peserta Asal
1 Ahmad Imron Sekolah Tinggi Bahasa Arab
2 Miftahul Universitas Jember (Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jember)
3 Duan Dito Universitas Jember (Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jember)
4 Jehan Fakhirah Universitas Indonesia 5 Giffary Putri Sabila Universitas Jember 6 Ayu Afifa Maharani Universitas Tanjungpura 7 Rr. Yudiswara Ayu
Permatasari Universitas Gajah Mada 8 Yasmin Kamila Universitas Jember 9 Fernandito Dikky
Marsetyo Universitas Gajah Mada 10 Alfian Fikri S.P Universitas Gajah Mada 11 Wasudin Universitas Diponegoro
12 Sindi Rahayu Universitas Jember (Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jember)
13 Fitrah Amalia Universitas Airlangga 14 Ivan Anggora Universitas Jember
15 M. Lutfi Universitas Jember (Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jember)
16 Jordan Mordekhai Universitas Padjajaran 17 Nepo Erbianto Universitas Gajah Mada
SAINTEK
1 Kausar Daulay Universitas Sumatera Utara 2 Royhan Saydi Universitas Jember
3 Widyantari Febiyanti ITS
4 Firda Fauziyah Universitas Jember 5 Zavanianadira ITK
6 Uswatun Hasanah Universitas Jember 7 Vietgar Membalik Universitas Hasanudin 8 Anissa Putri Universitas Jember
9 Angga Ade P PPNS
10 Wahyu Widiawati Universitas Gajah Mada POSTER ILMIAH
1 Duan Dito Universitas Jember (Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial)
2 Yayak Dwi H Politeknik Negeri Jakarta 3 Gilang Gumilar Universitas Jember
4 Tita Fatimah Universitas Jember (Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial)
5 Siti Aisyah Universitas Hasunudin 6 Achmad Fuad Fahmi Universitas Islam Malang 7 Ega Kustian Pratama Politeknik Negeri Jember
h. Indikator Keberhasilan
- Dapat menarik perhatian serta partisipasi mahasiswa aktif Perguruan Tinggi Negeri maupun swasta di Indonesia dalam mengikuti kegiatan NWC IV.
- Peserta lomba yang berpartisipasi setidaknya mencapai 45 orang termasuk 5 mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Jember.
i. Implementasi Kegiatan:
Departemen Kajian dan Keilmuan melakukan penyusunan konsep acara sebelum terbentuknya panitia Kegiatan Rutin Ilmu Kesejahteraan Sosial V (KERTAKASI V). Setelah terbentuknya panitia KERTAKASI V departemen menyerahkan konsep acara ke divisi acara. Dalam pelaksanaannya National
Welfare Competition IV (NWC IV) tahun ini menunjukan progresifitasnya dari tahun lalu dalam hal konsep yang baru dan berbeda. Konsep sub tema esai yang diklasifikasikan menjadi Sosial Humainiora dan Sains dan Teknologi. Jika pada tahun lalu sub tema hanya dijadikan satu dan penentuan pemenang lomba esai nasional hanya diambil juara 1,2,3, presentasi terbaik, dan esai terbaik dari keseluruhan sub tema. Pada tahun ini pemenang juara dikategorikan 1,2,3 Sosial Humainiora dan Sains dan Teknologi juara 1,2,3 SAINTEK dan presentasi terbaik. Kemudian pada lomba poster juga terdapat perbedaan dengan tahun lalu, yakni jika tahun lalu lomba poster hanya bersifat online, maka pada tahun ini dipilih 5 poster terbaik lalu dipresentasikan dan nantinya akan ditentukan juara 1, 2, 3 dan presentasi terbaik. Departemen telah mengkonsep segala sesuatu tentang NCW IV, seperti tema, sub tema yang diklafikasikan menjadi SOSHUM dan SAINTEK, indikator keberhasilan, finalis poster yang dipresentasikan, penentuan jumlah finalis dan juara, rekomendasi juri serta Timeline untuk pelaksanaan NWC IV. Namun dalam pelaksanaannya tidak semuanya berjalan sesuai dengan apa yang telah dikonsepkan oleh departemen. Hal tersebut ialah indikator keberasilan yang tidak mencapai sesuai dengan target, perubahan Timeline yang dikarenakan adanya suatu kondisi diluar dugaan sehingga mengharuskan adanya perubahan Timeline itu sendiri, yang akan kami dijelaskan pada bagian hambatan.
Berikut Timeline NWC IV yang direncanakan adalah:
No Kegiatan Waktu Pelaksanaan
1 Pendaftaran dan Pengumpulan Berkas 27 September - 27 Oktober 2019
2 Penjurian 29 Oktober - 2 November 2019
3 Pengumuman Finalis 4 November 2019
4 Registrasi Finalis 4-11 November 2019 5 Opening Ceremonial dan Technical
Meeting 14 November 2019