Berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2008, Tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pusat Statistik sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 116 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pusat Statistik (Berita Negara Republik Indonesia Nomor 643), secara umum fungsi Kedeputian produksi adalah pelaksanaan penyiapan, pengolahan, penyajian, analisis, evaluasi, pelaporan, dan pengembangan statistik bidang produksi. Perka tersebut menjamin koordinasi dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan kegiatan statistik, terutama untuk menyediakan dan memberikan pelayanan pada bidang penyediaan data statistik yang berkualitas dan tepat waktu.
Untuk itu kedeputian bidang statistik produksi telah melakukan banyak kerjasama di bidang statistik dengan kementerian terkait seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Kementerian Kehutanan untuk perbaikan sistem official statistics.
1.3.2. Permasalahan yang Dihadapi
BPS telah mengidentifikasi sejumlah permasalahan yang perlu diatasi dalam periode renstra 2015 – 2019, baik itu permasalahan internal (kelemahan yang bersumber dari dalam organisasi BPS) maupun permasalahan eksternal (ancaman).
Kendala maupun permasalahan BPS harus mendapatkan respon yang tepat, sehingga citra BPS dari sudut pandang responden sebagai pelopor data statistik terpercaya bagi semua terus meningkat.
Kebutuhan pengguna terhadap peningkatan kualitas data dan informasi statistik semakin meningkat. Pengguna data menginginkan agar data dapat tersedia lebih cepat (faster), dapat diperoleh lebih mudah (easier), lebih berkualitas (better) dan lebih murah (cheaper). Oleh karena itu, dibutuhkan komunikasi untuk dapat menampung kebutuhan pengguna data yang semakin beragam. Saat ini, belum
terbentuk suatu strategi komunikasi. Strategi komunikasi yang koheren kepada pengguna data sangat dibutuhkan untuk mendiseminasikan data statistik yang lebih berkualitas.
Respondent burden atau keengganan responden untuk berpartisipasi secara mendalam pada sensus/survei yang dilakukan oleh BPS merupakan suatu permasalahan yang perlu penanganan yang bersifat holistik, mengingat kegiatan statistik yang dilakukan BPS adalah statistik yang bersifat pengakuan, dan bukan pengukuran. Keakuratan pengakuan dari sumber data menjadi hal yang sangat penting untuk menjamin kualitas data statistik. BPS dapat mengatasi hal ini melalui upaya peningkatan hubungan dan komunikasi dengan para responden baik responden rumah tangga maupun pelaku usaha di sejumlah sektor industri agar informasi yang disampaikan responden dapat tersampaikan dengan akurat serta sesuai dengan fakta yang responden ketahui. Adanya pemekaran daerah dan desentralisasi membutuhkan ketersediaan berbagai jenis data dan informasi statistik untuk mendapatkan gambaran yang sebenarnya mengenai kondisi dan permasalahan yang dihadapi di setiap daerah.
Hingga saat ini, penyediaan berbagai jenis dan keragaman data serta informasi statistik yang dibutuhkan di daerah masih belum dapat dipenuhi. Selain itu, kondisi daerah yang sulit dijangkau mengakibatkan terhambatnya proses pengumpulan data.
Kebutuhan terhadap jenis data dan informasi statistik wilayah kecil (small area statistic) termasuk data mikro hingga saat ini belum dapat terpenuhi. Di samping itu, Undang‐undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik tidak memperkenankan BPS menyajikan data individu, sehingga belum sepenuhnya dapat memenuhi harapan masyarakat.
Peningkatan kebutuhaan data yang diperlukan kementerian dan lembaga berdampak pada meningkatnya jumlah aktivitas survei sektoral dan ad hoc yang diselenggarakan. Dengan meningkatnya jumlah kegiatan statistik sektoral dan kegiatan survei yang bersifat ad hoc seringkali terdapat beberapa kegiatan yang pelaksanaannya berlangsung pada saat yang sama tidak sebanding dengan ketersediaan SDM statistik yang profesional. Keterbatasan jumlah petugas statistik
khususnya di tingkat kabupaten/kota dan kecamatan menyebabkan tidak dapat terpenuhinya kebutuhan data yang diperlukan.
Ketepatan waktu rilis (timeliness) yang masih belum optimal merupakan permasalahan lain yang teridentifikasi. Permasalahan ini berkaitan erat dengan proses pengumpulan, pengolahan dan analisis hasil statistik yang sering terkendala, sebagai akibat adanya tumpang tindih pelaksanaan survei baik dari sisi waktu maupun dari sisi konten. Kekurangtepatan waktu rilis juga dikarenakan koordinasi antar pusat‐pusat dan pusat‐daerah yang masih lemah, yang mana hal ini terjadi karena kurang terintegrasinya komunikasi antara pusat dan daerah.
BPS telah memiliki sistem dan infrastruktur TI yang memadai untuk mendukung operasional BPS. Namun masih ditemui adanya aplikasi sistem pengolahan data yang dikembangkan secara standalone (berdiri sendiri) oleh beberapa subject matter, sehingga sistem aplikasi yang digunakan untuk pengolahan data hasil kegiatan lapangan belum sepenuhnya terintegrasi dengan baik.
Dalam pelaksanaan survei atau sensus yang dilakukan BPS faktor sumber daya manusia sangat berpengaruh terhadap kualitas data yang dihasilkan. Saat ini sejumlah kelemahan pada aspek sumber daya manusia di BPS telah teridentifikasi.
Permasalahan yang ada antara lain, belum terciptanya perencanaan kebutuhan SDM berdasarkan pemetaan kompetensi. Kebutuhan SDM di BPS saat ini masih dilakukan dengan memperhatikan posisi lowong (vacant) pada struktur organisasi.
Permasalahan lain dalam rumpun SDM adalah BPS masih belum memiliki sistem perencanaan karir, analisis jabatan, sistem mutasi, dan standar kompetensi yang dapat menunjang kegiatan dan pelaksanaan manajemen sumber daya manusia.
Permasalahan lain dalam pengelolaan SDM adalah belum terciptanya sinergi antara unit kerja yang bertanggungjawab terhadap proses‐proses dalam manajemen sumber daya manusia.
Visi, Misi, dan Tujuan Kedeputian Bidang Statistik Produksi
2.1 Visi Kedeputian Produksi 2.2 Misi Kedeputian Produksi 2.3 Tujuan Kedeputian Produksi
2.4 Sasaran Strategis Kedeputian Produksi 2.5 Nilai Inti
BAB 2
2.1. Visi
Visi memperh kedua 20 Pembangu mengakom mendukun keragama perkemba akses mas kesiapan S Den Kedeputia terpercay 2.2. Misi
Unt Produksi Produksi d
a. M
i Kedeputian
Kedeputian atikan penca 10 ‐ 2014 m unan nasion modasi berb ng keterbuka
n data dan angan teknolo
syarakat terh SDM penyele ngan memp an Bidang Sta
a untuk Semu i Kedeputian
tuk mencapa yang mengg dapat dirumu Menyediakan d
atistik terinte Memperkuat
embinaan dan Membangun i
an amanah un
n Produksi
n Statistik B apaian pada P melalui telaah
nal di bida bagai tantan aan informas
informasi s ogi informasi adap data da nggara statis perhatikan b
atistik Produk ua”
n Produksi
ai visi Kedepu ambarkan ha uskan sebagai
data statistik egrasi dan be
Sistem Stat n koordinasi d nsan bidang ntuk kemajua
Bidang Produ Pembanguna h dan analisis
ng statistik gan yang b si, otonomi
statistik pro i yang menga an informasi s tik bidang pro berbagai hal
ksi adalah “P
utian Produk al yang haru
berikut:
bidang prod rstandar nasi tistik Nasion di bidang stat statistik pro an statistik pr
uksi 2015 ‐ n Jangka Me s yang mend produksi d berkembang,
daerah yang duksi pada arah kepada statistik prod oduksi.
l tersebut, Pelopor Data
ksi, maka dit s dilaksanak
uksi yang be onal maupun nal yang be tistik produks oduksi yang p roduksi.
2019 diban enengah Nasi dalam dan ko
diarahkan a seperti ref g mengandun
tingkatan w peningkatan duksi, dan me
maka diru Statistik Bid
tetapkan mis an. Misi dar
rkualitas mel n internasiona erkesinambun si;
profesional, b
ngun dengan ional periode omprehensif agar mampu
ormasi yang ng tantangan wilayah kecil, n kemudahan emperhatikan
muskan vis ang Produks
si Kedeputian ri Kedeputian
lalui kegiatan al;
ngan melau
berintegritas, n
A
2.3. Tujuan
Tujuan adalah penin 1. Peningka 2. Peningka Pening penjaminan k statistik bida berstandar n statistik untu Pening kedua dan ke melaui pemb bidang statist statistik prod 2.4. Sasa
Sasara akan dicapai penggunaan misi kedeput Sasara Kedeputian P hasil (outcom Adapun tuju dirumuskan d
Kedeputian
n Kedeputian gkatan kualit atan kualitas d atan kualitas h gkatan kuali
kualitas terka ang produks nasional mau uk kemajuan gkatan kualit etiga yaitu me binaan dan ko tik produksi y duksi.
ran Strategi
n merupakan i melalui ser sumber daya ian.
n strategis m Produksi yan me) dari progr uan, sasaran dalam tabel b
n Produksi
Produksi unt as data statis data statistik hubungan de tas data s ait dengan m si berkualita upun interna statistik bida as hubungan emperkuat Si oordinasi di b yang profesio
is Kedeputia
n penjabaran rangkaian ke a dapat efisie
merupakan k ng mencermi
ram dan kegi n strategis, berikut:
tuk menduku stik bidang pr
bidang produ ngan penggu statistik bida misi pertama d s melalui k sional dan m ang produksi.
n dengan pe istem Statisti bidang statist onal, berinteg
an Produksi
dari tujuan y bijakan, prog en dan efekti
kondisi yang nkan pengar atan pada Ke
dan indika
ung upaya pe oduksi melalu uksi; dan
na data.
ang produk dan ketiga ya egiatan stat membangun
engguna data k Nasional ya tik produksi d gritas, dan am
yang mengga gram, dan k f dalam upay
g akan dicap ruh yang diti edeputian Bid ator Kedepu
encapaian vis ui:
ksi melalui aitu menyedi tistik terinteg
insan statist
a terkait den ang berkesina
dan memban manah untuk
mbarkan ses kegiatan prio ya pencapaia
pai secara n imbulkan ole dang Statistik utian Produk
si dan misi
kerangka akan data grasi dan tik bidang
ngan misi ambungan ngun insan kemajuan
uatu yang ritas agar an visi dan
yata oleh eh adanya k Produksi.
ksi dapat
Tabel 1. T
Peningkata statistik bid
Peningkata hubungan data
Tujuan dan Sa Tujuan an kualitas data
dang produksi
an kualitas dengan penggu
asaran Strate Sa Peningkat bidang Pro
Menyedia produksi y
Meningka dengan su engageme
na
Meningka dengan pe
gis Kedeputia asaran Strategi tan kualitas data
oduksi
akan data statist yang berkualitas
tnya kualitas hu umber data (resp
ent)
tnya kualitas hu engguna data
an Bidang Sta is
a statistik Pers mer kele bida Pers mer data Pers mer kem bida ik bidang s
Jum mem Jum Stat terb Jum Bida ISSN Jum Sen tepa Jum Bida wak ubungan
pondent Pers dok den tang Pers dok den Pers dok den tang ubungan Jum swa pub Jum pro terd
atistik Produ Indikato sentase konsum rasa puas denga engkapan data s ang Produksi
sentase konsum rasa puas denga a statistik bidan sentase konsum rasa puas denga mutakhiran data
ang Produksi mlah aktivitas sta
mpublikasikan n mlah Publikasi/La tistik bidang Pro bit tepat waktu mlah Publikasi/La
ang Produksi ya N/ISBN mlah Publikasi/La
nsus Pertanian ya at waktu mlah Release dat
ang Produksi ya ktu
sentase pemasu kumen (response ngan pendekatan
gga
sentase pemasu kumen (response ngan pendekatan sentase pemasu kumen (response ngan pendekatan gga non usaha mlah Instansi Pem
asta yang mener blikasi BPS mlah aktivitas sta
duksi yang meta dapat pada SiRu
ksi or men yang
an statistik
men yang an akurasi
g Produksi men yang
an statistik
atistik yang nilai akurasi aporan oduksi yang
aporan ng memiliki
aporan ang terbit
ta Statistik ng tepat
ukan e rate) survei n rumah
ukan e rate) survei n usaha ukan
e rate) survei n non rumah
merintah dan rima
atistik adatanya
sa
2.5. Nilai‐n
Nilai in memandu pe masa depan.
misi. Nilai‐nil 1. Profesio Profesio dalam m dan siste 2. Integrita Integrita pegawai konsiste 3. Amanah Amanah dipertan tulus, da
nilai Inti BPS
nti merupaka egawai dalam . BPS telah m
ai inti tersebu nal
nal merupak melaksanakan
emik.
as
as merupakan i dalam pen
n, terbuka, d h
h merupakan nggungjawabk
an adil.
S
an nilai‐nilai m memilih be menetapkan n
ut adalah seb
kan modal d profesi/tuga
n sikap dan ngabdiannya an akuntabel
sikap kerja kan kepada T
yang dijunju rbagai altern nilai‐nilai inti bagai berikut
dasar yang h snya dengan
perilaku ker kepada org .
yang harus d Tuhan Yang M
ng tinggi ole atif yang dip dalam upay :
harus dimiliki kompeten, e
rja yang haru ganisasi deng
dimiliki oleh Maha Esa den
eh setiap peg perlukan untu ya pencapaia
i oleh setiap efektif, efisien
us dimiliki ol gan dedikasi
setiap pegaw ngan terperc
gawai dan uk menuju n visi dan
p pegawai n, inovatif,
leh setiap i, disiplin,
wai untuk aya, jujur,
Arah Kera Kede
3.1 Ar 3.2 Ke
h Kebij ngka R eputia
ah Kebija erangka R
akan, Regula
n Prod
akan dan Regulasi K
Strate asi duksi
Strategi K Kedeputia
egi, da
Kedeputia an Produk
BA
an
an Produ ksi
AB
ksi
3
3.1. Arah Salah kualitas d akurat, re antar sekt sangat d perencana kebijakan dan efisie legitimasi Tuntu beragam d mengingin (easier), d kebijakan pembangu Statistik N Badan Pu (dua) tuju dan Peni tersebut adalah :
a) Pe
h Kebijakan d h satu priori
ata statistik levan, tepat w tor dan perio iperlukan ol aan, melaku agar sasaran en. Data stat
terhadap pe utan masyara dan berkualit nkan keterse dan lebih berk
penyeleng unan statisti Nomor 40 Ta
sat Statistik uan diantaran ngkatan kua
beberapa sa
ningkatan ku enyediakan d eningkatnya
gagement); d eningkatnya k
dan Strategi itas pemban yaitu data ya waktu/timelin ode serta mu eh semua p ukan evaluas
n kegiatan ya istik seringka nilaian progra akat terhada tas semakin h diaan data d kualitas (bette ggaraan Ke
k sebagaima ahun 2015 t Tahun 2015‐
ya adalah “P alitas hubun asaran strate
alitas data st ata statistik b
kualitas h dan
kualitas hubu
i Kedeputian ngunan di bi
ang dihasilkan nes, mudah d udah diinterp pihak sebag si, membuat ang telah dit ali juga dima am pembang ap ketersedia hari semakin engan lebih er). Dalam ra deputian P ana diatur d tentang Renc
‐2019, yang eningkatan k ngan dengan gis yang hen
atistik bidang bidang produ hubungan d
ngan dengan
n Produksi idang Statist n memenuhi diakses, koher pretasi. Data
ai bahan ru t keputusan,
etapkan dap anfaatkan seb
unan pemeri aan data dan
meningkat. P cepat (faster ngka mencap Produksi m alam Peratu cana Strategi memiliki 4 ( kualitas data n pengguna
dak dicapai p
g Produksi;
ksi yang berk dengan sum
n pengguna da
tik adalah m berbagai kri ren yang bera
statistik yan ujukan untu , dan mem pat dicapai de
bagai alat ko ntah.
n informasi s Pengguna dat r), lebih mud pai hal terseb mengacu pa ran Kepala is Pembangu
(empat) tuju statistik bida data”. Dari pada Kedeput
kualitas;
mber data
ata.
meningkatkan iteria seperti arti konsisten
g berkualitas k menyusun mformulasikan engan efektif onfirmasi dan
statistik yang ta senantiasa dah diperoleh ut maka arah da strateg Badan Pusat unan Statistik an dimana 2 ang produks dua tujuan tian Produks
(respondent n
Seda strategis ters a) Penin
berku b) Penin c) Penin bidan Adap meliputi:
a) Meni ukura b) Meni
data c) Meni inter d) Meni e) Meni f) Meni g) Meni h) Meni
ngkan arah k ebut adalah : ngkatan kete ualitas ngkatan Resp ngkatan kuali ng produksi pun strategi
ingkatkan pu an kualitas ingkatkan sa
dan informas ingkatkan ku nasional ingkatkan kom ingkatkan sos ingkatkan dis ingkatkan cus ingkatkan sos
kebijakan yan :
rsediaan dat
ons Rate itas dan kua
yang diguna
blikasi surve
rana dan pra si statistik bid ualitas metod
munikasi den sialisasi kegia eminasi hasil stomer relatio sialisasi kegia
ng hendak di
a dan inform
ntitas penye
akan dan m
ei statistik bid
asarana untu dang produks dologi dan se
gan penyedia tan BPS kegiatan stat onship manag tan statistik b
iterapkan da
masi statistik
baran data d
menyertai ara
dang produks
uk pengumpu i
ensus sesuai
a data
tistik bidang gement bidang produ
lam mencapa
bidang prod
dan informas
ah kebijakan
si yang menc
ulan serta pe
standar nas
produksi
ksi.
ai sasaran
duksi yang
si statistik
tersebut
antumkan
engolahan
sional dan
3.1.1 Pro
Da dan Pelay Pelaksana Prasarana Akuntabil hanya me Pelayanan pelayanan pengguna Bidang S mengemb informasiBe
Statistik P dan kegiat
ogram dan K
ari 4 (empat) yanan Inform aan Tugas Te a Aparatur Bitas Aparatur enjalankan s n Informasi S n informasi s data. Untuk Statistik Pro bangkan kegi
statistik.
erikut dipapa Produksi terk
tan :
Kegiatan
program BPS asi statistik), knis Lainnya BPS), dan (iv r), Kedeputian satu program Statistik (PPIS statistik yang menyediaka oduksi seca iatan pengumarkan rekapi ait hubungan
S yang tersed (ii) DMPTTL BPS), (iii) PS v) PPAA (Pro
n Produksi m m yaitu Prog
S) bertujuan g berkualitas
n data dan in ara berkesin mpulan, pen
tulasi progra n Visi, Misi
ia yaitu : (i) P (Program D SPA (Program ogram Penga merupakan sa
gram PPIS. P untuk menye dalam rangk nformasi stat nambungan
golahan sert
am dan kegi dan Tujuan
PPIS (Program ukungan Ma m Peningkatan
awasan dan alah satu ked Program Pen ediakan dan ka memenuh istik tersebut menyempu ta pengkajian
iatan Kedep n sampai den
m Penyediaan najemen dan n Sarana dan Peningkatan eputian yang nyediaan dan memberikan hi kebutuhan t, Kedeputian rnakan dan n data dan
utian Bidang gan program n
Bab 3 │Arah Kebijakan, Strategi, Kerangka Regulasi dan Kerangka Kelembagaan
Tabel
V Pelopo statisti produk terper untuk
l.2 Hubungan Visi,
ISI MISI
or data ik bidang ksi caya semua
1. Menye data sta bidang berkua melalui kegiata statistik terinteg yang be nasiona interna 2. Mempe sistem nasiona berkesi ngan m pembin koordin statistik 3. Memba insan st bidang yang profesi berinte dan am untuk k perstat
, Misi, Tujuan, hing
TUJU diakan
atistik produksi litas i an
k yang grasi erstandar al dan asional
erkuat statistik al yang inambu‐
melalui naan dan nasi
k angun tatitik
produksi
onal, egritas manah
kemajuan tistikan
1. Peningk kualitas statistik produk
gga Program dan K
UAN SASARAN
katan s data k bidang
si
1. Peningk data sta Produks 2. Menyed statistik produks berkuali
3. Mening kualitas dengan (respond engagem
Kegiatan Kedeputia
N STRATEGIS ARA atan kualitas tistik bidang si
diakan data bidang si yang
itas
1. Pe ke da inf sta pr be
katnya hubungan sumber data dent ment)
1. Pe re
an Bidang Statistik
AH KEBIJAKAN eningkatan etersediaan ata dan
formasi atistik bidang
oduksi yang erkualitas
1. M eningkatan
spons rate
1. M
Produksi
STRATEGI P
Meningkatkan publikasi survei statistik bidang produksi yang mencantumkan ukuran kualitas, Meningkatkan sarana dan prasarana untuk pengumpulan serta pengolahan data dan informasi statistik bidang produksi, Meningkatkan kualitas metodologi survei dan sensus sai standar internasional.
Meningkatkan omunikasi engan penyedia ata
Meningkatkan osialisasi kegiatan
PS
PROGRAM KEG
Program PPIS
• Penyed Pengem Statisti Pertam dan Pe Energi, Konstr
• Penyed Pengem Statisti Petern Perikan Kehuta
• Penyed Pengem Statisti Pangan Hortiku Perkeb
Program PPIS
• Penyed Pelaya Inform Statisti Provins
• Penyed GIATAN
diaan dan mbangan ik Industri, mbangan enggalian,
, dan uksi;
diaan dan mbangan ik
akan, nan, dan anan; dan diaan dan mbangan ik Tanaman n,
ultura, dan bunan
diaan dan nan masi
ik BPS si;
diaan dan
Bab 3 │Arah Kebijakan, Strategi, Kerangka Regulasi dan Kerangka Kelembagaan
Tabel
V
l.2 Hubungan Visi,
ISI MISI
nasiona
, Misi, Tujuan, hing
TUJU al
2. Penin kualit hubu denga pengg data
gga Program dan K
UAN SASARAN
ngkatan tas
ngan an guna
1. Mening kualitas dengan data
Kegiatan Kedeputia
N STRATEGIS ARA
katnya hubungan pengguna
1. Pen res
an Bidang Statistik
AH KEBIJAKAN
ningkatan spons rate
1. M
Produksi
STRATEGI P
Meningkatkan eseminasi hasil egiatan statistik idang produksi Meningkatkan
ustomer elationship management Meningkatkan
osialisasi kegiatan tatistik bidang
roduksi.
PROGRAM KEG
Pengem Statisti Pertam dan Pe Energi, Konstr
• Penyed Pengem Statisti Petern Perikan Kehuta Program
PPIS
• Peny Pelay Infor Statis Provi
• Peny Peng Statis Indus Perta dan P Energ Kons
• Peny Peng
GIATAN mbangan ik Industri, mbangan enggalian,
, dan uksi; dan diaan dan mbangan ik
akan, nan, dan anan.
yediaan dan yanan rmasi
stik BPS insi;
yediaan dan gembangan
stik stri, ambangan Penggalian, gi, dan struksi; dan yediaan dan gembangan
Bab 3 │Arah Kebijakan, Strategi, Kerangka Regulasi dan Kerangka Kelembagaan
Tabel
V
l.2 Hubungan Visi,
ISI MISI
, Misi, Tujuan, hing
TUJU
gga Program dan K
UAN SASARAN
Kegiatan Kedeputia
N STRATEGIS ARA
an Bidang Statistik
AH KEBIJAKAN
Produksi
STRATEGI PPROGRAM KEG
Statis Pete Perik Kehu
GIATAN stik rnakan, kanan, dan utanan.
3.2.
Kera Ke berkualita evaluasi p dipercaya proses pe pengump dalam ling Kedeputia yang dap penyeleng Berikut a khusus te a.
angka Regula edeputian Pro as yang digu
pelaksanaan sangat berg enyelenggara
ulan data kar gkup satuan o an Produksi a at dibagi ke ggaraan statis dalah regula erkait hal yang
UU No. 16 T Intisari dari
• Berisikan yakni sta
• Mengatu dasar, se PP No. 51 T Intisari dari
• Berisikan sektoral,
• Mengatu antara B
• Peran BP
• Sumber Peraturan Penyelengg Intisari dari
asi Kedeput oduksi memi unakan sebag
pembanguna gantung pada an statistik s rena regulasi organisasi BPS
adalah sama dalam dua stik dan regul asi yang men
g mengatur t Tahun 1997 te
regulasi:
n klasifikasi je atistik dasar, s ur entitas y ektoral, dan k ahun 1999 te
regulasi:
n penjelasan , dan khusus, ur bentuk ko BPS, instansi p PS di dalam m
pembiayaan Kepala Bada araan Statisti
regulasi:
ian Produks liki peran sen gai acuan un an nasional.
a kualitas da seringkali dit yang kurang S, secara umu
dengan reg kelompok, y lasi mengena njadi payung entang penye entang Statist
enis statistik statistik sekto ang dapat m khusus.
entang Penye
teknis tent
oordinasi dan pemerintah, d melakukan pe
penyelengga n Pusat Stat ik Sektoral ole si
ntral untuk m ntuk perenca
Penyajian d ta hasil surv emui sejumla kuat. Sebaga um regulasi y ulasi yang m aitu regulasi i struktur org g hukum bag
elenggaraan k tik
berdasarkan oral, dan stat melakukan p
lenggaraan St
ang penyele
n kerjasama dan masyarak
mbinaan stat raan statistik tistik Nomor eh Pemerinta
menghasilkan anaan, pema data statistik
menghasilkan anaan, pema data statistik