Pengadilan Agama Jakarta Timur memiliki sejarah kelahiran yang menarik. Sebagai kelanjutan dari sikap pemerintah Hindia Belanda terhadap Peradilan Agama, pada tahun 1828 dengan ketetapan komisaris Jenderal tanggal 12 Maret 1828 Nomor 17 khusus untuk Jakarta/betawi di tiap-tiap distrik dibentuk satu majelis distrik yang terdiri dari:
a. Komandan distrik sebagai ketua
b. Para penghulu masjid dan kepala wilayah sebagai anggota 56
Kemudian Majelis tersebut ada beberapa perbedaan semangat dan perbedaan arti terhadap Pasal 13 Staatsblad 1820 Nomor 22, maka melalui resolusi tanggal 1 Desember 1835 pemerintah di masa itu mengeluarkan penjelasan terhadap Pasal 13 Staatsblad Nomor 22 tahun 1820, apabila terjadi sengketa antara orang-orang jawa satu sama lain mengenai soal-soal perkawinan, pembagian harta dan sengketa-sengketa sejenis seperti sengketa-sengketa yang membutuhkan penyelesaian, maka para pendeta memberi keputusan, tetapi gugatan untuk mendapat pembiayaan yang timbul dari keputusan dari para pendeta itu harus diajukan kepada pengadilan-pengadilan biasa. 57
56
http://www.pa-jakartatimur.go.id
57
Penjelasan ini dilatarbelakangi pula oleh adanya kehendak dari pemerintah Hindia Belanda untuk memberlakukan politik konkordansi dalam bidang hukum, karena beranggapan bahwa hukum Eropa jauh lebih baik dari hukum yang telah ada di Indonesia. Seperti diketahui bahwa pada tahun 1838 di Belanda diberlakukan BurgerlijkWetboek (BW). 58
Dalam rangka pelaksanaan politik konkordansi itu, Mr. Scholten Van Oud Haarlemyang menjadi ketua komisi penyesuaian undang-undang Belanda dengan keadaan istimewa di Hindia Belanda membuat sebuah nota kepada pemerintahnya, dalam nota itu dikatakan bahwa untuk mencegah timbulnya keadaan yang tidak menyenangkan mungkin juga perlawanan jika diadakan pelanggaran terhadap agama orang Bumi Putera, maka harus diikhtiarkan sedapat-dapatnya agar mereka itu dapat tinggal tetap dalam lingkungan hukum agama serta adat istiadat mereka. 59
Di daerah khusus Ibukota Jakarta, berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 4 Tahun 1967 lahir Peradilan Agama Jakarta dan diadakan perubahan kantor-kantor cabang Pengadilan Agama dari 2 kantor cabang menjadi 4 kantor cabang, antara lain:
a. Kantor Cabang Pengadilan Agama Jakarta Timur b. Kantor Cabang Pengadilan Agama Jakarta Selatan c. Kantor Cabang Pengadilan Agama Jakarta Barat
58
Ibid.
59
d. Kantor Cabang Pengadilan Agama Jakarta Pusat. 60
Adapun lokasi Pengadilan Agama Jakarta Timur, gedung lama terletak di Jakarta Timur, dengan alamat Jl. Raya Bekasi KM 18 Kel. Jatinegara, Kec. Pulogadung Timur dibangun diatas tanah negara milik Pemda DKI dengan luas tanah 360 M2, luas bangunan 360 M2, terdiri dari 2 lantai, dibangun tahun 1979 di bawah APBN Depag RI, dengan keadaan yang demikian kecil dan volume pekerjaan yang relatif padat, begitu pula dengan karyawan yang berjumlah 59 orang ditambah dengan pegawai honorer 4 orang, maka gedung tersebut tidak memadai lagi. Oleh karena itu, pada tahun anggaran 1997/1998, melalui anggaran APBN/ABBD DKI Jakarta Pemerintah telah membangun tambahan gedung 1 lantai di lokasi yang sama seluas 360 m2, sehingga sekarang ini menjadi 2 lantai dan 14 ruangan. 61
Gedung Baru Pengadilan Agama Jakarta Timur, berkedudukan di Kelapa Dua Wetan alamat Jl. Raya PKP No. 24 Kel. Kelapa Dua Wetan Kec. Ciracas Kodya Jakarta Timur, Telp (021) 87717549 kode pos 13750 Gedung Pengadilan Agama Jakarta Timur dibangun di atas nama hak pakai No. 28 Kodya Jakarta Timur dengan luas tanah 2.760 m2, luas bangunan 1400 m2 terdiri dari 3 lantai yang dibangun tahun 2003 dengan Dana Pemda DKI Jakarta. Gedung baru kantor Pengadilan Agama Jakarta Timur yang demikian besar dan volume pekerjaan
60
Ibid.
61
http://www.pa-jakartatimur.go.id. Hal tersebut diungkapkan pula dalam buku profil Pengadilan Agama Jakarta Timur yang kami lihat di ruang administrasi Pengadilan Agama Jakarta Timur.
yang cukup padat begitu pula dengan karyawan yang berjumlah 70 orang PNS, ditambah dengan pegawai honorer 13 orang, pada tanggal 1 Maret 2004 seluruh karyawan karyawati dan membleir pindah ke kantor tersebut sampai dengan sekarang. 62
B. Wilayah Yuridiksi Pengadilan Agama
Wilayah kekuasaan hukum atau disebut dengan yuridiksi Pengadilan Agama Jakarta Timur adalah wilayah daerah Kotamadya Jakarta Timur yang terdiri dari 10 kecamatan dan 65 kelurahan. Adapun batas-batas wilayahnya adalah:
1. Sebelah utara dengan: Kodya Jakarta Utara dan Kodya Jakarta Pusat 2. Sebelah barat dengan: Kodya Jakarta Selatan
3. Sebelah selatan dengan: Kabupaten Bogor /Kodya Depok 4. Sebelah timur dengan: Kabupaten Bekasi/Kota Bekasi 63
Luas wilayahnya adalah 18.877.77 Ha. dan jumlah penduduknya sebanyak 3.050.713 jiwa. Jumlah penduduk yang beragama Islam adalah 2.569.390 jiwa.64 Kodya Jakarta Timur adalah wilayah Yuridiksi Pengadilan Agama Jakarta Timur, adapun 10 wilayah kecamatan tersebut adalah sebagai berikut:
1). Kecamatan Matraman, terdiri dai 6 kelurahan dengan jumlah penduduknya sebanyak 153.484 jiwa 62 http://www.pa-jakartatimur.go.id. 63 Ibid. 64
2). Kecamatan Jatinegara, terdiri dari Kelurahan dengan jumlah penduduknya sebanyak 250.186 jiwa
3). Kecamatan Pasar Rebo, terdiri dari 5 kelurahan dengan jumlah penduduknya sebanyak 240.074 jiwa.
4). Kecamatan Kramat jati, terdiri dari 7 kelurahan dengan jumlah penduduknya sebanyak 175.883 jiwa
5). Kecamatan Pulogadung terdiri dari 7 kelurahan dengan jumlah penduduk sebanyak 250.878 jiwa.
6). Kecamatan Cakung terdiri dari 7 kelurahan dengan jumlah penduduknya sebanyak 251.184 jiwa.
7). Kecamatan Ciracas, terdiri dari 5 kelurahan dengan jumlah penduduknya sebanyak 160.679 jiwa.
8). Kelurahan Cipayung terdiri dari 8 kelurahan dengan jumlah penduduknya sebanyak 171.883 jiwa
9). Kecamatan Makasar terdiri dari 5 kelurahan dengan jumlah penduduk sebanyak 193.085 jiwa
10). Kecamatan Duren Sawit terdiri dari 7 kelurahan dengan jumlah penduduknya 203.280 jiwa 65
Adapun mengenai info lengkap yang lebih rinci penulis sertakan data pada lampiran.
65
http://www.pa-jakartatimur.go.id. Hal tersebut diungkapkan pula oleh Pegawai Kesekretariatan/Administrasi Pengadilan Agama Jakarta Timur.
C. Struktur Organisasi Pengadilan Agama
Data struktur organisasi penulis dapat dari situs pengadilan agama jakarta timur, yaitu www.pa-jakartatimur.go.id dan dari buku administrari Pengadilan Agama Jakarta Timur, adapun rinciannya sebagai berikut:
1. Ketua Pengadilan Agama Jakarta Timur sejak tahun 1962 hingga sekarang sejumlah 14 orang
2. Juru Sita Pengadilan Agama Jakarta Timur ada 11 orang
3. Tenaga Kepaniteraan Pengadilan Agama Jakarta Timur ada 27 orang 4. Pegawai Teknis Pengadilan Agama Jakarta Timur ada 11 orang
5. Pegawai Kesekretariatan/Administrasi Pengadilan Agama Jakarta Timur ada 11 orang
BAB IV
ANALISA PUTUSAN PENGADILAN AGAMA