• Tidak ada hasil yang ditemukan

4. Rendahnya partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan sarana dan prasarana drainase

Gambar 7.19

Peta Kawasan Rawan Bencana Banjir

KEGIATAN PENYUSUNAN UPDATING RENCANA TERPADU DAN PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR JANGKA MENENGAH (RPI2-JM)

Gambar 7.20

Peta Rencana Infrastruktur Drainase

KEGIATAN PENYUSUNAN UPDATING RENCANA TERPADU DAN PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR JANGKA MENENGAH (RPI2-JM)

Tabel 7.29

Matriks Penanganan Sektor Penyehatan Lingkungan Permukiman

Lokasi Potensi Permasalahan Kebutuhan Penanganan Sasaran Program

Kabupaten Kediri 1. Sistem drainase makro Kabupaten Kediri pada

umumnya memanfaatkan sungai sebagai saluran pembuang akhir 2. Berdasarkan Studi EHRA, rumah tangga di Kabupaten Kediri yang tidak pernah mengalami banjir adalah sebesar 96%

3. Perda penanganan sampah sudah ada

4. TPA Sekoto yang berada di Desa Sekoto Kecamatan Badas 5. Terdapat 23 TPS yang tersebar

di Kecamatan Ngadiluwih, Kras, Wates, Bogo, Papar,

Gampengrejo, Gurah, Ngasem, dan Pare

1. Terjadinya genangan di Kabupaten Kediri pada

umumnya akibat dari pola aliran drainase yang kurang jelas dan kondisi drainase buruk

2. Adanya masalah genangan yang disebabkan penurunan kapasitas saluran penampang saluran akibat sedimentasi dan sampah 3. Kondisi TPA Sekoto sudah

overload sehingga direncanakan akan diperluas dengan sistem

controlled land fill

4. Capaian pelayanan persampahan di Perkotaan Kediri tahun 2015 hanya sebesar 20,97 %

1. Penyusunan Rencana Induk dan Pra Studi Kelayakan 2. Penyusunan Review SSK 3. Pembangunan Infrastruktur

Air Limbah 4. Rehabilitasi TPA

1. Penyusunan FS IPLT Kabupaten Kediri

2. Penyusunan DED IPLT Kabupaten Kediri

3. Penyusunan FS IPAL Kabupaten Kediri

4. Penyususnan Masterplan Drainase Kabupaten Kediri 5. Penyusunan Review SSK

Kabupaten Kediri

6. Pembangunan IPLT Kabupaten Kediri

7. Rehabilitasi TPA Sekoto

Perkotaan Pare 1. Penduduk terlayani air limbah 43,04 % 2. Terdapat 14 TPS di Kecamatan Pare 3. TPS 3R di Tulungrejo Kecamatan Pare 1. Timbulan sampah : 252,84 m3/hari

2. TPS 3R hanya ada di Tulungrejo Kecamatan Pare, tetapi legalitas KSM belum ada sehingga tidak bisa mengajukan bantuan

1. Penyusunan Rencana Induk dan Pra Studi Kelayakan 2. Pembangunan Infrastruktur Air Limbah 3. Pembangunan infrastruktur Drainase Perkotaan 4. Pembangunan infrastruktur persampahan

1. Penyusunan DED IPAL di Perkotaan Pare

2. Pembangunan IPAL Komunal di Perkotaan Pare

3. Pembangunan Biofilter di Perkotaan Pare

4. Pembangunan PS Drainase Perkotaan Pare

5. Pembangunan Lubang Resapan Biopori di Perkotaan Pare 6. Pembangunan TPST 3R di

Lokasi Potensi Permasalahan Kebutuhan Penanganan Sasaran Program Kecamatan Ngasem 1. Penduduk terlayani air limbah

72,91 %

2. Terdapat 4 TPS di Kecamatan Ngasem

3. Terdapat TPS hasil CSR di Karangrejo Kecamatan Ngasem

1. Kecamatan Ngasem rawan banjir padahal terdapat saluran drainase yang baru dibangun, akan tetapi wilayah tergenang ini merupakan Jalan Provinsi yang tidak masuk dalam wewenang Cipta Karya

2. Timbulan sampah : 164,98 m3/hari

1. Penyusunan Rencana Induk dan Pra Studi Kelayakan 2. Pembangunan Infrastruktur Air Limbah 3. Pembangunan infrastruktur Drainase Perkotaan 4. Pembangunan infrastruktur persampahan

1. Penyusunan DED IPAL di Perkotaan Ngasem

2. Pembangunan IPAL Komunal di Perkotaan Ngasem

3. Pembangunan Biofilter di Perkotaan Ngasem 4. Pembangunan PS Drainase

Perkotaan Ngasem

5. Pembangunan Lubang Resapan Biopori di Perkotaan Ngasem 6. Pembangunan TPST 3R di

Deran Paron Kecamatan Ngasem

Kecamatan Badas Terdapat rencana rehabilitasi TPA Sekoto di Kecamatan Badas

Merupakan zona prirotas sanitasi 1 (berdasarkan RISPAL Kabupaten Kediri 2016-2035)

1. Penyusunan Rencana Induk dan Pra Studi Kelayakan 2. Pembangunan Infrastruktur

Air Limbah

3. Pembangunan infrastruktur persampahan

1. Penyusunan DED TPA Sekoto di Kecamatan Badas

2. Pembangunan Infrastruktur Air Limbah dengan Sistem Setempat (Offsite System) di Perkotaan Badas

3. Rehabilitasi TPA Sekoto di Kecamatan Badas

4. Pembangunan TPST 3R di Perkotaan Badas

Kecamatan Grogol Terdapat rencana pembangunan TPA Kalipang di Kecamatan Grogol

Merupakan zona prirotas sanitasi 4 (berdasarkan RISPAL Kabupaten Kediri 2016-2035)

1. Penyusunan Rencana Induk dan Pra Studi Kelayakan 2. Pembangunan Infrastruktur

Air Limbah

3. Pembangunan infrastruktur persampahan

1. Penyusunan FS dan DED TPA Kalipang di Kecamatan Grogol 2. Pembangunan Infrastruktur Air

Limbah dengan Sistem Setempat (Offsite System) di Perkotaan Grogol

3. Pembangunan TPST 3R di Perkotaan Grogol

Lokasi Potensi Permasalahan Kebutuhan Penanganan Sasaran Program Kecamatan Ngadiluwih Terdapat rencana pembangunan

TPA Branggahan di Kecamatan Ngadiluwih

Merupakan zona prirotas sanitasi 3 (berdasarkan RISPAL Kabupaten Kediri 2016-2035)

1. Penyusunan Rencana Induk dan Pra Studi Kelayakan 2. Pembangunan Infrastruktur

Air Limbah

3. Pembangunan infrastruktur persampahan

1. Penyusunan FS dan DED TPA Branggahan di Kecamatan Ngadiluwih

2. Pembangunan Infrastruktur Air Limbah dengan Sistem Setempat (Offsite System) di Perkotaan Ngadiluwih

3. Pembangunan TPST 3R di Perkotaan Ngadiluwih

Kecamatan Papar Terdapat rencana pembangunan

TPA Papar di Kecamatan Papar

Merupakan zona prirotas sanitasi 3 (berdasarkan RISPAL Kabupaten Kediri 2016-2035)

1. Penyusunan Rencana Induk dan Pra Studi Kelayakan 2. Pembangunan Infrastruktur

Air Limbah

3. Pembangunan infrastruktur persampahan

1. Penyusunan FS dan DED TPA Papar di Kecamatan Papar 2. Pembangunan Infrastruktur Air

Limbah dengan Sistem Setempat (Offsite System) di Perkotaan Papar

3. Pembangunan TPST 3R di Perkotaan Papar

Kecamatan Mojo Merupakan kawasan prioritas

pembangunan dalam RPIJM Kabupaten Kediri tahun 2018-2022

Merupakan zona prirotas sanitasi 4 (berdasarkan RISPAL Kabupaten Kediri 2016-2035)

1. Pembangunan Infrastruktur Air Limbah

2. Pembangunan infrastruktur persampahan

1. Pembangunan Infrastruktur Air Limbah dengan Sistem Setempat (Offsite System) di Perkotaan Mojo

2. Pembangunan TPST 3R di Perkotaan Mojo

Kecamatan Plosoklaten Merupakan kawasan prioritas pembangunan dalam RPIJM Kabupaten Kediri tahun 2018-2022

Merupakan zona prirotas sanitasi 3 (berdasarkan RISPAL Kabupaten Kediri 2016-2035)

1. Pembangunan Infrastruktur Air Limbah

2. Pembangunan infrastruktur persampahan

1. Pembangunan Infrastruktur Air Limbah dengan Sistem Setempat (Offsite System) di Perkotaan Plosoklaten

2. Pembangunan TPST 3R di Perkotaan Plosoklaten

Lokasi Potensi Permasalahan Kebutuhan Penanganan Sasaran Program Kecamatan Kandangan Merupakan kawasan prioritas

pembangunan dalam RPIJM Kabupaten Kediri tahun 2018-2022

Merupakan zona prirotas sanitasi 1 (berdasarkan RISPAL Kabupaten Kediri 2016-2035)

1. Pembangunan Infrastruktur Air Limbah

2. Pembangunan infrastruktur persampahan

1. Pembangunan Infrastruktur Air Limbah dengan Sistem Setempat (Offsite System) di Perkotaan Kandangan

2. Pembangunan TPST 3R di Perkotaan Kandangan

Kecamatan Pagu Merupakan kawasan prioritas

pembangunan dalam RPIJM Kabupaten Kediri tahun 2018-2022

Merupakan zona prirotas sanitasi 6 (berdasarkan RISPAL Kabupaten Kediri 2016-2035)

1. Pembangunan Infrastruktur Air Limbah

2. Pembangunan infrastruktur persampahan

1. Pembangunan Infrastruktur Air Limbah dengan Sistem Setempat (Offsite System) di Perkotaan Pagu

2. Pembangunan TPST 3R di Perkotaan Pagu

Kecamatan Banyakan Merupakan kawasan prioritas pembangunan dalam RPIJM Kabupaten Kediri tahun 2018-2022

Merupakan zona prirotas sanitasi 4 (berdasarkan RISPAL Kabupaten Kediri 2016-2035)

1. Pembangunan Infrastruktur Air Limbah

2. Pembangunan infrastruktur persampahan

1. Pembangunan Infrastruktur Air Limbah dengan Sistem Setempat (Offsite System) di Perkotaan Banyakan

2. Pembangunan TPST 3R di Perkotaan Banyakan

7.4.2 Sasaran Program

Berdasarkan hasil analisa komparasi antara hasil sinkronisasi kebijakan pengembangan

Dokumen terkait