BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
4) Prefiks N (ny-)
Prefiks N dengan bahasa Jawa yang ditemu dengan prefiks meN- dala bahasa Jawa merupakan
Bahasa Jawa ngilo
N(ng-) + Ilo
an dengan prefiks ber- bahasa Indonesia. Ked mbentuk verba turunan aktif intransitif, yaitu
lesan ‘objek’ pada struktur kalimatnya. Berikut mbentukan verba turunan sejenis.
(BS: 280 ) = bercermin(BI) (KBBI: 211 )
m bahasa Jawa berpadanan dengan kata bercerm
ses pembentukan verba turunan data di atas.
ermin’ merupakan verba turunan dari kata dasa dapatkan prefiks N(ng-). Kata bercermin bahasa
nan dari kata dasar ilo yang mendapat prefiks data di atas dapat diketahui bahwa prefiks N(n
an prefiks ber- bahasa Indonesia. Kedua prefik verba turunan aktif intransitif, yaitu kata kerja ek’ pada struktur kalimatnya.
an alomorf ny- merupakan salah satu jenis emukan dalam penelitian ini. Prefiks N(ny-) b alam bahasa Indonesia. Kata kerja berprefiks N(
n verba turunan aktif, sehingga apabila diubah Bahasa Indonesia bercermin ber + cermin edua prefiks tu kata kerja ut data yang ) rmin bahasa
sar ilo dalam sa Indonesia ks ber-. Dari (ng-) bahasa fiks tersebut ja yang tidak s prefiks N-berpadanan (ny-) dalam ah ke dalam
bahasa Indonesia juga pembentukan verba turun Dalam penelitian berpadanan dengan pre menunjukkan proses pem
nyapu(BJ) 'menyapu'
(BS:
Kata nyapu dalam Indonesia. Berikut proses
Kata nyapu ‘men dalam bahasa Jawa yan Indonesia merupakaan ve
meN-. Dari bagan proses
) bahasa Jawa berpadana tersebut merupakan pemb memerlukan lesan ‘obje dengan proses pembentuk
nyiram(BJ) 'menyiram' (BS: Bahasa Jawa nyapu N(ny-) + sapu
a akan menjadi verba turunan aktif. Be unan dengan afiks tersebut.
an ini ditemukan prefiks N(ny-) bahasa J prefiks meN- bahasa Indonesia. Berikut d
mbentukan verba turunan dengan prefiks tersebu : 693 ) = menyapu(BI) (KBBI: 998 )
am bahasa Jawa berpadanan dengan kata menya
ses pembentukan verba turunan data di atas.
menyapu’ merupakan verba turunan dari kata d ang mendapatkan prefiks N(ny-). Kata menya
verba turunan dari kata dasar sapu yang menda s afiksasi data di atas dapat diketahui bahwa pre nan dengan prefiks meN- bahasa Indonesia. Ked bentuk verba turunan aktif transitif, yaitu kata jek’ pada struktur kalimatnya. Berikut data ukan verba turunan sejenis.
: 727 ) = menyiram(BI) (KBBI: 1074 ) pu Bahasa Indonesia menyapu meN + sapu erikut data Jawa yang data yang but. yapu bahasa dasar sapu yapu bahasa dapat prefiks prefiks N(ny-edua prefiks ta kerja yang ta yang lain
Kata nyiram dalam Indonesia. Berikut proses
Kata nyiram ‘men dalam bahasa Jawa yang Indonesia merupakaan ve
meN-. Dari bagan proses
) bahasa Jawa berpadana tersebut merupakan pemb memerlukan lesan ‘obje dengan proses pembentuk
nyurung(BJ) 'mendorong'
(BS
Kata nyurung da bahasa Indonesia. Berikut
Kata nyurung ‘mendoro dalam bahasa Jawa yang
Bahasa Jawa nyiram N(ny-) + siram Bahasa Jawa nyurung N(ny-) + surun
am bahasa Jawa berpadanan dengan kata menyira
ses pembentukan verba turunan data di atas.
menyiram’ merupakan verba turunan dari kata d ng mendapatkan prefiks N(ny-). Kata menyira
verba turunan dari kata dasar siram yang menda s afiksasi data di atas dapat diketahui bahwa pre nan dengan prefiks meN- bahasa Indonesia. Ked bentuk verba turunan aktif transitif, yaitu kata jek’ pada struktur kalimatnya. Berikut data ukan verba turunan sejenis.
BS: 749 ) = mendorong(BI) (KBBI: 27
dalam bahasa Jawa berpadanan dengan kata m
ut proses pembentukan verba turunan data di ata
rong’ merupakan verba turunan dari kata dasa ng mendapatkan prefiks N(ny-). Kata mendoro
am Bahasa Indonesia menyiram meN + siram g rung Bahasa Indonesia mendorong meN + dorong iram bahasa dasar siram iram bahasa dapat prefiks prefiks N(ny-edua prefiks ta kerja yang ta yang lain 274 ) mendorong atas. dasar surung rong bahasa sia g
Indonesia merupakaan v prefiks meN-. Dari bag prefiks N(ny-) bahasa Ja Kedua prefiks tersebut me kata kerja yang memerlu
b. Prefiks ke- Bahasa J
Prefiks ke- yang verba turunan dalam bah prefiks ter- bahasa Indo merupakan verba turuna Indonesia juga akan menj turunan dengan afiks terse
kebentus(BJ) 'terbentur’
(BS
Kata kebentus da bahasa Indonesia. Berikut
Kata kebentus ‘terbentur’ bahasa Jawa yang mend merupakaan verba turuna bagan proses afiksasi dat Bahasa Jawa
kebentu
ke + bent
verba turunan dari kata dasar dorong yang agan proses afiksasi data di atas dapat diketa Jawa berpadanan dengan prefiks meN- bahasa t merupakan pembentuk verba turunan aktif tran
lukan lesan ‘objek’ pada struktur kalimatnya.
sa Jawa
g ditemukan dalam penelitian ini merupakan p ahasa Jawa. Prefiks ke- bahasa Jawa berpadan donesia. Kata kerja berprefiks ke- dalam ba nan pasif, sehingga apabila diubah ke dala njadi verba turunan pasif. Berikut data pembent rsebut.
S:60) = terbentur(BI) (KBBI: 136)
dalam bahasa Jawa berpadanan dengan kata ut proses pembentukan verba turunan data di ata
r’ merupakan verba turunan dari kata dasar be
ndapatkan prefiks ke-. Kata terbentur bahasa nan dari kata dasar bentur yang mendapat prefik ata di atas dapat diketahui bahwa prefiks ke- ba
us ntus Bahasa Indone terbentu ter + bent g mendapat tahui bahwa sa Indonesia. ransitif, yaitu n pembentuk anan dengan bahasa Jawa alam bahasa ntukan verba ta terbentur atas. entus dalam sa Indonesia iks ter-. Dari bahasa Jawa nesia
tur
berpadanan dengan pre merupakan pembentuk memerlukan lesan ‘obje dengan proses pembentuk
kejegur(BJ) 'tercebur'
(B
Kata kejegur dala Indonesia. Berikut proses
Kata kejegur ‘ter dalam bahasa Jawa yang me merupakaan verba turuna bagan proses afiksasi dat berpadanan dengan pre merupakan pembentuk ve memerlukan lesan ‘obje dengan proses pembentuk
ketingal (BJ) 'terlihat’
(BS
Kata ketingal dala Indonesia. Berikut proses
Bahasa Jawa kejegur
ke + jegu
refiks ter- bahasa Indonesia. Kedua prefik verba turunan pasif transitif, yaitu kata k jek’ pada struktur kalimatnya. Berikut data ukan verba turunan sejenis.
(BS:306 ) = tercebur(BI) (KBBI:198
lam bahasa Jawa berpadanan dengan kata terce
ses pembentukan verba turunan data di atas.
ercebur’ merupakan verba turunan dari kata d g mendapatkan prefiks ke-. Kata tercebur bahasa nan dari kata dasar cebur yang mendapat prefiks
ata di atas dapat diketahui bahwa prefiks ke- ba refiks ter- bahasa Indonesia. Kedua prefik verba turunan pasif intransitif, yaitu kata kerja jek’ pada struktur kalimatnya. Berikut data ukan verba turunan sejenis.
BS:788) = terlihat(BI) (KBBI: 670
alam bahasa Jawa berpadanan dengan kata terli
ses pembentukan verba turunan data di atas. ur Bahasa Indone tercebur ter + cebu iks tersebut kerja yang ta yang lain 98) ebur bahasa dasar jegur sa Indonesia iks ter-. Dari bahasa Jawa iks tersebut ja yang tidak ta yang lain 70) lihat bahasa nesia ur bur
Kata ketingal ‘ter dalam bahasa Jawa yang merupakaan verba turuna bagan proses afiksasi dat berpadanan dengan pre merupakan pembentuk ve memerlukan lesan ‘objek