• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRIORITAS PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

SASARAN DAN PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH

4.3 PRIORITAS PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

Program prioritas Pemerintah Kabupaten Kabupaten Tana Tidung berisi program-program, baik untuk mencapai visi dan misi pembangunan jangka menengah maupun untuk pemenuhan layanan perangkat daerah dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan daerah, serta mengakomodir program prioritas kepala daerah. Selanjutnya, pagu masing-masing program dipisahkan menjadi pagu indikatif untuk

program prioritas yang berhubungan dengan program pembangunan daerah (strategik) dan pagu indikatif untuk program-program yang berhubungan dengan pemenuhan penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah. Adapun Prioritas Pembangunan Daerah dan Program Prioritas Tahun 2019 sebagai berikut :

4.3.1 Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Melalui Penyediaan Pelayanan Dasar

Untuk pencapaian prioritas Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia melalui Penyediaan Pelayanan Dasar terdapat 5 (lima) sasaran strategis yang akan menjadi target di tahun 2019 yaitu

1) Peningkatan Akses Dan Kualitas Pelayanan Pendidikan;

2) Peningkatan Jaminan Kesehatan Dan Akses Serta Mutu Pelayanan Kesehatan; 3) Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat;

4) Peningkatan Kinerja Pelayanan Dan Pembangunan Infrastruktur Yang Berkualitas, dan

5) Peningkatan Pelayanan Publik Dasar.

Dengan diterjemahkan masing-masing sasaran strategis dengan program prioritas sebagaimana tersaji pada gambar 5.1

Gambar 5.1 Program Prioritas pada Prioritas Daerah

Secara umum, kebijakan pembangunan dibuatkan arah kebijakan berdasarakan program prioritas meliputi :

1. Meningkatkan akses pelayanan dan kualitas pendidikan a. Penurunan kemiskinan

b. Peningkatan indeks pembangunan manusia c. Meningkatkan sistem pendidikan yang bermutu d. Memperkuat kelembagaan satuan pendidikan e. Tersedianya tenaga pendidik yang berkualitas

2. Meningkatkan akses pelayanan dan kualitas kesehatan masyarakat a. Meningkatkan akses dan mutu pelayanan masyarakat

b. Meningkatkan kesehatan ibu, anak dan KB

c. Meningkatkan fasilitas kesehatan rumah sakit dan puskesmas 3. Mempercepat pengurangan kemiskinan

a. Mengkoordinasikan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan b. Memperkuat pelaksanaan bantuan sosial dan sistem jamsos

c. Mempermudah akses kelola SDA Bagi Masyarakat

4. Meningkatkan akses masyarakat terhadap insfrastruktur dasar layak a. Meningkatkan akses perumahan,air bersih, dan air sanitasi yang layak b. Menyediakan kases infrastruktur yang berkulitas

c. Meningkatkan kualitas lingkungn hidup 5. Meningkatkan tata kelola layanan dasar

a. Memperkuat layanan dan rujukan satu pintu

b. Memperkuat integtrasi sistem administrasi kependudukan dan catatan sipil.

4.3.2 Peningkatan Daya Saing Tenaga Kerja Dan Nilai Tambah Ekonomi Melelui Pertanian, Industri Dan Jasa Produktif

Untuk pencapaian Prioritas Daya Saing Tenaga Kerja dan Nilai Tambah Ekonomi melalui Pertanian, Industri dan Jasa Produktif terdapat 5 (lima) sasaran strategis yang akan menjadi target di tahun 2019 yaitu

1) Peningkatan Produksi Dan Nilai Tambah Pertanian;

2) Peningkatan Pelaku Usaha Melalui Pengembangan Kegiatan Ekonomi Wilayah; 3) Peningkatan Sektor Pariwisata Dan Kebudayaan Secara Integratif;

4) Peningkatan Daya Saing Tenaga Kerja Dan Akses Tenaga Kerja Pada Sumber Daya Produkti, dan

5) Pengembangan Dan Penyediaan Sarana Dan Prasarana Iptek Dan Inovasi.

Dengan diterjemahkan masing-masing sasaran strategis dengan program prioritas sebagaimana tersaji pada gambar 5.2

Gambar 5.2 Program Prioritas pada Prioritas Daerah

Peningkatan Daya Saing Tenaga Kerja dan Nilai Tambah Ekonomi Melalui, Pertanian, Industri dan Jasa Produktif

Secara umum, kebijakan pembangunan dibuatkan arah kebijakan berdasarakan program prioritas meliputi :

1. Peningkatan nilai tambah ekonomi dari pemanfaatan hasil pertanian, peternakan dan perikanan

a. Peningkatan produksi pertanian/perkebunan b. Peningkatan kesejahteraan petani

c. Peningkatan produksi hasil peternakan

d. Pengembangan budidaya perikanan dan perikanan tangkap

e. Peningkatan penerapan teknologi pertanian/perkebunan/peternakan/perikanan f. pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, rawa dan jaringan pengairan 2. Peningkatan nilai tambah dan daya saing khususnya industri kecil menengah

a. Peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja b. Peningkatan kesempatan kerja

c. Perlindungan pengembangan lembaga ketenagakerjaan

d. Pengembangan kewirausahaan dan keunggulan kompetitif UKM

e. peningkatan upaya penumbuhan kewirausahaan dan kecakapan hidup pemuda 3. Optimalisasi pengelolaan dan pemanfaatan SDA sebagai penciptaan nilai tambah jasa

produktif

a. Pengembangan Industri Kecil dan Menengah b. Peningkatan efisiensi perdagangan

c. Perlindungan konsumen dan pengamanan perdagangan d. Pengembangan sistem pendukung usaha bagi UMKM e. Peningkatan kualitas kelembagaan koperasi

f. Peningkatan partisispasi masyarakat dalam membangun desa g. Peningkatan kapasitas aparatur desa

h. Pengembangan lembaga ekonomi pedesaan 4. Peningkatan produktivitas tenaga kerja

a. Pengembangan nilai budaya

b. Pengembangan pengelolaan keragaman budaya c. Pengembangan pemasaran dan destinasi pariwisata

5. Optimalisasi pemanfaatan iptek dan hasil inovasi untuk peningkatan produktivitas dan penciptaan nilai tambah.

a. Penelitian dan Pengembangan bidang strategis untuk menunjang produktivitas b. Pengembangan Komunikasi, Informasi dan Media Massa

c. Pengkajian dan penelitian bidang TIK

d. Optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi

4.3.3 Pengembangan Kemandirian Pangan Melalui Peningkatan Ifrastruktur Dan Konektivitas Ekonomi Lokal

Untuk pencapaian Prioritas Pengembangan Kemandirian Pangan melalui Peningkatan Infrastuktur dan Konektivitas Ekonomi Lokal terdapat 4 (empat) sasaran strategis yang akan menjadi target di tahun 2019 yaitu

1) Percepatan Pembangunan Infrastuktur;

2) Pengembangan Dan Penyediaan Sarana Dan Prasarana Infrasttruktur Telekomunikasi;

3) Pengembangan Pusat Kegiatan Ekonomi Pada Wilayah Transmigrasi Dan Pembangunan Desa, dan

4) Pembangunan Konektivitas Melalui Pengembangan Sektor Unggulan.

Dengan diterjemahkan masing-masing sasaran strategis dengan program prioritas sebagaimana tersaji pada gambar 5.3

Gambar 5.3 Program Prioritas pada Prioritas Daerah

Pengembangan Kemandirian Pangan Melalui Peningkatan Infrastruktur dan Konektivitas Ekonomi Lokal

Secara umum, kebijakan pembangunan dibuatkan arah kebijakan berdasarakan program prioritas meliputi :

1. Pembangunan Konektivitas dan jaringan jalan menuju pertumbuhan ekonomi baru/kawasan sektor unggulan

a. pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, rawa dan jaringan pengairan b. Peningkatan penerapan teknologi pertanian/peternakan/perikanan

c. Pengembangan sentra industri potensial d. Perencanaan dan pemanfataan tata ruang

e. Pengembangan budidaya dan perikanan tangkap f. Pengembangan destinasi pariwisata

2. Peningkatan aksesbilitas desa dan kawasan perdesaan termasuk kawasan transmigrasi

a. Pembangunan Jalan dan Jembatan, Saluran Drainase, dan Turap b. Rehabilitasi/pemeliharaan jalan dan jembatan

c. Pembangunan Infrastruktur perdesaan

d. Pembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan e. Pembangunan saraa dan prasrana perhubungan f. Peningkatan Pelayanan Angkutan

3. Peningkatan sarana dan prasarana komunikasi dan informatika. a. Pengembangan Komunikasi, Informasi dan Media Massa b. Kerjasama informasi dan media massa

c. Optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi

4. Peningkatan kapasitas SDM di desa dalam meningkatan pertumbuhan ekonomi lokal a. Pembangunan Infrastruktur perdesaan

b. Pembinaan dan fasilitasi pengelolaan keuangan desa c. Pengembangan lembaga ekonomi pedesaan

d. Peningkatan partisipasi masyarakat dalam membangun desa e. Peningkatan ketahanan pangan dan produksi pertanian f. Pengembangan wilayah transmigrasi

4.3.4 Penguatan Tata Kelola Pemerintah Dan Reformasi Birokrasi

Untuk pencapaian Prioritas Penguatan Tata Kelola Pemerintahan dan Reformasi Birokrasi terdapat 4 (empat) sasaran strategis yang akan menjadi target di tahun 2019 yaitu

1) Peningkatan Kualitas Kelembagaan Dan Kapabilitas Penyelenggaraan Pemda; 2) Peningkatan Transparansi Dan Akuntabilitas Serta Pengelolaan Keuangan;

3) Peningkatan Kualitas Perencanaan, Penganggaran, Pengendalian Program Serta Kegiatan Pembangunan, serta

4) Terwujudnya Stabilitas Keamanan.

Dengan diterjemahkan masing-masing sasaran strategis dengan program prioritas sebagaimana tersaji pada gambar 5.4

Gambar 5.4 Program Prioritas pada Prioritas Daerah

Pengembangan Kemandirian Pangan Melalui Peningkatan Infrastruktur dan Konektivitas Ekonomi Lokal

Secara umum, kebijakan pembangunan dibuatkan arah kebijakan berdasarakan program prioritas meliputi :

1. Meningkatan kualitas kelembagaan dan kapabilitas penyelengaraan pemda a. Penigkatan sarana dan parasarana serta disiplin aparatur

b. Peningkatan sistem pengawasan internal dan pengendalian pelaksanaan kebijakan KDF

c. Penataan peraturan perundang-undangan

d. Peningkatan profesionalisme tenaga pemeriksa dan aparatur e. Penataan dan penyempurnaan kebijakan sisdur

f. Peningkatan kapasitas sumber daya aparatur g. Pembinaan dan pengembangan aparatur h. Peningkatan kualitas pelayanan informasi

2. Meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat a. Peningkatan keamanan dan kenyamanan lingkungan

b. Pemeliharaan kantrantibmas dan pencegahan tindak kriminal c. Pengembangan wawasan kebangsaan

e. Pendidikan politik masyarakat

f. Pencegahan dini dan penanggulangan korban bencana alam

g. Program peningkatan kesiagaan dan pencegahan bahaya kebakaran 3. Mainingkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran

a. Penigkatan sarana dan parasarana serta disiplin aparatur

b. Peningkatan sistem pengawasan internal dan pengendalian pelaksanaan kebijakan KDH

c. Penataan peraturan perundang-undangan

d. Peningkatan profesionalisme tenaga pemeriksa dan aparatur e. Penataan dan penyempurnaan kebijakan sisdur

f. Peningkatan kapasitas sumber daya aparatur g. Pembinaan dan pengembangan aparatur h. Peningkatan kualitas pelayanan informasi

4. Meningkatakan kinerja keuangan dan akuntabilitas kinerja pemerintahan a. Optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi

b. Peningkatan dan pengembangan pengelolaan keuangan daerah c. Pembinaan dan fasilitasi pengelolaan keuangan desa

Peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan