• Tidak ada hasil yang ditemukan

Profil Dosen dan Dosen Tidak Tetap 1.Data Dosen Tetap

Dalam dokumen Usulan Prodi Ilmu Komunikasi Umbo (Halaman 29-74)

Ketersediaan jumlah dan kualifikasi seluruh dosen tetap (penuh waktu dan paruh waktu) yang akan mengampu program studi yang diusulkan, meliputi nama, kualifikasi akademik, tanggal lahir, dan bidang keahlian, dijelaskan dalam tabel-tabel. Dosen Tetap Program Studi (Strata-1) Ilmu Komunikasi UMBO, seperti ditunjukkan pada Tabel 4.1 .

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 30 Tabel 4.1. Dosen Tetap Waktu Program Studi Ilmu Komunikasi UMBO

No Nama Dosen Tetap* NIDN / NIDK Tgl. Lahir Tahun Rekrut-men Jabatan Akademik Pendidikan Diploma, S-1, Magister, Profesi, Sp-1, Sp-2 dan Asal PT Bidang Keahlian Untuk Setiap Program Pendidikan Mata Kuliah/Blok yang Diajarkan (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) 1 Romika Junaidi - 21/06/1986 2015 Dosen S1 (UI) S2 (UGM) Ilmu Komunikasi Komunikasi Politik; Pengantar Ilmu Jurnalistik; Filsafat Ilmu Komunikasi 2 Gunawan Wiradharma - 20/04/1988 2015 Dosen S1 (UNJ) S2 (UI) Ilmu Komunikasi Produksi Jurnalisme Televisi; Riset Publik dan Analisis Media; Retorika 3 Dwi Nurina Pitasari - 28/11/1985 2015 Dosen S1 (UNPAD) S2 (UNPAD) Ilmu Komunikasi Perbandingan Sistem Pers; Hubungan Media; Pengantar Ilmu Humas dan Penyuluhan Masyarakat 4 Karmila Muchtar - 30/03/1989 2015 Dosen S1 (UNHAS) S2 (IPB) Komunikasi Pembangunan Penulisan Media Massa Cetak; Penulisan Artikel dan Tajuk Rencana; Strategi dan Perencaan Media 5 Adhi Surya Perdana - 09/09/1986 2015 Dosen S1 (UGM) S2 (UGM) Penyuluhan dan Komunikasi Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial; Statistik Ilmu Sosial; Teori Komunikasi dan Penyuluhan 6 Dionni Ditya Perdana - 07/11/1991 2015 Dosen S1 (UNIV. BENGKULU) S2 (UNDIP) Ilmu Komunikasi Jurnalisme Kontemporer; Hubungan Industrial; Humas Pemerintahan

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 31 7 Hardianta Tuah Marganta Ginting - 13/12/1987 2015 Dosen S1 (UGM) S2 (UTY) Manajemen Komunikasi Komunikasi Organisasi; Psikologi Komunikasi dan Penyuluhan; Komunikasi Massa 8 Adhariksa Zukhruf Kurniullah - 12/09/1986 2015 Dosen S1 (UNAIR) S2 (UNAIR) Media Komunikasi Marketing PR; Design Surat Kabar dan Majalah; Image Building Catatan : 1. Lampirkan perjanjian kontrak mengajar/ membina program studi untuk

masa sekurang-kurangnya 5(lima) tahun sebagai dosen tetap ditandatangani di atas kertas bermaterai dilengkapi riwayat hidup serta pas photo 6 (enam) bulan terakhir ukuran 4x6cm. 2. NIDN : Nomor Induk Dosen Nasional, NIDK: Nomor Induk Dosen Khusus Lampirkan surat pernyataan pemimpin PT. Asal tentang pindah home base bagi dosen yang sudah memiliki NIDN/NIDK. 3. Lampirkan SK jabatan fungsional akademik dan bagi dosen yang telah memperoleh sertifikat pendidik agar diberi tanda (*) dan fotokopi sertifikatnya agar dilampirkan,4 Lampirkan fotokopi ijazah dan transkrip semua jenjang yang telah dilegalisasi.

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 32 4.1.2. Data dosen tidak tetap

Dosen tidak tetap yang dimiliki Universitas Muhammadiyah Bogor belum ada, karena masih dalam proses pembangunan program studi baru ilmu komunikasi. Tabel 4.2. Data Dosen Tidak Tetap

No Nama Dosen Tidak Tetap* NIDN / NIDK Tgl. Lahir Tahun Rekrutmen Jabatan Akademik Pendidikan Diploma, S-1, Magister, Profesi, Sp-1, Sp-2 dan Asal PT Bidang Keahlian Untuk Setiap Program Pendidikan Mata Kuliah/Blok yang Diajarkan (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) 1 - - - - 2 - - - - 3 - - - -

Catatan : 1. Lampirkan perjanjian kontrak mengajar/ membina program studi untuk masa sekurang-kurangnya 5(lima) tahun sebagai dosen tetap ditandatangani di atas kertas bermaterai dilengkapi riwayat hidup serta pas photo 6 (enam) bulan terakhir ukuran 4x6cm. 2. NIDN : Nomor Induk Dosen Nasional, NIDK: Nomor Induk Dosen Khusus Lampirkan surat pernyataan pemimpin PT. Asal tentang pindah home base bagi dosen yang sudah memiliki NIDN/NIDK. 3. Lampirkan SK jabatan fungsional akademik dan bagi dosen yang telah memperoleh sertifikat pendidik agar diberi tanda (*) dan fotokopi sertifikatnya agar dilampirkan,4 Lampirkan fotokopi ijazah dan transkrip semua jenjang yang telah dilegalisasi.

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 33 4.2. Rencana Pengembangan Dosen Tetap

4.2.1. Kesesuaian dan Kerealistikan Rencana Pengembangan Dosen Tetap 5 (Lima) Tahun Ke Depan Sesuai Dengan Empat Aspek, Yaitu : 1) Visi Keilmuan Program Studi, 2) Tata Kelola, 3) Kebijakan Pengelolaan Sumberdaya Manusia, dan 4) Kemampuan Keuangan. Penjelasan Tersebut Disertai Analisis yang Mengaitkan Dengan Perencanaan Mahasiswa dan Lulusan, Perencanaan Keuangan dan Ketersediaan Sarana dan Prasarana

4.2.1.1. Visi Keilmuan Program Studi Ilmu Komunikasi

Kesesuaiaan dan kerealistikan rencana pengembangan dosen tetap 5 (lima) tahun ke depan pada program studi Ilmu Komunikasi UMBO dipimpin oleh Ketua dan dibantu Sekretaris Program Studi. Pengembangan dan pembinaan dosen dilakukan melalui:

a) Program Post Magister Ilmu Komunikasi maupun bidang rumpun ilmu komunikasi lainnya di beberapa Universitas ternama di Indonesia, Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jerman dan lainnya;

b) Pelatihan di tingkat lokal maupun nasional, Local Government and Rural Communication Decentralization di dalam atau luar negeri;

c) Pemberian dana stimulus untuk mengadakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat;

d) Pembinaan mental-spiritual melalui kajian rutin mingguan (misalnya: kuliah ringkas di Masjid Al-Furqon, Hataman Al-Qur’an setiap hari kamis, dan tausiah setiap hari Sabtu pagi);

e) Penunjukan dosen koordinator mata kuliah rumpun ilmu;

f) Mengundang dosen tamu untuk mata kuliah bidang keakhlian khusus baik dari perguruan tinggi lain maupun dari kalangan organisasi profesi;

g) Peningkatan kegiatan penelitian dosen;

h) Peningkatan mutu kegiatan pengabdian dosen; dan

i) Evaluasi Proses Belajar Mengajar yang dilakukan baik oleh LPM Universitas, monitoring oleh fakultas dan penilaian/evaluasi oleh Gugus Kendali Mutu (GKM). Usaha peningkatan profesionalitas dosen dilakukan dengan pemberian kesempatan untuk mengikuti lokakarya ilmiah, seminar-seminar, workshop, pelaksanaan penelitian dan pengabdian pada masyarakat dengan dana stimulus dari UMBO untuk menunjang aktivitas program studi Ilmu Komunikasi sesuai kecukupan anggaran. Pengembangan dan pembinaan tenaga kependidikan dalam upaya peningkatan mutu, adalah:

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 34 a) Pemberian motivasi tenaga kependidikan untuk mengikuti studi lanjut yang sesuai

dengan bidang dan spesifikasi pekerjaan di bidang Ilmu Komunikasi; b) Pemberian motivasi untuk peningkatkan pendidikan ketrampilan;

c) Pemberian movitasi untuk perolehan sertifikasi tenaga kependidikan Ilmu Komunikasi; dan

d) Mengikutsertakan dalam berbagai kegiatan, misal: seminar, workshop, lokakarya, perlatihan, Talk Show.

Dalam proses transformasi keilmuan, dosen sebagai salah satu komponen dalam proses transformasi tersebut memegang peran yang sangat penting, pertama dan utama. Karena itu berbagai upaya yang diprogram yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dosen perlu dilaksanakan secara terpadu, berdayaguna dan berhasilguna.

Berbagai langkah yang perlu dilakukan di masa depan untuk pengembangan kualitas dosen ini dalam rangka meningkatkan produktivitas dari proses belajar mengajar adalah sebagai berikut,

a) Memperbaiki rasio dosen tetap terhadap mahasiswa dengan merekrut tenaga dosen dari berbagai sumber, para dosen yang kapabel dengan bidang ilmu terkait, para praktisi yang relevan dengan kurikulum, bahkan memanfaatkan dosen-dosen dari luar negeri.

b) Meningkatkan kemampuan tenaga dosen yang kurang memiliki pengalaman praktis melalui berbagai cara yang efisien.

c) Meningkatkan kemampuan keilmuan para dosen dalam bentuk studi lanjut dan kursus-kursus singkat sesuai dengan ilmu dan keahliannya masing-masing dalam berbagai kesempatan yang hasilnya harus langsung dapat diterapkan.

d) Menyelenggarakan beasiswa ikatan dinas bagi para mahasiswa yang telah lulus memilih jenjang karier untuk menjadi tenaga dosen maupun talent scouting dalam bentuk lain.

e) Tenaga pengajar terdiri dari dosen penuh waktu dan dosen paruh waktu (dosen luar biasa/dosen tamu). Dosen penuh waktu terutama untuk membina mata kuliah bidang keahlian sedangkan dosen paruh waktu akan membina mata kuliah yang belum atau tidak dapat dipenuhi oleh dosen penuh waktu program studi Ilmu Komunikasi

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 35 4.2.1.2. Tata Kelola

Tata kelola kebutuhan dan mekanisme pemenuhan kebutuhan, dan rencana pengembangan pada aspek SDM hingga mampu menyelenggarakan program studi Ilmu Komunikasi minimal lima tahun kedepan untuk program peningkatan Prodi Ilmu Komunikasi dilakukan dengan tetap mengutamakan pelayanan terhadap mahasiswa. Berdasarkan hal itu, rasio ketersediaan antara jumlah dosen dan mahasiswa dijaga dalam kisaran ideal, sehingga pemenuhan kebutuhan tenaga dosen perlu dilakukan sebagai upaya menjaga kualitas sistem pendidikan yang ada di program studi Ilmu Komunikasi. Rekrutmen dosen baru secara terbatas sudah dimulai dari 2014. Diproyeksikan pada tahun 2020, Program Studi akan memiliki 8 (delapan) orang dosen tetap dengan 3 (empat) orang dosen berkualifikasi pendidikan S3. Sementara itu untuk tenaga kependidikan selama lima tahun pertama penyelenggaraan diproyeksikan jumlahnya menjadi 5 orang tenaga kependidikan.

Mekanisme pemenuhan kebutuhan SDM yang ditetapkan oleh UMBO, adalah: (1) Program Studi Ilmu Komunikasi menetapkan jumlah maupun kualifikasi staf pengajar dan tenaga kependidikan yang dibutuhkan, (2) Program Studi Ilmu Komunikasi menyampaikan kebutuhan dan cara recruitment tenaga pengajar kepada Dekan Fakultas, (3) Dekan Fakultas memberikan pertimbangan dan persetujuan rencana kebutuhan dan cara recruitment, baik dosen maupun tenaga kependidikan, (4) Program Studi Ilmu Komunikasi menentukan pilihan SDM yang dibutuhkan, dan (5) Program Studi Ilmu Komunikasi merencanakan orientasi bagi dosen dan tenaga kependidikan yang telah direkrut.

4.2.1.3. Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Manusia

Kebijakan tentang value and reward system untuk sumberdaya manusia di Perguruan Tinggi Universitas Muhammadiyah Bogor merupakan upaya untuk menjaga dan meningkatkan kualitas kinerja sumberdaya manusia (SDM), melalui gaji, tunjangan struktural, dan tunjangan fungsional. Bentuk lain yang dianggap pantas yang akan ditetapkan sesuai situasi, kondisi, dan kebutuhan. Kebijakan tersebut ditetapkan sebagai sasaran strategis yang hendak dicapai UMBO secara keseluruhan. Secara spesifik peraturan kebijakan tersebut ditetapkan oleh Rektor dalam dokumen Sistem Tunjangan Kinerja Sumberdaya Manusia di lingkungan UMBO. Melalui sistem tersebut, maka ketercapaian sasaran strategik merupakan kinerja yang dihasilkan setiap pegawai baik tenaga dosen maupun tenaga kependidikan. Oleh karena itu, ketercapaian sasaran strategik perlu ditentukan ukurannya dan ditentukan targetnya. Ukuran kinerja yang ditetapkan pada tahap ini merupakan key performance indicator (KPI) yang telah ditetapkan pada tahap

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 36 perencanaan strategik, sehingga sistem penggajian terkait dengan sistem penilaian kinerja dengan tujuan untuk memacu prestasi dan motivasi kerja. Tunjangan diberikan pada akhir bulan. Jumlah tunjangan kinerja tergantung pada tingkat prestasi dan pencapaian target/output yang dicapai pegawai berdasarkan hasil penilaian kinerja tahunan.

Sistem nilai dan penghargaan yang dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja yang dilakukan setiap semester dari kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi pegawai Dosen dan satu bulan sekali untuk SDM tenaga penunjang akademik. Unsur-unsur yang dinilai baik dosen dan tenaga penunjang ditentukan berdasarkan kebijakan UMBO. Evaluasi sistem ini akan dilakukan secara berkelanjutan, sebagai upaya mempertahankan mutu kinerja SDM. Nilai terbesar pemberian reward sebesar 1 kali gaji yang disesuaikan dengan kapabilitas dan kapasitas yang dimiliki UMBO. Selain itu, beberapa usaha penghargaan yang dilakukan untuk pegawai, adalah: pemberian kenaikan pangkat/golongan, kenaikan gaji berkala, tunjangan dan sumbangan, dan rekomendasi pinjaman di Bank. Upaya yang dilakukan oleh UMBO diharapkan dapat meningkatkan kinerja SDM dan mempertahankan kinerja SDM yang sudah baik untuk pencapaian target kinerja yang telah ditetapkan, baik oleh Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas, maupun oleh UMBO.

4.2.1.4. Kemampuan Keuangan

Kemampuan keuangan dalam analisis perencanaan kebutuhan program studi dapat ditunjukkan melalui proyeksi arus kas program studi Ilmu Komunikasi pada Tabel 4.3.

Tabel 4.3. Proyeksi Arus Kas Kemampuan Keuangan Program Studi Ilmu Komunikasi Proyeksi Arus Kas Kemampuan Keuangan Program Studi Ilmu Komunikasi

Uraian

Kemampuan Keuangan Melalui Metode Perhitungan Kelayakan Investasi Net Present Value

(NPV)

Internal Rate of Return (IRR)

Investasi Awal 3.000.000.000 3.000.000.000

Aliran Kas tahun ke-1 2.042.489.286 2.042.489.286 Aliran Kas tahun ke-2 889.488.536 889.488.536 Aliran Kas tahun ke-3 123.857.941 123.857.941 Aliran Kas tahun ke-4 432.856.209 432.856.209 Aliran Kas tahun ke-5 1.123.673.445 1.123.673.445

Tingkat Suku Bunga (rate) 18% 18%

Hasil Perhitungan 159.554.144 21%

Kesimpulan: Investasi Layak Investasi layak

Berdasarkan Tabel 4.3. dapat dijelaskan, bahwa kemampuan keuangan investasi pembukaan program studi baru untuk jenjang Strata-1 (S1) Program Studi Ilmu Komunikasi dapat dinyatakan layak.

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 37 4.3. Tenaga Kependidikan

Data tenaga kependidikan yang ada di program studi ilmu komunikasi melayani mahasiswa dengan mengikuti format tabel berikut :

Ketersediaan jumlah dan kualifikasi tenaga kependidikan ditinjau dari kompetensinya, meliputi nama, kualifikasi akademik, tanggal lahir, dan bidang keahlian. Tenaga Kependidikan Program Studi (Strata-1) Ilmu Komunikasi UMBO, seperti ditunjukkan pada Tabel 4.4.

Tabel 4.4. Tenaga Kependidikan Program Studi (Strata-1) Ilmu Komunikasi UMBO

No. Jenis Tenaga Kependidikan

Nama Unit/ Laboratorium

Jumlah Tenaga Kependidikan Dengan Pendidikan Tertinggi S-3 S-2 Profesi S-1 D-4 D-3 D-2 D-1 SMA / SMK (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) 1 Tenaga Perpustakaan Putri Mardiatul Husna F.A. 0 0 0 1 0 0 0 0 2 Laboran Asep Saepulrahman 0 0 1 0 0 0 0 0 0 3 Analis - 0 0 0 0 0 0 0 0 0

4 Teknisi Ibnu Syifa 0 0 0 0 0 1 0 0 0

5 Operator & Programer Rizki Frasetta 0 0 0 0 0 1 0 0 0 6 Tenaga Administrasi / Arsiparis Harjo Suprasojo 0 0 0 0 0 1 0 0 0 Total 0 0 1 1 0 3 0 0 0

Catatan : 1.Tenaga kependidikan memiliki kualifikasi minimal berijazah D3, berusia maksimum 58 tahun, dan bekerja penuh waktu 40 (empat puluh) jam/minggu, 2. Harap dirinci berdasarkan unit kerja / laboratorium (misalnya Perpustakaan Pusat, Laboratorium Mikrobiologi). 3. S-3 = doktor, S-2 = magister, S-1 = sarjana, D-4 = diploma empat, D-3 = diploma tiga, dan D-2 = diploma dua, D-1 = diploma satu

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 38 KRITERIA 5. PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK

5.1.Kurikulum

Kurikulum pendidikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi, bahan kajian, maupun bahan pelajaran serta cara penyampaiannya, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi. Kurikulum harus memuat capaian pembelajaran mengacu pada deskripsi level 6 (enam). Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) sesuai Perpres Nomor 8 Tahun 2012 dan Permendikbud No. 49 tahun 2014 tentang SN-Dikti, yang terstruktur untuk tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visi keilmuan program studi.

Kurikulum memuat mata kuliah/modul/blok yang mendukung pencapaian kompetensi lulusan dan memberikan keleluasaan pada mahasiswa untuk memperluas wawasan dan memperdalam keahlian sesuai dengan minatnya, serta dilengkapi dengan deskripsi mata kuliah/modul/blok, silabus, rencana pembelajaran dan evaluasi. Kurikulum harus dirancang berdasarkan relevansinya dengan tujuan, cakupan dan kedalaman materi, pengorganisasian yang mendorong terbentuknya hard skills dan keterampilan kepribadian dan perilaku (soft skills) yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi.

5.1.1. Profil Lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi yang Berupa Profesi Atau Jenis Pekerjaan atau Bentuk Kerja Lainnya Berdasarkan Studi Keterlacakan Lulusan dari Program Studi Sejenis Tingkat Lokal, Nasional, Regional ASEAN, dan/atau Internasional.

5.1.1. Profil Lulusan

Profil lulusan program studi ilmu komunikasi yang berupa profesi atau jenis pekerjaan atau bentuk kerja lainnya berdasarkan studi keterlacakan lulusan dan program studi sejenis tingkat lokal, nasional, regional ASEAN dan/atau internasional.

Program Studi Ilmu Komunikasi UMBO bertujuan menghasilkan sarjana ilmu komunikasi yang mempunyai jiwa digital technopreneurship yang memahami teknologi di bidang komunikasi dalam menghadapi era pasar bebas di tahun 2015 mendatang. Dengan era pasar bebas ini dapat dijadikan momentum untuk kota Bogor sebagai kota penyangga ibu kota maka perlu dipersiapkan sumber daya manusianya (SDM) terlebih dahulu yang kompetitif di bidang ilmu komunikasi dan informasi.

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 39

Oleh karena itu bidang ilmu komunikasi mengarahkan pengajarannya kepada kepada pembentukan sarjana yang mampu mengaplikasikan, memahami, ahli, dan terampil dalam komunikasi timbal balik antara lembaga dengan publik agar tercipta kerjasama yang baik dan kepuasan bersama serta dibekali keterampilan dan keahlian dalam memanfaatkan teknologi untuk berinteraksi dengan pihak yang bersangkutan yang memerlukan teknologi, mampu berwirausaha di bidang industri kreatif bidang kecil dan menengah (UKM), bisnis komunikasi dan media. Untuk menjalankan kegiatan pembelajaran tersebut, lulusan dibekali keahlian (skill), pengetahuan (knowledge), dan kemampuan (ability). Adapun profil lulusan ilmu komunikasi di sajikan pada Tabel 5.1. sebagai berikut :

Tabel 5.1. Profil dan Deskripsi Lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi No

Profil Lulusan Deskripsi Lulusan Konsentrasi

Humas

Konsentrasi

Jurnalistik Konsentrasi Humas

Konsentrasi Jurnalistik 1 PR perusahaan swasta/pem erintah/orga nisasi non-profit (LSM) Jurnalis (surat kabar, elektronik, internet)/jurn alis foto PR yang sebagai penghubung lembaga/media massa dan masyarakat atau sebagai mediator yang proaktif dalam

menjembatani kepentingan

instansi/swasta/organisasi non profit; memonitor pemberitaan, pranata humas

Jurnalis yang

melaporkan informasi melalui media massa dan bertanggung jawab terhadap hasil informasi yang diperoleh di lapangan.

2 Marketing PR (MPR)

Penulis/editor MPR yang melakukan promosi,

merencananakan, pengevaluasi program terhadap pembelian dan kepuasan konsumen, penjaga citra perusahaan

Penulis/editor yang bertugas mengedit naskah berita/tulisan di media massa. 3 PR Event Organizer

Fotografer Pengelola kegiatan internal perusahaan (peluncuran produk) kepada konsumen melalui media massa. Fotografer yang bertugas mengambil foto peristiwa,momen, 4 Public Speaker - Protokoler kehumasan -

5 Konsultan Komunikasi Pendidik atau penyuluh dalam melatih UKM untuk melek teknologi, strategi pasar,

mengkomunikasikan serta memformulasikan komunikasi dengan cara tertentu agar sampai tujuan yang diharapkan.

6 Peneliti Berperan dalam penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan di bidang ilmu komunikasi

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 40

Analisis profil lulusan program studi ilmu komunikasi Universitas Muhammadiyah Bogor sesuai dengan tujuan pendidikan nasional yakni mendidik mahasiswa untuk mengembangkan potensi peserta didik (mahasiswa/i) agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warganegara yang demokratis serta bertanggungjawab terhadap gelar yang akan disandang. Kepentingan pengembangan keilmuan profil lulusan konsentrasi humas dan jurnalistik yakni pengembangan kurikulum yang tentunya difokuskan pada pengembangan keilmuan bidang komunikasi pemasaran yang berdasarkan profil lulusan humas serta komunikasi media massa yang berdasarkan pada profil lulusan jurnalistik. Dimana para lulusan ilmu komunikasi UMBO diharapkan mampu mengatasi serangkaian tujuan dan sasaran, strategi bauran pemasaran, mengaplikasikan kajian-kajian ilmu komunikasi dalam bekerja maupun berwirausaha.

Profil lulusan marketing PR, PR event organizer, peneliti, public speaker, jurnalis, penulis/editor, fotografer yang diberikan materi perkuliahan mengenai ilmu komunikasi pemasaran, teknik berkomunikasi yang baik, teori-teori fotografer, teori komunikasi, dan sebagainya. Tujuannya adalah untuk pengembangan ilmu yang telah ada serta memberikan pengetahuan agar para lulusan mempunyai bekal dalam memasuki dunia kerja. Pengembangan khusus atau soft skills bagi profil lulusan sangat diperlukan dalam kurikulum. Hal ini jelas tercantum dalam Kepmendiknas No.45/U/2002 telah merancang peta jalan yang sangat jelas menuntut perubahan arah pendidikan tinggi salah satunya untuk menghasilkan lulusan yang dapat bersaing dalam dunia global. Sehingga kurikulum yang dikonsepkan lebih didasarkan pada rumusan kompetensi yang harus dcapai/dimiliki oleh lulusan perguruan tinggi yang sesuai atau mendekati kompetensi yang dibutuhkan oleh masyarakat pemangku kepentingan/stakeholders (competence based curriculum) (Dirjen Dikti,2008). Dengan demikian, sangat jelas terlihat bahwa pengembangan soft skills bagi seluruh mahasiswa baik intra- dan interpersonal skill d dalam pembelajarannya di perguruan tinggi menjadi sangat diperlukan agar setelah lulus dapat berkehidupan dengan baik dalam masyarakat dan dapat menghadapi tantang dunia kerja global.

Kemampuan khusus yang dimiliki profil lulusan prodi ilmu komunikasi adalah mampu menggunakan teknik-teknik atau skill ilmu komunikasi pemasaran, komunikasi, foto sehingga dapat membuat suatu produk yang menerapkan teknologi ke dalam bisnis yang berlandaskan nilai-nilai spiritual serta lulusan yang siap pakai profesional ataupun yang mampu berkarya dengan kemampuan khusus yang dimiliki yang dapat menciptakan lapangan kerja.

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 41 5.1.2. Capaian Pembelajaran

Mekanisme penyusunan capaian pembelajaran program studi aesuai dengan level 6 (enam) KKNI dan SN-Dikti beserta pihak-pihak yang terlibat. Lengkapi penjelasan dengan hasil studi banding dan studi pelacakan (jika ada).

5.1.2.1. Capaian Mekanisme Pembelajaran

Sesuai dengan keahlian level 6 (enam) KKNI dan SN-Dikti program studi ilmu komunikasi dapat dilihat pada Tabel 5.2. sebagai berikut :

Tabel 5.2. Capaian Mekanisme Pembelajaran Hubungan Masyarakat dan Jurnalistik Jenis Mekanisme Capaian Pembelajaran Hubungan Masyarakat

Sesuai Keahlian Level 6 (Enam) KKNI dan SN-Dikti SIKAP

a. Pribadi yang beriman dan bertakwa kepada tuhan YME dengan mencerminkan sikap yang religius.

b. Menjunjung tinggi nilai Human relations seperti rasa kemanusiaan yang berlandaskan pada agama, moral dan etika.

c. Menyeimbangkan antara etika akademik dengan nilai dan norma-norma yang berlaku.

d. Memegang teguh rasa nasionalisme, kebhinekatunggalikaan dengan berperan sebagai WNI yang memiliki tanggung jawab tinggi, rasa bangga dan cinta pada tanah air Indonesia.

e. Disiplin dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara dengan mengikuti aturan dan azas-azas hukum yang ditetapkan.

f. Komitmen, tanggung jawab dan mandiri pada perkerjaan atau keahlian yang dijalankan.

PENGUASAAN PENGETAHUAN

a. Menguasai dasar-dasar komunikasi human relations, konsep pencitraan, persuasi, komunikasi publik, komunikasi massa dan opini publik.

b. Menguasai pengetahuan akan positioning humas dalam berbagai ranah baik dalam sebuah organisasi pemerintah, swasta atau swadaya masyarakat.

c. Menguasai akan strategi dalam meningkatkan nilai-nilai kemanusiaan, bagaimana membangun dan melestarikan good relations.

d. Menguasai pengetahuan teknik komunikasi menggunakan teknologi (media baru)

e. Menguasai dan memahami akan masalah/issue terkait ekopolteksos yang berkembang di masyarakat.

KETERAMPILAN KHUSUS

a. Mampu menjalankan program kegiatan humas seperti mendesain, mengevaluasi dan menganalisis setiap event yang dilakukan. b. Mampu mengelola komunikasi dengan menggunakan media dan

program kehumasan organisasi baik secara internal/eksternal. c. Mampu mempersuasi dan memberikan citra positif publik terhadap

suatu individu/organisasi dalam bentuk opini publik.

d. Mampu menganalisis, mengidentifikasi kasus isu-isu yang berkembang secara komunikatif dan strategis serta menghasilkan solusi alternatif yang baik sesuai dengan bidang kehumasan.

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 42 Jenis Mekanisme Capaian Pembelajaran Hubungan Masyarakat

Sesuai Keahlian Level 6 (Enam) KKNI dan SN-Dikti KETERAMPILAN

UMUM

a. Mengembangkan kreatifitas dan inovatif dalam pengembangan/implementasi ilmu pengetahuan dengan kemajuan teknologi disesuaikan dengan bidang kajian.

b. Menganalisis/mengkaji pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, seni berdasarkan atas kaidah/tata cara etika

Dalam dokumen Usulan Prodi Ilmu Komunikasi Umbo (Halaman 29-74)

Dokumen terkait