• Tidak ada hasil yang ditemukan

Usulan Prodi Ilmu Komunikasi Umbo

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Usulan Prodi Ilmu Komunikasi Umbo"

Copied!
115
0
0

Teks penuh

(1)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 1 IDENTITAS PROGRAM STUDI YANG DIUSULKAN

Program Studi (PS) : Ilmu Komunikasi

Nomenklatur : 610-01

Jurusan/ Departemen : Ilmu Komunikasi

Fakultas : Ekonomi dan Sosial (FESOS) Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Bogor Status Perguruan Tinggi : Perguruan Tinggi Baru

Alamat PS : Jalan Merdeka Nomor 118 Kota Bogor 16114 No. Telepon Unit Pengelola PS : 0251 – 8330104

No. Faksimili Unit Pengelola PS : -

Homepage dan e-mail Unit Pengelola PS : www.umbo.or.id dan

(2)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 2 IDENTITAS PENGISI USULAN PROGRAM STUDI BARU

Nama : Dr. Drs. Abu Iskandar, M.Si.

Tanggal Pengisian :

Tanda Tangan :

Nama : Drs. H. Moh. Luthfie, M.Si

Tanggal Pengisian :

Tanda Tangan :

Nama : Adliansyah Boer, S.E., M.M.

Tanggal Pengisian :

Tanda Tangan :

Nama : Adhi Surya Perdana, S.P., M.Sc.

Tanggal Pengisian :

(3)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 3 KRITERIA 1. VISI DAN MISI

1.1 Legalitas

Program studi ilmu komunikasi diusulkan oleh Badan Penyelenggara sebagai pengusul yang memiliki status sebagai badan hukum.

Dokumen-dokumen pendirian badan hukum pengusul. Lampirkan dokumen-dokumen tersebut.

Pengisian instrumen ini merupakan pengusulan pembukaan program studi baru pada UMBO, yang secara kelembagaan merupakan Perguruan Tinggi baru yang sedang diusulkan perijinannya kepada Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dengan mengacu kepada UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU No 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Perpres No 8 tahun 2012 tentang KKNI, PP No 4 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi, Permendiknas No 73 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan KKNI di PT, Permindiknas No 84 tahun 2013 tentang Pengangkatan Dosen Tetap, Permendiknas No 49 tahun 2014 tentang SN Dikti, Permendiknas No 95 tahun 2014 tentang pendirian, perubahan bentuk Perguruan Tinggi, Permendikbud Nomor. 095 Tahun 2014 tentang Pendirian, Perubahan, dan Pembubaran Perguruan Tinggi Negeri serta Pendirian, Perubahan, dan Pencabutan Izin Perguruan Tinggi Swasta serta mengacu pada Prosedur Pendirian Perguruan Tinggi Swasta dan Penyelenggaraaan Program Studi Perguruan Tinggi Swasta tahun 2015 yang dikeluaran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

(4)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 4 1.2 Kemanfaatan Program Studi

1.2.1 Manfaat Program Studi Ilmu Komunikasi Terhadap Institusi, Masyarakat, Serta Bangsa dan Negara Indonesia

INSTITUSI: Dapat memberikan kontribusi bagi kebutuhan universitas dengan mengembangkan lulusan bidang ilmu komunikasi sebagai digital technopreneur yang paham akan teknologi informasi dan komunikasi dalam pengembangan dakwah Muhammadiyah Amar Ma’aruf Nahi Munkar sehingga pengelolaan informasi di kawasan UMBO akan lebih terkoordinasi dengan baik baik untuk kalangan internal/eksternal kampus.

MASYARAKAT: Sebagai program studi yang menghasilkan tenaga ahli dalam bidang ilmu komunikasi secara tidak langsung dapat memberikan nilai guna bagi masyarakat, yakni peran profesi humas sebagai mediator antara lembaga/institusi pemerintah kepada masyarakat, peran jurnalis dalam menyebarkan informasi dalam produksi beritanya, peran penyiar dalam membawakan berita kepada khalayak sasaran dan peran ahli komunikasi digital dalam perkembangan teknologi informasi. Hal tersebut akan bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kecerdasan masyarakat dalam menghadapi era global persaingan bebas.

Berdasarkan legalitas tersebut maka ada Sembilan rancangan akademik yang akan dilakukan oleh Program Studi Hukum Universitas Muhammadiyah Bogor sesuai BAN PTadalah sebagai berikut:

1. Rancangan Standar Visi dan Misi 2. Rancangan Standar Tata Kelola

3. Rancangan Standar Mahasiswa dan Lulusan 4. Rancangan Standar Sumber Daya Manusia

5. Rancangan Standar Pembelajaran dan Suasana Akademik 6. Rancangan Standar Penelitian

7. Rancangan Standar Pengabdian kepada Masyarakat 8. Rancangan Standar Prasarana dan Sarana

(5)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 5 BANGSA: Era globalisasi dan mengacu pada pasar bebas Asia Tenggara atau yang dikenal dengan istilah Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan dihadapi Indonesia pada 2015 mendatang, merupakan suatu tantangan bagi PS Ilmu Komunikasi dalam meningkatkan SDM yang lebih baik terutama untuk memaksimalkan skills. Lulusan prodi Ilmu Komunikasi akan sangat dibutuhkan dalam menghadapi MEA, karena mampu memanage informasi dan komunikasi dengan baik, memediasi, menganalisis akan kondisi perusahaan, dan membina hubungan dengan media massa. Dengan tolak ukur tersebut, kebutuhan lulusan ilmu komunikasi untuk kemajuan industri-industri/perusahan besar yang turut memberikan kontribusi ekonomi pada kemajuan bangsa akan sangat dicari.

(6)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 6 1.2.2. Kemampuan dan Potensi Institusi Dalam Mengelola Program Studi

Beberapa kemampuan dan potensi Universitas Muhammadiyah dalam mengelola program studi Ilmu Komunikasi sebagai berikut :

a) Muhammadiyah adalah organisasi sosial keagamaan yang sudah besar dan bergerak di bidang pendidikan, kesehatan, amal usaha, dan lain-lain.

b) UMBO (UMBO) akan mengangkat SDM Dosen Tetap 6 orang (sesuai dengan ketentuan minimal PS) untuk tahap pertama pendirian sebagai tenaga inti dan secara bertahap menambah jumlah dosen tetap seiring perkembangan jumlah mahasiswa sesuai standar rasio dosen dan mahasiswa serta mengangkat Dosen Luar Biasa yang kompeten (sesuai kebutuhan proses pembelajaran di seluruh semester) dalam jumlah yang cukup sehingga dalam waktu tidak lama akan mencapai Tingkat Akreditasi Prodi B atau A.

c) UMBO akan menggunakan proses cara belajar Student Center Learning (SCL) untuk menumbuhkan keterampilan belajar (learning skill), berpikir kritis (critical thinking), berpikir kreatif (creative thinking), berpikir ilmiah (scientific thinking), leadership, dan keperdulian pada kebutuhan masyarakat umum. Selain belajar di kampus , UMBO akan mengundang para pakar Ilmu Komunikasi, praktisi digital dan entepreuner sukses yang terkait dengan PS sebagai dosen tamu .

d) UMBO juga akan akan mengangkat Tenaga pendukung (Pustakawan, Laboran, Analis, Teknisi, Operator, Programmer dan Tenaga Administrasi) yang bermutu (qualified) dalam jumlah yang cukup sehingga proses pembelajaran berjalan efektif, efisien, dan kompetitif.

e) UMBO akan membangun perpustakaan yang berisi buku dan jurnal dalam bentuk konvensional maupun elektronik (e-book, e-jurnal) dalam jumlah memadai.

f) UMBO akan membangun kampus di atas lahan seluas 1 ha untuk bangunan ruang untuk kelas, laboratorium, workshop, asrama mahasiswa serta pengembangan unit bisnis di setiap Prodi.

g) Organisasi dan tata kelola UMBO dilaksanakan sesuai Peraturan Pemerintah, Statuta, peraturan pendukung lainnya, serta menerapkan ISO 9001:2008 sebagai sistem manajemen mutu.

h) UMBO akan menerapkan SIM berbasis teknologi informasi di seluruh aspek kegiatan universitas yang mencakup akademik dan keuangan guna memudahkan melakukan kontrol dan pengambilan tindakan cepat untuk mengatasi masalah.

(7)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 7 1.3. Keunggulan Aspek Spesifikasi Program Studi yang Diusulkan

1.3.1. Keunggulan dan Posisi Program Studi yang Diusulkan dalam Bidang Ilmu

1.3.2. Hubungan Program Studi Ilmu Komunikasi yang Diusulkan Dengan Program Studi Lain Pada Institusi Pengusul Ditinjau dari Aspek Kurikulum

Dengan melihat komposisi bidang kajian dari program studi pendidikan pembanding yakni Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, Prodi Komunikasi UGM, Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga, dan Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya, Universitas Pakuan Bogor, Universitas Juanda dan UIKA Bogor. Keunggulan dari prodi Ilmu Komunikasi ini terletak pada bidang komunikasi pemasaran, strategi media, periklanan, komunikasi perusahaan, kewirausahaan serta bidang kajian ilmu komunikasi yang mendukung terciptanya lulusan berjiwa digitaltechnopreneur. Bidang ilmu komunikasi tersebut memiliki tujuan kepada mahasiswa UMBO yang nantinya akan diajarkan beberapa mata kuliah yang mengembangkan keterampilan serta keahlian di bidang komunikasi.

Karakteristik program studi ilmu komunikasi yang akan dimiliki antaranya:

a) Meningkatkan keunggulan yang kompetitif dalam ilmu komunikasi dengan konsentrasi jurnalistik dan humas yang tidak terlepas dari sains dan teknologi untuk mengembangkan sumber daya manusia;

b) Mengembangkan nilai-nilai komunikasi dilihat dari konteks sosial budaya dan ekonomi berdasarkan nilai-nilai islami yang berguna bagi masyarakat dan bangsa; c) Memadukan ilmu pengetahuan (komunikasi) dan teknologi; dan

d) Mengembangkan seni budaya dan ekonomi yang merujuk pada perilaku uswah hasanah (teladan yang baik)

(8)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 8 Tabel 1.1. Hubungan Program Studi Ilmu komunikasi dengan Program Studi lain

No .

Program Studi Rumpun

Ilmu Kurikulum

Nama Kode

1 Kimia 61-401 Alam 80% Beda

2 Biologi 61-403 Alam 80% Beda

3 Fisika 61-404 Alam 80% Beda

4 Informatika 61-501 Format 80% Beda

5 Teknologi Industri Pertanian 61-601-07-03-01 Terapan 80% Beda

6 Manajemen 61-603-02 Terapan 80% Beda

7 Pendidikan Olahraga 61-604-03-14 Terapan 90% Beda 8 Pendidikan Biologi 61-604-03-20-01-01 Terapan 90% Beda 9 Teknik Elektro 61-605-07 Terapan 70% Beda 10 Teknik Lingkungan 61-605-11 Terapan 90% Beda 11 Teknik Industri 61-605-13 Terapan 90% Beda

12 Hukum 61-611 Terapan 90% Beda

Prodi Ilmu Komunikasi dengan prodi lain tidak memiliki kesamaan baik itu dalam mata kuliah peminatan dan praktiknya. Adapun yang memiliki kesamaan hanya terletak pada mata kuliah wajib nasional Agama, Bahasa Indonesia, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Bahasa Inggris, Kewirausahaan serta mata kuliah khusus yang menjadi ciri dari UMBO adalah Al Islam Ke-muhammadiyah-an yang diajarkan pada semester awal.

Bobot SKS pada kurikulum Ilmu Komunikasi selain teoritis, mahasiswa diperkaya dalam praktik. Secara keseluruhan jumlah SKS dalam kurikulum Program Studi Ilmu Komunikasi UMBO (UMBO) mengacu kepada Kepmendiknas Nomor 232/U/2000 tentang pedoman penyusunan kurikulum pendidikan tinggi dan penilaian hasil belajar mahasiswa. Dengan jumlah maksimal SKS sebesar 160 SKS dan sekurang-kurangnya 144 SKS.

(9)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 9 1.4. Visi Keilmuan, Misi, Tujuan, dan Sasaran (VMTS) serta Strategi Pencapaian

Sasaran Program Studi Ilmu Komunikasi

1.4.1. Proses Penyusunan VMTS (Pengembangan Bidang Ilmu Dan Bidang Kajian Dalam 10 Tahun Yang Akan Datang) dan Strategi Pencapaian Sasaran Program Studi yang Diusulkan Berikut Pihak-Pihak yang Terlibat.

Visi Keilmuan, Misi, Tujuan, Sasaran, dan Strategi Pencapaian (VMTS) Visi Keilmuan Program Studi Ilmu Komunikasi

Proses penyusunan Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Strategi Pencapaian Sasaran ini dimulai dari masalah-masalah teknologi informasi pada bidang ilmu komunikasi yang terjadi di masyarakat baik semakin tumbuh dan berkembangnya teknologi dan ilmu komunikasi nasional, adanya variasi ilmu komunikasi yang belum di pahami dan dikuasai secara benar, semakin bebasnya informasi yang berasal dari televise, internet maupun radio yang kadang-kadang bersifat ambifalens pada kehidupan sosial kemasyarakatan. Faktor-faktor inilah yang menyebabkan Prodi Ilmu Komunikasi untuk memformulasikan Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Strategi Pencapaian Sasaran yang representatif atau paling tidak mencari solusi yang tepat untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.Pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Strategi Pencapai Sasaran adalah Praktisi Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Komunikasi, Media Komunikas maupun Manajemen Komunikasi sebaga tenaga pengajar dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bogor dengan lulusan S2 pada perguruan tinggi ternama di Indonesia.

(10)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 10 Misi

Tujuan

Misi Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadyah Bogor yakni :

a) Menyelenggarakan sistem pengelolaan program studi yang baik (good governance) untuk mengembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam bidang komunikasi yang mampu membekali mahasiswa untuk berbisnis dan berkompetensi secara global yang dilandasi oleh nilai-nilai Al-Islam dan Ke-muhammadiyah-an; b) Melaksanakan kegiatan penelitian dalam rangka meningkatkan ilmu komunikasi

secara berkesinambungan dengan mengikuti perkembangan ilmu;

c) Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pengaplikasian ilmu untuk kepentingan peningkatan kualitas hidup atau tujuan-tujuan program studi yang lebih luas dalam rangka ikut memecahkan persoalan dunia maupun nasional, terutama dalam bidang Ilmu Komunikasi;

d) Melaksanakan kerjasama dengan instansi dalam negeri dan luar negeri guna meningkatkan kualitas lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi UMBO; dan

e) Melaksanakan pencapaian visi, misi dan Renstra UMBO dalam sinergisitas antara UMBO, Pemerintah, dan dunia usaha yang tujuannya mengembangkan rasa kepedulian terhadap sesama individu maupun masyarakat di sekitar.

Tujuan pendidikan Program Studi di Ilmu Komunikasi UMBO adalah:

a) Terwujudnya sistem pengelolaan program studi yang baik (good governance) untuk mengembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang mampu membekali mahasiswa untuk berkompetensi secara global yang dilandasi oleh nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhamadiyahan;

b) Terlaksananya kegiatan pengembangan ilmu komunikasi dalam memanfaatkan teknologi komunikasii untuk berkompetensi dalam bidang kehumasan (public relation), penyiaran (broadcasting), jurnalistik (jurnalis), komunikasi pemasaran (marketing communication), komunikasi politik, editor, fotografer, public speaking, protokoler; c) Terlaksananya kegiatan penelitian dalam rangka meningkatkan ilmu komunikasi

(11)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 11 1.4.2. Kejelasan dan Kerealistikan VMTS dan Strategi Pencapaian Sasaran Program

Studi Ilmu Komunikasi Mencakup Aspek Tridharma Perguruan Tinggi

Untuk Pengusulan Program Studi Baru Pada Perguruan Tinggi Lama. Lampirkan Renstra Mengenai Rancangan Program Studi.

d) Terwujudnya kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pengaplikasian ilmu untuk kepentingan peningkatan kualitas hidup atau tujuan-tujuan program studi yang lebih luas dalam rangka ikut memecahkan persoalan dunia maupun nasional, terutama dalam bidang Ilmu Komunikasi;

e) Terwujudnya kerjasama dengan instansi dalam negeri dan luar negeri guna meningkatkan kualitas lulusan program studi ilmu komunikasi UMBO.

f) Terwujudnya pencapaian visi, misi dan Renstra UMBO dalam sinergisitas antara UMBO, Pemerintah, dan dunia usaha yang tujuannya mengembangkan rasa kepedulian terhadap sesama individu maupun masyarakat sekitar.

Kejelasan dan kerealistikan VMTS dan strategi pencapaian sasaran program studi ilmu komunikasi yang menjalankan aspek Tridharma perguruan tinggi meliputi :

a) Meningkatkan kompetensi dosen dengan cara berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang terkait dalam bidang ilmu komunikasi;

b) Menghadirkan dosen ahli ilmu komunikasi yang memiliki banyak pengalaman untuk mendapatkan tambahan pengetahuan/materi untuk dosen komunikasi UMBO;

c) Mengembangkan penelitian dosen dalam bidang ilmu komunikasi untuk dipublikasikan di tingkat nasional maupun internasional;

d) Mengembangkan bahan ajar dari hasil penelitian dosen dalam bidang ilmu komunikasi teoritis maupun terapan.

e) Menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung pembelajaran berbasis teknologi terkini serta mengoptimalkan pelayanan kepada mahasiswa melalui metode pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan kualitas lulusan.

f) Mengirimkan tugas belajar dosen ke jenjang S2 minimal 2 orang per tahun dan tenaga kependidikan minimal 1 orang per tahun ke jenjang S1.

(12)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 12 1.4.3. Tahapan-Tahapan Strategi Pencapaian Sasaran

Disertai dengan Capaian yang Terukur. Lampirkan Dokumen Pendukung

h) Menghasilkan lulusan mahasiswa program studi ilmu komunikasi yang berjiwa digital enterpreneur yang berakhlakul karimah.

i) Menyelenggarakan kegiatan magang/kerja paraktek bagi mahasiswa dalam bidang komunikasi untuk membantu penyelesaian tugas akhir/skripsi.

Kegiatan dan indikasi untuk strategi pencapaian tujuan Program Studi Ilmu Komunikasi, seperti ditunjukkan pada Tabel 1.2.

Tabel 1.2: Kegiatan dan Indikasi Strategi Pencapaian Tujuan Program Studi Ilmu Komunikasi

No. Kegiatan Indikasi

(1) (2) (3)

1 Penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran berbasis mutu ilmu komunikasi dalam lingkungan akademik yang Islami

(a) Terdapat standar mutu dan SOP (Standard Operating Procedure)

(b) Ketersediaan silabus, rencana pembelajaran

semester, handout (materi ajar), sarana laboratorium yang sesuai dengan perkembangan keilmuan

(c) Menghadirkan dosen tamu

(pakar/profesional/praktisi) untuk menambah wawasan dosen dan mahasiswa

2 Terselenggaranya proses belajar mengajar dengan pemanfaatan prasarana dan sarana

konvensional dan pemanfaatan Teknologi Informasi dan

Komunikasi (TIK, ICT)

a) Tatap muka dalam suasana akademik masyarakat ilmiah (ceramah, diskusi, dan lainnya)

b) Praktikum di laboratorium dan praktik lapangan c) Ketersediaan e-lecturing, e-library, e-journal,

e-book, dan e-learning. 3 Ketersediaan dosen dan tenaga

kependidikan yang memadai di bidang ilmu komunikasi

(a) Rasio dosen dan mahasiswa maksimal 1:30 (b) Rasio pegawai dengan mahasiswa maksimal

1:45

(c) Dosen pendidikan minimal S2 sesuai bidang ilmu

4 Terciptanya suasana kerja yang mencerminkan lingkungan kampus bernuansa islami

a) Sholat berjamaah/individu b) Pengajian rutin

c) Penceramah khusus 5 Peningkatan kualitas dan

kuantitas penyelenggara an penelitian dan pengab dian pada masyarakat di bidang ilmu komunikasi

(a) Rasio penelitian dosen

(b) Rasio penelitian dosen yang dibiayai pihak luar per tahun

(c) Rasio penelitian dosen yang dipublikasikan di jurnal penelitian

(d) Rasio pengabdian kepada masyarakat oleh dosen secara individu dan kelompok per tahun (e) Rasio pengabdian kepada masyarakat hasil

(13)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 13

(1) (2) (3)

6 Peningkatan kualitas proses belajar mengajar mengenai ilmu komunikasi

(a) Penyelenggaraan proses kegiatan belajar mengajar berdasarkan kurikulum berbasis KKNI dan perkembangan ilmu komunikasi

(b) Muatan materi mata kuliah pilihan yang

memberikan kompetensi sesuai kebutuhan pasar (c) Setiap dosen memiliki perencanaan kegiatan

akademik pada setiap awal semester

(d) Pelaksanaan evaluasi kegiatan akademik dan mutu kinerja akademik program studi ilmu komunikasi minimal setiap akhir semester (e) Pelaksanaan kurikulum yang mempunyai

relevansi dengan misi dan program studi ilmu komunikasi untuk mendukung mata kuliah keahlian dan pilihan

7 Peningkatan hubungan kerja sama dengan berbagai stakeholder

(a) Terjalin kegiatan kerja sama dengan berbagai stakeholder ilmu komunikasi dibidang

pendidikan, penelitian, maupun pengabdian masyarakat bagi dosen

(b) Terjalin kerja sama dengan beberapa Instansi Pemerintah,swasta, maupun BUMN/BUMD sebagai tempat praktik mahasiswa baik untuk riset, bakti sosial, maupun kuliah kerja lapangan

8 Peningkatan kualitas mutu pelayanan pendidikan ilmu komunikasi

(a) Tercapai kepuasan stakeholder (dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan pengguna alumni) (b) Peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap

Program Studi Ilmu Komunikasi dengan indikator peningkatan jumlah mahasiswa baru setiap tahunnya. 9 Peningkatan kualitas (mutu)

lulusan program studi ilmu komunikasi

(a) Lulusan yang mempunyai keahlian manajerial dan kewirausahaan

(b) Kemampuan Bahasa Inggris lulusan dengan indikator

TOEFL

(14)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 14 KRITERIA 2. TATA KELOLA

2.1. Sistem Tata Kelola

Sistem tata kelola berjalan secara efektif melalui mekanisme yang disepakati bersama, serta dapat memelihara dan mengakomodasi semua unsur, fungsi dan peran dalam program studi ilmu komunikasi. Tata kelola didukung dengan budaya organisasi yang dicerminkan dengan ada dan tegaknya aturan, tatacara pemilihan pimpinan, etika dosen, etika mahasiswa, etika tenaga kependidikan, sistem penghargaan dan sanksi serta pedoman dan prosedur pelayanan (administrasi, perpustakaan, laboratorium, dan studio). Sistem tata kelola (input, proses, output dan outcome serta lingkungan eksternal yang menjamin terlaksananya tata kelola yang baik) harus diformulasikan, disosialisasikan, dilaksanakan, dipantau dan dievaluasi melalui peraturan dan prosedur yang jelas.

2.1.1. Uraikan Secara Ringkas Rancangan Sistem Dan Pelaksanaan Tata Kelola di Program Studi Ilmu Komunikasi yang Diusulkan Mampu Menjamin Terwujudnya Visi Keilmuan, Terlaksananya Misi, Tercapainya Tujuan, dan Berhasilnya Strategi yang Digunakan Secara Kredibel, Tranparan, Akuntabel, Bertanggung Jawab dan Adil. Jelaskan Bahwa Program Studi yang Diusulkan Dikelola Oleh Unit Pengelola Program Studi yang Disusun dan Ditetapkan Oleh Badan Penyelenggara.

(15)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 15 Untuk itu perlu ada legalitas kedudukan Ketua Program Studi. Dengan demikian maka perlu diadakan pemilihan Ketua Program Studi oleh dosen-dosen Program Studi yang bersangkutan. Setelah pemilihan, suara pemenang, Ketua Program Studi yang bersangkutan memilih Sekretaris Program Studi untk diajukan kepada Rektor untuk ditetapkan SK. Kebijakan yang bersifat konsepsional di tangan Rektor, sedangkan kebijakan yang bersifat operasional di tangan Dekan. Sedangkan pelaksana akademik adalah Ketua Program Studi dan Sekretaris yang didukung dengan sarana dan prasarana belajar seperti infocus, Whiteboard, Spidol, dan lain-lain. Dengan mekanisme seperti ini diharapkan Ketua Program Studi akan melakukan tugasnya secara kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab dan adil. Organ-organ yang terlibat dalam pengusulan Program Studi ini

Dosen penasihat akademik (PA) di SK-kan oleh Dekan Fakultas yang berfungsi membimbing dan mengevaluasi mahasiswanya baik pengisian KRS, KHS, maupun progres studi mahasiswa bimbingannya, sedangkan dosen pengasuh mata kuliah bertugas menyusun silabi, SAP, RPS dan lain-lain dan diberikan kepada Ketua Program Studi untuk di dokumentasikan, sehingga memudahkan control dan evaluasi bagi Ketua Program Studi, Gugus Penjaminan Mutu di tingkat Fakultas, Gugus Kendali Mutu di tingkat Program Studi, dan Lembaga Penjaminan Mutu di tingkat Universitas.

(16)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 16

Tata pamong, kepemimpinan, dan sistem pengelolaan, yang diungkapkan di atas, perlu di awasi dan di control oleh Lembaga Penjaminan Mutu Tingkat Universitas, Gugus Penjaminan Muti Tingkat Fakultas, dan Gugus Kendali Mutu Tingkat Program Studi. Ketiga Lembaga ini secara sinergitas mengontrol dan mengawasi mutu program studi baik yang menyangkut pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun organ-organ yang terlibat dalam pengelolaan Program Studi seperti pada Tabel 2.1. sebagai berikut :

Tabel 2.1. Nama-NamaOrgan Dalam Program Studi

No Nama Organ Fungsi

1 Rektor Membuat Kebijakan Konsepsional

2 Dekan Membuat Kebijakan Operasional

3 Ketua Program Studi Pelaksana akademik proses belajar mengajar dll

4 Sekretaris Program Studi Pelaksana tata usaha atau administrasi 5 Ketua Gugus Penjaminan Mutu

Fakultas

Pengawasan Mutu dari Fakultas

6 Ketua Gugus Kendali Mutu Prodi Pengawasan Mutu dari Prodi

(17)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 17 2.1.2. Rencana Sistem Penjaminan Mutu Program Studi Ilmu Komunikasi Mencakup

Aspek Pelaksana Fungsi Penjaminan Mutu, Dokumen Mutu (Kebijakan, Manual Mutu, Baku Mutu, Dan Prosedur Mutu), dan Tim Mutu di Tingkat Institusi/Fakultas/Jurusan

2.1.2.1. Rencana Sistem Penjaminan Mutu Program Studi Ilmu Komunikasi Mencakup Aspek Pelaksana Fungsi Penjaminan Mutu

Rencana sistem penjaminan mutu program studi ilmu komunikasi terkait aspek pelaksanaan fungsi penjaminan mutu mengacu pada proses pelaksanaan catur darma pergurun tinggi adalah suatu keniscayaan dalam menghadapi kompetisi dan tuntutan pemangku kepentingan eksternal. Upaya peningkatan mutu secara terus-menerus yang akan dilakukan di perguruan tinggi diharapkan akan menumbuhkan budaya mutu sehingga akan tercapai peningkatan standar yang berkelanjutan. Perkembangan mutu yang diharapkan persyarikatan Muhammadiyah melalui BPH sebagai badan pengelola lembaga secara terus-menerus.

(18)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 18 2.1.2.2. Dokumen Mutu (Kebijakan, Manual Mutu, Baku Mutu, dan Prosedur Mutu)

Dokumen Mutu pada kebijakan unit penjamin mutu internal perguruan tinggi dalam hal ini Universitas Muhammadiyah Bogor mengacu pada permendikbud no 49 tahun 2014, yang mencakup pada standar kompetensi lulusan, standar isi pembelajaran, standar proses pembelajaran, standar penilaian pembelajaran, standar dosen dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana pembelajaran, standar pengelolaan pembelajaran, standar pembiayaan pembelajaran. Semau aspek tersebut telah dijelaskan secara rinci dalam manual book standar mutu perguruan UMBO.

Kebijakan standar mutu internal sepenuhnya mengacu pada SK Rektor / peraturan Universitas Muhammadiyah Bogor tentang penjaminan mutu pembelajaran di setiap prodi yang ada di lingkungan UMBO. Berdasarkan Sk tersebut maka rektor melalaui lembaga penjamin mutu internalnya memegang kendali penuh dalam pengawasan system pembelajaran secara keseluruhan di UMBO. Adapun secara teknis pelaksanan penjaminan mutu internal ada lembaga penjamin mutu internal UMBO.

(19)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 19 2.1.2.3. Tim Mutu di Tingkat Institusi/Fakultas/Jurusan

Tim mutu kerja dari lembaga penjamin mutu internal institusi, fakultas dan jurusan. Dimana posisi lembaga penjamin mutu ia berada di antara dekan dan rektor. Bentuk dari alur kejanya yakni melakukan pengawasan terhadap sistem kerja prodi yang ada di tiap fakultas. Sementara hubungan antara lembaga penjamin dengan rektor dan dekan sebatas koordinasi bukan garis instruktif.

Hal itu dikarenakan karena lembaga penjamin mutu pada sejatinya ia berada di luar garis kerja dekan. Lembaga penjamin mutu internal UMBO bekerja sebagai kepanjangan rektor yang berwenang untuk mengawasi sistem kerja baik itu bersifat akademik, administrasi maupun penelitian. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dari Gambar 2.1. di bawah ini :

Gambar 2.1. Tim Mutu di Tingkat Institusi/Fakultas/Jurusan

Dari bagan diatas dapat dipahami bahwa lembaga penjamin mutu ia akan melakukan koordinasi dengan dekan sebelum melakukan monitoring dan evaluasi. Setelah monitoring selesai maka laporan langsung ditembuskan kepada rektor untuk dintindak lanjuti sebagaimana kewenangan yang dimiliki oleh Rektor.

WR I

LABORAN

WAKIL DEKAN REKTOR

SEKRETARIS PRODI

PUSTAKAWAN

B.A.U DOSEN B.A.A.K DEKAN FAKULTAS

KETUA PRODI

KABAG TU WR II WR III

LP3M PENJAMINAN

(20)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 20 2.1.3. Upaya yang Akan Dilakukan Oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Untuk

Menjamin Keberlanjutan Program Studi Ilmu Komunikasi Meliputi Peningkatan Animo Calon Mahasiswa, Peningkatan Mutu Manajemen, Peningkatan Mutu Lulusan, Pelaksanaan Dan Hasil Kerjasama Kemitraan, dan Perolehan Dana Hibah Kompetitif.

Bogor sebagai kota tujuan, mempunyai beberapa kawasan andalan, diantaranya adalah: sektor agribisnis, pariwisata, industri kreatif, dan jasa yang berwawasan lingkungan dalam menghadapi persaingan global harus diletakkan di atas kekuatan sumber daya manusia (SDM) setempat dalam melaksanakan program tersebut. Tanpa adanya ketersediaan SDM yang kredibel serta kapabel, maka segala upaya tersebut jauh dari harapan yang diinginkan.

Sejumlah lembaga pendidikan dengan ragam bidang kajian tumbuh dan berkembang di daerah Bogor. Namun, sampai saat ini belum ada dari lembaga pendidikan tersebut menyelenggarakan bidang komunikasi yang berorientasi pada kewirausahaan yang bernuansa Islam. Ilmu Komunikasi merupakan jurusan favorit dengan jumlah peminat yang tinggiUpaya yang akan dilakukan oleh program studi ilmu komunikasi dalam mengakomodir keberlanjutan animo calon mahasiswa sebagai jurusan favorit SNMPTN pada tahun 2014 yang disajikan pada Tabel 2.2.

Tabel 2.2. Jurusan Favorit SNMPTN 2014

No. Jurusan Jumlah Peminat

1 Manajemen 144.374

2 Akuntansi 110.851

3 Teknik Informatika/Ilmu Komputer/Teknologi Informasi 97.775 4 Pendidikan Guru Sekolah Dasar 81.181

5 Hukum/Ilmu Hukum 70.310

6 Pendidikan Dokter 60.870

7 Psikologi/Ilmu Psikologi 59.133

8 Ilmu Komunikasi 54.743

9 Farmasi 49.598

10 Ilmu Kesehatan Masyarakat 48.162

Sumber: www.seputarkampus.com

(21)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 21 Aspek potensi media yang tersedia didaerah Bogor sangat pesat dalam perkembangannya. Media massa yang terbagi atas kategori media massa cetak seperti surat kabar, tabloid, dan majalah, serta media massa elektronik, yakni televisi dan radio; sedangkan media online terbagi atas website, blog, aplikasi media sosial, forum online, dan perangkat multimedia lainnya. Sementara, dari segi cakupan/skala, media massa yang ada di daerah Bogor sangat bervariatif, mulai dari media berskala lokal, nasional dan regional. Aspek potensi media ini pun akan sangat membutuhkan orang-orang yang profesional, kredibel, dan kompeten dalam bidang komunikasi sehingga menjadi potensi untuk pengembangan dunia usaha.

Atas dasar pertimbangan itulah, Persyarikatan Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar harus mampu mencetak kader yang tangguh sebagai insan mandiri serta berjiwa enterpreneurship, sehingga bisa mengembangkan institusi dan berperan aktif, salah satunya dalam bidang komunikasi. Harapan Program Studi Ilmu Komunikasi UMBO adalah meningkatkan pembangunan manusia yang dapat membentuk manusia yang berharga dan diakui kemanusiaannya.

Guna menghadapi persaingan dari berbagai sektor kehidupan, selaras dengan misinya, ikut mencerdaskan kehidupan bangsa, adalah langkah yang cerdas apabila di UMBO membuka Program Studi Ilmu Komunikasi dengan peminatan bidang kehumasan (public relation), penyiaran (broadcasting), jurnalistik (jurnalis) dan komunikasi pemasaran (marketing communication), untuk menghasilkan insan-insan yang berjiwa digital-enterpreneurship. Agar terlaksana dengan baik pengelolaan SDM tersebut Program Studi Ilmu Komunikasi berusaha mengenali potensi mahasiswa dengan tepat sasaran, sehingga mahasiswa bisa memaksimalkan potensi yang dimilikinya.

(22)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 22

Pelaksanaan dan hasil kerjasama kemitraan melalui dukungan kerja sama dalam pengembangan Program Studi Ilmu Komunikasi yang diusulkan. Kerja sama yang telah dibangun oleh Ilmu Komunikasi UMBO dengan instansi lain terutama dalam lingkup persyarikatan, radio komunitas, radio swasta, media massa lokal / nasional dan media televisi swasta untuk membantu pengembangan Program Studi Ilmu Komunikasi.

(23)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 23 KRITERIA 3. MAHASISWA DAN LULUSAN

3.1. Perencanaan Penerimaan Mahasiswa

Program studi ilmu komunikasi harus memiliki perencanaan yang baik tentang jumlah mahasiswa baru yang akan diterima dalam 4 (empat) tahun pertama yang menjamin keberlanjutan, terpenuhinya kualitas layanan minimum, dan ketercapaian pembelajaran (harap memperhatikan kebijakan buka/tutup program studi jika jumlah mahasiswa baru tidak cukup). Perencanaan tersebut harus didukung oleh rencana pengembangan kapasitas SDM dan sarana/prasarana dan analisis proyeksi calon mahasiswa serta target penyerapan lulusan. Dalam perencanaan ini, program studi ilmu komunikasi perlu memperhatikan keadaan atau kebutuhan di tingkat nasional, regional dan internasional.

Mekanisme rekrutmen mahasiswa baru di Program Studi Ilmu Komunikasi dalam kurun waktu 4 (empat) tahun pertama yang menjamin keberlanjutan, dilakukan berdasarkan penilaian kemampuan akademik dan non-akademik. Calon mahasiswa menulis surat permohonan kepada Dekan Fakultas Ekonomi dan Sosial untuk memperoleh berkas pendaftaran. Calon Mahasiswa mengisi semua lembar isian pendaftaran dan mengirimkannya kembali lengkap dengan transkrip SMA/SMK resmi ke Dekan Fakultas yang menaungi Prodi Ilmu Komunikasi. Calon mahasiswa dianjurkan untuk mendaftarkan diri sedini mungkin. Berkas pendaftaran paling lambat sudah diterima oleh panitia pada waktu yang telah ditentukan oleh panitia seleksi. Syarat-syarat minimum yakni memiliki Ijazah SMA/SMK/sederajatnya yang ditandasahkan oleh pendidikan nasional dan pemerintah.

Penerimaan berstatus penuh melalui tahapan-tahapan: a) cara mendaftar, b) biaya pendidikan, c) program alih tahun, dan d) administrasi akademik.

a) Cara Mendaftar

Surat permohonan untuk menjadi calon mahasiswa Program Studi SI Ilmu Komunikasi oleh pemohon sendiri dengan menyatakan program studi yang diminati. Surat lamaran untuk menjadi calon mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UMBO dalam rangkap dua dilengkapi:

1) Mengisi formulis isian Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bogor;

2) Ijasah yang telah dilegalisir dan distahkan oleh ketentuan yang berlaku; 3) Surat keterangan kesehatan;

(24)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 24 5) Surat ijin persetujuan dari atasan bagi pelamar yang bekerja;

6) Bukti pembayaran resi wesel pos dan seleksi masuk; dan 7) Pas foto berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak dua lembar. b) Biaya Pendidikan

Diharapkan agar calon mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bogor diwajibkan membayar biaya pendidikan per semester dan dapat berubah setiap tahun sesuai keputusan Rektor UMBO dan dapat ditanyakan kepada Tata Usaha prodi Ilmu Komunikasi UMBO.

c) Program Alih Tahun

Program Studi Ilmu Komunikasi UMBO juga menyediakan seperangkat mata kuliah dalam program alih tahun. Dalam program ini terdapat kuliah-kuliah yang diperuntukan bagi calon mahasiswa. Program alih tahun berisikan serangkaian kuliah yang diberikan secara intensif selama 5 minggu. Bagi calon-calon mahasiswa, mata kuliah yang diberikan bersifat kuliah-kuliah penyesuaian (matrikulasi) tanpa diberikan kredit (non-sks). Keterangan yang terperinci mengenai cara pendaftaran, biaya pendidikan dan laboratorium mata kuliah dapat dibaca dalam lembaran promosi program alih tahun.

d) Administrasi Akademik

Tahapan pada administrasi akademik, yaitu: 1) pendaftaran ulang (herregistrasi), 2) pembuatan kartu mahasiswa, dan 3) pembuatan kartu anggota perpustakaan.

1) Pendaftaran Ulang

Semua mahasiswa baru diwajibkan mendaftarkan diri ke Sub-bagian Akademik Program Studi Ilmu Komunikasi UMBO selambat-lambatnya sebagaimana tanggal yang telah ditentukan dan membayar biaya pendaftaran. Setiap semester, semua mahasiswa Program Studi SI Ilmu Komunikasi diwajibkan mendaftar ulang di Sub-bagian Akademik dengan membayar uang pendaftaran paling lambat 1 minggu sejak semester baru berjalan. Pendaftaran lewat batas waktu dikenai denda. Bagi yang tidak memenuhi kewajiban tersebut, namanya tidak akan tercantum dalam daftar resmi mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, dan tidak berhak menerima pelayanan akademik. Untuk kondisi dimana dalam 2 semester berturut-turut tidak mendaftar ulang, yang bersangkutan dinyatakan mengundurkan diri.

(25)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 25

3.1.1. Rencana Jumlah Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Bogor yang Akan Diterima Dalam 4 (Empat) Tahun Pertama Dimulai Dari Tahun

FRS dan kartu kuliah diisi oleh mahasiswa saat berkonsultasi dengan Ketua Program Studi/Dosen Pembimbing Akademik dan diserahkan kembali ke Sub-bagian Akademik Program Studi Ilmu Komunikasi selambat-lambatnya 2 minggu sejak semester baru berjalan.

2) Kartu Mahasiswa

Setiap mahasiswa Program Studi SI Ilmu Komunikasi diwajibkan memiliki kartu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bogor. Pendaftaran untuk pembuatan kartu mahasiswa dilakukan di Biro BAAK UMBO dengan mengganti biaya yang besarnya ditentukan pada setiap awal tahun akademik

3) Pembuatan kartu anggota perpustakaan

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi dapat menjadi anggota perpustakaan dengan cara pendaftaran diri di Perpustakaan Pusat.

Rencana Jumlah mahasiswa baru pada empat tahun pertama Program Studi Ilmu Komunikasi dimulai 2016/2017 sampai dengan 2019/2020. Jumlah mahasiswa baru yang dijanjikan untuk diterima dalam empat tahun pertama, seperti ditunjukkan pada Tabel 3.1. Tabel 3.1. Jumlah Mahasiswa Baru Ilmu Komunikasi Yang Dijanjikan Untuk Diterima Dalam

Empat Tahun Pertama

Tahun

(26)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 26 3.2. Proyeksi Calon Mahasiswa

Asumsi proyeksi calon mahasiswa didasarkan pada sumber peserta didik, jumlah daya tampung program studi ilmu komunikasi dan informasi peminatan. Lengkapi penjelasan tersebut dengan data dan analisis tingkat lokal dan nasional.

Sumber peserta didik Program Studi Ilmu Komunikasi UMBO adalah:

a) Sekolah-sekolah setingkat SMA Muhammadiyah yang dilakukan berdasarkan tujuan persyarikatan Muhammadiyah dari seluruh Indonesia;

b) Mahasiswa reguler, bersumber dari para lulusan SMA, MA, SMK di sekitar penyangga Kota Bogor (Kabupaten Bogor, Depok, Cianjur, dan Sukabumi) dan daerah di Jawa Barat serta Indonesia pada umumnya;

c) Mahasiswa Non Reguler, yaitu karyawan PNS/TNI/Polri atau pegawai swasta lainnya yang memiliki minat akan tuntutan dunia kerja di bidang ilmu komunikasi.

Jumlah SMA dan sederajat negeri maupun swasta di Provinsi Jawa Barat berkaitan dengan jumlah siswa seperti ditunjukan pada Tabel 3.2.

Tabel 3.2. Jumlah SMA dan Sederajat Negeri Maupun Swasta di Provinsi Jawa Barat Berkaitan Dengan Jumlah Siswa

Tahun Jumlah

Peserta Lulus Persentase Tidak Lulus Persentase 2010 192.148 192.102 99,98 46 0,02

2011 189.588 189.453 99,73 135 0,07 2012 157.686 157.586 99,94 100 0,06 (Sumber : Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Tahun 2012)

Jumlah SMK dan sederajat negeri maupun swasta di Provinsi Jawa Barat berkaitan dengan jumlah siswa, seperti yang disajikan pada Tabel 3.3.

Tabel 3.3. Jumlah SMK dan Sederajat Negeri Maupun Swasta di Provinsi Jawa Barat Berkaitan Dengan Jumlah Siswa

Tahun Jumlah

Peserta Lulus Persentase Tidak Lulus Persentase 2010 150.032 149.661 99,75 371 0,25

2011 173.511 172.973 99,69 538 0,31 2012 199.499 199.446 99,97 23 0,03 (Sumber : Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Tahun 2012)

(27)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 27 3.3. Proyeksi Serapan Lulusan di Dunia Kerja

3.3.1. Proyeksi Serapan Lulusan Sesuai Dengan Capaian Pembelajaran yang Dilmiliki Yang Didasarkan Pada Pemetaan Penawaran dan Permintaan Tenaga Kerja 4 (Empat) Tahun Mendatang Sesuai Dengan Profil Lulusan di Tingkat Lokal, Nasional dan Internasional.

Tabek 3.4. Proyeksi Jumlah Calon Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bogor Tahun 2016-2020

No Keterangan Tahun Akademik

2016/2017 2017/2018 2018/2019 2019/2020

1 Mahasiswa Baru 30 50 70 90

2 Mahasiswa Lama 0 30 76 142

3 Mahasiswa yang lulus 0 0 0 15

4 Mahasiswa Aktif 30 76 142 211

Berdasarkan data-data pada Tabel 3.4. Program Studi Ilmu Komunikasi menerima mahasiswa pada tahun pertama dan kedua diperkirakan 30 mahasiswa. Tahun kedua 50 mahasiswa, tahun ketiga 70 mahasiswa, sedangkan untuk tahun keempat 90 mahasiswa. Bila diasumsikan setiap kelas terdiri dari 30-35 mahasiswa, maka pada tahun empat, Program Studi Ilmu Komunikasi akan mempunyai sebanyak 211 orang mahasiswa.

(28)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 28

Tabel 3.5. Keahlian Program Studi Ilmu Komunikasi Tingkat Regional Pada Semua Disiplin Ilmu dan Pekerjaan yang Dibutuhkan

No. Kota/Kabupaten

Jumlah Lulusan yang Dibutuhkan untuk Mengisi Jumlah Jabatan Struktural

1 Kota Bogor 65

2 Kabupaten Bogor 65

3 Kota Sukabumi 65

4 Kabupaten Sukabumi 65

5 Kabupaten Cianjur 65

Jumlah 325

Berdasarkan Tabel 3.5. dapat dikonversian ke tingkat nasional, bahwa jumlah tenaga ahli Ilmu Komunikasi yang diperlukan untuk 34 Provinsi dan 497 Kabupaten/Kota di Indonesia secara rinci berjumlah 34.957orang. Keahlian Ilmu Komunikasi yang dibutuhkan di tingkat nasional, seperti ditunjukkan pada Tabel 3.6.

Tabel 3.6. Keahlian Ilmu Komunikasi yang dibutuhkan di tingkat nasional

Wilayah Teritorial Jumlah Jumlah Jabatan

Jumlah Tenaga Ahli

Provinsi 34 78 2.652

Kabupaten/Kota 497 65 32.305

Jumlah 531 - 34.957

(29)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 29 KRITERIA 4. SUMBER DAYA MANUSIA

Dosen tetap dan Dosen tidak tetap pada Program Studi Ilmu Komunikasi

Dosen tetap Ilmu Komunikasi dalam instrumen akreditasi BAN-PT adalah dosen yang diangkat dan ditempatkan sebagai tenaga tetap pada PT yang bersangkutan, termasuk dosen penugasan Kopertis, dosen yayasan pada PTS, dan dosen kontrak dengan masa kontrak sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun, dalam bidang yang relevan dengan keahlian bidang studinya. Seorang dosen tetap hanya dapat menjadi dosen tetap pada satu perguruan tinggi yang bekerja penuh waktu setara minimal 40 (empat puluh) jam per minggu.

Dosen tetap memiliki kualifikasi sebagai berikut :

a) Berijazah paling rendah Magister yang sebidang (PTN/PTS)

b) Berusia paling tinggi 58 tahun dalam hal berstatus PNS, atau belum berstatus berusia 35 tahun dalam hal belum berstatus PNS, pada saat diterima sebagai dosen PTN yang akan membuka program studi (PTN).

c) Berusia paling tinggi 58 tahun pada saat diterima sebagai dosen PTS.

d) Belum memiliki NIDN/NIDK atau telah memiliki NIDN/NIDK pada program studi lain di PTN/PTS yang rasio dosen mahasiswanya 1 : 30 untuk ilmu sosial, dan 1 : 20 untuk ilmu pengetahuan alam.

e) Bukan guru yang telah memiliki NUP dan tenaga kependidikan dan/atau bukan pegawai tetap pada satuan administrasi pangkal instansi lain (PTN/PTS).

f) Bukan PNS / aparatur sipil negara bagi dosen program studi ilmu komunikasi yang akan dibuka PTS.

4.1. Profil Dosen dan Dosen Tidak Tetap 4.1.1.Data Dosen Tetap

(30)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 30 Tabel 4.1. Dosen Tetap Waktu Program Studi Ilmu Komunikasi UMBO

(31)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 31

7 Hardianta Tuah Marganta Ginting

- 13/12/1987 2015 Dosen S1 (UGM) S2 (UTY)

Manajemen Komunikasi

Komunikasi Organisasi; Psikologi Komunikasi dan

Penyuluhan; Komunikasi Massa 8 Adhariksa

Zukhruf Kurniullah

- 12/09/1986 2015 Dosen S1 (UNAIR) S2 (UNAIR)

Media Komunikasi

Marketing PR; Design Surat Kabar dan Majalah; Image Building Catatan : 1. Lampirkan perjanjian kontrak mengajar/ membina program studi untuk

(32)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 32 4.1.2. Data dosen tidak tetap

Dosen tidak tetap yang dimiliki Universitas Muhammadiyah Bogor belum ada, karena masih dalam proses pembangunan program studi baru ilmu komunikasi. Tabel 4.2. Data Dosen Tidak Tetap

No

Nama Dosen Tidak Tetap*

NIDN / NIDK

Tgl. Lahir Tahun Rekrutmen

Jabatan Akademik

Pendidikan Diploma,

S-1, Magister,

Profesi, Sp-1, Sp-2

dan Asal PT

Bidang Keahlian

Untuk Setiap Program Pendidikan

Mata Kuliah/Blok

yang Diajarkan

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

1 - - - -

2 - - - -

3 - - - -

(33)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 33 4.2. Rencana Pengembangan Dosen Tetap

4.2.1. Kesesuaian dan Kerealistikan Rencana Pengembangan Dosen Tetap 5 (Lima) Tahun Ke Depan Sesuai Dengan Empat Aspek, Yaitu : 1) Visi Keilmuan Program Studi, 2) Tata Kelola, 3) Kebijakan Pengelolaan Sumberdaya Manusia, dan 4) Kemampuan Keuangan. Penjelasan Tersebut Disertai Analisis yang Mengaitkan Dengan Perencanaan Mahasiswa dan Lulusan, Perencanaan Keuangan dan Ketersediaan Sarana dan Prasarana

4.2.1.1. Visi Keilmuan Program Studi Ilmu Komunikasi

Kesesuaiaan dan kerealistikan rencana pengembangan dosen tetap 5 (lima) tahun ke depan pada program studi Ilmu Komunikasi UMBO dipimpin oleh Ketua dan dibantu Sekretaris Program Studi. Pengembangan dan pembinaan dosen dilakukan melalui:

a) Program Post Magister Ilmu Komunikasi maupun bidang rumpun ilmu komunikasi lainnya di beberapa Universitas ternama di Indonesia, Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jerman dan lainnya;

b) Pelatihan di tingkat lokal maupun nasional, Local Government and Rural Communication Decentralization di dalam atau luar negeri;

c) Pemberian dana stimulus untuk mengadakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat;

d) Pembinaan mental-spiritual melalui kajian rutin mingguan (misalnya: kuliah ringkas di Masjid Al-Furqon, Hataman Al-Qur’an setiap hari kamis, dan tausiah setiap hari Sabtu pagi);

e) Penunjukan dosen koordinator mata kuliah rumpun ilmu;

f) Mengundang dosen tamu untuk mata kuliah bidang keakhlian khusus baik dari perguruan tinggi lain maupun dari kalangan organisasi profesi;

g) Peningkatan kegiatan penelitian dosen;

h) Peningkatan mutu kegiatan pengabdian dosen; dan

(34)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 34 a) Pemberian motivasi tenaga kependidikan untuk mengikuti studi lanjut yang sesuai

dengan bidang dan spesifikasi pekerjaan di bidang Ilmu Komunikasi; b) Pemberian motivasi untuk peningkatkan pendidikan ketrampilan;

c) Pemberian movitasi untuk perolehan sertifikasi tenaga kependidikan Ilmu Komunikasi; dan

d) Mengikutsertakan dalam berbagai kegiatan, misal: seminar, workshop, lokakarya, perlatihan, Talk Show.

Dalam proses transformasi keilmuan, dosen sebagai salah satu komponen dalam proses transformasi tersebut memegang peran yang sangat penting, pertama dan utama. Karena itu berbagai upaya yang diprogram yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dosen perlu dilaksanakan secara terpadu, berdayaguna dan berhasilguna.

Berbagai langkah yang perlu dilakukan di masa depan untuk pengembangan kualitas dosen ini dalam rangka meningkatkan produktivitas dari proses belajar mengajar adalah sebagai berikut,

a) Memperbaiki rasio dosen tetap terhadap mahasiswa dengan merekrut tenaga dosen dari berbagai sumber, para dosen yang kapabel dengan bidang ilmu terkait, para praktisi yang relevan dengan kurikulum, bahkan memanfaatkan dosen-dosen dari luar negeri.

b) Meningkatkan kemampuan tenaga dosen yang kurang memiliki pengalaman praktis melalui berbagai cara yang efisien.

c) Meningkatkan kemampuan keilmuan para dosen dalam bentuk studi lanjut dan kursus-kursus singkat sesuai dengan ilmu dan keahliannya masing-masing dalam berbagai kesempatan yang hasilnya harus langsung dapat diterapkan.

d) Menyelenggarakan beasiswa ikatan dinas bagi para mahasiswa yang telah lulus memilih jenjang karier untuk menjadi tenaga dosen maupun talent scouting dalam bentuk lain.

(35)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 35 4.2.1.2. Tata Kelola

Tata kelola kebutuhan dan mekanisme pemenuhan kebutuhan, dan rencana pengembangan pada aspek SDM hingga mampu menyelenggarakan program studi Ilmu Komunikasi minimal lima tahun kedepan untuk program peningkatan Prodi Ilmu Komunikasi dilakukan dengan tetap mengutamakan pelayanan terhadap mahasiswa. Berdasarkan hal itu, rasio ketersediaan antara jumlah dosen dan mahasiswa dijaga dalam kisaran ideal, sehingga pemenuhan kebutuhan tenaga dosen perlu dilakukan sebagai upaya menjaga kualitas sistem pendidikan yang ada di program studi Ilmu Komunikasi. Rekrutmen dosen baru secara terbatas sudah dimulai dari 2014. Diproyeksikan pada tahun 2020, Program Studi akan memiliki 8 (delapan) orang dosen tetap dengan 3 (empat) orang dosen berkualifikasi pendidikan S3. Sementara itu untuk tenaga kependidikan selama lima tahun pertama penyelenggaraan diproyeksikan jumlahnya menjadi 5 orang tenaga kependidikan.

Mekanisme pemenuhan kebutuhan SDM yang ditetapkan oleh UMBO, adalah: (1) Program Studi Ilmu Komunikasi menetapkan jumlah maupun kualifikasi staf pengajar dan tenaga kependidikan yang dibutuhkan, (2) Program Studi Ilmu Komunikasi menyampaikan kebutuhan dan cara recruitment tenaga pengajar kepada Dekan Fakultas, (3) Dekan Fakultas memberikan pertimbangan dan persetujuan rencana kebutuhan dan cara recruitment, baik dosen maupun tenaga kependidikan, (4) Program Studi Ilmu Komunikasi menentukan pilihan SDM yang dibutuhkan, dan (5) Program Studi Ilmu Komunikasi merencanakan orientasi bagi dosen dan tenaga kependidikan yang telah direkrut.

4.2.1.3. Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Manusia

(36)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 36 perencanaan strategik, sehingga sistem penggajian terkait dengan sistem penilaian kinerja dengan tujuan untuk memacu prestasi dan motivasi kerja. Tunjangan diberikan pada akhir bulan. Jumlah tunjangan kinerja tergantung pada tingkat prestasi dan pencapaian target/output yang dicapai pegawai berdasarkan hasil penilaian kinerja tahunan.

Sistem nilai dan penghargaan yang dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja yang dilakukan setiap semester dari kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi pegawai Dosen dan satu bulan sekali untuk SDM tenaga penunjang akademik. Unsur-unsur yang dinilai baik dosen dan tenaga penunjang ditentukan berdasarkan kebijakan UMBO. Evaluasi sistem ini akan dilakukan secara berkelanjutan, sebagai upaya mempertahankan mutu kinerja SDM. Nilai terbesar pemberian reward sebesar 1 kali gaji yang disesuaikan dengan kapabilitas dan kapasitas yang dimiliki UMBO. Selain itu, beberapa usaha penghargaan yang dilakukan untuk pegawai, adalah: pemberian kenaikan pangkat/golongan, kenaikan gaji berkala, tunjangan dan sumbangan, dan rekomendasi pinjaman di Bank. Upaya yang dilakukan oleh UMBO diharapkan dapat meningkatkan kinerja SDM dan mempertahankan kinerja SDM yang sudah baik untuk pencapaian target kinerja yang telah ditetapkan, baik oleh Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas, maupun oleh UMBO.

4.2.1.4. Kemampuan Keuangan

Kemampuan keuangan dalam analisis perencanaan kebutuhan program studi dapat ditunjukkan melalui proyeksi arus kas program studi Ilmu Komunikasi pada Tabel 4.3.

Tabel 4.3. Proyeksi Arus Kas Kemampuan Keuangan Program Studi Ilmu Komunikasi Proyeksi Arus Kas Kemampuan Keuangan Program Studi Ilmu Komunikasi

Uraian

Kemampuan Keuangan Melalui Metode Perhitungan Kelayakan Investasi Net Present Value

(NPV)

Internal Rate of Return (IRR)

Investasi Awal 3.000.000.000 3.000.000.000

Aliran Kas tahun ke-1 2.042.489.286 2.042.489.286 Aliran Kas tahun ke-2 889.488.536 889.488.536 Aliran Kas tahun ke-3 123.857.941 123.857.941 Aliran Kas tahun ke-4 432.856.209 432.856.209 Aliran Kas tahun ke-5 1.123.673.445 1.123.673.445

Tingkat Suku Bunga (rate) 18% 18%

Hasil Perhitungan 159.554.144 21%

Kesimpulan: Investasi Layak Investasi layak

(37)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 37 4.3. Tenaga Kependidikan

Data tenaga kependidikan yang ada di program studi ilmu komunikasi melayani mahasiswa dengan mengikuti format tabel berikut :

Ketersediaan jumlah dan kualifikasi tenaga kependidikan ditinjau dari kompetensinya, meliputi nama, kualifikasi akademik, tanggal lahir, dan bidang keahlian. Tenaga Kependidikan Program Studi (Strata-1) Ilmu Komunikasi UMBO, seperti ditunjukkan pada Tabel 4.4.

Tabel 4.4. Tenaga Kependidikan Program Studi (Strata-1) Ilmu Komunikasi UMBO

No. Jenis Tenaga Kependidikan

Nama Unit/ Laboratorium

Jumlah Tenaga Kependidikan Dengan Pendidikan Tertinggi

S-3 S-2 Profesi S-1 D-4 D-3 D-2 D-1 SMA / SMK (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)

1 Tenaga Perpustakaan

Putri Mardiatul Husna F.A.

0 0 0 1 0 0 0 0

2 Laboran Asep

Saepulrahman

0 0 1 0 0 0 0 0 0

3 Analis - 0 0 0 0 0 0 0 0 0

4 Teknisi Ibnu Syifa 0 0 0 0 0 1 0 0 0

5 Operator & Programer

Rizki Frasetta

0 0 0 0 0 1 0 0 0

6 Tenaga Administrasi / Arsiparis

Harjo Suprasojo

0 0 0 0 0 1 0 0 0

Total 0 0 1 1 0 3 0 0 0

(38)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 38 KRITERIA 5. PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK

5.1.Kurikulum

Kurikulum pendidikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi, bahan kajian, maupun bahan pelajaran serta cara penyampaiannya, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi. Kurikulum harus memuat capaian pembelajaran mengacu pada deskripsi level 6 (enam). Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) sesuai Perpres Nomor 8 Tahun 2012 dan Permendikbud No. 49 tahun 2014 tentang SN-Dikti, yang terstruktur untuk tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visi keilmuan program studi.

Kurikulum memuat mata kuliah/modul/blok yang mendukung pencapaian kompetensi lulusan dan memberikan keleluasaan pada mahasiswa untuk memperluas wawasan dan memperdalam keahlian sesuai dengan minatnya, serta dilengkapi dengan deskripsi mata kuliah/modul/blok, silabus, rencana pembelajaran dan evaluasi. Kurikulum harus dirancang berdasarkan relevansinya dengan tujuan, cakupan dan kedalaman materi, pengorganisasian yang mendorong terbentuknya hard skills dan keterampilan kepribadian dan perilaku (soft skills) yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi.

5.1.1. Profil Lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi yang Berupa Profesi Atau Jenis Pekerjaan atau Bentuk Kerja Lainnya Berdasarkan Studi Keterlacakan Lulusan dari Program Studi Sejenis Tingkat Lokal, Nasional, Regional ASEAN, dan/atau Internasional.

5.1.1. Profil Lulusan

Profil lulusan program studi ilmu komunikasi yang berupa profesi atau jenis pekerjaan atau bentuk kerja lainnya berdasarkan studi keterlacakan lulusan dan program studi sejenis tingkat lokal, nasional, regional ASEAN dan/atau internasional.

(39)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 39

Oleh karena itu bidang ilmu komunikasi mengarahkan pengajarannya kepada kepada pembentukan sarjana yang mampu mengaplikasikan, memahami, ahli, dan terampil dalam komunikasi timbal balik antara lembaga dengan publik agar tercipta kerjasama yang baik dan kepuasan bersama serta dibekali keterampilan dan keahlian dalam memanfaatkan teknologi untuk berinteraksi dengan pihak yang bersangkutan yang memerlukan teknologi, mampu berwirausaha di bidang industri kreatif bidang kecil dan menengah (UKM), bisnis komunikasi dan media. Untuk menjalankan kegiatan pembelajaran tersebut, lulusan dibekali keahlian (skill), pengetahuan (knowledge), dan kemampuan (ability). Adapun profil lulusan ilmu komunikasi di sajikan pada Tabel 5.1. sebagai berikut :

Tabel 5.1. Profil dan Deskripsi Lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi

No

Profil Lulusan Deskripsi Lulusan Konsentrasi

Humas

Konsentrasi

Jurnalistik Konsentrasi Humas

Konsentrasi

PR yang sebagai penghubung

lembaga/media massa dan masyarakat atau sebagai mediator yang proaktif dalam

menjembatani kepentingan

instansi/swasta/organisasi non profit; memonitor pemberitaan, pranata humas

Jurnalis yang

melaporkan informasi melalui media massa dan bertanggung jawab terhadap hasil informasi yang diperoleh di lapangan.

2 Marketing PR (MPR)

Penulis/editor MPR yang melakukan promosi,

merencananakan, pengevaluasi program terhadap pembelian dan kepuasan konsumen, penjaga citra perusahaan

Penulis/editor yang bertugas mengedit naskah berita/tulisan di media massa.

3 PR Event Organizer

Fotografer Pengelola kegiatan internal perusahaan (peluncuran produk) kepada konsumen melalui media massa.

5 Konsultan Komunikasi Pendidik atau penyuluh dalam melatih UKM untuk melek teknologi, strategi pasar,

mengkomunikasikan serta memformulasikan komunikasi dengan cara tertentu agar sampai tujuan yang diharapkan.

(40)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 40

Analisis profil lulusan program studi ilmu komunikasi Universitas Muhammadiyah Bogor sesuai dengan tujuan pendidikan nasional yakni mendidik mahasiswa untuk mengembangkan potensi peserta didik (mahasiswa/i) agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warganegara yang demokratis serta bertanggungjawab terhadap gelar yang akan disandang. Kepentingan pengembangan keilmuan profil lulusan konsentrasi humas dan jurnalistik yakni pengembangan kurikulum yang tentunya difokuskan pada pengembangan keilmuan bidang komunikasi pemasaran yang berdasarkan profil lulusan humas serta komunikasi media massa yang berdasarkan pada profil lulusan jurnalistik. Dimana para lulusan ilmu komunikasi UMBO diharapkan mampu mengatasi serangkaian tujuan dan sasaran, strategi bauran pemasaran, mengaplikasikan kajian-kajian ilmu komunikasi dalam bekerja maupun berwirausaha.

Profil lulusan marketing PR, PR event organizer, peneliti, public speaker, jurnalis, penulis/editor, fotografer yang diberikan materi perkuliahan mengenai ilmu komunikasi pemasaran, teknik berkomunikasi yang baik, teori-teori fotografer, teori komunikasi, dan sebagainya. Tujuannya adalah untuk pengembangan ilmu yang telah ada serta memberikan pengetahuan agar para lulusan mempunyai bekal dalam memasuki dunia kerja. Pengembangan khusus atau soft skills bagi profil lulusan sangat diperlukan dalam kurikulum. Hal ini jelas tercantum dalam Kepmendiknas No.45/U/2002 telah merancang peta jalan yang sangat jelas menuntut perubahan arah pendidikan tinggi salah satunya untuk menghasilkan lulusan yang dapat bersaing dalam dunia global. Sehingga kurikulum yang dikonsepkan lebih didasarkan pada rumusan kompetensi yang harus dcapai/dimiliki oleh lulusan perguruan tinggi yang sesuai atau mendekati kompetensi yang dibutuhkan oleh masyarakat pemangku kepentingan/stakeholders (competence based curriculum) (Dirjen Dikti,2008). Dengan demikian, sangat jelas terlihat bahwa pengembangan soft skills bagi seluruh mahasiswa baik intra- dan interpersonal skill d dalam pembelajarannya di perguruan tinggi menjadi sangat diperlukan agar setelah lulus dapat berkehidupan dengan baik dalam masyarakat dan dapat menghadapi tantang dunia kerja global.

(41)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 41 5.1.2. Capaian Pembelajaran

Mekanisme penyusunan capaian pembelajaran program studi aesuai dengan level 6 (enam) KKNI dan SN-Dikti beserta pihak-pihak yang terlibat. Lengkapi penjelasan dengan hasil studi banding dan studi pelacakan (jika ada).

5.1.2.1. Capaian Mekanisme Pembelajaran

Sesuai dengan keahlian level 6 (enam) KKNI dan SN-Dikti program studi ilmu komunikasi dapat dilihat pada Tabel 5.2. sebagai berikut :

Tabel 5.2. Capaian Mekanisme Pembelajaran Hubungan Masyarakat dan Jurnalistik Jenis Mekanisme Capaian Pembelajaran Hubungan Masyarakat

Sesuai Keahlian Level 6 (Enam) KKNI dan SN-Dikti

SIKAP

a. Pribadi yang beriman dan bertakwa kepada tuhan YME dengan mencerminkan sikap yang religius.

b. Menjunjung tinggi nilai Human relations seperti rasa kemanusiaan yang berlandaskan pada agama, moral dan etika.

c. Menyeimbangkan antara etika akademik dengan nilai dan norma-norma yang berlaku.

d. Memegang teguh rasa nasionalisme, kebhinekatunggalikaan dengan berperan sebagai WNI yang memiliki tanggung jawab tinggi, rasa bangga dan cinta pada tanah air Indonesia.

e. Disiplin dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara dengan mengikuti aturan dan azas-azas hukum yang ditetapkan.

f. Komitmen, tanggung jawab dan mandiri pada perkerjaan atau keahlian yang dijalankan.

PENGUASAAN PENGETAHUAN

a. Menguasai dasar-dasar komunikasi human relations, konsep pencitraan, persuasi, komunikasi publik, komunikasi massa dan opini publik.

b. Menguasai pengetahuan akan positioning humas dalam berbagai ranah baik dalam sebuah organisasi pemerintah, swasta atau swadaya masyarakat.

c. Menguasai akan strategi dalam meningkatkan nilai-nilai kemanusiaan, bagaimana membangun dan melestarikan good relations.

d. Menguasai pengetahuan teknik komunikasi menggunakan teknologi (media baru)

e. Menguasai dan memahami akan masalah/issue terkait ekopolteksos yang berkembang di masyarakat.

KETERAMPILAN KHUSUS

a. Mampu menjalankan program kegiatan humas seperti mendesain, mengevaluasi dan menganalisis setiap event yang dilakukan. b. Mampu mengelola komunikasi dengan menggunakan media dan

program kehumasan organisasi baik secara internal/eksternal. c. Mampu mempersuasi dan memberikan citra positif publik terhadap

suatu individu/organisasi dalam bentuk opini publik.

(42)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 42 Jenis Mekanisme Capaian Pembelajaran Hubungan Masyarakat

Sesuai Keahlian Level 6 (Enam) KKNI dan SN-Dikti

KETERAMPILAN UMUM

a. Mengembangkan kreatifitas dan inovatif dalam pengembangan/implementasi ilmu pengetahuan dengan kemajuan teknologi disesuaikan dengan bidang kajian.

b. Menganalisis/mengkaji pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, seni berdasarkan atas kaidah/tata cara etika ilmiah demi menghasilkan gagasan, pendapat, desain, model atau kritik yang bentuk hasilnya berupa skripsi/tugas akhir. c. Mengembangkan pembelajaran secara otodidak/mandiri serta

menguatkan jaringan relasi dengan dosen, kolega dan masyarakat umum baik secara internal/ekstenal di luar lembaganya.

SIKAP

a. Pribadi yang beriman dan bertakwa kepada tuhan YME dengan mencerminkan sikap yang religius.

b. Menjunjung tinggi nilai Human relations seperti rasa kemanusiaan yang berlandaskan pada agama, moral dan etika. c. Menyeimbangkan antara etika akademik dengan nilai dan

norma-norma yang berlaku.

d. Memegang teguh rasa nasionalisme, kebhinekatunggalikaan dengan berperan sebagai WNI yang memiliki tanggung jawab tinggi, rasa bangga dan cinta pada tanah air Indonesia.

e. Disiplin dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara dengan mengikuti aturan dan azas-azas hukum yang ditetapkan.

f. Komitmen, tanggung jawab dan mandiri pada perkerjaan atau keahlian yang dijalankan.

PENGUASAAN PENGETAHUAN

a. Menguasai konsep-konsep dasar komunikasi, konsep dasar dan teoritis jurnalistik.

b. Menguasai prinsip sistem sosial, budaya, ekonomi dan politik yang terkait dengan bidang jurnalistik yang berlandasakan etika, norma, peraturan dan standar jurnalistik.

c. Menguasai teknik penulisan produk jurnalistik dan metodologi penelitian jurnalistik.

d. Menguasai pengetahuan dan penggunaan teknologi komunikasi terkini.

(43)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 43 Jenis Mekanisme Capaian Pembelajaran Jurnalistik

Sesuai Keahlian Level 6 (Enam) KKNI dan SN-Dikti

KETERAMPILAN KHUSUS

a. Mampu menghasilkan produk-produk jurnalistik yang baik dan sesuai dengan kode etik jurnalistik, mematuhi pada (etika, aturan dan standar penulisan).

b. Mampu menganalisis akan iklim jurnalisme/kebebasan bersuara dengan membandingkan pada pangaruh sejarah, ekonomi, politik serta hukum/aturan yang berkembang di pemerintahan saat ini.

c. Mampu mempraktekan keahlian seperti: menulis, mendesain layout, mengedit dalam produksi berita yang bisa dipublikasikan melalui media massa serta diselaraskan sesuai teori komunikasi massa dan prinsip-prinsip jurnalistik.

d. Mampu melakukan persuasi yang baik dalam komunikasi interpersonal sehingga menumbuhkan relasi yang baik dengan sumber berita.

e. Mampu mengemas penulisan pemberitaan dengan kreatif dan inovatif dengan tetap memperhatikan kode etik, sehingga dapat disesuaikan dengan konten media yang berkembang saat ini.

KETERAMPILAN UMUM

a. Menerapkan pemikiran yang kritis, logis, inovatif dan kreatif pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan bidangnya.

b. Menganalisis/mengkaji pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, seni berdasarkan atas kaidah/tata cara etika ilmiah demi menghasilkan gagasan, pendapat, desain, model atau kritik yang bentuk hasilnya berupa skripsi/tugas akhir. c. Mampu menyelesaikan masalah dan memberikan solusi

penyelesaikan sesuai dengan bidang keahliaanya yang dilandaskan pada analisis informasi dan data.

d. Mengembangkan pembelajaran secara otodidak/mandiri serta menguatkan jaringan relasi dengan dosen, kolega dan masyarakat umum baik secara internal/ekstenal di luar lembaganya

(44)

BAN-PT : Usulan Akreditasi Program Studi Baru Sarjana 2016 44

Dalam mendeskripsikan capaian pembelajaran berdasarkan KKNI ini, diawali juga dengan studi banding ke Program Studi Administrasi Negara dan Ilmu Komunikasi Universitas Djuanda Bogor untuk mempelajari capaian pembelajaran program studi yang meliputi sikap, penguasaan pengetahuan, ketrampilan khusus dan ketrampilan umum. Selain itu dalam studi banding juga dipelajari jenjang kualifikasi yang menyangkut Deskripsi Umum (Sikap) dan KKNI Level 6, uraian isi deskripsi umum, dan mata kuliah apa yang termasuk dalam setiap item dalam deskripsi umum dan penjelasan apa saja yang termasuk dalam Level 6 KKNI. Dengan studi banding seperti ini, setiap prodi bisa menempatkan mata kuliah mana yang termasuk dalam deskripsi umum (Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian/MPK), dan mata kuliah mana yang termasuk Non KKNI. Mata kuliah mana yang termasuk dalam Level 6 KKNI (Mata Kuliah Keilmuan dan Ketrampilan/MKK), Mata Kuliah Keahlian Berkarya/MKB, Mata Kuliah Perilaku Berkarya/MKB, dan Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat/MBB.

Gambar

Gambar 2.1. Tim Mutu di Tingkat Institusi/Fakultas/Jurusan
Tabel 2.2. Jurusan Favorit SNMPTN 2014
Tabel  3.1. Jumlah Mahasiswa Baru Ilmu Komunikasi Yang Dijanjikan Untuk Diterima Dalam
Tabel 3.2. Jumlah SMA dan Sederajat Negeri Maupun Swasta di Provinsi Jawa Barat
+7

Referensi

Dokumen terkait

moderat sehingga mereka bisa menjadi teladan dalam mengembangkan amal usaha Muhammadiyah untuk. melanjutkan perjuangan organisasi ke depan dalam membangun amal usaha

 Antropologi sosial, mempelajari tk laku sosial pada umumnya dalam. bentik yg sudah terlembagakan seperti: keluarga, sistem kekerabatan, kultus keagamaan, organisasi politik,

organisasi kemasyarakatan yang meliputi bidang perekonomian, pendidikan, kesehatan, kebudayaan, kepemudaan, keolahragaan non profesional, keagamaan, sosial

Eksistensi Muhammadiyah dalam bidang sosial, khususnya pengentasan kemiskinan, organisai ini memiliki wadah atau mekanisme dengan melakukan amal usaha sepeti

Hasil dari penelitian ini adalah kontribusi Mas Mansur untuk organisasi Muhammadiyah antara lain dalam bidang pendidikan keagamaan.. Beliau cenderung memilih model

KEBIJAKAN PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH MENGENAI KONSOLIDASI ORGANISASI DAN AMAL..

amal usaha yang terdiri dari beberapa bidang yakni, pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat. Pergerakan dan

PERAN AMAL USAHA MUHAMMADIYAH BIDANG PENDIDIKAN DALAM PENDIDIKAN NASIONAL pada aspek lain, melalui sekolah-sekolah Muhammadiyah, ide pembaruan Islam menjadi semakin menyebar, yang