BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1.1 Profil Garuda Indonesia Airlines
Penerbangan Komersial Pertama Jan 26, 1949 Masuk Bursa Feb 11, 2011
Bergabung dengan Skyteam Mar 5, 2014 Jumlah Armada* 134
Kota Tujuan* 64 Kantor Pusat Jakarta
Seiring semakin meningkatnya permintaan jasa industri penerbangan, Perusahaan terus mengembangkan jaringan penerbangan hingga ke kota-kota pertumbuhan ekonomi dan wisata baru di wilayah Barat dan Timur Indonesia.Sejarah penerbangan komersial Indonesia dimulai saat bangsa Indonesia sedang mempertahankan kemerdekaannya. Penerbangan komersial pertama menggunakan pesawat DC-3 Dakota dengan registrasi RI 001 dari Calcutta ke Rangoon dan diberi nama “IndonesianAirways” dilakukan pada 26 Januari 1949. Pada tahun yang sama, 28 Desember 1949, pesawat tipe Douglas DC-3 Dakota dengan registrasi PK-DPD dan sudah dicat dengan logo “Garuda Indonesian Airways”, terbang dari Jakarta ke Yogyakarta untuk menjemput Presiden Soekarno. Inilah penerbangan yang pertama kali dengan nama Garuda Indonesian Airways. Setahun kemudian, 1950, Garuda Indonesia resmi menjadi Perusahaan Negara. Pada masa itu, Perusahaan memiliki 38 buah pesawat yang terdiri dari 22 jenis DC-3, 8 pesawat Laut Catalina, dan 8 pesawat jenis Convair 240. Armada Perusahaan terus berkembang, dimana untuk pertama kalinya Garuda Indonesia membawa penumpang jamaah Haji ke Mekkah pada tahun 1956. Perjalanan terbang ke kawasan Eropa dimulai Garuda Indonesia pada tahun 1965 dengan tujuan akhir di Amsterdam.
Universitas Sumatera Utara
Tahun 1980
Sepanjang tahun 1980-an, Garuda Indonesia melakukan
revitalisasi dan restrukturisasi berskala besar untuk operasi dan
armadanya. Hal ini mendorong perusahaan untuk mengembangkan program pelatihan yang komprehensif untuk awak kabin dan awak darat Garuda Indonesia dan mendirikan fasilitas pelatihan khusus di Jakarta Barat dengan nama Garuda Indonesia Training Center.
Tahun 1990
Armada Garuda Indonesia dan kegiatan operasionalnya mengalami revitalisasidanrestrukturisasibesar-besarandi sepanjang tahun 1980-an. Hal ini menuntut Perusahaan merancang pelatihan yang menyeluruh bagi karyawannya dan mendorong Perusahaan mendirikan Pusat Pelatihan Karyawan, Garuda Indonesia Training Center di Jakarta Barat.
Tahun 2000
Seiring dengan upaya pengembangan usaha, di awal tahun 2005, Garuda Indonesia memiliki tim manajemen baru, yang kemudian membuat perencanaan baru bagi masa depan Perusahaan. Manajemen baru Garuda Indonesia melakukan evaluasi ulang dan restrukturisasi Perusahaan secara menyeluruh dengan tujuan meningkatkan efisiensi kegiatan operasional, membangun kembali kekuatan keuangan yang mencakup keberhasilan Perusahaan dalam menyelesaikan restrukturisasi utang, menambah tingkat kesadaran para karyawan dalam memahami pelanggan, dan yang terpenting memperbarui dan membangkitkan semangat karyawan Garuda Indonesia.
Universitas Sumatera Utara Penyelesaian seluruh restrukturisasi utang Perusahaan mengantarkan GarudaIndonesia siap untuk mencatatkan sahamnya ke publik pada 11 Februari 2011. Perusahaan resmi menjadi perusahaan publik setelah penawaran umum perdana atas 6.335.738.000 saham Perusahaan kepada masyarakat. Saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia pada tanggal 11 Februari 2011 dengan kode GIAA. Salah satu tonggak sejarah penting ini dilakukan setelah Perusahaan menyelesaikan transformasi bisnisnya melalui kerja keras serta dedikasi berbagai pihak. Per 31 Desember 2013, struktur kepemilikan saham Garuda Indonesia sebagai emiten dan Perusahaan publik adalah Negara Republik Indonesia (69,14%), karyawan (0,4%), investor domestik (24,34%), dan investor internasional (6,12%).
Untuk mendukung kegiatan operasionalnya, Garuda Indonesia memiliki 5 (lima) Entitas Anak yang fokus pada produk/jasa pendukung bisnis Perusahaan induk, yaitu PT Abacus Distribution Systems Indonesia, PT Aero Wisata, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia, PT Aero Systems Indonesia, dan PT Citilink Indonesia. Dalam menjalani kegiatan operasionalnya, Perusahaan didukung oleh 7.861 orang karyawan, termasuk 2.010 orang siswa yang tersebar di Kantor Pusat dan Kantor Cabang.
Garuda Indonesia, pada Januari 2015, mengoperasikan 134 pesawat yang terdiri dari 2 pesawat Boeing 747-400, 11 pesawat Airbus A330-300, 11 pesawat Airbus A330-200, 5 pesawat Boeing 737 Classic (seri 300/500), 76 pesawat Boeing 737-800NG, 15 pesawat CRJ1000 NextGen, 8 pesawat ATR72-600, 6 pesawat Boeing 777-300ER, dan 30 pesawat Citilink yang terdiri dari 24 pesawat Airbus A320-200, 5 pesawat Boeing 737-300 serta 1 pesawat Boeing 737-400.
Menghadirkan standar baru kualitas layanan dalam industri air
travel, Garuda Indonesia saat ini melayani penerbangan ke 64 destinasi
Universitas Sumatera Utara internasional.Selain melayani penerbangan di rute-rute tujuan yang dioperasikan, saat ini Garuda Indonesia juga melaksanakan perjanjian “code share” dengan 14 maskapai internasional.
Selain itu, pada tanggal 5 Maret 2014, Garuda Indonesia secara resmi bergabung dengan aliansi global, SkyTeam, sebagai bagian dari program perluasanjaringan internasionalnya. Dengan bergabung bersama SkyTeam, penumpang Garuda Indonesia kini dapat terbang ke 1.064 tujuan di 178 negara yang dilayani oleh semua maskapai anggota SkyTeam dengan lebih dari 15.700 penerbangan per hari dan akses ke 564 lounge di seluruh dunia.
Sebagai bagian dari upaya Perusahaan untuk terus meningkatkan layanan kepada pengguna jasa, Garuda Indonesia memperkenalkan layanan khas “Garuda Indonesia Experience”, yang menghadirkan kerahmahtamahan, budaya, dan segala hal terbaik dari Indonesia melalui kelima panca indera, yaitu sight, sound, taste, scent, dan touch, untuk diimplementasikan dalam layanan pre-journey, pre-flight, in-flight, post-flight, dan post-journey.
Garuda Indonesia juga merupakan salah satu maskapai yang terdaftar sebagai IATA Operational Safety Audit (IOSA) Operator dan menerapkan standar keamanan dan keselamatan yang setara dengan maskapai internasional besar anggota IATA lainnya.Garuda Indonesia menerima sertifikat IOSA pada tahun 2008 lalu.
Visi Perusahaan
Menjadi perusahaan penerbangan yang handal dengan menawarkan layanan yang berkualitas kepada masyarakat dunia menggunakan keramahan Indonesia.
Universitas Sumatera Utara
Misi Perusahaan
Sebagai perusahan penerbangan pembawa bendera bangsa Indonesia yangmempromosikan Indonesia kepada dunia guna menunjang pembangunan ekonomi nasional dengan memberikan pelayanan yang profesional.
STRUKTUR ORGANISASI PT. GARUDA INDONESIA (PERSERO) TBK
Gambar 1.4 Struktur Organisasi GA
Universitas Sumatera Utara
Logo GA
Gambar 2.4
Logo GA dari waktu ke waktu
1949-1969: Classic Garuda
In the midst of time when Indonesia struggled for independence, Garuda Indonesia used the classic Garuda as its symbol of identity. The upper side of the aircrafts was colored white with red scheme along the windows, symbolizing the national flag of Indonesia, Red and White. In its early years, Garuda Indonesia's fleet consisted of the historic DC-3 propeller plane to jet-engine Convair and DC-8.
1969-1985: Orange Logotype
As the fleet underwent modernization in the 1970s, the symbol was renewed with “Garuda” wording and orange lines in the fuselage. In this period, Garuda Indonesia served more destinations in various cities of Indonesia and other parts of the world. The Orange Logotype gripped on the narrow-body of Fokker 27, DC-9, as well as on the wide-body aircraft such as DC-10, Boeing 747-200, and Airbus A300B4.
1985-2009 : Modern Bird Symbol
As an anticipation of the era of open competition in both local and global aviation industries, in 1985, Garuda Indonesia introduced new identity with a modern bird symbol and new “Garuda Indonesia” wording on its aircraft body. The dominant colors, blue and green, were taken from the colors of the nature of Indonesia. In this era, Garuda Indonesia armada was strengthened with the arrival of Boeing 737, Boeing 747-400, and Airbus 330-300.
Universitas Sumatera Utara
2009-Today: Nature's Wings
Entering a phase of sustained growth and Quantum Leap strategy, in 2009, Garuda Indonesia re-liven its company identity with new color design on its fuselage. This makes the aircraft appearance more dynamic, modern and bright. This new identity also utilizes in the graphical element "Nature's Wing" on the aircraft tail. The Quantum Leap strategy comes with a comprehensive modernization of Garuda Indonesia fleet with the arrival of new Boeing 737-800NG, Airbus A330-200, and Bombardier CRJ1000 NextGen. The company also introduces a new service concept under the title "Garuda Indonesia Experience" which combines friendliness with strong atmosphere of Indonesia hospitality that roots in the culture of the nation.
Sumber : www. Garuda Indonesia.com
PENGHARGAAN-PENGHARGAAN YANG SUDAH DIRAIH GA
Tabel 1.4
Penghargaan yang pernah diraih GA
No. Jenis Penghargaan Tahun Penyelenggara
1. Excellent Service Experience Award
04 Pebruari 2014 Bisnis Indonesia, Carre
2. The Best of State Own Inhouse Magazine
08 Pebruari 2014 SPS 3. Global Customer Satisfaction
Standard
12 Pebruari 2014 ACSI, MARS Indonesia, SWA
4.
Penghargaan Partisipasi Dunia Usaha & Organisasi Masyarakat dalam Penanggulangan Bencana
11 Maret 2014 BNPB
5. Fortune Most Admired
Companies
01 April 2014 Fortune Indonesia 6. Travel Plus Airline Amenity Bag
Award
08 April 2014 Travel Plus Award 7. Rekor Indonesia MURI 27 April 2014 Museum Rekor
Universitas Sumatera Utara Dunia Indonesia
8. Indonesia Most Admired
Company
29 April 2014 Warta Ekonomi 9. Indonesia Most Admired CEO 29 April 2014 Warta Ekonomi
10. Anugerah Kartini BUMN 30 April 2014 BUMN Track, Leadership Inc.
11. Rekor Bisnis 07 Mei 2014 Tera Foundation,
Koran Sindo 12.
TOP Information Tecnology Award
14 Mei 2014 Itech, Ikatan
Konsultan TI Indonesia
13. Anugerah Seabad Indonesia 20 Mei 2014 Pusat Data Bisnis Indonesia
14. Corporate Image Award 04 Juni 2014 Tempo Media Group
15. Service Quality Award 05 Juni 2014 Service
Excellence, Carre 16. Pariwara Mitra Keluarga Award 10 Juni 2014 BKKBN
17. BUMN Internal Media Award 18 Juni 2014 BUMN Track 18. Word of Mouth Marketing 18 Juni 2014 SWA, onbee
19. Indonesia Green Award 23 Juni 2014 The La Tofi School of CSR
20. Social Business Inovation Award 26 Juni 2014 Warta Ekonomi 21. Green CEO Award 26 Juni 2014 Warta Ekonomi 22. Visions Award-Annual Report
Competitions
Juli 2014 LACP
23. Brand Rating 10 Juli 2014 Brand Finance plc
24. Skytrax Award 15 Juli 2014 The world’s best cabin crew 25. The 1 st Champion of Indonesia Original Brand 21 Juli 2014 SWA 26. Asia Pacific Entrepreneurship
Award
15 Agustus 2014 Entreprise Asia
27. IOSA September 2014 IATA
28. Everlasting Brand Award 04 September 2014
Warta Ekonomi 29. Living Legend Company Award 04 September
2014
Warta Ekonomi 30. The 10
th
Year Certificate Award 09 September 2014 PT. SGS Indonesia 31. WCC Award 11 September 2014 WCC
32. Best Brand Platinum Indonesia Award
17 Septmber 2014 SWA, MARS
33. PATA Award 19 September
2014
PATA 34. Passenger Choice Award 19 Sepember 2014 APEX
Universitas Sumatera Utara 35. ARC Award International
XXVIII
25 September 2014
Mercomm
36. ICSA Award Oktober 2014 SWA
37. Marketing Award Oktober 2014 Majalah
Marketing 38. APAC Airline Executive of the
Year
14 Oktober 2014 CAPA Center for Aviation
39. BUMN WEB Award 15 Oktober 2014 BERITA SATU
40. IPRAS Award 17 Oktober 2014 SPS
41. Payload Asia Award 29 Oktober 2014 Payload Asia 42. The Winner of 2014 SPEX2
Award 17 Nopember 2014 GML Performance Consulting 43. IHCS 27 Nopember 2014 Majalah Business News, Dunamis 44. The Best Airlines for Delivering
Bags to the Carousel
Desember 2014 Gatwick Airport 45. Penghargaan Gratifikasi 09 Desember 2014 KPK
46.
The 6th IICD Corporate Governance Conference and Award
09 Desember 2014 IICD
47.
KEHATI Award 11 Desember 2014 Indonesian Biodiversity Foundation 48. Indonesia Green Company
Achievement
11 Desember 2014 SWA
49. BPJS Ketenagakerjaan Award 15 Desenber 2014 BPJS
Ketenagakerjaan 50. Indonesia Travel and Tourism
Award
15 Desember 2014 ITTA Foundation
Universitas Sumatera Utara
GARUDA INDONESIA dan SkyTeam
Gambar 3.4
GA sebagai anggota Skyteam
Sumber : www. Garuda Indonesia.com
Garuda Indonesia
Maskapai nasional ini adalah perusahaan penerbangan Indonesia pertama yang bergabungdengan SkyTeam. Dengan wilayah terbang yang terus bertambah luas baik di dalam dan luar negeri, Garuda Indonesia terus memperkokoheksistensi dengan daya saing yang kuat di Asia Tenggara. Bersama aliansiSkyTeam, Garuda Indonesia siap untuk terhubungkan dengan lebih 1.000 kotadestinasi di seluruh dunia. Pelanggan dapat menikmati layanan ini mulai bulan Maret 2014.
Universitas Sumatera Utara
SkyTeam
Aliansiyang beranggotakan berbagai maskapai besar di dunia ini siap untuk mengembangkan ruang lingkupnya di Asia Tenggara melalui Garuda Indonesia. Dengan bergabungnya perusahaan penerbangan terbesar di Indonesia ini, SkyTeam menambah deretan kota-kota besar di Indonesia, termasuk Surabaya, Denpasar, dan Medan ke dalam daftar panjang destinasiSkyTeam. Keuntungan yang diperoleh dari kerjasama ini bukan hanya aksesyang lebih besar, tetapi juga frekuensi penerbangan dan konektivitas rute.
SkyTeam Partners
Gambar 4.4
Maskapai yang tergabung dalam SKYTEAM
• • • • • •
Universitas Sumatera Utara • • • • • • • • • • • • • •
Sumber : www. Garuda Indonesia.com