BAB IV HASIL PENELITIAN
B. Profil Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) Syariah Nagari Ujung
1. Sejarah Berdirinya Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) Syariah Nagari Ujung Gading
Permodalan Nasional Madani (PNM) didirikan di Jakarta berdasarkan TAP XVI/MPR/1998, Letter of Intent IMF tanggal 16 Maret 1999, PP No.38/99 Tanggal 25 Mei Tahun 1999 serta Akte Notaris No.1 Tanggal 1 Juni 1999 yang mendapat pengesahan Menteri Kehakiman Republik Indonesia (RI) No.C-11.609.HT.01.01.TH 99 Tanggal 23 Juni 1999. Kemudian pada bulan Agustus 2008 PT. PNM meluncurkan program pembiayaan langsung yang disebut Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM). Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) adalah layanan pinjaman modal untuk usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM yang disertai dengan program pelatihan, jasa konsultasi, pendampingan, serta dukungan pengelolaan keuangan dan akses pasar bagi nasabah.
ULaMM Syariah telah beroperasi sejak ULaMM didirikan. Meski demikian, sampai tahun 2019 pembiayaan syariah baru dapat dilayani sebanyak 57 Unit ULaMM Syariah dari 628 Kantor Unit ULaMM yang ada dengan cakupan wilayah 2.837 Kecamatan di Indonesia. Untuk PNM Cabang Padang senidir saat ini terdiri dari 16 kantor unit ULaMM dengan tiga (3) kantor klaster. Tujuan utamanya untuk membantu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar terus berkembang untuk mempercepat kemajuan usahanya. Dukungan tersebut meliputi pemberian konsultasi, pelatihan, pendampingan
maupun pengelolaan keuangan dan akses pasar
(http://www.ulammpnm.co.id/tentang-kami diunduh pada 22 Agustus 2020)
Kemudian pada awal tahun 2013 Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) Syariah yang biasanya melayani daerah Lubuk alung, Padang Pariaman dipindahkan ke Nagari Ujung Gading Pasaman
45
Barat, dan pada bulan Februari 2013 Unit layanan Modal Mikro Syariah (ULaMM) mulai beroperasi di Nagari Ujung Gading yang beralamat di Jl.Nusantara Barat, Jorong Pasar Lamo, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Kode pos 26572 (Jainul Abidin Selaku Kepala Kantor ULaMM, 06 April 2020).
Setelah dua bulan beroperasi Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) Syariah melakukan pencairan pembiayaan untuk pertama kalinya pada akhir bulan ke 2 sebesar Rp. 10.000.000 yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pengusaha mikro dalam pengembangan usahanya.
Adapun keunggulan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) Syariah dibandingkan dengan lembaga keuangan lainnya yaitu ULaMM syariah tidak hanya memberikan pembiayaan tetapi juga melakukan berbagai pembinaan secara intensif melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) dalam bentuk pelatihan, jasa konsultasi, pendampingan, serta dukungan pengelolaan keuangan dan akses pasar bagi nasabah. Adapun tujuan program Pengembangan kapasitas Usaha (PKU) adalah sebagai berikut:
a. Pelaksanaan misi dan tujuan Peendirian PNM yaitu memberikan jasa pembiayaan dan non pembiayaan khususnya kepada nasabah ULaMM.
b. Sebagai sarana pertukaran informasi untuk pengembangan usaha dan perluasan pasar nasabah, baik dari PNM maupun dari semua nasabah.
c. Integrasi kegiatan pembiayaan ULaMM.
d. Memberikan pendampingan dan pembinaan kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah yang merupakan nasabah binaan PNM (Jainul Abidin Selaku Kepala Kantor ULaMM, 06 April 2020).
2. Visi dan Misi Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) Syariah Sesuai dengan tujuan pendirian PT Permodalan Nasional Madani (PNM), adalah sebagai (BUMN) Badan Milik Usaha Negara yang mempunyai tugas untuk membantu pengembangan Usaha Mikro, kecil, dan menengah (UMKM), baik melalui pembiayaan maupun pembinaan ataupun jasa manajemen. Tepatnya pada tahun 2008, PNM telah mengeluarkan program pembiayaan langsung yaitu ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro).
Unit Layanan Modal Mikro adalah pelayanan pinjaman modal yang diperuntukkan kepada usaha mikro dan kecil disertai dengan adanya bimbingan dalam mengembangkan usahanya.
a) Visi
“Menjadi lembaga pembiayaan terkemuka dalam
meningkatkan nilai tembah secara berkelanjutan bagi usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi (UMKM) yang berlandaskan prinsip-prinsip Good Porporate Governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik”
b) Misi
1) Menjalankan berbagai upaya, yang terkait dengan operasional perusahaan, untuk meningkatkan kelayakan usaha dan kemampuan wirausaha para pelaku bisnis UMKMK.
2) Membantu pelaku UMKMK untuk mendapatkan dan kemudian meningkatkan akses pembiayaan UMKMK kepada lembaga keuangan baik bank maupun non bank yang pada akhirnya akan meningkatkan kontribusi mereka dalam perluasan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
3) Meningkatkan kreatifitas dan produktifitas karyawan untuk mencapai kinerja terbaik dalam usaha pengembangan sektor UMKMK
Untuk mewujudkan visi dan misi Permodalan Nasional Madani (PNM) perusahaan mengembangkan budaya yang memegang
47
komitmen pada kualitas produk dan jasa, perusahaan yang bersih, transparan dan profesional, serta suasana kerja yang kondusif dan meningkatkan kompetensi SDM ( http://www.pnm.co.id/abouts/visi-misi diunduh pada 22 Agustus 2020).
3. Struktur Organisasi Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) Syariah Nagari Ujung Gading
Organisasi ULaMM Syariah kantor unit secara teknis terdiri dari unit manager yang membawahi marketing officer, loan officer, collector, cashier, dan supporting.
Unit manager berada dibawah garis perintah langsung dari kantor, antara kantor cabang dan unit manager terdapat koordinator cluster yang mempunyai garis koordinasi antara cabang dan unit manager.
Gambar 4. 2
Struktur Organisasi ULaMM Syariah Nagari Ujung Gading
Adapun tugas dan tanggung jawab masing-masing jabatan yaitu: a. Unit manager atau pimpinan unit tugasnya yaitu sebagai berikut:
1) Memimpin dan mengelola unit pembiayaan mikro 2) Melakukan review dan memutuskan pembiayaan
3) Mengembangkan dan mengelola portofolio pembiayaan yang sehat. Unit Manager Account Officer Mikro (AOM) Oerasional Unit (OPU) Kolektor Unit (KLU)
b. Account Officer Mikro (AOM) tugasnya yaitu memasarkan produk pembiayaan yang dikelola Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) Syariah.
c. Operasional Unit (OPU) tugasnya yaitu melakukan administrasi pembiayaan dan kegiatan rutin operasional.
d. Kollektor Unit (KLU) tugasnya yaitu melakukan tagihan rutin kepada nasabah (Dokumentasi ULaMM Syariah tahun 2020) 4. Produk Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) Syariah
Dalam hal pembiayaan usaha mikro, Unit Layanan Modal Mikro Syariah mempunyai 4 (empat) macam produk pembiayaan yaitu:
a. Produk pembiayaan Mikro Madani 25
Produk pembiayaan MM-25 merupakan pinjaman dana melalui pembiayaan mulai Rp. 11.000.000 sampai dengan Rp. 25.000.000, dengan jangka waktu maksimal 36 bulan atau 3 tahun.
b. Produk pembiayaan Mikro Madani 50
Produk pembiayaan MM-50 merupakan pinjaman dana melalui pembiayaan mulai dari Rp. 26.000.000 sampai dengan Rp. 50.000.000, dengan jangka waktu maksimal 36 bulan atau 3 tahun. c. Produk pembiayaan Mikro Madani 100
Produk pembiayaan MM-100 merupakan pinjaman dana melalui pembiayaan mulai dari Rp. 51.000.000 sampai dengan Rp. 100.000.000, dengan jangka waktu maksimal 36 bulan atau 3 tahun.
d. Produk pembiayaan Mikro Madani 200
Produk pembiayaan MM-200 merupakan pinjaman dana melalui pembiayaan mulai dari Rp. 101.000.000 sampai dengan Rp. 200.000.000, dengan jangka waktu maksimal 48 bulan atau 4 tahun.
e. Produk pembiayaan Mikro Madani Laku 200
Produk pembiayaan MM Laku 200 merupakan pinjaman dana melalui pembiayaan mulai dari Rp. 201.000.000 sampai dengan
49
Rp. 500.000.000 dengan jangka waktu maksimal 60 bulan atau 5 tahun (Jainul Abidin Selaku Kepala Kantor ULaMM, 06 April 2020).
C. Faktor-Faktor Penghambat Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM)