BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
E. Profil Program U2 (Uje & Udin) Trans7
2. Profil Narasumber
a) Biografi Ust. Jeffry Al-Buchori
Ustadz Jeffry Al Buchori yang dikenal dengan
sebutan Uje adalah da'i kondang di Indonesia yang biasa tampil dengan bahasa-bahasa anak muda
sehingga tidak jarang Uje diberi julukan Ustadz gaul.
Kepiawaiannya dalam berda'wah mendorong lapisan masyarakat dari
banyak kalangan menerima cara berda'wahnya. Uje adalah anak ke 3 dari
5 bersaudara, lahir di Budi Rahayau, 12 April 1973 dari pasangan H.
Ismail Modal (Alm) dan Ustz Dra. Hj. Tatu Mulyana. Ust Jefri memiliki
kakak yang pertama Alm. Ust. H. Abdullah Riyad, kakak kedua Ust. H.
Aswan Faisal, adik yang keempat H. Decky Fajar dan yang kelima Ustz
Hj. Nona.2
Kisah Perjalanan Hidup Ust. Jeffri Al-Buchori3
Sejak kecil Uje telah mendapat pendidikan Islam yang kuat. Hal ni
terbukti saat duduk di bangku sekolah kelas 3-5 SD meraih prestasi MTQ
(Musabaqah Tilawatil Qur’an) sampai tingkat provinsi. Setelah lulus SD,
bersama kedua kakaknya, Alm. Ust. H. Abdullah Riyad dan Ust. H.
2
Share uje centre (2006, 19 juni).Kapanlagi.com(online). Diakses pada tanggal 29 Juli 2011 dari http://biografiustadzmuda.blogspot.com/2009/11/profile-ustadz-h-jefri-al-bukhori.html 3
50
Aswan Faisal, bersekolah di Pondok Pesantren Daar el-Qolam Gintung,
Jayanti Tangerang. Namun selama di pesantren, Uje terbilang nakal. Seringkali saat teman-temannya menunaikan salat, ia diam-diam tidur atau
kabur dari pesantren untuk main dan nonton di bioskop. Sampai akhirnya
Uje dikeluarkan dari pesantren tersebut yang sempat dikecapnya selama 4
tahun dari 6 tahun yang harus dijalani. Setelah itu, Uje dipindahkan ke
Madrasah Aliyah (MA, setingkat SMA). Bukannya bertambah baik,
kenakalan Uje justru bertambah.
Masa Kelam Kehidupan Yang Lalu 4
Masa kanak-kanak Uje yang masih terbilang cukup agamis itu
tidak berlangsung lama. Menjelang remaja, ia justru semakin nakal. Ia
pernah dimarahi ibunya yang sedang mengajar karena merasa sangat
terganggu dengan suara gitar dan nyanyiannya yang sangat keras. Saking
marahnya, sang ibunda sampai membentaknya, “Hei, setan!” Kenakalannya
pun semakin menjadi saat ia masuk pesantren. Bahkan akhirnya Uje
dikeluarkan dari pondok. Suatu waktu, guru Uje tidak tahan lagi atas
sikapnnya tersebut. Begitu masuk, Uje ditimpuk pakai penghapus.
Kemudian, karena kesal, saya ‘mengembalikan’ penghapus itu dengan cara
yang sama. Keluar dari pesantren, ia masuk Madrasah Aliyah, yang cuma
bisa dijalaninya selama satu tahun. Ia dikeluarkan, karena berkelahi.
Pendidikan yang carut marut dan pergaulan yang tidak terkontrol membawa
Jefri masuk dunia yang liar.
4
Share uje centre (2006, 19 juni).Kapanlagi.com(online). Diakses pada tanggal 29 Juli 2011 dari http://biografiustadzmuda.blogspot.com/2009/11/profile-ustadz-h-jefri-al-bukhori.html
Saat usianya baru 16 tahun, ia sudah mulai mengenal dunia malam.
Ia hanya masuk sekolah saat ujian. Setiap malam ia lebih sering berada di
diskotek untuk menari. Tiap ke diskotek, diam-diam Uje mempelajari
gerakan orang-orang yang nge-dance. Karena bakat, Uje pun kemudian
menjadi penari yang bertualang dari satu diskotek ke diskotek lain. Bahkan
beberapa kali Uje berhasil memboyong piala ke rumah sebagai the best
dancer. Belum puas, Uje juga mencoba merambah dunia fotomodel dan
ikut fashion show di beberapa diskotek. Akhirnya, meski dengan nilai
pas-pasan Uje berhasil lulus SMA pada tahun 1990.
Usai SMA ia menjajal kemampuan aktingnya dengan menjadi
pemeran pengganti dalam beberapa sinetron. Aktingnya mulai dilirik
sutradara. Tahun itu juga Uje mendapat peran di sinetron "Pendekar Halilintar" yang pada waktu itu sinetron masih dipandang sebelah mata
oleh masyarakat dan artis film. Sementara itu hubungan Jefri dengan kedua
orangtuanya semakin memburuk. Apihnya (panggilan Uje kepada ayahnya)
mati-matian menentang kegiatan Uje. Haji Ismail Modal sangat mengenal
kelamnya dunia yang tengah digeluti anaknya. Karena, di masa mudanya
Ismail juga pernah berkecimpung di dunia film. Ayahnya pernah main di
film action, antara lain Macan Terbang dan Pukulan Berantai. Tapi Uje
tetaplah Uje. Terlebih setelah ia menyabet gelar Pemeran Pria Terbaik
dalam Sepekan Sinetron Remaja, yang diadakan TVRI tahun 1991. Waktu
52
Kesombongannya makin menjadi. Ia merasa, jalan hidup yang dititinya
adalah yang terbaik baginya.5
Kecanduan narkoba
Setelah bergelimang uang, Jefri semakin tidak terkendali. Semua jenis kemaksiatan pernah dicobanya. Ia pun sempat bertahun-tahun menjadi
pecandu berat narkoba. Bahkan malam pengantinnya dengan Pipik Dian
Irawati, gadis Semarang yang dinikahinya 7 September 1999, dilewatinya
dengan kondisi sakaw dan menikmati putaw semalaman. Tapi saat itu
istrinya justru semakin tertantang untuk melepaskan Uje dari jeratan benda
terkutuk itu. Uje memang beruntung. Istrinya tidak hanya cantik, tetapi juga
tabah dan ulet. Dengan sabar Pipik menemani Jefri melewati hari-hari
sakaw-nya. Juga pada malam-malam saat suaminya menderita paranoia,
dikejar mimpi buruk dan ilusi menakutkan. Saat itu Jefri memang tengah
dijauhi teman-temannya, yang kewalahan dengan kelakuan buruk yang
semakin menjadi-jadi saat ketagihan.
Uje sempat mengalami masa-masa paranoid, sekitar setahun. Pada
masa itulah Uje menyadari bahwa ia tidak memiliki siapa-siapa kecuali
Allah SWT. Allah tidak pernah meninggalkan kita. Seburuk apa pun
manusia di mata Allah, Dia tidak pernah meninggalkannya. Perlahan Uje
mulai terkontrol. Terlebih ketika mendengar Pipik hamil, ia berusaha keras
menghentikan kebiasaan buruknya. Selain mengikuti terapi dengan Prof.
Dr. Dadang Hawari, Uje juga mempunyai cara tersendiri melawan
5
Share uje centre (2006, 19 juni).Kapanlagi.com(online). Diakses pada tanggal 29 Juli 2011 dari http://biografiustadzmuda.blogspot.com/2009/11/profile-ustadz-h-jefri-al-bukhori.html
kecanduannya. Saat keinginan untuk mengonsumsi putaw datang dan tak
tertahankan, ia menghukum dirinya dengan melukai tubuhnya sendiri. Cara
ini, menurut Pipik, lumayan efektif meski awalnya sempat membuatnya
ngeri.Kini, enam tahun setelah pernikahannya, ibu dua anak Jefri, Adiba
Khanza Az-Zahra dan Muhammad Abi Dzar Al-Ghifari, ini bisa tersenyum
lega. Suaminya bukan saja sembuh dari kecanduan narkoba, tetapi juga
telah berhasil mengembalikan dirinya sendiri ke jalan Allah. Uje,
meneruskan jejak orangtuanya, kini dikenal sebagai seorang pendakwah
yang sangat digemari.
Uje bertemu dengan Pipik Dian Irawati, seorang model gadis
sampul majalah Aneka tahun 1995 asal Semarang, Jawa Tengah. Saat itu,
Uje masih berstatus sebagai pemakai. Meski demikian, hal itu tidak
menghalangi Pipik yang bersedia dinikahi secara siri pada 7 September
1999. Dua bulan kemudian mereka menikah resmi di Semarang.
Pernikahannya dengan Pipik ini dikaruniai tiga orang anak, Adiba Khanza
Az-Zahra, Mohammad Abidzar Al-Ghifari, dan Ayla Azuhro.
Masa taubat6
Setelah masa perenungan, Uje kembali memulai mengaji di
berbagai majelis taklim di ibu kota. Ia juga berguru kepada beberapa
ulama, salah satunya adalah K.H. Ali Saman. Terhadap gurunya yang satu
ini Uje sangat terkesan dengan pola hidupnya yang bersahaja. Setelah
mengikuti berbagai taklim dan pengajian, ia mulai merasakan ketenangan
6
Share uje centre (2006, 19 juni).Kapanlagi.com(online). Diakses pada tanggal 29 Juli 2011 dari
http://www2.searchresultsdirect.com/parking.php4?domain=ujecentre.com®istrar=3 48972&keyword=Live%20Radio&eq=d6c4b62270e416f0c0c0d5a156055f8090b76e41e19b36ae7 23133b027d7ae90fc3c67402ae3777ee4f263986436628f&ac300=1
54
dalam hidup. Tahun 2000 ia menjadi penyuluh gerakan anti narkoba. Ini
pun awalnya tidak disengaja. Saat itu salah satu kakaknya, Ustaz Abdullah
Riyadh (kini almarhum), yang seharusnya menjadi pembicara, berhalangan
hadir, karena harus ke Singapura. Uje dipaksa menggantikan
ceramah-ceramah Ramadhan di beberapa masjid dan kantor. Masa lalunya yang
kelam justru dijadikan salah satu modal berdakwah, terutama terhadap
kaum muda. Berbagai pengalaman dan kiat menghindari dunia hitam
memang lebih efektif bila disampaikan oleh orang yang pernah
bergelimang di dalamnya. Gayanya yang khas dengan iringan pelantunan
ayat-ayat Al-Quran dan celetukan-celetukan ala remaja yang membumbui
ceramahnya sangat digandrungi kawula muda.
Wajah tampannya juga memesona kaum ibu dan remaja putri.Sejak itu ia
merambah jalan dakwah, dan mulai dikenal sebagai mubalig.
Popularitasnya kian meroket ketika beberapa stasiun televisi swasta
mengontraknya untuk memberi tausiah di sinetron religi. Berbagai acara,
seperti Kuliah Pagi, Astagfirullah (SCTV), Di Ambang Fajar (RCTI),
Kuasa Illahi dan Suratan Takdir (TPI), Musafir (ANTV), dan Sentuhan
Qalbu (TransTV), pun dihiasi wajah dan nasihat-nasihatnya. Uje juga
dikenal memiliki bakat tarik suara, sehingga sebuah perusahaan rekaman
menawarkannya untuk rekaman. Kemudian Uje merilis album perdananya,
"Lahir Kembali", yang diproduksi Forte Record dan diedarkan oleh Nada
Hijrah.
Di tengah kesibukannya sebagai dai dan membintangi beberapa
di kediamannya. “Namanya Majelis Taklim I Like Monday. Jadwal acara
taklim yang diselenggarakan dua minggu sekali ini banyak diikuti para
eksekutif, businessman, anak muda, artis, dan lain-lain. Uje sengaja
memilih nama I Like Monday untuk majelis taklimnya sebagai
penghormatan terhadap hari kelahiran, hijrah, dan wafatnya Rasulullah
SAW. Konsep yang ditawarkan majelis taklim yang diadakan setiap Senin
malam ini adalah pengkajian kasus-kasus yang sedang hangat di
masyarakat dan dikupas dengan materi-materi yang sederhana. Dalam
setiap pengajian yang diselenggarakannya, Uje sendiri jarang tampil
sebagai pembicara utama. Ia justru lebih sering mengundang pembicara
atau ustadz dari luar. Dengan begitu, menurutnya, ia bisa menyerap ilmu
dari pembicara yang hadir di majelisnya.Sejak menempati rumah barunya
di kawasan Pondok Indah, Ustaz Jefri menghiasi hari-harinya dengan
berbagai kegiatan bermanfaat bagi umat. Ia juga berharap, di rumah
barunya ini bisa lebih memperhatikan buah hatinya, Adiba dan Abizar.
Rupanya sang ustaz, dengan pengalaman masa mudanya, sangat khawatir
dengan pengaruh lingkungan yang bisa dengan mudah merusak seorang
anak. Setelah menjadi ustaz, masih sering terngiang di telinganya
wejangan gurunya semasa di pesantren, almarhum K.H. Ahmad Rifai Arif,
pengasuh Ponpes Darul Qolam, Gintung, Balaraja, Tangerang, yang
mengingatkan pentingnya introspeksi diri. “Dari mana kita datang?
Sekarang ada di mana? Dan akan ke mana? Kalian tidak harus menjadi
ulama, karena yang terpenting adalah memiliki iman yang kuat.7
7
Share uje centre (2006, 19 juni).Kapanlagi.com(online). Diakses pada tanggal 29 Juli 2011 dari
56
Hal yang menyadarkan Uje dari kehidupan semu adalah saat
dirinya diajak umroh oleh ibu dan kakaknya. Sebagai awal dari usaha
pertaubatan, Uje mendapat amanah dari kakak tertuanya alm. Ust. H.
Abdullah Riyad, untuk melanjutkan dakwah kakaknya di Jakarta. Sebab
alm Ust. H. Abdullah Riyad mendapatkan kepercayaan dari MUIS (Majlis
Ugame Islam Singapura) untuk menjadi Imam besar di Masjid Haji
Mohammad Soleh, bersebelahan dengan Maqam Habib Nuh Al Habsyi,
Palmer Road, Singapura. Uje berdakwah pertama kali di sebuah masjid di
Mangga Dua. Pipik Dian Irawati, istrinya, menuliskan teks dakwah yang
mesti disampaikan saat itu. Hasilnya, honor ceramah sebesar Rp 35.000
dia bawa pulang dan langsung diberikan kepada istrinya.
Dari situlah Uje mulai berdakwah lewat majelis taklim, mushola,
masjid, dan perlahan-lahan bisa seperti sekarang ini, dikenal oleh
masyrakat banyak dikagumi oleh seluruh kalangan. Selain itu Uje, juga
menyampaikan dakwahnya dalam bentuk lagu-lagu Islami, debut
albumnya, Lahir Kembali diluncurkan 2006 lalu. Beberapa lagu
diciptakannya sendiri dan dinyanyikan bersama penyanyi lagu-lagu
religius muslim, seperti Opick, bahkan pernah berkolaborasi dengan grup
band Ungu dalam mini album Ungu bertajuk Para Pencari-Mu (2007).
Centerhttp://www2.searchresultsdirect.com/parking.php4?domain=ujecentre.com®ist rar=348972&keyword=Live%20Radio&eq=d6c4b62270e416f0c0c0d5a156055f8090b76e41e19b 36ae723133b027d7ae90fc3c67402ae3777ee4f263986436628f&ac300=1
b) Biografi Udin Nganga8
Seorang seniman betawi yang lahir dari sanggar Lenong gambang
keromong selendang putih, Udin atau yang lebih dikenal dengan Udin
“Nganga” lahir di Jakarta pada tanggal 19 Februari 197I. Kata “Nganga”
ini di ambil dari bahasa betawi yang artinya mulutnya selalu terbuka.
Beralamat di Jalan Curug agung RT 002/010 no.18 Tanah baru beji
Depok. Seniman yang juga pelawak yang cukup popular ini sudah banyak
membintangi berbagai sinetron, Ftv maupun program-program tv lainnya.
antara lain, Para pencari Tuhan (DGC production house), Mat angin(DGC
production house) , melati (trans corp), Batak betawi (viandra production
house), Bukan sity nurbaya (viandra production house) -Usaha Gawat
Darurat (karnos film), Si doel(karnos film), Pedang keadilan -Uje_Udin
(trans corp), OKB (trans corp), Overa Van java (trans corp) , Sinden Gosip
(trans corp) , Genk hijau (sponsor sampurna hijau) dan Banyak Lainnya.
Karakternya yang konyol serta sok tau itu seringkali mengundang
rasa jengkel bagi lawan mainnya sedangkan bagi yang menonton akan
tertawa dan bergumam lucu. Seorang memotiviasi pribadinya untuk selalu
membuat orang tertawa ini, dipasangkan dalam program U2 sebgai asisten
Uje. Yang bertugas mengatur schedule Uje dan menemani keseharian Uje
maupun perajalan menyampaikan tausyiah-tausyiah ke berbagai tempat.
8
Share Perjalanan Karier Udin Nganga (2009, 18 Agustus) wordpress. Diakses pada tanggal 27 Juli 2011dari
http://radenmasnews.wordpress.com/page/2/?q=perjalan+karier+udn+nganga&ie=utf8&o
e=utf8&aq=t&rls=org.mozilla:en-US:official&client=firefox-a#hl=id&client=firefox-a&rls=org.mozilla:en US:official&sa=X&ei=G3BrT o75OceIrAeZ0oDHBQ&ved=0CBQQvwUoAQ&q=tanggal+lahir+udin+nganga&sp
58