• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS UNIT KERJA DAN TUGAS PESERTA

A. Profil Organisasi

Tabel 3.1 Tabel Identitas Sekolah Nama Sekolah : SD Negeri Bantarmangu 01

NSS : 101030114017

NPSN : 20386441

Status Sekolah : Negeri

Alamat Sekolah : Jalan Gunung Tiga RT 01 RW 01 Bantarmangu

Kecamatan : Cimanggu Kabupaten/Kota : Cilacap Provinsi : Jawa Tengah

Telepon/Fax : -

E-mail : [email protected]

Nama Kepala Sekolah : Sumaryono, S.Pd.

1. Deskripsi SDM, Sarpras dan Sumber Daya Lain a) Tenaga Pendidik

Tenaga pendidik di SD Negeri Bantarmangu 01 berjumlah 7 yang terdiri dari 1 Kepala Sekolah, 5 guru kelas, 1 guru penjaskes merangkap guru kelas. Sementara itu, tenaga kependidikan berjumlah 1 orang. Tenaga pendidik di SD Negeri Bantarmangu 01 yang berstatus PNS berjumlah 1 yakni Kepala Sekolah dan 1 orang masih berstatus CPNS. Kemudian, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan lainnya masih berstatus guru honor atau disebut sebagai guru wiiyata bakti. Meskipun mayoritas tenaga pendidik dan kependidikan berstatus honorer, tetapi keseluruhan berjjenjang pendidikan Strata 1 (S1). Data tenaga pendidik di SD Negeri Bantarmangu 01 ditampilkan dalam tabel 3.2 berikut.

33

Tabel 3.2 Pendidik dan Tenaga Kependidikan SD Negeri Bantarmangu 01

No Nama NUPTK JK NIP Status Kepegawaian Jenis PTK

1 Sumaryono 6342739640200003 L 196110101979111001 PNS Kepala Sekolah 2 Vina Anggia NA 7455772673130002 P 199401232019022006 CPNS Guru Kelas 6

3 Daryani 4639762664300002 P Guru Honor Sekolah Guru Kelas 1

4 Susi Yuliastuti 8051762663300003 P Guru Honor Sekolah Guru Kelas 2

5 Priyanto 2649760661200012 L Guru Honor Sekolah Guru Kelas 3/ Penjaskes 6 Dwi Nofitri A 5452763664300003 P Guru Honor Sekolah Guru Kelas 4

7 Husbaeni 1442763665130203 L Guru Honor Sekolah Guru Kelas 5

34 b) Peserta Didik

Awal tahun ajaran baru 2019/2020 jumlah siswa SD Negeri Bantarmangu 01 sebanyak 171. Siswa SD negeri Bantarmangu 01 berasal dari keluarga dengan ekonomi menengah ke bawah. Namun, kesadaran untuk menyekolahkan anak dikategorikan cukup tinggi sehingga SD Negeri Bantarmangu 01 selalu menerima siswa baru dengan jumlah lebih dari 10. Jumlah siswa SD Negeri Bantarmangu 01 secara rinci diuraikan dalam tabel 3.3. berikut.

Tabel 3.3

Jumlah Siswa SD Negeri Bantarmangu 01 Tahun Pelajaran 2019/2020 NO KELAS JUMLAH KELAS TAHUN 2019/2020 L P JUMLAH 1 1 1 14 11 24 2 2 1 15 16 31 3 3 1 13 22 35 4 4 1 14 13 27 5 5 1 18 10 28 6 6 1 16 10 26 JUMLAH 6 90 81 171 c) Sarana Prasarana

Sarana di SD negeri Bantarmangu 01 memenuhi status yang layak pakai. Sarana di SD Negeri Bantarmangu 01 di antaranya yaitu meja, kursi, papan tulis, lemari, rak sepatu, jam dinding, dan papan data. Kondisi prasarana di SD Negeri Bantarmangu 01 berada padakategori baik dan memenuhi kapasitas jumlah siswa. Berikut daftar prasarana SD Negeri Bantarmangu 01.

35

Tabel 3.4 Prasarana SD Negeri Bantarmangu 01 NO. Nama Prasarana Panjang Lebar Keterangan

1. Kamar mandi/WC Guru 3 2 Baik 2. Kamar mandi/WC

Siswa laki-laki 3 2 Baik

3. Kamar mandi/WC

Siswa perempuan 3 2 Baik

4. Ruang Guru 7 6 Baik

5. Ruang Kelas 1 7 6 Baik 6. Ruang Kelas 2 7 6 Baik 7. Ruang Kelas 3 7 6 Baik

8. Ruang kelas 4 7 6 Baik

10. Ruang Kelas 5 7 6 Baik

11. Ruang Kelas 6 7 6 Baik

12. Ruang Kepala Sekolah 7 6 Baik

36

Struktur organisasi pelaksana pendidikan di SD Negeri Bantarmangu 01 dapat dilihat pada bagan berikut.

Gambar 1. Bagan Struktur Organisasi SD Negeri Bantarmangu 01

2. Tugas Unit Kerja

a. Visi SD Negeri Bantarmangu 01

Terciptanya manusia yang cerdas, terampil, berprestasi, berakhlak mulia, beriman, dan bertaqa kepada Tuhan Yang Maha Esa. b. Misi

 Mewujudkan sistem dan iklim belajar mengajar yang efektif, efisien, serta optimal.

 Mewujudkan kehidupan sosial budaya yang berkepribadian mulia.

 Meningkatkan pengalaman ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. KEPALA SEKOLAH SUMARYONO, S.Pd. KOMITE SEKOLAH HARYONO GURU KELAS 1 DARYANI, S.Pd.SD GURU KELAS 2 SUSI YULIASTUTI, S.Pd.SD GURU KELAS 3 PRIYANTO, S.Pd. GURU KELAS 4 DWI NOFITRI A, S.Pd GURU KELAS 5 HUSBAENI,S.Pd.SD. GURU KELAS 6 VINA ANGGIA NA, S.Pd

GURU OLAHRAGA PRIYANTO, S.Pd

Ka Perpus

37

 Meningkatkan penyelenggaraan pendidikan melalui pembelajaran di luar jam pembelajaran.

 Meningkatkan pelatihan seni budaya daerah maupun nasional.

 Meningkatkan fungsi dewan guru dan komite sekolah, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

c. Nilai Sekolah

Nilai-nilai sekolah berpedoman pada 18 nilai pendidikan karakter bangsa yang disusun oleh Diknas. Nilai-nilai sekolah yang dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas di SD Negeri Bantarmangu 01 adalah

1) Religius, yakni ketaatan dan kepatuhan dalam memahami dan melaksanakan ajaran agama (aliran kepercayaan) yang dianut, termasuk dalam hal ini adalah sikap toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama (aliran kepercayaan) lain, serta hidup rukun dan berdampingan.

2) Jujur, yakni sikap dan perilaku yang menceminkan kesatuan antara pengetahuan, perkataan, dan perbuatan (mengetahui apa yang benar, mengatakan yang benar, dan melakukan yang benar) sehingga menjadikan orang yang bersangkutan sebagai pribadi yang dapat dipercaya.

3) Toleransi, yakni sikap dan perilaku yang mencerminkan penghargaan terhadap perbedaan agama, aliran kepercayaan, suku, adat, bahasa, ras, etnis, pendapat, dan hal-hal lain yang berbeda dengan dirinya secara sadar dan terbuka, serta dapat hidup tenang di tengah perbedaan tersebut.

4) Disiplin, yakni kebiasaan dan tindakan yang konsisten terhadap segala bentuk peraturan atau tata tertib yang berlaku.

5) Kerja keras, yakni perilaku yang menunjukkan upaya secara sungguh-sungguh (berjuang hingga titik darah penghabisan)

38

dalam menyelesaikan berbagai tugas, permasalahan, pekerjaan, dan lain-lain dengan sebaik-baiknya.

6) Kreatif, yakni sikap dan perilaku yang mencerminkan inovasi dalam berbagai segi dalam memecahkan masalah, sehingga selalu menemukan cara-cara baru, bahkan hasil-hasil baru yang lebih baik dari sebelumnya.

7) Mandiri, yakni sikap dan perilaku yang tidak tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan berbagai tugas maupun persoalan. Namun hal ini bukan berarti tidak boleh bekerjasama secara kolaboratif, melainkan tidak boleh melemparkan tugas dan tanggung jawab kepada orang lain. 8) Demokratis, yakni sikap dan cara berpikir yang mencerminkan

persamaan hak dan kewajiban secara adil dan merata antara dirinya dengan orang lain.

9) Rasa ingin tahu, yakni cara berpikir, sikap, dan perilaku yang mencerminkan penasaran dan keingintahuan terhadap segala hal yang dilihat, didengar, dan dipelajari secara lebih mendalam.

10) Semangat kebangsaan atau nasionalisme, yakni sikap dan tindakan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau individu dan golongan.

11) Cinta tanah air, yakni sikap dan perilaku yang mencerminkan rasa bangga, setia, peduli, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, budaya, ekomoni, politik, dan sebagainya, sehingga tidak mudah menerima tawaran bangsa lain yang dapat merugikan bangsa sendiri.

12) Menghargai prestasi, yakni sikap terbuka terhadap prestasi orang lain dan mengakui kekurangan diri sendiri tanpa mengurangi semangat berprestasi yang lebih tinggi.

13) Komunikatif, senang bersahabat atau proaktif, yakni sikap dan tindakan terbuka terhadap orang lain melalui komunikasi yang

39

santun sehingga tercipta kerja sama secara kolaboratif dengan baik.

14) Cinta damai, yakni sikap dan perilaku yang mencerminkan suasana damai, aman, tenang, dan nyaman atas kehadiran dirinya dalam komunitas atau masyarakat tertentu.

15) Gemar membaca, yakni kebiasaan dengan tanpa paksaan untuk menyediakan waktu secara khusus guna membaca berbagai informasi, baik buku, jurnal, majalah, koran, dan sebagainya, sehingga menimbulkan kebijakan bagi dirinya. 16) Peduli lingkungan, yakni sikap dan tindakan yang selalu

berupaya menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar.

17) Peduli sosial, yakni sikap dan perbuatan yang mencerminkan kepedulian terhadap orang lain maupun masyarakat yang membutuhkannya.

18) Tanggung jawab, yakni sikap dan perilaku seseorang dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya, baik yang berkaitan dengan diri sendiri, sosial, masyarakat, bangsa, negara, maupun agama.

d. Tujuan Sekolah

Tujuan sekolah dijabarkan berdasarkan tujuan umum pendidikan, visi, dan misi sekolah. Berdasarkan tiga hal tersebut, tujuan SD Negeri Bantarmangu 01 dijabarkan sebagai berikut. Tujuan Umum

Menerapkan dasar-dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.

Tujuan Khusus

1) Mewujudkan mutu lulusan

 Bersikap sebagai orang beriman, berakhlak mulia, berilmu, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

40

 Berpengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural dan metakognitif sebagai dukungan terhadap penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian yang tampak mata;

 Berketerampilan berpikir dan bertindak yang efektif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret.

2) Merumuskan struktur kurikulum

Menyusun struktur kurikulum tingkat satuan pendidikan memuat kompetensi (sikap, pengetahuan, dan keterampilan); materi pelajaran yang perlu siswa kuasai; penyebaran peta beban belajar siswa yang memungkinkan siswa dapat mengembangkan potensi diri dan prestasi secara optimal secara alamiah melalui proses pengalaman belajar yang efektif.

3) Penyelenggaraan Pelayanan Belajar

Terselenggara pelayanan belajar yang efektif dengan dukungan sistem perencanaan, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian yang terbarukan melalui kerja sama guru yang pembelajaran dengan indikator

 Semua guru menyusun RPP yang memenuhi kebutuhan siswa mengembangkan potensi dan prestasinya.

 Desain pembelajaran pada seluruh mata pelajaran sesuai konteks satuan pendidikan.

 Memenuhi standar proses pembelajaran yang menerapkan pendekatan saintifik (menerapkan metode inkuiri, pemecahan masalah, dan proyek).

 Mendayagunakan sumber belajar yang beragam dengan memanfaatkan data yang terdekat, dari kongkrit sampai yang abstrak.

41

 Mendayagunakan kerja sama intenal dan eksternal sekolah dengan melibatkan orang tua siswa secara bijak.

 Mengembangkan model penilaian yang mendorong siswa belajar dan bekompeten.

 Mengoptimalkan pendayagunaan waktu secara efektif dan efisien.

 Meningkatkan keunggulan siswa secara kolaboratif.

 Mengevaluasi perkembangan belajar secara berkala melalui pertemuan dewan guru.

 Mengembangkan inovasi pelayanan belajar sebagai tindaklanjut dari data hasil evaluasi.

4) Penilaian

Terselenggara penilaian autentik yang menunjang terpenuhinya tertib dokumen sistem informasi penilaian dan mendorong siswa berprestasi dengan meningkatkan efektivitas (a) perbaikan instrument yang mengukur ketercapaian indikator hasil belajar (b) pengelolaan buku nilai guru (c) pengelolaan sistem infomasi penilaian tingkat satuan pendidikan (d) leger (f) buku induk siswa, dan (g) raport.

Dokumen terkait