BAB III TUJUAN DAN SASARAN
3.3 Program dan Kegiatan
BAB IV. RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH
BAB V. PENUTUP
BAB II
HASIL EVALUASI RENJA PERANGKAT DAERAH TAHUN LALU
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Tahun Lalu dan Capaian Renstra Perangkat Daerah
Perubahan Rencana Kerja Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo merupakan penjabaran perencanaan tahunan dan Rencana Strategis Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo Tahun 2019 – 2024. Tercapai tidaknya pelaksanaan kegiatan – kegiatan atau program yang telah disusun dapat dilihat berdasarkan Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja OPD dan Pencapaian Renstra OPD.
Sedangkan kinerja sebagai keluaran dari kegiatan/program yang akan atau telah dicapai sehubungan dengan pemggunaan anggaran dengan kuantitas dan kualitas terukur. Pengukur kinerja itu sendiri memerlukan indikator kinerja sebagai alat ukur untuk pencapaian suatu kebijakan atau program/kegiatan juga merupakan alat ukur sah dalam mengevaluasi serta menilai kinerja.
Penggunaan input untuk mendapatkan output secara maksimal dinamakan efisien. Selanjutnya besarnya output akan menghasilkan outcome dinamakan efektif. Penilaian besaran nilai ekonomis dan nilai efisien suatu kegiatan dapat dilihat secara langsung karena output merupakan hasil langsung dari kegiatan.
Akan tetapi sulit untuk menilai seberapa efektif suatu kegiatan karena efektifitas baru dapat dinilai jangka menengah yang membutuhkan waktu beberapa tahun penelitian/penilaian.
Tujuan dari evaluasi pelaksanaan Renja tahun sebelumnya antara lain untuk :
1. Mengetahui realisasi program atau kegiatan/sub kegiatan yang tidak memenuhi target capaian kinerja yang direncanakan, beserta factor penyebabnya.
2. Mengetahui implikasi yang timbul terhadap target capaian program RPJMD dan kinerja pembangunan daerah.
3. Dasar kebijkana atau Tindakan perencanaan dan penganggaran yang perlu
Dalam melaksanakan program/kegiatan/sub kegiatan yang telah direncanakan, maka Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo berpedoman pada Rencana Kerja (Renja) yang telah disusun sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan serta beberapa proses yang membutuhkan waktu yang lama. Evaluasi pelaksanaan masih mengacu pada Renja Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo Tahun 2020 dan Evaluasi Renja Tahun berjalan Triwulan II tahun berjalan tahun 2021 .
Badan kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo pada Tahun 2021 ini melaksanakan 2 urusan dengan 3 program, 12 Kegiatan dan 36 Sub Kegiatan dengan rincian sebagai berikut :
Tabel 2.1.1
No Program/Kegiatan/Sub Kegiatan
Alokasi
Capaian Anggaran Realisasi %
I
PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN
DAERAH 5.163.079.952 3.283.589.844 64
PERENCANAAN, PENGANGGARAN DAN EVALUASI
KINERJA PERANGKAT DAERAH 66.048.678 47.478.000 72
Penyusunan Dokumen Perencanaan Perangkat Daerah 23.685.478 13.700.000 58 Koordinasi dan Penyusunan Dokumen RKA-SKPD 8.530.240 8.336.000 98 Koordinasi dan Penyusunan Dokumen Perubahan RKA-SKPD 6.370.240 6.150.000 97 Koordinasi dan Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan
Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD 7.590.240 2.700.000 36
Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah 19.872.480 16.592.000 83
ADMINISTRASI KEUANGAN PERANGKAT DAERAH
4.071.075.805 2.759.734.493 68 Penyediaan Gaji dan Tunjangan ASN 3.983.286.041 2.687.679.353 67 Pelaksanaan Penataan dan Pengujian/Verifikasi Keuangan 81.739.609 66.118.000 81 Koordinasi dan Penyusunan Laporan Keuangan Akhir Tahun
SKPD 6.050.155 5.937.140 98
ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN PERANGKAT DAERAH 74.345.000 17.200.000 23 Pengadaan Pakaian Dinas Berserta Atribut Kelengkapannya
39.025.000 - -
Bimbingan Teknis Implementasi Peraturan Perundang -
Penyediaan Komponen Intalasi Listrik/Penerangan Bangunan
Kantor 3.493.171 85.000 2
Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor
46.325.585 845.000 2
Penyediaan Bahan Logistik Kantor 97.655.210 15.978.650 16
Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan 39.934.851 9.367.740 23
Fasilitasi Kunjungan Tamu 20.664.536 10.529.150 51
Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultansi SKPD
181.086.000 77.923.688 43 PENGADAAN BARANG MILIK DAERAH PENUNJANG
URUSAN PEMERINTAH DAERAH 25.671.890 24.600.000 96
Pengadaan Mebel
25.671.890 24.600.000 96 Pengadaan Peralatan dan Mesin Lainnya
- PENYEDIAAN JASA PENUNJANG URUSAN PEMERINTAH
DAERAH 376.230.748 204.413.373 54
Penyediaan Jasa Surat Menyurat 4.920.000 3.060.000 62
Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik
133.678.475 61.007.373 46 Penyediaan Jasa Pelayanan Umum Kantor 237.632.273 140.346.000 59 PEMELIHARAAN BARANG MILIK DAERAH PENUNJANG
URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH 160.548.478 115.434.750 72
Penyediaan Jasa Pemeliharaan, Biaya Pemeliharaan, Pajak
Kenderaan Dinas Operasional atau Lapangan 50.166.349 18.184.750 36 Pemeliharaan/Rehabilitasi Gedung Kantor dan Bangunan
Lainnya 91.356.000 91.100.000 100
Pemeliharaan/Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Pendukung
Gedung Kantor atau Bangunan Lainnya 19.026.129 6.150.000 32
II PROGRAM KEPEGAWAIAN DAERAH
2.128.535.023 790.927.937 37 PENGADAAN, PEMBERHENTIAN DAN INFORMASI
KEPEGAWAIAN ASN 997.886.163 323.456.277 32
Penyusunan Rencana Kebutuhan, Jenis dan Jumlah Jabatan
untuk Pelaksanaan Pengadaan ASN 256.031.749 39.741.600 16
Koordinasi Pelaksanan Administrasi Pemberhentian 62.577.054 38.359.500 61
Fasilitasi Lembaga Profesi ASN 208.567.586 7.215.500 3
Pengelolaan Sistem Informasi Kepegawaian 80.600.000 44.400.000 55 Pengelolaan Data Kepegawaian
390.109.774 193.739.677 50 MUTASI DAN PROMOSI ASN
861.171.553 331.130.460 38 Pengelolaan Mutasi ASN
455.586.167 125.059.190 27
139.933.746 86.887.720 Pengelolaan Promosi ASN
265.651.640 119.183.550 45 PENILAIAN DAN EVALUASI KINERJA APARATUR
269.477.307 136.341.200 51
Pembinaan Disiplin ASN 97.629.610 10.567.300 11
Pengelolaan Penyelesaian Pelanggaran Disiplin ASN 171.847.697 125.773.900 73 III PROGRAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
1.867.355.883 1.343.120.984 72 Pengembangan Kompetensi Teknis
108.309.654 7.090.000 7 Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi Teknis Umum,
Inti dan Pilihan Bagi Jabatan Administrasi Penyelenggara Urusan Pemerintahan Konkuren, Perangkat Daerah Penunjang, dan Urusan Pemerintahan Umum
108.309.654
7.090.000
7
Sertifikasi, Kelembagaan, Pengembangan Kompetensi
Manajerial dan Fungsional 1.759.046.229 1.336.030.984 76 Pelaksanaan Sertifikasi Kopetensi di Lingkungan Pemerintah
Provinsi dan Kabupaten/Kota 34.806.581 25.080.900 72
Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi Bagi Pimpinan Daerah, Jabatan Pimpinan Tinggi, Jabatan Fungsional,
Kepemimpinan dan Prajabatan 1.724.239.648 1.310.950.084
76
9.158.970.858 5.417.638.765 59
Total alokasi anggaran belanja yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo sebesar Rp 9.158.970.858 dengan realiasasi pelaksanaan anggaran sampai dengan Triwulan II adalah sebesar Rp. 5.417.638.765 (59%).
Evaluasi Renja tahun sebelumnya dijadikan dasar penyusunan renja tahun 2021 dengan memperhatikan realisasi anggaran dan realisasi target capaian kinerja Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo dalam melaksanakan anggaran. Evaluasi mencakup realisasi target capaian kinerja keluaran program dan kegiatan terhadap RPJMD, yang bersumber dari hasil evaluasi pelaksanaan Renja Perangkat Daerah dan Realiasasi Renstra Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo menurut kategori urusan penunjang bukan pelayanan dasar. Target kinerja yang dicapai Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo merupakan indikator capaian pelaksanaan pembangunan daerah.
Pelaksanaan Renja OPD dikaitkan juga dengan pencapaian target Renstra Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo Tahun 2019 – 2024, berdasarkan realisasi program dan kegiatan yang dilaksanakan pada tahun – tahun sebelumnya.
Review hasil evaluasi pelaksanaan Renja OPD Tahun lalu dan realisasi Renstra mengacu pada hasil laporan kinerja tahunan yang telah ditetapkan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo. Berikut ini disajikan Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja dan Pencapaian Renstra Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo Tahun 2020 pada tabel 2.1 Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo dan Pencapaian Renstra OPD Tahun 2020 Kota Gorontalo.
Tabel 2.1
REKAPITULASI HASIL EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA KERJA PERANGKAT DAERAH S/D TAHUN 2019
Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan
Indikator Kinerja Program (Outcome)/Kegiatan (Output)
Target dan Realisasi Kinerja Program dan Keluaran Kegiatan SKPD Tahun 2018 (Tahun Lalu (n-
2) Renstra SKPD s/d Tahun 2020 (Tahun
Berjalan)
Catata n
Target Realisasi Tingkat Realisasi
1.20 Urusan Pemerintahan Fungsi Penunjang Kepegawaian
1.20.17.01 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
Terpenuhinya pelayanan administrasi perkantoran 1.20.17.01.02 Penyediaan Jasa Komunikasi, sumber Daya
Air dan Listrik
Jasa pembayaran rekening telepon, air, listrik dan surat kabar
60 bulan 48 bulan 12 bulan 12 bulan 100% 12 bulan 12 bulan 85,70%
1.20.17.01.06 Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kenderaan Dinas/Operasional
Jumlah surat tanda nonor kendaraan
33 Unit 25 unit 7 unit 7 unit 100% 7 unit 7 unit 82,10%
1.20.17.01.07 Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan Jasa administrasi keuangan 60 Bulan 48 bulan 12 bulan 12 bulan 100% 12 bulan 12 bulan 85,70%
1.20.17.01.08 Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor Jasa kebersihan kantor 60 Bulan 48 bulan 12 bulan 12 bulan 100% 12 bulan 12 bulan 85,70%
1.20.17.01.09 Penyediaan Jasa Perbaikan Peralatan Kerja Jasa perbaikan peralatan kerja 60 Bulan 48 bulan 12 bulan 12 bulan 100% 12 bulan 12 bulan 85,70%
1.20.17.01.10 Penyediaan Alat Tulis Kantor Tersedianya alat tulis kantor 60 Bulan 48 bulan 12 bulan 12 bulan 100% 12 bulan 12 bulan 85,70%
1.20.17.01.11 Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan
Tersedianya barang cetakan dan penggandaan
60 Bulan 48 bulan 12 bulan 12 bulan 100% 12 bulan 12 bulan 85,70%
1.20.17.01.12 Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor
Tersedianya komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor
60 Bulan 48 bulan 12 bulan 12 bulan 100% 12 bulan 12 bulan 85,70%
1.20.17.01.17 Penyediaan Makanan dan Minuman Tersedianya makanan dan minuman
60 Bulan 48 bulan 12 bulan 12 bulan 100% 12 bulan 12 bulan 85,70%
1.20.17.01.18 Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi Keluar Daerah
Frekuensi koordinasi dan konsultasi ke luar daerah
146 Kali 127 kali 15 kali 40 kali 300% 21 kali 18 kali 85%
1.20.17.02 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
Prosentase peningkatan sarana dan prasarana aparatur
1.20.17.02.07 Pengadaan Perlengkapan Gedung Kantor Jumlah perlengkapan gedung kantor
35 Unit 28 Unit 29 unit 83%
1.20.17.02.09 Pengadaan Peralatan Gedung Kantor Jumlah peralatan gedung kantor 41 Unit 33 Unit 10 Unit 10 Unit 100% 6 Unit 43 unit 86,00%
1.20.17.02.10 Pengadaan Mebeleur Jumlah meubelair kantor 47 Unit 18 unit 10 Unit 10 Unit 100% 25 Unit 43 unit 71,70%
1.20.17.02.22 Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor Terpeliharanya gedung kantor 5 Unit 5 Unit 1 Unit 1 Unit 100% 1 Unit 1 unit 100%
1.20.17.02.24 Pemeliharaan Rutin/Berkala Kenderaan Dinas/Operasional
Jumlah kendaraan dinas/
operasional terpelihara
5 Unit 3 Unit 1 Unit 1 Unit 100% 1 Unit 1 Unit 83,30%
1.20.17.02.28 Pemeliharaan Rutin/Berkala Peralatan Gedung Kantor
Jumlah peralatan gedung kantor terpelihara
60 Bulan 36 bulan 12 bulan 12 bulan 100% 12 bulan 12 bulan 83,30%
1.20.17.03 Program Peningkatan Disiplin Aparatur Prosentase peningkatan kualitas SDM Aparatur
1.20.17.03.05 Pengadaan Pakaian Khusus Hari-hari Tertentu Jumlah pakaian krawang 134 set pakaian krawang
75 Set 67 Set 67 Set 100% 67 Set - -
1.20.17.05 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
Prosentase peningkatan kualitas SDM Aparatur
1.20.17.05.03 Bimtek implementasi peraturan perundang- undangan
Jumlah peserta bimtek implementasi peraturan perundang-undangan
27 Orang 9 orang 5 orang 10 orang 200% 12 orang 4 orang 70,00%
1.20.17.05.06 Bimbingan Teknis Pengelola Keuangan Jumlah peserta bimtek pengelola keuangan
22 Orang 17 orang 5 orang 5 orang 100% 4 orang 4 orang 81,50%
1.20.17.16 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
Prosentase peningkatan kualitas SDM Aparatur
Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Bagi CPNSD
Jumlah CPNS yang mengikuti Diklat Prajabatan
200 orang 338 orang 33 Orang 33 Orang 100% 40 orang 0 orang 92,70%
1.20.17.17 Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur
Prosentase peningkatan pengembangan karir Aparatur 1.20.17.17.01 Penyusunan Rencana Pembinaan Karir PNS Jumlah dokumen pembinaan karir
PNS
2.2 Analisis Kinerja Pelayanan OPD
Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Gorontalo Nomor 10 Tahun 2019 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Gorontalo Tahun 2019 – 2024 yang dituangkan dalam dokumen-dokumen perencanaan Perangkat Daerah dan berdasarkan Peraturan Walikota Gorontalo Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Rencana Strategis Perangkat Daerah Kota Gorontalo Tahun 2019-2024, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo telah memiliki tolak ukur kinerja dan indikator kinerja pelayanan sesuai tugas pokok dan fungsi, norma dan standar pelayanan.
Sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Goronta0lo Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah dan Peraturan Walikota Gorontalo Nomor 50 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo mempunyai tugas pokok membantu Kepala Daerah dalam melaksanakan fungsi penunjang urusan pemerintahan dibidang kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Yang Menjadi Kewenangan Kota Gorontalo.
Dalam menyelenggarakan tugas tersebut, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo mempunyai fungsi sebagai berikut :
a. Penyusunan kebijakan teknis dibidang kepegawaian, pendidikan dan pelatihan sesuai dengan lingkup tugasnya;
b. Pelaksanaan tugas dukungan teknis dibidang kepegawaian, pendidikan dan pelatihan sesuai dengan lingkup tugasnya;
c. Pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas dukungan teknis dibidang kepegawaian, pendidiksji dan pelatihan sesuai dengan lingkup tugasnya;
d. Pembinaan teknis penyelenggaraan fungsi-fungsi penunjang urusan pemerintahan daerah dibidang kepegawaian, pendidikan dan pelatihan sesuai dengan lingkup tugasnya; dan
e. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh kepala daerah sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Berdasarkan tugas pokok dan fungsi diatas, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo memiliki 3 (tiga) indikator kinerja sasaran dengan Rencana target capaian tahun 2020 sampai dengan tahun 2024, seperti dalam table 2.2 sebagai
berikut :
TABEL 2.2
PENCAPAIAN KINERJA PELAYANAN BADAN KEPEGAWAIAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KOTA GORONTALO
N O
INDIKATOR SPM/STANDA R NASIONAL
IKK TARGET RENSTRA PERANGKAT DAERAH REALISASI CAPAIAN PROYEKSI CATATAN
ANALISIS
TAHUN 2019 TAHUN 2020
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Kinerja pelayanan yang menjadi tolok ukur pelaksanaan tugas dan fungsi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota didasarkan pada permasalahan dan isu isu strategis yang diimplementasikan menjadi Indikator Kinerja Utama Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo yang terbagi atas 2 sasaran strategis sebagai berikut :
Sasaran I
➢ Peningkatan Kemampuan dan Keterampilan Sumber Daya Aparatur
Peningkatan kemampuan dan keterampilan Sumber Daya Aparatur pada dasarnya bertujuan untuk memastikan dan memelihara kemampuan pegawai sehingga memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan sehingga dapat memberi kotribusi optimal bagi organisasi. Salah satu bentuk peningkatan kemampuan sumber daya aparatur adalah melalui pendidikan dan pelatihan. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara mengatur tentang pengembangan kompetensi pegawai melalui pendidikan dan pelatihan, pada Pasal 70 disebutkan bahwa setiap pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki hak dan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi.
Untuk tercapainya sasaran ini Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo menetapkan 2 indikator sebagai berikut :
Tabel 2.3
Capaian Indikator Kinerja Utama 1.1
INDIKATOR KINERJA TARGET REALISASI CAPAIAN Prosentase PNS memiliki
sertifikat diklat peningkatan kompetensi
42% 47,5% 113%
Prosentase aparatur memperoleh reward dan punishment
Reward 44% 62% 141%
Punishment 1
%
0,2% 0,02%
Rata-rata capaian 83%
1. Prosentase PNS memiliki sertifikat diklat peningkatan kompetensi
Capaian indikator ini adalah 113 % (Sangat Tinggi), dari target 42 % terealisasi sebesar 47,5%. Capaian kinerja diperoleh karena besarnya komitmen dari Pemerintah Kota Gorontalo dalam upaya meningkatkan kompetensi aparatur baik kompetensi manajerial maupun kompetensi teknis. Kebijakan ini dalam rangka mewujudkan aparatur yang profesional yang bersinergi dengan sistem pembinaan karir PNS yang dilaksanakan atas dasar perpaduan antara sistem prestasi kerja dengan karir yang dititikberatkan pada sistem prestasi kerja yang nantinya diharapkan akan berdampak pada peningkatan pelayanan publik.
Persentase capaian kinerja di atas terlihat pada tabel sebagai berikut :
Tabel 2.4
Prosentase Capaian Kinerja
NO URAIAN JUMLAH S/D
2019
PROSENTASE
1 Diklat peningkatan kompetensi manajerial
292
Jumlah pejabat struktural 822 36%
2 Diklat peningkatan kompetensi teknis 2468
Jumlah PNS 4156 59%
Prosentase rata-rata 47,5%
Kompetensi manajerial adalahan pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku yang dapat diamati, diukur, dikembangkan untuk memimpin dan/atau mengelola unit organisasi, yang diukur dari tingkat pendidikan, pelatihan struktural atau manajemen dan pengalama kepemimpinan. Untuk capaian diklat peningkatan kompetensi manajerial diatas diukur dari persentase pejabat struktural telah mengikuti/memiliki sertifikat diklat kepemimpinan sebagaimana data berikut :
Tabel 2.5
Data Pejabat Struktural Memiliki Sertifikat Diklat PIM
NO INDIKATOR KEADAAN S/D
TAHUN 2019
TAHUN 2020 TARGET REALISASI
1 Jumlah pejabat struktural mengikuti diklat kepemimpinan
- Diklat PIM Tk. I 1 - -
- Diklat PIM Tk. II 20 - -
- Diklat PIM Tk. III 70 - -
- Diklat PIM Tk. IV 201 - -
Jumlah 292
2 Jumlah pejabat struktural memiliki sertifikat diklat kepemimpinan
- Diklat PIM Tk. I 1 - -
- Diklat PIM Tk. II 20 -
- Diklat PIM Tk. III 70 - -
- Diklat PIM Tk. IV 201 - -
Jumlah 292
3 Jumlah pejabat struktural memiliki sertifikat diklat kepemimpinan s/d tahun 2019
292
4 Jumlah pejabat struktural 822
5 Prosentase pejabat struktural memiliki sertifikat diklat kepemimpinan 3/6x 100
36%
CAPAIAN IKU 80%
Diklat kepemimpinan diselenggarakan untuk memenuhi PP Nomor 13 Tahun 2002 tentang Perubahan PP Nomor 100 Tahun 2000 tentang Pengangkatan PNS Dalam Jabatan struktural. PP tersebut menetapkan bahwa PNS yang akan atau telah menduduki jabatan struktural harus mengikuti dan lulus diklat kepemimpinan sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan dalam jabatan tersebut. Tahun 2017 telah difasilitas keikutsertaan dalam diklat PIM bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo berupa Diklat PIM III bagi 5 orang pejabat eselon III dan Diklat PIM IV bagi 19 orang pejabat eselon IV. Sehingga sampai dengan tahun 2019
Diklat ini dimaksudkan untuk memenuhi persyaratan kompetensi kepemimpinan aparatur pemerintah yang sesuai dengan tingkatan eselon jabatan struktural, serta memiliki kesamaan pola pikir yang dinamis dan bernalar agar memiliki wawasan pengetahuan yang komprehensif dan semangat pengabdian yang berorientasi kepada pelayanan prima dan pengembangan partisipasi masyarakat.
Perkembangan data keikutsertaan dalam kegiatan Diklat PIM tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 dapat dilihat pada table berikut :
Tabel 2.6
Perbandingan Data Keikutsertaan Dalam Diklat PIM Tahun 2015 – 2019
INDIKATOR TAHUN 2015 TAHUN 2016 TAHUN 2017 TAHUN 2018 TAHUN 2019
TAR GET
REALI SASI
TARG ET
TARG ET
REALI SASI
REALI SASI
REALI SASI
REALI SASI
REALI SASI
REALISA SI
Jumlah pejabat struktural mengikuti diklat kepemimpinan
- Diklat PIM Tk. I - - - - - - - -
- Diklat PIM Tk.
II
6 6 5 5 3 3 - -
- Diklat PIM Tk.
III
6 6 - - 30 30 - - 5 5
- Diklat PIM Tk.
IV
30 30 40 40 40 40 40 40 35 19
Jumlah 8 42 42 45 45 73 73 40 40 24
Berdasarkan data diatas keikutsertaan pejabat struktural di Lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo berkurang, hal ini disebabkan oleh Pelaksanaan Diklat PIM tahun 2019 tidak dilaksankan oleh Pemerintah Kota Gorontalo Melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan. Akan tetapi para peserta diklat dikirim untuk mengikuti Diklat PIM yang dilaksanakan oleh Badan Diklat Pemerintah Provinsi Gorontalo. Hal ini dilakukan dalam rangka untuk mengefisiensikan penggunaan anggaran yang awalnya hanya teranggarkan untuk Diklat PIM IV saja. Oleh karena itu Pemerintah Kota
sejumlah 19 orang untuk PIM IV dan 5 orang untuk Diklat Pim III. dan anggaran yang tersisa dialihkan untuk rapat koordinasi Kepegawaian serta program kediklatan lainnya Sedangkan kompetensi teknis adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku yang dapat diamati, diukur, dikembangkan yang spesifik berkaitan dengan bidang teknis jabatan yang diukur dari tingkat dan spesialisasi pendidikan, pelatihan teknis fungsional, dan pengalaman bekerja secara teknis. Dalam rangka peningkatan
kompetensi teknis aparatur di Lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo telah dilaksanakan berbagai pelatihan maupun bimbingan teknis berdasarkan bidang tugas masing-masing sebagai berikut :
Tabel 2.7
DATA DIKLAT/BIMTEK
DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA GORONTALO TAHUN 2019
NO TGL / Tempat
Bimtek Penginputan Implementasi Standar Satuan Harga TA 2020
53 Org 17 36 Badan Keuangan Kota Gorontalo
2. 14 -15 Nov 2019 Hotel Maqna
Bimtek Perencanaan Pengadaan Barang/Jasa, Sosialisasi penggunaan SPSE Versi 4.3 &
Peningkatan Kapasitas bagi penyedia barang &jasa
125 Org 68 57 Bagian Pengadaan
Bimtek Strategi Penyusunan Dokumen persiapan pemilihan penyedia pengadaan Barang/Jasa, Strategi pelaksanaan Swakelola &
sosilaisasi Penggunaan Sistem pengadaan secara
Elektronik(SPSE) Versi 4.3
100 Org Bagian Pengadaan
Setda Kota
Bimtek Penyusunan Peta Proses Bisnis di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo
141 Org 66 75 Bagian Organisasi
& Tata laksana Setda Kota
Bimtek Penyusunan Hukum Kontrak Konstruksi Keuangan BLUD & Bimtek Penyusunan Laporan Keuangan BLUD berbasis SAP
100 RSUD Prof. Dr H.
Aloei Saboe
18 JP
7. 2 s.d 5 Des 2019
Workshop Forum Analisa Standar Belanja
81 Org 45 36 Badan Keuangan Kota Gorontalo
Gorontalo
8. 27 s.d 30 Oktober 2019 di Kota Manado
Rakor Evaluasi Optimalisasi Pengendalian, Pencegahan Korupsi & Stuban pada Pemerintah Kota Manado
9 Org 2 7 Inspektorat Kota
Diklat In House Training ( IHT) Bantuan Hidup dasar
332 Org 112 220 RSUD Otanaha
Bimtek Metode Penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Daerah (RKBMD) dan Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Milik Daerah
Rakor Konsinyering Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Gorontalo
23 Org 5 18 Badan Keuangan
Bimtek Penyusunan Laporan Pertanggung Jawaban bagi Bendahara Pembantu di lingk.
Pemkot Gorontalo Tahun 2019
60 Org 12 48 Badan Keuangan
Workshop Pemahaman Standar dan Instrumen Akreditasi Puskesmas
90 Org 35 55 Dinas Kesehatan Kota Gorontalo
29 Jp
15.. 8 Oktober Workshop Germas 80 Org 27 53 Dinas Kesehatan
2019 Hotel Kota Gorontalo
Damhil kota
Kegiatan Workshop Akreditasi Puskesmas Workshop
Keselamatan Pasien tingkat kota Gorontalo
87 Org 37 50 Dinas Kesehatan Kota Gorontalo
18 Jp
17. 23-24 Mei Bimtek Penyusunan Kelas 100 Org Setda Kota
2019 Hotel Jabatan dan Informasi Faktor gorontalo Bagian
Dharmein Jabatan Tahun 2019 Ortala
Jakarta
Bimtek Implementasi E-Planning dan assisten Restra perangkat Dearah tahun 2019
97 Org 30 67 Bappeda Kota Gorontalo
19. 22-24 Mei (pelatihan) In House Training 30 Org 9 21 Diknas Kota 32 JP
Kota Gorontalo Kurikulum 2013 Bagi Pamong
Diklat Pengembangan keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi PTK PAUD se Kota Gorontalo Tahun 2019 Lantai II RSUD Prof Aloei Saboe Kota Gorontalo
Workshop Peningkatan Kinerja Medic dan Keperawatan Serta Rencana Penerapan Remonerasi Rumah Sakit di RSUD Aloei Saboe Kompetensi Pmbelajaran (PKP) Berorientasi Hots Tahun 2019
99 Org 30 69 Diknas Kota Kompetensi Pmbelajaran (PKP) Berorientasi Hots Tahun 2019
99 Org 30 69 Diknas Kota Gorontalo
25. 04-06 april 2019
Sosialisasi dan workshop penyusunan kebutuhan pengembangan kompetensi pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah kota Gorontalo
84 orang 16 68 Bkpp Kota Gorontalo
Persentase diatas menggambarkan bahwa dari 4156 pegawai di Lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo, telah beroleh peningkatan kompetensi melalui diklat teknis dan atau bimbingan teknis pada tahun 2019 sebanyak 2.468 orang sehingga dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 ini telah terfasilitasi diklat/ bimtek sebanyak 5.659 orang. Kegiatan Bimtek/Diklat tersebut di atas tidak seluruhnya dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan akan tetapi ada beberapa kegiatan yang diaksanakan oleh OPD lain sesuai tupoksi masing-masing.
Bimbingan teknis maupun diklat yang terinformasi baru sebatas kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Gorontalo,belum termasuk kegiatan yang dilaksanakan oleh kementerian/lembaga yang diikuti oleh aparatur di Lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo. Hal ini disebabkan belum terinformasinya kegiatan
Adapun faktor pendukung pencapaian kinerja sasaran ini antara lain :
➢ Perencanaan program kegiatan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
➢ Tersedianya data sehingga sangat mendukung untuk pelaksanaan kegiatan dalam menunjang pencapaian kinerja.
Namun demikian masih terdapat penghambat pencapaian kinerja, diantaranya :
❖ Peningkatan kompetensi aparatur belum (berupa Diklat teknis/Bimtek) belum merata karena masih dilaksanakan oleh masing-masing OPD sesuai tupoksi
❖ Belum tersusunnya standar kompetensi jabatan
❖ Kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana penunjang kegiatan.
Untuk itu, beberapa langkah yang akan dilakukan untuk meningkatkan kinerja indikator ini dimasa yang akan datang adalah sebagai berikut :
Menyusun analisis kebutuhan Diklat Menetapkan kebijakan diklat satu pintu
Koordinasi dan konsultasi dengan lembaga pelaksana pembina diklat yang rutin untuk memperoleh informasi yang tepat dalam menunjang target kinerja.
Melaksanakan diklat yang penunjukan peserta berdasarkan analisis kebutuhan sesuai dengan kompetensi yang ingin ditingkatkan.
Menciptakan kerja sama yang baik antara peserta diklat, panitia penyelenggara dan widyaiswara.
Meningkatkan pendidikan formal PNS melalui pemberian tugas belajar dan ijin belajar
Peningkatan kompetensi pegawai negeri sipil dapat pula ditempuh melalui pendidikan formal yang sesuai dengan kebutuhan formasi pegawai, yang dilaksanakan melalui fasilitas tugas belajar dan ijin belajar.
Tugas belajar merupakan penugasan yang diberikan oleh pejabat yang berwenang kepada PNS untuk melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi atau yang setara baik di dalam maupun di luar negeri, bukan atas biaya sendiri, dan meninggalkan tugas sehari hari sebagai PNS. Jumlah pegawai yang mengikuti tugas
Tugas belajar merupakan penugasan yang diberikan oleh pejabat yang berwenang kepada PNS untuk melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi atau yang setara baik di dalam maupun di luar negeri, bukan atas biaya sendiri, dan meninggalkan tugas sehari hari sebagai PNS. Jumlah pegawai yang mengikuti tugas