• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROGRAM, KEGIATAN DAN INDIKASI PENDANAAN SANITASI

Pada proses penyusunan program, kegiatan dan indikasi pendanaan sanitasi di tiga sektor yaitu sektor air limbah domestik, sektor persampahan dan sektor drainase yang memuat daftar program dan kegiatan yang menjadi prioritas pembangunan sanitasi di Kabupaten Kepulauan Anambas tahun 2017 sampai pada tahun 2021. Program dan kegiatan ini disusun sesuai dengan strategi untuk mencapai tujuan dan sasaran dari masing-masing sub sektor air limbah, persampahan dan drainase. Program dan kegiatan juga diuraikan dalam porsi pendanaan yang bersumber dari APBD Kabupaten Kepulauan Anambas, APBD Provinsi Kepulauan Anambas, APBN, DAK (Dana Alokasi Khusus) dan Swasta/CSR serta bersumber dari Masyarakat.

Indikasi program dan kegiatan pembangunan sanitasi disusun sebagai bentuk jawaban dari strategi yang telah dirumuskan untuk mencapai visi, misi pembangunan sanitasi yang merupakan bagian tak terpisahkan dari tujuan pembangunan daerah Kabupaten Kepulauan Anambas. Kebutuhan pendanaan untuk pelaksanaan program dan kegiatan yang disusun didasarkan pada hasil evaluasi dan prediksi atas potensi dan kebutuhan pembangunan tahunan. Sumber penerimaan daerah secara garis besar terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Untuk mendapatkan gambaran yang rinci dan lengkap terkait daftar program, kegiatan, indikasi biaya dan sumber pendanaan serta funding-gap dalam jangka waktu 5 (lima) tahun kedepan yaitu pada tahun 2017 sampa dengan tahun 2021 dapat dijelaskan sebagai berikut :

5.1. Ringkasan

Berikut ini penjelasan mengenai rekapitulasi total anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan sanitasi dalam jangka waktu 5 (lima) tahun yaitu tahun 2017 sampai dengan tahun 2021, berdasarkan sumber penganggaran dari APBD Kabupaten Kepulauan Anambas, APBD Provinsi Kepulauan Riau, APBN, DAK (Dana Alokasi Khusus), Swasta/CSR dan sumber masyarakat maupun jenis kegiatan dari sektor air limbah domestik, persampahan, drainase Kabupaten Kepulauan Anambas.

Untuk rekapitulasi anggaran sanitasi Kabupaten Kepulauan Anambas berdasarkan berdasarkan 3 (tiga) sektor yaitu air limbah domestik, persampahan, drainase dapat dilihat pada tabel 5.1 Rakpitulasi Indikasi Kebutuhan Biaya Pengembangan Sanitasi untuk 5 (lima) tahun.

Tabel 5.1 Rekapitulasi Indikasi Kebutuhan Biaya Pengembangan Sanitasi untuk 5 Tahun

No Uraian Kegiatan Tahun Anggaran AnggaranTotal

2017 2018 2019 2020 2021

1 Air Limbah Domestik 6.438 13.542 14.904 31.503 10.744 77.132

2 Persampahan 6.281 10.291 63.176 59.517 16.488 155.753

3 Drainase 2.400 1.745 1.877 2.409 1.841 10.273

Jumlah (a) 15.120 25.578 79.957 93.430 29.074 243.158

Perkiraan APBD Murni

untuk sanitasi (b) 6.818 5.812 4.806 3.800 2.794 24.030

Perkiraan komitmen

pendanaan sanitasi ( c ) 30.517 32.164 33.812 35.459 37.106 169.058

Gap 1 (a-b) 8.301 19.766 75.151 89.630 26.280 219.128

Gap 1 (a-c) (15.397) (6.586) 46.146 57.971 (8.033) 74.100

Sumber : Pokja Sanitasi Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2016, data olahan

Berdasarkan tabel 5.1 terlihat bahwa total kebutuhan pembangunan sanitasi Kabupaten Kepulauan Anambas selama 5 (lima) tahun mendatang sebesar Rp. 243.158.000.000,- (Dua Ratus Empat Puluh Tiga Milyar Seratus Lima Puluh Delapan Juta Rupiah) dan dimasing-masing sub sektor yakni Air limbah domestik sebesar Rp.77.132.000.000,- (Tujuh Puluh Tujuh milyar Seratus Tiga Puluh Dua Juta Rupiah), Persampahan sebesar Rp.155.753.000.000,- (Seratus Lima Puluh Lima milyar Tujuh Ratus Lima Puluh Tiga Juta Rupiah), Drainase sebesar Rp.10.273.000.000 (Sepuluh Milyar Dua Ratus Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah). Dalam proses penganggaran terjadi kesenjangan pendanaan (funding gap) antara kebutuhan pembangunan sanitasi dengan perkiraan APBD Murni untuk sanitasi yaitu senilai Rp.219.128.000.000,- (Dua Ratus Sembilan Belas Milyar Seratus Dua Puluh Delapan Juta Rupiah) dan ini juga terjadi antara perkiraan komitmen pendanaan sanitasi yaitu senilai Rp.74.100.000.000,- (Tujuh Puluh Empat Milyar Seratus Juta Rupiah).

Untuk rekapitulasi anggaran sanitasi Kabupaten Kepulauan Anambas berdasarkan sumber anggaran APBD Kabupaten Kepulauan Anambas, APBD Provinsi Kepulauan Riau, APBN, DAK (Dana Alokasi Khusus), Swasta/CSR dan sumber masyarakat dapat dilihat pada tabel 5.2 Rekapitulasi Indikasi Kebutuhan Biaya Pengembangan Sanitasi untuk 5 (lima) tahun per Sumber Anggaran.

Tabel 5.2 Rekapitulasi Indikasi Kebutuhan Biaya Pengembangan Sanitasi untuk 5 tahun per Sumber Anggaran

No Sumber Anggaran 2017 2018Tahun Anggaran2019 2020 2021 AnggaranTotal A Pemerintah 1 APBD Kabupaten 7.125 13.758 7.095 6.520 7.850 42.348 2 APBD Provinsi 600 400 13.760 12.777 13.126 40.663 3 APBN 5.323 6.198 52.708 70.730 5.330 140.290 4 DAK 1.964 4.612 5.872 2.790 1.964 17.200 Jumlah A 15.012 24.967 79.435 92.817 28.270 240.500 B Non-Pemerintah 1 CSR-Swasta 108 420 100 - - 628 2 Masyarakat - 191 422 613 804 2.030 Jumlah B 108 611 522 613 804 2.658 Total (A+B) 15.120 25.578 79.957 93.430 29.074 243.158

Sumber : Pokja Sanitasi Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2016, data olahan

Berdasarkan tabel 5.2 terlihat bahwa total kebutuhan pembangunan sanitasi Kabupaten Kepulauan Anambas selama 5 (lima) tahun mendatang yaitu pada tahun 2017 sampai pada tahun 2021 sebesar Rp.243.158.000.000 (Dua Ratus Empat Puluh Tiga Milyar Seratus Lima Puluh Delapan Juta Rupiah).

5.2. Kebutuhan Biaya Pengembangan Sanitasi dengan Sumber Pendanaan Pemerintah

Berikut ini penjelasan mengenai rekapitulasi total anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan sanitasi Kabupaten Kepulauan Anambas dalam jangka waktu 5 (lima) tahun kedepan yaitu tahun 2017 sampai dengan tahun 2021 berdasarkan sumber anggaran pemerintah yaitu APBD Kabupaten Kepulauan Anambas, APBD Provinsi Kepulauan Riau, APBN dan DAK (Dana Alokasi Khusus).

Untuk rekapitulasi anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan sanitasi Kabupaten Kepulauan Anambas dalam jangka waktu 5 (lima) tahun kedepan yaitu tahun 2017 sampai dengan tahun 2021 berdasarkan sumber dari APBD Kabupaten Kepulauan Anambas dapat dilihat pada table 5.3 Rekapitulasi dengan Sumber Pendanaan APBD Kabupaten Kepulauan Anambas.

Tabel 5.3 Rekapitulasi dengan Sumber Pendanaan APBD Kabupaten Kepulauan Anambas

No Uraian Kegiatan 2017 2018Tahun Anggaran2019 2020 2021 AnggaranTotal

1 Air Limbah Domestik 1.251 4.666 3.215 1.908 2.279 13.320

2 Persampahan 4.273 8.075 2.831 2.931 4.458 22.568

3 Drainase 1.600 1.017 1.049 1.681 1.113 6.459

Jumlah 7.125 13.758 7.095 6.520 7.850 42.348

Berdasarkan tabel 5.3 terlihat bahwa komitmen anggaran yang dialokasikan oleh pemerintah kabupaten Kepulauan Anambas selama 5 (lima) tahun mendatang yaitu pada tahun 2017 sampai pada tahun 2021 terkait dengan kebutuhan pembangunan sanitasi yaitu sebesar Rp.42.348.000.000 (Empat Puluh Dua Milyar Tiga Ratus Empat Puluh Delapan Juta Rupiah).

Untuk rekapitulasi anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan sanitasi Kabupaten Kepulauan Anambas dalam jangka waktu 5 (lima) tahun mendatang yaitu pada tahun 2017 sampai pada tahun 2021 berdasarkan sumber dari APBD Provinsi Kepulauan Riau dapat dilihat pada tabel 5.4 Rekapitulasi dengan Sumber Pendanaan APBD Provinsi Kepulauan Riau.

Tabel 5.4 Rekapitulasi dengan Sumber Pendanaan APBD Provinsi Kepulauan Riau

No Uraian Kegiatan Tahun Anggaran AnggaranTotal

2017 2018 2019 2020 2021

1 Air Limbah Domestik 300 300 500 777 1.126 3.003

2 Persampahan - 100 13.260 12.000 12.000 37.360

3 Drainase 300 - - - - 300

Jumlah 600 400 13.760 12.777 13.126 40.663

Sumber : Pokja Sanitasi Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2016, data olahan

Berdasarkan tabel 5.4 terlihat bahwa komitmen anggaran yang dialokasikan oleh pemerintah provinsi Kepulauan Riau selama 5 (lima) tahun mendatang yaitu pada tahun 2017 sampai pada tahun 2021 terkait dengan kebutuhan pembangunan sanitasi di Kabupaten Kepulauan Anambas yaitu sebesar Rp.40.663.000.000 (Empat Puluh Milyar Enam Ratus Enam Puluh Tiga Juta Rupiah).

Untuk rekapitulasi anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan sanitasi Kabupaten Kepulauan Anambas dalam jangka waktu 5 (lima) tahun mendatang yaitu pada tahun 2017 sampai pada tahun 2021 berdasarkan sumber dari APBN dapat dilihat pada tabel 5.5. Rekapitulasi dengan Sumber Pendanaan APBN.

Tabel 5.5 Rekapitulasi dengan Sumber Pendanaan APBN

No Uraian Kegiatan Tahun Anggaran AnggaranTotal

2017 2018 2019 2020 2021

1 Air Limbah Domestik 2.923 4.373 6.955 25.415 4.571 44.239

2 Persampahan 1.900 1.096 44.925 44.586 30 92.537

3 Drainase 500 729 829 729 729 3.514

Jumlah 5.323 6.198 52.708 70.730 5.330 140.290

Sumber : Pokja Sanitasi Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2016, data olahan

Berdasarkan tabel 5.5 terlihat bahwa komitmen anggaran yang dialokasikan oleh pemerintah Pusat selama 5 (lima) tahun mendatang yaitu pada tahun 2017 sampai pada tahun 2021 terkait dengan kebutuhan

pembangunan sanitasi di Kabupaten Kepulauan Anambas sebesar Rp.140.290.000.000 (Seratus Empat Puluh Milyar Dua Ratus Sembilan Puluh Juta Rupiah).

Untuk rekapitulasi anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan sanitasi Kabupaten Kepulauan Anambas dalam jangka waktu 5 (lima) tahun mendatang yaitu pada tahun 2017 sampai pada tahun 2021 berdasarkan sumber dari DAK (Dana Alokasi Khusus) dapat dilihat pada tabel 5.6. Rekapitulasi dengan Sumber Pendanaan DAK.

Tabel 5.6 Rekapitulasi dengan Sumber Pendanaan DAK

No Uraian Kegiatan Tahun Anggaran AnggaranTotal

2017 2018 2019 2020 2021

1 Air Limbah Domestik 1.964 4.012 3.812 2.790 1.964 14.540

2 Persampahan - 600 2.060 - - 2.660

3 Drainase - - - - -

-Jumlah 1.964 4.612 5.872 2.790 1.964 17.200

Sumber : Pokja Sanitasi Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2016, data olahan

Berdasarkan tabel 5.6 terlihat bahwa komitmen anggaran yang dialokasikan oleh pemerintah pusat dari Dana Alokasi Khusus (DAK) selama 5 (lima) tahun mendatang yaitu pada tahun 2017 sampai pada tahun 2021 terkait dengan kebutuhan pembangunan sanitasi di Kabupaten Kepulauan Anambas sebesar Rp.17.200.000.000 (Tujuh Belas Milyar Dua Ratus Juta Rupiah).

5.3. Kebutuhan Biaya Pengembangan Sanitasi dengan Sumber Pendanaan Non Pemerintah

Berikut ini penjelasan mengenai rekapitulasi total anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan sanitasi Kabupaten Kepulauan Anambas dalam jangka waktu 5 (lima) tahun kedepan yaitu tahun 2017 sampai dengan tahun 2021 berdasarkan sumber anggaran non-pemerintah yaitu Swasta/CSR dan masyarakat.

Untuk rekapitulasi anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan sanitasi Kabupaten Kepulauan Anambas dalam jangka waktu 5 (lima) tahun mendatang yaitu pada tahun 2017 sampai pada tahun 2021 berdasarkan sumber dari Swasta/CSR dapat dilihat pada table 5.7 Rekapitulasi Pendanaan Sanitasi Partisipasi Swasta/CSR.

Tabel 5.7 Rekapitulasi Pendanaan Sanitasi Partisipasi Swasta/CSR

No Uraian Kegiatan Tahun Anggaran AnggaranTotal

2017 2018 2019 2020 2021

1 Air Limbah Domestik - - - - -

-2 Persampahan 108 420 100 - - 628

3 Drainase - - - - -

-Jumlah 108 420 100 - - 628

Sumber : Pokja Sanitasi Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2016, data olahan

Berdasarkan tabel 5.7 terlihat bahwa anggaran yang diajukan melalui swasta/CSR selama 5 (lima) tahun mendatang terkait dengan kebutuhan pembangunan sanitasi di Kabupaten Kepulauan Anambas sebesar Rp.628.000.000 (Enam Ratus Dua Puluh Delapan Juta Rupiah).

Untuk rekapitulasi anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan sanitasi Kabupaten Kepulauan Anambas dalam jangka waktu 5 (lima) tahun mendatang yaitu pada tahun 2017 sampai pada tahun 2021 berdasarkan sumber dari masyarakat dapat dilihat pada tabel 5.8 Rekapitulasi Pendanaan Sanitasi Partisipasi Masyarakat.

Tabel 5.8 Rekapitulasi Pendanaan Sanitasi Partisipasi Masyarakat

No Uraian Kegiatan Tahun Anggaran AnggaranTotal

2017 2018 2019 2020 2021

1 Air Limbah Domestik - 191 422 613 804 2.030

2 Persampahan - - - - -

-3 Drainase - - - - -

-Jumlah - 191 422 613 804 2.030

Sumber : Pokja Sanitasi Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2016, data olahan

Berdasarkan tabel 5.8 terlihat bahwa anggaran yang didapat melalui partisipasi masyarakat selama 5 (lima) tahun mendatang yaitu pada tahun 2017 sampai pada tahun 2021 terkait dengan kebutuhan pembangunan sanitasi di Kabupaten Kepulauan Anambas sebesar Rp.2.030.000.000,- (Dua Milyar Tiga Puluh Juta Rupiah).

5.4. Antisipasi Funding Gap

Funding-Gap merupakan selisih antara jumlah anggaran yang dibutuhkan dikurangi dengan jumlah dana yang tersedia. Untuk rekapitulasi anggaran Funding-Gap yang dibutuhkan untuk pembangunan sanitasi Kabupaten Kepulauan Anambas dalam jangka waktu 5 (lima) tahun mendatang yaitu pada tahun 2017 sampai pada tahun 2021 dapat dilihat pada tabel 5.9 Funding Gap.

Tabel 5.9 Funding Gap

No Uraian 2017 2018 Tahun Anggaran2019 2020 2021 AnggaranTotal

1 Air Limbah Domestik 6.438 13.542 14.904 31.503 10.744 77.132

2 Persampahan 6.281 10.291 63.176 59.517 16.488 155.753

3 Drainase 2.400 1.745 1.877 2.409 1.841 10.273

4 Daftar tunggu (Funding

Gap) - - - - -

-5 Kebutuhan Pendanaan

Sanitasi 15.120 25.578 79.957 93.430 29.074 243.158

6 Gap (%) - - - - -

-Sumber : Pokja Sanitasi Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2016, data olahan

Berdasarkan tabel 5.9 diatas belum dapat terlihat jelas Funding Gap APBD Kabupaten Kepulauan Anambas akan dilakukan identifkasi berdasarkan kemampuan dan ketersediaan anggaran baik dari sumber APBD Kabupaten Kepulauan Anambas, APBD Provinsi Kepulauan Riau, APBN, DAK (Dana Alokasi Khusus) dan Swasta/CSR serta bersumber dari Masyarakat.

BAB VI