BAB IV STRATEGI PENYALURAN DANA ZAKAT BAZNAS DAN PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT
GAMBARAN UMUM BAZNAS
D. Program Pemberdayaan Ekonomi Baznas
Program BAZNAS dalam bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat, program ini memiliki tujuan yaitu untuk menumbuhkan kemandirian mustahik, lebih jauh agar mereka bisa menjadi muzakki. Program pemberdayaan ekonomi
2
masyarakat merupakan program yang amat penting dalam upaya memberikan jaminan kehidupan masa depan kaum dhuafa.
Program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dilakukan oleh BAZNAS ada beberapa jenis, yaitu3:
1. Pelatihan Kewirausahaan.
Pelatihan kewirausahaan memiliki tujuan sebagai berikut: a) Mengurangi pengangguraan.
b) Membantu kaum dhuafa agar memiliki keterampilan siap bekerja. c) Membantu lulusan agar dapat bekerja pada bidang yang dikuasai. d) Membantu lulusan agar mampu memiliki usaha mandiri dengan
system bapak angkat
e) Membantu kalangan dunia usaha mendapatkan SDM yang memiliki keterampilan yang dibutuhkan.
Berdasarkan tujuannya pelatihan kewirausahaan dapat mendukung tugas pemerintah dalam memberikan jaminan penghidupan yang layak bagi kaum miskin. Penghidupan yang layak atau hak sosial rakyat yang diberkan tidak hanya bersifat filantropi, melaikan dapat melaksanakan pemberdayaan bagi rakyat. Sesuatu empowerment dikatakan berhasil apabila menghasilkan
3
http://pusat.baznas.go.id/program pemberdayaan ekonomi. di akses pada tanggal 22 Semptember 2015
self-empowerment. Apabila dihubungkan dengan pendayagunaan zakat maka
self-empowerment yaitu keadaan para mustahik yang berhasil menjadi muzakki. Para mustahik yang awal mulanya mendapatkan zakat berubah menjadi orang yang dapat mengeluarkan zakat.4
2. BAZNAS Sentral Ternak
Program pemberdayaan yang dilakukan BAZNAS yaitu program BAZNAS sentral ternak. Dengan program tersebut para petani ternak diharapkan dapat meningkatkan pendapatannya sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
Sebagaimana program pemberdayaan lainnya, sentral ternak ini memiliki tujuan sebagai berikut:
a) Memfasilitasi pertenak gurem dan perternak yang tergolong mustahik untuk dijadikan pertenak modern.
b) Sebagai wadah untuk pusat pelatihan peternak untuk pengembangan kepada peternak berbasis comitee development.
c) Meciptakan lumbung ternak didaerah.
d) Memberikan lapangan kerja dan penyerapan tenaga kerja secara optimal.
4
http://pusat.baznas.go.id/program pemberdayaan ekonomi. di akses pada tanggal 22 Semptember 2015
Adanya program sentral ternak ini memberikan peluang kerja yang baik dan pemberdayaan masyarakat lokal sesuai kondisi wilayah yang ada, sehingga upaya urbanisasi yang besar-besaran ridak akan terjad5i.
3. Lapak Sampah Terpadu
Upaya BAZNAS memberdayakan dhuafa tidak terbatas pada para petani atau masyarakat lainnya untuk berwirausaha. BAZNAS juga memberikan perhatian kepada para pemulung sampah melalui program lapak sampah terpadu. Upaya untuk peningkatan pendapatan para pemulung melalui pemberdayaan akan lebih baik apabila dilakukan secara komperhensif. Yakni pemberian keterampilan dalam memanfaatkan sampah yang layak dipakai sehingga mereka tidak terus-menerus dalam pekerjaan seperti semula. Kerja sama terhadap intansi pemerintah yang bergerak terhadap pembinaan masyarakat miskin seperti kementrian sosial sangatlah diperlukan sehingga hasil yang akan dicapai dapat maksimal.
4. Lubuk Tanah Organik.
Indonesia sebagai Negara agraris memiliki lahan pertanian yang cukup luas walaupun saat ini semakin berkurang dengan adanya perluasan industri. Namun masih banyak penduduk yang menggantungkan hidupnya pada usaha pertanian. Dalam upaya peningkatan petani miskin, BAZNAS memiliki
5
http://pusat.baznas.go.id/program pemberdayaan ekonomi. di akses pada tanggal 22 Semptember 2015
sebuah program pemberdayaan yang diberi nama gerakan petani organik. Dengan adanya gerakan petani organik, para petani diajak untuk kembali pada keseimbangan alam dengan menerapkan pertanian yang alami tanpa penggunaan asupan kimia yang semakin berkembang pada saat ini.6
Program lumbung tani organik memiliki beberapa tujuan yaitu:
a) Menghasilkan pangan yang sehat bebas dari obat-obatan dan zat-zat kimia yang mematikan.
b) Meningkatkan kapasitas petani dan kopentensi petani dalam rangka pengelolaan SDA ramah lingkungan.
c) Meningkatkan taraf hidup para petani yang dari dhuafa.
Dengan adayan program lumbung tani organik yang dilakukan oleh BAZNAS, maka akan membantu para petani dalam meningkatkan taraf hidupnya yang lebih baik lagi. Dan menjadikan petani yang awal mulanya menerina zakat berubah menjadi para petani muzzaki.
5. Pemberdayaan Kampung Nelayan
Keberadaan para nelayan di Indonesia saat pada umumnya hidup pada kondisi yang amat sangat memperhatinkan. Berbeda dengan kondisi yang wilayah lautnya yang amat luas, sehingga tanpak paradoks. Sebagai bentuk upaya memberikan kepedulian terhadapa para nelayan, BAZNAS
6
Oneng Nurul Bariyah, Total Quality Management Zakat prinsip dan praktek Pemberdayaan Ekonomi,(Jakarta: Wahana Kardofa FAI UMJ, 2012), cet, 1. h. 86.
meluncurkan program pemberdayaan bagi nelayan. Hal tersebut dilakukan karena poteni perikanan di Republik Indonesia yang sangat berlimpah di perairan darat maupun di lautan. Sebagian besar pulau-pulau di Indonesia memiliki kekayaan sumberdaya alam yang amat cukup luas dan potensi pembangunan ekonomi cukup baik. Namun potensi tersebut untuk saat ini belum dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan rakyat.7
Program ini memiliki tujuan bagi nelayan yaitu:
a) Meningkatkan pengetahuan nelayan dan masyarakat dalam memaksimalkan potensi diri dan lingkungan.
b) Meningkatkan keterampilan dan kemampuan nelayan dalam berbasis potensi laut wilayah.
Dengan adanya program ini diharapkan mampun meningkatkan dan kemampuan nelayan dalam melakukan aktivitasnya dalam hal menangakat ikan. Dan mampu meningkatkan taraf hidup yang lebih baik dan membentuk para nelaya untuk menjadi muzzaki.
6. Pemberdayaan Perempuan
Pemberdayaan perempuan adalah program peningkatan kualitas perempuan, yang terfokus pada 3 tujuan yaitu, pemberdayaan perempuan
7
Oneng Nurul Bariyah, Total Quality Management Zakat prinsip dan praktek Pemberdayaan Ekonomi,(Jakarta: Wahana Kardofa FAI UMJ, 2012), cet, 1. h. 87.
melalui kegiatan ekonomi produktif, kegiatan perempuan kegiatan kesehatan, dan pemberdayaan perempuan melalui kegiatan pendidikan.
Adapun tujuan dari program pemberdayaan perempuan adalah:
a) Memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat bawah baik dari tingkat praktis maupun strategis.
b) Meningkatkan kesadaran khusus untuk para perempuan dalam segi kesehatan untuk menurunkan tingkat kematian ibu.
Untuk mencapai target program pemberdayaan ekonomi dengan tujuan meningkatkan taraf hidup kaum dhuafa dan menjadikan mereka sebagai muzzaki, dengan ini BAZNAS menetapkan standar mutu yang dapat dijadikan sebagai pijakan dalam mengevaluasi sasaran pencapaian. Standar mutu pencapaian tersebut menjadikan kaum dhuafa memiliki kemandirian dengan terpenuhinya kebutuhan mendasar hidup seperti sandang, pangan, dan papan, dan selain itu untuk menjadikan mereka semua sebagai muzzaki.8
8
Oneng Nurul Bariyah, Total Quality Management Zakat prinsip dan praktek Pemberdayaan Ekonomi,(Jakarta: Wahana Kardofa FAI UMJ, 2012), cet, 1. h. 89.