• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGEMBANGAN MASYARAKAT DAN KONDISI WILAYAH PENELITIAN

C. Pelaksanaan Program Pengembangan Masyarakat

4. Program pengembangan masyarakat Perusahaan Total Indonesie untuk Pengembangan Usaha Penggemukan

Tujuan (misi) program pengembangan masyarakat Perusa-haan Total E&P Indonesie yakni “meningkatkan taraf kesejah-teraan masyarakat yang tinggal disekitar area kerja Total E&P Indonesie” tercapai yang didasarkan pada peningkatan penda-patan ternak sapi bergulir Kelompok Mutiara yakni Rp5.750.000,-pada 12 anggota yang telah memiliki hasil dari ternak sapi bergulir.

Pencapaian tujuan (misi) program pengembangan masya-rakat Perusahaan Total E&P Indonesie yakni dari keberlanjutan program yang diterima kelompok ternak sapi bergulir. Kerang-ka kerja logis program pengembangan masyaraKerang-kat Perusahaan Total E&P Indonesie tersaji pada tabel berikut.

Tabel 88. Kerangka kerja logis (logical framework) program pengembangan masyarakat Total E&P Indonesie pada Ternak

sapi bergulir Mutiara

Sumber: Data primer, 2008 (diolah)

4. Program pengembangan masyarakat Perusahaan Total

penggemukan kepiting Tahun 2006 yakni material berupa keramba dan bibit kepiting lunak. Bantuan usaha penggemukan kepiting memiliki nilai Rp20.720.500,- tersaji pada tabel berikut.

Tabel 89. Bantuan Program Pengembangan Masyarakat Bidang Ekonomi Perusahaan Total E&P Indonesie Tahun 2006

untuk Penggemukan Kepiting

Sumber: Data Primer, 2008 (diolah)

Proses penyusunan program bantuan untuk usaha pengge-mukan kepiting dilaksanakan melalui hasil musyawarah canaan pembangunan (musrenbang). Hasil musyawarah peren-canaan pembangunan (musrenbang), dilanjutkan untuk menen-tukan prioritas pembangunan akan dilaksanakan dan ditindak-lanjuti dengan pengajuan proposal bantuan dan peninjauan lapangan (observasi). Pelaksanaan program dilaksanakan melalui pengadaan bahan (material) yakni sembako dengan melibatkan secara langsung dalam pembelian sesuai anggaran yang telah disepakati bersama dengan manajemen perusahaan Total E&P Indonesie dan diserahterimakan dihadapan pemerintah daerah Kelurahan Muara Jawa Ilir dan stakeholder (LPM). Alur proses program pengembangan masyarakat untuk pengembangan penggemukan kepiting tersaji pada Gambar 28.

Gambar 28. Diagram alir proses program pengembangan masyarakat Total E&P Indonesie pada Kelompok penggemukan kepiting

No Program pengembangan masyarakat Bidang Ekonomi

Volume Realisasi Biaya (Rp)

Pihak penerima 1 Usaha Penggemukan kepiting Ma.

Jawa Ilir

10 orang 20.720.500 Ketua kelompok

Jumlah (Rp) 20.720.500

Musrenbang Proposal Kelompok penggemukan kepiting ke

Total E&P Indonesie

Pengajuan Total E&P Indonesie ke BP Migas

Serah terima Material

Laporan Kelompok ke Total E&P

Indonesie A. Penyusunan program

Peninjauan ke Kelompok kepiting

Pengadaan barang bersama-sama

B. Pelaksanaan program

Output bantuan pengembangan usaha penggemukan di-peruntukkan untuk bibit 45 ekor dengan nilai Rp13.000,-/ekor, keramba dengan ukuran 2x2 m yang terbuat dari bahan kayu Ulin dengan jumlah 20 petak, selanjutnya mobilisasi bibit yang didatangkan dari Pantai Manggar Balikpapan. Bantuan berupa bibit dan peralatan tersebut tersaji pada tabel berikut.

Tabel 90. Bantuan Usaha Penggemukan Kepiting dari Perusahaan Total E&P Indonesie

Sumber: Data Primer, 2008 (diolah)

Bantuan yang telah disalurkan berupa material selanjutnya dikelola oleh kelompok usaha penggemukan kepiting untuk di-kembangkan, hasil yang diterima dari usaha berupa dana penju-alan selanjutnya disimpan dalam rekening tabungan yang dipan-tau oleh Manajemen Total E&P Indonesie. Setiap anggota diwa-jibkan menyetor ke dalam rekening bersama, dana tersebut dapat dipakai untuk perkembangan usaha, sebagaimana yang diuta-rakan Staf Manajemen/CDMTotal E&P Indonesie.

...hasil yang telah diterima wajib mengembalikan dana sesuai nilai bantuan kepada kas yang dimasukkan ke rekening kelompok dan akan digulirkan kembali kepada anggota. Dana kas tersebut dapat dicairkan setelah ada persetujuan dari Manajemen Total yang diketahui oleh ketua kelompok dan lurah setempat ....(Wawancara Tanggal 14 Juni 2008).

Bantuan pengembangan masyarakat pada kelompok peng-gemukan kepiting di Kelurahan Muara Jawa Ilir hingga saat ini tidak lagi aktif karena berbagai permasalahan mulai dari pen-carian bibit yang relatif sulit dan tidak sinerginya antara petani keramba penggemukan kepiting dengan nelayan, selanjutnya harga yang anjlok pada saat penjualan. Perkembangan

No Jenis Bantuan Satuan Volume Harga (Rp)

1 Bibit Kepiting Rp. 13.000 600 kg 7.800.000

2 Keramba 2 x 2 m Bahan Ulin 20 Petak 14.900.000

3 Mobilisasi Bibit dari Manggar Paket Paket 150.000

Jumlah 20.900.000

pendapatan kelompok penggemukan kepiting awalnya hal ini ditandai oleh penyetoran dana ke kas bendahara kelompok sekitar tiga juta.

Perkembangan usaha penggemukan kepiting setelah mendapatkan bantuan program pengembangan masyarakat Perusahaan Total E&P Indonesie mengalami peningkatan dari hasil panen namun semakin langkanya bahan berupa kepiting untuk dibudidayakan mengalami perkembangan usaha semakin surut dan akhirnya berhenti. Pendapatan usaha penggemukan kepiting disajikan pada tabel berikut.

Tabel 91. Pendapatan Usaha Penggemukan Kepiting dari 10 Keramba

Sumber: Data Primer, 2008 (diolah)

Tabel 91 menjelaskan bahwa pendapatan kelompok peng-gemukan kepiting per kali panen dengan masa panen 20 hari, sebelum mendapatkan bantuan program pengembangan masyarakat yakni Rp2.250.000,- dan setelah mendapatkan bantuan program pengembangan masyarakat yakni meningkat menjadi Rp15.600.000,- dan pendapatan sekarang yakni Rp1.750.000,-. Program pengembangan masyarakat pada Kelompok penggemukan kepiting selanjutnya dapat dievaluasi mengenai efektivitas program, sebagaimana yang tersaji pada tabel berikut.

No Uraian Pendapatan Pendapatan Pendapatan

Sebelum Harga Setelah Harga Sekarang Harga 1 Pendapatan perkali panen

(Kg)

50 45.000 600 26.000 50 35.000

2 Pendapatan perkali panen (Rp)

2.250.000 15.600.000 1.750.000

Tabel 92. Evaluasi program pengembangan masyarakat Total E&P Indonesie pada Kelompok Penggemukan Kepiting

Sumber: Data primer, 2008 (diolah)

Hasil evaluasi pada Tabel 92 menjelaskan bahwa Input pro-gram pengembangan masyarakat Perusahaan Total E&P Indonesie tercapai yakni tersedianya bibit dan keramba kepiting lunak serta tepat sasaran pada kelompok penerima program, proses pro-gram meliputi respon masyarakat, perusahaan dan pemerintah daerah terhadap proses penyusunan dan pelaksanaan program yakni terlibat secara aktif. Pencapaian proses program lebih disebabkan adanya penjaringan aspirasi dari semua unsur masyarakat melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) di Kantor Kelurahan Muara Jawa Ulu. Output program pengembangan masyarakat kelompok penggemukan kepiting tercapai yakni tersedianya keramba dan bibit dalam kondisi baik, sebagaimana Gambar 29.

Variabel Indikator/kriteria Parameter Pencapaian

Tujuan (Misi)

Meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat yang ting gal disekitar daerah kerja Total E&P Indonesie

Meningkatnya pendapatan untuk kebutuhan hidup sehari-hari

Tidak tercapai, dengan turunnya pendapatan sebelum menerima bantuan yakni Rp1.750.000,- per kali panen.

Output Material bibit dan keramba

Tersedianya material bibit dan keramba

Tercapai, dengan tersedianya material keramba dan bibit dalam kondisi baik Proses Respon kelompok

penggemukan kepiting, perusahaan dan pemerintah daerah terhadap proses penyusunan dan pelaksanaan program

Semakin baik tingkat partisipasi perusahaan, masyarakat, dan pemerintah daerah semakin efektif proses program.

Tercapai, dengan tingkat partisipasi perusahaan, masyarakat, dan pemerintah daerah secara aktif dalam acara musrenbang dan pengambilan keputusan mengenai kebijakan program secara bottom up (observasi lapangan) dan pelaksanaan program secara transparansi, kerjasama dan pelibatan stakeholders Input Pengembangan usaha

penggemukan kepiting

Tersedianya keramba dan bibit yang diberikan dan tepat sasaran

Tercapai, denga n tersedianya bibit dan keramba yang diberikan dan tepat sasaran.

Gambar 29. Tambak Ramah Lingkungan di VIII Muara milik pembina kelompok Penggemukan Kepiting di Kelurahan Muara Jawa Ilir Tujuan (misi) program pengembangan masyarakat Perusahaan Total E&P Indonesie yakni “meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat yang tinggal disekitar area kerja Total E&P Indonesie”

tidak tercapai yang didasarkan pada rendahnya peningkatan pendapatan kelompok penggemukan kepiting dibandingkan pendapatan sebelum menerima bantuan. Rendahnya pendapatan pada kondisi sekarang disebabkan karena sulitnya mencari bibit kepiting lunak karena sebagian besar masyarakat nelayan juga membuat keramba sendiri, selain itu juga harga yang turun secara drastis pada saat panen dari harga Rp45.000,-/Kg menjadi Rp26.000,-/Kg. Kerangka kerja logis program pengembangan masyarakat Perusahaan Total E&P Indonesie tersaji pada tabel berikut.

Tabel 93. Kerangka kerja logis (logical framework) program pengembangan masyarakat Total E&P Indonesie pada

kelompok penggemukan kepiting

Sumber: Data primer, 2008 (diolah)

Ringkasan Narasi Indikator obyektif Sumber pembuktian Asumsi Meningkatkan taraf

kesejahteraan masyarakat yang tinggal disekitar daerah kerja Total E&P Indonesie

Meningkatnya pendapatan untuk kebutuhan hidup sehari-hari

Data sekunder, observasi, wawancara

Semakin meningkat pendapatan untuk kebutuhan hidup sehari-hari semakin efektif program.

Output (keluaran) Bibit dan keramba Bibit dan keramba kepiting

lunak

Data sekunder, observasi, wawancara

Tersedianya bibit dan keramba dalam kondisi baik, semakin efektif output program.

Input (masukan) Pengembangan usaha

penggemukan kepiting

Bibit dan keramba Data sekunder, observasi, wawancara

Tersedianya bibit dan keramba yang mendukung, tepat sasaran semakin efektif Input program.

5. Program pengembangan masyarakat Perusahaan Total