ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI
A. Bidang Tenaga Kerja
2. Program Pengembangan Masyarakat Transmigrasi dan Kawasan Transmigrasi, meliputi:
RENSTRA DINSOSNAKERTRANS KABUPATEN LAMANDAU 2013-2018 56
f. Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya Ditjen. Pembinaan Penyiapan Permukiman dan Penempatan Transmigrasi.
Indikator kinerja dari program ini adalah terbangunnya permukiman di Kawasan Transmigrasi sebagai tempat tinggal dan tempat berusaha yang layak, yang diukur dari:
1) Jumlah permukiman transmigrasi, sarana dan prasarana Kawasan Transmigrasi yang dibangun;
2) Jumlah transmigran yang difasilitasi perpindahan dan penempatannya di Kawasan Transmigrasi serta jumlah penduduk setempat yang ditata terintegrasi dengan penempatan transmigran di Kawasan Transmigrasi;
3) Nilai rencana investasi yang akan dikembangkan di Kawasan Transmigrasi.
2. Program Pengembangan Masyarakat Transmigrasi dan Kawasan Transmigrasi, meliputi:
a. Penyusunan Rencana Teknis Pengembangan Masyarakat Transmigrasi dan Kawasan Transmigrasi;
Peningkatan Kapasitas SDM dan Masyarakat di Kawasan Transmigrasi;
b. Pengembangan Usaha di Kawasan Transmigrasi;
c. Pengembangan Sarana dan Prasarana di Kawasan Transmigrasi; d. Penyerasian Lingkungan di Kawasan Transmigrasi;
e. Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya Ditjen. Pembinaan Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi. Indikator Kinerja Program Pengembangan Masyarakat transmigrasi dan Kawasan Transmigrasi adalah berkembangnya masyarakat dan kawasan transmigrasi yang terintegrasi dalam satu kesatuan sistem pengembangan ekonomi wilayah yang berdaya saing, yang diukur dari: a. Jumlah permukiman dan keluarga yang dibina dan ditingkatkan
kapasitasnya di kawasan transmigrasi;
b. Jumlah lahan produktif dan kelembagaan ekonomi di kawasan transmigrasi;
RENSTRA DINSOSNAKERTRANS KABUPATEN LAMANDAU 2013-2018 57
d. Jumlah kawasan transmigrasi sebagai embrio pusat pertumbuhan/perkotaan baru;
Tabel 3.4
Komparasi Capaian Sasaran Renstra SKPD Kabupaten/kota terhadap Sasaran Renstra SKPD Provinsi dan Renstra K/L
No Indikator Kinerja
Capaian Sasaran Renstra SKPD Kabupaten/Kota
Sasaran pada Renstra SKPD Provinsi
Sasaran pada Renstra K/L
(1) (2) (3) (4) (5)
Bidang Sosial
1 - Tersedianya bantuan sosial bagi veteran dan keluarganya
- Berlanjutnya pembangunan makam pahlawan
- Kegiatan Pelestarian Nilai-nilai Kepahlawanan, Keperintisan dan Kesetiakawanan Sosial dapat dilaksanakan - Melaksanakan pelestarian nilai-nilai Kepahlawanan, Keperintisan, Kejuangan dan Kesetiakawanan Sosial
- Pemugaran dan pemeliharaan TMP - Bantuan perbaikan rumah
keluarga pahlawan perintis kemerdekaan/ janda perintis kemerdekaan
2 - Berkembang dan
berfungsinya kelembagaan sosial bagi lanjut usia
- Terlaksananya Kegiatan Pengembangan Kelembagaan
Perlindungan Bagi Lanjut Usia (Lansia)
- Peningkatan kualitas Pendidikan dan pelatihan bagi penghuni panti asuhan/panti jompo (klien yang ada di PSTW Sinta Rangkang)
- Pelayanan kesejahteraan sosial bagi lanjut usia berbasis keluarga dan komunitas atau masyarakat
3 - Meningkatnya kualitas dan produktifitas keluarga miskin
- Terlaksananya Kegiatan Sosialisasi/Penyuluhan/Bi mbingan Berusaha Bagi Keluarga Miskin
- Terlaksananya Pelatihan keterampilan berusaha bagi keluarga miskin
- Tersedianya fasilitas bagi keluarga miskin dalam kegiatan yang bersifat pemberdayaan atau bimbin gan sosial
4 - Meningkatnya jumlah dan kapasitas lapangan pekerjaan bagi fakir miskin melalui KUBE
- Terselenggaranya Kegiatan Pemberdayaan Fakir Miskin Melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE)
- - Bimbingan sosial dan keterampilan serta bantuan usaha bagi fakir miskin - Pelatihan manajemen
pengelolaan dan pengembangan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi fakir miskin
RENSTRA DINSOSNAKERTRANS KABUPATEN LAMANDAU 2013-2018 58
4 - Meningkatnya
kesejahteraan KAT melalui bantuan bedah rumah
- KAT dapat memperoleh tempat tinggal yang layak
- - Pelaksanaan
pemberdayaan (tahun I, II, dan III) baik secara insitu maupun eksitu. Stimulus pengembangan masyarakat (insitu) bagi KAT yang sudah bertempat tinggal menetap dan memiliki mata pencaharian.
- Pemantapan kelompok kerja (pokja) dan forum konsultasi pemberdayaan KAT.
5 Meningkatnya penyaluran bantuan sosial bagi fakir miskin
- Fakir miskin memperoleh bantuan JSLU melalui kegiatan pemeberdayaan fakir miskin dan lanjut usia
- - Bantuan sosial tunai bersyarat bagi rumah tangga sangat miskin (RTSM)
- Pemberian Asuransi Kesejahteraan Sosial (Askesos).
6 Meningkatnya Kemampuan (Capacity Building) Petugas Dan Pendamping Sosial Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)
- Terwujudnya kesejahteraan PMKS
- Melaksanakan peningkatan kualitas Monitoring dan Evaluasi program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial lainnya
- Pemberdayaan Kelembagaan Sosial Masyarakat dalam bentuk pelatihan manajemen pengelolaan dan pengembangan Usaha Ekonomi Produktif (UEP)
7 Meningkatnya kemampuan warga miskin dalam hal perbengkelan dan meubelair khususnya bagi wilayah Kabupaten Lamandau
- Warga miskin memiliki ketrampilan Otomotif (Perbengkelan) dan Meubelair
- Terlaksananya Pelatihan keterampilan berusaha bagi keluarga miskin
- Pelayanan sosial lainnya mencakup Loka Bina Karya, Praktek Belajar Kerja (PBK), Usaha Ekonomi Produktif/Kelompok Usaha Bersama (UEP/KUBE). 8 Meningkatnya kemampuan
anak terlantar
- Anak terlantar dapat memiliki kemampuan untuk hidup mandiri
- Terlaksananya Pelatihan keterampilan dan praktek belajar kerja bagi anak terlantar (klien yang dikirim ke PSBRKW)
- Penguatan dan
pengembangan kerja sama serta kemitraan strategis adalah upaya yang diarahkan untuk meningkat sinergisitas
penyelenggaraan kesejahteraan sosial anak.
RENSTRA DINSOSNAKERTRANS KABUPATEN LAMANDAU 2013-2018 59
9 Meningkatnya kualitas para penyandang cacat dan eks trauma di wilayah Kabupaten Lamandau
- Para penyandang cacat dapat memiliki kemampuan tertentu
- Terlaksananya Pendidikan dan pelatihan keterampilan berusaha bagi eks penyandang penyakit sosial
- Pelayanan sosial mencakup Loka Bina Karya, Praktek Belajar Kerja (PBK), Usaha Ekonomi
Produktif/Kelompok Usaha Bersama (UEP/KUBE). 10 Terlaksananya Pembinaan
Eks Penyandang Penyakit Sosial (Eks Narapidana, PSK, Narkoba dan Penyakit Sosial Lainnya) di wilayah Kabupaten Lamandau
- Para penyandang penyakit sosial dapat tumbuh dan berkembang serta hidup berdampingan bersama masyarakat sekitar dengan mandiri
- Terlaksananya Pendidikan dan pelatihan bagi penyandang cacat dan eks trauma
- Kegiatan bimbingan sosial, bimbingan keterampilan dan pemberian bantuan Usaha Ekonomis Produktif dalam rangka pembinaan lanjut yang diarahkan pada pemberdayaan tunasusila (wanita dan waria tunasusila), gelandangan dan pengemis serta bekas warga binaan
pemasyarakatan. Bidang P3TK
1 Meningkatnya kesempatan kerja bagi pencari kerja
- Terlaksananya kerjasama Pendidikan dan Pelatihan
- - Mendorong terciptanya kesempatan kerja seluas-luasnya
dan merata dalam sektor-sektor pembangunan; - Menciptakan kesempatan
kerja melalui program-program pemerintah 2 - Meningkatnya penerapan
peraturan daerah tentang perpanjangan ijin menggunakan tenaga kerja asing
- Terlaksananya sosialisasi peraturan daerah tentang perpanjangan ijin menggunakan tenaga kerja asing
- Monitoring dan Pembinaan Tenaga Kerja Asing
- Bimbingan pengendalian penggunaan tenaga kerja asing
3 Berkembangnya operasional bursa kerja online
- SDM aparatur dapat mengoperasikan bursa kerja online dan
membimbing pencari kerja dalam menggunakannya
- Terlaksananya operasional bursa kerja online
-
4 Meningkatnya produktifitas tenaga kerja
Tenaga kerja mampu mencapai hasil maksimal dalam bekerja Pelatihan Ketrampilan berbasis Kompetensi - pelatihan kewirausahaan Bidang Pengawasan - 1 Menurunnya Kasus perselisihan hubungan kerja industri - Terlaksananya Perlindungan dan Pengembangan Lembaga - Fasilitasi Penyelesaian prosedur penyelesaian perselisihan hubungan - Penerapan Norma Ketenagakerjaan dan Jaminan Sosial Tenaga
RENSTRA DINSOSNAKERTRANS KABUPATEN LAMANDAU 2013-2018 60
Ketenagakerjaan industrial Kerja; 2 Peningkatan penerapan Apel
Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional
- Terlaksananya Apel Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional
- Kampanye dan upacara bendera bulan K3 - 3 Meningkatnya Penerapan Peraturan Perundang-undangan ketenagakerjaan di tempat kerja - Terlaksananya Kegiatan Pemeriksaan Berkala Penerapan Norma Kerja dan Norma K3 serta SMK3
-Penyuluhan kader norma Ketenagakerjaan
-Penyuluhan SMK3
- Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan - Peran Serta
Lembaga-Lembaga dan Personil Dalam Penerapan Norma Ketenagakerjaan 4 Meningkatnya kualitas
pemeriksaan khusus terhadap kecelakaan kerja
- Ditemukannya sebab akibat suatu kecelakaan kerja
- - 5 Meningkatnya Sosialisasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial - Terlaksananya Sosialisasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial - Fasilitasi Penyelesaian prosedur penyelesaian perselisihan hubungan industrial - Konsolidasi Pelaksanaan Peningkatan Intensitas Pencegahan PHK dan Penyelesaian Hubungan Industrial Bidang Transmigrasi - 1 Berkembangnya Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi (P2MKT)
- Masyarakat transmigran dapat hidup mandiri dan kawasan transmigrasi menjadi kawasan yang potensial
- - Memberikan akses kepada masyarakat terhadap informasi potensi dan peluang yang tersedia di kawasan transmigrasi; 2 Berkembangnya kawasan penghijauan di lokasi transmigrasi Terlaksananya Kegiatan Penghijauan di lokasi transmigrasi - 3 Terbangunnya permukiman di Kawasan Transmigrasi sebagai tempat tinggal dan tempat berusaha yang layak,
- Terlaksananya Program Pengembangan dan Pemberdayaan Kawasan Transmigrasi
- Pengembangan Sarana dan Prasarana
- Pengembangan Peran serta Masyarakat dalam Pembangunan
Transmigrasi
a. - Fasilitasi Perpindahan dan
Penempatan Transmigrasi - Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya Ditjen. Pembinaan Penyiapan Permukiman dan Penempatan Transmigrasi.
RENSTRA DINSOSNAKERTRANS KABUPATEN LAMANDAU 2013-2018 61
3.5 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis
Sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lamandau melaksanakan urusan Pemerintah daerah berdasarkan azas otonomi dan Tugas Pembantuan di bidang sosial, tenaga kerja dan transmigrasi. Sehingga secara khusus tidak ada keterkaitan langsung dengan Rencana Tata Ruang Wilayah di Kabupaten Lamandau serta Kajian Lingkungan Hidup Strategis.
Untuk Pembangunan bidang kesejahteraan Sosial, dalam menangani berbagai permasalahan penyandang masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) harus menyentuh berbagai aspek baik yang ada di desa maupun diperkotaan. Begitu juga dengan bidang ketenagakerjaan.
Sedangkan untuk kawasan transmigrasi pada hakikatnya merupakan kawasan pemukiman dengan kegiatan bidang pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan maupun kehutanan serta kegiatan usaha ekonomi lainnya sehingga didalam pemetaan wilayahnya juga belum diatur secara khusus.
3.7 Penentuan Isu-isu Strategis
Isu-isu Strategis yang berkaitan dengan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi adalah sebagai berikut :
Bidang Sosial :
1. Kesempatan Kerja dan Pendapatan Rumah Tangga 2. Penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial
Isu strategis berkaitan dengan Kesempatan Kerja dan Pendapatan Rumah Tangga adalah hal yang perlu dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lamandau lima tahun kedepan dikarenakan: a. Kesempatan kerja sekalipun cukup terbuka namun bekerja hanya sebagai buruh kasar seperti di
perusahaan perkebunan, buruh angkut dan petani.
b. Kompetisi antar pencari kerja semakin meningkat, khususnya pekerja dari pendatang yang memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja
Sedangkan, isu strategis berkaitan dengan Penanganan Penyandang Masalah Sosial adalah hal yang perlu dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lamandau lima tahun kedepan dikarenakan:
a. Pemetaan yang dilakukan SKPD terkait belum cermat dilakukan terhadap kelompok-kelompok penyandang masalah sosial.
b. Kerawanan sosial yang rentan meningkat disebabkan oleh pertumbuhan penduduk dan ketercapaian ekonomi dalam memunuhi kepentingan-kepentingan yang rawan mengarah pada patologi sosial.
c. Penduduk Usia Lanjut terus meningkat dikarenakan oleh tingginya Usia Harapan Hidup (UHH), namun tidak banyak tercover oleh pemerintah dalam penanganannya.
RENSTRA DINSOSNAKERTRANS KABUPATEN LAMANDAU 2013-2018 62
Bidang Ketenagakerjaan :
Isu-isu strategis Bidang Ketenagakerjaan adalah: 1. Peluang dan Persaingan Kerja di sektor swasta 2. Kualitas Tenaga Kerja
Isu strategis berkaitan dengan Ketenagakerjaan adalah hal yang perlu dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lamandau lima tahun kedepan dikarenakan:
a. Kesempatan kerja sekalipun cukup terbuka, namun bekerja hanya sebagai buruh kasar baik di perusahaan perkebunan, buruh angkut dan petani.
b. Semakin meningkatnya arus in migration rentan peluang kerja bagi penduduk sekitar termarjinalkan sehingga meningkatkan jumlah pengangguran.
Adapun, isu strategis berkaitan dengan Kualitas Tenaga Kerja adalah hal yang perlu dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lamandau lima tahun kedepan dikarenakan:
a. Tinggi angka keluaran SLTP dan SLTA menjadi angkatan kerja untuk siap menjadi tenaga kerja.
b. Masih rendahnya sumber daya manusia dan keterampilan lulusan untuk masuk dunia kerja karena tidak sesuai dengan kebutuhan sehingga tercover pada pekerjaan buruh kasar seperti Tenaga kerja lulusan SD dan SLTP , atau masuk dalam sektor Tersier.
Bidang Ketransmigrasian : Isu Strategis sebagai berikut :
1. Klaim lahan warga transmigrasi oleh pihak luar sehingga penyediaan calon lokasi transmigrasi harus betul-betul memenuhi kriteria 2C (Clean and Clear) dan 4L (Layak Huni, Layak Usaha, Layak Berkembang dan Layak Lingkungan).
2. Tapal batas antara desa ex UPT dengan desa lama maupun tapal batas bersama desa ex UPT. Untuk ini perlu diadakan penataan batas desa di wilayah Kabupaten Lamandau.
RENSTRA DINSOSNAKERTRANS KABUPATEN LAMANDAU 2013-2018 63
BAB IV