Jumlah operasional perkantoran Perpustakaan
3. Program Pengembangan Perpustakaan
Outcome atau hasil yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya
layanan perpustakaan, pelestarian fisik dan kandungan bahan pustaka termasuk naskah kuno nusantara serta budaya gemar membaca di masyarakat, untuk mencapai outcome program, melalui kegiatan:
54
a. Pengelolaan Deposit Terbitan Nasional
Hasil atau sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan Pengelolaan Deposit Terbitan Nasional ini adalah “meningkatnya pengelolaan dan pendayagunaan terbitan nasional hasil pelaksanaan UU Serah simpan Karya Cetak dan Karya Rekam”. Capaian kinerja secara keseluruhan dari kegiatan ini sebesar 100% atau sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Untuk mencapai hasil tersebut Perpustakaan Nasional mengupayakannya melalui pencapaian indikator kinerja beberapa kegiatan yaitu:
Tabel. III.9. Capaian Sasaran Kinerja Pengelolaan Deposit Terbitan Nasional
Sasaran Indikator Kinerja Target Capaian % Keterangan
Meningkatnya pengelolaan dan pendayagunaan terbitan nasional hasil pelaksanaan UU Serah Simpan KCKR
Jumlah terbitan nasional dan internasional yang terhimpun dan terkelola
53.250 53.250 100
Jumlah terbitan nasional yang terdata dalam Bibliografi Nasional (BNI) dan Katalog Induk Nasional (KIN)
2.500 2.500 100
Jumlah judul buku yang terhimpun dalam Katalog Dalam Terbitan, Internasional Standard Book Number (ISBN) dan Internasional Standard Music Number
2.500 33.624 1.222
Jumlah sosialisasi serah simpan Karya Cetak Karya Rekam
25 21 84 Terkena program
penghematan Jumlah literature sekunder
yang diterbitkan
5 5 100
Jumlah dokumen pelaporan, pemantauan dan evaluasi
2 2 100
Jumlah 330
1) Terbitan nasional dan internasional yang terhimpun dan terkelola capaiannya sesuai target sejumlah 53.250 atau 100%
2) Terbitan nasional yang terdata dalam bibliography nasional Indonesia (BNI) dan katalog induk nasional (KIN). Pencapaian indikator kinerja ini dilakukan melalui beberapa kegiatan yaitu; penyusunan dan penerbitan katalog induk nasional (1 terbitan/1 Vol), penyusunan dan penerbitan
55
bibliografi nasional Indonesia (4 terbitan/4 Vol), sosialisasi kerjasama KIN, capaian kinerja dari kegiatan ini sebesar 100%, atau dengan kata lain sesuai dengan yang telah direncanakan.
3) Judul buku terhimpun dalam katalog dalam terbitan (KDT), internasional standard book number (ISBN) dan international standard music number (ISMN). Pencapaian indikator kinerja ini dilakukan melalui beberapa kegiatan yaitu; validasi E-Lib BNI dan KIN (1 paket), pembuatan pedoman penyusunan KID dan Bibliografi Daerah (1 paket), pengelolaan ISBN (1 paket/20.000 judul), kegiatannya telah selesai dengan capaian lebih dari 100% atau telah melampaui dari target yang ditetapkan
4) Sosialisasi Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (UU No. 4 Tahun 1990). Pencapaian indikator kinerja kegiatan ini dilakukan melalui sosialisasi Undang-Undang No.4 Tahun 1990 yang dilaksanakan di daerah dengan target kinerja 25 kali. Namun kegiatan ini hanya dapat dilaksanakan sebanyak 21 kali atau capaiannya hanya sebesar 84%. Hal ini disebabkan adanya program penghematan.
5) Penerbitan literatur sekunder, dilakukan melalui kegiatan sebagai berikut; penyusunan dan penerbitan bibliografi tokoh-tokoh politik (1 naskah), penyusunan dan penerbitan abstrak thesis bidang ilmu sosial politik (1 naskah), penyusunan dan penerbitan abstrak thesis bidang ilmu kedokteran (1 naskah), penyusunan dan penerbitan biografi tokoh-tokoh Agama (1 naskah), penyusunan dan penerbitan indeks artikel hukum (1 naskah), pencetakan dan penggandaan bahan rujukan dan sosialisasi UU NO.4 Tahun 1990 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (1 paket), telah selesai dilaksanakan secara keseluruhan sesuai rencana atau capaian kinerja sebesar 100%.
6) Jumlah dokumen laporan pemantauan dan evaluasi. Pencapaian indikator kinerja kegiatan ini dilakukan melalui kegiatan; pemantauan dan evaluasi pelaksanaan UU No.4 Tahun 1990 (1 naskah), evaluasi kegiatan pengelolaan deposit nasional (1 naskah), pembuatan LAKIP Direktorat Deposit Bahan Pustaka (1 naskah), telah dilaksanakan seluruhnya dengan capaian kinerja kegiatan 100%.
56
b. Peningkatan Layanan Jasa Perpustakaan dan Informasi
Hasil atau sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah “meningkatnya kegiatan layanan jasa perpustakaan dan informasi yang didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai“. Capaian kinerja keseluruhan dari kegiatan sebesar 80% atau capaiannya melebihi atau lebih baik dari yang telah ditetapkan. Hal ini merupakan kontribusi dari kerjasama organisasi perpustakaan nasional dan internasional yang semula direncanakan hanya 2 kali dapat terlaksana 5 kali.
Tabel III.10. Capaian Sasaran Kinerja Layanan Jasa Perpustakaan
Sasaran Indikator Kinerja Target Capaian % Keterangan Meningkatnya
kegiatan layanan jasa perpustakaan dan informasi
Jumlah perpustakaan provinsi yang memiliki perangkat perpustakaan digital
33 33 100
Jumlah kab/kota yang menjadi jejaring dan memiliki perangkat perpustakaan digital
50 25 50
Jumlah pemustaka yang memanfaatkan perpustakaan (IKU)
5.000.000 5.006.062 100
Jumlah naskah kuno/manuskrip (diinventarisasi, traslasi, transliterasi, transmedia)
10 10 100
Frekuensi pameran/ promosi layanan 6 18 333 Jumlah kerjasama organisasi
perpustakaan nasional dan internasional
2 6 300
Jumlah naskah kuno yang diidentifikasi
10 10 100
Jumlah dokumen laporan pemantauan dan evaluasi
2 2 100
Jumlah 147,87
untuk mencapai hasil tersebut Perpustakaan nasional mengupayakannya melalui beberapa sub kegiatan dengan target indikator kinerja yang telah ditetapkan yaitu :
1) perpustakaan provinsi yang memiliki perangkat digital (33 Provinsi) telah dilaksanakan pendistribusiannya kepada 33 provinsi atau dengan capaian 100%.
57
2) pemustaka yang memanfaatkan perpustakaan sebanyak 5.006.062 orang telah tercapai dari 5.000.000 yang ditetapkan atau telah tercapai 100%.
3) Inventarisasi, transliterasi, dan transmedia naskah kuno/manuskrip dengan target 10 naskahtelah berhasil dilaksanakan sebesar 100%. 4) Pameran/promosi layanan perpustakaan dengan target 6 kali dapat
terlaksana sebanyak 18 kali atau capaiannya melebihi target sampai dengan 333%
5) Kerjasama layanan Perpustakaan Nasional dan Internasional yang direncanakan sebanyak 2 kali dapat terlaksana sebanyak 6 kali atau capaiannya sebesar 300%. Hal ini disebabkan semakin tumbuhnya apresiasi masyarakat terhadap perpustakaan sehingga menarik banyak pihak untuk melakukan kerjasama.
6) Identifikasi terhadap naskah kuno dengan target 10 naskah dapat dilaksanakan sesuai rencana.
7) penyusunan laporan pemantauan dan evaluasi 2 naskah dapat dilaksanakan secara keseluruhan (100%)
Secara keseluruhan capaian kinerja pada kegiatan peningkatan layanan jasa perpustakaan dan informasi mencapai 147,87%, artinya bahwa secara umum capaiannya melebihi target meskipun pada jumlah kabupen/ kota yang menjadi jejaring masih belum tercapai, hanya tercapai 50%.
c. Pendidikan dan Pelatihan Perpustakaan
Tabel. III.11. Capaian Sasaran Kinerja Pendidikan dan Pelatihan Perpustakan
Sasaran Indikator Target Capaian % Keterangan
Meningkatnya kompetensi SDM Perpustakaan
Jumlah peserta Diklat perpustakaan (orang)
800 627 78,37 Diklat tidak terlaksana karena peserta tidak memadai Jumlah Diklat yang
diakreditasi dan dievaluasi
25 25 100
Jumlah naskah kurikulum Diklat Perpustakaan
38 38 100
Jumlah bahan ajar Diklat perpustakaan
5 5 100
Jumlah dokumen laporan pemantauan dan evaluasi
58
Jumlah 95,6
Hasil atau sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah “meningkatnya kompetensi SDM Perpustakaan” yang secara keseluruhan tingkat capaian kinerjanya mencapai sebesar 95,61% dengan capaian terendah ada pada jumlah peserta Diklat yang tidak sesuai target yang ditentukan. Hal ini disebabkan oleh tidak terlaksananya beberapa jenis diklat karena pesertanya tidak memadai. Kegiatan ini dilakukan melalui beberapa Diklat di antaranya adalah Diklat ; pengelolaan perpustakan , Pengelolaan informasi , penyuluh minat baca, Diklat PIM , teknis pengelolaan perpustakaan, calon pustakawan tingkat ahli, pustakawan tingkat ahli alih jalur, Tim Penilai Jabatan Fungsional Pustakawan, manajemen pengelola perpustakaan, peningkatan kualitas SDM, e-learning kepustakawanan, tenaga ahli perpustakaan dan pendidikan formal, akreditasi dan evaluasi Diklat, penyusunan naskah kurikulum Diklat, penyusunan bahan ajar Diklat perpustakaan dan pelaporan kegiatan pemantauan dan evaluasi yang telah dilaksanakan sesuai rencana (100%) sebagai upaya mendukung keberhasilan capaian hasil ( outcome) yaitu meningkatkan kompetensi SDM Perpustakaan.
d. Pengembangan Koleksi Perpustakaan Nasional
Hasil atau sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan Pengembangan Koleksi Perpustakaan Nasional ini adalah “meningkatnya koleksi Perpustakaan Nasional“ dengan capaian kinerjanya scara keseluruhan sebesar 94,32 % atau dengan kata lain ketercapaiannya mesih belum sesuai denga yang telah direncanakan meskipun hanya terpaut 5,68%..
Tabel. III.12. Capaian Sasaran Kinerja Pengembangan Koleksi Perpustakaan Nasional
Sasaran Indikator Target Capaian % keterangan
Meningkatnya koleksi
Perpustakaan Nasional
Jumlah penyediaan bahan pustaka
143.000 184.394 128,9 Jumlah pengolahan bahan
pustaka
85.000 36.335 42,74 Jumlah pedoman pengolahan
bahan pustaka
15 15 100
Jumlah data bibliografi dan authority
59
Jumlah dokumen laporan pemantauan dan evaluasi
2 2 100
Jumlah 94.32
Untuk mencapai hasil tersebut Perpustakaan Nasional telah menetapkan target capaian indikator kinerja dan mengupayakannya melalui beberapa sub kegiatan yaitu:
1) Penyediaan bahan pustaka, dilakukan melalui pembelian, tukar menukar, hibah/hadiah yang telah dilaksanakan sesuai rencana. pengadaan bahan pustaka siap layan secera keseluruhan terealisasi 184.394 eksemplar atau capaian kinerjanya sebesar 128,90% melebihi target yang telah direncanakan.
2) Pengolahan bahan pustaka dilakukan melalui koordinasi pengolahan bahan pustaka (1 paket/80 orang), entri data koleksi PNRI (200.000 entri), rekatalogisasi (1 paket/4000 entri), pengadaan alat pengolah data Bahan Perpustakaan (1 paket), hanya terlaksana sebesar 42,74%. Masih ada kendala yang dihadapi di antaranya adalah; jaringan internet yang kurang lancar sehingga menghambat proses entri data, pangkalan data INLIS belum sempurna dan masih sering rusak sehingga memakan waktu. Solusi yang dilakukan adalah; berkoordinasi dengan bagian otomasi, dan menyempurnakan kinerja pangkalan data INLIS.
3) Penyusunan pedoman pengolahan bahan pustaka dari target 15 terealisir seluruhnya, dilakukan melalui penelusuran dan penelaahan nama-nama gelar, adat Indonesia (8 daerah), standing comitte (1 paket), pencetakan pedoman pengolahan bahan pustaka (1 paket/500 eks), sosialisasi pedoman pengembangan koleksi dan pengolahan bahan pustaka yang telah dilaksanakan sesuai rencana atau capaian kinerjanya 100%. Kendala yang sering dihadapi adalah; kesulitan mendapatkan data yang diperlukan di daerah, terbatasnya data yang tersedia untuk nama pengarang Indonesia baik di internet maupun pedoman-pedoman lainnya, SDM yang kompeten dan berdedikasi dalam pengembangan tajuk sangat terbatas. Solusi yang dilakukan adalah; koordinasi dengan narasumber di daerah, menambah informasi dengan mencari sumber lain, membina dan mendidik SDM agar mampu mengembangkan tajuk-tajuk baru.
60
4) Data bibliography dan authority file, dilakukan melalui pengelolaan
authority file, terdiri dari tajuk subjek , tajuk pengarang, tajuk badan
korporasi , data bibliografi, dan lain-lain total 85.000 entri telah terlaksana sesuai dengan rencana atau capaian kinerjanya sebesar 100%. Namun demikian masih ada kendala yaitu terbatasnya SDM baik kualitas maupun kuantitas. Upaya yang dilakukan adalah melalui pelatihan untuk meningkatkan SDM.
5) Penyusunan dokumen laporan pemantauan dan evaluasi, dilakukan melalui evaluasi pelaksanaan kegiatan Pusat Pengembangan Koleksi dan Pengolahan Bahan Pustaka (1 Naskah), penyusunan LAKIP Pusat Pengembangan Koleksi Bahan Pustaka (1 Naskah), telah dilaksanakan seluruhnya atau capaian kinerja sebesar 100%. Namun masih ada kendala yaitu ada beberapa kegiatan yang belum selesai pada akhir tahun karena keterlambatan revisi DIPA sehingga pelaksanaan kegiatan dan pertanggungjawaban administrasi menumpuk di akhir tahun. Diusulkan agar Revisi DIPA turun lebih cepat sehingga kegiatan dapat dilakukan lebih awal.
e. Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Gemar Membaca
Hasil yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah “meningkatnya upaya pengembangan perpustakaan dan budaya gemar membaca“. Capaian kinerja secara keseluruhan dari kegiatan ini sebesar 94,60%.
Untuk mencapai hasil tersebut Perpustakaan Nasional telah menetapkan target capaian indikator kinerja dan mengupayakannya melalui beberapa sub kegiatan yaitu:
1) Perpustakaan yang sesuai dengan standar/tipologi perpustakaan, dilakukan melalui penyelenggaraan akreditasi perpustakaan (target 300 perpustakaan), dan hanya terlaksana sebanyak 50 perpustakaan dengan capaian kinerja 16,66%. Kendala dalam pelaksanaannya yaitu waktu pelaksanaan yang singkat Solusinya dengan meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait
61
Tabel III.13. Capaian Sasaran Kinerja
Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Gemar Membaca
Sasaran Indikator Kinerja Target Capaian % keterangan
Meningkatnya upaya pengembangan perpustakaan dan budaya gemar membaca
Jumlah perpustakaan sesuai dengan standar/ tipologi perpustakaan
300 50 16,66 Kurang cukup waktu pelaksanaan Jumlah pedoman dan standard perpustakaan 28 5 17,85 penghematan Jumlah kajian perpustakaan dan kebudayaan
gemar membaca
8 14 175
Jumlah promosi pembudayaan gemar membaca 13 7 53,84 penghematan Jumlah perpustakaan keliling 33 11 33,33 penghematan Jumlah perpustakaan umum yang dikembangkan
- Provinsi - Kab/ Kota - Desa/ Kel 2.433 498 20,46 Tidak ada program Pengembangan perpustakaan Desa Jumlah perpustakaan sekolah/ perguruan tinggi/
khusus yang dibina
230 200 86,95
Jumlah Rata-rata
57,72