C.1 Dukungan UKE II terhadap UKE I dalam mendukung Program Bangga Kencana BKKBN pada Tahun 2021
Untuk mendukung Program Bangga Kencana dan Program Prioritas, Ditbalnak mendapatkan amanah untuk melaksanakan Proyek Prioritas Nasional Promosi dan Komunikasi, Informasi dan Edukasi Pengasuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan dalam rangka Pencegahan Stunting pada lokus prioritas yang telah ditetapkan oleh Bappenas dengan sasaran ibu hamil dan keluarga yang memiliki baduta. Untuk tahun 2021 memiliki target 4.186.803 keluarga baduta pada 360 kabupaten/kota
LAKIP Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak
27
lokus prioritas dengan total anggaran Rp. 25.577.000.000,- (dua puluh lima milyar lima ratus tujuh puluh tujuh juta rupiah).
C.2 Rencana Kerja Tahunan pada tahun 2021
Rencana Kinerja Tahunan merupakan kinerja yang akan diukur pada tahun 2021 dan rencana kerja ini sebagai penjabaran dari sasaran dan program yang ditetapkan dalam Rencana Strategis BKKBN yang akan dilaksanakan melalui berbagai kegiatan dan program dalam tahun yang bersangkutan.
Untuk mencapai target dalam Perjanjian Kinerja maka dijabarkan dalam program dan kegiatan sebagai berikut:
Sasaran Kinerja
Meningkatnya kemampuan keluarga dalam pengasuhan dan pendampingan anak dalam rangka pembentukan karakter
Sasaran Kinerja ini dijabarkan ke dalam indicator kinerja yaitu
1) Persentase Anak usia 0 - 6 tahun yang memiliki perkembangan yang baik
Sasaran:
anak usia 0 - 6 tahun anggota BKB memiliki perkembangan yang baik dipantau dengan menggunakan Kartu Kembang Anak (KKA)
Target:
66% Anak usia 0 - 6 tahun yang memiliki perkembangan yang baik
2) Jumlah Keluarga baduta pada lokus prioritas yang mendapatkan promosi dan KIE Pengasuhan 1000 HPK dalam rangka pencegahan stunting
Sasaran:
Keluarga baduta pada lokus prioritas yang mendapatkan promosi dan KIE Pengasuhan 1000 HPK dalam rangka pencegahan stunting
Target:
4.186.803 Keluarga baduta
3) Persentase Keluarga yang melaksanakan pengasuhan dan pendampingan pembentukan karakter
Sasaran:
Keluarga balita dan anak yang hadir pertemuan BKB
Target:
39,68% keluarga balita dan anak yang hadir pertemuan BKB
4) Peningkatan kemampuan keluarga dalam pengasuhan dan pendampingan anak dalam rangka pembentukan karakter
Sasaran:
Keluarga balita dan anak yang hadir pertemuan BKB
LAKIP Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak
28
Target:
39,68% keluarga balita dan anak yang hadir pertemuan BKB
5) Persentase keluarga yang memiliki anak usia 0-5 tahun yang menggunakan KKA dan KMS
Sasaran:
keluarga yang memiliki anak usia 0-5 tahun yang menggunakan KKA dan KMS
Target:
39,68% keluarga balita dan anak yang hadir pertemuan BKB
6) Persentase keluarga yang memiliki anak usia 5-6 tahun yang menggunakan KKA
Sasaran:
Keluarga yang memiliki anak usia 5-6 tahun yang menggunakan KKA
Target:
23,01 % keluarga yang memiliki anak usia 5-6 tahun yang menggunakan KKA
7) Jumlah Kabupaten/Kota yang melaksanakan pembinaan pengasuhan 1000 HPK dalam rangka pencegahan stunting
Sasaran:
Kabupaten/Kota yang menjadi lokus prioritas pencegahan stunting
Target:
360 Kabupaten/Kota
8) Pesentase keluarga balita dan anak yang ikut BKB
Sasaran:
Keluarga yang memiliki anak usia 0 - 6 tahun menjadi anggota BKB
Target:
50% keluarga yang memiliki anak usia 0 - 6 tahun
Sasaran Manajemen dan Reformasi Birokrasi
1) Persentase BMN yang telah ditetapkan status penggunaannya
Sasaran:
Tertib fisik, tertib hukum dan tertib administrasi dalam pengelolaan BMN
Indikator Kinerja:
Persentase Inventarisasi DBR
Target:
100% Inventarisasi DBR
LAKIP Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak
29
Kegiatan:
Melakukan persiapan pelaksanaan inventarisasi BMN, pengumpulan dokumen sumber dan data awal inventarisasi.
Malaksanakan inventarisasi BMN secara keseluruhan dengan berpedoman pada Pedoman Inventarisasi BMN di lingkungan BKKBN.
Menyusun laporan hasil inventarisasi BMN.
2) Level Maturitas penilaian mandiri Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)
Sasaran:
Pimpinan dan seluruh pegawai dilingkungan Ditbalnak
Indikator Kinerja:
Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabilitas pengelolaan keuangan
Kegiatan:
Penyelenggaraan sistem pengendalian intern pemerintah di lingkungan Ditbalnak dengan menerapkan unsur-unsur:
3) Lingkungan pengendalian 1) penilaian resiko.
2) Kegiatan pengendalian.
3) Informasi dan komunikasi.
4) Pemantauan pengendalian intern.
Rencana Strategis dan Perjanjian Kinerja yang mejabarkan IKU Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak telah dipublikasikan pada web resmi BKKBN sebagai bentuk pemberian informasi kepada masyarakat.
(https://cis.bkkbn.go.id/Kspk/?p=13) Rencana Aksi
Rencana Aksi Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak yang merupakan strategi untuk menjabarkan Indikator Kinerja Utama dan Indikator Kinerja Kegiatan, adapun Rencana Aksi untuk pencapaian target Perjanjian Kinerja di implementasikan ke dalam kegiatan pembinaan ketahan keluarga balita dan anak dengan komponen sebagai berikut:
1. Pengembangan Pedoman, Panduan, Materi dan Media KIE
2. Pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi di Bidang Pembinaan Keluarga Balita dan Anak 3. Penguatan Jejaring Kemitraan Program Pengasuhan 1000 HPK
4. Peningkatan Kualitas Kelompok BKB HI
5. Pemantauan Tumbuh Kembang Anak melalui Instrumen KKA dan KMS 6. Peningkatan Kualitas Tumbuh Kembang Balita dan Anak
LAKIP Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak
30
Komponen Rencana Aksi diukur dengan indikator kinerja kegiatan:
1. Pengembangan Pedoman, Panduan, Materi dan Media KIE a. Pengembangan Perangkat Tata Laksana Program BKB b. Pengembangan Materi dan Media KIE Program BKB
2. Pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi di Bidang Pembinaan Keluarga Balita dan Anak a. Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Pelaksanaan Program BKB (termasuk SPIP, ZI
WBK, SAKIP dan LAKIP)
3. Penguatan Jejaring Kemitraan Program Pengasuhan 1000 HPK a. Koordinasi Kemitraan Terkait Program BKB
b. Dukungan Penguatan Program BKB dalam Momentum Strategis 4. Peningkatan Kualitas Kelompok BKB HI
a. Peningkatan Kualitas Kelompok BKB HI b. Pengelolaan Administrasi Program BKB
5. Pemantauan Tumbuh Kembang Anak melalui Instrumen KKA dan KMS
a. Penyusunan Pedoman Evaluasi Tumbuh Kembang Balita dan Anak (0 – 5 tahun) b. Evaluasi Tumbuh Kembang Anak (0 – 5 tahun)
6. Peningkatan Kualitas Tumbuh Kembang Balita dan Anak
a. Pengembangan dan Pengelolaan Instrumen Tumbuh Kembang Anak
b. Peningkatan Cakupan dan Kualitas Data Penggunaan Instrumen Tumbuh Kembang Anak
LAKIP Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak